Jump to ratings and reviews
Rate this book

監禁

Rate this book
幼い娘の育児と仕事の両立に限界を覚えた由紀恵にとって、今日が勤務の最終日。
夜勤の間は、夫の雅之が自宅で娘を見ている。
だが、ラインのメッセージに返事はない。電話をかけても繋がらない。
由紀恵は自分に執着していた不気味な患者の存在を思いだし、胸騒ぎを覚える。
家族の絶望と狂気、そして再生を描いた戦慄のサスペンス。

272 pages, 単行本

First published September 19, 2021

28 people are currently reading
432 people want to read

About the author

Rikako Akiyoshi 秋吉 理香子

26 books668 followers
Rikako Akiyoshi (in Japanese, 秋吉 理香子) studied literature at Waseda University and received her Master’s degree in Film and TV Production from Loyola Marymount University. Her debut work Snow Flower won the Yahoo! JAPAN literature prize and was adapted into a short film. She is the author of several works of fiction. The Dark Maidens has also been adapted into a movie.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
94 (21%)
4 stars
218 (50%)
3 stars
106 (24%)
2 stars
7 (1%)
1 star
3 (<1%)
Displaying 1 - 30 of 135 reviews
Profile Image for Harumichi Mizuki.
2,450 reviews73 followers
January 9, 2024
Perfect!!! Setelah dibuat patah hati dengan Burning Heat yang meski sangat menggetarkan endingnya bikin kepingin nangis dan kecewa berat dengan ending Cinderella Addiction yang nggak logis, akhirnya aku bisa tersenyum puas karena novel ini. Masyaallah. Everything is perfect. Menegangkan. Tokoh Kanuma sebagai antagonis utama beneran bikin naik darah. Dan plot twist-nya juga kurang asem! Bwahahaha. Dasar ratu plot twist. Nggak cuma itu, endingnya juga membahagiakan. Ah leganya....

Konflik soal kehidupan rumah tangga dan pembagian mengurus rumah dan anak untuk suami istri dapet banget. Akiyoshi Rikako lihai menyembunyikan sudut pandang tokoh untuk mempermainkan perspektif pembaca. Awalnya aku sempat jengkel dengan Yukie yang terkesan tidak menghargai usaha suaminya untuk membantu pekerjaan rumah. Tapi lalu si tokoh laki-laki ternyata mengakui bahwa dirinya memang kurang inisiatif dan membantu. Lalu ternyata tokoh laki-lakinya sendiri menyimpan plot besar.

Aku tersedak dengan cerita Yukie yang dilecehkan pasien saat bekerja. Lalu kisah sampingan soal pasiennya yang meninggal kena kanker juga paralel dengan masalahnya dengan suaminya. Wuih! Akiyoshi Rikako benar-benar merajut ceritanya dengan sangat rapi. Pokoknya aku puas! Alhamdulillah.

Setelah ini semoga aku bisa dapat novel Giselle dengan harga yang masuk akal dan wajar tanpa mark up. Huhuhuhuhu.
Profile Image for Heni.
Author 3 books45 followers
January 12, 2024
To twist a plot is good. To twist a plot with a sudden character ex machina, is not.

You see there's an ENORMOUS difference between unexpected turns of events (which is the very definition of plot twist) and impossible to guess. There's no build up to it, no lead, and it's just suddenly there for convenience (no wonder almost every review of this book be like "plot twist-nya tidak terduga"). Well, of course it's unpredictable lol. It's IMPOSSIBLE to guess, in fact. Like, hello, do you not trust your readers capability to read your book? Do you really need to bludgeon our heads bloody with an out-of-nowhere "plot twist"? I don't appreciate the trick, if so.

I don't like Yukie, because to me she's not being a feminist. She's being whinny. I'm happy that the author shows me Masayuki's POV so that I can testify through Masayuki's eyes that Yukie is, in fact, just being whinny. (A man who is clueless about how hard it is to do house chores and a job? No surprise there. A man who offers solution to their problems? Green flag!).

I love the Head Nurse; despite being harsh, she doesn't hesitate to defend and praise her colleagues when it needs be. She initiated Christmas gifts, she is great at her job. Makes me wonder, if she scolds Yukie, maybe...just maybe, Yukie is the problem?

Anyway, this book could be a fine 3 stars but the twist is just too hilarious so here's 1 star for you.
Profile Image for Utha.
824 reviews401 followers
December 22, 2023
3,5 bintang!

Bener-bener ye...

Dari awal sampai pertengahan, aku sesekali bergidik ngeri dengan deskripsinya. Sampai pada kesimpulan kalau novel ini punya premis pasangan suami istri yang harus berhadapan dengan seorang pshyco.

Kemudian menjelang akhir... blam. Yah, nggak salah juga sih dugaanku.

Memang deh Akiyoshi Rikako, bener-bener kalo nulis.

Catatan: aku suka banget sama latar medis Yukie sebagai perawat. Risetnya jempolan.
Profile Image for vini mawikere.
302 reviews10 followers
January 25, 2024
the plot twist 🤯
(walaupun aku gak heran, karena penulis memang suka membelokkan ceritanya ke arah yang tidak kuduga)
Profile Image for Lelita P..
632 reviews58 followers
December 31, 2023
Akhirnya bisa kekejar! Buku terakhir yang diselesaikan tahun 2023! Lumayan nambah-nambah 1 buku hehe.

Awal-awal bukunya cukup lambat dan tidak begitu menarik, apalagi saya memang pada dasarnya kurang suka baca cerita bertema medis yang penuh adegan di rumah sakit. Tapi ke sini-sininya semakin seru, bikin merenung soal kehidupan dan kematian--betapa fananya hidup itu dan kita harus menjalaninya sebaik mungkin agar tidak ada penyesalan di belakang.

Plot twist-nya bener-bener tak terduga, agak mengingatkan sama Rock Paper Scissors sih karena pada dasarnya mirip. Yang paling saya sukai adalah keputusan terakhir Yukie .

