Jump to ratings and reviews
Rate this book

Majalah Bobo Edisi Koleksi 50 Tahun

Rate this book
Sejak diterbitkan pertama kali di tahun 1973, Majalah Bobo telah menjadi teman yang memberikan berbagai cerita menghibur, jenaka, dan mendidik bagi anak-anak Indonesia. Semua cerita yang etrbit sejak dulu itu bahkan masih membekas sampai sekarang di ingatan pembaca dan membentuk karakter anak-anak Indonesia. Semangat baik dari cerita-cerita itu kini dihadirkan kembali dalam bentuk kumpulan cerita terbaik pilihan selama 50 tahun usia Majalah Bobo.

100 pages, Paperback

Published June 1, 2023

27 people are currently reading
103 people want to read

About the author

Redaksi Majalah Bobo

9 books5 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
117 (41%)
4 stars
129 (45%)
3 stars
34 (12%)
2 stars
3 (1%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 30 of 72 reviews
Profile Image for Rido Arbain.
Author 6 books102 followers
July 8, 2023
Mengenang kembali masa kanak-kanak untuk sekadar bernostalgia ternyata dapat membuat seseorang menjadi lebih tenang dan gembira. Bahkan, untuk beberapa kasus, bisa membantu seseorang memikirkan hal-hal positif tentang masa depan. Setidaknya, itulah yang disimpulkan oleh Peter Kinderman, seorang profesor Psikologi Klinis di Universitas Liverpool, dalam penelitiannya pada 2018 silam.

Pernyataan itu diam-diam saya amini ketika membaca kembali Majalah Bobo di usia yang sudah menginjak kepala tiga. Entah kapan terakhir kali saya membaca majalah anak-anak yang mengusung tagline “Teman Bermain dan Belajar” ini. Satu hal yang saya ingat persis, dulu saya membaca Bobo dalam bentuk kemasan majalah bekas yang sudah dibundel untuk beberapa edisi. Memang menyenangkan kalau diingat-ingat.

Baru-baru ini, tepatnya di pertengahan tahun 2023, Bobo telah merilis Edisi Koleksi Terbatas 50 Tahun Majalah Bobo yang berisi 100 halaman dengan 50 cerita terbaik sepanjang masa—seperti yang tertera di sampulnya. Sayangnya, majalah edisi 50 tahun ini hanya berisi cerita bergambar (cergam) saja, tanpa ada rubrik cerpen dan juga pengetahuan umum seperti edisi terdahulu. Namun, saya tetap harus berbangga diri. Sebab, edisi ini telah resmi menjadi Majalah Bobo pertama yang saya beli dengan uang sendiri.

Menilik Sejarah Majalah Bobo

Majalah Bobo versi Indonesia pertama kali dirilis pada 14 April 1973. Kenapa saya sebut versi Indonesia? Karena majalah ini pada mulanya adalah hasil adaptasi dari majalah Bobo versi asli yang terbit lebih dulu di Belanda.

Dalam edisi awal yang dirilis di Indonesia, Majalah Bobo sudah langsung memuat cerita bergambar Keluarga Kelinci yang dulunya hanya konten khusus anak-anak yang dimuat dalam Harian Kompas pada 1965. Ialah P.K. Ojong dan Jakob Oetama, duo pendiri Kompas Gramedia, yang punya gagasan untuk mengembangkannya dalam bentuk majalah utuh.

Dengan harga dua puluh rupiah, pada awalnya Majalah Bobo hanya berisi 16 halaman kertas koran dengan warna hitam-putih—sebelum akhirnya Bobo menjadi majalah anak-anak pertama yang berwarna di Indonesia. Sebagian kontennya disadur dari Majalah Bobo versi Belanda yang sudah diterjemahkan, lalu sebagiannya lagi meneruskan rubrik khusus anak-anak pada Harian Kompas.

Seiring perkembangannya, Majalah Bobo pun selalu tampil beda mengikuti arus tren di kalangan anak-anak. Seluruh artikelnya juga disajikan dengan gaya rekreatif dan tetap konsisten mengusung visi yang sama, yaitu menjadi teman bermain dan belajar.

