Jump to ratings and reviews
Rate this book

Fit and Proper Test

Rate this book
“Cari pasangan hidup ya nggak boleh asal. Penginnya nggak ada penyesalan dan satu untuk selamanya, kan? Disusun dong Fit and Proper Test-nya. Kriterianya harus jelas dan terukur.” Celetukan Papi waktu berkumpul di rumah Eyang terus berputar di kepala Anggun. Apalagi dia punya target menikah sebelum usia 28. Sementara usianya kini sudah 26 tahun lebih 6 bulan.

Dibantu kakak sepupunya yang juga jomblo gagal move on, Anggun bertekad menyusun Fit and Proper Test dalam Mencari Pasangan Hidup Ideal. “Kalau ternyata pasangan yang lo pilih nggak lolos tes, sementara lo udah cinta sama dia gimana, Nggun?” “Basically, perasaan itu yang ngontrol otak, Mas. Gimana lo cinta sama orang yang nggak memenuhi kriteria lo? Nggak mungkin!”

360 pages, Paperback

First published November 4, 2020

35 people are currently reading
402 people want to read

About the author

Soraya Nasution

3 books78 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
93 (18%)
4 stars
209 (42%)
3 stars
166 (33%)
2 stars
21 (4%)
1 star
3 (<1%)
Displaying 1 - 30 of 104 reviews
Profile Image for Liliyana Halim.
310 reviews239 followers
January 14, 2021
3.7 ⭐️ tidak sesuai perkiraanku. Berbeda sama dua novel sebelumnya. Tokohnya lumayan bikin aku emosi 😣.
Profile Image for Hilel Hodawya.
102 reviews
August 11, 2021
Di buku ini sama di progresnya berapa persen, 80 persen dialog tokohnya selalu bahas soal cowok dan pacar. Padahal realitanya life's not always about romance 🙄 kurang suka aja sih, ceritanya terlalu predictable jadi bikin bosen. Tokohnya juga bikin emosi, pikirannya sempit banget, kurang menggambarkan tipikal cewe modern perkotaan yang sebenernya
Profile Image for Autmn Reader.
881 reviews92 followers
June 19, 2023
Akhirnya setelah sebulan lebih, selesai juga aku baca ini. Beneran nggak tahan sama Anggun. Self-centered, gaslighting person, and egocentric. Bakalan baik2 aja kalau Anggun nya punya redemption, tapi ini malah kayak dinormalisasi karena Praha-nya bucin abis. No like sama romanticize kebucinan kayak begini.

Dan harusnya Praha sama Winona aja udah.
Profile Image for Brenda Waworga.
667 reviews695 followers
June 28, 2022
Buku keduaku dari Soraya Nasution, aku suka banget sama “Progresnya berapa persen?” dan sama seperti buku itu… yang satu ini juga benar-benar buku yang easy to read… selesainya gak sampe sehari karena dialog dan ceritanya mengalir, seneng banget Dewangga dan April (2 tokoh utama di “Progresnya berapa persen?”) jadi cameo dibuku ini, I love them!

Anggun seperti halnya banyak single women di usia 26 tahun dah mulai dikejar-kejar sama keluarga perihal jodoh karena berangkat dari keluarga yang lumayan ada dengan anggota keluarga yang rata-rata sukses berjodoh dengan orang-orang yang sama berkualitasnya dengan mereka mulai membuat daftar “Fit and proper test” yang berisi berbagai macam syarat dan kondisi memilih pacar bakal calon pendamping hidup alias suami biar punya bibit, bebet dan bobot. Kebetulan si Anggun ini punya 2 calon kuat yang sepertinya punya kualitas yang sama: si Duta yang kerja di gedung yang sama dengan Anggun dan si Praha cowok charming yang jago nyanyi yang secara gak sengaja “meet cute” disebuah café

Ceritanya berasa banget relateable dengan kehidupan sekarang ini, bahwasanya enggak ada manusia yang sempurna dan benar-benar memenuhi segala kriteria pasangan hidup DAAAAN buat membangun sebuah hubungan kita juga harus banyak berkorban gak cuma maunya nuntut aja *smirk* romance, friendship dan percakapan sehari-harinya aku suka banget, Soraya Nasution juga berhasil mengangkat isu yang jarang diangkat di cerita Chicklit tentang “dosa orang tua”

Overall it was such an enjoyeable read for me walopun masih lebih suka PBP
Profile Image for Dinur A..
258 reviews98 followers
May 31, 2021
Gue nggak begitu ngikutin City Lite, tapi sejak baca Progresnya Berapa Persen? , gue resmi mendaulat Soraya Nasution sebagai my newest auto-buy. Tulisannya itu loh, 'nyaman' bgt dibaca. Salah satu dari sedikit penulis cerita kantoran yang beneran bisa di-relate-in (mungkin guenya juga yg mainnya kurang jauh kali ya, baik secara harfiah maupun dalam konteks exploring cerita2 macem gini), karena ga terkesan terlalu high end meskipun pekerjaan maupun latar belakang tokoh-tokohnya emang bagus.

Proses pembangunan karakter-karakternya juga sederhana tapi kuat; dari dua buku beliau yg udah gue baca, betulan terasa distingsi antar tokohnya—April di PBP? anak sulung pekerja keras yg lapang dada, sementara Anggun di sini anak bontot (dan sultan) yang teguh pendirian. Begitu juga dgn tokoh-tokoh cowoknya. Yg gue suka juga dari tulisan Soraya Nasution adalah humornya ga keramean, dialog-dialognya juga ga ngadi-ngadi alias beneran bisa kita denger di dunia nyata. Kalo dipikir-pikir, tulisan Soraya Nasution nih feel-nya mirip-mirip Orizuka kalo beliau nulis fiksi kantoran, kocaknya subtle dan ga maksa. Selalu ada elemen kejutan kecil juga, tapi tetap relatable.

