Jump to ratings and reviews
Rate this book

The Homework Machine #1

The Homework Machine

Rate this book
DOING HOMEWORK BECOMES A THING OF THE PAST

The unlikely foursome made up of a geek, a class clown, a teacher's pet, and a slacker -- Brenton, Sam "Snick,", Judy and Kelsey, respectively, -- are bound together by one very big secret: the homework machine. Because the machine, code named Belch, is doing their homework for them, they start spending a lot of time together, attracting a lot of attention. And attention is exactly what you don't want when you are keeping a secret.

Before long, members of the D Squad, as they are called at school are getting strange Instant Messages from a shady guy named Milner; their teacher, Miss Rasmussen, is calling private meetings with each of them and giving them pop tests that they are failing; and someone has leaked the possibility of a homework machine to the school newspaper. Just when the D Squad thinks things can't get any more out of control, Belch becomes much more powerful than they ever imagined. Soon the kids are in a race against their own creation, and the loser could end up in jail...or worse!

160 pages, Hardcover

First published March 1, 2006

Loading...
Loading...

About the author

Dan Gutman

423 books1,056 followers
The author of over 80 books in a little over a decade of writing, Dan Gutman has written on topics from computers to baseball. Beginning his freelance career as a nonfiction author dealing mostly with sports for adults and young readers, Gutman has concentrated on juvenile fiction since 1995. His most popular titles include the time-travel sports book Honus and Me and its sequels, and a clutch of baseball books, including The Green Monster from Left Field. From hopeful and very youthful presidential candidates to stunt men, nothing is off limits in Gutman's fertile imagination. As he noted on his author Web site, since writing his first novel, They Came from Centerfield, in 1994, he has been hooked on fiction. "It was fun to write, kids loved it, and I discovered how incredibly rewarding it is to take a blank page and turn it into a WORLD."

Gutman was born in New York City in 1955, but moved to Newark, New Jersey the following year and spent his youth there.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
3,106 (33%)
4 stars
2,936 (31%)
3 stars
2,434 (25%)
2 stars
646 (6%)
1 star
280 (2%)
Displaying 1 - 21 of 21 reviews
Profile Image for Tika Nia.
257 reviews6 followers
January 15, 2023
Kekerenan tidak dihasilkan dari memiliki benda-benda keren atau bergaul dengan orang-orang keren. Berusaha untuk menjadi keren adalah hal yang tidak keren (h.155)

Brenton Damagatchi adalah murid (kelas 5) paling genius di SD Grand Canyon. Semua guru menyukainya, tetapi sebaliknya jarang ada murid yang mau jadi temannya. Kenapa? Yaaa kalian tau lah, Brenton dianggap kuper dan nggak keren!

Tapi di balik semua itu, Brenton punya sebuah rahasia. Dia berhasil menciptakan mesin PR! Ya mesin yang bisa mengerjakan semua PR dalam waktu 1 menit! Lengkap dengan duplikat tulisan tangannya tentu saja. Karena mendapat ejekan dari Snik, Brenton keceplosan membocorkan rahasia tentang mesin PR. Judy dan Kelsey pun jadi tau tentang ini. Hmmm bagaimana ini?

Singkatnya keempat anak kelas 5 SD ini jadi akrab karena Belch -mesin PR itu. Mereka sepakat untuk memanfaatkan kinerja Belch dan merahasiakannya dari siapapun. Dan tentu saja mereka akhirnya selalu mendapatkan nilai sempurna. Tapi tunggu dulu, Brenton tiba-tiba mendapat email dan telpon misterius! Kelsey juga mendapatkan teror! Gawat!!!

Bagaimana kelanjutannya? Apakah guru kelas mereka akan membongkar 'kecurangan' mereka? Sebenarnya siapa yang melakukan teror misterius itu? Oh benarkah mereka harus berurusan dengan polisi? Simak selengkapnya dalam buku ini!!!

🖨️🖥️🖨️
Novel ini seru banget! Diceritakan dari sudut pandang Brenton, Snik, Judy, Kelsey, guru wali kelas 5, bahkan dari sudut pandang ibu Brenton dan ibu Snik juga😅 Alur ceritanya lumayan cepat, nggak akan bikin bosan. Selain menghibur, novel ini juga punya banyak pesan moral! Recommended buat penggemar genre middle grade!🥳

^Btw pas baca novel ini aku ngerasa de Javu, kayak pernah nonton filmnya gitu {tapi entah beneran atau nggak 🤭}.

