Jump to ratings and reviews
Rate this book

After Wedding

Rate this book
“Jadi, saya mencari perempuan yang bersedia saya nikahi,” Rad memberi jeda satu tarikan napas, “tanpa cinta.”

Reya Gayatri tak pernah menduga bahwa keputusannya menikah dengan celebrity chef Radina Alief Pramoedya merupakan keputusan paling gila dalam hidupnya. Selama 30 tahun, Reya terbiasa dengan hidup yang tertata. Tetapi, kini, hidup dosen muda di jurusan Ilmu Politik itu terasa seperti roller coaster.
Sebagai public figure, Rad terbiasa bertemu dengan berbagai macam orang dan tahu bagaimana cara berhadapan dengan mereka. Tetapi, tidak untuk Reya. Rad jadi sering kewalahan dan menghela napas frustrasi bahkan sejak malam pertamanya. Rad juga tidak menyangka, perlahan-lahan, kehadiran Reya mengancam segenap benteng pertahanan diri atas cinta juga menggoyahkan janji pada masa lalu yang ia ikrarkan sendiri.

Jangan jatuh cinta pada saya. Maka, kamu akan baik-baik saja. (Rad)

Mereka tidak menikah karena dipaksa. Ini adalah keputusan bersama. Tetapi, ternyata pernikahan bukan hanya soal menggelar resepsi dan perubahan status suami istri saja. Sanggupkah Rad dan Reya mempertahankan keputusannya?

464 pages, Paperback

First published December 28, 2016

32 people are currently reading
405 people want to read

About the author

Pradnya Paramitha

19 books459 followers
Romance writer, omnivore reader.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
157 (21%)
4 stars
356 (47%)
3 stars
195 (26%)
2 stars
27 (3%)
1 star
9 (1%)
Displaying 1 - 30 of 149 reviews
Profile Image for Pauline Destinugrainy.
Author 1 book265 followers
January 5, 2017
Reya memutuskan untuk menikah dengan seseorang yang melamarnya, tanpa mencari tahu siapa orang itu sebenarnya. Yang dia tahu, Rad adalah seorang chef terkenal, yang menawarkan pernikahan tanpa cinta padanya. Masih sakit hati dengan pengkhianatan mantan kekasihnya, plus rongrongan keluarga besarnya untuk segera menikah, dosen ilmu politik itu menyegerakan pernikahannya. Tapi di malam pengantinnya, dia panik dan menyadari kesalahan yang dia lakukan, lalu menuntut perceraian dari suami yang baru beberapa jam dinikahinya itu. Terang saja Rad menolaknya. Reya ngotot dan akhirnya argumen mereka berakhir dengan kontrak bahwa pernikahan ini hanya akan bertahan satu tahun.

Tapi tentu saja akhirnya keduanya bisa saling menyukai, dan mulai mencintai. Sampai muncullah wanita dari masa lalu Rad. Wanita yang membuatnya meragukan cinta. Wanita yang datang bersama anaknya.

Di kata pengantar, penulis menyebutkan bahwa novel ini memuat beberapa pertanyaan sosial yang mengganjal di pikirannya. Ada beberapa yang saya tangkap saat membaca novel ini. Yang pertama, tentang wanita yang tidak perlu sekolah tinggi2 sampai melupakan umur ideal untuk menikah. Yang kedua, seorang istri harusnya lebih memilih di rumah melayani suami, bikin anak, daripada lembur mengejar karir. Yang ketiga, stigma masyarakat tentang seorang janda yang dipandang sebelah mata. Yang keempat, pernikahan tanpa cinta itu bisa saja terjadi...tapi yah resikonya bisa jatuh cinta di tengah jalan. Untuk beberapa hal di atas yang termuat di novel ini saya mengapresiasi kemampuan penulisnya meramu semuanya menjadi satu novel yang kompleks.

Terlepas dari itu, karakter Reya yang tidak konsisten beberapa kali membuat saya misuh-misuh saat membacanya. Jadi gini yang ada di pikiran saya. Reya ini digambarkan sebagai wanita karir, dosen ilmu politik di sebuah universitas yang sedang menempuh S3. Dia bisa dengan mudah bergaul, pandai membawa diri, bahkan kadang ikutan hangout di club. Pokoknya bayangan saya dia wanita mandiri dan matang. Tapi dengan mudahnya menikah tanpa mengetahui latar belakang calon suaminya? Nggak usah sampai ke situ. Reya bahkan masih bisa terintimidasi dengan tuntutan harus menikah secepatnya. Lingkungan pergaulan saya di dunia akademis yang setiap hari ngumpul sama dosen2 wanita, saya belum pernah ketemu dengan orang berpendidikan tinggi yang merasa insecure seperti Reya.

Lalu, tentang karirnya Reya ini. Ceritanya dia lagi ngambil S3. Trus dia harus cepat2 lulus karena beasiswanya hanya covering maksimal 2 tahun. Sadis benar yang ngasih beasiswa doktor cuma 2 tahun. Pemerintah aja ngasih 3 tahun (+1 tahun perpanjangan). Next, Reya ini baru aja dikasih deadline bab 2 sama pembimbingnya, ndak beberapa lama kemudian udah sidang promosi doktor lho... yang nguji hanya 3 orang profesor lagi. Hwaa...saya iri sama Reya. Universitas mana ya? Pengen daftar di situ aja deh.
Ada lagi... Rad yang ceritanya bikin pastry academy. Karena didukung oleh chef2 internasional udah dipastikan akan dapat akreditasi A dari BAN-PT. Setelah baca tentang Reya, iyain ajalah soal kampusnya si Rad ini... Mungkin ya hal2 pendukung cerita seperti itu terasa sepele atau sekadar ingin menggambarkan kehebatan tokohnya, tapi ya realistis lah.. biar mbacanya gak pake misuh2. Atau hanya saya aja ya yg ngerasa gitu.
Profile Image for Reina Tan.
288 reviews143 followers
May 29, 2018
actual rate: 3.5 ⭐
° ° °
⚠ subjective opinions 😁
° ° °

Buku ini udah jadi wishlist aku dari zaman SMA kelas 12 dan baru sampaian baca&punya sekarang ahahaha. Di beberapa toko buku online udah sulit dan di offline sudah hilang 😂

Aku suka ceritanya. Tema dasar sederhana, tapi dibawainnya enggak sederhana. Meskipun rada drama ketika seseorang muncul di tengah manisnya alur, tapi masih bisa ditolerir lah. Bukan drama yang bikin bergidik kok.

Bagiku, buku ini tergolong page turner. Aku bahkan enggak sadar kalau aku baca buku ini dalam sehari—sekitar 4 jam (dihitung waktu bersih) 😂😂

Karakter yang terbentuk dalam buku ini sangat kerasa. Reya yang pintar berbicara, Rad yang terjebak dalam kebimbangan, serta Andini yang asal ceplos dengan logika supernya.

I've to say... I like Andini more than Reya. And, Idk why, I wished Andini has her own book. Celetukannya itu loh.... Semacam asal bunyi tapi masuk akal😂😂

Manisnya interaksi Reya-Rad juga enggak lebay-lebay amat kok. Wajar, wajar aja sih menurutku. Soalnya, mereka juga udah dewasa dan menikah. So, aku enggak gitu merasa bergidik amat kalau ada kalimat romantis gitu😂😂

Alurnya maju-mundur secara implisit. Semacam flashback tapi flashback yang diperlukan gitu. Flashback-nya ada hubungannya sama cerita atau alasan tokoh tersebut melakukan itu. Semacam penjelasan singkat. Yah, meskipun kadang aku suka bingung sih kenapa harus diceritain. Tapi, somehow pengemasan flashback-nya seru gitu. Apalagi kalau udah menyangkut tentang Rad 😳

Transisi perubahan perasaan antara Rad dan Reya juga perlahan serta natural. Enggak main ujug-ujug jatuh cinta kayak orang kesamber petir atau dicolok pake panah cupid. 😂😂😂

Intinya, aku suka. wkwkwk.

Sayangnya, aku masih menemukan typo. Terutama nama Rad. Yang seharusnya Radina Alief Pramoedya jadinya Radina Alied Pramoedya. Memang sih d sama f tetanggan 😂😂

Dan... aku merasa kurang aja gitu pas eksekusi penyelesaian Rad dengan masa lalunya. Cepat kelar memang bagus, cuma ini kecepetan—bagiku.

But, no prob.

Buku ini memang tentang kehidupan setelah—kontrak—pernikahan. Manis, lucu, dan seru konfliknya. Aku juga kesengsem kok sama Rad 😂😂

Dan kadang interaksi Reya-Rad itu lucu dan konyol. I shipped them like I always do with my other fav books.

