Jump to ratings and reviews
Rate this book
Rate this book
GLAM GIRLS. YOU WILL LOVE US—WE PROMISE.

Kamu melihat kami berkilauan setiap hari. Tatanan rambut kami selalu sempurna, bahkan sejak bangun tidur. Kamu bilang, kami mengeja ‘Chanel’, ‘Fendi’, dan ‘Prada’ lebih cepat daripada ‘Geometri’. Menurutmu, kami cantik—dan diam-diam benci setengah mati karenanya. Kadang, kamu juga berharap kamulah yang dikerumuni cowok-cowok itu—bukan kami. Malamnya, dalam doa kamu bertanya, kenapa Tuhan bisa sebegitu nggak adilnya.

But, here’s the truth. Setiap pagi, kami ngabisin waktu lebih lama di depan cermin karena kami sadar, penampilan glamor nggak sesederhana Miley Cyrus make wig pirang dan, poof, jadilah Hannah Montana. Kami bisa juga kok mengeja ‘Geometri’—meskipun JARANG BANGET make kata itu dalam percakapan sehari-hari. Dan tentang cantik... well, itu anugerah. Kalo kamu benci kami karena sesuatu yang dibawa sejak lahir, apa akan adil kalo kami juga membencimu karena pintar? Dan tentang cowok-cowok itu, kamu nggak tahu kan kadang-kadang mereka bisa jadi sangat posesif dan menyusahkan.

Jadi gimana, masih berani bilang Tuhan itu nggak adil?

346 pages, Paperback

First published March 11, 2009

11 people are currently reading
191 people want to read

About the author

Tessa Intanya

4 books22 followers
Tessa Intanya has written 4 books so far, all published by GagasMedia. PHILOPHOBIA: cerita cinta dari orang yang tidak percaya cinta (2006)BERSAMAMU, songlit based on reggae band, Souljah's second album (2007)LIAR, adaptation from a movie script by Rudi Soedjarwo (2008)REPUTATION: the glamgirls series (2009)

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
116 (28%)
4 stars
133 (32%)
3 stars
121 (29%)
2 stars
36 (8%)
1 star
7 (1%)
Displaying 1 - 30 of 45 reviews
Profile Image for Nilam Suri.
Author 2 books141 followers
March 24, 2009
hahaha. giliran buku kayak gini aja bacanya cepet bangeeeet...!!!
kemaren bisa dibilang i practically didn't work at all, karena dimeja hanya berkutat menyelesaikan buku ini.

habis nagih boo....as shallow as it is, tetep aja buku ini hiburan yang sangat menyenangkan buat gue.

oh ya for those the cynicals, you better not read this book, karena buku ini ditaburi berbagai barang branded, night and wild life, especially for high school student, dan berbagai kegilaan lain yang lo pikir ga mungkin terjadi di jkt kota tercinta.but then again, hari gini apa sih yang nggak mungkin??

intinya, rashi, the main character in this book, is an alpha female who can do almost anything. she's beautiful, she's unbelievably rich, and mean as hell. you'd love to hate her, but you wouldn't be able to take your eyes on her.

love it!
(sebenernya mau ngasih bintang 4, tapi malu.jadi bintang 3 aja deh,hihihihi...)
Profile Image for Yovano N..
239 reviews14 followers
March 11, 2015

Review on my blog: http://www.kandangbaca.com/2015/03/re...

Kenalkan, Rashida Agashi Paradakso, atau akrab disapa Rashi. Si queen bee yang jutek, bossy, dan b*tchy—atau begitu anggapan mereka yang membencinya. Lagi pula, di Voltaire International School ini, siapa sih yang benar-benar bisa kita percaya? Orang-orang yang tulus mau berteman denganmu nyaris tidak ada. Setiap pujian dan kekaguman yang mereka tunjukkan kepadamu karena berpenampilan keren, di baliknya pasti ada bisik-bisik iri hati.

Itulah yang membuat Rashi sangat ketat dalam memilih teman. Baru-baru ini, Marion, si backstabber, telah ia depak jauh-jauh. Saat itulah Adrianna masuk dan menggantikan posisi Marion. Ad, meskipun agak geeky, tapi anaknya asyik dan mampu menyesuaikan diri dengan Rashi dan Maybella—teman Rashi yang satu lagi. Tapi kok, di saat Rashi membutuhkan kedua temannya untuk hang out demi menghilangkan rasa suntuknya dengan keadaan rumah, mereka pada ke mana ya? Akhirnya Rashi pergi dengan cowok berinisial M, sebagai teman, tentu.

Tapi yang namanya haters, mereka selalu mampu membuat hal-hal biasa semacam hang out dengan teman menjadi skandal luar biasa. Blog The Jakarta Social Suicide muncul dengan gosip-gosip murahan yang didedikasikan untuk Rashi. Gadis itu dituduh selingkuh dari Lucas, pacarnya. Awalnya Rashi tidak terlalu menganggap serius blog itu, tapi kok, lama-lama isinya makin kurang ajar ya? Siapa sih dalang di balik blog gosip murahan tersebut?

