Title : Mengapa PRIA Hanya Bisa Mengerjakan Satu Hal dalam Satu Saat dan WANITA Tidak Pernah Berhenti Berbicara
Author : Alan & Barbara Pease
Genre : Self-Development
Rating : ✨️4.7/5✨️
Kenapa sih wanita hampir selalu nyasar kalau baca G**gle Maps, tapi juarakk banget mengingat hal detil bangettttt, perkara kejadian 3 tahun lalu aja dia bisa ingat?
Kenapa ya pria bisa mencari jalan paling dekat dan cepat menuju suatu tempat, tapi susah banget menemukan kaus kaki di lemari?
Buku ini menyajikan jawaban dari perbedaan-perbedaan antara laki-laki dan perempuan. Mereka sama-sama manusia, tidak ada siapa yang lebih baik ataupun buruk, mereka hanya berbeda benar-benar berbeda.
Sebagai wanita, ketika membaca buku ini ada kalanya aku merasa lebih cerdas, ada juga aku merasa malu. wkwkwkw. Fakta yang disajikan penulis sungguh real, seimbang, tidak memihak siapapun.
Gambar kedua (Partikel Pembaca Peta hal.22)
Ini nih jawaban kenapa ciwi-ciwi hobi nyasar kalo baca gmaps, ternyata partikel pembaca peta kita nihh mungil bgt sisters, setitik (.) doang wkwkwk. Hal ini karena secara alamiah, wanita memiliki kemampuan spasial (kemampuan menggambar objek geografi, koordinat, dll dalam pikiran) yang terbatas. Mereka hebat dalam melihat hal dua dimensi, tapi sangat sulit melihat dalam tiga dimensi layaknya pria sebagai juara spasial.
Yang paling seru adalah kamus pria dan wanita. WKWKKWKW
.Kamus Wanita.
ya = tidak
tidak = ya
aku tidak marah = jelas-jelas aku marah
aku menyesal = kau akan menyesala
kita perlu bicara = aku akan menyampaikan sambatan dan keluhan
aku akan siap sebentar lagi = lepaskan sepatumu, dan bersantai saja sambil ngopi atau scrolling phone
.Kamus Pria.
aku lapar = aku lapar
aku ngantuk = aku ngantuk
aku capek = aku capek
ya, aku suka potongan rambutmu = aku suka potongan rambutmu yang sebelumnya
ya, aku suka potongan rambutmu = dah habis ratusan ribu, l see no beda
Nah itu kedua kamus bahasa wanita dan pria, tapi terkait benar atau salah bergantung dari pribadi masing-masing yaa. Kalau menurutmu betul nda? heheheh
Buku ini ditulis untuk membantu memahami mengapa pria seperti ini dan wanita seperti itu. Selain itu, buku ini membantu kita untuk mengenal dan memahami diri sendiri. Untuk kalian yang mulai menjalan hubungan yang serius mungkin buku ini bisa menjadi referensi untuk kehidupan yang lebih content, sehat, dan bahagia.
Kedua spesies tersebut tidak akan pernah memahami satu sama lain. Yang ada hanyalah saling merawat, mengisi, menerima, mengapresiasi, dan menghargai.
#benyngreviewbuku