What do you think?


Thinking in JavaScript
JavaScript is a scripting language for the web. Before we delve into the intricacies of JavaScript, we need to know why it is used. While HTML tells your browser how your webpage will look, JavaScript is used for dynamic content and to add functionality.
Using this book, you will understand the concept of JavaScript and its use in web designing. You will also have a look at jQuery in general. You will learn about Functions, Operators, the concept of Variables, Conditions and Loops, Arrays, and the basics of jQuery in this book.
Instead of wandering through loads of theory, we have used practical examples in this book. The examples in this book are compatible with almost every browser. Instead of using the verbatim code, you can modify the code and see the change in the output thereby understanding the subtle nuances of JavaScript.
By the end of the book, with practice, you can achieve better things and get more acquainted with JavaScript.
39 pages, Kindle Edition
First published April 14, 2014
About the author
Aravind Shenoy
13 books8 followersA Content Specialist by profession, Aravind Shenoy’s core interests are Web Design, Marketing, Content Writing, Content Development, and Business Analysis. A music buff - he loves listening to Alternative, Electronic, and Techno-industrial stuff. ATB, Massive Attack, The Prodigy, Chemical Brothers, Fatboy Slim, Darude, Fragma, Bomfunk MC's, and Jamiroquai rule his playlists. An engineering graduate from the Manipal Institute of Technology and author of several books, he feels “The most important thing is to be happy - it’s all that matters. After all, we are here for a good time, not a long time".
Ratings & Reviews
Friends & Following
Create a free account to discover what your friends think of this book!
Community Reviews
Displaying 1 - 1 of 1 review
May 24, 2021
Buku karangan Aravind Shenoy ini bisa Anda akses gratis di kindle. Meski tipis, bukunya lumayan bagus untuk baca-baca santai. Tidak seperti buku yang saya review sebelumnya yang kebanyakan 'sejarah', buku ini lebih banyak tutorialnya. Disini paling awal kita diajak untuk langsung masuk ke alert, adalah ketika kita mengklik tulisan atau tombol maka muncul pesan tertentu. Kita bisa menuliskannya langsung di html atau menuliskannya di file terpisah misalnya [yourfile].js . Biasanya yang kedua sering dipakai agar tidak tercampur baur dengan file html.
Buku ini terbitan tahun 2014, meski begitu buku ini sedikit memberikan gambaran sederhana cara make javascript. Dulu, di tumblr, saya bilang kalau javascript bukan bahasa. Saya keliru, javascript adala bahasa pemrograman, yang kalau di web programming unpas, pak sandhika galih bilang: salam titik koma. Perlu diketahui bahwa bahasa ini membutuhkan ; (titik koma) di akhir kalimatnya.
JavaScript biasanya digunakan untuk konten blog yang dinamis dan menambah fungsionalitasnya. Intinya javascript itu "kelakuan" apa yang dihasilkan ketika pengguna menggunakan web, misalnya ketika pengguna scroll blog, ketika pengguna klik tombol, ketika pengguna melihat2 foto, respon "perilaku" apa yang akan ada disana misalnya warna tombol berubah, fotonya diperbesar, scroll seperti ada efek menggulung. Yang demikian merupakan kegunaan dari javascript.
Bab kedua berisi tentang perbedaan antara variabel dan konstanta. Seperti namanya bahwa konstata adalah nilai yang tetap sedangkan variabel nilainya selalu berubah. Variabel dibagi menjadi dua yakni variabel lokal dan global, bedanya variabel lokal hanya bisa diakses di dalam fungsi sedangkan variabel global dapat diakses dari lokasi manapun.
Fungsi merupakan bagian yang tak terpisahkan dari javascript. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa tujuan penting dari JavaScript adalah untuk menambahkan fungsionalitas ke halaman web. Misalnya, kita ingin menambahkan fungsionalitas tertentu dalam JavaScript dan kita perlu menerapkan pada halaman situs web yang berbeda atau pada tempat yang berbeda di halaman web yang sama. Daripada menambahkan fungsionalitas setiap kali, kita dapat menggunakan konsep fungsi dengan kita hanya mendeklarasikan fungsi satu kali. Darisana, kita dapat menggunakan fungsionalitasnya beberapa kali di beberapa halaman web atau di tempat yang berbeda di situs web.
