Jump to ratings and reviews
Rate this book

Mariposa

Rate this book
Untuk mencintai kamu, aku hanya butuh waktu satu detik.
Untuk mendapatkan cinta kamu? Aku butuh berapa juta detik?

Ini kisah tentang Acha, memiliki nama panjang Natasha Kay Loovi. Gadis ajaib berparas cantik seperti bidadari. Ini juga kisah tentang Iqbal. Jangan tanya nama panjangnya siapa, nanti kalian jatuh cinta. Pria berhati dingin dengan hidup monotonnya.

Bercerita tentang perjuangan Acha untuk mendapatkan cinta seorang Iqbal. Acha tak pernah gentar meruntuhkan dingin dan kokohnya tembok pertahanan hati Iqbal yang belum pernah disinggahi perempuan mana pun.

Sikap dingin dan penolakan Iqbal berkali-kali tak membuat Acha menyerah. Bagi Acha selama Iqbal masih berwujud manusia, selama Iqbal tidak berubah menjadi sapi terbang, Acha akan terus berjuang.

Siapkan hati yang mandiri untuk membaca cerita ini. Hati-hati jantung Anda, mohon selalu dijaga. Serangan baper akan terus menyerang tanpa henti.
Kisah romantis komedi remaja yang siap memanjakan hari indah Anda semua. Jangan lupa selalu bahagia.

Dari Mariposa untuk semua pembaca tercinta.

496 pages, Paperback

Published January 1, 2018

353 people are currently reading
3748 people want to read

About the author

Luluk HF

11 books73 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
661 (33%)
4 stars
406 (20%)
3 stars
424 (21%)
2 stars
237 (11%)
1 star
260 (13%)
Displaying 1 - 30 of 244 reviews
Profile Image for Yasir Jabry.
2 reviews7 followers
May 26, 2019
Saya membeli dan mencoba membaca novel ini dengan rasa penasaran akan apa yang membuat Mariposa begitu disukai, digilai, dan selalu direkomendasikan banyak orang.

Mencoba untuk seobjektif mungkin, memandang dua sisi bersebrangan dalam melihat cerita ini.

Sekilas, apa yang ditawarkan Luluk HF pada blurb cerita sudah sesuai. Hanya saja, ada banyak hal yang sangat disayangkan tidak ada dalam hubungan Iqbal dan Acha.

Pertama, saya dibuat sangat tidak nyaman dengan karakter Acha yang terlihat agresif terhadap Iqbal. Memang, rasa suka kadang mengaburkan pemikiran seseorang hingga tak peduli apa kata orang, tapi tak sampai begitu agresif dan keukeuh dikejar sampai dapat. Apresiasi saya berikan kepada Luluk HF karena berani menampilkan karakter seperti ini (walau di mata saya terlihat aneh) sebagai tokoh utama.

Kedua, saya mengapresiasi juga bagaimana penulis mencoba melontarkan jokes-jokes receh khas zaman sekarang baik dalam narasi mau pun dialog. Bagi saya pribadi, sebagian besar jokes gagal memancing tawa. Ini pendapat pribadi, bisa jadi orang terpikal-pikal saat membacanya. Genre romansa-komedi dirasa tepat, walau komedinya hanya baru saya rasakan ketika menjelang akhir bacaan. Saya suka bagian saat Acha bercerita ke Iqbal sewaktu di taman, menggemaskan dan lucu.

Ketiga, satu hal yang membuat saya jengah dan tak ingin membacanya lagi adalah membuat Acha seolah-olah korban. Sedari awal, semua elemen dalam cerita dan penulis bersatu membuat sosok Acha berhasil mendapatkan hati Iqbal. Berulang kali penolakan seharusnya cukup membuat penulis memikirkan sebuah twist. Entah dengan membuat Acha menerima Juna atau Acha justru direbut Glen, mungkin akan lebih menarik. Pikiran baik saya masih mau untuk menanggap bahwa penulis sengaja membuat seperti itu sebagai bentuk perjuangan. Lagi-lagi, saya mengapresiasi hal tersebut, walau saya tak suka dan terkesan dipaksakan.

Keempat, ada beberapa bagian yang sebenarnya bisa dikulik lebih jauh. Apa yang membuat Acha begitu menyukai Iqbal? Kenapa Iqbal tak ingin memberi kesempatan pada gadis lain? Apa yang membuat Iqbal akhirnya menyukai Acha? Mengapa penyakit Acha bisa begitu parah di satu waktu, namun sehat bugar di lain waktu?