Sejujurnya saya agak maju-mundur mau baca buku Akiyoshi-sensei lagi setelah muak luar biasa sama Cinderella Addiction, meskipun Akiyoshi-sensei itu salah satu penulis favorit saya. Untungnya Imprisonment ini bagus, walau genrenya thriller-suspense tetap mengandung banyak sekali pesan moral yang ngena ke hati dan sangat perlu disadari banyak orang, agar lebih menghargai kehidupan. Jalani waktu present sebaik-baiknya, jangan jahat sama orang, habiskan waktu menyenangkan bersama orang-orang tersayang, benahi hidup agar lebih bahagia tanpa merusak kebebasan orang lain.
Profile Image for Safitri Arum Nurlita.
102 reviews10 followers
January 27, 2024
isinya orang gila semua, tapi anehnya aku enjoy bgt bacanya 🤣 apa jangan-jangan ketularan gilanya 😆😆😆
Profile Image for Thia.
98 reviews2 followers
July 2, 2024
Bisa-bisanya dikasih plow twist. Ceritanya terlalu banyak detail yg bukan aku banget. Jadi kesannya bertele-tele atau dipanjang-panjangin. Sempat nitikkan air mata dikit ditengah cerita. Overall bagus.
Profile Image for Kumala Dee.
159 reviews13 followers
June 5, 2024
Well, buku ini nggak se'dalam' buku AR lain yang kubaca. Tapi penulisan dengan sudut pandang orang pertama secara bergantian dalam buku ini cukup membuat betah baca. Karena penasaran dengan sudut pandang karakter lain. Aku suka baca buku awalnya dan kemudian akhirnya, untuk ngetes seberapa menarik buku itu. Dan novel ini tentu saja kuperlakukan dengan sama hehe. Jadi selama baca, aku sudah tau endingnya, makanya begitu twist-nya keluar cukup terkejut. Sayangnya plot twist nya itu muncul sudah menuju bagian akhir.

Tema yang diambil terasa dekat dengan kehidupan. Tentang suami istri yang sama-sama bekerja dan mengalami titik jenuh dalam hubungan, ditambah kesibukan mengurus anak. Bagian tentang pekerjaan sebagai perawat ditulis dengan detail jadi bisa sekalian belajar memahami pekerjaan nakes. Tapi bagian saat pasiennya meninggal itu sukses bikin nangis, karena ingat dengan jelas saat alm. Ibuku meninggal, bagaimana usaha dokter dan perawat memberi pertolongan.

Meskipun buatku, karakter-karakternya nggak terlalu menarik tapi banyak pesan yang bisa kudapat dari buku ini. Tentang pentingnya komunikasi antar suami istri, mengatur prioritas, menurunkan ego, pintar-pintar memilih teman cerita atau curhat, jangan sampai menceritakan keburukan pasangan pada semua orang, karena tak semua bisa memahami maksud kita. Lalu tentang jangan sampai menyesal karena selalu memilih bertengkar daripada berbicara dan saling cari solusi.
Profile Image for Tika Nia.
227 reviews4 followers
May 10, 2024
Demi Maiko, anaknya yang masih berusia 1 tahun, Yukie berniat untuk mengundurkan diri dari pekerjaan. Bekerja di rumah sakit sebagai perawat membuatnya tak bisa maksimal merawat Maiko. Apalagi jika Yukie sedang sif malam, dia jadi merasa bersalah karena meninggalkan Maiko semalaman. 

Ditambah lagi selama ini Yukie kebagian tugas rumah tangga yang banyak. Memasak, mencuci, menjemur dan melipat pakaian, memisahkan sampah, membuat daftar belanjaan, semua itu mengurus tenaganya! Belum lagi bila Maiko rewel, rasanya Yukie benar-benar kelelahan! Itu juga yang membuat Yukie jadi emosional. Sayangnya suaminya kurang bisa memastikan ini!

Setelah terlihat perdebatan panas dengan suaminya, Yukie memutuskan resign agar lebih fokus merawat Maiko. Namun banyak hal yang terjadi dalam semalam! Ibu kepala perawat yang menunjukkan sikap berbeda, pasien yang tiba-tiba kritis, dan yang lebih parah... Suaminya sama sekali tidak menjawab telepon Yukie. Ada apa ini?? Apakah suami dan anaknya baik-baik saja? Rupanya, keluarga mereka mendapatkan cobaan paling berat malam itu!!!

🪑🪑🪑 baca review buku lainnya di IG ku @tika_nia

Saat membaca Imprisonment, aku merasa vibesnya seperti membaca Masked Ward karya Mikito Chinen. Sebagian besar karena latar tempatnya di rumah sakit. Bedanya kali ini meskipun tokoh utamanya ada di rumah sakit tapi penjahatnya tidak ada di sana! Namun begitu suasana di rumah sakit tetap mencekam!

Imprisonment juga unik karena diceritakan dari 2 POV. Selama membacanya perasaanku dibuat campur aduk. Sebal, marah, miris, deg-degan, sedih, haru, semuanya silih berganti. Bahkan ada part yang membuatku banjir air mata 😅 (entahlah apa karena aku sedang sensitif saja?). Pada 1/4 bagian akhir banyak kejutan, bikin kaget sampai cuma bisa mikir, "Lho! Hah? Heh? Ternyata ini ..." 😮

Beberapa hal yang ku garis bawahi dalam Imprisonment:
• Ternyata orang Jepang masih ada yang terlalu patriarki dan tidak tenggang rasa terhadap sesama perempuan (terlihat dari sikap Kepala Perawat pada Mika di bagian awal).
• Dalam pernikahan komunikasi terbuka sangatlah penting. Saling memendam rasa dapat membuat hubungan menjadi hampa.
• Pasca melahirkan seorang istri membutuhkan dukungan penuh dari suami. Tidak hanya tentang uang, tetapi juga waktu, dukungan emosional, serta tenaga untuk merawat bayi dan rumah.
• Berhadapan dengan kematian dapat merubah perspektif dan sikap seseorang dalam waktu semalam.
Profile Image for aynsrtn.
505 reviews16 followers
July 29, 2025
Buku-buku karya Akiyoshi Rikako kalau nggak plot twist aja, ya plot twist banget. Untuk buku ini masuk ke kategori plot twist aja. Tetap khas beliau dengan tulisan "penggiringan opini pembaca" yang tidak tertebak plot twist-nya, tetapi masuk kategori "aja" karena tetap hooked pemimpin semua buku beliau di Holy Mother menurutku.

