Jump to ratings and reviews
Rate this book

Claires

Rate this book
Claire tidak pernah tahu bahwa pertemuan singkatnya dengan sosok pria tampan yang tinggi semampai dengan kulit putih pucat itu akan berujung pada perang perasaan dengan hatinya sendiri. Ya, Ares Nota. Dia tidak akan pernah berhenti mengekori seorang Claire Paveitria. Awalnya, si kasanova hanya berniat untuk bermain-main dengan Claire. Lucu juga isengin cewek orang, pikirnya.

Tahu betapa sempurnanya hubungan yang dimiliki Claire dan kekasihnya Kai semakin membuat Ares gatal untuk menguji sesempurna apa hubungan yang mereka punya. Seperti menyiram minyak tanah pada api yang menyala, Ares seakan membuat api itu berkobar. Ares jatuh pada permainannya sendiri.

380 pages, Paperback

First published March 19, 2018

106 people are currently reading
933 people want to read

About the author

Valerie Patkar

8 books420 followers
Believing in the power of fiction, Valerie Patkar has been writing and publishing 6 books under Bhuana Sastra (Kompas Gramedia Group) since 2018.

Lukacita, her 5th book made its way to win Best Seller Category Awards in 2022 and 2023 since its release.

In 2022, she launched Dunia Loversation that is contained of 5 books narrated about love in a wider form among dream, friends, family, lover and self.

Six years in a row, Valerie got special awards from Penerbit Bhuana Ilmu Populer in Editor's Choice and Best-Selling Book Category.

Through writing, she believes small act of kindness could help everyone to live better.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
483 (42%)
4 stars
291 (25%)
3 stars
232 (20%)
2 stars
88 (7%)
1 star
53 (4%)
Displaying 1 - 30 of 171 reviews
1 review1 follower
March 16, 2019
Novel ini mengajarkan demi satu kata semu "bahagia", menjadi murahan pun tidak apa-apa. Sumpah deh di luar gaya penulisan yang ciamik, novel ini berhasil me-wrap seorang "bitch" (literally) dari sudut pandang positif. Malah tokoh Claire nyaris bisa dibilang Mary Sue bitch.
Semua demi satu kata, bahagia. Whaaaaat????
-Masak baru ketemu, udah ngizinin orang yang dibilang asing keluar masuk rumah. Kalau kujadi dia, udah tak panggil satpam komplek. Mau seganteng apapun orang itu. Apalagi ketemunya di club.
-Mau-mau aja diantar jemput. Masuk ke mobil bahkan tanpa disuruh.
-Pangku-pangkuan, gandengan, abis itu mereka bilangnya teman. Padahal udah jelas selingkuhan.
-Cium-cium leher.
Entah lah, interaksi kedua tokoh utama menggelikan. Membaca interaksi Claire-Ares, kayak membaca interaksi emm (maaf) pasangan lesbian. Entah mengapa. Mungkin karena karakter Ares lebih mirip cewek abege yang needy, clingy, whiny.
Akhir kata, seriously, untuk cewek-cewek abege di luar sana yang membaca novel ini, aku tdk berharap kalian terinspirasi dari khususnya adegan perselingkuhan. Kalau kalian punya cowok, tdk bahagia dengan hubungan yg kalian jalani, dan ada cowok lain yg buat kalian nyaman, please.... STOP EVERYTHING FOR A WHILE. Stop dulu sm pacar kalian, stop dulu sama cowok lain itu. Semedi dulu, pikirin dulu tujuh hari tujuh malam. Baru kalian putuskan. Kalau mau sama cowok lain itu, ya putusin pacarmu, bicarakan dengan baik-baik. Jangan kemakan nafsu selingkuh. Memang selingkuh itu pasti ada sebabnya, tapi membalasnya dengan selingkuh itu bener bener nggak wise.
Toh di novel ini juga Claire tdk bahagia karena dirinya sendiri, yang nggak mau bilang ke Kai apa apa soal perasaannya.
"Biar nggak ada yg dikorbankan" katanya. Sumpah di sini kumeringis jijik. Berasa banget Mary Sue nya.
Sudah lah.
Lega sudah mengeluarkan unek unek.
Profile Image for Jeon Dani.
132 reviews64 followers
July 21, 2019
Mengandung Opini-opini Pribadi | (terserah deh, opini gue entah itu buruk apa enggak) ⚠️
•••
2.4/5 ☆

Baca nih novel karena di paksa temen gue, katanya seru dan ... novel yang paling populer di Wattpad di tahun 2018 hingga awal tahun 2019—kata temen gue. Dan ... well, gue pun membacanya sebagai selingan cerita 'Laut Bercerita' yang narasinya suuuuper itu *hehe

Oke. Claires adalah akronim dari Claire-Ares (judul-judul akronim kek begini emang lagi booming di Wattpad yah?) Well, untuk selingan cerita berat, cerita ini memang membantu.

Bagus kok, ceritanya bagus. Gaya penulisannya ringan, simpel dan mudah dipahami, enak aja gitu dibaca, namun, temanya yang bikin gue ... emm, entahlah. Tentang perselingkuhan, pihak ketiga yang jadi pemeran utama dan seakan-akan membenarkan hal tersebut hanya demi satu kata: BAHAGIA. But, whatever sih. Semua orang punyak hak berpendapat (termasuk gue yang juga punya hak untuk beropini).

Gue enggak bilang cerita ini jelek, karena ceritanya pun bagus (kalau enggak, yah enggak mungkin jadi populer di wattpad—ah entahlah) tapi kalau menurut gue, ceritanya sedikit cheesy, cringe dan krenyes gitu, memang hal-hal cheesy atau modus macem Dilan itu yang sekarang ini lagi menarik banget. Yoi gak? Dan Claires menyajikan hal itu, diawal pertemuan Ares dan Claire. Dimana Ares yang gencar ngedeketin dan godain Claire karena do’i lagi pengen ngisengin ‘cewek orang’. Niatnya. Gegara Clire yang dengan ceroboh meninggalkan HP-nya di klub. Namun seperti yang sudah ditebak (karena Ares adalah pemeran utama aka main role) maka, cerita pun akan berpihak pada dia, sebrengsek apapun nih cowok.

