Berapa banyak buku motivasi dan pengembangan diri yang sudah Anda baca selama ini? Apakah pengaruhnya yang signifikan dalam peningkatan kualitas hidup Anda? Atau justru Anda makin tidak percaya akan adanya kesuksesan? Apa rahasia di balik fenomena sukses-gagal dan motivasi diri?
Buku ini berisi langkah-langkah utama dalam mewujudkan hidup yang berkualitas menuju performa puncak, yang disusun dengan gaya bahasa yang enak dibaca, mudah dipahami, dan terstruktur rapi. Membaca buku ini berarti Anda sedang menelusuri dan menggali prinsip-prinsip universal tentang kesuksesan, performa puncak, dan kualitas hidup yang berlaku sepanjang masa. Buku ini akan mengajarkan kepada Anda bahwa, `TIDAK ADA JALAN PINTAS MENUJU SUKSES!`
Jika hanya ada satu buku yang layak Anda baca tahun ini untuk meningkatkan kualitas hidup Anda, maka inilah bukunya!
`To master your life you have to start from the foundation of the truth. This book will reveal the foundation which you can apply to gain unlimited success. I recommend to everyone to read anda apply it`. -Jack Canfield, co-creator of #1 New York Times best selling Chicken Soup for the Soul series, author of The Success Principles `This is a wonderful, uplifting, and inspiring book full of practical wisdom and guidance which you can use to achieve your Core Desire and to become a champion. Read it now!` -Jack M. Zuffelt, author of #1 best selling book The DNA of Success `Darmadi Darmawangsa has written one of the best books ever on personal success and achievement. It is full of powefull, practical ideas you can use to improve every part of your life!` -Brian Tracy, author of Goals! `Fight Like a Tiger Win Like a Champion is a powerful book which combines the wisdom of many of the greatest thinkers and the philosophy of success in the simplest way. Darmadi and Imam are champions with a tiger's heart.` -James Gwee, MBA, Director of Academia Education & Training
IF U THINK URE BEATEN, U ARE... IF U THINK U DARE NOT, U DON'T IF U'D LIKE TO WIN, BUT U THINK U CAN'T IT IS ALMOST CERTAIN U WONT
IF U THINK U'LL LOSE, U'VE LOST 4 OUT IN THE WORLD WE FIND, SUCCES BEGINS WITH A FELLOW'S WILL, IT'S ALL IN THE STATE OF MIND.
IF U THINK U'RE OUT-CLASSED, U ARE.. U/VE GOT TO THINK HIGHT TO RISE, U'VE GOT TO BE SURE OF UR SELF BEFORE U CAN EVER WIN A PRIZE
LIFE'S BATTLES DON'T ALWAYS GO TO THE STONGER OR FASTER MAN, BUT SOONER OR LATER THE MAN WHO WINS IS.....
THE MAN WHO THINKS HE CAN!!!!
(Walter D. Wintle)
i love that poems, it makes my motivation up, my self confident higher than ussual, this book is good to read to improve my motivation, i want to win, win from all my lack, trouble, self confident, and all the things doesn't going well from my life
HIDUP yang happy menjadi tujuan penting. Tapi tidak semua orang ingat seberapa mudah mencapainya. Seperti sebuah istilah: bahagia itu sederhana.
Mengenai hal itu, saya ada satu cerita dari buku Fight Like A Tiger Win Like A Champion ini yang perlu kita renungkan─sebelum terlambat.
Suatu hari saat tak ada lagi hari buat minum teh, seorang investor besar dari Amerika pergi berlibur. Ia memilih berlibur di sebuah pedesaan di Meksiko. Kita bayangkan saja ada danau di desa itu. Dan ketika sang investor besar sedang asyik menikmati indahnya danau, ia memerhatikan seorang nelayan yang sedang memancing di tengah danau. Perahunya tenang, dan agaknya nelayan itu happy.
Setelah nelayan itu agak menepi, si investor mendekatinya. Rupanya nelayan itu telah mengail beberapa ekor ikan yang tergeletak serampangan di dalam perahu. Beberapa, tak terlalu banyak. Dialog antara si investor dan si nelayan happy terjadi:
I: “Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menangkap ikan sebanyak itu?”