Daripada thriller dan misterinya, buku ini lebih menekankan kepada beban dan fungsi ganda perempuan yang selalu dihadapkan pada urusan rumah dan urusan pekerjaan, hingga akhirnya perempuan harus "mengalah" dan memilih satu satu. Kompromi di dalam pernikahan di mana urusan rumah tangga bukan hanya pada perempuan, tetapi laki-laki juga. Apalagi kalau udah punya anak, ya buatnya aja berdua, masa mengurusnya sendirian.

《Aku ingin dia ikut menanggung pekerjaan rumah, bukan cuma sebagai hadiah waktu Natal saja. Aku tidak bisa mengerti mengapa disebut hadiah, padahal pekerjaan rumah tangga itu sudah sewajarnya ditanggung berdua.》-p. 25

Selain itu, pekerjaan tokoh utama di buku ini bergerak di bidang medis, terutama tentang perawat. Jadi, dinamika pekerjaan, bergantian shift, friksi dengan kolega/atasan baik yang satu profesi maupun lintas profesi, pelecehan di lingkungan kerja, hingga bagaimana profesionalitas seorang perawat—apalagi dihadapkan pada kematian pasien—diceritakan dengan baik.

Pada bagian Yukie yang menyaksikan pasiennya meninggal, itu sungguh membekas buatku. Dan peristiwa itu pun menjadi turning point untuk Yukie. Sungguh berbeda peristiwanya turning point-nya dengan yang satu lagi *ups.

Buku ini punya dua penceritaan. Tokoh perempuan dan laki-laki. Di satu sisi, aku jadi mengerti beban seorang ibu, wanita karier, dan sekaligus seorang istri. Di satu sisi, aku mencoba memahami oh dari sisi pria demikian juga.

"Di dunia ini, tidak ada suami istri yang dari awal sudah cocok." -p. 191

Bagian twist-nya memang tidak terduga, tapi agak wah juga dan niat sih, menurutku. Cukup seru.
Profile Image for Rachel Yuska.
Author 9 books245 followers
Read
December 22, 2023
Yukie, seorang perawat di rumah sakit umum, memutuskan untuk berhenti bekerja karena dia ingin fokus merawat anaknya yang berusia satu tahun. Suaminya yang juga bekerja di bidang kesehatan, kewalahan mengurus rumah dan anak..

Di hari terakhir Yukie bekerja, banyak peristiwa terjadi. Ada pasien yang meninggal dunia, kepala rumah sakit yang ketus dan suka mengkritik Yukie menjadi manis, juga ada peristiwa krusial yang terjadi di rumah Yukie.

Yukie yang ingin mengetahui keadaan putrinya di rumah tidak bisa menghubungi suaminya. Teleponnya tidak diangkat. Dia panik dan meminta izin kepala RS untuk pulang sebentar, padahal RS kekurangan perawat.

Kepanikan bukan hanya terjadi di RS, tapi suami Yukie mengalami insiden yang membuat jantung berdebar sekaligus gregetan. Ditambah lagi dengan putri Yukie yang menderita asma. Kata kuncinya adalah panik.

Imprisonment bukan hanya menawarkan ketegangan misteri 'hilangnya' suami Yukie, tapi juga mengupas hal lain yang dialami oleh para ibu bekerja. Seorang ibu pekerja dituntut untuk bisa melayani suami, mengurus anak dan rumah tangga tanpa boleh mengeluh. Sementara shift panjang yang melelahkan sudah pasti membuat mood dan stamina menurun. Di lain pihak, masyarakat tidak menuntut suami untuk membantu meringankan tugas istri. Budaya patriarki memang sekejam itu pada perempuan😥.

Isu lain yang juga meresahkan adalah masalah keamanan perempuan di tempat kerja. Selain mendapat diskriminasi, perempuan juga rentan mengalami pelecehan seksual. Yukie mengalami hal tersebut. Ada seorang pasien yang terobsesi pada Yukie sehingga membuatnya merasa tidak nyaman.

Yang aku sukai dari novel ini adalah:
- terjemahannya luwes dan mengalir
- menggunakan dual pov (Yukie dan suaminya) yang memberikan gambaran tentang peran ibu dan ayah pekerja
- plot twistnya yang mengejutkan
- narasinya yang on point

Yang aku nggak sangka adalah ternyata novel ini dibumbui dengan dark comedy. Sangat menghibur dan atmosferik. Di beberapa bagian agak triggering, terutama untuk penderita klaustrofobia.

Pengalaman yang menyenangkan di bulan Desember.
Profile Image for Els.
11 reviews
January 9, 2024
Wohoo!
Akhirnya setelah menunggu sekian lama terbit juga karya Akiyoshi Rikako yang baru. Ini adalah berkah diawal tahun bisa membaca lagi karya beliau. Mari kita mulai memberikan penilaian.

Mungkin pertama kita mulai dengan kekurangan dari buku ini dulu. Menurut saya “rasa” yang saya inginkan ketika membaca buku ini seperti ketika selesa membacai holy mother, ataupun absolute justice tidak saya dapatkan pada buku imprisonment ini. Walaupun unsur iya-misu dan sebagai ratu plot twist karya Akiyoshi-sensei masih tetap dinikmati, tapi menurutku terlalu mudah ditebak dan monoton. Konflik yang disajikan juga menurut saya terlalu bertele-tele. Pembaca baru bisa merasakan anti-klimaks dihalaman-halaman terakhir.

Sedangkan untuk kelebihan dari buku ini, saya paling suka setting saat di rumah sakit. Menurut saya meskipun rasa tidak nyaman tidak begitu kental di novel ini, tapi latar belakang rumah sakit yang ditulis dengan detail dengan menuliskan peran tenaga medis ditulis dengan sangat baik. Saya tidak tau apakah akiyoshi-sensei punya latar belakang pendidikan di bidang medis, tapi menurut saya penulisannya ditulis dengan riset yang baik. Saya benar-benar bisa menikmati konflik yang terjadi antar sesama perawat, perawat dengan dokter, bahkan perawat dengan pasien. Hal itu benar-benar terjadi di rumah sakit. Mungkin karena saya juga memiliki latar belakang di bidang medis, saya menikmati setiap konflik antara Mita-San dan rekan sejawatnya. Hal itu membuat saya senyum-senyum sendiri membayangkan hal itulah yang kami rasakan di dunia nyata. Saya baru merasa cerita ini berakhir setelah Mita-san menyelesaikan shif malamnya. Sisanya saya kurang begitu menikmatinya.