Hell, cowok yang godain cewek orang, apa namanya kalau bukan brengsek? Namun, kalau posisi ceweknya kayak Claire mungkin juga bakal lebih kepincrut sama Ares sih—karena toh pacarnya juga ada di belahan dunia lain. Enggak bisa disalahin juga. Dan ... sedikit logis (setidaknya kelogisan ini mampu gue maklumi). Namun yang bikin heran, kalau Claire emang sesetia itu sama Kai dan enggak suka sama Ares. Kenapa pula dia mau-mau aja diganggu Ares? Kenapa enggak menghindar aja? Kenapa dia juga bebasin Ares buat lakuin ini-itu (pangku-pangkuan,cium leher, dsb)? Kenapa dia juga B aja waktu Ares yang masih menjadi ‘orang asing’ keluar-masuk rumahnya? (Ini yang bikin gue ... entahlah)

Contohnya; waktu Ares yang tiba-tiba ada di kampus Claire dan menawarkan untuk mengantar Claire pulang, kalau emang Claire enggak suka sama Ares atau keberadaan Ares, kenapa enggak di tolak aja? Kenapa dia mau dianter pulang?

For facking sake! Ini yang bikin gue pening, yang bikin gue enggak habis pikir. Hanya untuk meraih satu kata: BAHAGIA. Perselingkuhanpun dibenarkan, gue bukan orang suci namun liat cerita kayak gini apalagi dengan ke-cringe-an yang berlebihan, bikin gue angkat tangan. Asli!

Gue setujuh sama nih komentar.
Profile Image for Febrina Erwanto.
Author 1 book6 followers
June 2, 2020
Pros:
Narasi bagus, nulisnya rapih, diksinya gak monoton dan sampul bukunya cantik.

Cons:
*WARNING - SPOILER*

Karakter utama yang menyebalkan.
Dear Claire, it takes two to tango. Cara kamu memperlakukan Kai, membandingkannya dengan Ares, ketika kamu juga salah karena gak pernah komunikatif dalam satu hubungan, tidak menjustifikasi hal yang kamu lakukan. And, you let him sleep on your lap padahal baru kenal dan bilang "anehnya aku tidak menolak"... like, seriously? Don't you supposed to have more sensitive common sense as a woman who live alone?
And, Ares... Saya benar-benar tidak bisa simpati sama kamu. You just a spoil little brat that have such a privilege but take it for granted. Sorry, selain yang penulis bilang bahwa kamu jadi lebih alim stlh sama Claire, tetep gak ada perkembangan in your work ethic.

Setting
Bali, London, Silver stone and Manchester
But, nothing in this story that can make me believe they really were there. No set up, no little tiny detail that make us imagine the place. Kayak sebenernya, selain Silver stone, mau settingnya di mana aja, ya bisa.

Kai as an F1 Racer
This is not believable, at all... Okelah dia ambil pendidikan pembalap di Silver stone... But, can he become F1 driver that easy? 4 + 2 years training and boom... become a main racer, got a trophy... Gak disebutin pula dia team racer mana... Ferrari? Mclaren? Red Bull? As a former fan of F1 and considering Rio Haryanto's story... I just have difficulty to digest it...
Dan, yang paling mengganggu adalah ketika kakaknya meminta Kai untuk rehat dari Grand Prix supaya bisa lebih sering bersama Claire... Beneran pas baca ini aku tuh bingung... Dia sebenarnya masih trainee atau udah racer?? Satu race F1 itu cuma take 3 days in two weeks, bub!
Belum lagi si Kai yang katanya pembalap F1 tapi kayaknya balapannya cuma di Silver Stone... apa kabar sirkuit-sirkuit Asia (Sepang? Singapore Night Race?) , Monako? Abu Dhabi? Sungguh... buat saya ini sangat mengganjal.

Anyway, let me tell you girl this:
jangan pernah meminta cowok milih antara impiannya atau kamu. Apalagi kalau dia lagi on the right track of his dream, terus kamu minta dia ninggalin mimpinya hanya karena kamu kesepian.
Be strong girl! Kalian mau dingertiin tapi gak support ya buat apa?
Kalau emang gak sanggup support ya udah... berarti emang each of you has different principle dan kalau udah gini biasanya lebih baik jalan masing-masing.

Udah, ah... Nanti aku diamuk kalau nulis gini di review buku yang katanya bikin "baper" ini.

Tetap semangat, ya Valerie... tulisan kamu bagus... it just those details mentioned above are really annoyed me.
Profile Image for Liliyana Halim.
310 reviews240 followers
October 10, 2022
Selesaiiiii! Baca ini tu perasaan campur aduk banget 😖. Awal-awal berat rasanya buat dilanjutin. Nggak tega sama salah satu tokohnya tapi juga penasaran 😵‍💫 apa yang terjadi sama mereka nanti. Hubungan Kai dan Claire itu manis tapi kayak ada yang kurang gitu. Tadinya aku nggak begitu suka sama Claire.. dia kayak terlalu nurut sama Ares jadi kayak aneh kalau buatku pribadi ditambah yang buat kecewa lagi sama Claire dia seakan lupa dengan ucapannya untuk membantu Katrina mempersiapkan pameran, padahal dia nolak ikut Kai ke Silverstone karena mau bantuin Katrina. Tapi nyatanya dia sibuk sendiri hedeh 😣. Iya aku tau ini cuman novel tapi kan tetap aja 😖. Tapi (lagi) setelah dibaca terus menerus aku lumayan bisa terimalah sama cerita di dalamnya. Dan banyak kutipan-kutipan bagus di dalam novel ini.
Profile Image for Reina Tan.
290 reviews143 followers
May 27, 2018
⚠ subjective opinions || Indonesia
° ° °
3.5 ⭐
° ° °
Berawal dari hype dan penasaran, akhirnya aku suka (banget) sama buku ini.

Buku ini menceritakan Claire dan Kai yang terpaksa LDR karena Kai harus pergi mengejar mimpinya ke Silverstone demi menjadi pembalap sirkuit yang mendunia. Lalu, ada Ares. Cowok yang tidak sengaja bertemu dengan Claire dan—tidak sengaja juga—menemukan ponsel Claire yang tertinggal.

Berawal dari ponsel tertinggal, ide usil Ares terhadap Claire muncul.

Opening cerita mereka mengingatkanku pada bagian akhir Cinderella 😂

Aku suka cerita ini karena bahasanya santai, namun sopan. Percakapan antartokoh dan diksinya juga terasa mengalir.