Minimnya Akses Bacaan Anak-Anak

Harus diakui, Majalah Bobo mungkin pernah menemani masa kecil sebagian besar anak-anak generasi 90-an. Meski tinggal di kampung, saya bersyukur sempat memperoleh privilese bacaan ‘bergizi’ yang layak dikonsumsi anak-anak, meskipun hanya bermodal Majalah Bobo bekas hasil lungsuran dari keluarga di kota yang perlu beberes isi rumah.

Menjadikan 50 tahun usia Majalah Bobo sebagai momentum bernostalgia sebetulnya adalah sebuah ironi yang sulit dihindari. Bagi sebagian orang, mengenang Majalah Bobo sama saja artinya dengan mengingatkan mereka atas sulitnya akses terhadap bacaan, terutama bagi kalangan anak-anak yang lahir dan besar di pelosok desa yang jaraknya ratusan kilometer dari pusat kota.

Mau tidak mau, kita harus sepakat bahwa rendahnya tingkat literasi masyarakat Indonesia tidak hanya berkaitan dengan kurangnya minat baca, tetapi juga soal ketersediaan akses terhadap bahan bacaan itu sendiri. Kita pun harus menerima fakta bahwa keberadaan toko buku atau perpustakaan daerah masih relatif sedikit atau malah tiada. Ironisnya, fenomena semacam ini masih pula terjadi sampai sekarang.

Jelas tak mengherankan apabila hasil penelitian tiga tahun terakhir Programme for International Student Assessment (PISA)—yang diakui sebagai benchmarking internasional untuk kualitas pendidikan—menunjukkan bahwa minat baca anak-anak Indonesia berada di peringkat ke-62 dari hasil survei 72 negara di dunia.

Maka, beruntunglah anak-anak generasi Y (milenial) dan generasi Z yang lahir dan tumbuh besar di wilayah perkotaan, serta memiliki orangtua yang hobi berlangganan Majalah Bobo ataupun buku bacaan anak lainnya. Sebab, itulah salah satu jalan terang untuk membangun kebiasaan gemar membaca sejak dini.

Jadi, sembari bernostalgia dengan Keluarga Bobo, Bona Gajah Kecil Berbelalai Panjang, Deni Manusia Ikan, Juwita dan Si Sirik, Pak Janggut, Paman Kikuk, dan Cerita dari Negeri Dongeng, entah kenapa saya justru memutar kembali memori dengan teman-teman sebaya saya semasa kecil.

Apakah mereka juga sempat membaca Majalah Bobo seperti saya? Atau, alih-alih punya kenangan emosional, jangan-jangan mereka justru tidak pernah tahu Majalah Bobo itu seperti apa?


______________________

Tulisan ini sebelumnya sudah terbit di Omong-Omong Media: https://omong-omong.com/majalah-bobo-...
Profile Image for sasa.
28 reviews2 followers
July 17, 2023
Aku senang banget waktu tau Bobo mau ngeluarin majalah edisi koleksi terbatas 50 tahun dong karena inget banget majalah Bobo itu salah satu hal yang bikin aku suka membaca 🥹💖 (selain majalah princess dan donald bebek 🤣)

Waktu baca ternyata ada beberapa cerita dan karakter yang aku gak inget kayak Deni Manusia Ikan, Pak Janggut, Juwita dan Si Sirik karena mereka diterbitin sebelum tahun 2000-an alias aku belom lahir wkwk tapi so happy bisa baca ceritanya 🫶🏻 Selain itu, seru banget ngeliatin gimana art style tiap cerita yang semakin HD seiring berjalannya waktu 🤩

BTW dari sekian banyak cerita pilihan ternyata gaada yang aku inget (sedih) tapi gapapa masih menghibur masa kanak-kanak aku. Aku harap Bobo bisa terbitin yang versi cerpennya karena aku inget aku suka banget bacain cerpennya dulu 🥰

Thank you Bobo 💗
Profile Image for Agung Wicaksono.
1,096 reviews17 followers
September 14, 2023
Bulan Juli lalu ketika ada informasi tentang prapesan kedua majalah Bobo edisi 50 tahun, saya langsung ikutan. Sebab, pas masih kecil dan belum banyak akses bacaan yang bisa saya dapatkan, majalah inilah yang menemani saya.