Tokoh Fav : Ibu Kepala Ruangan
Kutipan Fav :
“Mau selama apa pun bekerja, tidak pernah bisa terbiasa. Setiap kali mengantar jenazah, dadaku seperti dirobek”
“Sebenarnya hidup itu apa, ya? Kematian itu apa? Dengan pekerjaan ini, setiap hari seperti disodori pertanyaan itu. Dan sampai sekarang pun jawabannya belum bisa kudapatkan”

Rate : 4/5
Profile Image for Leila Rumeila.
1,000 reviews28 followers
February 2, 2024
Awalnya mau kasih 3.5 bintang, tapi setelah beberapa hari berlalu dari sejak selesai baca buku ini, dan kalau diingat2 ulang tentang impresi gue atas keseluruhan ceritanya, akhirnya gue mutusin kasih 3 bintang aja.

Gue engga akan bilang buku ini jelek. Tapi bagi gue pribadi ceritanya terasa "aneh", dan keanehan itu terletak pada plot twistnya. The plot twist is big, tapi bukan yg meninggalkan kesan mencengangkan mendalam seperti yg ada di buku Holy Mother (re: buat yg belum pernah coba karya Akiyoshi dan ingin coba, gue menyarankan u/ baca Holy Mother pertama dari yg lainnya, karna itu buku yg buat gue jatuh cinta dengan AR).

Sejak awal cerita gue engga menemukan hint2 terkait plot twist tsb. Yg ada malah kita sbg pembaca dijejelin detail2 mengenai situasi para nakes baik profesinya maupun efek profesi terhadap kehidupan pribadi mereka. Juga detail2 terkait hal2 rumah sakit yg menurut gue sbg pembaca awam kesusahan memahami dan merasa engga penting u/ dijabarkan serinci itu.
Jadi gue merasa plot twist dan hintnya terpisah jauh dan unreachable. Siapa yg bisa mengira ada twist di pertengahan yg seperti itu?

Meskipun terhitung engga mindblowing, tapi gue menangkap insight lain dari twist tsb, yaitu penyesalan selalu datang terlambat. Ketika memutuskan sesuatu, pantang pada saat dalam keadaan emosi. Dan sbg orang dewasa, apapun keputusannya, kita harus bertanggung jawab atas konsekuensi baik buruknya keputusan tsb.
Buku ini lebih terasa slice of life alih2 misteri thriller, imo.

Sejujurnya, hal pertama yg buat gue merasa excited dengan buku2nya AR a/ twist2 yg akan gue temukan di dalamnya.
At least, kalau gue engga dapat kepuasan dari twistnya, gue bisa menikmati alurnya. Tapi di buku ini gue engga mendapatkan keduanya.
Profile Image for rosedyce.
31 reviews
May 28, 2025
Akiyoshi Rikako-sensei’s Imprisonment is seriously impressive, especially in how it dives into the world of medical professionals. You can see she put a lot of effort into researching because the details feel super real, but the way it’s written is still easy to understand 😌 Even if you don’t have a medical background, you won’t get lost in all the terms or explanations.

And of course, it wouldn’t be an Akiyoshi’s novel without a wild plot twist 😆 The twist at the end totally caught me off guard. I was like… “Wait, what!?” 🤯 It gave me the same shocked feeling I had when I finished Holy Mother, another one of her books known for a twist that just completely gets you 🤯

Prolly Akiyoshi uses these plot twists to keep things exciting, and it totally works. Even though the story starts off feeling pretty grounded in the medical world, it turns into this intense ride full of surprises. Definitely a fun and thrilling read 😆💯

I guess I’ve read all of Akiyoshi’s books that have been translated into Indonesian. Imo, they’re all super worth reading 😌☀️
Profile Image for Nulaniah.
373 reviews7 followers
January 12, 2024
Awalnya serasa lagi baca novel tentang prahara rumah tangga biasa, dimulai dengan uneg-uneg dari istri sekaligus seorang ibu pekerja, mengenai suaminya yang kurang andil dalam pekerjaan rumah. Lalu diganti dengan POV dari sang suami, yang kelihatannya tengah berusaha menjadi laki-laki yang lebih bisa diandalkan oleh istrinya. Nantinya kedua POV ini akan bergantian sepanjang cerita.

Tapi, benarkah ceritanya sesederhana itu? Hmmm. Menurut pengalamanku sih, kalau baca novel Akiyoshi-sensei itu nggak boleh santai dulu, pasti nantinya ada sesuatu. Dan ternyata? Voila! Bener dugaanku. 😂

Perasaan kalau aku bakalan kaget emang udah diantisipasi, tapi ya level kagetnya itu yang nggak disangka sama sekali, judulnya tetep ketipu. 🤣

Ketipu kenapa? Well, nggak akan seru kalau terlalu dijabarkan sih, mending baca sendiri.
Tips membaca novel Akiyoshi-sensei versiku : jangan berekspektasi, jangan mencari-cari, cukup baca dan nikmati. Jadi rasa puasnya itu dapet banget!

Rating 4 bintang dariku~
Profile Image for Moon.
211 reviews3 followers
January 19, 2024
3.5/5

When it's about Akiyoshi-sensei's book, there's always two types of it. it's either a compelling mystery with a heartwarming touch OR a spine-chilling thriller/horror with disturbing theme horrifying character w/ a fucked up ending.

And I swear!!!!!!! I thought it was the later. Especially after reading third quarter of the book. With the direction it was going, I don't think this has any hope at having a not-so-fucked-up ending.

So I was baffled at the ending.

Like, huh. It's really over? Like I didn't believe it.

But that aside, I love how sensei put an intensive research on this. She's so great with her research I forgot that she's a literary graduate and start believing that she has a medical background. Plus, the feminism theme!! I love how sensei incorporate that into this book. I appreciate it a lot.