Sejujurnya, saya orang yang menikmati cerita romansa remaja SMA sejak lama, bahkan sebelum cerita-cerita romansa remaja dari dunia oranye mulai merebak. Saya menikmati, walau menggelikan sehingga beberapa kali menghentikan bacaan.
Profile Image for Jeon Dani.
132 reviews64 followers
November 21, 2019
description

Nah! Ekspresi itu mewakili perasaan dan bacotan gue atau barangkali pembaca-pembaca sekalian yang kecewa dengan label "Telah dibaca berjuta-juta kali bla-bla-bla" bullshit! Bahkan sampek difilmin.

Cringe Parah!
Mending aing nonton Drakor yang klisenya turun temurun.
Profile Image for Utha.
825 reviews403 followers
May 11, 2023
https://www.tsaputrasakti.com/2019/02...

Mariposa nyeritain tentang Acha yang tergila-gila sama Iqbal. Mau dibilang apa juga, Acha terus-terusan ngejar-ngejar Iqbal. Semua Acha lakuin buat Iqbal. Kalo kata anak zaman sekarang, tipikal bucin alias budak cinta. Aku penasaran karena beberapa orang suka banget sama novel ini, jadi nggak ada salahnya dong kepo-kepo dikit. Apalagi labelnya cetar membahana: "REKOR NOVEL DENGAN JUMLAH PEMBACA TERBANYAK" (yang tentunya di Wattpad). Eh tapi memang laku juga, soalnya sering masuk jajaran top ten di rak fiksi berbagai toko buku.
29 reviews6 followers
Read
July 10, 2019
aku penasaran kenapa novel ini bisa sangat heboh sampai dibaca 80jt kali. jadilah aku baca versi wattpadnya sebagai tester dulu kalau aku suka baru aku beli novelnya, tapi ternyata.......

Aku menyerah. Kibarin bendera putih buat novel yang sudah membuatku emosi dan telah menginjak injak harga diriku sebagai cewek. Tapi kenapa wattpad yang notabene pembacanya adalah cewek bisa begitu menggilai novel ini?. Aku bener bener nggak tahu letak bagusnya dimana

Dibilang komedi? Nggak juga tuh. Hanya sesekali bisa membuatku sedikit nyengir. Dan lebih banyak garingnya

Tapi yang paling menggangguku itu karakternya acha yang nauzubillah. Katanya primadona di sekolah lamanya, cantik, pintar pula. Yang namanya primadona pasti udah biasa dipuja dan dikejar banyak cowok. Tapi kenapa acha bisa dengan mudah membuang harga dirinya dan memutus urat malunya dengan terang terangan mengejar cowok yang sudah menolaknya mentah mentah. Emang dia nggak bisa mengejar iqbal dengan cara yang lebih elegant apa?

Aku aja yang seorang cewek biasa dan tidak pernah dikejar oleh cowok manapun tidak akan sudi untuk melakukannya. Dari awal cerita. dia dengan beraninya menyatakan perasaannya kepada iqbaal tanpa tedeng aling aling, di depan umum pula. apalagi sampe maksa buat minta no HP nya.

kalau cowok normal mah pasti bakalan ilfeel sama kelakuan acha. dan kalau aku jadi iqbal aku akan bikin acara syukuran begitu acha tidak lagi menggangguku, bukannya malah merasa "kehilangan".

aku sabar sabarin untuk membaca sampai halaman terakhir yang di publish di wattpad, tapi ternyata setelah bab enam aku nggak sanggup lagi buat melanjutkannya, asli aku malu sekali membayangkan kelakuaan acha.

kalaupun ada perbedaan di versi cetaknya, mungkin cuma mofidikasi alur belaka, sedangkan secara garis besar akan tetap sama dengan versi wattpadnya

aku memang tak layak untuk menulis review di goodreads karena tak membaca versi cetaknya, tapi aku merasa butuh tempat untuk mencurahkan kejengkelanku pada novel ini, tolong maklumkanlah
11 reviews2 followers
August 31, 2019
DNF. Hehe.
Gimana nih? Pembaca di Wattpad bisa 80 juta, tapi waktu masuk Goodreads, bintang 1 nya bertebaran.
Bukti bahwa kuantitas tidak bisa mewakilkan kualitas.
212 reviews2 followers
November 19, 2019
Jutaan pembaca belum tentu jadi jaminan ceritanya berkualitas.karena lagi2 kena zonk lulusan watty.
Tolonglah penerbit,cetaklah cerita yang bener2 berkualitas,yg bnr2 relate ma khidupan.ga lebay.yg real aja.G cuma nyetak buku dgn embel2"telah dibaca 100jt x"(dalam mimpi)
Profile Image for Novia.
115 reviews2 followers
February 2, 2019
Gatau deh, antara pengen tendang yang cowok. Sama pengen jambak yang cewek.