Ceritanya manis dan lucu gitu. Macam cutie-pie yang bisa bikin senyam-senyum. Plot-nya memang lebih fokus pada masalah perasaan dan hati. Bukan ada masalah keluarga atau pribadi yang biasa ditemukan di novel Young Adult pada umumnya.

Singkatnya, novel ini cocok untuk kalian yang butuh bacaan manis-manis sampai pipinya sakit karena senyum 😂

**Moral value tetap ada. Namun, seperti yang aku udah katakan di atas, lebih fokus dengan perasaan, hati, dan pikiran seseorang dilanda kebimbangan ketika sedang merasakan jatuh cinta.

Yah, walaupun suka rada drama banget sih 😂

Karena aku lagi 'capek' sama kampus(?), novel ini sangat menghiburku. De-stress yang cukup ampuh 😆

Selain hal-hal di atas, ada beberapa kekurangan yang ingin aku sampaikan.

Soal karakter. Sebenarnya, pada bagian awal udah kuat. Namun, menurutku, Ares adalah karakter yang mudah 'lepas'. Awalnya, ekspektasi dia adalah cowok yang 'rebel' seperti yang dikatakan pada beberapa bab pertama.

Rupanya, titel 'rebel' itu cuma bertahan setelah bertemu dengan Claire. Alih-alih 'rebel', dia mendadak melankolis banget.

Dan itu baru kali kedua dia ketemu Claire.

Tapi, ke-melankolis-an si Ares ini kadang bisa jadi sumber senyum dan ketawa juga sih. Yah, meskipun aku juga kadang merasakan 'geli'

Rada cringe sih sebenarnya si Ares ini. Bukan rada, kadang cringe banget.

Tapi tak tahu kenapa, kali ini aku kalem bacanya. Mungkin diri ini terlalu stress dengan dunia kampusnya jadi.... Butuh yang manis-manis karena udah terlalu pahit sama kuliah(?) 😂😂😂

Typo. Typo sebenarnya wajar. Aku juga sering (banget) typo. Hanya saja, frekuensi aku menemukan typo cukup sering di sini—apalagi bagian menuju akhir.

Kadang juga aku dibuat pusing dengan perpindahan 'scene' dari satu ke yang lainnya. Entah sebenarnya peralihan 'scene' nya itu atau aku bacanya halu jadi sering ngulang 😂

Intinya, buku ini rekomen bagi yang butuh bacaan ringan, manis, dan.... Baper? 😂

If you expect moral value about slice of life like how hard the life is, go scroll up my review again and find "**"
Profile Image for Atika Mayangsari.
87 reviews2 followers
April 14, 2019
Overall, novel ini bagus.
Cuma sayangnya di sini menganggap selingkuh menjadi benar.
Saya jadi kurang respect.
Oh no no
9 reviews5 followers
August 24, 2019
"Kat, aku nggak selingkuh." -Claire, ketika sebagian tubuhnya sudah digerayangi Ares.

Itu salah satu contoh kelucuan di buku ini. Kelucuan-kelucuan lainnya, ada di penggiringan opini yang bisa memutar balikkan pikiran pembaca. Sayangnya, tidak bagi saya. Nah, ini contohnya:
1. Kebahagiaan dalam perselingkuhan. Ini udah jelas ya
2. Karakter Ares itu dijelaskan sebagai bad boy. Like, an obvious bad boy. Tapi di pertengahan cerita, penulis seakan mencoba menggiring opini penulis dengan menceritakan dari sudut pandang Claire, bahwa Ares adalah "anak kecil yang ngambek kalau miliknya diambil orang lain", agar pembaca bersimpati.
3. Mencoba membuat Kai juga bersalah.
Padahal dia tidak salah. Perginya Kai ke Silverstone, sudah ada di kesepakatan Kai-Claire dari awal. Tapi penulis seakan memutar balikkan hal tersebut, dengan "mengatakan" Kai kurang berjuang. Kai kurang peka.
4. Eksekusi hubungan Kai-Claire yang juga berunsur penggiringan opini. Lagi-lagi penulis seakan menceritakan Kai kurang berjuang. Padahal ya, eksekusi hubungan mereka terjadi di H-1 GrandPrix. Gila bok, H-1 Claire minta Kai kagak pergi. Padahal dia bisa minta jauh hari sebelumnya. Entah penulis kehabisan ide atau apa.

Ada satu hal lagi yang saya kurang suka. Claire nolak ikut ke Silverstone, karena alasan skripsi. Tapi sama Ares mau diajak kemana mana selama masa itu. Diajak berhari2 ke Jakarta pun mau. Di masa itu pun, seinget saya dia juga nggak diceritain ngerjain skripsi. Nggak logis aja, dia lebih milih pergi sama "stranger".

Inti konfliknya cuma komunikasi. Claire ini bener-bener kurang banget skill komunikasinya.
Terus bagi kalian yang punya pasangan, tugas kalian itu mengikuti apa yang pasangan kalian KATAKAN, bukan menebak apa isi hatinya. Nggak semua dari kalian itu cenayang :)
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Henny Amalia.
29 reviews
Read
May 11, 2018
cringeeeee

memutuskan untuk tidak memberi bintang karena bukunya sulit untuk ditamatin
Profile Image for Sella   (claudieslibrary).
125 reviews10 followers
December 31, 2022
Yaampun akhirnya selesai juga🥲🥲 terharu sama diri sendiri bisa selesaikan novel ini walau sebenernya nggak nyaman☹️🥲

Satu-satunya alasan aku menyelesaikan novel ini adalah karena aku maklum kalau ini buku debut penulis jadi yah mungkin wajar kalau ada hal-hal yang belum sempurna sehingga membuatku nggak berekspektasi tinggi dengan buku ini.

Tapi.. tapi.. maaf☹️☹️ udah gak make ekspektasi nih bacanya, cuman ada satu hal yang sangat mengganggu di buku ini.