All in all, I love akiyoshi-sensei, and she's still one of my favorite must-read author.
Profile Image for P.
36 reviews2 followers
April 8, 2024
DUHHHH BACA INI TUH BIKIN TEGANG WKWKWKWKWK seperti biasa lah ya tulisan dari Akiyoshi sensei selalu bikin ngeri😭 dan plot twistnya bener2 bikin kita ngomong, "LAH MAKSUD?" bjir😭

Terus ada beberapa bagian yg cukup "menyentil" soal pembagian kerja dlm rumah tangga, bagian ini cukup membangkitkan jiwa equality gw sih (JIAKH APASIH) krn emang kita udh seharusnya bekerja sama dalam rumah tangga👍 teruss ini rada personal sih tp karena beberapa minggu lalu gw abis ikut pelatihan first aid, disini ada scene pemberian CPR dan langkah2nya sama persis kek yg gw pelajarin kemarin, gw bacanya langsung kek "BEUHHH GW NGERTI NIH INI DIAPAIN" (sori emg orangnya heboh sendiri) yah intinya selain bahas ketimpangan dlm rumah tangga, Akiyoshi sensei jg nyelipin pengetahuan medis di dalam buku ini👍 walaupun TETEP YEE FOKUS UTAMA CERITANYA BUKAN ITU WKWKWKWK fokusnya adalah si plot twist mengerikan di bagian akhir2😭

Yah ini adalah bacaan bagus buat mengawali bulan April✨️
Profile Image for Balqis Abdillah.
84 reviews3 followers
January 14, 2025
Judul Buku : Imprisonment
Penulis : Akiyoshi Rikako
Penerbit : Penerbit Haru
276 halaman

Blurb
Yukie sudah kewalahan merawat anak sambil bekerja. Ia memutuskan untuk resign dan malam ini adalah malam terakhirnya. Ia menitipkan putrinya kepada suaminya di rumah.

Akan tetapi, suaminya tidak membalas pesan, tidak pula menjawab telepon....

Gausah diragukan lagi kalo untuk karyanya Akisyoshi Rikako. Gaada yang gagal. Plot twisnya bikin pembaca selalu meringis. Selama baca aku istighfar terus ya, begitu detail kejadian yg digambarkan. Ditambah lagi pembaca dibuat suudzon sam semua tokoh yang terlibat, tapi gong nya memang semua tokoh berkaitan. Buat yang suka misteri crime kalian wajib banget baca novel satu ini. Rate dari aku ⭐️5/5
Profile Image for Yonea Bakla.
322 reviews36 followers
March 15, 2024
Akhirnya baca buku Akiyoshi-sensei. Banyak yg bilang buku ini gak segila buku lainnya. Jadi aku beranikan diri pinjem.

Mita Yukie adalah perawat yg memutuskan resign untuk merawat anaknya dan memperbaiki hubungan dg suaminya.

Kejadian berlangsung dalam satu malam. Jadi bisa dibilang scenenya ditulis dg detail. Cerita dibagi menjadi pov istri dan pov "suami". Sebagai buku yg pertama aku baca, tentu aku sempat terkecoh dg alur ceritanya.

Secara umum novel ini cukup informatif tentang pekerjaan perawat dan juga dokter bedah. Bahwa sebenarnya, petugas medis juga punya mental issue yg harus diperhatikan.
Profile Image for veyninda.
151 reviews10 followers
January 8, 2024
Latarnya medies dan risetnya Wow gila jempolan 🥰

Dari awal aku sudah mengira ceritanya bakal dibawa kemana tentang suami istri yang menghadapi orang gila.

Tapi ternyata pas menjelang akhir di kasih kejutan 😭😭
Profile Image for riizukiii.
120 reviews19 followers
January 4, 2024
Akhirnya ada yg bisa menggeser takhta "Holy Mother" dan "Absolute Justice" di rank pribadiku
Profile Image for ℛ..
138 reviews25 followers
January 4, 2024
Aku cuma bisa bilang, buku ini emang ada gila-gilanya. Gila banget. Super gila. Aku semakin dibuat jatuh cinta habis-habisan sama tulisannya Akiyoshi-sensei. Gimana nggak, plot twist di setiap bukunya selalu bisa bikin aku geleng-geleng kepala termasuk buku ini.

Awalnya aku senyum-senyum karena latar pekerjaan dari karakter di buku ini bisa dibilang cukup dekat dengan profesiku, jadi setiap baca istilah medis dan tindakan-tidakan medis sampai obat-obatan yang disebutkan juga tentunya gak bikin aku kesulitan (walaupun pada dasarnya Akiyoshi-sensei sendiri sudah memberikan penjelasan yang sangat baik untuk bagian ini). Apalagi waktu ada kejadian gawat, rasanya aku gampang banget buat membayangkan situasi, kondisi serta emosi yang ada pada saat itu karena bagaimanapun aku pernah berada di kondisi yang sama, sebagai yang bertugas. Capeknya, burn outnya, sedihnya, senengnya, susahnya, kerasa semua sama aku. Jadi, mungkin itu yang mendasari kenapa buku yang satu ini terbilang sangat membekas di aku.

Dan aku cuma mau bilang, Kanuma sinting,
Rasanya aku pengen teriak, “RUN YUKIE RUN!
Bisa-bisanya dia dikelilingi orang seperti mereka.

Sebetulnya buku ini hanya mengisahkan segala sesuatu yang terjadi selama satu shift tugas jaga malam sampai dengan Yukie pulang ke rumah, bukan buku yang akan menceritakan sebuah kejadian yang terjadi di beragam waktu. Tapi, Akiyoshi-sensei sukses mengemasnya dengan sangat baik, konfliknya juga sangat keren dan tentu aja plot twist di dalam plot twistnya patut banget diacungi jempol! Aku cuma bisa geleng-geleng kepala waktu baca. Belum lagi perasaan degdegan gak karuan sewaktu baca, bikin aku ngerasa tegang seperti benar-benar sedang dikejar oleh waktu. Harus serba cepat karena semua persoalan hidup dan mati.

Belum lagi dengan budaya patriarki tipikal orang Asia yang selalu memberatkan segala urusan rumah dan mengurus anak juga bikin aku emosi (sedikit), dan nggak jarang aku ikut sebal sama apa-apa yang dikeluhkan oleh Yukie. Walaupun begitu, aku sesekali juga merasa komunikasi Yukie dan suaminya super jelek, yang mungkin aja semua didasari dengan beban pekerjaan masing-masing. Tapi, tetap aja, komunikasinya jelek.