Di Bobo edisi 50 tahun ini berisi tentang pilihan cerita bergambar dari Bobo dan keluarganya; Deni si Manusia Ikan; Ceritera dari Negeri Dongeng (Oki dan Nirmala); Pak Janggut; Juwita dan Si Sirik; Paman Kikuk, Husin dan Asta; serta Bona: Gajah Kecil Berbelalai Panjang. Masing-masing memiliki nostalgianya tersendiri.
Profile Image for Naza N.
359 reviews10 followers
July 17, 2023
Waktu aku kecil, aku enggak bisa sering-sering beli atau langganan majalah Bobo. Dan sekarang, bertahun-tahun kemudian, waktu aku sudah bisa cari uang sendiri, Bobo mengeluarkan edisi spesial untuk ulang tahunnya yang ke-50. Senang rasanya bisa kembali ke masa lalu, meski cuma sebentar :')

Kukira edisi spesial ini enggak cuma memuat komik-komik saja, tetapi ada cerpen dan cerpannya juga, tetapi tetap lumayan mengobati kangen, kok. Terima kasih, Bo! Semoga terus jaya sampai kapan pun!
Profile Image for Nila Adillah.
16 reviews1 follower
July 17, 2023
finally after preorder 1 month ago, unlocking one of my best childhood memories, @majalah_bobo special edition 50th anniversary. thanks for being my company, my pleasure, my source of knowledge and imagination. terima kasih, Bobo! 🐰💞✨

jadi inget dulu waktu kecil pengen banget minta beliin majalah ini ke bapak, tapi takut mahal karna ngerasa bagus banget gitu isi dan kertas bentukannya. akhirnya demi biar bisa baca saya sering main ke rumah saudara buat baca isi itu majalah 😭 sambil baca buku cerita kancil dan buaya dkk. juga huaaa, aku dulu mampunya beli cerita mini horor aja di sekolah atau kalau gak gitu demi biar bisa punya buku cerita rakyat mini aku rela mau dibeliin susu dan minum tuh susu padahal aku ga suka susu bubuk kotak itu 🥹
akhirnya hari ini bisa beli sendiri pake uang sendiri juga. happy sekali... @majalah_bobo
#50tahunMajalahBobo2023 #akubacaakutahu #asyiknyabacaBobo
Profile Image for Pradnya Paramitha.
Author 20 books464 followers
August 16, 2023
Nunggu PO-nya lama banget, bacanya selesai sekali duduk 🤣

Bobo edisi koleksi ini berisi cergam, mulai dari serial Bobo, Nirmala, Deni manusia Ikan, Bona dan Rong-Rong dan masih banyak lagi. Bacaan yang fun untuk nostalgia masa kecil. Sayang nggak ada cerpen atau rubrik-rubrik lainnya.

Btw, aku jadi berharap majalah Mentari bikin edisi kayak gini juga 😁
Profile Image for Harumichi Mizuki.
2,479 reviews73 followers
December 22, 2023
Cergam-cergam yang ada di Majalah Bobo ini genius! Jenis masalahnya, cara para tokohnya dalam mengusahakan solusi, sampai ke nilai-nilai moral, dan cara penyampaiannya yang mudah dimengerti. Aku suka semua jenis ceritanya. Apa anak-anak bisa ikutan cerdik kalau dia sering mengonsumsi cerita-cerita anak yang cerdik seperti ini?
Profile Image for t s a r.
377 reviews17 followers
July 10, 2023
Majalah Bobo Edisi Koleksi 50 Tahun ini merupakan kumpulan cerita bergambar (cergam) terbaik dari sekian banyak edisi Majalah Bobo yang telah hadir sejak publikasi pertama. Redaksi sukses dalam mengumpulkan cerita-cerita bergambar yang paling berpengaruh, dan mengilustrasikan perjalanan Bobo yang semakin modern dan mengikuti zaman sampai saat ini.