N: “Tidak seberapa lama.”
I: “Mengapa Anda tidak menghabiskan waktu lebih lama? Mungkin Anda bisa menangkap ikan yang lebih banyak lagi?”
N: “Jumlah ini lebih dari cukup untuk saya sekeluarga, bahkan kalau ditambah dengan Anda ─seberapa pun rakusnya Anda.”
I: “Tetapi, apa yang Anda lakukan di waktu yang lain? Anda kan, hanya sebentar mencari ikan.”
N: “Oh, saya sangat sibuk, Tuan. Saya bangun tidur siang hari, pergi memancing sebentar, bermain dengan anak-anak saya, pergi bermesraan dengan istri saya, pergi ke atas bukit di ujung desa untuk bermain gitar dengan teman-teman saya. Pokoknya saya sibuk menghabiskan waktu. Saya tak berpikir saya pengangguran.”
I: “Pak, saya ini MBA lulusan Harvard University. Dan saat ini saya seorang investor ternama. Saya lebih dari tahu bagaimana membuat hidup Anda lebih berarti. Begini, Pak. Anda seharusnya menghabiskan waktu lebih lama untuk memancing supaya ikan yang Anda peroleh bisa lebih banyak. Ketika ikan yang Anda jual lebih banyak, Anda bisa mengganti perahu Anda dengan yang lebih besar, bahkan Anda bisa membeli beberapa perahu. Setelah itu? Anda dapat menggaji beberapa orang untuk bekerja dengan Anda. Ini artinya Anda tak perlu bekerja di lapangan. Anda seorang bos, Anda seorang kaya. Ketika Anda sudah kaya, Anda dapat membeli rumah yang lebih bagus, lebih besar, dan lebih mewah daripada yang Anda miliki sekarang, di desa ini. Bahkan, Anda dapat pindah ke kota atau ke luar negeri, mislanya Los Angeles, bahkan New York. Anda tak perlu ragu biaya hidup tinggi. Anda bahkan bisa mendirikan perusahaan besar dan tidak akan pernah miskin lagi. Tapi memang perlu, sangat perlu, kerja keras. Dan waktu yang cukup lama. Saya yakin Anda mampu.”
N: “Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mencapai itu semua, Tuan?”
I: “Kurang lebih 15 sampai 20 tahun.”
N: “Lalu setelah itu?”
I: (sambil tertawa menjawab) “Ketika waktunya sudah tepat, Anda bisa go public, menjual saham perusahaan Anda kepada khalayak. Dan, hola, Anda akan menjadi miliarder!”
N: “Menjadi miliarder? Lantas?”
I: “Ya, Anda bisa senang-senang, pesta, dan bahagia dengan keluarga Anda. Bangun tidur siang hari, pergi memancing sebentar, bermain dengan anak-anak, pergi bermesraan dengan istri, pergi ke atas bukit di ujung desa untuk bermain gitar dengan teman-teman…”
N: “Ooh, begitu. Tapi sebentar, Tuan. Bukankah itu yang saya lakukan sekarang?”
Dan kita bisa membayangkan: nelayan itu tersenyum penuh kedamaian, sambil merapikan hasil pancingannya.
Dalam cerita itu, seorang motivator selalu menekankan bahwa si investor telah kalah, skakmat. Tapi saya rasa bisa tidak. Bagi saya, cerita nelayan dan investor di atas tidak menegasi satu dan yang lainnya.
Saya bayangkan nelayan itu mencintai hidupnya yang pelan dan tak pernah tergesa: bangun tidur agak siang, memancing, bermain dengan anak-anak, bermesraan dengan istri, main gitar dengan teman-teman. Ia tak kaya tapi selalu cukup. Ikan tangkapannya, pertama-tama, bukan untuk dijual, melainkan untuk anak dan bini di rumah (saya teringat nelayan-nelayan orang Serui di Papua). Ia tak materialistis, dan mungkin seorang pembaca Iqbal yang tekun: “Hai penghuni negeri-negeri Barat, alam milik Tuhan ini bukan toko”.
