Kate Saunders (born 1960) was an English author, actress, and journalist. The daughter of the early public relations advocate Basil Saunders and his journalist wife Betty (née Smith), Saunders worked for newspapers and magazines in the UK, including The Sunday Times, Sunday Express, Daily Telegraph, She, and Cosmopolitan.
She was also a regular contributor to radio and television, with appearances on the Radio 4 programs Woman's Hour, Start the Week, and Kaleidoscope. She was, with Sandi Toksvig, a guest on the first episode of the long-running news quiz program Have I Got News For You.
Saunders wrote multiple books for children and for adults.
Luar biasa! Keren! Dibaca buat ketiga kalinya pun tetap berasa kaya nonton film Disney Pixar di atas kertas. Ada glossary bahasa kucing pulak XD Eh, tapi kebanyakan kosakata mereka soal umpatan sih wkwkwk... Jadi curiga, jangan-jangan kucingku sering menghilang itu buat ikutan pertemuan parlemen kerajaan kucing?
***
Ini adalah kisah tentang seorang anak bernama Catherine William yang memiliki perasaan inferior dalam pergaulannya. Ibunya seorang wanita karier yang dominan, ayahnya akademisi di bidang arkeologi. Cat tersiksa karena ibunya memaksanya untuk ikut les bales, tempat dia harus menghadapi perlakuan tidak menyenangkan dari Emily Baines dan gengnya.
Suatu hari ayahnya menerima kiriman paket dari profesornya, Prof. Katzenberg yang dikabarkan hilang di Mesir saat berburu kunci kuil untuk masuk ke kuil legendaris Dewa Pankh, dewa kucing, yang dikabarkan memiliki begitu banyak emas. Gosip mengatakan sang profesor hilang karena dimakan buaya. Hanya baju-bajunya yang tersisa. Isi paket itu adalah batu pualam putih yang dipercaya sang profesor adalah salah satu kunci menuju kuil berisi emas itu. Ayah Cat yakin bahwa gurunya yang nyentrik dan genius itu ditipu orang sehingga sampai menghabiskan seluruh uangnya untuk batu itu. Maka Cat pun diizinkan menyimpan batu itu ke dalam kotak harta karunnya.
Didorong oleh kesedihannya karena tak memiliki teman baik di sekolah maupun les balet, sambil memegang batu itu, ia berimajinasi sedang berbicara dengan sosok Pankh dan meminta izin agar bisa masuk ke kuil dan menjadi pengikutnya. Keajaiban terjadi dan... Cat pun berubah jadi kucing!!!
***
Sebagai kucing, Cat masih bisa memahami bahasa manusia, membaca tulisan manusia, membaca jam, dsb. Karena kebingungan, ia pun minta tolong pada Erik, kucingnya. Ternyata dalam dunia kucing, Erik adalah jenderal perang klan kucing Cockleduster! Nama aslinya adalah Jenderal Nigmo Biffy. Erik atau Biffy lalu mengajari Cat tentang dunia kucing dan perseteruan "ratusan tahun" yang dialami klan Cockleduster dengan klan Stinkwater. Salah satu pemimpin Stinkwater bernama Darson, atau kucing yang diberi nama Muffin. Kucing milik Emily Baines yang suka mengejek Cat!
Perseteruan dua klan kucing ini terjadi gara-gara memperebutkan sebuah artifak kuno yang dipercaya memiliki kekuatan ajaib: sarden suci.
Konflik yang terdengar serius bagi dunia kucing. Perang gara-gara sarden! Haaaahahahaha!
All hail sarden suci!
Perlahan, Cat mulai mendapatkannya keberaniannya dari pengalaman-pengalaman menegangkannya selama menjadi gadis kucing yang terseret dalam pertikaian dua klan kucing rumahan bangsawan.
***
Yang menarik adalah saat penulis menggunakan referensi dari Shakespeare's Romeo and Juliet untuk mengakhiri konflik hihihi. Dan... menurutku novel ini juga berisi sindiran halus dari penulis untuk realita bagaimana manusia sering bertempur untuk berebut kekuasaan, dan beberapa oknum menggunakan embel-embel agama untuk menutupi kebusukannya.