Bab selanjutnya sedikit menyinggung OOP/ Object Oriented Programming adalah paradigma dalam pemrograman yang berdasarkan konsep 'objek'. Properti atau atribut adalah mendefinisikan nilai untuk objek. Metode adalah fungsi yang didefinisikan di dalam kelas yang menggambarkan perilaku suatu objek. Misalnya manusia, merupakan class: human (kelas: blueprint dari sesuatu yang umum), objectnya merupakan nama manusia tersebut(sesuatu yang lebih spesifik). Propertinya misalnya alamat, email. Metodenya: verifikasi dan send email.
Bab terakhir membahas tentang jQuery merupakan library javascript yang banyak digunakan. Library ibarat sumber data terbuka dimana sudah ada kumpulan animasi dan navigasi yang telah dikembangkan dapat dengan mudah kita gunakan (kita panggil). Cara memanggilnya hampir sama dengan memanggil CSS(Cascading Style Sheets) dengan terlebih dulu menuliskan jquery atau dolar($), lalu misalnya memanggil class pakai hesteg (#), kalau id pakai dot (.)
Buku ini terbitan tahun 2014, meski begitu buku ini sedikit memberikan gambaran sederhana cara make javascript. Dulu, di tumblr, saya bilang kalau javascript bukan bahasa. Saya keliru, javascript adala bahasa pemrograman, yang kalau di web programming unpas, pak sandhika galih bilang: salam titik koma. Perlu diketahui bahwa bahasa ini membutuhkan ; (titik koma) di akhir kalimatnya.
JavaScript biasanya digunakan untuk konten blog yang dinamis dan menambah fungsionalitasnya. Intinya javascript itu "kelakuan" apa yang dihasilkan ketika pengguna menggunakan web, misalnya ketika pengguna scroll blog, ketika pengguna klik tombol, ketika pengguna melihat2 foto, respon "perilaku" apa yang akan ada disana misalnya warna tombol berubah, fotonya diperbesar, scroll seperti ada efek menggulung. Yang demikian merupakan kegunaan dari javascript.
Bab kedua berisi tentang perbedaan antara variabel dan konstanta. Seperti namanya bahwa konstata adalah nilai yang tetap sedangkan variabel nilainya selalu berubah. Variabel dibagi menjadi dua yakni variabel lokal dan global, bedanya variabel lokal hanya bisa diakses di dalam fungsi sedangkan variabel global dapat diakses dari lokasi manapun.
Fungsi merupakan bagian yang tak terpisahkan dari javascript. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa tujuan penting dari JavaScript adalah untuk menambahkan fungsionalitas ke halaman web. Misalnya, kita ingin menambahkan fungsionalitas tertentu dalam JavaScript dan kita perlu menerapkan pada halaman situs web yang berbeda atau pada tempat yang berbeda di halaman web yang sama. Daripada menambahkan fungsionalitas setiap kali, kita dapat menggunakan konsep fungsi dengan kita hanya mendeklarasikan fungsi satu kali. Darisana, kita dapat menggunakan fungsionalitasnya beberapa kali di beberapa halaman web atau di tempat yang berbeda di situs web.
Bab selanjutnya sedikit menyinggung OOP/ Object Oriented Programming adalah paradigma dalam pemrograman yang berdasarkan konsep 'objek'. Properti atau atribut adalah mendefinisikan nilai untuk objek. Metode adalah fungsi yang didefinisikan di dalam kelas yang menggambarkan perilaku suatu objek. Misalnya manusia, merupakan class: human (kelas: blueprint dari sesuatu yang umum), objectnya merupakan nama manusia tersebut(sesuatu yang lebih spesifik). Propertinya misalnya alamat, email. Metodenya: verifikasi dan send email.
Bab terakhir membahas tentang jQuery merupakan library javascript yang banyak digunakan. Library ibarat sumber data terbuka dimana sudah ada kumpulan animasi dan navigasi yang telah dikembangkan dapat dengan mudah kita gunakan (kita panggil). Cara memanggilnya hampir sama dengan memanggil CSS(Cascading Style Sheets) dengan terlebih dulu menuliskan jquery atau dolar($), lalu misalnya memanggil class pakai hesteg (#), kalau id pakai dot (.)
Displaying 1 - 1 of 1 review


