Jump to ratings and reviews
Rate this book

#Ya Tuhan

#Ya Tuhan, monas, macet, doa.

Rate this book
Ya Tuhan,
Kalau ada yang menemukan buku ini,
tolong dikembalikan kepada pemiliknya.
Amin

76 pages, Paperback

First published November 7, 2016

12 people are currently reading
201 people want to read

About the author

Adityayoga

5 books9 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
30 (13%)
4 stars
58 (26%)
3 stars
117 (52%)
2 stars
14 (6%)
1 star
4 (1%)
Displaying 1 - 30 of 64 reviews
Profile Image for raafi.
933 reviews452 followers
November 20, 2016
Ulasan seri #YaTuhan: http://bibliough.blogspot.co.id/2016/...

Beberapa hal terkadang tidak bisa dikategorikan. Seperti buku ini yang sepertinya bukan buku puisi, satire juga bukan karena berbentuk puisi. Kata-katanya menyindir terlalu banyak namun membuat tertawa lebih banyak lagi. Pas banget dibaca pada Senin pagi ini. Dan untuk yang ini, aku sarankan untuk dibaca oleh para Jakartan! Harus, guys! Keluh-kesah kalian tertuang semua di sini. :')

Aku suka yang ini, karena ada teman yang tinggal di Jakarta tapi pernah curhat tentangnya:

doa \ dua sembilan

Ya Tuhan,
Apa sih rasanya naik ke
puncak Monas?

Saya belom pernah....


Aku juga suka yang ini karena satirenya terlalu satire untuk disebut satire:

doa \ tiga lima

Ya Tuhan,
Berikanlah kesabaran pada
teman-teman kami yang bertato
dari pandangan sinis ibu-ibu
yang alisnya ditato.

Amin.


Dan terakhir, yang bikin aku ngakak adalah ini karena trotoar sekitaran gedung kantor adalah saksinya:

doa \ lima satu

Ya Tuhan,

Ketika Kau sudah memberikan trotoar
yang bebas motor, sekarang mereka
hadirkan pot-pot tanaman raksasa
nan absurd yang memaksa kita tetap
turun dari trotoar ke jalanan....
Profile Image for Marina.
2,042 reviews361 followers
February 7, 2017
** Books 30 - 2017 **

3,2 dari 5 bintang!

Saya tidak bisa berhenti tertawa terkekeh-kekeh karena hampir semuanya (rasanya) doa saya sudah disalurkan lewat buku ini. Doa yang epic menurut saya yang ini :

1. "Ya Tuhan,
Kenapa belok aja di Jakarta harus bayar..?"

* Mahal tau sekali belok harus ngasinya Gopek pula kalau gak mobil dari arah sana gak mau dihentikan =__=a

2. "Ya Tuhan
sebetulnya apa sih yang bisa di-enjoy dari Jakarta?"

*Hahhaa ini hal yang paling sulit dijawab Jakarta itu hanya penuh sama Mall dan mall. Tampaknya untuk yang satu ini saya akan jawab MACETNYA! Nangis cuy Jakarta-Bekasi 2 jam. Padahal Jakarta-Bekasi (Libur Idul Fitri) hanya 30 menit =___=a

3. "Ya Tuhan
Berikanlah kewarasan kepada orang-orang yang sudah melanggar rambu tapi malah marah-marah kalau ditegur"

*Hahaha pengendara motor suka ga santai kalau melanggar rambu.. Dia yang nyenggol mobil orang bukannya kita yang harusnya marah malah dia yang lebih galak. Atau di jalan tol Mobil yang jalannya lambat harusnya ambil jalur kiri malah ambil di jalur paling kanan buat mobil yang jalannya cepat. Gak tanggung2 saya kasih tanda lampu Dim dari belakang buat pindah eh gak pindah-pindah dong ya.. keukeuh dijalur itu. Bodo amat mobilnya saya klaksonin dari belakang terus saya salip dari sebelah kiri buat pindah ke depannya.