Recommended buat yang udh baca PBP?, karena 'jarak' universe-nya masih lebih deket di sini ketimbang karya beliau yang pertama.
Profile Image for Katherine 黄爱芬.
2,420 reviews291 followers
April 26, 2024
Ini buku ketiga author yg saya baca. Sorry to say, masih gak pernah dapat feel selama membaca buku author. Karakter MC nya flawless di physical but amburadul secara psikis bikin aku lelah hayati. Tapi bukan cuma author ini saja sih. 90% author Indonesia contemporary romance yg sudah saya baca rata-rata beginilah, bikin lelah dgn karakternya.

Saya juga cringy dgn penyebutan nama yg direpetisi entahlah puluhan kali. Nama Anggun Ranupadma dan ibukota Ceko, iya aku sudah tahu Praha. Lalu umpatan "kambing 🐐" (bukan berarti aku merasa ini vulgar, gak sih... Cuma aneh aja, tiap ada sikon nih hewan disebut mulu dan gak mudeng juga maksudnya apa).

Alur cerita di awal terasa lambat tapi kebanyakan tokoh-tokohnya. Maksudnya kekeluargaan ala Indonesia yg super ribet dan yg penting ngumpul. Ada abang, sepupu, keponakan, teman baik, mantan pacar, gebetan dsb tumpah ruah di awal buku. Sudahlah. Lalu masuk Praha yg terlihat flawless dan cheerful awalnya tapi punya background tidak menyenangkan.

Tapietapitapi ... Makin dibaca koq personality si MC perempuan ini gak sebagus namanya, Anggun. Dia Emosional, gampang tersinggung (parah!), dan selalu "kabur" jika ada masalah. Kalau dibilang Anggun bucin koq aku bilang nggak sih. Cuma tipikal anak manja, gak bisa dibebani sedikit pun masalah pelik. Semakin Praha terbuka dgn segala kekurangannya, semakin EGOIS lah si Anggun ini. Ditambah lagi best friend nya anggun, si Tiara, 11-12 dgn Anggun (malah lebih parah) yg subyektif (parah!) dan gak solutif. Tipe menyingkirkan masalah di balik karpet. Emang kampret bestie ky gini.

Justru yg bucin itu Praha - nya. Kadang saya baca sambil mikir, nih mbak author apa gak mudeng arti kata bucin, ya koq terbalik-balik ngasih istilah ini ke tokohnya 🤪

Intinya, Praha terlalu baik utk mendapatkan perempuan yg cuma mengandalkan flawless physical aja spt Anggun ini. Emang sih penggambaran awalnya Anggun ini cantik scr lahiriah, kelas menengah yg selalu makan dari sendok perak tapi gak milih-milih kencan dan tempat makan di kedai bakso kaki lima, tapi mbak kabur begitu Praha lagi ditimpa masalah. Ini masalahnya loh, mbak 😁😁😁

Background Fit and Proper test buat mencari pasangan sebenarnya bagus utk melihat karakter calon pasangan. Tapi bisa jadi bumerang kalau yg bikin test ini gak bisa melihat diri sendiri alias introspeksi.

Sekian dan terimakasih. Review ini honest brutally toh gak dibayar. 2½ ⭐
Profile Image for Indri Octa Safitry.
Author 1 book18 followers
March 15, 2021
Finish! Kalo gini sih aku jadi bucinnya Praha juga deh wkwk

Nggak nyangka sih sama yang di alami Praha. Bertubi-tubi, tapi aku suka caranya yg gentleman abissss. Ya, Anggun sendiri masih shock pastinya, jadi ya wajar kayak masih ragu2. Endingnya sih untung manissss

Aku suka tulisan ka Soraya. Tapi, yang ini masih ada typo dan ngerasa kurang nendang dikiiiittt. Tapi, masih enak di baca. Dan aku menikmati interaksi Praha dan Anggun. Overall, suka dan bagus buat mencari calon potensial wkwk
Profile Image for Amaya.
745 reviews58 followers
May 18, 2023
Actual rating: 3,8

Pas baca ulang baru sadar satu hal; buku ini nggak bisa langsung di-judge di awal. Apalagi awalannya karakter Anggun udah rada2 bikin kesel gitu ya, terus nggak ada sesuatu yg bikin menarik. Secara garis besar sih jelasin soal fit & proper test-nya. Tapi menjelang konflik baru kelihatan seru. Alasan kenapa Anggun kelihatan kayak cewek sombong tuh ada.

Well, Anggun nggak sombong sih, dia cuma jadi dirinya sendiri dan penulis gambarin dia karakter yg sinis terus nggak banyak teman, jadinya ya pas aja kenapa dia kelihatan ngeselin gitu. Terus soal celetukan Praha yang "... you should try to be on my shoes tp understand this feeling" juga nggak salah2 banget soalnya Anggun beberapa kali memang maksain nasihat, kehendak, or you-name-it dia padahal situasinya jelas2 nggak cocok. Pas ditegur halus malah marah. Toleransi sama sifat keras kepalanya ini ya dia pas emosi aja sih, Praha juga yg kebawa emosi jadinya begitu, deh.

Terus aku sadar lagi kalau Anggun emang ngebet banget di awal nggak pengin jomlo. Kebaca banget, apalagi pas semua orang lagi masa lovey-dovey sedangkan dia yaaa begitu. Kadang kesel juga kenapa fokusnya cuma ke fit & proper test, sih. Tapi ya emang gitu, judul bukunya aja begono, kan? xd

Buat ending, untuk sekarang no comment. Cukup memuaskan sih, nggak terlalu manis, nggak terlalu pahit juga. Ya tengah2 lah. Terakhir, aku sadar sesuatu, Anggun pernah bilang hidupnya datar2 aja, kan. Nah, mungkin karena nggak ada masalah besar apalagi superdrama yg nimpa dia, jadi responnya sama masalah di konflik ya gitu. Wkwkwk ini rada2 sotoy, tapi ya sudahlah, bukunya enak dibaca, narasinya nggak draggy, dan pilihan katanya nggak bikin cranky. Yah, walaupun teknisnya masih ada typo dan agak berantakan aja.


