Ini Luna Torashyngu pertama saya dan ternyata pengalaman membacanya cukup mengejutkan. Saya sangat menikmati bagian saat Angel harus membagi kesibukan antara menjadi bintang pop dan siswi SMA yang lebih realistis dari Hannah Montana. Di zaman tiga puluh ribu masih bisa buat nonton konser artis papan atas, ternyata keadaan dunia hiburannya kurang-lebih sama dengan sekarang. Dengan hiruk-pikuk entertainment biz yang serba tipu daya dan usianya sendiri yang masih belia, Angel berusaha untuk meraih mimpi dengan tanggung jawab dan kejujuran, dan sifatnya itu membuat dia likeable, meski digambarkan memiliki segalanya.
Kisah cintanya lebih sedikit daripada yang saya kira dari blurb dan bernuansa sinetroniyah menjelang akhir. Meski begitu, karakter Rivi menarik, jadi nggak heran Angel pun tertarik sama dia. Tapi kalau saya punya Stradi, walau nggak bisa mainin pun saya nggak bakal rela nitipin itu ke orang lain kecuali sangat amat mendesak wkwk. Mungkin karena Angel musisi juga, jadi pakai asas kepercayaan.
Hal menarik lainnya yaitu masa lalu mamanya Angel. Sikap Angel sudah benar. Isu kesehatan mental juga disinggung terang-terangan, dan teenlit ini terbit tahun 2007! Saya yakin novel jadul lain juga ada yang seperti ini sebelum mental health menjadi subgenre di 2010 tengah-akhir, yang akhirnya menjadi pionir untuk cerita-cerita remaja sekarang.
Karena pertama terbit di tahun 2007, gaya bahasa informal yang saat itu marak diminati di novel-novel teenlit (dan barangkali trademark penulisnya juga) dipakai di sini. Mau jadi mo, baik jadi baek, beberapa pilihan kata nggak baku, dan itu ada di dialog maupun narasi. Banyak intronya juga. Saya pribadi nggak begitu terganggu; ngeset pikiran kalau mau baca teenlit jadul cukup membantu untuk masuk ke vibe-nya. Tapi nggak jadul-jadul amat, kok, buktinya sekarang masih ada Avanza, Xenia, dan BMW, kan? Selain gaya bahasanya, unsur-unsur lainnya sebenarnya timeless buat dibaca atau dibaca ulang di masa depan. Dan cocok buat perkenalan karya penulis, terutama buat yang lebih suka standalone karena penulis terkenal dengan seri-serinya.