Sementara itu, saat hubungannya dengan Lucas semakin tidak jelas, Rashi bertemu dengan Arian, yang berasal dari golongan ‘rakyat jelata’. Pertemuan Rashi dengan Arian sebenarnya bukan sesuatu yang bisa dibilang romantis. Di ruang club renang, Dico dan geng-nya sedang sibuk mengerjai Arian. Mereka menceburkan cowok yang tak bisa berenang itu ke tengah kolam. Rashi refleks menolongnya. Pake acara ngasih napas buatan segala (LOL, ini bener-bener berkebalikan dengan film-film, di mana cowoklah yang biasanya menyelamatkan cewek). Singkat cerita, Arian tidak jadi mati. Sejak saat itu mereka mulai saling bertemu, namun Rashi mati-matian menyangkal bahwa ia naksir Arian.

Bagaimana kelanjutan hubungan Rashi dan Arian? Siapa sebenarnya si hater yang menulis hal-hal tidak benar tentang Rashi? Bagaimana kelanjutan hubungan persahabatan antara Rashi, Ad, dan May di Voltaire Internatinal School, sekolah paling hedon, di mana kekayaaan dan popularitas adalah segalanya? Baca kisah lengkapnya dalam Reputation karya Tessa Intanya.

Novel ini adalah sekuel dari Glam Girls. Sebelum membahas lebih jauh tentang novel ini, saya akan membahas sedikit tentang konsep serial Glam Girls. Jadi ceritanya pihak GagasMedia (kemungkinan besar si Christian Simamora) mempunyai ide untuk menghadirkan novel trilogi tentang geng cewek (clique) di sekolah bernama Voltaire International School (VIS) Jakarta. Tiga buku, tiga sahabat, tiga penulis. Yap, tiga penulis. Masing-masing buku ditulis oleh penulis yang berbeda. Buku pertama berkisah dari sudut pandang Ad, ditulis oleh Nina Ardianti. Cerita buku kedua dari sudut pandang Rashi (si queen bee), ditulis oleh Tessa Intanya. Sedangkan buku ketiga dari sudut pandang Maybella, yang semula rencananya akan ditulis oleh Woro Liana, tapi karena suatu hal, akhirnya digantikan oleh Winna Efendi. (Ini masih menjadi misteri, Permisa. Mengapa Woro diganti Winna? Emang sih nama mereka sama-sama dari huruf W, tapi... kenapa diganti? What’s wrong with Woro? Kok jadi kayak cerita Marion yang diganti Ad ya? #Gossip #SalahFokus #CukupPan!)

Oke, balik ke bukunya. Dalam Reputation, kita akan menyaksikan tokoh utama yang juga bertindak sebagai antagonis. Ya, karakter jutek, bossy, dan bit—oke, saya tidak akan menyebut kata itu, tapi tahu kan, maksud saya? Ciri-ciri karakter yang saya sebutkan tersebut biasanya sering dijumpai dalam karakter antagonis, namun umumnya bukan sebagai tokoh utama. Di novel ini, ia justru tampil sebagai tokoh utama. Saya memuji penulis yang sanggup menghadirkan tokoh Rashi dengan sangat meyakinkan. Kita juga jadi tahu alasan-alasan Rashi, mengapa ia memilih untuk bersikap sedemikian menjengkelkan. Tapi alih-alih membenci Rashi, saya justru mengagumi sosoknya.

Dibandingkan dengan buku pertama, saya lebih menyukai buku kedua ini. Elemen-elemen yang dihadirkan cukup lengkap, mulai dari keluarga, persahabatan, hingga romansa. Yah, meski porsi romance di sini sedikit lebih banyak dibanding buku pertama, tapi secara umum yang lebih ditonjolkan adalah keluarga dan persahabatan. Malah cerita hubungan Rashi dengan keluarganya mengambil porsi cukup besar di sini.

Bahasa campur aduk antara Inggris dan Indonesia masih mendominasi novel ini, tapi saya tidak terlalu mempermasalahkannya. Sementara barang-barang branded jelas sudah menjadi trademark serial ini, jadi saya tidak banyak protes dan menganggapnya angin lalu (tsah). Secara keseluruhan, saya sangat menikmati membaca Reputation. Faktor utama yang membuat saya mengagumi novel ini adalah karakter tokoh utamanya. Dua jempol deh, untuk penulis. Pembaca yang ingin menyimak kisah dari sudut pandang tokoh antagonis, bisa coba membaca novel ini. :)
76 reviews
April 11, 2016
TOO BAD. I LOVE RASHI THAT MUCH, GUYS. This one, so far, kewl nggak abis-abis. Period.