***

Kata Pak Tio--papinya Anggun--kita musti susun fit dan proper test buat cari pasangan potensial. Anggun tentu saja langsung menyusunnya, bersama kakak sepupunya yang gagal move on. Dari pacar, gebetan, sampai cowok asing yang kasih pinjam sweter buat dia masuk dalam progres fit and proper test. Yah, siapa yang nggak mau punya suami potensial, kan?

Novel ketiganya Mbak Soraya ini bikin perasaanku beneran jungkir balik waktu baca. Awalnya ikutan gemes dan kesal. Apalagi waktu Anggun dalam mode "waras" berhadapan sama salah satu gebetan (calon pacar sekaligus kandidat) maupun mantan pacarnya.

Beruntungnya lagi sewaktu Praha reach Anggun duluan (ini jadi ciri khas novelnya Mbak Soraya banget, sih). Cuman kesal saja sama sifat labil Praha kadang bikin icemoci. But, kehidupan Praha bikin aku banyak bersyukur sekaligus mengenal empati memang perlu dirasakan ketika kita menempatkan diri pada masalah orang lain.

Buku ini dapat 5 dariku. Tulisan Mbak Soraya ini bener-bener berkembang, menurut 2 buku lain yang kubaca. Konflik dan alurnya juga mantap, ringan tapi gak terkesan garingan. Good job, ditunggu buku keempatnya!
Profile Image for Pradnya Paramitha.
Author 19 books460 followers
February 19, 2022
Gileeeeee. Beneran selesai dalam sekali duduk dong 😍

Ini pertama kalinya aku baca buku Soraya Nasution. Eh pernah sih baca di Wattpad yang judul Kerja Praktik.

Satu kata untuk novel ini: gemeezz. Haha

Anggun memang agak nyebelin karakternya, tapi yaah ... nyebelin yang manusiawi sih.

Aku sempat mengira kalo yang jadi konfliknya adalah soal cheating. Tapi ternyata yang "itu". Bagus sih.

Satu pertanyaanku pada Praha: kamu apa nggak penasaran kenapa Anggun nyebut-nyebut kambing mulu, kok enggak pernah nanya? Kenapa nggak hewan lain? Kelinci gitu mungkin?
Profile Image for Yoyovochka.
310 reviews7 followers
May 8, 2022
Ceritanya bikin nagih dan penceritaannya juga asyik. Cuma aja tokohnya bikin kesel gimana gt, selain Tiara, yang lain-lain entah kenapa kayak bangsawan gt, mungkin karena mereka kaya kali ya. Untuk tokoh utama, Anggun, saya langsung asosiasi ke mbak-mbak SCBD yang beruntung dianugrahi harta, tahta, dan kecantikan. Biar saya pernah kerja di SCBD, nasib saya sayangnya nggak sebagus itu (curhat). Meski ngeselin dan pede berat (yang saya kagumi dari Anggun), tokoh ini masih manusiawi, Kok. Masih suka makan di jalan dan nggak kelewat sombong juga. Jadi, bisa saya katakan si Kakak Penulis ini menciptakan tokoh manusiawi. Nggak bisa juga dong setiap kali bikin yang flawless dan teraniaya kecuali FTV. Pendek kata, saya suka ceritanya meski bikin kesel orang-orangnya (bahkan di kehidupan nyata pun ada banyak juga orang yang bikin kita kesel), dan mau baca karya-karya Kak Soraya lainnya.
Profile Image for deabookshelf.
5 reviews
August 14, 2021
Novel kedua Soraya Nasution yang aku baca setelah Over The Moon. Karena suka dengan Over The Moon, ekspektasiku untuk novel ini cukup tinggi. Awal membaca novel ini cukup seru, sesuai dengan judulnya novel ini tentang Anggun mencari pasangan hidup dengan menerapkan Fit and Proper Test seperti background keluarga, keuangan, planning ke depannya, dll

Tokoh Praha buat aku udah oke, karakternya kuat dan berlayer. Tokoh Anggun ini awalnya asik banget kayak not-your-typical-cungpret-SCBD yang masih mau diajak makan pinggiran, naik motor, naik gunung. Yang agak mengganggu adalah ketika Praha tersangkut kasus kantornya. Sikap dan pola pikir Anggun bikin ilfeel, Praha lagi mencoba menyelesaikan kasusnya tapi Anggun selalu menyudutkan dengan pertanyaan-pertanyaannya dan ujung-ujungnya making everything’s about her. Malah jadi typical anak privilege yang egois dan selalu ingin jadi main character 🙃. Habis itu main ngambek aja dan ngeblock Praha padahal Praha udah punya banyak masalah sendiri. Dia mutusin Ikram dengan alasan kelakuannya masih bocah tapi sendirinya juga sama aja.

Sebenarnya premise novel ini menarik ya, bikin aku mikirin fit and proper test untukku sendiri. Judulnya juga nyambung sama isinya (point tambahan untuk aku! 😀)
Overall novel ini okelah bahasanya santai dan ngalir, paling ada beberapa typo dan kesalahan penggunaan kosakata bahasa Inggris aja, tidak terlalu mengganggu.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for gq.
104 reviews
July 25, 2024
⭐️ 3,7
INIMAH YANG BUCIN PRAHA! ini klo bentukan kayak Anggun dianggep baru banget bucin, trus dia yang dulu dulu sama mantannya itu se-queen bee apa :))) greget banget sih sama anggun hahah, maaf ya anggun km emg gak suka dianggep kayak gini, tp emg kadang modelan km itu kek (kasarnya) cewek manja yg gak pernah napak tanah. agak sulit bayangin perempuan dewasa usia 26 tahun masih 'sedangkal' itu kecuali ya emang belum pernah ketemu susah selama idupnya. gimana ya maaf bgt ya anggun tp klo ktmu org sejenis km di real life bakal sebel krn ignorant bgt 😭 mana pas praha lagi ada masalah malah kek bocil, childish bgt. pahm sih masalah praha itu berat, cmn gimana ya... ya cr solusi dong bukanny malah kabur hdeh katanya cewek logis 😁 JADI YANG BUCIN PRAHA YA TEMAN TEMAN. BUKAN ANGGUN. sekesel kesel dn greget gregetnya sama anggun alias tokoh pertama perempuan kita ini, buku ini seru sih. tektokannya dapet gitu. apalagi jaman praha-anggun pdkt haduhh gemasss! ceritanya ringan buat dibaca, tp klo agak terbawa emosi kayaknya gak cocok buat yang lg reading slump hahah krn anggun ini lho! bikin greget! tp worth to read kok! 🙌🏻😍
Profile Image for Lyra Books.
39 reviews1 follower
March 9, 2022
Anggun Ranupadma, anak sultan yang kerja di perusahaan orang lain ketimbang perusahaan papi nya sendiri. Lagi cari jodoh buat nikah, dikasih tips untuk fit dan proper test calon yang potensial dijadikan suami. Tetiba di deketin 2 pria langsung, keduanya terkesan cowok ganteng dan kaya. Meski Praha gak begitu kaya, tapi berkecukupan.