Ini: Tokoh utama laki-laki si Ares, digambarkan berusia 24 tahun dan punya pekerjaan mengurus bisnis orangtuanya (oke, aku nggak ada masalah dengan itu) tapiiiii yaampuuuunn.. kok gombalan laki-laki usia 24thn macam gombalan Dilan 🫠🫠🥲🥲 percis. Banget. Kalau mau tahu percisnya dibagian mana, ada di halaman 116, 122 daaan banyak lagi sih.. nggak aku tandain lagi karena udah mlz, kebanyakan. Jadi cringe. Kalau modelan Dilan dan gombalannya, aku agak maklum ya. Karena tokoh Dilan ini kan anak SMA di tahun 1990, ya wajar. TAPI INI ARES NOTA—yalord, usia 24thn di thn 2015.. kok gini amat☹️☹️ aku sempat mikir, apakah aku saat 24thn hidupnya terlalu datar atau mainku yang kurang luas? Sehingga aku muntah dgn gombalan laki2 24thn macam ini? Lalu aku iseng2 cek komen pembaca lain.. ternyata iya, beberapa merasakan hal yang sama. Seandainya tokoh utama di buku ini berusia 17-19thn kurasa akan lbh relevan & membuat pembaca sepertiku harap maklum. Tapi krn lagi-lagi dia 24thn.. aku jadi: “aduh Ares, STOP STOP STOP!!”


Hal-hal lain dalam buku ini, aku maklum. Kayak: kerjaan Ares nggak terlalu dibahas, halaman buku yang terlalu tebal padahal menurutku banyak hal yang bisa utk gak ditulis, karakter cewek yang ababil. Nah, utk hal-hal spt itu aku maklum sih.. krn namanya juga buku debut. Oh, terus ada lgi sih.. ada satu gestur Ares yg berulang kali ditulis penulis, yaitu: menggaruk leher. Hmmm, gemes akutu, pengen teriak: “Halo Ares, kamu panuan??” Ya ngerti sih itu gestur orang gugup, tapi apa iya harus ditulis berulang kali tiap berapa bab?

Btw, mau Ares mau Claire.. mereka itu dua orang yang kekanakan dan terjebak dalam tubuh orang dewasa🤣🤣 mana proses jatuh cintanya Claire sama Ares gak smooth lagi. Claire ini kayak cewek jinak-jinak merpati🤣🤣

Akhir kata, aku mau kasih selamat sama diri sendiri dulu karena udah bisa menyelesaikan novel ini dengan susah payah😭😂😭 wkwk

Buat kamu yang suka novel ini, please abaikan saja pendapatku ini ya. Karena buku ini memang bukan untukku🥲 jadi kalau kalian suka, nggak apa-apa banget! Semua berhak memilih buku apa yang disukainya kok😆
Profile Image for Ardina Rahma.
134 reviews14 followers
June 18, 2018
Aku memberi bintang tiga karena... aku tak rela Kai tersakiti :')
My Kai Deverra :')
**
Selama empat tahun berpacaran, banyak yang memuji Kai dan Claire adalah pasangan yang sempurna, jarang bertengkar dan saling mengerti satu sama lain. Hingga di suatu ketika, Kai yang berprofesi sebagai pembalap harus stay selama 6 bulan di Silverstone untuk persiapan Grandprix. Kai meminta Claire untuk ikut serta namun Claire menolak karena harus menyelesaikan skripsi dan membantu pameran sahabatnya, Katrina. Mereka pun terjebak dalam LDR.
Sebuah pertemuan tak sengaja membuat Claire berkenalan dengan sosok Ares Nota. Ares tertarik dengan Claire, awalnya hanya untuk iseng namun lama-lama ia terjebak dengan permainannya sendiri.
Claire merasa terganggu dengan Ares, namun lama-lama ia merasa nyaman, hingga di satu titik ia perlu mengabaikan segala panggilan Kai dan sengaja mematikan ponsel agar Kai tidak bisa menghubunginya.
Apakah ini adil untuk Kai? Saat Kai sedang berjuang di Silverstone, Claire malah terjebak dengan Ares hingga membuat hubungan sempurna selama 4 tahun itu goyah dan di ujung tanduk. Dan ketika Kai tahu segalanya, apakah Kai akan berusaha berjuang memperjuangkan hubungan mereka? Apakah Claire mau diperjuangkan?
**
Membaca Claire ini membuat aku sedikit merasa nyut-nyutan karena melihat bagaimana interaksi Claire dan Ares, sementara OMG!!! Claire itu masih berhubungan dengan Kai.
Aku mau maki-maki Ares rasanya.. kenapa sih kamu harus muncul di hubungan Claire dan Kai? kenapa sih kamu iseng ke Claire? kenapaaaa? dan Claire...kenapa juga kamu harus luluh sama Ares? Mana komitmen kamu? Uhuhu
**
Tentang kenyamanan.
Tentang yang diperjuangkan dan memperjuangkan.
Tentang bagaimana ikhlas berkorban asal dia bahagia.
Profile Image for Seffi Soffi.
490 reviews143 followers
August 12, 2018
4.3 🌟

Gaya ceritanya yang menarik, membuat aku selalu penasaran sama bab-bab selanjutnya. Setting tempat yang detail dan oke, tapi kurang mengeskplor keindahan Bali-nya.

Karakter tokohnya kuat, mereka konsisten dari awal hingga akhir. Tapi sempet gemes sih sama Claire, tapi ya mungkin karena dia emang nggak mau menyakiti jadinya bersikap begitu. Kai pun sama, gemes banget sama sikap terlalu cueknya. Jadi hubungan mereka kurang hidup. Lain dengan Ares yang tipe orang yang membuat suasana bakalan seru dan nyaman. Ah Ares masih jadi tokoh favorit.

Gaya bahasanya ringan dan mengalir, asyik aja bacanya. Memakai sudut pandang orang ketiga, penulis menceritakan tokohnya dengan baik.

Interaksi antar tokoh seruuuu abis! Chemistry mereka pun dapet banget, pokoknya feel antara Kai - Claire - Ares pas banget. Sukaaa liat mereka! Ikut baper jugaaaa.

Alurnya oke, aku suka sama prolog dan epilognya! Kovernya juga cakeps. Banyak qoutes keren juga di novelnya.

Konflik tentang percintaan ini, rumit sih sebenernya. Ya karena menyangkut hati, apalagi cinta segitiga ini harus ada yang rela tersakiti. Karena sejauh apapun memaksa, ketika rasa itu sudah hilang dia nggak kan kembali lagi. Eksekusi konfliknya bagus, endingnya sukaaa banget.