I highly recommended it for you who want to read any romance marriage book. 😆
Profile Image for Majingga Wijaya.
152 reviews19 followers
March 12, 2021
Novel dr lini Le Marriage kesekian yg aku baca.
Dari kesekian novel itu, novel ini yg bikin nggak bisa tidur klo belum selesai dan nangis sesenggukan tengah malam. Ngerelain jam tidur buat baca.

Premis nya sama sih seperti cerita pernikahan kontrak yg berakhir like reader wanted. Tp cara mengolah masalah bener-bener bikin campur aduk pas baca. Ikutan emosi, marah, seneng. Sampe novel ini sanggup bikin aku banting buku ini pas baca saking geregetan (sorry ;))

Apalagi tokoh Rad yg bikin jatuh cinta sekaligus benci. Dr awal udah bikin penasaran, what's wrong with him?? Walaupun jujur udah mengantisipasi sebenernya apa yg terjadi sama Rad. But he always one of my lovable hero.

Nice book for me. Thank you Pradnya :)
Profile Image for Rezza Dwi.
Author 1 book277 followers
August 1, 2017
[NO SPOILER]
Buku ini hanya kubaca dalam dua kali duduk. Untuk aku yang kecepatan membacanya sering dipengaruhi 'bikin-enjoy-atau-nggak' tulisan di bukunya, artinya ini bagus.
.
📖 Romance, chicklit
📖 Tema pernikahan (jelas sih dari judul dan lini 😂), menikah-tanpa-cinta
📖 Laki-lakinya celebrity chef, public pigure, aktor acara memasak, pembisnis juga. Perempuannya dosen jurusan Ilmu Politik
📖 Setting utama Jakarta walaupun beberapa kali ke luar kota
📖Membahas tentang komitmen, pilihan, masa lalu, pernikahan, cinta
📖 PoV 3
.
[cuplikan singkat]
Kehidupan Reya bisa begitu lucunya saat ini. Dia menikah dengan Rad yang hanya dikenalnya satu bulan, bahkan tanpa cinta. Kehidupan Rad tidak kalah lucu. Dia menikahi wanita yang sulit ditebak jalan pikirannya. Mereka bukan menikah karena paksaan, itu keputusan bersama.
.
[kesanku]
Buku ini masuk ke dalam kategori premis-mainstream-tapi-pembawaan-enak. Narasinya lugas dan POV 3 selalu menjadi favoritku.
.
Aku nggak terlalu sering baca romance pernikahan, tapi aku tahu kalau tema dan premis semacam ini bukan hal baru. Hubungan dua orang tanpa cinta, kaitan masa lalu si perempuan, masa lalu si laki-laki datang, begitu. Ritmenya ketebak. Premisnya ketebak.
.
Tapi, bukannya sibuk menyama-nyamakan ini dengan buku lain, aku justru ternyata menikmatinya 😆 Pembawaannya enak daaan romance-nya unyuuu. HOW CUTE!
.
3⭐ untuk ceritanya, tapi rating kutambah 1⭐ karena aku suka bahasan-bahasan di narasi yang secara tidak langsung mengajak berpikir. Menyentil topik-topik sosial dan riset lain (dunia dosen, ilmu politik, dunia chef, stigma masyarakat, dan lain-lain).
.
PS: Aku cenat-cenut pas konflik masa lalu itu. Inilah kenapa aku gak mau keseringan baca pure romance dewasa. Hatiku rapuh 💔😂
Profile Image for A.A. Muizz.
224 reviews21 followers
May 11, 2020
After Wedding menjadi novel ketiga Mbak Pradnya yang saya baca. Seperti yang disampaikan penulisnya, After Wedding berbeda dengan Algoritme Rasa dan Two Faced. Setidaknya inilah perbedaan yang saya rasakan:⁣⁣⁣
⁣⁣⁣
👰🏻 Dialog tokoh-tokoh utamanya memakai kata ganti saya-kamu. Hal ini mungkin saja karena Rad dan Reya baru kenal, langsung dilamar, dan menikah sebulan setelahnya. Tapi yakinlah, ini nggak mengganggu sama sekali. Nggak terasa kaku juga. Apalagi mereka sama-sama sudah di sekitaran usia 30 dan profesi Reya sebagai dosen juga terasa bakalan aneh kalau pakai gue-lo.⁣⁣⁣
⁣⁣⁣
🤵🏻 Sesuai judulnya, konfliknya merupakan konflik rumah tangga yang bukan lagi hanya memikirkan diri sendiri ketika mengambil keputusan, melainkan juga keluarga dsb.⁣⁣⁣
⁣⁣⁣
👨🏻‍🍳 Karakter tokohnya lebih dewasa. Lebih menjaga diri. Seperti kebanyakan novel kaum urban, di sini juga ada bagian mabuk-mabukan atau sekadar clubbing. Tapi itu hanya sedikit. Jadi, bisa dibilang After Wedding ini lebih "alim". 😅😅😅⁣⁣⁣


Sejak cerita dimulai, penulis sudah menyodorkan konflik. Nggak main-main. Menikahi orang yang baru dikenal dan nggak saling cinta dengan sepenuh kesadaran. Lalu tiga jam setelah menikah, ceweknya minta cerai. What the .... Cerita berlangsung dalam ketegangan melulu. Waktu udah mereda, eh, muncul lagi pemicu konflik utama yang membuat cowoknya terikat pada masa lalu. Tegang lagi. Emosional. Bikin sesak napas. Tapi saya begitu menikmati sensasi ini. Yang bikin baper emang lebih thes-thes di hati. 😅😅😅⁣⁣
⁣⁣
Sayangnya, penyelesaian konflik kedua ini menurut saya terlalu mudah dan singkat. Tapi kalau dipanjangkan, novel ini bakalan tebal banget. Ini aja udah 477 hlm. 💁🏻‍♂️⁣⁣
⁣⁣
Profesi Rad (celebrity chef dan pengusaha) dan Reya (dosen Ilmu Politik) juga bukan sekadar tempelan. Profesi ini jadi salah satu penggerak cerita yang turut mempengaruhi keputusan yang diambil. Profesi ini juga membuat karakter keduanya semakin kuat, terutama Reya yang selalu kritis dan memikirkan berbagai kemungkinan. Di sini juga kelihatan banget risetnya. 👏🏼👏🏼👏🏼⁣⁣
⁣⁣
Harapan saya sih, bakalan sad ending. Biar saya bisa menemani mereka gegalauan. Sayangnya nggak. Mereka udah bahagia. Saya galau sendiri jadinya. 🤣🤣🤣⁣⁣
⁣⁣
Profile Image for Lisra Yenny.
96 reviews1 follower
July 15, 2023
Saya cuma mau bilang saya lagi baca buku bukunya Pradnya, dan saya semakin menyukai karya² mu Thor hehehe
Reya dosen Rad celebrity. Rad melamar Reya pada pertemuan pertama mereka setelah mendengar argumen Reya ttg konsep cinta dan pernikahan. Buat Rad dia hanya mencari wanita yg tidak akan mencintai nya jika dinikahi. Buat Reya ia mencari pria untuk membungkam suara² keluarga besarnya yg sibuk menyudutkan nya soal pernikahan.
Di malam pernikahan Reya mendadak akan kekonyolan yg telah dilakukan nya ..menikah dgn sebarang orang.. tapi bubur tidak bisa menjadi nasi lagi ia harus berusaha menghargai keputusan yang terlanjur dibuat nya.
So, saya begitu menikmati proses Reya menjalani Rumah Tangga nya. Rad yg dgn sabar menunggu Reya sadar. Kemudian berbalik menyakiti Reya dgn masa lalunya dan saya lega endingnya hepiiiii...
Profile Image for Uci .
617 reviews123 followers
August 16, 2020
"Semua orang menggaungkan jargon 'just be yourself', tapi ketika kita memilih untuk menjadi our self, masyarakat menilai kita dengan seperangkat norma-norma. Mau jadi apa kamu? Apa yang kamu cari? Apa kamu bahagia? Kenapa kamu nggak begini nggak begitu, and so on and so on."

Premisnya sih biasa, bukan hal baru sama sekali. Selain itu ada beberapa isu yang
mengganjal dan bikin saya geregetan.

Tapi karena berhasil mengaduk emosi dan bikin saya begadang buat namatinnya, jadilah saya kasih bintang 4.

Salah satu yang bikin geregetan? Tokoh utama, Raya, dosen dan mahasiswa S3 politik yang cerdas dan mandiri dll dll. Tapi selalu dituntut oleh keluarga untuk segera menikah karena umur bla bla bla.

Awalnya penulis seperti hendak menggugat tuntutan sosial seperti itu. Mau setinggi apa pun karir dan prestasi seorang perempuan, nggak ada harganya kalau belum menikah dan punya anak.