4. "Ya Tuhan,
Jauhkanlah kami dari manusia-manusia yang berlagak bego ketika diberi tahu untuk mengantre"

*Hahaha untuk yang satu ini saya paling gak suka sama yang namanya antrian saya diserobot orang. Kalau sekarang saya merasakan pengendalian emosi saya lebih baik ketimbang dulu. Kalau sekarang ada yang menyerobot antrian saya biasanya berdehem sedikit sambil melirik orang tersebut atau mengatakan dengan baik bahwa mohon antri ya. Kalau kalian mengenal saya yang dahulu saya hanya mengucapkan "Mbak/mas gak pernah diajarin orang tuanya buat ngantri ya?" * *keinget jaman jahiliyah

5. "Ya Tuhan,
Enak sekali ya, mereka yang bisa santai didalam mobil yang ber-AC, tidak seperti kami yang berpanas-panasan di atas motor menerjang kemacetan..

"Ya Tuhan,
Senang sekali ya, mereka yang naik motor bisa sampai di rumah lebih cepat dibanding kami yang naik mobil dan terjebak macet yang tak berujung..."


*Haha untuk yang satu ini tidak perlu lagi lah ya dikomentarin. Saya suka iri dengan teman-teman yang bawa motor karena pastinya lebih cepat untuk sampai dirumah. Saya bahkan harus pulang diatas jam 7 atau jam 8 malam agar jalanan sudah tidak terlalu ramai. Apesnya mobil saya bernomor genap jadi kalau mau keluar kantorpun baru bisa diatas jam 19.30 WIB. pada akhirnya memilih naik kendaraan umum =__=a

Hahhaa maaf ya niatnya bikin review buku jadi banyak curcolan sayanya LOL

Terimakasih Scoop!

Profile Image for Dion Yulianto.
Author 24 books196 followers
November 18, 2016
Ya Tuhan, buku tipis kok harganya lumayan mahal sih?
Tapi saya pengen memilikinya.
Tapi ini tanggal berapa, Ya Tuhan?

Ya Tuhan, maafkanlah saya karena hanya baru bisa membaca buku ini di toko buku
...
Bacanya sambil berdiri pula, Ya, Tuhan.

Semoga bulan depan bisa beli dan memiliki buku unik ini
http://dionyulianto.blogspot.co.id/20...
Profile Image for Lila Cyclist.
857 reviews71 followers
February 5, 2017
Ya Tuhan
kenapa aku harus tergoda buku super tipis ini
dan didukung oleh kemudahan bayar e-banking
jadilah buku ini kubaca

Ya Tuhan
buku yg dibaca cuma sekian menit
setelah dikurangi diskon
kenapa masih cukup mahal?

ya Tuhan
aku jadi pengen baca seri berikutnya 

tolong

isilah e-cashku penuh2 ya Tuhan :))
Profile Image for Anggun P.W.
271 reviews91 followers
December 24, 2016
Ya Tuhan,
Terima kasih, akhirnya saya kesampaian baca buku doa ini
Meskipun dengan modal berlangganan scoop premium patungan sama teman main WW

Amin.

Ada garis tak terbatas untuk suatu kreatifitas, dan buku ini salah satu kreatifitas dalam sastra, saya bingung mau menggolongkan kemana, mungkin memang paling tepat sebut saja buku ini buku doa.huahaha

Idenya sangat sederhana, hanya mengambil potret keseharian, bungkusnya yang berbuat berbeda, karena dibuat dalam bentuk potongan doa. Meskipun begitu, membaca setiap doa dalam buku ini, membuat saya terkekek dan turut mengamininya.
Btw, saya juga mau bikin doa juga ah,
Yuk tolong diamini juga,
Ya tuhan,
Berikanlah hidayah kepada ibu-ibu pengendara motor
Agar dia sadar, tidak belok kanan ketika sein ke kiri

Ya tuhan,
Aku tidak tahu yang mana penguasa jalanan
Apakah geng motor dengan tato sebadan atau konvoy ibu-ibu bermotor pulang pengajian
Profile Image for Hestia Istiviani.
1,043 reviews1,971 followers
December 5, 2016
Berkat SCOOP Premium, saya bisa baca ini langsung dari meja kerja tanpa harus berpindah dari kursi
Profile Image for Pauline Destinugrainy.
Author 1 book272 followers
November 18, 2016
Ya Tuhan...
ini buku doa atau buku nyinyir sih?
Boleh nggak saya sebut buku humor saja?