So, saya memang baru baca yang Glam Girls pertama, sih, tapi waktu itu saya sudah jatuh penasaran dengan kelanjutannya. Well, jelaslah, kan seri yang pertama itu ditulis sama Nina, gimana nggak betah, ya nggak?

Tapiii, setelah saya (akhirnya) baca Reputation, so sorry nih mbak Nina, bukannya saya menomorduakan mbak, ya. It's just... that I prefer this more than Glam Girls.

Memang, sih, pas awal-awal baca, rasanya kayak 'nanggung' gitu. Tertarik, trus biasa aja. Abis itu tertarik lagi, eh tiba-tiba kebanyakan deskripsi yang agak bikin saya bosan. Tapi, begitu konfliknya mulai muncul ke permukaan, I really can't stop myself.

Yes. Kisah Rashi tuh bener-bener full of drama. Dan hebatnya, Rashi nggak menghadapi itu semua dengan balik bersikap drama, kayak yang biasanya diceritain di novel-novel teenlit alay (nggak berarti semua teenlit alay, ya) or sinetron-sinetron lokal. Pokoknya unpredictable banget, lah, si Rashi ini. Dikiranya dia bakal minta maaf, ternyata enggak. Dikiranya dia bakal langsung bales dendam, nggak taunya dia nunggu. Dibilang dia stres, well, ternyata dia nggak se-depresi itu. She's that tough, actually. And after all, it's a great twist!

Trus juga, dengan sifat bitchy-nya Rashi, secara nggak langsung bikin kita kesel juga, sih. Tapi ya gimana, ya? Dia toh juga punya sisi 'malaikat'. Ibaratnya, Rashi itu dicintai sekaligus dibenci. Hell-yeah, she's the queen bee, remember? Gimana dia disegani sama orang-orang, gimana dia bisa mempertahankankan 'mahkota'-nya, nggak peduli seberapa jahat orang berusaha ngejatuhin dia, atau seberapa banyak masalah di hidupnya. Da best!

Bytheway, seandainya porsi Rashi-Arian diperbanyak, saya yakin novel ini akan makin fabulous. Klise, sih, cerita mereka. Tapi somehow, still sweet and heart-warming:) Oya, dan ending-nya? SUPER-B. Realistis dan keren aja gitu pas kita nutup novel ini. Hehehe.

Hmm, yang jelas suka banget, lah, dengan tulisan Tessa ini. Untuk telah menuliskan kisah Rashi yang super ini, I really can't thank you enough.

Yeah, Reputation really deserves a 4-stars-rate.

---

Nothing is as it seems - Rashi
Profile Image for fatru.
211 reviews
August 15, 2021
Masih jadi favorit dari semua seri Glam Girls yang lain. Rashi memang cocok sih jadi Queen Bee, dan latar belakang keluarganya serta feelingnya yang menjadikan karakternya lengkap dan padu ditulis dengan baik.

Some jokes aged poorly on this book (I can't not feel uneasiness when I read homophobic and slut-shaming jokes anymore--even if it's ' a product of its time') Otherwise, I do enjoy reading this book. Strong character, strong conflict, and neat writing style.
Profile Image for nasya.
822 reviews
April 3, 2025
Masih seru dan oke, cuma aku sedikit bingung sama point dari buku ini, kalo yang Glam Girls kan tujuan utamanya penemuan 'jati diri' Adrianna, nah yang ini aku bingung aja, mau dibilang hubungannya Rashi sama ibunya, tapi kayaknya itu bukan tujuan utamanya. Sama ada beberapa kata slang bahasa inggris yang aku harus mencerna dulu, baru paham.
Profile Image for Nay.
Author 4 books86 followers
May 31, 2014
Ya ampun, baru sadar udah ngebaca novel ini dalam jangka waktu yang agak (baca: sangat) lama. Biasanya aku mendiamkan novel tertentu dan membacanya beberapa minggu/bulan kemudian karena memang gak ada waktu atau lagi punya kesibukan lain. Tapi untuk novel ini, rasanya aku membacanya setiap saat, sedikit demi sedikit dan tak kunjung selesai.

Sama sekali gak ada masalah dengan gaya bertutur penulis. Bahasanya renyah, enak dibaca. Tapi aku butuh lebih dari sekadar hal-hal tersebut untuk bisa menyukai sebuah novel. Butuh konflik yang lebih greget, atau twist ending atau minimal aku bisa ngerasain klimaks-nya yang mana. Padahal awalnya udah punya ekspektasi kalau part-nya Rashi bakalan lebih seru dari Adrianna. Ternyata konfliknya berputar di satu titik dan nggak gitu berkembang.