Tapi toh Reya ternyata begitu mudahnya tunduk pada tuntutan tsb. Gimana dong critical thinking-nya?
Profile Image for Flazia Flazia.
Author 6 books76 followers
August 21, 2020
Saya baca After Wedding stlh baca Celebrity Wedding krn sedang sengaja menumpuk buku-buku ttg kehidupan pernikahan. No, it's not about my life. Lagi-lagi, ini cuma buat riset tulisan selanjutnya. Dan saya ga kecewa krn sudah menjadikan After Wedding sbg slh satu bahan. Saya suka sm karakter Reya. Dia nggak gampang nyerah. Saya tahu mungkin Rad susah dimaafkan, tapi Reya bisa kasih Rad banyak kesempatan. Sungguh Reya sangat berbesar hati :". Setidaknya dia nggak berniat ngelepas kayak di novel yg sebelum ini saya baca.
Dan untungnya, Rad pun ngasih hasil perjuangan yg sepadan. Sebenernya, Rad, kamu terlalu baik. Jgn terlalu baik, kecuali ke istri kamu sendiri.
Profile Image for Autmn Reader.
881 reviews92 followers
July 16, 2020
Nulis review ini beneran fresh from the oven. Karena euphoria-nya masih ada dan saya masih cenat cenut antara sakit hati dan bahagia di saat bersamaan. Serius deh, novelnya benar-benar mengaduk emosi. Sudah lama saya gak baca novel seperti ini.

Ini bukan novel pertama penulis yang saya baca. Sebelumnya saya udah pernah baca novel Beter Than This, tapi jujur saya gak suka. (Review bisa dilihat di sini). Tapi cerita ini saya tahu bakalan jadi jajaran novel terbaik di 2019 yang saya baca. Berbeda dengan Better Than This yang banyak saya simpan ketika membaca karena bosan, untuk cerita ini, walaupun banyak disimpan, tapi dalam artian baik. Saya gak sanggup aja bacanya karena saya benci dan cinta sama Rad di saat yang bersamaan.

Sebenarnya premis cerita ini klise dan kebetulan salah-satu trope cerita yang saya suka. Tapi waktu saya baca ini, sensasinya sama kayak waktu saya baca Mahoginy Hills-nya Tia Widiana. Premis klise dengan plot yang klise tapi disajikan dengan apik. Maksudnya, semua orang yang suka cerita tentang pernikahan kontrak pasti bisa nebak, kan, pola ceritanya. Saling gak suka-mulai suka-jatuh cinta-having sex (or make love?), masa lalu datang, bertengkar, hamil, baikan, and they lived happily ever after. Terus aja gitu kayak lingkaran setan. Seenggaknya saya belum nemuin cerita tentang married life selain seperti itu. (bisa kasih rekomendasi kalau ada yang beda, ya). Nah, novel ini pun kayak gitu. Tapi penyajiaanya tuh luar biasa aja menurutku.

Yang saya suka adalah bagaimana penulis bisa menyajikan cerita yang bisa aduk emosi pembaca khususnya saya. Mood-nya itu bisa sampai dengan sesuai ke saya.  Memang ada beberapa hal ganjil. Misalnya bagaimana Reya bisa cepet banget beresin desertasinya padahal sebelumnya baru ngerjain Bab 2. Mungkin emang beberapa bulan kemudian, Jadi wajar. Tapi ini desertasi lho. Tapi yaudahlah. Terus yang ganjil juga waktu Rad ngajak Reya ke restoran dan mulai jujur tentang apa yang terjadi. Sepemahaman saya, Rad nyeret Reya dan Reya gak bisa berontak. Berarti Reya masuk mobil Rad, kan? Tapi entah kenapa Reya bisa pulang dengan mobilnya sendiri. Entah juga itu kenapa.

Ngomong-ngomong saya suka banget endingnya, sumpah. Emang nanggung sih di bab terakhir. Karena tiba-tiba epilog. Tapi saya baca extra part-nya dulu baru baca epilog. Saya juga seneng ama endingnya. Pas aja sih. Penyajian konflik dan penyelesaianya pun cukup  memuaskan. Walaupun entah kenapa banyak adegan yang dipotong lalu dijadikan flash back. Menurut saya gak perlu gitu. Tapi mungkin ini memang style-nya penulis? Entah juga.

Nah, yang menurutku rada kurang adalah penyajian karakter. Okelah, Rad, Reya punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Mereka itu kadang nyebelin kadang juga gemesin. Yang disayangkan adalah karakter Kinanti. Jujur saya jarang benci karakter antagonis karena biasanya mereka itu effort-nya lebih dari protagonist. Intinya, aku seneng kalau semua karakter itu realistis. Punya sisi baik dan sisi buruk. Tapi Kinanti ini? Gimana, ya? Menurut saya penulis itu keterlaluan sekali waktu bikin Kinanti. Karena dia itu tokoh antagonis yang emang dibikin jahat tanpa alasan dan motif yang jelas. Okelah dia insecure, tapi apa harus dia dibikin sejahat itu tanpa ngasih kelebihan sedikitpun. Okelah dia sayang anak, terus? Kenapa gitu gak dibikin dia punya simpati aja ke orang lain atau apalah gitu yang bisa bikin dia manusiawi. Itu aja, sih.

Jujur aku ngasih rating 5 dari 5 untuk cerita ini di goodreads, dikarenakan goodreads gak punya sistem koma. Wkwkwk. Actual rating is 4,8 bintang dari 5 bintang.

Aku beneran rekomenin ceritanya buat kalian yang suka cerita menguras emosi.
Profile Image for ayanapunya.
338 reviews13 followers
June 21, 2017
Setelah dikecewakan kekasihnya, Hario, Reya mengambil keputusan impulsif dengan menerima lamaran Rad, seorang celebrity chef yang dikenalnya di sebuah acara. Tepat di hari pernikahan, Reya mendadak merasa kalau dia telah mengambil keputusan yang salah dan bersikeras ingin bercerai. Rad tentu saja tidak setuju dengan keinginannya. Akhirnya keduanya pun sepakat untuk membuat kontrak pernikahan selama 1 tahun dengan syarat tak ada kontak fisik diantara keduanya.
Awalnya Reya bersikap dingin pada Rad. Namun atas saran Andini, sang sahabat, akhirnya Reya mulai melunakkan sifatnya. Keduanya pun mulai menjalin hubungan yang lebih bersahabat bahkan tanpa disadari mulai saling jatuh cinta. Sayangnya Rad ternyata menyimpan sebuah rahasia di masa lalunya. Sebuah kesalahan yang dilakukannya membuatnya terikat pada sebuah janji pada seorang wanita. Kinanti, wanita itu kemudian datang lagi di kehidupan Rad dan Reya yang sedang berbahagia. Rad tentu saja tak bisa menafikan kehadiran Kinanti. Di lain pihak Reya merasa tersakiti dengan hadirnya masa lalu Rad tersebut. Apakah pernikahan keduanya bisa diselamatkan?

Ini adalah novel kedua Pradnya Paramitha yang saya baca. Meski tema yang diangkat dan konfliknya bukan hal baru, namun penulis berhasil mengemasnya dengan baik. Karakter Reya yang seorang dosen filsafat terasa kuat dan begitu juga sebaliknya dengan karakter Rad yang seorang chef. Penulis sepertinya melakukan riset yang cukup baik dengan karakter dan latar belakang yang dibuatnya.
Profile Image for Maynuverse.
70 reviews5 followers
November 26, 2021
[Subjective Review]

Ini pertama kalinya aku baca buku dari kak Pradnya Paramitha, kalau mau ngomongin gaya tulisan, plot dan pemilihan katanya sih buku ini bagus dan okelah. Idenya segar banget buat angkat issue after marriage.

Cuma pertama-tama, buku ini ngetrigger aku banget. As a conservative, buku ini terlalu banyak red flagsnya buat aku.

Bagaimana bisa seseorang melakukan kesalahan di masa lalu dan tidak berterus terang kepada pasangannya yang sekarang? Apalagi yang ia simpan adalah hal krusial. Kekhilafan yang menghadirkan sebuah nyawa di masa lalu itu biasanya emang sulit buat diselesaikan saat itu juga, mengingat nyawa itu juga terus hidup sampai saat ini. Tapi aku kecewa banget sama kurang tegasnya sikap Rad (karakter utama cowok), dia terlalu mengelu-elukan masa lalu dan membiarkan hatinya terombang-ambing.

Sedangkan Reya (karakter utama cewek) ditekan untuk selalu stand with him, memberi kesempatan, berbesar hati, memaklumi masa lalu Rad yang jauh dari kata layak untuk dimaafkan.

Di real life, kisah seperti ini juga ada. Tapi apa semua perempuan mampu jadi seperti Reya? Realitanya, perempuan juga tidak mau selalu memberi sabar kepada pasangan yang sudah membohongi, mengkhianati dan tidak bersikap tegas dengan batasan.

