BAGAIMANA ANDA MENJAGA DAN MENCINTAI DIRI SENDIRI? Metode Pelatihan Mandiri untuk Harga Diri ala Dokter Kejiwaan ‘dr. Yoon si Penjawab’
Selain mengandung 24 latihan untuk meningkatkan kepercayaan diri, buku ini juga terbagi dari tujuh bagian berikut.
1. Bagian pertama penanganan kesalahpahaman dan prasangka atas ‘harga-diri’ serta mengajak Anda menyadari pentingnya kepercayaan diri dalam kehidupan.
2. Bagian dua dan tiga memaparkan penanganan hubungan percintaan, relasi, dan perpisahan yang dapat menurunkan kepercayaan diri.
3. Bagian empat dan lima merupakan ‘panduan menangani emosi’. Dalam bagian-bagian ini disertakan tip dan trik menangani perasaan rendah diri, seperti membenci diri sendiri, depresi, dan kecemasan.
4. Bagian enam dan tujuh memaparkan berbagai tip praktis, spesifik, dan efektif yang dapat meningkatkan kepercayaan diri.
Setelah membaca buku ini, pada akhirnya Anda akan memiliki perspektif hidup yang berbeda dan mulai mencintai diri sendiri apa adanya. Tak ada lagi kebimbangan dalam memutuskan segala hal dan terpengaruh pendapat atau penilaian orang lain.
Kayaknya sang penulis buku ini tahu aja apa yang gue mau dengar (baca). Nyaris semuanya masuk ke akal dan hati gue. Pas semua. Ringan, tapi ngena. Apalagi pas gue baca di masa-masa "hujan". Sudah ada sekitar 4 buku nonfiksi dari penulis Korea yang bikin gue membatin: "Gue bakal baca buku ini berkali-kali."
I believe the book comes to me when I really need to read it, and it was the time for me to read this book. I was depressed because of the memories from the past and I didn't know how to control my depression which tries to take me down. However, while reading this book, several insights brightened me up and refreshed me. I figured out my problem, which I made myself guilty and blamed me for everything happening in my life. I kept thinking if I treated every one in a gentle way, I wouldn't get hurt, but I was too wild to get a fit in the society. However, after reading the book, I decided to stand on my side no matter what I do. I should love myself blindly so that I could get some protection to stand on my own. Also the book assures that non-existing fears come from imagination. Now, I will let the past stay in the past and not bother my present which I must enjoy the most.
“Untuk luka yang terjadi karena masa lalu, kita tidak bisa mengubahnya. Tidak perlu dipahami sempurna mengapa itu terjadi, sisakan energi yang ada untuk memahami keadaan sekarang dan bagaimana menghadapi ke depannya”
Seni Menghargai Diri. A must read in 2024 sebelum massuknya 2025! 🙌🏻
Seni Menghargai Diri ni merangkumi aspek self-esteem atau bahasa Melayunya; estim diri
Orang yang self-esteem sihat, tidak semestinya akan berterusan sihat. Sesekali, akan merasai estim diri mereka merudum atas sebab-sebab tertentu dalam kehidupan seharian.
Self-esteem yang sihat juga bukanlah sebab kita merasa yakin semborono saja dalam sesuatu perkara. Itu namanya ‘bodoh alang’ bak kata orang melayu 😂 contoh ya, hadir majlis kenduri kahwin pakai baju rempit tapi kita act like “biarlah, aku tak rasa malu pun…” ni namanya kurang self-awareness bukan self-esteem yang sihat.
Self-esteem juga boleh dikaitkan dalam perhubungan seharian kita sama ada suami isteri, anak-anak mahupun keluarga. Orang yang ada getaran self-awareness ni, dia akan rasa dirinya ada sesuatu yang tak kena dan cepat-cepat sedar. Dia tak akan berada dalam kemurungan atau kesedihan lama-lama, tak akan selamanya mendabik dada. Dia tahu dan faham dengan diri sendiri ‘apa yang aku buat ni akan efek pada masa akan datang’, ada self-doubt.