Oh ya, kurasa Dewa Kucing Pankh di sini sebenarnya nggak ada. Satu-satunya kucing dalam jajaran dewa-dewi Mesir Kuno kayaknya cuma Bastet. Soalnya kalau iseng googling "Pankh" yang keluar malah poster film India XD
Hibah dari Kapten Kucing yang sedang dalam perjalanan mencari jati diri. Dari buku ini akhirnya sang kapten paham bahwa tidak seperti kucing yang mengenali sosok manusia dari baunya, manusia mengenali manusia yang lain melalui wajah dan penampilannya. Maka kebalikannya, saya rasa, ini pengetahuan yang cukup bermanfaat juga buat para manusia yang ingin menjadi kucing, tentang bagaimana seharusnya mereka melihat dunia dari sudut pandang seekor kucing.
Akhir-akhir ini, aku lagi suka membaca buku anak-anak, mungkin karena ceritanya yang santai dan imajinatif, mengandung hal-hal yang sederhana namun padat makna, memberikan edukasi dan hiburan sekaligus.
Buku ini menceritakan tentang seorang gadis kecil bernama Cat yang dapat berubah menjadi seekor kucing dengan bantuan batu ajaib yang mempunyai legenda Pahnk (ratu kucing mesir). Batu ini adalah pemberian profesor Katzenberg yang kabarnya meninggal karena dimakan buaya. Si kucing Cat lalu berteman akrab dengan kucing peliharaannya sendiri yang bernama Eric, yang kemudian diketahui namanya adalah Biff. Disinilah Cat mengalami petualangan-petualangan seru di dunia kucing. Terlibat dalam perang antar klan kucing, Ducklesotter dan Stinkwater yang memperebutkan Sarden Suci (mumi ikan). Bersama-sama dengan sahabatnya, Lucy, Cat mencoba memecahkan misteri perseteruan antara kedua klan kucing itu, menjelajah hingga ke tempat-tempat kucing liar. Akhirnya Cat dan Lucy tahu, bahwa penyebab peperangan itu adalah karena hasutan Pandregaast, kucing pendeta, yang mengambil keuntungan dari perseteruan kedua klan kucing. Dengan kecerdasan Lucy, terciptalah rencana untuk mengalahkan klan Stinwater. Ada juga kisah cinta terlarang antara pangeran mahkota klan Duckleshooter dan putri dari klan Stinkwater (kucing-kucing ini membangun kerajaan). Pasangan kekasih inilah yang kemudian mendamaikan kedua klan kucing yang berseteru itu. Dan ternyata, profesor Katzenberg tidak mati dimakan buaya, tetapi telah berubah menjadi kucing yang bernama Wunwiser, yang berjasa menyelamatkan Cat dari kejaran kucing-kucing liar pada saat penyelidikan. Ada juga tokoh Emily, musuh bebuyutan Cat di sekolah, namun diakhir cerita, mereka menjadi sahabat yang baik.
Setelah membaca buku ini, aku jadi bertanya-tanya, apakah kucing-kucing disekitar rumahku juga membentuk klan-klan kayak gini ga ya.. hehe.. atau mafia?
At first, buku ini tidak terasa terlalu istimewa. Not a thought-catcher, but pretty eye-catching. Saya membelinya karena sampulnya yang menarik, dan juga karena buku ini bertutur tentang kucing, while I love cats very much. Lebih dari setahun buku ini bertengger di rak buku tanpa saya buka dan baca. Pernah saya intip, tentu, tapi tidak cukup membuat penasaran untuk dibaca saat itu juga.
Akhirnya, pada suatu masa liburan, yakni kemarin--4 Januari 2015--saya mencari buku bacaan dan pilihan jatuh padanya. Begitu mulai membaca paragraf pertama, ternyata saya tak bisa berhenti membacanya hingga berhasil menyelesaikannya pada hari yang sama.
Cat, seorang anak perempuan yang tinggal bersama ayahnya yang arkeolog, mendapatkan batu 'bertuah' pemberian rekan ayahnya dari Mesir. Batu itu ternyata dapat mengubah Cat menjadi cat, kucing betulan! Dari sinilah petualangan Cat bersama para kucing dimulai. Tidak disangka, ternyata masalah yang dihadapi kucing bukan hanya perkara makanan, melainkan lebih pelik dari itu, termasuk persaingan antarklan. Seru dan menarik untuk diikuti.
Karena buku sebelumnya udah selesai tadi malem, pagi-pagi tadi saat pergi ke akupuntur, ambu bawa buku ini. Biasanya nunggu giliran di akupunturis itu engga lama, tapi tadi mungkin ambunya agak siang datengnya, dan hari ini Jumat jadi pasien pada dateng pagi-pagi, tadi ambu kebagian nomer agak gede. Agak lama nungguinnya. Jadi, buku ini selesai dalam sekali nunggu XD
250 halaman, tapi hurufnya gede-gede, dan ceritanya mengalir (terutama terjemahannya juga mengalir XD).