Ternyata novel ini ada kaitannya juga sama novel "Progresnya Berapa Persen" ini kayaknya cerita tentang mbak- mbak SCBD yang suka dibicarain di medsos. Cerita cinta mereka, pergaulan mereka di kantor. Apa benar seperti itu?

Menurutku ceritanya menarik, apalagi pas Praha kena masalah. Klimaksnya disitu deh, kalau Anggun gak terima dengan masalah Praha. Atau Praha ternyata betul bersalah. Wah aku bakal kasih bintang 2 deh. Sebetulnya aku kurang suka cerita cinta anak sultan gini. Tapi oke lah bintang 3 🤭
Profile Image for Rossa Imaniar.
221 reviews5 followers
August 13, 2025
“Kadang gue heran lihat orang-orang yang maksa banget buat nikah, padahal belum siap lahir batin. Sampai di titik yang . . . siapa aja boleh dah asal mau sama gue. Aneh nggak sih?

Dan gue heran juga sama yang suka ngeklaim sepasang suami istri itu ‘pasutri goals’ cuma karena apa yang muncul di permukaan. Padahal kita nggak tahu bisa aja mereka di rumah gontok-gontokan setiap hari.”

“Terkadang emang ada hal-hal yang di luar kuasa kita, se-well prepared apa pun kita merencanakan dan mempersiapkannya.”

“Yang jalanin kan bukan mereka, bukan kami, bukan gue. Yang gejalanin kan lo sendiri. Lo yang lebih tahu apa yang lo butuhin. Jangan siksa diri lo sama achievement orang lain.”

3.5/5 🌟 untuk novel ‘Fit and Proper Test’ karya Soraya Nasution. Ada beberapa pembaca yang kecewa dengan novel ini. Dan banyak yang bandingin dengan novel karya Si Penulis sebelumnya. Mungkin emang bisa dibilang lebih seru karya sebelumnya. Cuma, menurutku novel ini tetap bisa dinikmati.

Beberapa pembaca ada yang nggak suka sama Tokoh Utama cowok, mereka geregetan sama si Praha, karena sempat memojokkan Anggun—Tokoh Utama Cewek. Tapi seandainya kalau kita ada di posisi Praha, bisa jadi kita akan seperti Praha. Dia yang tertekan dengan keadaan, di mana dia bertubi-bertubi di timpa masalah, harus bertanggung jawab dengan hal yang bisa dibilang bukan masalah sepele. dan juga rasa tidak percaya diri akan kemampuannya di saat merasa down... Bukan hal yang mudah berada di posisi seperti itu. Jujur, aku bisa memahami sikap Praha. Aku bisa mengerti gimana keadaannya, apa yang dia rasakan.

Menurutku, setiap orang—mungkin—akan mengalami masa-masa terpuruk dalam hidupnya, merasa ada di titik terendah, merasa down. Jadi, aku pribadi memaklumi sikap Praha. Toh, dia juga bukan tipe orang yang nggak mengakui kesalahannya. Dia mau memperbaiki kesalahannya, dia juga orang yang bertanggung jawab. Malah aku salut sama dia, ketika dia memilih jujur ke orang tua Anggun tentang masalah yang terjadi di keluarganya, tentang masalah yang menimpa dia di tempat kerja. Dia gentleman, keren lho menurutku. Karena nggak semua orang berani jujur. Nggak sedikit yang lebih memilih berbohong, demi agar citra dirinya terlihat baik.

Dan untuk Anggun, ada juga nih, pembaca yang nggak suka dia, karena dianggap self-centered. Tapi, menurutku, jadi Anggun juga nggak gampang. Dia yang udah terlahir dari keluarga kaya, baik, dan bisa dibilang perfect ya.. Agak susah emang, kadang keluarga juga menerapkan standar tertentu. Aku bisa mengerti dengan lingkungan kelurga besar Anggun. Modelan kayak keluarga Anggun di dunia nyata ini beneran ada. Jadi nggak kaget, kalau Anggun mikir harus dapat pasangan yang bisa memenuhi standar keluarga biar nggak diremehin.

Dia sendiri sebenarnya dilema. Karena dia nggak cuma memenuhi kriteria dia sendiri, tapi juga memenuhi standar keluarganya. Cuma untungnya di keluarga Anggun ini masih toleran ya, orang tua Anggun masih tergolong bijak sekali. Karena tidak menerapkan ke anak-anaknya, dengan sistem mau nggak mau harus dapat pasangan yang terlihat perfect dalam segala hal. Bukan tipe keluarga terpandang yang gila harta dan jabatan—yang segalaya harus setara dengan keluarganya. Menurutku keren sih orang tua Anggun ini.

Overall, aku sih suka dengan ceritanya. Cuma di endingnya, kayak terlalu cepet aja gitu. Kayak yang tiba-tiba diakhiri aja gitu.. Apalagi di bagian Anggun, kayak, belum tuntas pergolakan batinnya, tiba-tiba dipungkas aja. But, it's okay lha ya.. Namanya juga cerita, nggak ada cerita yang sempurna...

