"Ndi, sampai detik ini nggak ada orang setepat kau untuk menjadi pendampingku di hari yang paling membahagiakan dalam hidupku. Pernikahanku kan tinggal satu bulan lagi. Tolong dong, please?
Indiana menggaruk kepalanya yang tidak gatal, "Ren, beritahu aku bagaimana caranya menjadi pendamping dua pengantin pada hari yang sama."
Indiana, seperti kebanyakan perempuan lajang lainnya yang usianya merangkak pada kepala tiga, merasakan kegelisahan besar-besaran hidup di kota metropolitan.
Pacarnya tidak kunjung melamarnya; staf kantornya seperti mengadakan perlombaan adu cepat menikah; orangtuanya tidak sabar menimang cucu.
Di tengah absurditas dan kesintingan hidupnya, Indiana mengira hihup akan menjadi lebih mudah apabila seseorang telah menikah.
Apakah benar menjadi seorang istri adalah panggilan mulia setiap perempuan?
...sampai suatu ketika Indiana terpaksa menjadi pendamping dua pengantin pada hari yang sama!
Clara Ng adalah pengarang sejumlah novel dewasa dan juga buku anak-anak. Ibu muda berbintang Leo ini lahir di Jakarta tahun 1973. Lulusan di Ohio State University jurusan Interpersonal Comunication ini tidak pernah bercita-cita jadi penulis, namun kini karya-karyanya mengalir tanpa henti. Novel-novel dewasa yang sudah diterbitkan adalah Indiana Chronicle: Blues, Indiana Chronicle: Lipstick, Indiana Chronicle: Bridesmaid, The (Un)Reality Show, dan Utukki: Sayap Para Dewa. Buku anak-anaknya yang sudah terbit adalah Seri Berbagi Cerita Berbagi Cinta.
Langsung lanjut buku ke 3, mumpung masih dapat feel-nya.
Jadiii...Indi sudah jadian lagi dengan Francis, tapi ya Francis tetap gitu deh...bisnisnya itu nomor satu. Kali ini Indi diminta untuk menjadi bridesmaid di pernikahannya Sara dan Karen. Di hari yang sama. Tapi dasar Indi jiwa sosialnya tinggi dia menyanggupi saja.
Trus Indi terlibat masalah pembelaan beberapa karyawan hotel di Ancol yang di-PHK. Dengan bantuan LSM milik Francis dia maju ke pertemuan dengan pemilik resort yang baru. Tebak siapa pemilik resort yang baru itu? Francis.... hahaha!
Selain itu, semuanya masih sama. Indi dengan kecerobohan dan phobianya. Mulai membosankan sih...tapi karena di sini Francis sweet banget, jadinya tetap 3 bintang.
Indiana adalah salah satu novel indonesia yang saya sukai <3 Clara Ng menuliskannya dengan sangat menarik dan jenaka, sulit untuk berhenti tertawa. Menurut saya buku ini juga tergolong langka untun bisa dimiliki.
Saya sangat menyukai kisah indiana, sayangnya saya sebenarnya mengharapkan lebih di bagian ending trilogi ini
Seperti biasa, Indiana terlibat dalam masalah aneh-aneh. Dan Indi harus rela menjadi bridesmaid untuk pernikahan Ilona, Karen & Sara. Parahnya, pernikahan Ilona di Kanada, sedangkan Indi aerophobic. Tambah lagi, pernikahan Karen & Sara diadakan pada hari yang sama.
Di saat teman-teman & saudaranya menikah, bagaimana dengan Indiana? Umurnya sudah tiga puluh, tapi Francis belum kunjung melamarnya.
Saya agak kurang suka sama Karen disini. Mungkin Indi memang orang penting baginya, tapi kesan saya kok Karen itu egois ya?
Membaca Bridesmaid serasa membaca Blues. Keduanya mengingatkan saya pada chicklit-chicklit barat. Bedanya, kalau di Blues saya tahu persis adegan mana yang sama & dari novel apa, di Bridesmaid saya hanya merasa pernah dengar atau lihat, tidak tahu persisnya dimana.
Tapi, saya cukup puas dengan bagaimana Clara Ng menyelesaikan cerita ini. Entah kenapa terasa pas saja.
Agak turun tensinya. Jadi 3,5 bintang sahaja untuk buku ketiga. Serunya Indiana tetap. Adegan jadi bridesmaid untuk dua pengantin pada hari yang bersamaan, ternyata tidak segitu berantakannya. Saya pikir, kekacauan akan terjadi karena Indiana, tetapi nyatanya yang bikin rusuh malah pengantinnya. Clara Ng nggak mau cerita yang mudah tertebak rupanya, khususnya untuk bagian itu.
Tapi giliran bagian Francis dan Indiana, balik lagi mainstream. ...lalu pangeran dan putri hidup bahagia selamanya. :)))
Dari ketiga buku Indiana Chronicle ini, yang menurut saya paling seru dan paling menyenangkan adalah buku kedua. <3
This entire review has been hidden because of spoilers.
This last book of Indiana Chronicles is super fun. Yes. Super FUN! Bener-bener ide gila! Guess what? Indiana jadi bridesmaid dia dua pernikahan sekaligus! Well, bener-bener deh grasak grusuknya. HAHAHAHAHAHHAHAHHAHAHHA Francisssss gua suka kata lu pas ngelamar Indi! Way SO COOL MUST READ, MUST BUY
Dari kedua buku trilogi Indiana Chronicle, buku ketiga ini lebih bagus, lebih menarik menurut saya. Gimana Indi jadi pendamping dari 2 pengantin di hari dan waktu yang bersamaan, dan disisi laen dia juga ingin menikah. Konflik batin lebih banyak disini, dan disana serunya.
baca buku ini bikin ngehayal gimana senengnya jadi indiana..punya temen2 yang sayang ama dia..punya tunangan yang super cakep dan mapan..punya kerjaan yang dia suka.. overall it was really fun reading this book..
Segala puncak kekacauan dan masalah dari hidup Indiana Lesmana ada di buku ini. Indiana dan pernikahan, mungkin memang tidak pernah cocok. Begitu pula Indiana dengan ketidakadilan. Ia akan membela walaupun harus melawan pacarnya sendiri.
Ni buku seperti biasa slalu heboh dan lucu! :P apalagi bagian pas indi harus jadi bridesmaid di 2 tempat skaligus. xixixi.. kebayang ga sih repotnya? :P baguus, cuma endingnya kurangg.. tapi overall okelah ;)
Beli buku ini karena review orang2 bagus. Tapi setelah gw baca, biasaaaa banget cerita indiana chronicle ini. Ga terlalu istimewa keliatannya. Memang sih dari seri indiana chronicle, cuma buku ini aja yg gw baca. tapi gw jadi ga pengen beli seri2 sebelumnya deh.
Karya Clara Ng, entah dengan sengaja atau tidak, selalu punya kemiripan dengan karya Sophie Kinsella. Bahkan juga susunan kalimat dan situasi dalam bab. Sungguh mengherankan jika benar itu adalah kebetulan.