Jadi, untuk dapatkan self-esteem yang sihat… kenali diri sendiri. Kenali apa punca yang membuatkan kita rasa lelah dengan manusia sekeliling, kenali apa yang menjadi kekurangan dalam diri dan tak selamanya terperangkap dalam dunia kelam semata-mata.
Terjemahan puan @azzaharahman ni sedap. Wajib baca for the new you in 2025!
Buku ini aku beli karena baca bbrp review di twitter yg bilang kalo bagus untuk orang yg lagi ngga percaya diri, aku pribadi beli buku ini sebagai hadiah ulang tahun untuk diri sendiri dengan harapan “setidaknya aku mau belajar mencintai diri sendiri”.
Di bab-bab awal aku ngga berhenti baca karena banyak yg relate, di bab lainnya juga banyak cerita-cerita yang dipaparkan penulis sering ditemui dalam kehidupan nyata. Namun bagi aku ada beberapa bagian yg ngga masuk di aku, jatuhnya jadi kayak “harapan kosong” atau mungkin “tidak mudah dipraktikkan”.
Bukunya bagus, hanya saja aku agak tersendat bacanya karena poin-poin diatas.
Harga diri (self-esteem) adalah penilaian individu terhadap diri sendiri. Bagaimana kita memandang diri sendiri dalam level tinggi atau rendah. Setiap orang juga memiliki pandangan tersendiri mengenai makna harga diri. Kalau menurut buku ini ada tiga pilar dasar dalam harga diri, yaitu rasa kebermanfaatan diri, kontrol diri, dan rasa aman.
Bab dari buku ini yang paling aku suka adalah tentang sulitnya mengontrol perasaan. Membahas tentang berbagai macam emosi yang kita rasakan dalam kehidupan sehari-hari. Faktanya harga diri dan emosi adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Sebagian besar masalah yang kita alami dalam hidup berkaitan dengan emosi. Jangan sampai bernasib buruk gara-gara salah mengungkapkan dan mengontrol emosi.
Serunya lagi buku yang ditulis oleh #YoonHongGyun ini ada halaman-halaman berupa lembar kerja sebagai kegiatan harian untuk meningkatkan harga diri. Kurang lebih ada 24 kegiatan harian. Kalau aku tipe pembaca yang baca dulu sampai habis, setelah selesai baca baru deh sekarang saatnya mengisi kegiatan harian sesuai dengan panduan buku ini.
Buku ini aku rekomendasikan untuk kalian yang ingin mendapatkan berbagai tips praktis untuk menangani perasaan rendah diri dan tips untuk meningkatkan kepercayaan diri.
This book is entirely focused on the notion of self-esteem. Rather than identifying symptoms and exploring a variety of cases, the author Yun Hong-gyun adopts a more practical approach. At the every end of chapter, he suggests the way to improve readers' self-esteem, which I found quite helpful—although I'm not a person struggling with low self-esteem.
I reckon this book is very timely, and the fact that it's been in the bestselling list from early this year perhaps supports my opinion. S. Korea is now undergoing a transition period from a sort of nationalism and collectivism to a so called rational individualism. And I believe that this book is very relevant to such transition. Worth reading it.
Sempat underestimate karena takutnya buku ini tenar akibat k-wave. Memang sih buku-buku terjemahan dari korea punya judul yang 'menggoda'. Ditambah lagi, kebanyakan buku-buku tsb hanya untuk quarter-life crisis. Namun ternyata kusalah. Tidak hanya membahas harga diri (self-esteem) tapi juga membahas banyak aspek untuk mengenal dan memvalidasi emosi dengan cara yang mudah dimengerti. Satu hal yang membuatku terkesan adalah penulis, yang juga seorang pskiater, sangat menganjurkan untuk menulis (journaling) tentang apapun. Hal ini terbukti dengan beberap lembar kerja yang disediakan untuk memahami diri sendiri dan lingkungan. So, if you (or your friend) need to know more about respecting ourself (at any age of your life) i would highly recommend this.
Buku ini untuk menyelesaikan Baca Keliling dunia dan Tsundoku Books Challenge 2021
3,2 dari 5 bintang!