Overall aku suka banget ceritanya. Rekomen buat yang mau baper hehe ❤
212 reviews2 followers
November 23, 2018
Authornya cerdas bgt.gaya pnulisannya menarik.cm karakter claires yg rada labil.baru ditinggal sminggu kai,sdh nyaman aja ama ares.hubungan yg katanya sangat sempurna,bisa begitu aja goyah krn ares.diajak jalan lngsng mau,antar jemput oke2 aja.kluar masuk rumah claires ky dah kenal bertahun2.
Kaya kurang nolak dikit,kurang jual mahal.apalagi yg baru ktemu 2 x diperpus.langsung mau aja,saat ares tidur dipangkuanx.even awalx rada nolak.tp bgitu aja.
Perasaan ares jg kaya kurang kuat.disatu sisi ky ga rela claires ada yg memiliki tp ga cukup usaha.
Baca beberapa karya mbak valerie diwatty.Ceritanya sangat mnarik,cm kaya ngambang.kurang greget.kl suka2 kejar sampe dapat.bener2 bilang suka ketemen2x,trus pas ktemu g jd.just like"berperang dengan hati nurani "
Profile Image for Frily.
22 reviews
January 25, 2020
Cuma pendapat pribadi

Gw nggak ngefans sama penulis tertentu, tapu lebih ke narasi, ide, karakter yang dikisahkan plus pesan moral dlm hal ini tentu yg bisa dicontoh.
Dan karena gw ga dapetin apa yg gw cari plus ga sreg dg ide perselingkuhan si tokoh utama, sorry tak bintang satu aja.
Oya kalau kategori 13+, 15+ dll di cover itu, dasarnya apa ya kayaknya ada yg tanya juga.
Dari isi cerita (layak untuk umur segitu) atau lebih ke niat supaya bisa jangkau lebih banyak pembeli, gitu?
Profile Image for raa..
97 reviews
December 9, 2023
i dnf this book too.. men... really cant enjoy the story even tho gaya bahasa di novelnya yang ini better than serangkai but i still cant continue to read it. terlalu banyak yang dinormalisasi (mungkin maksudnya untuk pembelajaran orang di dunia nyata untuk lebih berkomunikasi dan memahami antar pasangan jangan kayak claire.. yang jatuhnya egois juga..) tapi aku tetep gak bisa nyoba mengikuti cerita mereka.
Profile Image for Ella Oktaverina.
290 reviews1 follower
May 16, 2018
“Hidup kadang memang selalu meminta kita untuk memilih. Dan kadang, ketika kita sudah tahu apa pilihan kita dan berakhir salah, kita sulit menerimanya. Namun, jika kita tidak pernah salah, bagaimana kita bisa memilih pilihan yang benar?” – Halaman 370.

Claires, novel fiksi karya Valerie Patkar ini menceritakan tentang rumitnya hubungan antara tiga orang, yakni Claire, Kai Deverra, dan Ares. Claire adalah mahasiswi tingkat akhir yang berkuliah di Pulau Dewata, selama ini ia menjalin hubungan jarak jauh dengan pacarnya, seorang pembalap F1 bernama Kai Deverra yang rela bolak-balik Silverstone – Bali demi dirinya. Kai bukan tipikal laki-laki yang protektif, dia selalu memberi kebebasan Claire untuk melakukan apa yang ia mau, karena ia percaya pada Claire, demikian pula sebaliknya, Claire tidak pernah protes ketika ia harus kalah akan ambisi Kai untuk mengejar impiannya. Karena jarang berantem, mereka disebut sebagai pasangan ideal oleh orang-orang di sekitarnya, namun siapa sangka justru di balik ‘adem ayem’ hubungan mereka itu, masalah dimulai. Jatuh cinta pada pandangan pertama ketika bertemu Claire di Eikon, Ares, si cassanova mulai melancarkan segala cara untuk mendekati Claire. Meski diperingatkan sejak awal oleh Apollo – temannya, yang ternyata juga teman Kai dan Claire – bahwa Claire milik Kai, ia tetap nekat muncul di depan rumah Claire, modusnya sih mengembalikan ponsel Claire yang tertinggal di Eikon. Ares tak pernah absen mengunjungi rumah Claire, mengantarnya ke kampus atau kemanapun ia mau, mengajaknya makan di tempat yang ‘berbeda’, dan masih banyak lagi hingga wanita itu menyadari bahwa Ares berhasil mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Kai. Ares, meski Claire tahu dulunya lelaki itu adalah bajingan, kini yang ia percayai adalah Ares memberikan apa yang Kai tak bisa berikan padanya, kehadirannya.

Where to start?

Baiklah awalnya saya agak ngerasa love/hate gitu sama Claires ini, khususnya mengenai detail si pembalap Mercedes dari Indonesia, a.k.a si Kai Deverra. Menjadi penonton casual olahraga otomotif F1 membuat saya agak bertanya-tanya tentang si Mas Kai ini. Pertama, penulis bilang dia adalah pembalap F1 kan ... tapi di saat yang sama penulis menarasi kalau Kai harus menetap selama 6 bulan di Silverstone untuk mendapatkan ‘hasil’ yang bagus. Hmm ... 6 bulan itu waktu yang lama lho, dan seperti yang kita ketahui, break selama itu nggak mungkin dialami sama pembalap F1, karena paling lama libur kompetisi mereka itu lebih kurang 4 bulan, ambil contoh musim ini ... kompetisi F1 dimulai akhir Maret sampai November, so for me it doesn’t make any sense. Unless, Kai is a reserve driver of course ... – most factories still make their reserve drivers compete in some competitions, though, tapi di beberapa lembar sebelum novel ini tamat, tampaknya tak begitu. Terlepas dari itu, yang agak menyebalkan buat saya adalah bagaimana orang-orang terdekat Kai mendorong Kai untuk mengutamakan Claire dibanding balapannya. Bagi saya itu nggak realistis sih, bisa digepok sama sponsorlah si Kai karena nggak profesional, ninggalin pekerjaan demi si doski :”)) Tapi, dengan mencoba sekuat tenaga untuk mengabaikan hal-hal di atas, saya bisa mengikuti alur cerita dengan baik.

Saya nggak memungkiri bahwa Claires ini sangat luar biasa dalam delivering perasaan tiap karakter utama kepada pembacanya. Claire yang selalu merasa bersalah, takut mengambil keputusan, nggak bisa jujur pada dirinya sendiri tentang apa yang dia mau. Ares yang sebenarnya ragu-ragu tapi nggak pernah putus asa untuk menginterpretasi apa yang dia rasakan pada Claire – jangan lupakan semangat juangnya ketika pdkt. Kai, tipikal perfect boyfriend ... nice, takes you to fancy places, respects girl a lot, a reader, perhatian, nggak neko-neko, cuma satu kurangnya ... nggak bisa nemenin karena ia sibuk mewujudkan impiannya.