Nah, buat kalian yang penasaran dengan kisah Anggun dan Praha—karena sengaja aku nggak nge-spill ceritanya gimana, biar kalian baca sendiri. Dan buat kalian yang cari bacaan ringan, kalian bisa banget baca novel City Lite karya Soraya Nasution ini..
Happy reading.. 😉
Profile Image for Laura Yuwi.
209 reviews15 followers
May 5, 2023
Kamu sudah berumur 26 tahun atau lebih dan belum menemukan pasangan hidup (PH) ?! Ini buku cocok lah buat kamu baca. Hehehe. Cari pasangan hidup macam cari karyawan kantor kudu susun fit and proper test buat calon PH. Cerita ini dari POV-nya si Anggun, wanita berusia 26 tahun yang lagi galau nyari pasangan hidup apalagi udah dituntut sama ayahnya sendiri dan orang2 sekitar. Sebenarnya tuh si Anggun udah punya pacar namanya Ikram cuma Anggun ngerasa gak cocok karna Ikram boros banget orgnya, terlalu royal sama diri sendiri. Lalu, setelah sama Ikram, Anggun malah galau karna dipertemukan 2 pria bernama Duta dan Praha.. Hmmm, kira2 Anggun bakal pilih siapa ya? Karakter favorit ku disini tentu saja si Anggun. Walaupun dia wanita dr golongan kelas atas a.k.a anak Sultan a.k.a dari keluarga tajir, tapi dia merakyat juga, buktinya diajak Praha makan di pinggir jalan mau2 aja ga harus fancy. Selain itu aku suka dengan sifatnya yang tegas, pribadi yg mandiri, gak manja, tau apa yang dia mau (seperti ketika mengambil jurusan kuliah gak ikutin kemauan ayahnya), percaya diri, pengertian, rendah hati juga, nih tipe wanita dewasa idaman para pria lah. Kayak waktu di stasiun MRT dia mau meluangkan waktunya beberapa menit untuk dengerin penjelasan dari mitra UNICEF padahal dia sendiri harus kembali bekerja.

My 1st Soraya Nasution book completed. Aku baca ini atas dasar rekomendasi Gramedia Digital yang bilang kalo ini tuh termasuk salah satu e-book yang banyak dibaca. Aku suka banget dengan gaya penulisan si author, enak dibaca, sangat menyenangkan dan bikin aku langsung ketagihan sekali masuk ke dalam cerita. Konflik yg disajikan sangat rumit tapi aku suka bagaimana penyelesaiannya sekalipun harus mengorbankan banyak hal. I would totally read other works from this author.
Profile Image for Maddy.
106 reviews3 followers
January 28, 2024
Bagian awal sampe ke tengah cukup engaging dan fun banget sampe bikin penasaran pengen cepet ngabisin bukunya, bahkan aku lebih suka ini daripada karya Soraya yang lain: "Progressnya Berapa Persen?". But in the end, kayanya sama aja deh hehe, it is quite entertaining but not impressive.

Menuju konflik final ceritanya aku malah ngerasa ngga sreg aja, karena terkesan diada-adain konfliknya biar looks more complicated but in the end resolusinya juga buru-buru aja gitu, jadi ngga puas bacanya dan berasa ganjel banget.

Ditambah banyaknya typo yang bertebaran sepanjang paragraf (yang mana bikin gatel banget pengen benerin), apa lagi ada typo yang sampe salah nulis nama karakter yang dimaksud. Selain itu, penulisan di buku ini mostly pake bahasa sehari-hari yang (menurutku) lebih pas kalo dibahasakan secara lisan, jadi ketika dituangkan dalam bentuk tulisan aku ngerasa agak missed aja, bahkan sampe perlu baca ulang berkali-kali dialognya supaya aku ga salah tangkap maksudnya. Maybe it's just me, but find it really confusing.

Despite all the flaws, I still consider this as a light reading, cheesy rom-com yang manisnya masih okelah. Karakternya, Anggun dan Praha (ibu kota Ceko, plis ini lucu banget sih :D), cukup realistis lah walau kadang ada bagian nyebelinnya tapi ya namanya manusia ya emang gitu ngga sih hehe. Aku suka juga gimana kedua karakternya dapet lesson learned di akhir (walaupun ngga dijelasin secara detail dan gamblang di bukunya, but in my imagination they do learn and grow to be a better person for each other).
181 reviews
January 18, 2022
fit and proper test

cindy udah ngikutin kak soraya nasution itu jaman jaman cindy masih baca wattpad dan ketika wattpad masih menjadi salah 1 platform membaca yang sesuai dengan selera cindy

dan fyi buku ini sebelumnya sudah pernah tayang secara gratis di wattpad but i forget tayang sampe end apa enggak karna tbh cindy ga terlalu ngikutin cerita ini but i read it.

menceritakan tentang anggun dan sepupunya mas ryan yang tengah mencari pasangan menggunakan seleksi fit and proper test demi mendapat calon potensial. fokus cerita ini lebih kepada kisah anggun dan pencariannya yang tentu saja gak berjalan mulus.

mungkin temen² masih inget kisah pakde alias pak dewangga dan april di buki progressnya berapa persen? ? nah di buku ini mereka juga ada sekilas lho ya :p

cindy suka dengan gaya bererita penulis, dan tbh tema yang diangkat juga menarik banget. i mean, siapa yang kepikiran buat menyeleksi calon yang potensial dengan fit and proper test yang dilakukan anggun? bakal ribet bgt🤣 dan juga bakal susah buat objektif kalo udah bucin ya kan.

ceritanya menarik dan asik untuk diikuti, konflik bukunya juga gakkk berat. dan menurut cindy, secara garis besar untuk jalam ceritanya kurang lebih sama kayak yang pernah tayang di wattpad.
Profile Image for Lia.
515 reviews12 followers
August 31, 2021
Mungkin ini jadi karya Soraya Nasution yang kurang 'ngena'
dari segi cerita kurang greget, meski ada konflik tapi aku merasa perkembangan karakter Anggun di akhir cerita kurang memberikan efek empati atau senang dengan apa yang tengah dipikirkan, keputusan. Apa yang bisa aku bilang 'kurang dewasa' begitu pula dengan si ibu kota Ceko, Praha.

Beberapa dialog juga ada yang terasa kaku, dan kurang suka dengan 'kambing' nya yang beberapa kali muncul. Kayak kurang pas aja.