Buku self-help yang membuat kita lebih mengenali dan mengendalikan emosi yang kita miliki dan didalamnya juga ada soal-soal latihan yang membuat kita berpikir lebih dalam. Buku yang keliatannya bisa dibaca sekali duduk ternyata butuh waktu lama untuk diselesaikan karena banyak hal yang perlu dicerna dan dipahami.
Terbahagi kepada 7 bahagian, buku bantu diri ini membincangkan kepentingan estim diri, perasaan yang menyekatnya, cara memulihkan dan 5 praktik meningkatkannya, serta Estim Diri Dalam Percintaan dan hubungan kemanusiaan.
Kata penulis, ramai orang yang estim dirinya tinggi, memiliki masa silam yang kurang bahagia. Mereka juga berasa terganggu dan hiba kepada diri sendiri setiap kali mengenangnya. Namun, mereka mampu keluar daripada perasaan itu dengan mudah.
Bersifat interaktif, Buku ini mengandungi cadangan aktiviti bagi menaikkan estim diri seperti : Menulis Tentang Diri Sendiri (contohnya kelebihan dan kekurangan diri), Merancang Perpisahan daripada Tabiat Buruk, memilih hadiah untuk diri sendiri, meminta maaf kepada diri sendiri, membayangkan dan menetapkan matlamat, serta banyak lagi.
Ada tak antara kalian yang sering keletihan dan mudah marah kerana hal remeh-temeh, suka memulakan pertengkaran dengan pasangan kemudian menyesal, terlalu takut menghadapi perpisahan walaupun sering bertemu dengan individu yang salah? Atau anda rasa anda tidak cukup, tidak pernah atas tersalah cara dalam menghargai dan mencintai diri anda? Bacalah buku ini!
Boleh dapatkan buku ini dan buku Seni Menghargai Diri sebagai Kombo Gwenchana hanya di Book Capital Puteh Press.
Buku ini menjadi salah satu buku self improvement yang akan Saya rekomendasikan ke orang lain. Rasanya penulis menuliskan apa-apa yang menjadi kekhawatiran saya dan menjabarkannya dengan penjelasan yang mudah diterima. Dilengkapi dengan "24 latihan untuk meningkatkan kepercayaan diri" memudahkan kita menganalisis hal yang terjadi dalam diri kita. Hal lain yang membuat saya menyukai buku ini adalah, penulis menanyakan alasan kita membaca dan hal apa yang ingin kita rubah setelah membaca buku ini. Penulis meminta kita untuk menuliskan secara konkret.
Tưởng không kịp nhưng vẫn hốt được hụi chót kết niên. Một quyển tâm lý về self-esteem từ khái niệm căn bản đến những vấn đề liên quan và giải pháp để nâng cao lòng tự trọng. Nhiều khái niệm và góc nhìn mới để thực hành self-reflection và self-love.
Buku yg busa merubah perspektifmu setelah menbacanya yaitu buku ini, dan ada tujuh bagian yg menjadi bahasan buku ini, semua bagian sangat penting menurutku kita pahami, tetapi yang menjadi bagian highlight aku pribadi bagian “Harga Diri dalam Pola Percintaan”, “Harga Diri dalam Hubungan Manusia” dan “Perasaan yang Menghambat Harga Diri”. . Penulis tidak hanya membahas tentang harga diri yg rendah, harga diri yg terluka tetapi penulis juga memberikan gambaran/ contoh bagaimana orang dengan harga diri tinggi, juga bagaiman orang dengan harga diri rendah dan bagaimana orang dengan berbagai emosi baik emosi negatif atau pun emosi positif seperti apa dan dampak nyata pada setiap orang yang berbeda-beda juga. . Buku ini menurutku bukan hanya tentang bagaimana meningkat harga diri, mengatasi harga diri yg terluka, tapi juga membantu kita lebih mengenal diri sendiri, seperti apa diri kita, bagaimana nilai diri kita. Dan meski pun ditulis seorang psikiater bahasa versi terjemahannya mudah dipahami dan gak berat. Bahasan buku ini benar-benar berguna bangat sih buat siapa pun, karena kita sendiri kadang juga belum tentu mengenal diri kita dengan baik, mengerti dengan emosi kita sendiri, membenci diri kita sampai lupa bagaimana mencitai diri kita , menerima diri kita dan menghagai diri kita.