Baca buku ini karena penasaran dengan reviewnya teman
Ngakak banget baca yang satu ini

Ya Tuhan,
Ya Tuhan, ada dangdutan keliling...
pengen joget...


atau sama yang satu ini...
Ya Tuhan,
Berikanlah saya kelancaran lalu
lintas, soalnya saya mengaku sudah
berangkat sejak 45 menit yang lalu.
Amin.


Cerdas deh bukunya.
Profile Image for cindy.
1,981 reviews156 followers
February 13, 2017
Ketularan para scoopers joglosem baca seri #Ya Tuhan, ini yg pertama dibaca. Lucu, haru, dan beneeer banget dah isinya. Ngakak2 sendiri tiap ganti halaman. Gak terasa udah tamat. :))
Profile Image for Amarilis Khairina Mardhiyah.
15 reviews9 followers
November 15, 2021
"Ya Tuhan,
Berikanlah kelancaran lalu lintas, soalnya saya mengaku sudah berangkat sejak 45 menit yang lalu
Amin"

Ga pernah kek gini si, tapi nunggu tj pas itu kebetulan lama banget jadi malah telat wkwk
__

"Ya Tuhan,
Berikanlah pengampunan bagi kenek yang berteriak " Dalam masih kosong" Padahal napas aja udah susah
Amin"

Sering terjadi, apalagi jam pulang/berangkat sekolah 🥲
Profile Image for peachberryss.
58 reviews
November 20, 2021
“Ya Tuhan, ini trotoar apa jalan tol buat motor sih…?” Ini buku lawak banget serius deh, isinya keluhan, harapan, dan situasi tentang kota Jakarta. Tentang kendaraan umum, bajay, motor, mobil, kemacetan, lalu lintas, polisi, polusi, monas, dll. Menggambarkan kehidupan di ibu kota banget. Bacanya cuma 15 menitan.
Profile Image for Popol.
41 reviews1 follower
January 27, 2022
Ya Tuhan,

Saya ingin pulang ke Jakarta.

Amin
Profile Image for nayla.
36 reviews7 followers
March 18, 2022
Aku baca buku ini sambil senyum senyum sendiri. Bukunya menghibur dan cocok dibaca saat santai. Merasa relate walau bukan orang Jakarta.

Ya Tuhan,
Apa sih rasanya naik ke puncak Monas?

Saya belom pernah....
Profile Image for Wardah.
954 reviews172 followers
March 1, 2017
Isinya bikin ketawa. Bacanya kayaknya cuma 10 menit, persis kata Mbak Lila.

Salah satu doa yang berkesan.

Ya Tuhan,

Ini trotoar apa
jalan tol buat motor sih…? (19)


Ulasan lengkap sila baca di sini.
Profile Image for fayza R.
227 reviews56 followers
December 29, 2016
Karena bukan warga Jakarta, jadi rasanya so sooo , da ga begitu ngerti wkwk


Ya Tuhan,
Apa sih rasanya naik ke
puncak Monas?

Saya belom pernah....
Profile Image for Nisa Rahmah.
Author 3 books105 followers
December 4, 2016
Selengkapnya ada di http://resensibukunisa.blogspot.co.id...

Buku ini mengambil tema seputar kehidupan di Jakarta. Kemacetan, urbanisasi, ojek online, dan perkara seputar kehidupan kota Jakarta. Satire, banyak menyindir, dan membuat berpikir. Meskipun saya tidak tinggal di Jakarta, namun karena pernah hampir sebulan di sana, saya jadi tahu bagaimana kehidupan sehari-hari di ibukota negara tersebut.


Ya Tuhan,

Berikanlah kesabaran pada
teman-teman kami yang bertato
dari pandangan sinis ibu-ibu
yang alisnya ditato,

Amin



Ya Tuhan,

Lindungi perairan Jakarta dari proyek
reklamasi yang tidak bertanggung
jawab terhadap alam dan nelayan.

Amin



Favorit saya yang ini. Aduh nggak ngerti lagi. Saya lempar yang ini ke twitter yang mana banyak teman saya tinggal di Jakarta dan serius kalian nggak pernah naik ke Monas? =)) Saya lho sudah dua kali =))


Ya Tuhan,

Apa sih rasanya naik ke
puncak Monas?


Saya belom pernah....