Aku masih bisa enjoy membaca beberapa part, dan senyum juga saat membayangkan beberapa part. Overall, aku suka dengan novel ini.
Profile Image for Lisra Yenny.
96 reviews1 follower
June 28, 2023
Aku kok kurang sreg dgn milih pasangan kudu pake fit n proper tes. Kayaknya kalo udah klik sama seseorang kita bisa mengabaikan hasil fit proper tes itu kan. Trus aku kurang sreg juga sama Anggun menurut ku dengan pekerjaan nya yg berbau psikologi itu kok g serasi sama sifatnya yg cepet naik pitam. Tadinya suka sama Praha tapi kebucinan Praha ke Anggun kok jadi bikin aku kurang sreg juga ya. Tapi... pelajaran yg bisa diambil disini kalo pasangan mu ketimpa masalah yg super pelik mampukah kami terus bersama nya...terus support...terus percaya... Nah nah
Profile Image for Agnes Meilina.
68 reviews10 followers
September 7, 2021
Suka banget sama cerita ini. Aku sampai punya pikiran apa iya aku harus buat fit and proper test buat nentuin apakah dia berpotensial untukku? Wkwk.
Tapi balik lagi, kita bisa aja menghitung dan membuat perkiraan tentang masa depan nanti, apalagi sama dia. Namun, jangan lupakan chemistry hahahaaa..


Gak tahu deh. Aku jadi kayak Anggun. Bucin Praha 😆
Profile Image for Andita Citra.
13 reviews
May 8, 2022
Agak kecewa sedikit sama buku ini😂 jujur kalau di aku sendiri ga seseru Progressnya Berapa Persen. Baca buku inipun karena pernah baca di twitter kalau di buku ini bakal dikit2 ketemu sama April dan Dewangganya PBP. Fit and Proper Test terlalu “keluar” dari percakapan santai sehari2. Banyak penggunaan kalimat2 yang menurutku kurang cocok jadi ga nampol gitu pas baca. Secara keseluruhan sebenernya alurnya seru dan selalu maju alias sedikit2 bisa nebak endingnya. Still enjoyed it but might not re-read it in anytime soon👋🏻
Profile Image for Mutiateja .
26 reviews2 followers
September 22, 2023
.

Not really my cup of tea.

(Ini opini pribadiku, yaa. Mohon maaf kalau menyinggung.)

Sebenarnya aku langsung tertarik pas baca prolog dan beberapa bab awalnya. Covernya aku suka dan humornya juga lumayanlah. Cukup bikin aku terhibur. Ceritanya ringan dan gaya bahasanya juga asyik, tapi lama-kelamaan terasa ngebosenin. Kata "kambing" yang awalnya lucu, akhirnya terasa biasa aja saking seringnya itu muncul.

Anggun bukan tipe FL yang aku suka.
Dia kayak dibikin almost perfect. Cantik, tinggi, kaya, kerjaan bagus, keluarga harmonis, punya sohib baik, dan kayaknya nggak apes-apes banget dalam urusan percintaan.
Di beberapa bagian dia terkesan pick me. Contohnya pas bagian dia kuat naik gunung, sementara tiga cewek lain tepar (berkali-kali dia mention ttg betapa merepotkannya para Charlie's Angel).
Plus di beberapa adegan, jelas banget kalau dia punya sisi egois dan cukup gampang meledak.
Untuk karakter Praha aku suka, sih. Dibanding Anggun dia terkesan jauh lebih mature.

Aku mulai kembali excited di bagian Anggun mutusin hubungan sama Duta. Apalagi pas Duta mulai nunjukin tanda-tanda cowok red flag yang emosian. Berharap banget bakalan ada kelanjutan konflik yang melibatkan doi (dia balas dendam atau gimana gitu? kan dia kayak udah dipermainkan sama Anggun), tapi ternyata yaa ... cuma gitu aja.

Bab-bab selanjutnya diisi momen-momen manisnya Anggun dan Praha. Sweet sih, tapi lama-kelamaan it feels too much for me. Anggun berubah jadi bucin abis. Aku sampai capek baca dia ngulang-ngulang tentang betapa Praha itu ganteng, sweet, wangi, suara bagus, cakep pakai jas, dll.

Di seperempat terakhir novel, akhirnya muncul konflik lain, tapi pas di bagian itu jujur aku udah capek dan akhirnya baca skimming karena pengin cepat-cepat namatin ceritanya.

Hmm, maybe it's not really a right time for me to read romance ....
This entire review has been hidden because of spoilers.
4 reviews
November 16, 2021
I enjoy reading it!

This novel leaves the aftertastes that I crave from a romance novel: fun, happy, insightful.

What I love:
- The realistic and strong characters. Anggun yang cerdas dan percaya diri, tapi bisa juga bucin akut. Praha yang gentleman dan bernyali, tapi bisa juga capek dengan tanggungjawab dan hidupnya sendiri. Bapaknya Anggun yang sangat logis dan terukur. Emaknya Anggun yang blak-blakan tapi tetap jaga perasaan lawan bicaranya. Winona yang cengeng tapi baik hati. (Dipikir-pikir Ryan sama Tiara yang karakternya nggak terlalu khas, haha).

- The Plot. Ternyata keluarganya Praha itu... (baca sendiri deh). Dan ternyata abis itu Praha... (baca sendiri lagi wkwk).

- The messages. Bahwa nggak dipungkiri, bibit-bebet-bobot itu penting, dan rewelnya keluarga kita terhadap pasangan hidup kita ya karena memang sayang dan peduli. Bahwa di luar penilaian yang sifatnya biner, kita tetap harus punya ruang toleransi terhadap kekurangan dan mempertimbangkan chemistry. Bahwa saat situasi nggak menguntungkan bagi kita, kita bisa memilih untuk tetap menghadapinya dengan tegar dan berani (Go Praha!). Bahwa wajar, kalau perempuan itu menginginkan hubungan yang pasti dan belum tentu bisa dan mau menunggu jika dihadapkan dengan situasi yang sulit.