Tidak hanya hadirnya koleksi cerita bergambar dari Bobo, Oki dan Nirmala, dan lain-lain, Edisi Koleksi 50 Tahun juga menyisipkan sejarah akan konsep penokohan cerita mereka tersebut, yang dapat menjadi acuan bagi pembaca-pembaca baru, terutama target demografi mereka (anak-anak dan remaja) yang ingin mengetahui tentang latar belakang karakter-karakter yang muncul.

Oleh karena itu, Majalah Bobo ini merupakan a must-have dalam koleksi majalah komik pembaca; selain sebagai selebrasi 50 tahun publikasi majalah tersebut, mereka memiliki konten yang sangat menarik untuk diikuti oleh pembaca dari seluruh kategori usia.
Profile Image for Firdausi Nadya.
13 reviews1 follower
August 25, 2023
Rasanya seperti kembali ke masa kanak-kanak ketika baca Majalah Bobo lagi. Cerita yang ditampilkan di edisi spesial ini adalah cerita-cerita terbaik. Ada beberapa cerita yang aku belum pernah tau seperti Juwita dan Si Sirik, Deni Manusia Ikan dan Pak Jenggot.
Aku tetap enjoy bacanya. Semoga Majalah Bobo tetap eksis dan bisa mendampingi anak-anak bermain dan belajar.
Profile Image for Shelly.
Author 2 books44 followers
December 22, 2023
Rasanya seperti memakai mesin waktu dan kembali bernostalgia. Aku paling kangen sama cerita Oki dan Nirmala, Bona, juga Deni si Manusia Ikan.

Aku merasa beruntung banget punya buku ini. Terima kasih banyak, Bobo~
Profile Image for Ira Booklover.
692 reviews46 followers
October 5, 2023
Tidak terasa tahun ini Majalah Bobo sudah berusia 50 tahun ya 😍. Saya ketinggalan euforia-nya April lalu. Selamat ulang tahun ya Bobo 😍. Maaf telat ngucapinnya 🙈.
So, Edisi Koleksi Terbatas ini isinya cergam-cergam terbaik pilihan yang diawali sedikit dengan pengenalan tokoh-tokohnya.

Ada cergam Bobo, Juwita dan Si Sirik, Pak Janggut, Deni Manusia Ikan, Cerita dari Negeri Dongeng, Paman Kikuk, dan Bona.

Saya sampai kaget sendiri karena masih ingat beberapa cergam dari Cerita Negeri Dongeng dan Paman Kikuk yang dimuat di edisi ini 😆.

Sayang sekali pada cergam Bona tidak dikisahkan kenapa teman Bona sekarang adalah Ola dan Kaka alih-alih Rong-Rong. Saya hanya samar-samar ingat bagaimana ceritanya 🙈.

Cergam Bona sendiri yang saya ingat sampai sekarang adalah Festival Kacamata dan Pisang Goreng Mak Konde. Kedua cergam itu merupakan cergam pertama yang saya baca setelah resmi bisa membaca 😆.
Saya juga tidak terlalu familiar dengan cergam Juwita dan Si Sirik serta cergam Deni Manusia Ikan. Sepertinya beda generasi. Walaupun cergam Deni Manusia Ikan dimuat ulang ya tapi saya lupa tahun berapa 🤔.

Saya lebih familiar dengan cergam Kisah-Kisah Gogori Si Anak Petani. Cergam sisipan yang bikin saya penasaran adalah cergam "Janji Irene".

Sayang, waktu itu toko tempat saya langganan Bobo tidak beroperasi lagi sehingga saya sempat tidak bisa baca Bobo untuk beberapa lama. Setelah mulai rutin baca Bobo lagi, Janji Irene sudah tidak ada. Jadi penasaran bagaimana lanjutannya 😭.

Dan ngomong-ngomong soal nostalgia, kalau dibilang rindu sama Majalah Bobo-nya tidak juga sih ya, karena saya masih membaca Bobo sampai sekarang meskipun tidak langganan dan tidak rutin setiap minggu 🤭.