Sang investor mungkin lain, ia seorang penikmat perjuangan: ia banting tulang, sering tergesa agar tak terlambat menemui klien, memutar otak dalam negosiasi-negosiasi, dan menyukai pertarungan dalam pekerjaannya. Mereka mengembara, dari suatu karir ke karir lain, dari suatu jabatan ke jabatan yang lebih prestisius, dan menikmati persaingan dengan mitra atau lawan. Di kota dengan persaingan keras, tentu orang jarang bisa melakukan hal-hal seperti nelayan dalam cerita. Apa yang dilakukan si investor di Meksiko barangkali sekedar berlibur, sesekali “bangun tidur siang hari, pergi memancing sebentar, bermain dengan anak-anak, pergi bermesraan dengan istri, pergi ke atas bukit di ujung desa untuk bermain gitar dengan teman-teman”─ia akan bosan terus berada di sana, ia akan kembali ke kota.
Dengan demikian saya melihat perbedaan seperti ini: yang satu orang yang bahagia dengan bersantai, dan satunya lagi orang yang bahagia dalam perjuangan. Keduanya memaknai bahagia dengan perspektif dan definisi yang berbeda. Tak ada yang harus merasa kalah atau takluk.
Oleh karena itu, cerita di awal tulisan ini tak hendak mencela kita yang berlomba-lomba mencari harta dan tahta─sebuah hidup instrumental. Saya kira cerita itu ingin memaksa kita mempertanyakan keingian terdalam kita, membuat kita menilik lagi gairah sebenarnya dalam diri kita yang membuat kita hepi─gairah, ini bukan tentang harta dan tahta.
The authors give practical examples to illustrate the success by using the power of the mind. Honestly, this book encourages me to read more about the self-help books.
Langkah-langkah nyata dalam menghadapi perjalanan sukses.
Seringkali orang berpikir bahwa hal-hal teknislah yang menjadi langkah kesuksesan kita seperti bagaimana caranya menjual, bagaimana caranya marketing, bagaimana caranya a, b, c, d dan seterusnya.
Sedangkan langkah-langkah dalam buku ini seringnya disepelekan.
Padahal, 95% kesuksesan berawal dari diri kita. Berawal dengan memiliki ke delapan hal ini - hal fundamental. Dan inilah yang menjadi jurang besar antara yang sukses dan gagal, kemampuan yang tidak dimiliki orang-orang sukses dan orang-orang gagal.
Buku ini ditulis dengan sangat ringan, bahasa yang ringan. Bagi orang awam pun, saya yakin mampu untuk membacanya, dan disertai juga dengan cerita2 pengalaman seru dari kesuksesan dan kegagalan.
Selamat membaca, selamat menikmati perjalanan sukses!
It's a very interesting book that tackles on problems revolving what humans face throughout life as well as stories and lessons of motivation. The interesting cartoons are very entertaining and the metaphors written from this book are fun and relatable. I find it very motivational and helpful nevertheless it helped me grow as a person and help me faced hurdles I went through life.
Can't wait for the next book, I'm looking forward to it.
"Darmadi Darmawangsa uses powerful stories and examples to teach people how to use the power of their minds to achieve incredible success. His writings can help anyone to lead a happier, more successful life" -- Jeff Keller, Author of Attitude is Everything.
As someone who started from the scratch. I really feel the significance of struggling hard and of having a never give up attitude. Reading this book Fight Like A Tiger Win Like A Champion, I discover a kind of reflection of my life force and my own struggle in the past. It is truly right as the author of this book quoted, in order to be exceptionally successful, we must have the bravery and fighting spirit like a tiger." -- Andrie Wongso, Motivator and the author of Best Seller, 15 Wisdom & Success.
"This is really a superb book ! It is worth reading for those who desire to be successful in this life and be the champion." -- Stephen Liestyo, Senior General Manager of Consumer Banking Division BCA.
Saya suka membaca cerita dan analogi-analogi dalam buku ini. Ceritanya selalu syarat dengan nilai-nilai yang baik. Memang sangat tepat memilih story-telling untuk menyampaikan value. Lebih masuk! Mantap!