Kalau ada yang bilang ini adalah salah satu mahakarya Akiyoshi-sensei, rasanya I couldn't agree more karena aku rasa memang buku ini memang pantas disebut begitu.
Profile Image for normnialib.
100 reviews2 followers
March 13, 2024
𝐓𝐚𝐤𝐝𝐢𝐫 𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐬𝐚𝐭𝐮 𝐟𝐚𝐤𝐭𝐨𝐫 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐭𝐢𝐝𝐚𝐤 𝐛𝐢𝐬𝐚 𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚 𝐤𝐞𝐧𝐝𝐚𝐥𝐢𝐤𝐚𝐧.
-𝟏𝟓𝟑


𝑩𝒖𝒌𝒖 𝒊𝒏𝒊 𝒃𝒆𝒓𝒄𝒆𝒓𝒊𝒕𝒂 𝒕𝒆𝒏𝒕𝒂𝒏𝒈...
Ini adalah hari terakhir Yukie bekerja. Setelah malam ini, maka ia akan bebas menghabiskan waktu bersama keluarganya. Saat ia menghubungi suaminya untuk sekadar menanyakan kabar sang buah hati, suaminya tidak menjawab. Yukie memang sering sekali memikirkan hal tidak-tidak dalam keseharianya yang bekerja sebagai perawat. Tapi, apakah malam itu memang terjadi sesuatu pada keluarganya? Apakah pikiran-pikiran buruk Yukie menjadi kenyataan?

𝒀𝒂𝒏𝒈 𝒂𝒌𝒖 𝒔𝒖𝒌𝒂 𝒅𝒂𝒓𝒊 𝒃𝒖𝒌𝒖 𝒊𝒏𝒊...
Akiyoshi Rikako adalah salah satu penulis yang akan aku beli karyanya 𝘥𝘦𝘴𝘱𝘪𝘵𝘦 apapun judul yang dia buat. Ngeliat namanya dipajang di toko buku aja udah bikin rasa penasaranku bergejolak.
Waktu aku buka halaman pertama buku ini, aku rasanya kayak nostalgia. Soalnya aku baca buku Sensei ini setahun sekali, ngikut jadwal terbit dari Penerbit Haru ahahaha.
Menurutku buku ini membahas isu kehidupan rumah tangga yang realistis. Saking realitsinya, aku sampai lupa kalau pada intinya buku ini termasuk dalam buku 𝘵𝘩𝘳𝘪𝘭𝘭𝘦𝘳 𝘢𝘯𝘥 𝘮𝘺𝘴𝘵𝘦𝘳𝘺. Soalnya konflik awal cuma membahas kehidupan rumah tangga Yukie. Gimana kerasnya membagi waktu untuk keluarga, berjuang bersama membesarkan anak, merawat rumah yang mereka tinggali. Rasanya, semakin tua usia, setiap pasurti bakalan menjadi 𝘳𝘰𝘰𝘮𝘮𝘢𝘵𝘦𝘴 yang hanya punya beberapa tujuan yang sama. Misalnya membesarkan anak atau menabung cicilan rumah. Sisanya mereka hidup sendiri-sendiri. Lumayan sedih sih, karena contoh di kehidupan nyata banyak yang seperti itu.
Perkataan salah satu karakter ini sukses bikin aku senyum pahit, "𝐓𝐞𝐫𝐧𝐲𝐚𝐭𝐚 𝐦𝐚𝐬𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐬𝐮𝐚𝐦𝐢 𝐢𝐬𝐭𝐫𝐢 𝐢𝐭𝐮 𝐬𝐮𝐬𝐚𝐡 𝐣𝐮𝐠𝐚, 𝐲𝐚. 𝐏𝐚𝐝𝐚𝐡𝐚𝐥, 𝐰𝐚𝐤𝐭𝐮 𝐦𝐚𝐬𝐢𝐡 𝐩𝐚𝐜𝐚𝐫𝐚𝐧, 𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠-𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐦𝐚𝐭𝐢-𝐦𝐚𝐭𝐢𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐥𝐮𝐚𝐧𝐠𝐤𝐚𝐧 𝐰𝐚𝐤𝐭𝐮 𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐦𝐞𝐬𝐫𝐚-𝐦𝐞𝐬𝐫𝐚𝐚𝐧. 𝐊𝐚𝐥𝐚𝐮 𝐬𝐮𝐝𝐚𝐡 𝐭𝐢𝐧𝐠𝐠𝐚𝐥 𝐛𝐞𝐫𝐬𝐚𝐦𝐚, 𝐭𝐞𝐫𝐧𝐲𝐚𝐭𝐚 𝐣𝐚𝐝𝐢 𝐛𝐚𝐧𝐲𝐚𝐤 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐡𝐚𝐫𝐮𝐬 𝐝𝐢𝐩𝐢𝐤𝐢𝐫𝐤𝐚𝐧..."
Gimana? Sedih gak? Apakah 𝘳𝘦𝘭𝘢𝘵𝘦?
Selain itu, aku juga suka sama 𝘵𝘸𝘪𝘴𝘵 yang 𝘶𝘯𝘱𝘳𝘦𝘥𝘪𝘤𝘵𝘢𝘣𝘭𝘦. Memang tulisan beliau ini, gak ada yang bisa bikin aku nebak persis gimana alurnya. Bukan Akiyoshi Rikako namanya kalau nggak ngasih 𝘵𝘸𝘪𝘴𝘵 yang seru di dekat 𝘦𝘯𝘥𝘪𝘯𝘨 cerita hohoho...

𝒀𝒂𝒏𝒈 𝒈𝒂𝒌 𝒂𝒌𝒖 𝒔𝒖𝒌𝒂 𝒅𝒂𝒓𝒊 𝒃𝒖𝒌𝒖 𝒊𝒏𝒊...
Ada dua hal yang bikin aku sebel sama buku ini 𝘢𝘯𝘥 𝘪𝘵'𝘭𝘭 𝘣𝘦 𝘧𝘶𝘭𝘭 𝘰𝘧 𝘴𝘱𝘰𝘪𝘭𝘦𝘳𝘴.