Meski ada beberapa typo di sana sini, kutipan-kutipan bagus dalam buku ini berhasil menutupi cacat kecil tersebut. Dan hebatnya, kutipan-kutipan itu nggak cuma tentang percintaan, tapi juga tentang keluarga dan hidup secara umum. Salah satu hal penunjang yang membuat saya betah ketika membaca Claires.

Karakter kesukaan saya dalam Claires adalah Kai Deverra. Sepertinya nggak perlu dijelasin panjang lebar tentang seberapa gentleman-nya dia – karena sudah terdeskripsi di atas xixixixi –, satu hal yang bikin saya salut sama dia adalah bagaimana dia rela mengorbankan apapun demi orang yang dia kasihi. Sangat nggak nyaman tentu saja ketika disuruh memilih antara dua hal yang sangat kita cinta, kalau bagi Kai, dia disuruh memilih antara membalap atau Claire adalah hal yang sulit, belum lagi ketika Claire sendiri yang menyudutkannya dengan pertanyaan itu (and I successfully hate her for that). Selain itu saya juga salut dengan inisiatif Kai untuk membuat Claire jujur dengan diri sendiri, bagi saya itu benar-benar gold – you really need some balls to do it or you’ll end up hurt yourself, but he nailed it. Thanks Kai for teaching me ‘The Art of Letting Go’.

Bacaan yang bagus buat kalian pecinta genre romance young adult. Saya yakin kalian juga akan ikut merasakan aliran emosi dari para tokoh utamanya :)

P.S: Saya penasaran dengan judulnya, kenapa harus ditambahkan ‘s’ ya pada nama Claire?
Profile Image for svvitiesky (on instagram).
67 reviews19 followers
June 6, 2025
Agak nyesel kenapa baca buku ini WKWKWK padahal gue udah jatuh cinta banget sama tulisan Kak Val di Luka Cita, Serangkai, dan Game Over...

:(

2.5/5 ⭐️ kayaknya cukup buat ngasih rating buku ini, karena aku tetep ngerasa kagum sama tulisan-tulisan quotablenya Kak Val :) Tapi, BIG NO untuk karakter tokohnya yang super freak.

Ceritanya klise ya, cinta segitiga. Saat hubungan lo sama pacar lo lagi gak baik-baik aja, terus dateng PANGERAN BERKUDA Cihuyyyyy akhirnya jatuh cinta, braaak gitu aja, akhirnya nabrak-nabrak di jalan, bikin orang sakit. 😅😅

Kenapa aku bilang karakter tokoh-tokohnya freak?

Pertama, karakter Claire, katanya cewek baik-baik dan gak neko-neko, tapi ngebiarin cowok asing keluar masuk rumahnya, digodain mau-mau aja, terus lebih GONGNYA lagi, di ajak ngegame di warnet gak dapet kursi, terus mau dipangku sama Ares, dicium-cium lehernya, dipeluk-peluk pinggangnya, di sini tuh Ares bener-bener baru kenal beberapa hari 😭😭 ALLAHU AKBAR..
CEWEK BAIK DRMNA YAH? 😌😌😌 Secara dia ini udah punya pacar :( Halooo.. kamu gak lihat pacarmu lagi berjuang di negeri orang kah? 😇

Kedua, karakter Ares Nota. Pengangguran, di kasih kerjaan sama ayahnya dengan privilege sebesar itu malah disia-siain. 😊 dengan jargonnya, masa muda emang buat senang-senang. Terus, tbtb punya misi godain Claire (yang dia udah tau kalo punya pacar) tapi tetep kekeh mau godain, akhirnya beneran jatuh cinta WKKWKW kacauuu!!

Apalagi pas Ares bilang, gak peduli pacar lo siapa yang penting lo sayangnya sama gue WKKWWK NAJIS BGT! DEMI 😬😔 Gombalannya juga cringe abies padahal dia nih katanya umur 24 tahun LOH? masak kayak anak SMP yang baru pacaran dah..
Claire gak ilfeel kah digituin, apa karena udah kecanduan ciumannya Ares? 😃😃

Oh iyaa BTW, Si Ares ini juga menurutku gak jelas maunya apa, di narasinya digambarin kalau dia gak minat di bisnis-bisnis ayahnya yang besar itu, gak jelas maunya dia apa? beneran cuma seneng-seneng doang kayaknya..

Makanya menurutku Ares gak sebanding sama Kai, gapnya terlalu jauh. (dalam artian GAP karakternya ya)

Tipikal cowok kayak Ares tuh begini.
"Asal punya uang, dapet dari orang tua, kita manfaatin priviledge aja, gak punya impian, aku punya banyak waktu luang karena aku pengangguran, jadi kamu harus selalu sama aku aja"

Beda sama Kai, kereeeenn! dia berjuang punya mimpi sendiri, padahal dia di Silverstone juga gak neko-neko, masih selalu berusaha komunikasi sama Claire, tapi Clairenya aja yang sok kekurangan karena gak menemukan kebahagiaannya. :)

Gue gak membenarkan sikap Kai 100% di sini Kai juga kayaknya agak labil karena bingung milih Balapan atau Claire? Ya ampun, tapi ini antara Cinta dan Impian lohh? kalo kalian sendiri gimana semisal di suruh milih antara cinta dan impian yang udah diperjuangkan lama..? dua-duanya sama pentingnya kan?

Yahh.. pas baca buku ini juga gue udah mencoba untuk memosisikan diri gue sebagai Claire. Ditinggal Kai mulu ke luar negeri (dalam artian: kerja ya jadi pembalap, ngejar mimpi loh si Kai bukan ngejar JANDA).

Jadi Claire ngerasa kesepian, akhirnya ada COWOK PENGANGGURAN yang nemenin dia terus, eh jatuh cinta..

Ya itulah kekuatan CINTA GAIS 🥰🥰🥰 ingat, semua kekacauan ini hanya karena cinta buta.

sulit bagi gue menemukan sisi moral dari novel ini apa, malah menurut gue cerita ini bener-bener meromantisasi adanya perselingkuhan. Lebih gongnya lagi, seluruh keluarga Ares malah mendukung Ares buat ngerebut Claire WKWKWK dengan embel-embel bisa jadi Claire sekarang lebih nyaman sama Ares, bisa menemukan kebahagiaannya sama Ares 😊 Ya Allah.. Istighfar gue bacanya.