Setiap aku membalik halaman buku ini dan menemui Kinanti, sang orang lama yang mengandung anak Rad, aku sungguh merasa benci. Selain orang itu memanfaatkan anaknya untuk mengikat kesalahan Rad, ternyata dia juga orang yang star syndrome dan ingin menjadi pusat perhatian banyak orang.

Dan kalian tau apa yang paling aku benci setelah keruwetan hubungan Rad dan masa lalunya yang muncul lagi?

Rad malah mengakui masih bisa cinta dengan Kinanti bukan hanya sekedar karena ada Joshua (anak Rad dan Kinanti).
Kalau menjadi Reya, aku udah pasti cerai from the first place tau kalau Rad itu brengsek.

Hahahha, aku gak bisa banget baca buku tentang pengkhianatan sih, too triggering.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Indri Octa Safitry.
Author 1 book18 followers
June 22, 2020
"Mencintai itu fitrah. Saya percaya setiap orang di bekali kemampuan untuk mencintai orang lain." (hal. 133)

Reya, perempuan cerdas penuh ambisi ini mengalami patah hati yang dahsyat. Membuat dia seakan mati rasa. Sampai, dia seakan menjadi gila sudah mengiyakan permintaan Rad untuk menikah. Rad, seorang chef terkenal pun menutup hatinya untuk siapapun karena masa lalunya. Tapi, karena tuntutan keluarga membuat dia harus mengambil tindakan menikahi gadis yang berani berkomitmen dan satu visi seperti dirinya
Apakah Reya dan Rad akan bisa berdamai dengan masa lalu masing-masing? Atau justru mereka akan saling menyakiti?

Finish! Novel ke 2 ka Pradnya yang aku baca. Kali ini tentang 2 orang yang memiliki masa lalu. Dan cara mereka menangani patah hatinya berbeda. Terlebih Rad yang merasa punya tanggung jawab akan masa lalunya. Ah, aku kesal dengan Rad
Penokohan yang kuat dan chemistry dapet abis. Membuat cerita ini hidup. Dimana Reya yang ambisi tapi seakan rapuh, juga Rad yang terlihat tenang tapi hidupnya jauh dari kata tenang
Seperti judulnya, kisahnya lebih banyak tentang setelah pernikahan Rad dan Reya. Lika-liku pernikahan yang hanya sebuah komitmen dan janji bukan karena cinta. Bikin aku gemas sama mereka
Aku suka cara ka Pradnya menyampaikan keresahan Reya dan Rad. Terlihat nyata dan nyesekin. Sedih sih sama kisah mereka huhu
Alurnya berjalan maju dan sedikit membahas masa lalu dengan penjelasan yang singkat dan detail. Bikin aku seakan masuk dalam kisa Reya dan Rad
Overall, sukak dan enjoy. Nggak nyangka udah di halaman pertama. Banyak hikmah yang bisa diambil dari kisah ini. Recomended
Profile Image for Rizky.
1,067 reviews89 followers
February 7, 2017
20 - 2017

Ada 1 eks gratis After Wedding diblogku DL 10 Februari 2017 cek http://rizkymirgawati.blogspot.co.id/...

Pernah membayangkan kamu akan menikah dengan orang asing? Menikah dengan seseorang yang langsung melamarmu di pertemuan pertama dan kalian baru saja berbicara sekitar 20 menit? Apakah yang akan kamu lakukan, menerima atau menolaknya?

After Wedding mengisahkan mengenai kehidupan Rad dan Reya. Mereka menikah berselang 1 (satu) bulan sejak pertemuan pertama mereka. Rad dan Reya sama-sama butuh menikah, bukan karena mereka saling mencintai tapi karena terpaksa lingkungan sosial mereka. Di usia yang sudah matang, mereka sama-sama belum menikah dan ini menjadi masalah bagi keluarga masing-masing.

Dari sisi Reya, terlahir sebagai anak pertama wanita dan memiliki dua adik perempuan, Reya diharuskan cepat menikah karena adiknya tidak mungkin melangkahi dia menurut adat dan budaya yang dia anut. Semua akan lebih mudah jika Reya memilih seorang kekasih yang bisa diajak ke pelaminan, sayangnya seseorang yang ditunggunya malah mengacaukan semuanya. Hario, pria yang dicintainya malah berselingkuh di belakangnya dan parahnya dilakukan bersama sahabat Reya sendiri.

"Kenangan memang sering menjebak. Tapi, sebaiknya kenangan tetap jadi kenangan. Jangan diubah jadi harapan. Jadikan pelajaran. Kalau lo mengubah kenangan jadi harapan, selamanya lo jalan di tempat. Nggak maju-maju." (Halaman 14)

Reya tentu saja patah hati begitu dalam, di lain sisi dia membenci Hario, sisi lain dia masih sering merindukan pria yang sudah lama menempati tempat teristimewa di hatinya. Padahal Reya selama ini menganggap Hario adalah pria yang baik dan tidak mungkin mengkhianatinya, dia hanya harus sedikit bersabar untuk meresmikan hubungan keduanya. Sayangnya, itu hanyalah mimpi belaka.

"Cinta nggak sekeren yang gue pikirkan. Lo tahu kan betapa gue mengagungkan cinta? Menurut gue, manusia hanya butuh cinta dan dia akan bahagia. Cinta bisa menjaga sebuah hubungan dua orang. Cinta bisa membolak-balik keadaan. Hidup susah, asalkan dijalani bersama cinta, jadinya akan tetap bahagia. Well, gue harus berhenti nonton drama. Cinta nggak sehebat itu" (Halaman 15)

Di lain pihak, Rad Pramoedya seorang celebrity chef juga punya masalah yang sama. Punya kenangan buruk dengan cinta, membuat dia betah melajang hingga saat ini. Membuat dia tidak percaya lagi dengan cinta. Tetapi, desakan neneknya Jessy, yang ingin melihat cucu kesayangannya menikah, akhirnya dia harus mencari seseorang yang bisa diajak menikah tanpa cinta.

Hingga kemudian Reya dan Rad bertemu, obrolan keduanya yang nyambung membuat Rad secara impulsif melamar Reya. Hal ini tentu saja mengagetkan Reya. Tapi bagi Rad, Reya lah wanita yang dicarinya. Singkat kata, mereka pun akhirnya menikah.

Sayangnya, di malam pertama Reya berubah pikiran. Reya malah meminta cerai terhadap Rad. Apa? Bagaimana mungkin? Apa yang akan terjadi selanjutnya dengan pernikahan Rad dan Reya? Akankah mereka menemukan kebahagiaan yang mereka cari?

"Cinta bisa datang dan pergi. Cinta bisa menghilang dengan begitu tiba-tiba, sama seperti kedatangannya yang juga kadang tiba-tiba. Jadi, bagaimana kita menjadikan sesuatu yang serba nggak pasti itu sebagai tolak ukur?" (Halaman 17)

Akhirnya aku kembali mencicipi karya penulis. Kali ini penulis mencoba menghadirkan sebuah kisah tentang pernikahan tanpa cinta. Tema yang mungkin sudah biasa diambil oleh penulis lain, tapi penulis menawarkan eksekusi cerita yang berbeda.

Jika di novel lainnya, kamu mungkin menemukan sebuah kisah pernikahan karena perjodohan atau paksaan, kisah Rad dan Reya merupakan kasus yang unik. Mereka menikah secara sadar dan tanpa paksaan. Walau memang pemicu mereka akhirnya menikah adalah lingkungan sosial mereka, salah satunya desakan dari keluarga.

Membaca novel ini dari halaman demi halaman, membuatku jatuh cinta dengan pasangan ini. Sulit rasanya untuk memilih baik Reya atau Rad yang jauh lebih kusukai, karena mereka sama-sama punya kelebihan dan kekurangan yang saling melengkapi satu sama lain.

Bagaimana penulis akhirnya membangun chemistri diantara keduanya secara perlahan-lahan dan membuat mereka saling menerima satu sama lain. Karakter dan dunia mereka yang berbeda juga memberikan warna tersendiri. Aku suka bagaimana penulis mencoba memasangkan profesi dosen ilmu politik dan seorang chef, dunia dan lingkungan pergaulan mereka saja sudah berbeda, tapi mereka bisa melebur satu sama lain.

"Kita jalani pernikahan ini selama setahun. Selama itu, kita bersikap sebagaimana keluarga bahagia. Kamu tinggal di tempat saya, taking care of my family, mendampingi saya untuk ini itu. Kamu mencintai saya, saya mencintai kamu." (Halaman 57)

Walau memang semuanya dimulai dari sebuah "kesepakatan" untuk menikah selama 1 (satu) tahun. Mereka hanya di atas kertas berstatus menikah tetapi yang lain-lain mereka bukanlah pasangan suami istri. Yang terpenting status saja dan apa yang dilihat orang lain.