𝑯𝒂𝒍 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒑𝒂𝒍𝒊𝒏𝒈 𝒃𝒆𝒓𝒌𝒆𝒔𝒂𝒏 𝒔𝒆𝒍𝒂𝒎𝒂 𝒎𝒆𝒎𝒃𝒂𝒄𝒂...


Aku akan menantikan karya Sensei yang selanjutnya!
Profile Image for Ayacchi.
741 reviews13 followers
March 28, 2024
Aku ingat dulu pernah berharap buku ini bakal diterbitin di sini. Walaupun harus menunggu beberapa tahun, tapi ketika akhirnya berhasil menamatkannya dengan susah payah, aku bingung harus lega, senang, atau apa.

Butuh waktu buat menyelesaikannya bukan berarti buku ini membosankan atau Akiyoshi-sensei 'mengecewakanku', tapi lebih karena bulan Maret adalah jadwalnya reading slump.

Premis buku ini sangat menarik, tentang seorang istri sekaligus ibu yang harus berhenti bekerja karena kewalahan membagi waktu antara pekerjaan dan anak, sedang suaminya tidak cukup membantu. Di hari terakhirnya bekerja, saat ia mengkhawatirkan anaknya yang punya asma, suaminya malah tidak bisa dihubungi.
Awalnya aku penasaran bagaimana penulis akan mengemas ceritanya, apakah dengan menjadikan Yukie sebagai seorang heroine yang menemukan keberaniannya karena naluri keibuannya? Ternyata kisah ini diceritakan dari dua POV, yang mana membantu pembaca untuk lebih memahami situasinya (yang ternyata tidak). Plot twist-nya cukup mengagetkan karena muncul di saat yang tidak terduga. Atau mungkin aku sedikit lengah sampai ingin berteriak, jadi yang penguntit itu sebenarnya siapa?

Buku ini tidak hanya menyuguhkan kisah thriller, tapi juga memberi insight tentang kehidupan seorang perawat yang tidak selalu mulus tapi dituntut untuk memberikan yang terbaik. Juga tentang kehidupan rumah tangga pasangan yang sudah menikah. Menurutku pribadi, ini seperti usaha membobol tembok patriarki dan menyerukan gerakan bahwa rumah tangga itu dibangun bersama, jadi melakukannya pun harus sama-sama. Bukan hanya sekadar membantu di sana-sini, tapi keduanya harus terjun bersama-sama. Walaupun memang sudah kewajiban lelaki untuk mencari nafkah, tapi bukan berarti ini bisa dijadikan alasan untuk menyerahkan beban pekerjaan rumah dan mengurus anak pada istri, apalagi jika istrinya juga ikut bekerja.

Lewat tokoh-tokoh di buku ini, yang telah melewati mimpi terburuk bernama kematian, aku kembali tersadar bahwa kenangan manusia akan muncul bertubi-tubi saat ajal sudah semakin mendekat. Dan ketika kita kehilangan sesuatu atau seseorang, barulah kita menyadari bahwa selama ini kita hidup dengan cukup bahagia, tapi tidak cukup bersyukur. Terkadang, kita membutuhkan titik balik ini untuk menjadi versi yang lebih baik dari diri kita yang sebelumnya.
Profile Image for Tata.
115 reviews6 followers
April 6, 2024
The whole storytelling wows me!

Trigger warning : Imprisonment punya adegan violence berdarah-darah dan kekerasan fisik yang bisa bikin ngilu. Sedikit plot juga menampilkan narasi pelecehan seksual yang dialami Yukie, seorang perawat rumah sakit. Tapi, bagian ini tidak jadi highlight utama, sih. Lebih banyak adegan perkelahian yang menggunakan senjata tajam.

Imprisonment diawali dengan ketegangan rumah tangga Yukie dan Masayuki yang berjuang menyeimbangkan peran mereka dalam karir di bidang kesehatan dan sebagai orangtua Maiko, anak perempuan mereka yang masih toodler.

Narasi cerita menggunakan sudut pandang Maiko dan *sensor* (aduh, big hint dan spoiler bgt ini). Di satu sisi, pembaca akan tahu bagaimana lelahnya Yukie yang ingin dimengerti oleh suaminya, sementara suami juga sama lelahnya dengan Yukie dengan tuntutan pekerjaan di rumah sakit. Dengan kelelahan ekstrim, rasanya romantisme pasangan ini sudah tidak seperti di film-film.

Yang aku suka dari cerita ini adalah betapa to the pointnya penulis membuka jalan cerita. Vibes horror dan thriler dapet banget. Selalu bisa bikin penasaran selanjutnya bagaimana, perasaan seperti sedang dikeja-kejar waktu juga bisa tersalurkan dengan baik selama konflik berjalan.

Meskipun genre cerita thriller dan violence, aku mendapati kalau pesan tersurat dari konflik yang dialami Yukie dan Masayuki malah bikin melow. Melalui pekerjaan Yukie sebagai perawat, sudah menjadi makanan sehari-hari berhadapan dengan kehidupan dan kematian melalui pasien rumah sakit, bagaimana pentingnya team work antara suami dan istri dalam mengasuh anak dan bekerja, bagaimana berharganya waktu selama masih hidup sehingga kita semestinya berpikir banyak-banyak untuk tidak meninggalkan luka bagi orang-orang terdekat kita, bagaimana tindakan kita melukai orang lain. Bagaimana sebuah kejadian mengerikan bisa membalikan karakter orang 180 derajat.

Dan.. don't miss the plot twist! Diluar nalar dan speechless. Gimana ya, udah cerita didominasi sama plot action dan perkelahian fisik dan masuk ke bagian lega karena masa-masa tegang tadi sudah lewat, eh ternyata klimaksnya masih menyala! Ngeri bgt :"( Tapi tenang, happy ending kok cuman penasaran aja gimana cerita selesai.

Selamat membaca!
Profile Image for tïmmyrèvuo.
204 reviews2 followers
March 28, 2024
Buckle up because Akiyoshi has done it again! With each page turn, I found myself gasping for air as the plot took twists and turns I never saw coming.

