4,7 bintang, dibulatkan menjadi 5.
GILA!! SAYA SUKA BANGET BUKU INI YA AMPUUUN! Saya sampai bingung harus memulai dari mana karena banyak hal yang ingin saya bahas dari Palagan Nusantara.
Pertama, kovernya. Plis deh, saya jatuh cinta pada pandangan pertama sama kovernya! 😭 Benar-benar menggambarkan keeleganan, nasionalisme, sekaligus petualangan. Baru liat kovernya aja saya udah bisa mengantisipasi kalau PN bakal dipenuhi adegan thrilling. Dan itu memang benar!
Memasuki awal cerita, penulis langsung menceritakan adegan yang menurut saya bisa menuai rasa penasaran pembaca. Ini adalah salah satu taktik jitu untuk membuai pembaca ke dalam cerita. Great job!
Lalu, world-buildingnya nggak main-main. Latar tempat Palagan Nusantara sangat terasa "lokal"nya. Saya suka banget bagaimana penulis membuat tempat Batavia yang merujuk ke Jakarta, serta Bendungan yang merujuk ke Bandung. Lalu, saya juga suka sama alasan lahirnya sebutan "Bendungan Lautan Api". MAN, THAT WAS SO BRILLIANT!
Kemudian para tokohnya. Ya ampuuuun saya suka banget Garda sama Mada! 😂😭 mereka itu kayak kucing sama anjing (oke, Mada emang kucing sih meskipun kucing jadi-jadian wkwk), tapi interaksi antara mereka berdua itu lhooo yang bikin ngakak. Karakter Mada juga greget banget. Dia digambarkan sebagai cewek pemberani (meskipun amarahnya emang sering meledak-ledak). Kat, tokoh utamanya, malah digambarkan sebagai cowok yang lemah lembut(?). Bisa dibilang, peran maskulinitas dan femininitas di sini kayak tertukar gitu wkwk jadi Kat-nya feminin, Mada-nya maskulin. Tapi saya nggak ada masalah sih sama hal itu. Malah bagus karena buku ini jadi terasa diverse.
Dan Garda! Astaga, rasanya saya mau buat pidato panjang buat dia wkwk saya suka banget sama robot kucing menyebalkan ini! 😭 karakter dia ini sesungguhnya menyebalkan, culas, minta ditempeleng kepalanya. Sekilas emang terdengar nyebelin, tapi percayalah... Garda itu termasuk salah satu "tokoh" yang kehadirannya nggak benar-benar bisa kita benci. Yah, atau seenggaknya menurut saya. Kusuka banget Garda meskipun kadang suka gregetan sama dia!
Sayangnya, karena buku ini masuk ke dalam kategori sci-fi fantasi dengan world-building serta alur yang cukup kompleks, lumayan banyak pertanyaan yang muncul di benak saya ketika baca. Seperti "dimensi lain" yang pernah disebut-sebut Garda, kehadiran Baskara, warisan-warisan Hoven lainnya yang masih jadi misteri, DAN TENTU AJA ENDINGNYA. :))) selain itu, saya beberapa kali masih nemu saltik. Untungnya nggak ganggu.
Gaya penulisannya unik sekaligus ngalir dan bikin nagih! Rasanya page-turner banget.
Tapi secara keseluruhan, saya suka banget buku ini! Palagan Nusantara benar-benar memuaskan dahaga saya yang lagi kepengin baca cerita dengan banyak unsur menegangkan. Saya nggak sabar menantikan buku keduanya hehe. RECOMMENDED! 🤩🔥