Paling yang bisa gue ambil pelajaran adalah kita boleh ngejar kebahagiaan kita sendiri, tapi dengan satu catatan tidak menyakiti orang lain, gak papa kok egois kayak Claire yang mementingnya cintanya ke Ares, tapi di sini hubungan mereka dari awal udah salah, makanya gue ngerasa gak bisa memetik hal baik... :)

Tapi, di sisi lain, lo gak boleh egois sampe ngerusak kebahagiaan orang lain. Karena, kita gak tau efeknya bakalan sebesar apa buat orang yang terkena dampak dari keegoisan lo yang mengutamakan kebahagiaan lo sendiri itu..

Yah intinya temukan diri lo, jangan sampek pasangan bikin lo gak bisa jadi diri lo sendiri :) Sama kayak Claire yang ngerasa gak bisa jadi diri sendiri di depan Kai, tp pas sama Ares dia bisa jadi diri sendiri :)

But, still!!
Aku tetep jatuh cinta sama gaya tulisan Kak Valerie secara teknis ya gais.. tapi gak tau aku benci banget sama alur ceritanyaaa 😔 Rating 2/5 di atas itu full untuk gaya narasinya yaaa ⭐️ makasihh..

Aku bakalan baca buku Kak Val lagi yang lainn, masih banyak TBRnyaa yang belum ku baca! 🥹🫰Thankss..
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Jinnycon.
13 reviews
November 12, 2024
Perlu digaris bawahi sebagai pecinta novel romance trope yg paling kita benci adalah cheating.

Mau review cara nulisnya dulu yg bisa bikin aku ngasih bintang 3 ke buku ini. Cara nulisnya baguss aku suka cara nulisnya jujur. Bisa bikin alur ceritanya sesedih itu, aku yakin kalo yg lain nulis ngga bisa deh bikin alur cerita selingkuh sesedih ini.

Untuk penokohan aku benci sama semua tokohnya brengsek semua
Si Kai ga punya pendirian banget kesannya, lemah banget jadi cowok
Si Claire jadi cewek murah banget, sok paling sedih hidupnya sok korban banget pokoknya dia paling ngeselin
Si Ares jahat banget jadi cowok udah tahu salah masih aja lanjut terus kejebak sendiri terus egois, goblok emang

Tolong ya selingkuh sih selingkuh aja gausah diromantisasi dan jangan jadiin ini sebagai pilihan untuk mendapatkan kebahagiaan
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Alinnarossa .
247 reviews5 followers
December 27, 2022
i read this book when it was just released, so it was like 4 years ago. not sure if i forgot some the details but as far as i could remember, i think it was a really good story.
imo Claire & Kai weren't meant together, they didn't have the same energy. i mean, both weren't energetic people but at least Kai was visioner & ambitious about his dreams while Claire was just a sweet simple girl. so it was good that they didn't get together.
Ares however is the "bold boy" type who normally attracted girls like Claire with their stubbornness, impulsiveness, and 'mess' yet obviously those girls wouldn't admit it at the very first place.
what Claire has done wasn't something right to do. i hate cheating trope in romance novel but it somehow results the right things for the three of them.
love this book!
Profile Image for nalakana.
18 reviews1 follower
May 8, 2024
happy ending yang sebenernya sad ending
Profile Image for Dety  Mutiara.
132 reviews6 followers
May 12, 2018
Overall aku suka novel ini, mungkin norak ya aku nggak tau novel ini sebelumnya pas di wattpad :v Tapi gapapa, karena aku langsung bisa peluk Ares dalam bentuk fisik. Bukunya maksudku wkwkwk

Pertama, aku sangat amat jatuh cinta sama covernya. Simple tetapi sangat-sangat cantik. Apalagi ilustrasinya benar-benar menggambarkan sosok Claire.

Kedua, untuk setiap karakter tokohnya benar-benar kuat. Bahkan baru di awal-awal halaman pun aku sudah merasakan perbedaan karakter setiap tokohnya. Entah itu mulai dari dialog atau apa pun.

Ketiga, aku suka sama cara Kak Valerie menjabarkan setiap kalimatnya. Nggak ribet. Santai dan terkesan mengalir sampai akhir. Tentunya aku banyak menemukan kalimat-kalimat bagus di dalamnya. (Cocok nih buat kalian yang suka sama kutipan-kutipan) hehe

Konfliknya? Menurutku nggak terlalu ribet, ya kayak masalah percintaan biasa aja. Malah konfliknya nggak seperti dibuat-buat. Terasa nyata.

Tokoh favorit? Ah ya pastinya Calire dan ARES! 😚 Entahlah walaupun Ares keliatan sengak, nyebelin, seenaknya tapi dia beneran sukses bikin aku selalu senyum wkwk Kai? bukannya aku nggak suka, tapi entahlah aku biasa aja walaupun ya memang dia laki-laki yang sangat amat baik menurutku 😁

Novel Claires ini bener-bener pas banget buat kalian para remaja yang emang suka sama cerita cinta bikin baper dan ringan 😉 Kalian akan belajar lebih banyak mengenal tentang cinta dari novel ini 💕

Dan aku juga setuju sih sama pendapat tentang bukunya dari salah satu Psikolog, ya emang dari buku ini tuh aku juga semakin yakin kalau egois itu penting. Egois nggak selamanya buruk kok :)

Kekurangan? uhm apa ya, mungkin aku masih menemukan beberapa typo dan sedikit agak lambat menuju konfliknya, TAPI itu semua nggak mengganggu sama sekali kok :) tetep cucok 💕
Profile Image for Citra Rizcha Maya.
Author 5 books23 followers
May 11, 2018
Claire. Tokoh cewek yang akan membuat iri pembacanya. Cantik alami dan dua orang cowok jatuh cinta padanya sedemikian rupa. Kai si pembalap yang mana dengan Claire mereka sempurna karena tampak sama. Lalu Ares, pewaris kerajaan bisnis yang berbanding terbalik dengan Claire sehingga mereka saling melengkapi.

Mania, baperin,romantis intinya pembaca remaja akan suka dengan novel ini.