Saat membaca edisi koleksi terbatas ini saya justru terkenang betapa sayangnya ibu, almarhum ayah dan juga almarhumah nenek kepada saya.

Ibu merelakan satu space di rumah kami khusus untuk lemari buku saya yang besarnya sepenuh satu sisi dinding rumah. Ukurannya sengaja dibuat agar Majalah Bobo saya bisa nangkring di sana dengan posisi yang nyaman. Waktu itu saya senaaaaang sekali. Semoga saya juga selalu bisa membahagiakan ibu. Aamin 🤲.

Saya merasa sangat beruntung karena almarhum ayah sangat mendukung hobi membaca saya dan sama sekali tidak keberatan anaknya ini menghabiskan uangnya untuk langganan Majalah Bobo. Ayah bahkan masih membelikan Bobo untuk saya setiap kali saya pulkam ketika libur kuliah. Semoga bisa jadi amal jariyah untuk ayah. Aamiin 🤲.

Almarhumah nenek selalu ikut membaca Majalah Bobo setiap kali terbit. Jadi kangen masa-masa saat nenek datang ke rumah dan minta ambilkan koran hari ini beserta Bobo untuk beliau baca. Di usia itu beliau masih bisa membaca tanpa kacamata. Melihat nenek masih suka membaca jadi motivasi tersendiri untuk saya. Semoga bisa jadi amal jariyah juga untuk nenek. Aamiin 🤲.

Duh saya jadi kepingin langganan Majalah Bobo lagi buat anak-anak. Sebenarnya anak-anak saya lebih cocok baca Bobo Junior sih, tapi sayang majalah itu tidak terbit lagi 😭.

Semoga Majalah Bobo juga bisa membuat anak-anak saya gemar membaca sebagaimana dia membuat saya gemar membaca ❤️.

Soalnya, IMO, entah ini cuma perasaan saya atau gimana sekarang saya rasa secara perlahan "lingkungan" RL saya tidak lagi mendukung kegiatan membaca sebagai kegiatan yang "berguna". Rada ngeri juga sih ya, semoga itu cuma perasaan saya saja.

At last, selamat ulang tahun ya, Bo. Semoga panjang umur. Sayang Bobo selalu. Love..love..love..❤️
Profile Image for urbandevlearning.
41 reviews1 follower
August 12, 2023
Akhirnya sampe juga buku yang Bobo edisi 50 tahun. Yuk kita berjalan mundur kemasa kanak-kanak.

Tulisan covernya kuning keemasan, berkilau, cantik. Kertas nya juga tebel banget wow, lebih tebel dari pada isi dompetku .😌 Pertama kali buka langsung dijelasin silsilah keluarga bobo dari keluarga ibu. Yes Bobo anak pertama yang gemar bermain bola. Ada cergam, komik dan rupa-rupa. Terdapat hal-hal unik dan menarik tentang bobo.

Ada sejarah bobo yang pertama kali terbit tanggal 14 April 1973. Hal - 6 . Pada cerita “Permadani Baru” Yes anak kecil tetaplah anak kecil. Cerita-cerita Bobo sangat memperhatikan psikologi anak. Saat Upik menyiram permadani karena ada motif bunganya. Ya, karena ia berpikir bila ia menyiram permadani bercorak bunga tersebut akan tumbuh bunganya. Saat permadani itu basah ibu dan Bobo bukan marah namun langsung menjemurnya. Hal 11 - photo. Cerita cerita bobo tuh bener-bener ceria, menggambarkan keluarga bahagia banget. Bacanya senyum senyum terharu aku dah setua ini wkwk 🥲. Di hal - 13 Bobo tuh anak yang bertanggung jawab dan peduli adik adiknya ya. Ni Bobo kalo bentuknya nyata siapa yg cocok meraninnya ya gimana kabarnya ? Hahahaha

Hal 27 photo - paman gembul itu yes, keliatannya makanan buatan nya selalu lezat, ia juga seorang paman yang dekat dan sayang sama ponakan-ponakannya 😍