Aku gak mau menuntut banyak pesan moral dalam novel ini, tapi minimal, setidaknya penulis bisa menunjukkan atau menyiratkan tentang mana sisi baik dan buruk dari karakter-karakternya. Karena aku melihat hingga akhir tokoh utama bisa mendapatkan semua yang dia mau dengan menggunakan segala cara tanpa penyesalan yang berarti. Mereka malah berakhir dengan memanfaatkan seorang sahabat mereka. Atau mungkin karena semuanya akan diuraikan di buku ketiga? Entahlan. Tapi itu kan part-nya Maybella, jadi seenggaknya masalah Rashi gak akan dibahas terlalu jauh.

Nah terkait persahabatan mereka. Aku sama sekali nggak bisa nangkep seperti apa makna persahabatan yang diusung penulis. Karena menurutku hubungan mereka bukan hubungan persahabatan. Mereka cuma sekadar sering berkumpul dan berusaha untuk terlihat kompak satu sama lain. Terus bagian Rashi yang tiba-tiba memahami ibunya hanya dalam waktu sesingkat itu (mengingat betapa bencinya ia pada ibunya di bab-bab sebelumnya), rasanya terlalu mudah. Rashi terlalu mudah mengerti dan akhirnya masalah ia dan ibunya selesai. sesimpel itu.

Aku memberikan 2.5 bintang untuk buku ini karena menyukai cara bercerita penulis yang asyik. Tapi kayaknya gak bakalan lanjut ke seri terakhir deh. Btw, penulisnya ini gak aktif nulis lagi ya?
Profile Image for Dhyn Hanarun .
329 reviews202 followers
February 25, 2015
Rashida Agashi Pradakso, siswi paling populer di VIS, mempunyai masalah besar di rumahnya. Ayahnya sedang sakit keras, sementara ibunya malah sibuk dengan acara reality show-nya. Karena kedua temannya, Adrianna dan Maybella sedang sibuk dengan urusannya masing-masing, Rashi memilih keluar bersama seorang model asal Italia, Matteo Carelli. Beberapa hari kemudian kabar Rashi dekat dengan Matt tersebut tersebar melalui blog gosip, jktsocialsuicide. Kabar itu sampai ke kabar pacar Rashi, Lukas. Rashi tidak terlalu peduli, apalagi hubungannya dengan Lukas hanya open relationship.

Berita jktsocialsuicide semakin lama semakin menguak hal-hal pribadi Rashi. Sejarah keluarganya yang panjang dan rahasia kedekatannya dengan Arian. Rashi yakin pemilik blog itu mendapatkan infromasi tersebut dari orang dalam. Rashi mulai bertindak sebelum hubungan dengan orang terdekatnya berantakan dan menyelamatkan reputasinya.

Aku habis membaca Reputation ini dalam kurun waktu lima jam saja. Waktu itu aku lagi sakit. Cuma membaca buku yang bisa menghiburku dan tentunya karena cerita di novel ini rame banget! Fokus di novel ini adalah Rashi, reputasi Rashi, keluarga Rashi, kisah cinta Rashi dan hal lain yang ada sangkut pautnya dengan Rashi. Semuanya masih terbalut keglamoran dan penggunaan Bahasa Indonesia dan Inggris seperti novel sebelumnya. Awal-awalnya agak complicated sih, apalagi sejarah keluarga Rashi yang panjang itu. Namun setelahnya hal-hal ribet itu terurai dengan rapi dan pas. Semua masalah terselesaikan dan terjawab. Lengkap dan pas banget deh. Aku sekarang jadi ngerti kenapa penghuni VIS bisa begitu memuja dan membenci Rashi. Oh iya, anggota clique lain, Adrianna dan Maybella, masih muncul koq. Hanya saja mereka sekedar jadi tempelan dan tidak ada hal signifikan terjadi sama mereka.

Baca review selengkapnya di sini -- http://dhynhanarun.blogspot.com/2014/...
Profile Image for Joue Abraham Trixie.
18 reviews
October 13, 2013
Setelah Unbelievable, Outregous, dan Glam Girls, kini saya membaca Reputation. Yang mana adalah saran dari seorang teman saya. Menurutnya dari semua serial Glam Girls Reputation-lah yang paling ia sukai. Setelah membaca, saya berpendapat demikian. Tapi saya punya alasannya.

Seperti serial Glam Gilrs yang lain selalu membahas tentang Rashi dan The Gang. Jika di Unbelievable menggunakan sudut pandang Maybella dan di Glam Girls menggunakan sudut pandang Adriana, kini di Reputation memakai Rashi sebagai tokoh utama.

Inilah yang membuat saya tertarik dengan Reputation. Dari semua serial Glam Girls saya selalu penasaran dengan karakter Rashi yang sepertinya sangat ditakuti. Sosok yang selalu sempurna. Kenyataannya ia juga memiliki banyak kekurangan dan berusaha untuk menutupinya.