Daaaaaan, pengen bisa berubah jadi kucing!
Sayang sekali setelah ambu cari di wiki dan sejenisnya, penulisnya cuma nulis satu buku untuk seri Catherine Williams ini. Padahal ambu pengen baca cerita-cerita lainnya kalau ada. Sepertinya keren...
Kate is a fabulous writer and this was a brilliantly cattish romp. I read it to my 7yo and he was gripped and kept wanting more, despite it being quite complex and probably a bit old for him. I’d recommend for 9 or 10yo cat lovers!
Oh, how hard the life of cats is. Full of scratches here and there. And this is the life that Cat has to face when she suddenly has the ability to turn into a cat. She has to handle her hunger of eating birds and worst of all, she’s involved in the battle between two cat gangs! And nope, it is not sweetie pie cats all the way round. Some cats can be very very dangerous. Mark that.
Well, don’t be too serious about that anyway. Cat and The Stinkwater War is a very entertaining novel. It’s cute but at the same time, there are some heartbreaking scenes for you cat-lovers. I think as a simple story, this novel also has an effectively good plot. Each scene is important to the development of the story. Cat-lovers all over the world must read this book. Well, even if you do not like cats, this one is stil worth-reading!
This is a children's book about a young girls who changes into a cat. Sort of an outcast girl who does not quite fit in then goes on this journey into the cat community on their street. She is invited by the one group to help them find the fish, which was stolen by the other evil group. In the process she makes friends with her girl buddies.
All in all in silly story, which bore me at times but the book gives an interesting perspectives on the lives of cats and is well written. I would recommend this book to organisational change agents as it teaches us to understand and appreciate different cultures. Seeing something from a different perspective.
This book may be the fastest book I've ever read. Well, this book is very interesting. With a thrilling climax and a surprising end, I can never guessed what would happen next. Actually by the first pages, I thought this book was crazy. Turning yourself into a cat by touching a white stone your dad gave you? Isn't there any better ways to turn into a cat? But that idea was not a problem anymore as I turned pages to pages. A good book, it was.
I picked up the book because it had a fluffy cover at first.
Then, I started reading and I found it really good! I still like stroking the cover and reading it quickly. It's one of those stories you never get tired of.
I think you should try reading it (If you like cats)
This book is about a girl who finds a very interesting stone which turn her into a cat. She meets lots of cats on her jorney but not all of these encounteres are good cats. She can turn back into a human and tells her friend, lucy. Lucy protectes the girl and help her beat the stinkwaters from taking over the cat world.
This book was obviously meant for ten year olds, but I really liked it. It was interesting and clever and it had a few surprises. When I read it I actually felt like i was ten again. I enjoyed the experience.
Well...this book is really interesting. When I read this book, My imaginations become alive. I have pet and it's a CAT n I imagine that my cat have their own life, thingking, have their own world and can talk!!! are they???
Buku ttg cat yg berubah jd kucing gara2 batu kiriman teman ayahnya. Yah, sbagian besar konflikny sih perang wilayah antar klan kucing. Lumayan sih, walaupun konflik psikony krg dalem. Mkn gr2 ini emg bku anak2.
I loved this book as a teen (especially being a cat person). I really loved that well thought-out and built cat realm and its connections to the human world, and all the fights and cat relations... it was just too funny.
This book is my childhood. I cannot explain the number of times I have read it. An absolutely charming book which I have read from age 12 to age 17. I think I would go as far as to say that this is my favourite book ever as it made me love reading. 11/10. Also LOVE the cover.
I read this when i was in fifth or sixth grade. It was a story about cats and a fantasy tale about their legends and missions. It was pretty cute. Haha. It was funny and weird. Outrageous perhaps ?
It is always nice to read book about cats. But it took years for me to finish this book. It was hard to read this book in its first few chapter because there are too many names inside. I am not good at remembering them all. But as the story went by, I could catch them all. It is not that bad. I like the myth that was delivered inside. I just need to give this book more chances.
Nagyon aranyos kis történet volt arról, hogy milyen lenne, ha az ember lánya néha macska lehetne. :) A nevek nagyon tetszettek, a vége nem volt annyira meglepő természetesen, de a célját teljesítette, jól szórakoztam!
One of my all time fav books from when I was a kid. Got into a bit of a reading slump since I finished the court of thorns and roses series as I enjoyed it so much so just just decided to go for a wee book that I know I love! It didn’t disappoint. Just an easy, happy story!