Profile Image for Fini  Arkani.
36 reviews
March 10, 2022
Judul: Ya Tuhan, monas, macet, doa.
Penulis: Adityayoga
Penerbit: Gramedia pustaka utama
Tahun Terbit: Cetakan Pertama, 2016
ISBN: 978-602-03-34271

Buku Ya Tuhan, monas, macet, doa, ialah buku kedua dari Adityayoga dan Zinnia yang saya baca. Sama seperti buku sebelumnya, "Ya Tuhan, kamu, aku, doa" buku ini juga berisi kumpulan doa-doa, ungkapan, tetapi kali ini berisi tentang keadaan Jakarta, jalanan Jakarta, kemacetan, polisi, pejalanan kaki, pengendara sepeda motor, mobil, dan lainnya. Kocak, singkat, dan ringan. Sedikitnya kita tahu bagaimana keadaan kemacetan yang ada di Jakarta.

doa \ lima satu

Ya Tuhan,
Ketika Kau sudah mrmberikan trotoar yang bebas motor, sekarang mereka hadirkan pot-pot tanaman raksasa nan absurd yang memaksa kita tetap turun dari trotoar ke jalanan....

doa \ lima tiga

Ya Tuhan,
Berikanlah pengampunan bagi kenek yang berteriak "dalam masih kosong" padahal napas aja udah susah....

Aamiin

___
Profile Image for Maddy Pertiwi.
65 reviews2 followers
August 20, 2023
Baca ini karena direkomendasikan oleh Twitter untuk dibaca di iPusnas. Dari beberapa judul dengan penulis yang sama, aku pilih buku ini dulu, karena pasti berbicara mengenai Jakarta. Dari halaman pertama sampai terakhir, ngakak dalam hati. Ini seperti short diary yang menuliskan semua kekesalan hati kita selama hidup di Jakarta. Bukunya sendiri terbitan 2016 jadi ada beberapa situasi dimana pada tahun itu terjadi, seperti keberadaan Metro Mini atau Pilkada DKI. Namun secara keseluruhan, seluruh situasi yang ada di buku ini masih dialami sampai sekarang, seperti ramenya Kebun Binatang Ragunan saat liburan panjang. Sempat cari tahu mengenai penulisnya, ternyata Adityayoga dan Zinnia adalah seorang desainer grafis senior yang sudah dikenal. Buku ini dikateogrikan sebagai kumpulan puisi, tapi asli seperti baca buku harian seseorang yang punya love-hate relationship dengan Jakarta. Cocok dibaca kala suntuk dengan kerasnya kehidupan Ibu Kota yang kadang lebih kejam daripada ibu tiri ini.
Profile Image for Nike Andaru.
1,646 reviews112 followers
January 21, 2019
26 - 2019

Buku ketiga dari seri #YaTuhan masih lucu dengan kumpulan doa yang gak pernah ada habisnya.
Tapi dalam buku ini ada beberapa sindiran bagi warga Jakarta yang suka nyerobot antrian, ngerusak fasilitas umum juga tentang polisi yang suka minta duit.


Ya Tuhan,
Apa bedanya pulisi biasa dengan pulisi cepek kalo ujung-ujungnya minta duit juga.

Ya Tuhan,
Bagaimana caranya saya bisa kentut dengan nyaman ketika berada di antara umpel-umpelan penumpang commuter line tanpa harus ketahuan?
Profile Image for Nura.
1,058 reviews30 followers
May 10, 2017
Ya Tuhan
Semoga si Doel akhirnya
bersama Zaenab


#ketahuan banget umurnya

Ya Tuhan
Jagalah kesegaran rambutku
dari helm ojek yang lembap
dan beraroma tak sedap.
Amin


#problem gw setiap kali terpaksa naik ojek

Ya Tuhan
Terima kasih atas pasukan
oranye yang senantiasa
membersihkan Jakarta.
Amin


Ya Tuhan, maaf saya cuma numpang baca buku ini di tokbuk, krn cicilan udah menumpuk
Profile Image for Limya.
97 reviews6 followers
December 30, 2020
Kalau yang ini isinya doa-doa penduduk Jakarta, kadang sekaligus satir dan nyinyir, hehehe

Aku yang ingin rantau ke Jakarta jadi lumayan kebayang sih ya kehidupan di Jakarta hehe. Yaa meskipun sebenarnya udah mainstream ada tipi-tipi noh. Beberapa kutipan doa juga sebenarnya ngga cuma relate ke Jakarta doang, tapi kota besar lain juga.