Definisi bucin 😅
Profile Image for Aulia Wardah.
2 reviews1 follower
August 17, 2019
Gapernah nemu buku secringe dan gak semasuk akal ini. Sorry
Profile Image for Anak Agung Sandra.
5 reviews4 followers
Read
March 18, 2020
Not my cup of tea.
Dialog-dialog tokoh cewenya beneran ada gitu di dunia nyata? Dari bab pertama saya nggak bisa bayangin ceritanya.
9 reviews5 followers
July 27, 2019
Can't even finish.
Does she have mental problem or something?
Seenggaknya ya, seenggaknya explain why Acha could behave like that. Jadi kita nggak mikir kalau dia beneran 'sakit'.
Nggak ngerti sama dunia pernovelan sekarang terutama yang jebolan dunia oren. Kenapa baper itu harus jadi kriteria nomor satu bagi remaja untuk beli dan baca novel?
2 reviews
September 17, 2019
Kalo cuma bacaan iseng mayanlah, tapi kalo sampe dianggap spesial sampe mau difilemin, nggak banget. Nggak real, nggak relate ama kehidupan, mainstream parah. Bnyak yg lebih layak diangkat ke film.
Profile Image for Szasza.
246 reviews22 followers
July 23, 2022
Honestly i don't even know where to start, this was entirely my fault tbh. I was pretty sure I was going to dislike this book when I picked it up, but I'm trying to broaden my reading horizons by checking out different genres, and this book is very popular (for being shit).

The characters in this book are underdeveloped and unrelatable, they are all conceited and stupid especially Acha. Little miss Natasha is as captivating as a cardboard. Tbh I think a cardboard has more personality than every single character in this book combined.

I was never expecting anything from this book but an entertaining and I was wrong; I found this book completely unforgettable. This book change the trajectory of my life forever (derogatory).
Profile Image for Rei Reihana.
31 reviews6 followers
November 28, 2019
Baca novel ini bener2 pusing dan mual. Tokohnya lebay bgt dan banyak keadaan tidak masuk akal dipaksa jadi benang merah. Beberapa lelucon cukup garing dan beberapanya lagi garing bgt. Yg saya suka adalah cover dan fontnya yang enak dubaca. Tapi isinya ampunnnnnn
Profile Image for givieen.
1 review
August 8, 2019
Ya Allah baru baca part 1-nya aja udah bikin mataku sakit
Profile Image for R.
1 review
March 10, 2020
Apakah ini novel bergenre fantasi? Karena saya jadi agak bingung memberi penilaian. Entah pembaca lain berpikiran sama, atau memang cerita yang diangkat memang 'not my cup of tea'.

Punya pertemanan dengan kawan2 peserta olimpiade, membuat saya mengerinyitkan dahi saat menengok cerita Mariposa. Heran. Apakah penulis kurang riset, apakah pergaulan anak2 SMA yang pintar2 zaman sekarang memang separah itu, atau penulis berusaha mencipta semesta lain dimana tokoh-tokohnya memang tak dapat kita temui di dunia nyata.

Saya menyayangkan definisi pintar yang melekat pada karakter utama hanya sebatas pada hafalan akademis. Bukan kepintaran yang esensial, kepintaran yang digunakan untuk mencegah seseorang dari berbagai perilaku irasional. Ya, sesuatu yang pula tak saya temui pada anak2 olimpiade, bahkan sekedar rangking 1-3 di sekolah. Betapa menyedihkan, pada akhirnya, jika setidaknya ada 10% dari 60 juta pembaca, yang mengidentikan pintar dengan sekedar menang olimpiade atau hafal rumus-rumus sains.