"Komitmen itu artinya janji, bukan? Sebuah janji untuk menepati atau melakukan apa yang telah disepakati. Rasanya aneh sekali jika sebuah komitmen didasari oleh hal setidak pasti cinta. Cinta bisa datang dan pergi, tapi komitmen mengharuskan kita mengabaikan hal itu." (Halaman 17)

Hingga kemudian rahasia masa lalu datang menghampiri pernikahan Reya dan Rad, disinilah mereka kembali diuji. Akankah mereka mampu melewati badai pernikahan mereka atau sebaliknya memilih menyerah?

Secara keseluruhan, kamu mencari sebuah kisah tentang pernikahan tanpa cinta, aku rekomendasikan novel ini untuk kamu baca. Kamu akan belajar bahwa pernikahan itu bisa dimulai dengan atau tanpa cinta. Jika kita sudah memilih pasangan kita, belajarlah untuk menerima pilihan kita dengan segala risiko yang ada. Pernikahan bukanlah permainan.

"Cinta adalah momentum yang bisa terjadi berulang-ulang. Jangan menyamakan cinta dengan kehendak untuk bersama seseorang. Karena, pada akhirnya, bukan cinta yang membuat kita bersama atau nggak bersama dengan seseorang."
Profile Image for Ana  Fitriana.
160 reviews31 followers
January 3, 2018
3,3 *
(diihh nanggung banget, An). Abisnyaaa, karakter mbak Rey makin ke ujung makin berubah siih. Dari wanita dewasa tangguh jadi kek abege labil yg lebih suka menghindari masalah ketimbang menghadapinya.
Aku suka Chef Rad. Dewasa, manis, humble. Jenis lelaki berbahaya yang bisa dg mudah bikin perempuan jatuh cinta. Nggak peduli dia single atau laki orang(zediing). Buktinya, Reya aja naksirrr. Lupaaa sm patah hati merananya krn dikhianati 2 orang terdekatnya. Pacar yg udah 5 tahun dan sahabatnya. Meski ya, kalo dari kaca mata aku (ceileeehh) konflik patah hati dan sahabat berkhianat ini kurang digali sm Pradnya. Ini dibuat sekedar menu pembuka aja, kayak makan salad sebelum makan soto mie(hah??ngaco!!!). Padahal menurut aku itu penting. Bukankah luka hati salah satu penyebab Reya yg cerdas, mandiri, dan selalu berpikir logis akhirnya mengambil keputusan gila, menerima lamaran Radina Alief Pramoedya meski baru mengenal lelaki itu... hmmm belum 2 jam?
Pradnya lebih memilih menjadikan konflik antara Rey-Rad-Kinanti, sang masa lalu menjadi menu utama. Dan meski endingnya bisa ditebak, tapi aku sangat menikmati perjalanan menuju ending, sama seperti aku menikmati karya Pramyts yg lainnya. Good Job, Darlenk😘
Profile Image for Nulaniah.
373 reviews7 followers
January 16, 2023
Okay, tokoh-tokohnya emang nggak bisa bikin simpati, awalnya gedeg banget sama Reya, tapi berujung kasihan sama dia, begitu pun dengan Rad, yang tadinya kasihan, malah jadi kesal.

Perasaan naik-turun baca ini tuh, kayak diaduk-aduk dan diperes berkali-kali, sakit pasti kalo jadi Reya, tapi aku lumayan paham kalo posisi Rad juga nggak mudah.

Agak berat ya temanya, kompleks banget masalahnya, macem benang kusut yang nggak ada ujung pangkalnya. Jujur biar udah baca sampai tamat pun aku masih ngerasa ada yang ngeganjel, nggak bisa ngebayangin gimana seandainya kalo ada di posisi Reya, huhuhu~ amit-amit deh...

Rating 3,5⭐ kubulatkan ke atas, aku cuma bisa bilang, kalau lagi cari bacaan ringan dan manis yang bikin hati berbunga-bunga, jangan baca ini sih, ngebuat sesak iya. 🤣 tapi aku nggak bisa setop bacanya, emang tulisan Kak Pradnya nggak pernah gagal menghipnotis pembaca.
Profile Image for fuhtreh.
99 reviews3 followers
February 23, 2023
wow ini diluar ekspetasiku. ya harusnya bisa nebak sih kalo ceritanya pradnya ini ngga bisa di anggap sesederhana itu. isinya cukup complicated. aku sampe pusing nangisin buku ini. nangisin reya huhuhuhuhu. 400+ halaman cukup kerasa tapi page turner!! capek aku tuh sama masalah hidupnya rad bener bener kayak yaampun kasian banget ngeselin banget tapi kasian banget tapi ngeselin banget. aku mau kasih 5 star sebenernya tapi ada bagian yang aku masik kurang srek. bagian dimana rada ngga bisa menyimpulkan sebenernya dia masih cinta sama kinanti atau engga, atau dia malah cinta kinanti dan reya dan memilih reya. nah itu belum bisa aku pahami sampe akhir. bab terakhir sebelum epilog juga kayak sedikit kepaksa karena kesannya menggantung. ya kayak ada beberapa bagian yang bisa di jelasin lagi lebih detail. overall BAGUS kok
Profile Image for Fety Niza.
109 reviews4 followers
June 18, 2021
Secara garis besar, konflik buku ini bisa dibilang cukup mainstream. Dua orang saling jatuh cinta, kemudian cintanya diuji oleh masa lalu mereka yang ujug-ujug datang lagi hahaha.
Tapiii, entah kenapa tulisan kak Pradnya ini enak banget! Nagih pol! Jadi gabisa berenti baca sebelum dibaca sampe tamat.
Setelah baca Baby Without Daddy nya kak Pradnya di storial, jadi ketagihan sama gaya tulisan dan gaya ceritanya. Aku rasa setelah ini aku bakal baca buku-buku kak Pradnya yang lain.
Makasih kak, tulisannya menghibur banget dan bikin hati aku cenat-cenut juga bacanyaaa hahaha.
Profile Image for Dita.
9 reviews
January 27, 2019
Awal baca dibawa super kesel sama reya yang super egois, diakhir dibuat kesel sama Rad but overall cukup enjoy bukunya karena langsung bisa diselesain dalam 1 hari. Cukup bisa ngaduk emosi that's something i like.
Profile Image for Nureesh Vhalega.
Author 20 books151 followers
July 3, 2021
Setelah baca masih aja bitter nih lidah wkwkwk sebenarnya mau kasih 3 buat buku ini, tapi haram euy ngasih segitu buat penulis favorit. Kujelaskan dalam review yang lebih terstruktur nanti. Jadi aku settle di 3.5 dan pembulatan ke atas. Mau meredakan kekesalan dulu 🤣
Profile Image for nasya.
783 reviews
June 24, 2021
SEDIH KALI BACA CERITANYA. pokoknya ga bosen sama konfliknya❤️
Profile Image for Kurnia.
175 reviews10 followers
February 13, 2017
Woaaah!
Sebentar saya ingin menghela nafas dulu setelah baca After Wedding. Hahaha~
Okay, saatnya mereview dan menguliti satu-satu perasaan saya setelah membaca After Wedding karya Pradnya Paramitha.

Novel ini saya ketahui akan terbit di bulan Desember. Dari akun penulis di wattpad yang sedang promosi. Karena saya sudah pernah membaca karya penulis di wattpad, saya agak penasaran dengan AW ini. Isenglah saya lihat di daftar karya beliau di wattpad, dan taraa~ spoiler yang diberikan mandek di chapter 4/5 saya lupa. Dari situ, saya mulai penasaran. Dan alhamdulillah, ada rejeki buat beli di awal bulan februari kemarin. Hahaha sumpah ini nggak penting banget, cuma curhat XD .

Karena premis cerita yang disuguhkan adalah kesukaan saya, jadi saya nekad selingkuh dari buku yang sedang saya baca bahkan lagi di currently reading di goodreads dengan tema yang sama. Begitu saya mencicipi bab pertama, saya langsung ketagihan. Ini cerita sangat-sangat susah dilepaskan sebelum saya tahu bagaimana akhirnya. Saya suka perasaan ketagihan ini. Saya bahkan berniat memberikan bintang 4, Tetapi ternyata otak saya berubah pikiran. Hahaha, maaf ya.