Kehidupan urban yang tidak jauh-jauh dari pengap, kudu buru-buru, sibuk, dan macet. :D

Paling ngakak entah kenapa justru pas bagian "Semoga si Doel akhirnya bersama si Zaenab".😂
Profile Image for jian..
77 reviews3 followers
October 23, 2021
Buku ini lumayan menghibur dan selesai dalam sekali duduk saja (tapi aku bacanya sambil rebahan xixixi). Saat membaca buku ini, aku dapat merasakan suasana Jakarta itu seperti apa (meskipun aku cuma sekali ke Jakarta, mana pas kelas 1 sd pulak). Jakarta memang tak selalu sesuai dengan ekspektasi yang kita punya. Bukti nyata bahwa ekspektasi itu berubah menjadi realita berbeda, tertuang dalam buku ini melalui sindiran yang dibalur dengan lelucon dan tentu saja meninggalkan gelak tawa.
Profile Image for Natasha.
122 reviews
October 25, 2021
Bukunya tipis dan cukup menghibur, cocok sekali untuk yang sedang santai-santai. Selesai hanya dengan sekali duduk, karna memang setiap halamannya berisikan harapan atau curhatan kepada Tuhan, ntah itu perihal kemacetan, abang bajaj, atau pengendara motor. Akan coba baca buku yang lain dari sang penulis.

Buku ini kupinjam dari iPusnas! Sangat senang belakangan ini aku lebih banyak discover buku-buku berbahasa Indonesia.
Profile Image for Rizky Ayu Nabila.
242 reviews30 followers
January 20, 2019
Ini sudah seri Ya Tuhan keberapa yang saya baca *sayalupa*

Sama seperti buku sebelumnya, buku ini berisi tentang curhatan dan doa dari penulis. Khusus seri yang ini, isinya lebih banyak menyindir tentang kehidupan kita pada saat berkendara di jalanan.

Ringan, cocok dibaca untuk selingan atau pada saat perjalanan pulang
Profile Image for Anna Valerie.
187 reviews4 followers
October 21, 2021
Pengemasan buku ini ringan sekaligus cukup enak dibaca. Sebenarnya, isi buku ini lebih seperti keluhan dan kritik tentang kondisi kota Jakarta yang banyak sekali permasalahannya. Akan tetapi, karena seolah-olah disampaikan kepada Tuhan, rasanya jadi lebih tergelitik.

Semoga seri lainnya bisa segera kubaca~
Profile Image for Rin.
Author 1 book17 followers
October 25, 2021
Buku ini kubaca sebelum kelas kuliah dimulai, dan hanya perlu waktu sebentar untuk menyelesaikannya.

Berisi keluh kesah dan curhatan mengenai tinggal di Jakarta, disajikan dengan humor mau pun sarkas─yang relate jika tinggal atau setidaknya pernah mampir di ibukota. Bacaan ringan yang cukup menghibur, seperti snack yang bisa dinikmati saat luang.
Profile Image for Khara.
28 reviews1 follower
December 25, 2021
keluh kesah mengenai jakarta dan infrastrukturnya. Beberapa mengritik tajam mengenai aparat hingga keruwetan jalan raya. Buku ini berkiblat pada Jakarta centris walaupun sebenarnya yg tinggal di kota besar akan paham sengsara yg dirasakan tidak hanya yg tinggal di Jakarta saja.

Well cukup menghibur dan memberi insight jika Jakarta masih jauh dari kata nyaman.
Profile Image for Jessica.
1,220 reviews40 followers
September 16, 2022
Bingung mau meletakkan buku ini di shelf mana. Akhirnya saya kembali membaca buku meskipun yg ringan ya.

Buku ini mayan pendek yang isinya doa, kutukan, harapan untuk Jakarta. Relatable sih.

Saya juga masih belum bisa naik ke puncak Monas sampe sekarang. Masih penasaran.

Ke Jakarta aku akan kembali.
Profile Image for Puri Kencana Putri.
351 reviews43 followers
August 14, 2017
Ya Tuhan, mungkin kami terlalu banyak berdoa dan meminta dengan bantuan teknologi digital belakangan ini kepadamu. Tapi ya Tuhan, buku ini lumayan memberikan penyegaran rohani yang umatMu butuhkan akhir akhir ini.
Displaying 1 - 30 of 64 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.