Reputation berkisah tentang Rashi yang difitnah oleh sebuah blog. Di blog tersebut berita tentang keburukannya dicantumkan. Sontak membuat pengunjung di blog tersebut meningkat drastis. Rashi juga menjadi pembicaraan hangat di VIS. Rashi yang menjadi geram akibat ulah blog tersebut, ditambah dengan masalahnya dengan Lukas dan kedua sahabatnya, Adriana dan Maybella yang selalu bertanya tentang hubungannya dengan Lukas. Diperparah dengan keadaan masalahnya dengan ibunya yang akan menceraikan ayahnya yang kini sedang sakit.

Semua itu membuat Rashi tertekan sampai ia meminta bantuan mantan sahabatnya, Marion untuk menyelesaikan ini semua.

Ya, saya sangat menyukai novel ini. Apalagi bagian di saat Rashi membalas perbuatan orang yang telah memfitnahnya.

Akhir ceritanya saya juga suka. Meskipun Marion yang telah membeberkan rahasia - rahasia terbesar Rashi direkrut kembali oleh Rashi dalam kelompoknya yang ternyata Rashi memiliki maksud tersendiri.

5 bintang untuk Reputation.
Profile Image for Nana.
405 reviews27 followers
March 13, 2011
Love Rashi so much!!
menurut gue Rashi itu tokoh panutan.
Hehe.
Emang sih dia bitchy berat, tapi dia juga smart dan dia menjalankan segala kebitchyannya dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi. Hahaha..

Melalui novel ini, kita bisa melihat tokoh utama yang lain daripada biasanya. Tokoh utama novel ini sama sekali bukan cewek baik-baik yang lemah lembut, selalu disiksa tapi pasrah aja, dan penuh kasih sayang kepada sesama. Di novel ini, tokoh utamanya justru adalah tokoh yang sebenarnya bisa dibilang antagonis. Rashi adalah cewek terpopuler di sekolahnya. Terkenal jutek dan pilih-pilih temen banget. Dia juga nggak segan-segan menghina seniornya sampe nangis atau bahkan pindah sekolah. Tapi Rashi melakukan itu semua bukan karena ia merasa insecure sama dirinya melainkan karena itulah sebenarnya dirinya. She's just trying to be as honest as she can be to herself.
Ngeselin? Nggak juga, karena setelah baca novel ini, gue malah ngerasa sayang sama rashi dan kagum sama dia. Dibalik segala kehedonisan dan kejutekannya, ternyata Rashi adalah seorang yang jenius dan ambisius dalam meraih cita-citanya. Selain itu, dia emang orangnya nggak neko-neko dan benci basa-basi, makanya jadi jutek banget.

Gue suka cara Tessa Intanya menggambarkan karakter Rashi yang superior dan mengolah konflik-konflik dalam novel ini jadi sesuatu yang enak dibaca. Gue juga suka endingnya yang realistis banget dan nggak berlebihan. Beda banget sama dua novel lainnya yang "biasa banget" menurut gue.
Profile Image for Farisa.
97 reviews2 followers
February 27, 2012
Awalnya saya kira Rashi adalah Blair Waldorf versi Indonesia, tetapi ternyata bukan. Rashi adalah gadis populer yang bersikap kejam karena dorongan mempertahankan diri akibat sikap ibunya. Ibu Rashi adalah seorang artis terkenal yang self-centered, sedangkan ayahnya sudah sangat tua saat Rashi lahir sehingga mengundang gosip. Sikap Rashi yang keras adalah wujud pertahanan dirinya.

Singkat kata, Rashi bersikap kejam agar tidak terluka.

Sayangnya, latar belakang Rashi yang kompleks kurang digambarkan. Yang terus-menerus diperlihatkan malah suasana hati Rashi yang bete terus-menerus gak jelas dan cuma manis di depan tokoh cowok imut ala Penn Badgeley di Gossip Girl. Pertemanan Rashi dan May dan Diandra(?) juga cukup dangkal.

Jujur aja, saya kecewa dengan buku ini. Daripada cewek populer yang selalu PD dan sulit dilawan, Rashi lebih mitip tukang gertak cantik dengan baju-baju bermerk. dan saya tidka melihat alasan rashi 'harus' menjadi aplha female di sekolah.

Cita-cita rashi juga kurang tergarap. Biasanya, cewek keras kepala speerti rahi punya stau tujuan yang saklek, yang bakal dia capai bagaimanapun caranya. Sayang, di sini kurang gregetnya. Apakah Raashi mau dinilai sebagai 'Rashi' dan bukan nama keluarganya? Mandiri secara finansial? Berkepribadian teguh kukuh berlapis baja? Hmmm... I wonder
Profile Image for Devi Citra Pratiwi.
2 reviews
February 4, 2013
aku udah baca seluruh novel glam girls dan menurutku reputation adalah salah satu yang terbaik.