Oke, awal cerita yang sudah saya cicipi di wattpad tidak ingin saya bahas. Saya ingin fokus dengan karakter, Reya Gayatri dan Radina Alief Pramoedya. Saya tidak ada masalah dengan nama Reya. Tetapi saya agak terganggu dengan nama lengkap Rad. Radina, terkesan feminin bagi saya, yah, tapi sudahlah, dipanggil Rad juga masih keren. Haha~

Reya yang saya tangkap adalah orang yang rapi, pintar, logis dan terorganisir. Saya suka dengan segala pemikiran-pemikirannya yang logis ketika ia dan Rad ngobrol di awal jumpa hingga berujung Rad mengajaknya menikah, yah, mungkin karena dia seorang dosen. Tetapi, Reya sedikit berubah saat dihadapkan dengan urusan hati. Berbeda dengan pemikirannya yang cemerlang dan lugas juga kesukaannya membuat hipotesis. Apalagi saat rumah tangganya dirundung masalah besar, segala sifat ingin menelitinya hilang entah ke mana. Dia terkesan buru-buru menyimpulkan keadaan, terutama ia dibuat sering salah paham dengan Rad dan perempuan di masa lalunya. Ok, dia perempuan, saya bisa mengerti karena perempuan dari venus *lah nggak nyambung! :3
Walau begitu saya menyukai sikap Reya yang mau menerima bagian dari masa lalu Rad. Setidaknya ada usaha untuk mempertahankan rumah tangganya.

Bergulir pada Radina Alief. Chef Rad, seorang Chef selebriti. Saat membaca profesi Rad ini pikiran saya langsung terbawa pada Chef Juna. Hahaha~ bahkan memutuskan untuk memvisualisasikan Chef juna sebagai Rad yang berakhir dengan blushing-blushing sendirian. *eak~
Ok, Rad ini, kelebihan dia adalah,dia lelaki yang dewasa dan tenang. Dia tahu apa yang dia lakukan. Dia menjaga komitmen yang karena komitmenlah membuat Reya jatuh cinta. Tapi..... Rad sempat bikin saya sebal karena yah, dia sempat bingung dengan perasaannya. Duh! Untung saja di antiklimaks dia membuat saya jatuh cinta lagi, He's so responsible! Dia menepati komitmen mereka, duh, siapa coba nggak jatuh cinta?. *receh kak! ;D

Di sisi lain, lingkungan keluarga Reya dan Rad adalah komposisi yang pas. Pas karena semuanya bertipe keluarga besar yang akan merecoki dan kepo akut dengan seluruh aktivitas saudara. Yeah, jadi saya mengertilah.

Tapi yang membuat saya tidak puas, cerita harusnya dibuat lebih tegang lagi dengan adanya Hario. Di awal saya sempat berekspektasi, tetapi problem utama ternyata ada di sisi Rad saja. Hario hanya latar belakang yang disuguhkan untuk menarik garis takdir Reya dengan Rad. Ya sudahlah ya, toh saya tetap ketagihan baca, dan tetap suka.

Untuk teknis, ada di awal bab, saya menemukan satu kalimat narasi yang berganti menjadi orang pertama. Lupa halamannya, nanti kalau ingat saya revisi lagi deh *dih, emang skripsi? mwehehe.

Well, terima kasih karena menghadirkan Reya dan Rad, karena saya jadi inget pernah naksir Chef Juna *gagal fokus lagi* hahaha. Maafkan. Untuk mbak Pramthys, ditunggu kambek novel barunya ya, semoga ada yang naik cetak lagi. Saya mengharapkan BWD naik cetak. Good job. :)
Profile Image for indy ❁ ⋆⁺₊⋆.
361 reviews92 followers
October 10, 2021
sebenarnya cerita percintaannya cukup unyu dengan konflik gender yg relevan dialami wanita Indonesia. Masalahnya pas sampe ke tengah, tiba-tiba ada drama yang kesannya maksa banget. meh.
Profile Image for Ratna Sari.
308 reviews12 followers
May 12, 2017
"Jangan jatuh cinta pada saya. Maka, kamu akan baik-baik saja." -Rad

Sayangnya ultimatum itu, tak sengaja dihiraukan oleh Reya. Yupz, Reya jatuh cinta kepada Rad. Dan sejak saat itu, Reya tidak baik-baik saja. Hatinya selalu tersakiti bila berada di dekat Rad. Bagaimana Reya mempertahankan cinta dan pernikahannya?

Ide ceritanya sederhana, dan banyak ditemukan di novel2 dengan tema pernikahan lainnya. Hanya saja yg membedakan adalah profesi Rad yang sebagai seorang chef terkenal, yg sepertinya terinspirasi oleh sosok Chef Juna. Hahaa (abisnya Rad digambarkan sebagai chef yang selalu tanpa segan membuang masakan yg tdk enak yg dobuat oleh peserta ajang memasak di televisi sih)

Yang paling aku suka adalah chemistry antara Reya dan Rad yang kuat banget, sampai kadang dibuat baper. Sanking bapernya, kadang merasa kalo Reya ini qo gw banget ya. Xixixi *blushing*

Aku rekomendasikan novel ini buat kamu yang pengen tau kehidupan dalam suatu ikatan pernikahan.

Review lengkap akan kubuat secepatnya, bisa cek di blogku tgl 1 Feb 2017 nanti. Dan jangan lupa, ada giveawaynya jg loh 》》 romanitamore.blogspot.co.id
Profile Image for Riz.
1,262 reviews139 followers
February 27, 2021
------updated------

Reread 2019

3.5 Bintang


Setelah baca ulang ternyata gua lebih menikmati alur dan konfliknya. Emang ngadi-ngadi nih gua. Emang mood baca pas awal sama pas reread beda sih. Cuma konfliknya kadang masih berasa over the top sih. Plus penggunaan saya-kamu masih agak mengganggu.


+-------------------+
2 Bintang

Penggunaan saya-kamu di dalam dialog sampe bab terakhir terasa kaku banget. Trus, gua nggak suka sama karakter cowoknya 🙄😑
Konten dan konfliknya itu 🙄🙄🙄
Profile Image for ade.
274 reviews16 followers
January 12, 2022
Gw benar-benar terbius sama kisah ini, lebih tepatnya entah kenapa gw nyaris selalu terbius oleh kisah-kisah yang di tulis Pradnya, makin kesini, tulisannya pradnya tuh makin matang, eh tapi After Wedding di tulis 2016 ya, berarti saat itu jugaa, Pradnya sudah menjadi penulis yang mumpuni dan mampu mencuri hati para pembacanya eaaa..

Kisah ini langsung di mulai dari awal perkenalan random Rad seorang Celebrity Chef yang tampan dan Raya sang Dosen cantik. Paduan keduanya tuh kayak too good too be true, kebayang kan dosen sama celeb slash chef? Dari segi dunia aja udah jelas berbeda.

Dengan perkenalan singkat yang hanya kurang dari 1 bulan, mereka memutuskan untuk menikah. Ngalahin orang taaruf gaes, jawara banget si Rad dan Reya ini. Kok bisa sih memutuskan menikah tiba-tiba? Well di Indonesia ini, sulit rasanya terlepas dari belenggu keluarga atau lingkungan dekat yang menjunjung tinggi Pernikahan. Dengan usia yang tidak muda, tuntutan keluarga dan puncak nya kasus perselingkuhan dari kekasih yang sudah di pacari begitu lama, membuat Raya yakin untuk menerima suntingan Rad, dan bagi Rad, sosok Raya yang cerdas dan percaya tidak hanya cinta yang dibutuhkan untuk menjalankan sebuah pernikahan membuat Rad yakin bahwa Reya adalah sosok yang tepat untuk menemani hari-hari nya, sosok yang tepat karena ia tidak dan perlu mencintai satu sama lain.

"It is no a matter of love, but a matter of choice."

Namun, di hari pertama pernikahan mereka, Raya seolah tersadar keputusan gila menikah dengan orang yang bahkan tidak ia kenal adalah keputusan gila! Raya histeris dan langsung meminta Rad menceraikan nya hanya beberapa jam setelah mereka mengikat janji suci. Beruntunglah Rad disini begitu sabar dan dewasa untuk meyakinkan Raya bahwa semua akan baik-baik saja selama Raya tidak mencintai Rad, dan bahwa pernikahan mereka akan berakhir di 1 tahun pernikahan mereka.
Selanjutnya kisah ini di mulai…………. Klise? Sudah banyak yang memakai kisah serupa? Iya betul memang, gw sering kali bilang Nothing New Under The Sun. Namun, bukan Pradnya kalau dia tidak bisa mengubah sesuatu yang biasa menjadi luar biasa.

Gaya Bahasa yang baik dan begitu rapi, serta padu padan kalimat yang dituangkan Pradnya disini membuat gw sebagai pembaca begitu nyaman saat mengikuti kisah ini, tak ada rasa kebosanan satu pun, gw bahkan terus menerus di buat penasaran akan kisah dua sejoli ini.

Konflik yang dibangun juga pas, kita diajak memahami konflik batin yang di rasakan Rad maupun Reya, mau tak mau kita juga akan jatuh cinta setengah mati sama sosok Chef ini. Gw suka banget sih sama character development mereka. Dari Rad yang nakal menjadi seorang yang suamiable, Reya yang cerdas namun masih gamang menjadi seseorang yang berpendirian teguh.