Saya tidak membenci penulis. Tidak. Saya hanya ingin berbagi rasa janggal dengan pembaca lainnya. Semoga kedepan, semakin banyak karya2 berkualitas, edukatif, yang didahului dengan riset dari berbagai segi sebagai perbandingan pada realita. Tentunya jika kisah fiksi didahului dengan penelitian, pembaca dapat merasakan feel yang lebih nyata dan menerima pesan yang disampaikan penulis dengan lebih pintar.
2 reviews1 follower
July 19, 2019
Saya lihat versi wattpad lalu meloncat ke versi buku, tetep aja kringggg :'). Hanya bertahan dua bab dan bab endingnya saja, maaf, mungkin hanya bukan selera saya. Terlalu bucin untuk ukuran anak SMA, terlalu aneh dengan panggilan Acha. Awal baca dan sudah langsung ngomong suka sama cowok yang notabene baru dia tahu itu aneh banget sih, apa iya ada di dunia nyata? *mon maap Ras ini dunia cerita* terus langsung pindah sekolah, eh apaaaaa? seriuslaaaaaa? Untuk penulis besar dengan banyak sekali penggemar, sayang sekali Luluk kamu menerbitkan novel tanpa perubahan pesan yang ingin kamu sampaikan di dalamnya, dan versi wattpad? EBI kacau sekali :') maaf aja nih, masalahnya si penulis sudah pernah menulis buku yang difilmkan juga, Saya harap, ke depannya, si penulis bisa lebih mengembangkan minatnya dalam menulis dan melahirkan cerita yang lebih baik. Good luck, Mbak Luluk.
Profile Image for Nita.
12 reviews1 follower
November 21, 2019
Tema yang diangkat novel ini bukanlah hal yang baru bagi penggemar novel maupun film. Bagi saya hal ini bukanlah menjadi masalah yang besar asal bisa disampaikan dengan baik. Namun, novel ini menurut saya gagal dalam eksekusinya.

Dengan tebal novel yang hampir 500 halaman seharusnya banyak yang bisa disampaikan penulis namun nyatanya banyak lubang di dalam ceritanya. Apalagi saat membaca dialog, jujur saya sebagai pembaca merasa tersiksa dan saya sama sekali tidak bisa bisa berempati dengan dua tokoh utama yaitu Acha dan Iqbal.

Untuk Acha saya terganggu dengan sifat kekanak-kanakannya dalam mengejar cinta Iqbal (bisa dibilang dia ini tipe cewek annoying yang terlalu bucin) apalagi ditambah dengan cara dia memanggil dirinya sendiri dengan menyebutkan namanya. Saya sebagai cewek jujur kesel dan jengkel sekali dengan karakter Acha yang udah ditolak berkali-kali di depan umum, udah dipermalukan masih aja bucin ama Iqbal (emangnya nggak ada cowok lain di dunia gitu apalgi dijelasin dia ini cewek yang cantik dan juga pintar tapi kok dihadapan cinta bisa sebuta itu). Untuk Iqbal sendiri saya kurang paham apa yang membuat dia bisa jatuh cinta ke Acha dan kenapa dia bisa sedingin itu (akan lebih baik jika dijelaskan latar belakangnya oleh penulis).

Ternyata dengan label jumlah pembaca terbanyak di wattpad nggak bisa menjadi jaminan bahwa cerita novelnya menarik. Hal ini menjadi pembelajaran berharga buat saya jika mau membeli novel yang diangkat dari wattpad
1 review
October 13, 2019
Penasaran aja, apa di dunia ini ada yg bs relate sama tokoh acha?
Cerita yaudah-gitu-aja, terlalu berlebihan di awal, hambar di akhir, konfliknya jg yaudah-gitu-aja, ga nendang.
Selama baca mencoba untuk husnudzon trs.. "oke ini ntr bakal makin seru kok"... Nyatanya, downhill cuy dan sekali lagi, YAUDAH GITU DOANG
Profile Image for Fernita M. H..
12 reviews
November 21, 2019
Saya tahu ini buku ringan, ini buku remaja. Hanya saja, menulis buku remaja bukan berarti dengan leluasa melupakan detail dan kedalaman tokoh. Karakter manusia itu tidak sedangkal istilah cool boy, good girl, bad boy, bad girl, nerd girl dan istilah yang populer lainnya.
Mungkin sudah banyak yang mewakilkan isi pikiran saya di sini. Intinya, banyak yang bertanya-tanya mengenai sikap tokoh, karena mereka bingung dan tidak bisa relate. Kembali lagi, karena kedangkalan penulis dalam menuliskan tokoh-tokoh ini.
Profile Image for Btlznn.
4 reviews4 followers
January 4, 2020
Aku beli novel ini karena covernya menarik, cantik. Cuma pas baca, ceritanya ngga secantik covernya. Cerita ini cuma menang bapernya aja, tapi bikin sakit mata. Dialognya itu lohh, berteret kayak kereta api. Narasinya kurang penggambaran. Diksinya itu-itu aja, bosen. Lucu tapi ngga bikin ketawa. Yang aku suka, karakter tokohnya itu kuat banget. Meskipun ngeselin.
Profile Image for Nabila Kinara.
8 reviews
November 8, 2019
Aku berusaha untuk hanyut dalam ceritanya karena cerita ini sempat jadi Trending Topic di Wattpad, bahkan hypenya nyaris sama seperti Dear Nathan. Apalagi waktu diterbitkan ada embel-embel pembaca terbanyak wah makin penasaran dong. Sekeren apa sih karya ini? Apalagi ini novel keempat Luluk, eh iya bukan? Pasti gaya bahasanya semakin berkembang.

