Wakamiya Kyou ternyata juga Lotis Master. Lotis Word pertamanya adalah "Kara" yang berarti perlindungan.
Di volume sebelumnya, Alice dan Wakamiya bisa masuk ke inner heart-nya Matsujou yang dimakan oleh kegelapan Mara dengan kata kunci "Na Sadaru Lotis Ran". Alice akhirnya berani mengatakan pada Matsujou bahwa dia tak bisa bersama lelaki itu karena menyukai Kyou.
Setelah berhasil keluar dan mengusir kegelapan dari hati Matsujou, muncul seorang Lotis Master misterius dari Norwegia bernama Frey yang langsung menyatakan cintanya pada Alice *tepok jidat. Ibu Alice salah paham pada kedekatan putrinya dengan Frey. Ia mengira Alice tak peduli pada hilangnya Mayura dan malah main-main dengan lelaki. Hati ibu Alice pun dikuasai kegelapan mara dan ia mengatakan lebih baik Alice saja yang menghilang menggantikan Mayura.
Frey lalu menunjukkan cara canggih dalam menggunakan Lotis Master untuk mengusir kegelapan dari inner heart orang. Tapi ibu Alice baru benar-benar terbebas dari kegelapan setelah mendengarkan kata-kata Alice yang bertekad akan membawa pulang Mayura. Setelah itu Frey akhirnya tinggal di rumah Kyou dan ikut menjadi pelayan di restoran milik paman Kyou.
Di sekolah, tersebar rumor bahwa Wakamiya pernah membunuh orang saat SMP. Yang menyebarkan adalah Oishi, gadis pembully Alice yang ditolak Wakamiya dengan tegas. Benarkah rumor itu? Alice tak berani memastikannya.
Child abuse menjadi isu yang diangkat secara serius di sini. Ayah Wakamiya adalah seorang pemabuk yang suka menyiksa istrinya. Karena itulah Wakamiya bakal marah besar jika melihat ada perempuan yang disakiti. Namun, jika marah dia bakal kelepasan dan bakal menghajar orang yang cari gara-gara dengannya sampai orang itu benar-benar babak belur. Di saat itu Wakamiya akan dihantui oleh bayangan kekerasan yang dilakukan ayahnya dan menganggap dirinya tak beda dengan sang ayah.
Oishi yang hatinya dikuasai kegelapan pun kurang lebih sama. Kedua orangtuanya selalu bertengkar sehingga ia merasa hampa. Wakamiya menyentuh hatinya dengan mengambilkan koknya yang tersangkut di pohon. Karena itu ia jadi sangat terluka setelah Wakamiya menolaknya.
Ketika Frey berusaha melawan Oishi dengan berbagai jurus serangan, hanya Alice yang tahu bahwa bukan itu cara yang tepat untuk menyelamatkan Oishi. Yang dibutuhkan Oishi adalah kasih sayang.
Terakhir aku mau mengomentari soal karakter Frey. Secara visual, desainnya memang menarik. Tapi secara sifat? Ya ampun, dulu waktu masih muda aku menganggap adegan Frey yang suka nyosor itu lucu. Tapi sekarang enggak lagi. Apalagi dia diceritakan sudah mencium bibinya Wakamiya juga sampai suaminya jadi geram (karena sang istri malah senang). What a cheap joke, Watase Yuu.