What do you think?
Rate this book


180 pages, Paperback
First published August 1, 2003
Saya teringat seorang teman. Dia pria, sudah menikah, dan sudah punya pacar lagi. Si pacar mau bersetubuh dengan dia tetapi dia hanya mau jika mereka menikah. Pacar itu jadi istri keduanya. Saya bilang, "Kenapa tidak berzinah saja?" Ia jawab, "Nanti Tuhan menangis." Saya katakan lagi, "Kenapa kamu memilih menyakiti istrimu, pihak yang lemah, ketimbang menyakiti Tuhan, yang sudah begitu kuat?"
-Hlm. 177-