aku suka gaya penulisannya serta sedikit campuran bahasa ingris membuat buku ini terkesan lebih high end. membaca buku ini seperti sedikit membuka mata, how's life of being richie. aku suka penggambaran tokoh rashi yang gak digambarkan jahat sepenuhnya dan juga sangat independent. rashi yang dibalik sifat queen bee-nya adalah seseorang yang cerdas dan berpendirian kuat juga gak muda dihancurkan. intinya penggambaran tokoh rashi disini sama sekali gak murahan. seseorang menjadi so evil pasti ada sebabnya. inlah yang digambarkan penulis. rashi menjadi terlihat evil dikarenakan self defendnya menghadapi ibu kandungnya, tudingan orang lain tentang keluarganya, orang-orang penjilat, musuh dan backstabber yang cukup berani menampilkan taringnya di depan matanya. thats why. hidup rashi keras itulah yang membentuk karakternya.
selain itu ditambah kisah cinta klise tapi tetap masuk akal. bagaimana rashi sempat ragu akan arian karena dia hanya anak pegawai staff admin. but love worked well tho.

intinya buku ini recommended
Profile Image for Jessica Ravenski.
360 reviews4 followers
August 12, 2013
Aku lumayan suka sama ceritanya. Awalnya pas aku baca Glam Girls yang diceritakan dari sudut pandang Ad, aku sedikit enggak suka sama Rashi (karena sebenernya tipikal aku ini lebih cocok ke Ad dibanding ke Rashi). Cuma pas baca buku ini (which is diambil dari sudut pandang Rashi), aku cukup mengaguminya.

Di tengah banyak masalah yang menganggu Rashi, dia masih bisa berjaya dan enggak gentar sama sekali. Aku suka sama keberaniannya (di luar dari sikap jahat dan kejamnya dia loh).

Penggunaan bahasa inggris di bukunya sih cukup banyak ya, tapi untungnya aku masih bisa memahaminya dengan baik (walaupun kadang ada banyak typo dan salah penggunaan kata gitu).

Uhm, aku sempet bengong aja ceritanya ga abis-abis. Aku kira udah abis eh masih nyambung lagi, nyambung lagi. Dan di bagian awal, aku sempet boring sih ya. Ya walaupun begitu, menurutku Reputation ini bisa dikategorikan sebagai salah satu seri GlamGirls terbaik (dari semua yang udah aku baca).

:D
Profile Image for Viona.
185 reviews6 followers
February 21, 2014
Ini merupakan buku ke 2 dr glam girls series.
Disini penulis menuliskan semua dari Rashi a.k.a the leader point of review.
Yeah, novel ini bercerita ttg anak orang kaya yang hobi belanja.
Kalo biasanya orang pakai 'For the god sake' di sini malah pakai 'for the gucci sake'

Kata2 yang aku suka:
Born to be betrayer gonna die a betrayer

Jujur, lebih suka buku ini dari pada buku pertama, glam girls. Tapi, menurut review orang, buku ketiga a.k.a unbelievable by Winna Efendi-lah yang paling seru.
Nah, nyeseknya adalah... buku unbelievable langka banget!. T_T
Back to topic..
Kenapa kasih 4 bintang?
Karena temanya!
Aku suka tema ttg kehidupan glamor dan clique... gemess.. jadi bisa berimajinassiii..

Dari covernya, hmm... buruk..
Jujur, saya kurang suka cover buku itu foto cewek beneran, lebih suka cartoon of vintage or what..

Overall, buku ini seru banget. suka banget. menunggu unbelievable!
<3
Profile Image for Rizky.
1,067 reviews89 followers
September 24, 2012
Ini buku seri kedua dari seri Glam Girl Teen, masih tentang Rashi, Maybella dan Adrianna dengan clique mereka yang sangat populer di Voltaire International School. Namun, seperti buku pertama "Glam Girls" yang ambil sudut pandang dari Adrianna, buku ke2 ini bercerita tentang Rashi. Ya anak bungsu dari keluarga Pradakso yang sangat terkenal.

Aku lebih suka buku ke2 ini, karena karakter Rashi sangat kuat, pemimpin clique, tidak bisa dibantah, keras dan selera fashionnya sangat2 oke. Buku ini menceritakan Rashi dengan segala kehidupannya, baik keluarga, cinta, sekolah, dan pertemanannya dengan cliquenya.

Seperti judulnya Reputation, di buku ini reputasi Rashi sempat jadi bahan gosip. Ya begitulah nasib cewek populer, ada yang menyukai, pasti ada juga yang membencinya, lebih tepat dengan "iri". Tapi bukan Rashi namanya jika tidak bisa melewati itu semua ^^

Nice story =)
Profile Image for Caca Venthine.
372 reviews10 followers
February 19, 2017
Di seri Glam Girls kali ini menggunakan POV Rashi, alias anaknya Mr. Pradokso yang kaya raya banget dan gk abis tujuh turunan hartanya *LOL*

Gue nikmatin apa yang ada di buku ini. Kisahnya tentang mereka lagi, Rashi, May dan Ad. Hanya saja disini Rashi mulai menemukan orang yang dicintainya, dan juga perseteruan dengan musuh bebuyutannya di sekolah.