Ternyata ...
zonk, kawan-kawan!

Aku nggak suka sama karakter Acha, melecehkan harga dirinya sendiri demi dapetin Iqbal sampai pindah sekolah. Masuk akal nggak, sih? Apalagi karakter Acha nih pinter, boleh deh dibuat anti mainstream tapi harus dengan logis juga. Mana ada yang baru ketemu langsung nodong hp minta nomor telepon cowok. Aku jadi Iqbal mah serem, lah. Kayak apa sih nih cewek, freak. Biasanya cewek pintar itu ambis tapi berbeda banget sama Acha makanya aku nggak ngerasa relate.

Begitu juga sama karakter Iqbal, aneh.


Leluconnya juga nggak masuk di aku. Berusaha melawak tapi garing jadi bikin pembaca mengernyitkan kening.

Gaya bahasa penulis pun nggak berkembang, dear Mbak Luluk, aku harap kamu mau menampung kritik dan saranku ya. Maaf kalau menyakitkan hati, tapi seorang penulis nggak selamanya harus dipuji. Ibaratnya harus ditampar supaya bisa belajar. Aku harap di ceritamu selanjutnya, gaya bahasamu berkembang. Kosa katamu semakin luas mengingat ini sudah novel kesekian, harusnya ada peningkatan dong? Aku malah ngerasa menurun lho dibandingkan novel EL.

Pemakaian quotes di akhir kalimat itu juga aneh, maksa, cringe, nggak natural. Bisa diselipin di sela-sela dialog deh jadi nggak terkesan menggurui.

Kabarnya ada Mariposa 2, ya?

Semoga ada peningkatan, terus belajar,
aku tunggu karyamu berikutnya!
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Shabrillah .
35 reviews
August 18, 2020
Haduhhh, gak tau mau mulai darimana;)

Pertama, nama tokoh; Natasha Kay Loovi. Sebuah nama yang tidak make sense. Kenapa para author wattpad terus-terusan memakai nama yang anti mainstream??

Kedua, Penokohan karakter. Gak suka aja. Anda cakep, pintar, digilai banyak pria, rela bodoh demi pria?? girl...??? kalo anda cantik ya cari aja yang cakep. Kok bisa seagresif itu sama cowok sampe rela pindah sekolah....
Iqbal yang karakternya bikin bosan. Anda jengah diikuti cewek yang AGRESIF BANGET. Lalu, waktu si cewek udah capek dan menjauh, anda malah kangen. Kalau saya jadi anda ya saya bakalan ngadain syukuran.

Iqbal dan Acha merupakan pasangan Mary Sue dan Gary Stu. Periodt.

Gak dijelasin kenapa Iqbal jadi suka sama Acha. Gak ada sebab kenapa Iqbal dingin sama cewek dan Acha yang bisa agresif banget.

Tata bahasa berantakan. Jokes gak lucu, dan kalau dibilang bikin senyum-senyum, gak terlalu tuh.
Profile Image for Fanny.
98 reviews26 followers
November 8, 2019
Gw bisa ngerti kenapa ada orang yang suka banget sama buku ini dan gw bisa ngerti kenapa banyak juga yang ga suka - cause I am both.