Buku ini merupakan buku self help yang bagus. Bahasa yang ringan bagi pembaca umum yang kurang familier dengan dunia psikologi menjadi mudah untuk mengenyam informasi yang disuguhkan. Saya sendiri membeli buku ini karena merasa saya kurang menghargai diri saya sendiri apa adanya. Dan buku ini sedikit demi sedikit membantu tujuan saya. Apa yang saya tuju dijabarkan dari dasarnya tidak hanya "practical tips" tanpa ada yang mendasarinya. Saya sepertinya akan membaca ulang buku ini dilain waktu karena isinya yang bagus belum sepenuhnya terserap dan terimplementasi dengan baik.
Buku yang sangat bagus!!! Bahasa dalam buku ini mudah dipahami. Walaupun isinya berat, tapi tetap mudah untuk dimengerti karena pembawaan buku yang sangat ringan. Memang buku ini bukan tipe yang sekali baca langsung selesai. Buku ini dilengapi dengan latihan2 untuk lebih mengenal diri kita. Di bagian akhir buku akan diajarkan bagaimana cara mencintai diri sendiri tanpa syarat. Dan hal itu bikin senyum2 dan membuat diri lebih bahagia.
Buku yang sangat luar biasa dan bacanya di waktu yang tepat 😭💕. Aku suka bagaimana cara beliau menyampaikan konsep harga diri secara luwes, gampang dimengerti dengan berbagai macam contoh dan analogi yang jadi semakin relatable.
Hal yang menjadi pertimbangan besar tiap baca buku self improvement bagiku adalah pengaplikasiannya dan tiap babnya ada actionnya!!. Mutlak aku beri 5/5.
Hal yang tak bisa diubah adalah masa lalu dan orang lain. Maka fokus lah dengan dirimu, “Disini dan saat ini”. Tembok yang kokoh itu adalah “Aku yang menekan” maka robohkan dengan “Aku yang mencintai”. Teruslah memulihkan harga dirimu dan teruslah bertahan layaknya dibga yang lelah di hutan bernama dunia.
Membawa saya lebih melihat ke dalam diri Membuat saya menakar lagi kadar cinta terhadap diri. Sangat mendalam dan menghangatkan, cocok di baca untuk semua kalangan
Buku "How to respect myself" ini ditulis oleh seorang Psikiater berkewarganegaraan korea bernama Yoon Hong Gyun. Buku ini mengajarkan banyak hal, terkait harga diri (self-esteem) yang cukup intens. Yoon Hong Gyun menegaskan di awal-awal buku ini, yaitu harga diri harus dijaga oleh kita sendiri. Memang ada berbagai cara dan jalan untuk menjadi bahagia, tetapi kebahagiaan yang sesungguhnya datang dari harga diri yang kuat. Secara garis besar, buku ini lebih menjelaskan lebih detail mengenai bagaimana cara untuk menghargai diri sendiri.
Buku self help pertama yang aku baca sampai halaman terakhir dan isinya bener” ngena banget. Hampir semua isinya relate sama keadaan aku sekarang dan yaaa aku bakal rekomendasiin buku ini buat kalian yg ada di fase ngerasa dirinya ga berharga.
Banyak hal yang aku dapet dari buku ini kalau ternyata normal kalau kadang kita cape, wajar kalau kita kadang ragu sama keputusan mana yang mau diambil. Gapapa istirahat dulu dan yang paling penting coba lihat masalah yang sedang kita hadapi dari sisi yang lebih sederhana dan mulai atasi masalah dari hal sederhana.
Setelah baca ini aku ngerasa lebih bisa menghargai diriku, bilang “gapapa” ke diri sendiri kalau misalkan aku bikin salah atau terjadi hal yg di luar kendali aku. Dan juga aku bisa melihat suatu masalah lebih sederhana, jangan dibawa panik.
Aku rasa semua orang harus baca buku ini, setidaknya satu kali dlm seumur hidup. Karena isinya benar” nyadarin kira banyak hal tentang diri kita yang seringkali kita abaikan.