Hanya saja gue terganggu dengan kalimat2 bahasa inggris di sana-sini. Puheliisss, ini Teenlit, dan gue rasa gk semua remaja bisa dan pintar bahasa inggris. Gimana dengan yang gk ngerti? Kasihan kan *mikirin orang* Dan entah kenapa, menurut pribadi gue sendiri, kalimat2 bahasa inggris itu terkesan agak freak dan gk gitu cocok aja ya. Gk bikin keren ceritanya.

Tapi untuk keseluruhan cerita, gue sukaa sama cara berceritanya. Next, mari baca seri yang ke3 *kasian banget baru baca nih seri sekarang2 ini* ._.
Profile Image for Herma.
81 reviews
February 20, 2015
ok let's review, mumpung sepii :D

buku kedua serial glam girls ini yg jd POV nya si Rashi, queenbeenya clique paling elit di VIS, dsini digambarin jelas tentang sapa Rashi, keluarganya yg sumpah ribet bro, apalagi hubungannya sama ibu kandungnya, dimana dia manggil aja pake namanya langsung, tp rada aneh juga sama panggilan ortunya, secara mereka keluarga elit tapi panggilannya itu ayah sama ibu, meski ga ada larangan klo dari kalangan elit itu ga boleh punya panggilan itu, cuma aneh aja.
Reputation bener2 nyeritain tentang reputasinya Rashi (ya iyalah, judulnya aja Reputation hihihi) dimana reputasi Rashi disini bener2 diuji, dijatohin, dijelekin dan temen2nya tapiii dia tenang bngt ngadepinnya, apalagi ternyata ada (mantan) temen baiknya dibalik semua itu, well hikmah yg gw dpt yaaa belajar dari Rashi, tenang kalo ngadepin masalah sampe nanti dpt titik dimana kita mesti bertindak
Profile Image for Asmira Fhea.
Author 7 books31 followers
May 26, 2015
Finally, done.

Baca buku ini berasa kastanya terjun bebas. Gimana nggak? Di bab awal aja udah disuguhin POV tokoh utamanya (Rashi) yg dengan fasehnya nyebut merk-merk fashion items yg super high class (*bahkan kadang yang saya ga kenal*) #jderrrr... Belum lagi gimana dia describes lifestyle-nya, kehidupan keluarganya, teman-temannya, kehidupan sosialnya, yg ampyun syekalih.

Tapi justru itu kekuatan ceritanya. Di karakter. Kuat.

Saya sendiri suka sama cara ngomongnya Rashi di narasi dan dialog yg so kewl! hahaha... asli, nih cewek tingkahnya tengil abis!

So, selesai reviewnya. 3 stars dedicated to cerita dlm novel ini yg membangkitkan rasa penasaran saya ttg kehidupan menengah-ke sangat atas. XD

-AF:)
Profile Image for Angelia Fransisca Rusli.
174 reviews
October 28, 2009
Buku kedua dari Glam Girls series. Buku kali ini diceritakan dari sudut pandang Rashi, si ketua clique.

Cerita Rashi sendiri cukup menarik, tapi karakter2 sekunder seperti Adrianna & May disini kok seperti kurang mereka ya? Bisa jadi karena penulisnya beda sih.

Sama seperti buku pertamanya, banyak sempil bahasa Inggris sana-sini, tapi entah kenapa menurut saya slang di novel ini banyakkkkk banget yang meniru Massie Block dalam buku The Clique. Atau mungkin memang banyak sih, tapi yang pasti buku yang kali ini lebih banyak kemiripannya.

Overall buku ini lumayan lah, apalagi untuk bacaan ringan. Enak dibaca dan ga berat2-berat amat
Profile Image for Dwi.
3 reviews4 followers
May 7, 2014
Rashi, the queen of bitchy. Kalau buku pertama (yang sampul ijo) kita dikenalkan dengan sosok Adriana, sekarang kita menyelami sosok Rashi. Ternyata di balik ke-bitchy-annya, Rashi sayang sama bokap, diam-diam kagum sama Adrianna, dan ternyata nggak segan-segan membela mereka dari yang kuat (meskipun ini jaraaaang banget). Kisah cintanya dengan Arian pun so sweet. Bukan kisah cinta menye-menye, tapi simple ocassion that makes them bond together. Se-cheesy-nya nih buku dibilang sama temen saya, Reputation is one-of-a-kind Indonesian teenlit that must read. Period.
Profile Image for Ifa Inziati.
Author 3 books60 followers
January 19, 2017
Bedanya dengan seri pertama, suara Ad terdengar lebih genuine sebagai anak yang lahir di keluarga berada, punya kepribadian geek, tapi bosan dengan kehidupannya yang berkutat pada satu institusi hingga akhirnya ter-institutionalized juga. Kalau Rashi ini... kehidupan keluarganya menarik, tapi selain itu dia seperti mencoba terlalu keras untuk menjadi hip dan kepribadiannya beda dengan yang dilihat dari sudut pandang Ad.