🖨️THE HOMEWORK MACHINE🖥️
Copyright ©2006 Simon & Schuster Books for Young Reader, New York
✍🏻 Penulis: Dan Gutman
🔁 Alih Bahasa: Maria M. Lubis
📕 Penerbit: Penerbit Atria
📆 Tahun Terbit: 2010
📑 Halaman: 163
🔖 Genre: Middle Grade, Sci-Fi

Baca review lainnya di IG ku @tika_nia
Profile Image for Muhammad Baban Firdaus.
2 reviews6 followers
September 23, 2017
saya baca-baca ini saat awal-awal mengenal karya sastra, bukunya bagus buat anak-anak isinya ringan bagus untuk mengenalkan buku untuk anak-anak
Profile Image for Fatimah Ghanim.
82 reviews4 followers
September 2, 2019
Selain petualangan menyembunyikan mesinnya, yang menarik adalah melihat sudut pandang berbeda dan perilaku tiap individu menanggapinya.
Profile Image for Peni Astiti.
250 reviews22 followers
January 12, 2011
Sebuah mesin PR?
Bisa mengerjakan semua PR-mu?
Sepertinya itu mustahil...

The Homework Machine berkisah tentang empat anak kelas 5 Sekolah Dasar di Grand Canyon, Arizona, yang terlibat dalam sebuah kasus pembuangan sampah di ngarai itu.

Keempat anak yang digabung dalam kelompok "Skuadron D" oleh guru kelas mereka, Miss Rasmussen, terdiri dari Sam Dawkins, Kelsey Donnelly, Judy Douglas, dan Brenton Damagatchi.

Sam Dawkins atau Snik - kependekan dari Snikwad - Dawkins dibalik - adalah anak baru di sekolah itu. Dia pindah ke sekolah itu, karena ayahnya, seorang anggota Angkatan Udara, mendapat tugas di Pangkalan Angkatan Udara Luke, dekat Phoenix.
Snik bukanlah anak yang unggul dalam pelajaran, bahkan dia sangat membenci PR. Baginya, PR adalah bukti ketidakmampuan guru. Jika seorang guru benar-benar ahli, para murid bisa mempelajari semuanya di sekolah dan tidak perlu lagi mempelajarinya di rumah. Itu adalah salah satu dari "Sepuluh Peraturan tentang PR" yang dibuatnya, ketika mendapat tugas dari Miss Rasmussen. Meski sang guru tidak menyukai apa yang ditulis Snik, dia mendapat nilai B, karena telah menggunakan kreativitasnya. Haha.

Sama halnya dengan Snik, Kelsey Donnelly juga tidak menyukai PR. Dia lebih suka mendandani dirinya dengan penampilan yang tidak umum untuk seorang anak sekolah, seperti cat rambut merah atau tindik di pusar. Sesuatu semacam itulah. Meski begitu, dia tetap berusaha mengerjakan PR-nya. Karena dia tidak ingin gagal dan mengulang kelas yang sama hanya karena tidak menyelesaikan PR.

Judy Douglas, termasuk anak yang menonjol di kelasnya. Menurutnya PR memaksa pengetahuan yang dipelajari di sekolah masuk ke otak. Dan ya, dia sangat menyukai PR.

Brenton Damagatchi, seorang genius penyuka komputer yang memiliki berbagai perangkat komputer canggih, karena ayahnya bekerja di sebuah perusahaan komputer. Brenton bukan termasuk anak yang unggul, bahkan dianggap anak yang aneh, karena dia tidak suka berteman.

Karena tempat duduk Skuadron D ini berdekatan, mau tidak mau, Brenton harus berinteraksi dengan teman-teman sekelompoknya, termasuk dengan Snik.

Suatu ketika, Snik mengeluhkan soal PR pada Brenton. Dari curhatannya, dia sedikit ingin tahu bagaimana Brenton bisa menyelesaikan PRnya dengan baik dan tampak santai. Padahal Brenton tidak memiliki adik atau kakak yang dapat membantunya mengerjakan PR. Sama halnya dengan Snik, Brenton juga anak tunggal. Entah karena kesal atau malas menjawab, Brenton sekenanya mengatakan bahwa dia punya mesin PR yang membantunya mengerjakan PR.
Tentu saja, Brenton kemudian menyesali apa yang telah dikatakannya itu. Snik awalnya tidak percaya ada mesin yang dapat membuat PR. Brenton menyetujui ketika Snik minta diperlihatkan mesin PR itu, karena dia tidak ingin dicap sebagai tukang bohong. Judy dan Kelsey pun akhirnya terlibat. Bersama-sama, mereka melihat apa yang disebut dengan mesin PR itu.

Setelah memikirkan "keuntungan" mengerjakan PR dengan mesin PR itu, maka setiap hari sepulang sekolah, mereka selalu berkumpul di rumah Brenton untuk "mengerjakan PR" bersama. Sampai akhirnya, Miss Rasmussen mencurigai PR mereka dan membubarkan Skuadron D.