What I like the most:
- Praha is how a functioning adult should be.
- Reaksi Anggun saat tahu permasalahan Praha agak disayangkan, tapi itu realistis banget... (and Praha understands that).

Bagian terngakak: alasan dan cara Praha putus sama Winona.

It's a highlight of my day!
Profile Image for lin.
49 reviews6 followers
October 22, 2021
Kirain ada sesuatu yang beda dari versi wattpad sama novelnya. Taunya awal-pertengahan itu sama aja dengan versi wp, dan endingnya juga....ya....begitulah😀

Btw saya suka covernya
Profile Image for ijul (yuliyono).
814 reviews970 followers
March 15, 2024
kali pertama baca karya soraya nasution. sempat "try a chapter" sebelum memutuskan pinjam (karena di Perpus Cikini/PDS HB Jassin cuma terbatas bisa minjam 2 eksemplar saja), antara ini dengan Mismatch by Arata Kim dan sok-sokan minta dibantuin milih via IG story, dan yang kepilih fit and proper test ini.

description

dari "try a chapter", memang engaging banget gaya nulis-nya soraya. witty banter-nya kerasa, plus relate sama kehidupan sehari-hari, jadinya memang 'nagih' buat dibaca. tulisannya pun lancar, ngalir, bikin betah nerusin bacanya. yang bikin rada kaget, dari prolog-bab 1-nya hampir plek-ketiplek bahas soal nyari jodoh dan trik menghadapi pertanyaan paling nyebelin buat para jomlo: "kapan nikah"?

description description

idenya pun menarik ya. cari jodoh dengan segala tetek benget syaratnya sih sudah biasa jadi formula kisah romansa. tapi, yang disangkut-pautkan sama fit and proper test sepertinya masih jarang ya. dan, nyambung juga sih, jadinya ya enak dibaca.

namun, entah kenapa, aku kurang sreg sama tokoh utamanya nih, Anggun. aku nggak tahu apa-apa soal lulusan psikologi sih, tapi kok kayaknya nggak tecermin gitu sebagai seorang psikolog. anggapan dasarku, ya minimal bisa ngontrol emosi lah, tapi kok kayaknya Anggun ini emosinya agak berangasan, dikit-dikit minder, dikit-dikit baper. entahlah, menurutku yang nggak paham psikologi ini, kok ya nggak cocok aja.

selebihnya sih, aku enjoy saja bacanya. bahkan, sempat terhanyut juga di beberapa adegan. terutama plot twist latar belakang hidupnya Praha.

breakdown:
gaya nulis: 5
plot-sublot: 5
karakter: 3
ending: 4
diksi: 4
world building: 4
average: 4,16

Kriteria fit and proper test:
1. integration
2. scope
3. schedule
4. cost
5. quality
6. resource
7. communication
8. risk
9. procurement
10. stakeholder
--hlm.27 #FitandProperTest

"Gue mau [calon suami] yang suaranya kayak Tulus, cakepnya kayak Fachri Albar, alimnya kayak Fedi Nuril, terus duitnya kayak Chairul Tanjung."
--hlm.38 #FitandProperTest

"...menurut aku setiap pasangan nggak mesti punya love language yang sama. Tergantung gimana kita memahami pasangan aja sih."
--hlm.72 #FitandProperTest

"Kalau mau serius, hatinya harus mantap dulu. Jangan pacarannya sama siapa, hatinya sama siapa."
--hlm.189 #FitandProperTest

"Lady Diana juga kurang apa sih, Ra? Jennifer Aniston? Maia Estianty? Diselingkuhin juga."
--hlm.304 #FitandProperTest

Terkadang memang ada hal-hal yang di luar kuasa kita, se-well prepared apa pun kita merencanakan dan mempersiapkannya."
--hlm.331 #FitandProperTest

"Nggak ada yang salah dengan menetapkan standar [mencari calon potensial melalui fit and proper test], yang penting disesuaikan dengan need dan appetite masing-masing."
--hlm.346 #FitandProperTest
Profile Image for wulan.
245 reviews7 followers
May 21, 2023
memutuskan untuk baca ini dari penulis progresnya berapa persen karena suka banget sama buku itu 🫶 temanya nggak jauh beda, perkantoran, city lite.

ternyata ryan yang mantannya april ini punya adik sepupu namanya anggun, yang jadi tokoh utama di buku ini. anggun adalah perempuan usia 26 tahun yang punya mimpi untuk menikah sebelum usianya menginjak 28 tahun.

atas usulan ayahnya, anggun dan ryan menyusun tes untuk calon pasangan potensial. namanya orang jawa ya, pasangan itu harus dilihat bibit bebet bobotnya.

singkat cerita, ada 10 kriteria nih berdasarkan buku pmbok. gimana cara dia berinteraksi sama yang sebaya, lebih tua, lebih muda, gimana schedule/plan dia ke depannya, seberapa luas wawasannya kalau diajak ngobrol, dll.

⚠️spoiler⚠️
anggun ini punya pacar namanya ikram. tapi dia menerima ikram cuman karena nggak mau menjomblo. anggun pun akhirnya mengakhiri hubungan mereka. setelahnya, anggun menjalankan tes kepada seorang laki2, namanya duta.

dilihat lihat, skor duta lumayan, sampai2 ada satu dan lain hal yang terjadi skor duta anjlok. di saat yang bersamaan, anggun juga dekat dengan laki2 lain namanya praha. aku ngerti mungkin di sinilah orang2 yang review di GR pada nggak suka sama anggun.

tapi akupun memang lebih mendukung anggun dengan praha daripada duta. mungkin memang penggambaran penulis aja yaa yang dibuat seperti itu. chemistry nya lebih dapet aja kalau anggun sama praha tuh.

kynya udah dulu deh ini aku kebanyakan nulis tentang garis besar cerita ini. aku mau lanjut dulu bahas konfliknya. konfliknya berat. praha tuh memikul beban berat di pundaknya 🥹

untungnya memang kalimat2 di buku ini nggak begitu baku, dan narasi2nya juga enak banget diikutin meski konfliknya berat. dan kalau nggak salah ingat, konflik baru muncul di 1/4 bagian akhir

entah aku yang aneh apa gimana, aku suka suka aja sih sama karakter anggun. tapi kalau dipikir pikir, nggak baik kan ya pdkt sama lebih dari 1 orang? habis pdkt kita tinggal pilih gitu mau yang mana?