Dan sepertinya majalah GoGirl pun tak se-bertebaran merk seperti ini.

Tapi namanya Rashi bagus sekali.
Profile Image for Diane Eldridge.
16 reviews9 followers
March 23, 2009
Well, istilah2 yg ditampilkan di buku ini lbh 'gaul' dan lbh 'berat' dari buku pertama. I will quote some:

"Ohh, puhleeezz, for Fendi's sake.."
"And btw, heart your shoes too Rass. Gucci?"
"Siki de Somalie - the new 'it' label in Europe"
"Well...if it isn't the bitch parade.."

So..some says, the best enemy is the one who used to be your besties
Kesimpulannya, they are:
Young and restless
Lost and delirious
Dazed and confused
Profile Image for Palsay  .
259 reviews38 followers
March 30, 2009
wah, Rashi, tokoh sentral dalam buku ini, leader of her clique, the b***ch, ternyata penggemar Iron Maiden & Iggi Pop & The Stooges...kereeeen..

cara Rashi menangani "musuh-musuhnya" bener2 sophisticated, kejam & menyakitkan. Tapi cara Rashi menangani keluarganya & cowo yang menarik hatinya cukup menyentuh juga..

at the end, moral of the story is: pathetic is not associated with poverty or whatsoever, pathetic is when you're strive to become someone rather than yourself..
Profile Image for Blanches Jeanne.
64 reviews15 followers
May 18, 2012
rashi,

description

you're a tough bitch!
she knows what she wants,and she got it. Vini,Vidi,Vici.

secara garis besar cerita mirip gossip girl banget sih,ya..tapi karena nonton GG cuman 2 episod, hal itu untungnya jadi tidak mengganggu.he3
jarang-jarang ngasih teenlit 4 bintang,,
but Geez..
for Prada's sake, this book deserve it!
Profile Image for Dini.
172 reviews26 followers
October 28, 2009
Yang ini dari point of viewnya Rashi. Rashi yang berwajah jutek dan tau banget apa yang diinginkannya pasti tercapai.

Berasa muda lagi deh gw baca ginian,,, hahaha. Secara kemaren2 paling banter baca chicklit yang mo kawin2 gitu (ketauan deh pengen kawin, ahaha). Masa SMA emang gada duanya ya. apalagi kelas 2,hmmm...
Profile Image for Dessya Natascha.
120 reviews3 followers
January 16, 2013
let's meet Blair Waldorf wanna be versi Indonesia yg emg lebih ringkih & insecure. hihihi
yah bedanya jelas kalo Blair meski bitchy abis, tp juga super smart in her own way & care bgt sm org2 terdekatnya. kalo Rashi lebih keliatan ky queen bee yg masih labil & moody abis.
tapi, yg buku k2 ini bs dibilang lebih oke & "couture" diantara seri Glam Girls lainnya.
Profile Image for Khansa.
51 reviews
May 3, 2015
Pertama baca ini, ekspektasi lumayan tinggi karena ini Rashi, gitu - the Queen Bee herself.

Kirain konfliknya bakalan gimana banget, tapi ternyata kurang nampol rasanya. Datar dan kurang bitchy, nggak classy juga, sih. Dan si karakter cowoknya mr-whats-his-face juga nggak gimana-gimana banget deh.

But overall, it's quite good.
10 reviews
May 20, 2012
Reputation is my fav on glam girls seriess!

kita bisa belajar popularitas dan nama merk merk baju ehehehe :D
menurut saya sudut pandang rashi yg diceritakan penulis bagus
dan ceritanya menarik ga ngebosenin :))

dan saat rashi bareng arian, they are supeerrr cute together!

i love this book <3
Profile Image for Vinca.
219 reviews5 followers
February 26, 2015
Menurutku buku kedua ini lebih enak dibacanya dibandingkan buku pertama. Ya mungkin karena aku sudah mulai terbiasa dengan gaya gaul rashi and her clique.

Sayangnya spot untuk Arian dan Rashi di buku ini sedikit banget. I love Arian
Profile Image for Audra.
10 reviews2 followers
October 15, 2016
Buku novel favorit saya pas SMA!!!! Simply because, reading about Rashi reminds me about myself hahaha. Bukan dari segi harta atau keluarganya, kehidupan saya sih biasa aja. Tapi kepribadiannya gak beda jauh sama saya ketika masih abg
Profile Image for Amarantha .
43 reviews15 followers
June 7, 2009
The writer is very acknowledgeable. Loved the book
Displaying 1 - 30 of 45 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.