Ada biodata keluarga Bobo, ya kayak kita dulu jaman kecil buat buat My Biodata di binder 😅Hal 30-31. Baru tahu kalo nama karakter Bapak itu Piet Kayuh dan nama karakter Emak itu Muti Araputi 😍

Next kita ke negeri dongeng 😍
Dari dulu pengen bisa cantik kayak Nirmala 😂 apalagi baju gaunnya panjang warna pink cantik pula tuh 😍🌸
Pipiyot ini gaul ya, kalo lagi kesel bilangnya “Sebhal, sebhul, sebhel!” 😂

Bacain cerita dari negeri dongeng ini apa ya imaji ku kemana-mana kayak “it’s my dream mas” 🥲😂. Visualnya itu cakep banget tolonggggg banyak taman bunga-bunga estetik cakeplah pokoknya

Lanjut ke Deni Manusia Ikan yang hitam putih
Jujur dulu tiap ada series Deni Manusia Ikan aku gamau bacainnya karna cuma hitam putih, dan gambarnya model komik gitu gatau dulu kenapa aku takut ya 🤣🤣

Kita lanjut ke series Pak Janggut. Lalu disusul dengan series Juwita dan Si Sirik. Lanjut dengan karakter Paman Kikuk, Husin dan Asta. Ada karakter gajah dan kucing imut kesayanganku Bona dan Rong-Rong 😍 dan diganti dengan Bona dan Ola 🥲 (Rong-Rong selalu dihati ❤️)

Disini juga kita bisa melihat proses perubahan style gambar karakternya dari tahun. Ditutup dengan sislilah keluarga Bobo dari pihak Bapak. Terima kasih Bobo sudah menyajikan buku majalah ini dengan apik. Senyum-senyum aku bacainnya nostalgia banget ❤️ Selamat berusia 50 tahun Bobo ❤️
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Anastasya Prizka.
39 reviews
September 12, 2023
Salam semanis gulali 🙂

Aku mau mengulas majalah anak-anak Bobo edisi 50 tahun nih, koleksi terbatas dengan harga Rp 75.000. Hari Minggu kemaren aku sampai membongkar koleksi lamaku yang sudah lama tersimpan untuk menemukan majalah-majalah Bobo lama, ternyata dari kurun waktu tahun 2000-2004, ketika SD hingga SMP kelas 1. Dari harga Rp 3.000, 4.500 sampai menyentuh angka 6.275. Aku memang tidak berlangganan karena keterbatasan biaya, hanya kadang-kadang membeli Bobo di sebuah supermarket dekat sekolah. Itupun kebanyakan aku beli ketika ada bonusnya hahaha. Tapi beneran, bonusnya itu bagus-bagus loh. Ada miniatur kertas berbagai bentuk yang menambah kreatifitas sampai booklet artis! Aku tergoda membeli karena dulu Bobo pernah memberikan bonus booklet F4. Siapa sih anak 90-an yang tidak suka dengan boyband pentolan drama Taiwan Meteor Garden?

Majalah Bobo edisi koleksi terbatas 50 tahun ini cukup istimewa dan sebelum rilis sudah mampu menarik perhatian dengan iklan-iklannya. Kebanyakan orang ingin membeli untuk melengkapi koleksi, ataupun mengenang masa lalu. Mungkin ada dari mereka yang sulit membeli Bobo dan pada masa sekarang sudah mampu mengeluarkan uang sendiri untuk memilikinya. Kali ini di edisi 50 tahun, majalah Bobo tercetak dengan kover yang menarik dengan tulisan timbul berwarna emas, kertas lebih tebal, juga memberikan bonus dua stiker dan konten digital dengan mengisi formulir (akses gratis e-magazine dari Grid Network dan Bobo.id+ bebas iklan).

Sebagian besar majalah Bobo edisi 50 tahun berisi 50 cergam pilihan (edisi yang sudah pernah terbit) dari Keluarga Bobo, Cerita dari negeri Dongeng, Paman Kikuk- Husin -Asta, Bona Gajah Kecil Berbelalai Panjang, Pak Janggut, Juwita dan Si Sirik sampai Deni Manusia Ikan. Hanya sedikit halaman rupa-rupa berisi sejarah dan pengetahuan tentang majalah ini, silsilah keluarga Bobo dari pihak ayah dan ibu, serta sedikit penjelasan karakter yang terselip di bagian awal masing-masing cergam.