Satu bintang untuk endingnya yang ternyata adalah bagaimana Claire berjumpa dengan satu dari mereka yang jadi pilihannya.

Satu bintang untuk ceritanya yang manis.

Satu bintang buat Ares dan Kai

Hanya sayangnya, saya lebih banyak bertanya di beberapa bagian, misal;

Paveitria itu nama tengah apa nama keluarga?

Papa Claire orang Inggris?

Kapan Papa Claire jadi datang memperkenalkan calon istrinya?

Kenapa Papa Ares yang super sibuk bisa luangin waktu untuk calon pacar anaknya?
Orang tajir mah bebas ya?

Kenapa Papa Claire (Jika bule) ngomongnya ke Ares bisa lancar banget pake bahasa Indonesia gaul ringan santai?

Inggrisnya kurang berasa


Realnya kurang berasa


Mungkin ini masalah selera

Walau fiksi setidaknya saya menyukai yang ada sentuhan mendekati realita.

Ditunggu karya selanjutnya Valerie



Profile Image for Rizky.
1,067 reviews89 followers
July 26, 2018
"Hidup itu kayak ujian pilihan ganda. Dan kita hanya diperbolehkan untuk memilih satu yang benar. Begitu juga kamu ... kamu hanya boleh memilih salah satu. Salah satu yang merupakan pilihan paling benar untuk kamu. Salah satu yang menjadi jawaban dari semua soal yang telah kamu baca dan pahami."

Dalam hidup, kita akan selalu dihadapkan dengan pilihan-pilihan. Pilihan yang tentunya menghadapkan pada posisi yang sulit. Salah satunya adalah terkait masalah perasaaan.

Tak bisa kita hindarkan, ada orang-orang tertentu yang hadir dalam hidup kita dan meninggalkan jejak tersendiri dalam hidup kita. Bagaimana jika yang hadir ada 2 orang? Bisakah kita memilih keduanya? .

Tentu saja TIDAK, bukan? Kita harus memilih. .

Itulah yang dialami oleh Claire dalam novel ini. Claire selama ini sudah bahagia bersama Kai. Hubungan mereka romantis dan baik-baik saja, tidak ada hambatan berarti, bahkan merasa bisa dinobatkan sebagai pasangan sempurna.

Sayangnya, mereka terlalu sama. Terlalu datar, terlalu biasa. Hingga saat Ares yang "berbeda" hadir di antara keduanya, Claire bingung.

Tidak hanya berbicara mengenai kisah romansa antara Claire, Kai dan Ares saja. Tetapi ada kisah tentang keluarga, impian, dan persahabatan.

Kisah yang ringan dan menghibur.
Profile Image for Neya.
4 reviews1 follower
April 7, 2021
Oke...
Angkat tangan gue baca novel ini
Ngakak gilaaaaa
.
.
Novel Rekomendasi temen yg suka baca Wattpad dan -katanya- novel ini seru karena populer di wattpad ... jujur, aku gk suka bgt novel wattpad atau novel cetak yg diadaptasi dari wattpad .. because pasti isinya chessy , tapi pemikiran itu mulai -sedikit- berubah setelah aku baca novel Resign nya Almira Bastari , tapi kyknya cmn novel itu yg -adaptasi wattpad- masuk list favorit ku deh ...setelah baca novel ini , reaksiku sama kyk setelah baca "friendzone" (lupa siapa penulisnya, tapi adaptasi wattpad juga) ngakakk 😂
.
.kalian ngerasa gk sih , tokoh Claire ini semacam jalang dlm artian cukup baik ...maksud gue , kenapa selingkuh di sini dibenarkan hanya untuk meraih "kebahagiaan"??
.
Dan yg bikin aku iuww bgtt ..kenapa orang yg baru ditemui itu dibolehin masuk rumah ?? Kalau gue ada di posisi Claire , udh pasti gk bkl gue izinin
Dan lagi kenapa dia mau diantar jemput , pegangan tangan dll ..tapi mereka berdalih dgn menyebut nya "hanya teman"
.
Yahh ..mungkin karena mereka pemeran utama , jadi segala hal nya dibenarkan 😂
Tapi untuk aku sendiri , ini udh chessy bgt
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Mon.
10 reviews
July 31, 2021
Gimana ya....

Gaya bahasa dinovel ini tuh bagus, simple trus bikin yang baca enjoy. Cuma kedatangan Ares yang tiba-tiba dihidup Claires yang notabene punya pacar tuh kek ajakan selingkuh. I mean karena sikapnya Ares yang ngotot banget mau Claires jadi milik dia padahal dia tau kalo Claires punya pacar tuh yang bikin aku mikir kek Ares ngajak selingkuh tapi dipayungi oleh kata "Bahagia"

Sebenarnya apa yang dialami Claires tuh bisa diselesaikan secara baik-baik sama Kai, tapi ya mungkin si penulis sudah menciptakan universe baru untuk Kai jadi ya you know lah ya. Meskipun gitu aku suka sikap Ares yang gak mau nyerah sebelum apa yang dia mau tercapai.

So, i rate this book 2/5
Profile Image for Yasmine Nur Hasna.
10 reviews1 follower
March 4, 2019
Minus dua bintang karena secara subjektif saya kurang simpati sama karakter ares. Selain emang nggak suka sama sifatnya & kelakuannya yang mirip cowok-cowok di ftv, menurut saya penulis juga terlalu "memanjakan" ares. Everything seems so easy for him. Sampai akhir cerita, saya tetap merasa kalau ares cuma rumah singgah claire. Karena mereka deket terlalu cepet ... mungkin?
Plusnya, penulisan tokohnya kuat (banget), konflik batinnya kerasa, penulisan narasinya juga bagus (cukup puitis, tapi nggak maksa, nggak bikin dahi berkerut), suka juga sama puisi-puisinya claire.
Overall 3/5
181 reviews
June 1, 2018
Dapet buku ini g disangka. Iseng ikut GA, terus lupain gitu aja, g nunggu hasilnya. Ternyata, alhamdulillah aku menang GA. Samoai di rumah, aku lngsng baca bukunya. Dan baru sadar kalo buku ini dari wattpad.

Buku ini berhasil mempermainkan emosi. Sesak, bahagia, semua campur. Perhatikan tanggal yg tertera di prolog maupun epilog agar tidak bingung. Aku enjoy baca bukunya. Over all, bukunya bagus
Displaying 1 - 30 of 171 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.