This book dives deep into Yukie's life. It's Christmas Eve, and Yukie, a dedicated nurse and mother, makes the courageous decision to resign from her job to care for her daughter full-time. But before she can celebrate this life-altering choice, tragedy strikes. Her husband, entrusted with their child's safety, mysteriously disappears, leaving Yukie frantically searching for answers amidst the chaos of her demanding profession.

From the get-go, Akiyoshi paints a picture of a household plagued by miscommunication and tension, where even the most minor disagreements loom large. Yukie's struggles at work only add to her burdens, with a domineering Head Nurse making her life a living hell. Little did she know, the true horror lurking much closer home.

Comparing this to my previous read, "Holy Mother," I initially feared the plot might be too predictable. Yet, Akiyoshi’s masterful storytelling kept me hooked, revealing layers of terror and suspense I never saw coming. Just when I thought I had it all figured out, the narrative took a chilling turn, sending shivers down my spine.

The sense of impending doom is palpable as Yukie’s once-safe haven becomes a trap, with every corner hiding a new nightmare. The author expertly crafts an atmosphere of dread, leaving readers questioning who to trust until the end. And let me tell you, with each revelation, my heart raced faster, my palms grew sweatier, and I couldn't tear my eyes away.

Sure, some twists may have been a bit outlandish, but isn't that the beauty of Akiyoshi's work? Embracing the madness, diving headfirst into the chaos, and emerging breathless on the other side. This book isn't just a story; it's an experience—one that will haunt you long after you turn the final page.

So, if you're ready for a thrill ride that will keep you guessing until the very end, grab a copy and prepare to be mesmerized. Trust me, you won't be disappointed.
2 reviews
May 31, 2025
Rateku 3,50 ⭐️
Tapi karna ga bisa, aku genapkan jadi 4 bintang.

Alurnya slow burn, menggambarkan kehidupan Yukie sebagai perawat dan kecemasannya sebagai ibu kepada anak yg ia tinggal dirumah bersama suaminya. Awalnya semua berjalan biasa, Yukie berniat resign dan di hari terakhirnya bekerja dia menitipkan anaknya ke suaminya karna ia harus menjalani shift malam. Sampai pada akhirnya, suaminya sulit dihubungi dan menghilang.

Disatu sisi diceritakan juga laki-laki itu disekap oleh mantan pasien Yukie, Kanuma. Kanuma menurutku sosok yg psiko yaa 😩 Dia bahkan rela melukai diri sendiri, dengan tujuan bisa dirawat di instalasi Yukie bertugas. Waktu Yukie dibagian orthopedi, dia rela palu tulang pahanya sendiri sebanyak 20x sampai patah. Waktu Yukie bertugas dibagian Mata, dia juga rela melukai matanya sendiri agar bisa dirawat. Bahkan, dia sampai merencanakan penculikan suami Yukie dan membunuhnya agar bisa hidup bersama Yukie.

Alurnya menceritakan dua sisi, sisi Yukie yg sedang bekerja dan sisi Hironobu (mantan suami Yukie). Kenapa ada sisi cerita mantan suaminya? Yap, bisa dibaca sendiri yaa aku gamau banyak spoiler 😁

Dari dua alur cerita ini, banyak sekali bisa diambil pelajaran terkait kehidupan rumah tangga dengan pasangan suami-istri yg sibuk bekerja dan punya satu anak bayi didalamnya. Gimana beban berat masing-masing pihak, baik sudut pandang istri dan suami terhadap pembagian tugas dan pola pikir mereka ke dalam hubungan pernikahan itu. Aku juga cukup menikmati penjelasan medis yang ditulis disetiap bab nya terkait pasien-pasien yg ditangani Yukie. Ada beberapa kisah pasien yang menyentuh dan sedih.

Untuk plot twist di akhir menurutku agak mengejutkan yaa dan bikin penasaran. Kita diajak berpikir selayaknya pikiran Yukie. "Gimana? Kapan? Kok bisa?". Tapi endingnya make sense, dan syukurnya happy ending (atau sebenernya cerita ini menggantung?). Sepertinya bisa kalo dibikin sekuel kelanjutan hidup Yukie dan keluarganya, terutama tentang nasib mantan suami Yukie.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Caly.
2 reviews
April 14, 2024
8,5/10

Seperti biasa, kemampuan Akiyoshi-Sensei dalam mendeskripsikan latar belakang karakternya benar-benar patut diacungi jempol. Buku ini menceritakan pasangan suami istri yang berkarir sebagai tenaga medis. Mulai dari pekerjaan hingga cara pikir mereka benar-benar dideskripsikan dengan baik sehingga pembaca dapat memahami sediki seluk-beluk dunia medis. Penjelasan yang diberikan juga mudah dimengerti oleh orang awam.

Sedari awal, poin utama yang saya soroti dari buku ini adalah kerja sama dan saling mengerti dalam rumah tangga. Saat membaca sudut pandang Yukie, pembaca dapat merasa iba dengan keadaan Yukie dan ikut mempertanyakan peran suaminya. Namun di sisi lain, saat membaca sudut pandang suami Yukie, pembaca juga menjadi kasihan dengan keadaannya.

Sayangnya, image saya tentang suami Yukie (Masayuki) agak runtuh setelah mendapati plot twist dari cerita ini. Sebab, sudut pandang 'suami Yukie' yang diberikan pada awal cerita sebenarnya merupakan sudut pandang mantan suami Yukie. Saya jadi sulit merasakan simpati terhadap Mayasuki karena tidak ada bagian yang benar-benar menceritakan sudut pandang dia. Apalagi pada sudut pandang Yukie dan mantan suaminya, Masayuki memiliki penggambaran yang kurang baik di mata mereka berdua.

Namun pada akhirnya, saya puas dengan ending yang diberikan Akiyoshi-Sensei. Terutama terkait keputusan Yukie dan character development yang dimiliki oleh Masayuki.

Plot twist yang dimiliki juga disusun dengan apik sedari awal cerita. Ketika selesai membaca buku ini, saya kembali membaca dan mengingat beberapa bagian di awal cerita yang membuat saya nyeletuk, "Oh iya."

Overall, saya suka dengan buku ini. Walaupun tidak se-'gila' Holy Mother, tentunya. Saya cukup puas dengan isi buku ini, terutama endingnya yang heartwarming.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Displaying 1 - 30 of 135 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.