tapi memang sih, kalau mau mencari yang potensial, kita harus terbuka sama pilihan lain. tapi menjadi pilihan juga nggak enak sih :") maunya menjadi satu2nya, bukan pilihan.

memang pbp berkesan banget buatku sih. jadi kalau ditanya lebih suka ini atau pbp, aku lebih suka pbp 🫶 tapi buku ini nggak kalah seru kok karena praha suka ngebanyol
Profile Image for roseate.
143 reviews15 followers
May 19, 2022
2.5

it's a bit surprising for me that i think this book is not my cup of tea, despite i quite 'enjoying' progresnya berapa persen.

apa ya, baca awalannya lumayan engaging buatku, dan pembukaan buku ini lumayan menyoal langsung pada bahasan fit and proper test. bagusnya novel ini memang gak melenceng keluar dari bahasan itu, ya semuanya soal kriteria jodoh, dari mulai dibikin, lalu ke penilaian sampai implikasi pas nyari pasangannya, dengan konflik yang real.

plotwise, i think not the best this book can do, tapi cukup puas sih sama endingnya. dan persperctive development tokoh2 (termasuk ayahnya) soal fit and proper test ini.

i'm trying not to compare tapi berhubung aku baca karya penulis ini juga jadi sedikit mengomparasi pada akhirnya, kalau cerita april dewangga masih seru dengan celotehan geng hebringers yang ciamik, di sini kisah anggun praha rasanya agak flat. turun aja excitementnya selama baca.

novel ini masih sama kaya karya kak soraya lain yakni dibangun oleh percakapan, termasuk bagaimana karakter terdefinisi juga dari percakapan dibanding deskripsi narasi tokoh. cuma apa ya, tokoh leadnya menurutku di sini karakternya jadi nggak terpola? i mean she's quite independent and confidence women di awal yang bikin aku ngrasa lebih klik dibanding april, tahu-tahu rasanya di tengah jadi perempuan yang beda? why she's so clingy? and over anxious? and easily panicked? ibarat gambar tu di kepalaku cerita awalnya seperti membentuk angka 3 untuk jadi angsa eh taunya jadi telinga gajah (wow does this analogy make sense) tapi ya gitu lah pengalamanku pas baca.

jumlah halaman novel ini lebih pendek dari novel pbp tapi ternyata itu nggak membantu mengerucutkan 'karakter' tokoh jadi lebih baik sih menurutku. dan pas konflik rasanya kaya bakso kebanyakan saos a.k.a kebanyakan bumbunya jadi megap-megap kepedesan... tanpa arah. hshsh ini review apa sih kok ngalor ngidul juga jadinya.

sebenernya typo dan saltik di buku ini udah sangat minimal cuma tadi sempet kaget aja halaman 142, tokohnya Duta jadi ganti Praha, tho still permissible.
at the end, i know nulis novel tuh susaaah, but here's just my experience while reading this. people might see it differently.
yang jelas semoga karya kak soraya selanjutnya jadi lebih bagus lagi. ditunggu kak!
Profile Image for Tazkiyatun Nafsiah.
23 reviews
June 17, 2022
Judul: Fit and Proper Test
Penulis: @levitt
Penerbit: @elexmedia
Genre: Citylite
Hal: 349
ISBN: 978-623-00-2109-1
Dibaca melalui: @gramediadigital

Ini novelnya Kak @levitt ke sekian, yang awalnya kutahu dari Wattpad. Setelah dibuat gemas dengan interaksi April dan Dewangga di "Progress-nya Berapa Persen?", novel ini pun sukses membuatku jatuh hati dengan karakter para tokohnya.

Menceritakan tentang Anggun, seorang wanita pekerja kantoran berusia pertengahan dua puluhan. Ia mulai berpikir untuk menyeleksi calon pendamping hidupnya secara ketat, setelah diberi wejangan oleh sang papi. Kocaknya, ia dan sang sepupu menyusun sebuah fit and proper test untuk semakin memantapkan pilihan.

Belum lagi puluhan undangan pernikahan dari teman dan kerabat seolah membuat Anggun merasa tertinggal. Kehadiran Ikram sang kekasih anehnya tak membuat staf HRD tersebut merasa aman, ia justru jadi salah satu sumber kegalauan Anggun.

Di tengah kegalauan Anggun, hadir pula Duta dan Praha alias si ibu kota Ceko kalau kata sahabatnya 😂 Kedua lelaki itu terang-terangan menunjukkan ketertarikannya pada Anggun. Mereka memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kira-kira siapa ya, yang akhirnya lolos fit and proper test Anggun?

Yang kusuka dari novel ini selain interaksi antar tokohnya, yakni konflik dan penyelesaian yang realistis. Generasi sandwich dengan segala dinamikanya pasti relate banget deh. Aku rekomendasikan novel ini bagi yang tengah galau menentukan kriteria calon pendamping hidup. Mungkin kamu bisa tiru cara Anggun biar nggak salah pilih 🤭

Berikut quotes favoritku dari novel ini:

"Cari pasangan hidup ya nggak boleh asal. Penginnya nggak ada penyesalan dan satu untuk selamanya, kan? Disusun dong Fit and Proper Test-nya. Kriterianya harus jelas dan terukur."

"... Kalau mau serius, hatinya harus mantap dulu. Jangan pacarannya sama siapa, hatinya sama siapa." (Hal.189)

"... Terkadang emang ada hal-hal di luar kuasa kita, se-well prepared apa pun kita merencanakan dan mempersiapkannya." (Hal. 331)

"Yang jalanin kan bukan mereka, bukan kami, bukan gue. Yang jalanin lo sendiri, Nggun. Lo yang lebih tahu apa yang lo butuhin. Jangan siksa diri lo sama achievement orang lain." (Hal. 333)
Displaying 1 - 30 of 104 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.