Buku ini adalah buku terjemahan yang dibuat menjadi bahasa Indonesia, di dalam buku ini banyak sekali materi2 yg menjelaskan kenapa kita kurang menghargai diri kita sendiri dan bagaimana cara mengatasi nya. Buku ini sangat relevan dengan judulnya dan sangat membantu kita untuk lebih menghargai diri kita sendiri. Penulisan dalam buku ini sangatlah baik sehingga gampang dimengerti dan juga sangat enjoyable ketika dibaca.
Buku ini juga sangat relate dengan kehidupan nyata, akan tetapi banyak hal yang didalam buku ini yg mnrt sy krng practical sehingga meskpun kita membaca dan mengetahui hal2 tsb tidak membntu kita untuk mendorong brubah.
Buku yang cukup ringan untuk dibaca namun sayangnya tidak cukup mengena pada diri saya. Buku ini cukup menggambarkan apa dan mengapa harga diri itu penting, namun dalam aspek bagaimana untuk menghargai diri (How to respect Myself) tidak cukup akurat untuk diri saya.
How to respect myself : Seni menghargai diri sendiri. Layaknya judul itu, seni yang di tuliskan penulis bukanlah seni yang bisa kunikmati.
Buku yang menjelaskan dengan benar ‘ how to respect yourself ‘ Hal’ plg kecil yg bisa membantu kita menghargai diri sendiri. Untuk manusia’ yang mulai kehilangan itu,aku sarankan baca ini. Betul at least 1% akan lbh mendingan ketika selesai membaca ini!😊
this book help you to think and give you step by step to start respecting yourself, its a good book and you need to read it again when you feel like you start to disrespect yourself again as reminder
Highly recommended for you who curious about self-esteem from the psychological side.
Halaman pertama kalimat pertamanya udah bikin goosebump. Translatornya lumayan keren nih "Minder, ibarat 'kendi yang bolong'. Hati selalu hampa dan mudah terguncang oleh reaksi atau ransangan orang lain." -p (i)
Awalnya agak ragu melihat buku ini tebal, tapi rasa penasaran gak hilang-hilang dan akhirnya kebeli dan kebaca juga. Banyak yang membuat buku ini terbengkalai karena takut menggurui atau ya merasa kelewat banyak aja. Tapi, aku tidak menyesal untuk membeli buku ini. Buku ini juga ngasih semacam "latihan untuk diri sendiri." Latihan yang emang belum aku coba semua cuma aku udah liat banyak jenis latihan begini di youtube juga (gak di satu youtube tapi terpecah2 gitu). Suka sama bukunya karena di awal dijelasin tentang stigma orang-orang tentang psikologi, tentang harga diri orang, dan termasuk orang-orang yang "suka" baca buku psikologi. Semua yang berhubungan dengan harga diri dijelasin banyak banget dan merasa cukup paham. Tipe bukunya sayangnya bukan tipe yang bisa dibaca lompat-lompat karena semuanya berhubungan satu sama lain. Memang lebih baik dibaca dari awal sampai akhir, baru pas pengen inget2 lagi, bisa dibuka yang bagian yang udah ditandain. Suka juga dia ngejelasin macam2 emosi. Memang termasuk salah satu buku psikologi yang aku cari-cari selama ini kayaknya.
Berkat buku ini aku paham kenapa rasa percaya diri seseorang bisa tinggi atau rendah di situasi tertentu. Dan rasa bangga adalah perasaan yang muncul karena penilaian yang tidak rasional ato kelewat pd. Wew. Selama ini selalu disebar2 orang “Bangga dikit lah sama diri lu sendiri”
Membaca buku ini membuat aku juga mempertanyakan tentang bagaimana dengan keadaan aku. Secara tidak langsung juga mengajak aku untuk merefleksikan diri ketika aku membaca buku ini secara perlahan.
Berkat buku ini juga, pertama kalinya aku baru paham secara literatur apa itu bedanya suka dan cinta.
"Rasa suka merupakan reaksi psikologis yang sedikit lebih lemah daripada cinta, yang membuat kita penasaran tentang di mana orang itu tinggal dan apa yang dipikirkannya. Cinta bermula dari rasa suka atau tertarik dan jika meredup maka ketertarikanlah yang lebih dulu hilang."-halaman 190