Ada tokoh lain yang mengejutkan dan cukup menakutkan di sini, seorang pria bernama Miller. Entah bagaimana dia bisa mendapatkan data anak-anak ini, yang pasti mereka sudah cukup ketakutan dengan masalah mesin PR ini, ditambah lagi dengan pria misterius bernama Miller yang sering mengontak mereka.

Yeah, akhirnya memang bisa ditebak, mereka kemudian berurusan dengan polisi. Cuma nggak nyangka aja, kenapa mereka bisa berurusan dengan polisi, padahal ternyata perkaranya "sepele" banget. Hehe... Penasaran? Baca aja sendiri... :p
193 reviews7 followers
April 12, 2015
Bisakah kalian membayangkan ada sebuah mesin yang mampu membuatkan PR? Kita tinggal memasukkan lembar pertanyaan PR ke dalamnya, lalu mesin itu secara otomatis mengeluarkan lembaran itu lengkap dengan jawabannya. Iya, mesin PR itu ada. Brenton Damagatchi yang membuat.

Yah, kadang-kadang pemikiran anak-anak di novel ini hampir sama seperti pemikiran anak sekolah zaman sekarang. PR dari guru menjadi momok tersendiri bagi para siswa, apalagi jika PR itu banyak dan sulit.

Saya beri 3,5 bintang untuk novel ini. Sebenarnya ingin memberi 4 bintang, tapi sayangnya ada bagian yang agak berlebihan tentang Belch di sini, yang lebih berkesan seperti film sci-fi dengan komputer yang bisa berevolusi. Kenapa sih di bagian akhir harus ditambahkan cerita seperti itu? Rasanya seperti agak kurang pas.

baca lanjut review lengkap saya di http://www.lensabuku.com/1860/the-hom...
Profile Image for raafi.
975 reviews471 followers
October 28, 2014
Pernah melihat buku ini di toko buku atau bazar buku? Tidak? Begitupun aku. Rasa penasaranku timbul. Jadi aku membacanya setelah seseorang mengirimkan paket seberat 7kg ke rumahku. Dan buku ini salah satu yang ada di dalamnya.

Aku menikmati kisah ini. Ceritanya sungguh menggugah, aku pikir anak-anak juga akan suka dengan cerita ini. Terang saja, mengerjakan PR? Anak-anak mana yang suka melakukannya? Begitu pula dengan empat sekawan yang hidup di sekitar Grand Canyon. Mungkin kalian harus memiliki Mesin PR untuk mengatasinya, seperti yang mereka punya.

Teknis penulisannya juga menarik, tidak pernah kubaca sebelumnya buku dengan teknis penulisan yang seperti ini.

Selanjutnya: http://bibliough.blogspot.com/2014/10...
Profile Image for Orinthia Lee.
Author 12 books124 followers
July 25, 2013
Bagus. Buku ini bagus, ada nilai moral yang bisa diambil dari cerita ini buat anak-anak yang membacanya.

Bayangkan saja kalau dulu semasa sekolah ada temanku yang seperti Brenton dan mesin PR benar-benar ada... aku pasti akan melakukan apa pun untuk mencobanya dan barangkali akan ketagihan juga. Siapa sih yang nggak mau mendapatkan nilai sempurna tanpa perlu capek berpikir?

Tapi tentu di balik kesempurnaan semu itu ada sesuatu yang nggak baik. Anak-anak itu mulai ketergantungan mesin PR sehingga mereka merasa nggak perlu belajar, apalagi guru mereka nggak pernah ngasih tes. Kebayang dong gimana keadaannya ketika suatu hari guru mereka ngasih tes dadakan? Hehehe....

Nice book ^^
Profile Image for Truly.
2,825 reviews13 followers
December 16, 2010
Sebenarnya ini punya jagoan neon yang disabotase ^_^
Secara keseluruhan ceritanya menarik.
Bayangkan saja seorang anak yang jenis mampu menciptakan sebuah mesin yang mampu membantu, membuatkan malah pekerjaan rumah. Siapa anak yang tidak mau? Jangankan anak-anak, saat kuliah aku juga mau kalo ada mesin yang bisa membantu membuatkan makalah.

Namanya juga buku buat anak-anak/ABG, akhirnya pasti menunjukkan bahwa pekerjaan rumah biar bagaimana harus dikerjakan sendiri jika tikda ingin mendapat masalah.

Tapi..................., itu kan PR kalo makalah berarti boleh dung *ngarep.com*
Profile Image for Indah W.
Author 1 book22 followers
July 16, 2013
yang paling membekas dari nih buku sebenernya adalah pesan pengarang ataupun bagian tulisan "tentang penulis"-nya itu lho, hahahaha.. kerjakan pr-mu :p

nih buku sebenernya udah mulai dibaca entah dari kapan tapi walau tipis.. kaga selesai dibaca :)) hingga kemaren akhirnya gua baca ulang mulai dari awal lagi dan kali ini menyelesaikannya hingga halaman terakhir :))

lumayan sih ceritanya makanya gua kasih 3 bintang :D

review di

http://books-parade4indah.blogspot.co...
Profile Image for Juliana.
85 reviews32 followers
February 24, 2015
Setiap anak kayanya perlu membaca buku ini. Banyak pesan-pesan moral di dalamnya yang disampaikan dengan santai tapi mengena.

