What do you think?
Rate this book


216 pages, Paperback
First published February 9, 2016
"Atisha teringat niat Jesse untuk melamarnya saat pulang nanti. Tiba-tiba saja di hari yang seharusnya menyenangkan ini, Atisha ingin menangis. Untuk pertama kalinya dia tersadar, bahwa resolusi itu mungkin saja tidak akan terjadi."Ini merupakan kali kedua aku membaca karya Diego Christian setelah sebelumnya membaca karyanya yang berjudul Percaya . Dan seperti di buku sebelumnya, aku masih tetap menikmati gaya penulisan Diego Christian yang luwes dan mengalir dengan baik. Ia berhasil memperkenalkan dunia stasiun televisi kepada pembaca dengan cara yang menarik dan tidak membosankan. Ditulis dari sudut pandang ketiga, pembaca akan mengikuti kehidupan karakter utamanya, Atisha, beserta seluk-beluk yang harus ia alami di tempat kerja. Semakin masuk ke dalam ceritanya, pembaca akan semakin mengenal karakter Atisha saat rahasia-rahasia kehidupannya mulai terkuak secara perlahan-lahan. Seiring dengan berjalannya cerita, aku dibuat penasaran tentang apa yang sesungguhnya terjadi pada Atisha. Menjelang akhir, aku sangat terkejut dengan plot twist yang diungkapkan karena aku sama sekali tidak menduganya. Namun aku cukup menyayangkan ending-nya yang terasa agak terlalu cepat karena aku merasa masih ada yang bisa ditelusuri lebih jauh. Meski demikian, aku cukup terhibur saat mengetahui bahwa penulisnya akan menulis kelanjutan kisah Atisha dan Gema di karya berikutnya yang berjudul Project 69—yang akan menceritakan tentang kisah Adriel, adik Atisha.
"Mungkin benar, tidak semua pertanyaan memiliki jawaban. Dan tidak semua hal harus dia ketahui."Satu hal lagi yang aku sayangkan adalah karakternya yang aku rasa bisa digali lebih dalam lagi, terutama karena ada elemen mental illness dalam ceritanya yang sebenarnya cukup menarik untuk dibahas. Kemunculan karakter Gema dalam buku ini juga terasa agak tiba-tiba (karena pada bagian awal aku terfokus pada karakter Jesse) dan kepribadiannya pun tidak terlalu ditunjukkan dalam ceritanya. Aku sebenarnya penasaran tentang detail masa lalu Gema dan Atisha karena dalam buku ini hanya disebutkan sepotong-sepotong saja. Seandainya ada flashback yang memberi sedikit bayangan tentang hubungan mereka dulu, aku rasa chemistry antara keduanya dapat dirasakan oleh pembaca dengan lebih baik. Selain karakter-karakter utamanya, ada juga beberapa karakter sampingan yang turut mendukung jalannya cerita. Salah satu yang paling menarik perhatianku adalah Adriel, adik Atisha, karena sosoknya yang begitu menyayangi dan peduli pada kakaknya. Aku tidak sabar ingin membaca kisah Adriel yang akan ditulis oleh Diego Christian XD
"Untuk segala sesuatu ada masanya:Mengesampingkan beberapa hal yang aku rasa bisa lebih baik lagi, aku menikmati buku ini dari awal hingga akhir, bahkan bisa menyelesaikannya dalam waktu yang cukup singkat karena keseluruhan ceritanya begitu mengalir. Rasa penasaranku tentang apa yang terjadi adalah dorongan terbesarku untuk segera menyelesaikan buku ini. Plot twist di bagian akhir juga merupakan kejutan yang tidak terduga untukku. Pada akhirnya, aku ingin berterima kasih pada Diego Christian yang sudah memberi kesempatan bagiku untuk berpartisipasi dalam blog tour buku dengan sampul yang luar biasa cantik ini!
kebahagiaan, air mata, tawa, bahkan kesedihan.
Kecuali cinta, dia bisa bertahan andaikan dia layak diperjuangkan."