Novel setebal nyaris 470 halaman ini jadi terasa tidak begitu tebal karena konflik yang padat, porsi antara penguakan konflik / masa lalu, kisah romance nan gemesh sampai settle down conflict nya juga terasa pas. Walau gw sempat kesal di akhir karena tidak mau berpisah dengan dua sejoli ini, namun gw juga harus mengakui bahwa memang penutupan kisah seperti ini yang pas.
Jujur gw sempat sebal banget sama Raya karena berusaha menyalahkan Rad atas pernikahan mereka, tapi please lah, Rad kan ga maksa, itu semua juga keputusan Reya? Beruntung banget Reya punya sahabat seperti Andini, yang bisa menampar Reya dengan kata-kata kalau memang sahabatnya itu salah. Demikian halnya Rad dengan Tommy sahabatnya.

"Yang dia butuhkan adalah seseorang yang keras kepala untuk tetap berada di sisinya."
- Tommy

Yang paling gw suka dari novel ini tuh pas Rad dan Reya flirting satu sama lain, gemesh banget dan tidak terkesan maksa, natural lah prosesnya pun tidak buru-buru, seperti yang gw bilang tadi, porsinya pas.

Belum lagi ada kutipan kalimat atau quote di setiap bab yang seolah menjadi blurb apa yang akan terjadi di bab tersebut, gw paling suka nih novel yang ada kutipan seperti ini, karena kutipan atau quote ini bisa menampar diri sendiri eaaa

Singkat kata, novel After Wedding bisa menjadi roller coaster tersendiri buat gw saat membaca nya sekaligus bisa membius gw untuk masuk kedalam kisah 2 anak manusia yang sedang mencari kebahagiaan. Pada akhirnya After Wedding juga mampu menjadi sebuah pembelajaran buat gw Ketika jatuh cinta nanti, bahagia dalam cinta dibutukan sebuah kepercayaan dan komitmen,, eaaa

“Berada di dekatmu, saya seperti sedang berada rumah peristirahatan. Nyaman dan damai. Kamu seperti rumah yang selama ini saya rindukan. Kamu adalah kebahagiaan, yang membuat saya merasa berdosa jika tidak menepati janji saya.”

Thanks a lot pradnya karena sudah menulis kisah sebagus ini,, ga sabar untuk melahap habis kisah-kisah lainnya, mumpung semangat baca lagi meningkat!




Profile Image for Ifa Inziati.
Author 3 books60 followers
November 15, 2019
Sebenarnya baca buku ini udah dari lama banget, tapi waktu itu memutuskan buat nggak masukin GR karena pertimbangannya nggak sesuai "selera". Tapi setelah dipikir-pikir lagi... selera bacaan saya sekarang-sekarang memang lagi yang nikah-nikahan begini, jadi ya saya masukkan saja.

Gaya bertuturnya menyenangkan, dan meskipun ini lini Le Mariage, napas City Lite-nya juga dapet. Alurnya, walau terkesan dipanjang-panjangkan (apalagi karena ada extra part-nya), juga masih nyaman diikuti. Masalahnya lebih vital dari itu, yaitu kontennya sendiri. I couldn't relate with the story and characters. Kayak, 'perasaan nggak gini-gini amat deh pernikahan.' Iya tahu, tiap pasangan pasti punya ceritanya sendiri. Dan justru di situ poinnya. Karena ini pernikahan antara seorang akademisi-garismiring-wanita mapan yang berpemikiran dewasa dengan koki seleb aka pria dengan latar belakang pendidikan baik, seharusnya mereka setidaknya menghargai pernikahan itu dengan 1) tidak sembarang minta cerai (apalagi langsung setelah resepsi) 2) jujur sejak awal (sehingga nggak ada masalah geje di tengah-tengah). Udah itu aja dulu.

Penyelesaian konfliknya seperti yang diulur-ulur karena karakter Reya jadi berubah labil makin ke belakang. Ini mengingatkan saya akan sebuah SSan dari Quora yang diunggah seorang pengguna Twitter yang akhirnya viral, tentang kisah perjodohan pasangan berumur 32-33 tahun yang suaminya selalu berjuang untuk membuat istrinya jatuh cinta, sampai pada akhirnya dia menyerah. Tapi nggak lama istrinya sadar kalau dia sudah jahat ke suaminya, dan sadar pula selama ini perlakuan sederhana yang kecil-kecil itulah yang begitu istimewa dari suaminya. Di hari yang sama, mereka akhirnya berbaikan dan sang istri jadi jatuh cinta pada suaminya. Ya intinya karena mereka udah dewasa, ternyata penyelesaian konfliknya pun cepat.

Sekilas, beberapa adegan memang terlihat masuk akal, tapi pada kenyataannya pernikahan lebih kompleks dari itu. Fakta-fakta lain seperti Reya yang merasa terintimidasi karena belum menikah di usia matang padahal sebelumnya digambarkan dewasa dan percaya diri rasanya kontradiktif. Rad is a-okay, meski konyol karena satu janji itu, tapi belum bisa membuat saya menyukainya. Saya akan menambahkan/mengurangi poin di resensi ini sembari membaca ulang bukunya, karena ini pun baru ingat lagi. I'm sorry this book isn't for me, but I'm glad if others can enjoy it. Cuma ya, semoga saja hanya sebatas menikmati, bukan menjadikan pedoman. Ini selera, tapi rasanya kovernya bisa lebih lagi dari sekadar menggambarkan seorang pengantin (karena ceritanya pun bergulir setelah pernikahan) plus judulnya asa lebih enak didengar kalau pakai 'the' jadi After The Wedding. Begitulah.
Profile Image for Annelice.
200 reviews8 followers
April 8, 2022
Bintang 4!!

Well setelah kemarin baca Baby without Daddy saya jadi ngeh kalau novel After Wedding ini tuh "seharusnya" karya Mentari ya wkwkw. Dan dengan polosnya juga saya cek thanks to nya berharap ada ucapan untuk Sabda dan si kembar Soren-Arendt wkwkw. Yang baca novel BwD pasti paham kan novel best seller karya Mentari tentang seorang chef dan dosen ini.

Oke, novel ini adalah buku ke-4 karya Pradnya yang saya baca karena saya benar-benar kecanduan dengan gaya penulisannya. Entahlah, tapi bagi saya setiap tokoh memiliki karakter yang kuat yang sulit dilupakan. Walapun hampir setiap karakter utama wanitanya memiliki watak yang mirip-mirip, tipe-tipe cewek tangguh begitu tapi karakter pria utamanya sungguh mencuri hati! Kok bisa ya Pradnya menciptakan setiap karakter pria begitu loveable seperti Bhisma, Randu, Sabda dan tentu saja Rad T.T

Baiklah kembali ke novel ini. Saya sangat suka dengan kisah Rad dan Rey yang penuh lika-liku dan bikin gemas. Saya juga sangat suka dengan interaksi mereka yang manis yang bukan hanya membuat Reya blushing-blushing tapi saya juga sebagai pembaca hahah.

Dibab-bab awal saya memang sempat bosan dengan cerita yang bisa dibilang cukup klise. Menikah tanpa cinta, kawin kontak dengan tidak mengganggu privasi masing-masing dan mantan berdatangan. Yah cukup sering bukan cerita macam itu muncul di TV. Tapi bukan Pradnya namanya kalau tidak mengaduk-aduk emosi pembaca.

Cerita dimulai dari Reya, seorang dosen muda yang cantik, pintar, berprestasi, berwibawa, jago publik speaking dan debat. Ya pokoknya dia tipe wanita berpendidikan yang elegan dan disegani.

Setelah putus dari Hario, kekasihnya yang sudah menjadi pacarnya selama bertahun-tahun karena dihianati, ia pun menjadi stres berat dan melakukan hal gila yaitu menerima tawaran menikah dari seorang chef.

Dia adalah Rad, seorang chef selebriti terkenal yang tampan-tentu saja, memiliki reputasi galak dan dingin yang padahal sifat aslinya sungguh hangat dan baik hati sekali, pekerja keras dan sangat konsisten pada komitmenya.

Mereka menikah tanpa cinta-awalnya. Tapi bukankan cinta datang karena terbiasa seperti lagunya Dewa19? Wk. So, apa yang akan terjadi jika mereka berdua setiap hari ketemu, sarapan bersama, nonton film bersama dan banyak menghabiskan waktu bersama?

Pokoknya ceritanya seru! Bagus seperti novel-novel Pradnya biasanya. Cuma memang buku kali ini bisa dikatakan terlalu "biasa" dibanding karyanya yang lain. Namun walaupun begitu, tetap saja cerita mereka berdua menguras emosi.

Yah secara keseluruhan saya sangat puas dengan roller coster yang disajikan di kisah ini. Tapi seperti yang saya bilang tadi, novel ini terlalu "biasa" dan bagi saya pribadi cukup banyak kurangnya karena banyaknya kisah yang menggantung.

Pertama, hubungan Andini dan Gesank yang entah bagaimana akhirnya.