"Aku memberitahu anak-anak bahwa mereka seharusnya tidak melakukan ini dan menciptakan sebuah mesin PR, karena sebuah mesin PR sudah ada. Benda itu adalah otak mereka." -Miss Rasmussen, guru kelas 5

Saya setuju, Bu Guru!

"Kekerenan tidak dihasilkan dari memiliki benda-benda keren atau bergaul dengan orang-orang keren. Berusaha untuk menjadi keren adalah hal yang tidak keren." -Sam Dawkins, kelas 5

Bener banget. Jadilah dirimu sendiri.
Profile Image for Almira Nuringtyas.
99 reviews3 followers
April 16, 2013
Dapet buku ini di shockingsale matraman, 5ribu saja~

Ceritanya sederhana banget, konfliknya juga simpel, tapi suka banget sama unyunya persahabatan 4 skuadron D (Brenton, Sam, Judy&Kelsey) :D :D
Suka gimana di ending diceritakan gmn ttng mereka berempat yg... *spoiler removed*

Dan twistnya oke banget!! Intinya nih buku menghibur banget deh, gaperlu mikir bacanya, tapi gue suka =)

Btw, seandainya beneran ada ya si mesin pr ini. Gue juga mau kali wakakak

4 stars :)
Profile Image for ULa.
296 reviews13 followers
June 24, 2022
Seandainya alat ini benar-benar ada, wow aku ga perlu susah mengerjakan pr matematika lol
adakah orang pintar yang sekaligus pemalas dan ingin hidup santai yang berniat membuat alat ini?




Newts readathon 2020


O in Potions
---> E. Doxycide: Author name starts with a letter D


Tetap sebagus dulu, saya suka dengan para karakternya. Bintangnya saya turunkan satu. :D
Profile Image for Arul Chandrana.
Author 7 books13 followers
January 21, 2014
buku yang luar biasa dan yang tercepat kuhatamkan. dalam perjalanan kapal menuju ke pulau bawean, aku menamatkan buku ini. aku tertawa dan berseru di antara para penumpang yang mabuk. luar biasa! tidak pernah kubayangkan sebelumnya sebuah novel yang hanya berisi dialog bisa memukau sehebat the homework machine.

very good work, Mr. Dan
Profile Image for Speakercoret.
478 reviews2 followers
April 5, 2014
ga nyesel belinya, obralan pula :))
buku ini buat anak2 emang, menceritakan tentang 4 siswa yang awalnya bukan sahabat yang terikat karena sebuah mesin pr.. seperti biasanya buku anak2 yg baik, ada pesan moralnya dong, cukup banyak malah.. tapi pesan2 itu cukup terselubung kecuali satu " kerjakan pr mu!"
:))
3,5*
Profile Image for Irene.
23 reviews3 followers
July 21, 2018
Sebenarnya, setelah dipikir-pikir, buku ini berlaku untuk segala umur, karena mencontek kan masih dilakukan oleh orang dewasa. Hanya memang dikemas dengan sederhana sehingga mudah dimengerti oleh anak-anak. Tapi saya suka :D
Profile Image for Ari.
1,057 reviews118 followers
November 7, 2014
Siapa sangka di buku cerita anak-anak yang tampak ringan ini ternyata memuat isu-isu berat seperti perang dan tragic death! Meski gak dikupas secara mendalam sih, but still...
Suka ama endingnya dan gaya berceritanya.
Profile Image for Asuka Mai.
668 reviews33 followers
February 5, 2015
Suka banget sama cerita didalemnya.. kalau aku masih anak2 mungkin aku bakal menginginkan mesin pembuat pr seperti ini.. karena sekarang uda jadi housewife, pengen deh punya mesin yang bisa membersihkan rumah dengan sendirinya atau mesin pencipta masakan bintang 5... lol

Profile Image for Bunga Mawar.
1,389 reviews45 followers
July 7, 2010
Baca buku ini karena ingin tahu, sepintar apa sih anak yang bisa2nya menciptakan mesin pembuat PR?

-bunga mawar, guru yang paling suka memberi PR membaca-
Profile Image for Hanif Setiawan.
2 reviews1 follower
November 14, 2016
Anak-anak kita perlu banyak membaca buku macam ini untuk meningkatkan kemampuan literasi dan imajinasi mereka.
Displaying 1 - 21 of 21 reviews

Join the discussion