Kenapa gw suka:
➕ Bagian-bagian baper ga bisa dipungkiri bikin geli sendiri. I didn't even have this kind of experiences, but I could just imagine these happen di masa SMA. Yaaah ada sih yang emang bagian susah dipercayanya, tapi masih oke buat dicuekin haha.
➕ GLEN GLEN GLEN. Oke, mungkin karakter yang kayak gini ga realistis ada di kehidupan nyata. Tapi karakter Glen ini sungguh suatu penyegaran di novel ini. Humornya emang banyak yang garing, tapi masih bisa bikin ketawa.
➕ Amanda dan Rian yang super chill. Mungkin ini cuma gw ya tapi waktu gw SMA, ga ada banget tipikal cewek kayak Amanda yang bilang "oh lo suka sama gw? Ayo kita coba pacaran, see how it goes." And off they went. Somehow this is so refreshing.
➕ Tante-Mama yang bisa tetap jadi figur mama yang baik sementara jadi kpop fans on the other side. Teach me, sensei.

Kenapa gw ga suka:
➖Beberapa (oke - banyak) plot holes yang ga masuk akal dan dipaksain.
Satu: Acha pinter, Iqbal pinter. Fine. Dua2nya juara olimpiade? MMMMMMHHH. Yeah, no. Ga tahu ya, gw ngerasa itu lebay. Mesti banget ya dua2nya dibikin jadi juara olimpiade dan pinter mampus biar diliat sepadan?
Dua: Universe macam apa ini dimana semua tokoh utama dan keluarganya dibikin cantik dan ganteng?
Tiga: Iqbal ga punya perbendaharaan kata lain selain 'gemas'? Seriously, gw lost count berapa kali gw baca kalimat "Iqbal mengacak-acak kepala Acha. Gadis itu terlihat sangat menggemaskan". Ok yeah, we got it. Ini mainly lebih ke editor sih - ga bisa ya pake varian apa gitu buat menggambarkan keimutan Acha?
Empat: Iqbal dan Acha karakter yang super shallow. Ada ya anak SMA yang kayak Acha? Ada ya anak SMA yang kayak Iqbal? Tahun berapa ini mereka sekolah SMA? Apakah ini common buat Gen-Z?

➖ Juna. Ga ada depthnya sama sekali dan sengaja ditaro disini buat jadi push biar Iqbal nyadar kalau dia suka sama Acha.
➖ Siti please. Sepanjang buku dia cuma digambarin sebagai sumber curian bolpen nya Rian sama Glen. Padahal menurut gw dia bisa dijadiin potential love interest buat Glen
➖ Man, this book really doesn't have any climax whatsoever. Gw brasa baca kumpulan cerpen instead of satu buku.

Solid 3 stars. Tapi gw harap Mariposa 2 bakalan lebih sarat sama konflik dan plis mbak/mas editor, tolong diedit lebih rapih yaa. Btw, yang ngebantu gw buat nyelesein buku ini adalah ngebayangin Angga Yunanda dan Zara JKT 48 acting out these scenes, and somehow it helped. LOL.
This entire review has been hidden because of spoilers.
1 review
May 29, 2020
Idk why buku ini banyak banget yang baca, saya sudah baca di wattpad dan itu parah, tanda baca dan penggunaan huruf kapital yang salah. Cerita seputar cool boy dan cewek agresif, sangat monoton, humornya juga nggak berhasil bikin saya ketawa. Untuk buku yang sangat booming di pasaran, ini mengecewakan.
Profile Image for B. Rabbani.
9 reviews
February 23, 2022
Maaf sekali. Ternyata, tagline jumlah pembaca lebih dari ratusan juta kali yang terpampang sebegitu pedenya di cover tidak menentukan sebuah kualitas dari sebuah novel. Zonk. But... what am I expected from a Wattpad fic?
Profile Image for genia.
176 reviews5 followers
November 27, 2021
I was on wattpad long enough to promulgate that Acha is the biggest creep amongst all heroines in the realm of Indonesian romantic teen-lit.

Gadis berparas cantik seperti bidadari

Why, of course! She must be as gorgeous as goddess because what else would he fell for her since her personality is excruciatingly shallow. The plot is too predictable and has been painfully overused. This crap is not at all groundbreaking and the fact that it is best-seller is beyond me.
1 review
March 15, 2020
Katanya ini udah dilihat 107 juta kali di wattpad ya? Yah kucing juga bisa liat sih....



Sorry, dari awal kita udah diliatin Acha ngejar2 Iqbal tanpa ada waktu kita buat simpatik dengan Acha. Dan humornya pun terkesan murahan, udah ratusan kali ada humor2 sejenis di novel2 teenlit remaja pada umumnya. Aku baru baca 5 halaman dan gak kuat dengan ke-cringe-annya
Profile Image for Syaumi.
121 reviews4 followers
January 18, 2019
A typical teenlit. Still entertaining though
Displaying 1 - 30 of 244 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.