Kedua, keberadaan Hario yang tidak terlalu penting di cerita. Ini sih yang cukup saya sesali. Status Hario sebagai pacar Rey yang bertahun-tahun seakan hilang begitu saja dan menjadi figuran yang nggak lebih penting dari Tommy. Tadinya saya berfikir bahwa tokoh Hario mampu menggojang ganjingkan rumah tangga Rad dan Rey atau minimal membuat Rad cemburu buta tapi ternyata tidak. Sayang sekali. Yang ada justru Rey yang terus-terusan tersakiti karena Rad dan gadis masa lalunya.

Ketiga, tentu saja kelanjutan hubungan Hario dan Tiara

Keempat, isi kontrak pernikahannya itu apa?? Nggak ada penjelasan sama sekali. Padahal saya penasaran saat Red bilang ada daftar DON'T di kontrak nikahnya. T.T

Kelima, entah ini perasaan saya saja atau bukan tapi perpindahan waktu di novel ini tidak smooth. Banyak yang loncat dan membuat saya bingung. Contohnya seperti saat Mama Rad menyuruh Rad ke Bogor. Saat awal diceritakan bahwa mereka tengah mengobrol di rumah tapi tiba-tiba ada lampu merah dan kemudian Jessy masuk ke kemar lalu marah-marah tapi kemudia lagi ternyata dia sedang bersama Rey di dalam mobil.

Keenam, mungkin nggak terlalu penting sih, tapi tetap saja membuat saya kepikiran. Tentang ending yang menggantung. Sayang sekali penyelesaian masalahnya seperti tidak tuntas. Kinanti yang namanya seakan digaungkan menjadi sumber masalah utama justru seolah menghilang. Yah walaupun memang diceritakan bahwa Rad memilih "berhenti" dan Jo semakin sehat tetapi tetap saja rasanya kurang tuntas karena hanya mendapat part sedikit.

Belum lagi tidak ada penjelasan apakah keluarga Rey akhirnya tau bahwa Rad memiliki anak laki-laki atau tidak. Lalu apakah Sofia pada akhirnya mengenal Jo? Ah.. banyak sekali pertanyaan dalam benak saya yang tidak terjawab. Penyelesain konflik terkesan buru-buru dan justru menuju konfliknya yang bertele-tele sehingga jumlah halaman yang 400 lebih terasa sedikit "sia-sia". Dan lagi Rad kan bisa dikatakan selebrity ya tapi kok hidupnya tenang-tenang aja wkwk baik Rad maupun Rey seperti sama sekali tidak pernah bertemu wartawan atau wawancara apa kek minimal saat nikahan. Kan biasanya seleb begitu ya wkwk.

Eits, tapi tetap ada nilai plusnya kok, yaitu Extra Partnya!! Yey! Cerita tentang anak mereka yang lagi-lagi mengingatkan saya akan novel BwD. Cerita hangat hubungan mereka dengan anak-anaknya yang manis.

Actually rating 3,8 sih tapi saya bulatin jadi 4.
Profile Image for Al.
71 reviews
May 22, 2022
"Menyenangkan ya, lepas dari belenggu masyarakat. Semua orang menggaungkan jargon 'just be youself', tapi ketika kita memilih menjadi our self, masyarakat menilai kita dengan seperangkat norma-norma. Mau jadi apa kamu? Apa yang kamu cari? Apa kamu bahagia? Kenapa kamu nggak begini nggak begitu, and so on and so on." - Reya pages 175

Oh My Godness
Let me show you my impression.

Apa yang terlintas dipikiran kamu setelah baca judulnya?
Kalau aku yaa prahara dalam rumah tangga. Klise? Iyaa banget tapi dengan premis dan plot yang klise ini penulis berhasil menyampaikan beragam emosi karakternya ke aku sebagai pembaca.

Love it banget waktu deep talk Reya-Rad tentang pandangan akan pernikahan dan di beberapa argumen aku sepakat sama Reya.

Aku pikir diawal, ceritanya bakalan ruwet di karakter Reya. Tapi bukan, aku salah tebak. Pemikiran Reya itu lovable banget sebagai seorang perempuan dimana dia tumbuh di tengah keluarga yang belum memahami esensi pentingnya pendidikan tinggi. Reya dengan caranya sendiri memilih untuk melanjutkan pendidikan tinggi hingga jenjang S3 dan berprofesi menjadi dosen sekaligus ibu rumah tangga meskipun kanan kiri keluarga menanyakan kenapa perempuan sekolah tinggi-tinggi.. yaa Reya mengabaikan itu semua.

Rad seorang selebriti chef yang cukup berani mengajukan lamaran di pertemuan pertama karena alasan untuk berbakti dengan neneknya. Karakter Rad dibuat lovable juga. Jadi pendingin di kala Reya memanas. Hubungan pernikahan kontrak yang diajukan Rad di malam pertama setelah pernikahan juga salah satu cara Rad menjadi pendingin di tengah prahara rumah tangga mereka.

Tapi who knows ternyata keruwetan cerita ini berasal dari masa lalu Rad. Masa lalu yang menjeratnya hingga sepuluh tahun kemudian.

Kisah pernikahan kontrak disini menarik..yaa klise. Awalnya orang asing jadi jatuh cinta tapi menariknya ada pada bagian gimana penulis menyelipkan setiap arugmen yang realisitis akan prahara rumah tangga, akan pemikiran Reya-Rad, akan setiap keputusan yang harus diterima penuh tanggung jawab sepaket dengan konsekuensi sebagai seorang yang sama-sama dewasa. Ga cheesy dan penyelesaian konfliknya dibuat sesuai porsi yang semestinya untuk mereka.

Nahh rasanya aku gamau pisah sama pasangan Reya-Rad ini. Coba bayangkan ketemu sekali terus deep talk dan kemudian dilamar, lalu berlanjut konflik konflik konflik dan berakhir happy ending. Apakah ada di dunia nyata? Gatau deh tapi aku menikmatinya sebagai bacaan di akhir pekan😁
Profile Image for Merianamzr.
15 reviews
October 13, 2025
I actually love this book. Premisnya sih biasa aja—tentang dua orang yang menikah tanpa cinta, lalu pelan-pelan jatuh cinta juga, sampai akhirnya muncul orang ketiga. Udah bisa ketebak ending-nya, tapi tetep seru dibaca. Banyak hal kecil yang bikin mikir juga.

Salah satu bagian yang paling aku suka tuh bahasan soal peran perempuan di keluarga Reya dan Rad. Aneh sih, tapi realistis banget. Gimana pandangan orang ke perempuan masih aja gitu—disuruh nikah cepat, seolah-olah pernikahan tuh tujuan akhir hidup.

Terus Rad… sampai pertengahan buku, aku bener-bener kagum sama dia. Laki-laki yang sabar, rasional, dan bisa banget menghargai ruang pasangannya. Aku suka banget bagian ini:
“Saya laki-laki. Saya sudah cukup umur. Saya punya penghasilan yang cukup untuk rumah tangga. Saya sangat memahami komitmen seperti yang kamu bilang tadi. Saya menghargai kebebasanmu. Saya janji nggak akan melarangmu bekerja. Saya janji nggak akan melarangmu ini itu.”

Dan juga yang ini, yang menurutku paling ngena:
“Mencintai seseorang bukan pilihan. Tapi bertahan bersama seseorang, itu pilihan. Seperti saya yang memilih bersamamu di sini dan bukannya bersama seseorang yang saya cintai. It’s not a matter of love, but a matter of choice.”

Setengahnya lagi, aku kagum sama Reya. Dia bener-bener berbesar hati mau menerima keberadaan Joshua. Aku mungkin enggak akan bisa begitu.
Menurutku, dia menggambarkan perempuan yang truly smart & aku jatuh cinta lebih banyak sama pemikiran-pemikiran dia.

Contohnya:
"Semua orang menggaungkan jargon just
be yourself, tapi ketika kita memilih untuk menjadi our self,
masyarakat menilai kita dengan seperangkat norma-norma.
Mau jadi apa kamu? Apa yang kamu cari? Apa kamu bahagia?
Kenapa kamu nggak begini nggak begitu, and so on and so on."

"Tommy, saya bisa memberinya ribuan kesempatan. Tapi masalahnya, apakah Rad bisa memberi saya kesempatan?"

Overall, ceritanya hangat tapi tetap nyentil realitas: tentang cinta, pilihan, dan kedewasaan dalam hubungan.
Tapi aku ngakak sendiri pas sadar... kok ya lima bulan aja udah dua kali mati listrik 😭😭 Selama di Jakarta kayaknya nggak pernah deh sampai segitu sering dan lama sampai harus pakai genset. Terus kejam juga ya beasiswa doktoral cuma 2 tahun hehe, kayak si B*h**l (nama pejabat konoha) aja.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Displaying 1 - 30 of 149 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.