Majalah Bobo sampai sekarang masih ada ya, terbit setiap Kamis dengan harga 17 ribu sebanyak 24 halaman. Untuk review lengkapnya bisa lihat di https://postyrandom.com/review-majala... ya!
Profile Image for Mia An Nur.
106 reviews4 followers
September 27, 2023
"𝑴𝒂𝒔𝒂 𝒌𝒂𝒏𝒂𝒌-𝒌𝒂𝒏𝒂𝒌 𝒂𝒅𝒂𝒍𝒂𝒉 𝒎𝒂𝒔𝒂 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒊𝒔𝒕𝒊𝒎𝒆𝒘𝒂. 𝑴𝒂𝒔𝒂 𝒅𝒊 𝒔𝒂𝒂𝒕 𝒔𝒆𝒎𝒖𝒂 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒌𝒊𝒕𝒂 𝒍𝒊𝒉𝒂𝒕 𝒕𝒂𝒎𝒑𝒂𝒌 𝒊𝒏𝒅𝒂𝒉, 𝒔𝒂𝒂𝒕 𝒊𝒎𝒂𝒋𝒊𝒏𝒂𝒔𝒊 𝒔𝒆𝒂𝒌𝒂𝒏 𝒎𝒆𝒏𝒋𝒂𝒅𝒊 𝒏𝒚𝒂𝒕𝒂, 𝒅𝒂𝒏 𝒔𝒂𝒂𝒕 𝒉𝒂𝒍 𝒏𝒚𝒂𝒕𝒂 𝒃𝒊𝒔𝒂 𝒅𝒊𝒊𝒎𝒂𝒋𝒊𝒏𝒂𝒔𝒊𝒌𝒂𝒏 𝒎𝒆𝒏𝒋𝒂𝒅𝒊 𝒂𝒑𝒂 𝒑𝒖𝒏."

Sejujurnya, aku tak punya banyak kenangan dengan Majalah Bobo. Aku cuma ingat pernah membaca beberapa edisinya, tetapi ingatan semasa kecil itu sering kali kabur. Turut lebur bersama kekecewaanku saat Ayah mulai membuang barang-barang yang menjadi teman masa kecilku seiring beranjaknya usia. Ketika tim redaksi menghadirkan kumpulan cerita terbaik dalam rangka 50 tahun usia Majalah Bobo ini, aku tak langsung ikut pemesanan batch pertama. Ya, ikatan emosional itu sudah "putus" bertahun-tahun lalu. Namun, setelah kupikirkan matang-matang ... oke, mungkin sudah saatnya aku mengobati dan mengisi kembali ingatan masa kecil itu. Bak berjodoh, pemesanan batch kedua pun dibuka.

Tak hanya seputar keluarga Bobo, edisi terbatas kali ini juga memuat beberapa cergam dan komik lainnya. Sebut saja Cerita dari Negeri Dongeng, Paman Kikuk, Bona, Deni Manusia Ikan, Pak Janggut, dll. Selain itu, tim redaksi menyelipkan sejarah dan fun fact Majalah Bobo hingga penjelasan ringkas dari tiap karakternya. Untuk pribadiku yang cukup visual, tentunya mataku sangat dimanjakan selama membaca ini. Cerita dengan karakter polos sekaligus jenaka yang menghiasi pun tak lupa menyelipkan amanat, selaras dengan moto Majalah Bobo—teman bermain dan belajar.

Terima kasih banyak untuk segenap tim redaksi yang berkenan menghadirkan majalah ini kembali. Sungguh sebuah karya yang menjadi surat cinta sekaligus kado paling heartwarming untuk generasi milenial. Hatiku penuh usai membacanya. Sebentar lagi edisi koleksi cerpen dan dongeng akan mengudara, can't wait! 💜
Profile Image for Rizki Wulandari.
125 reviews3 followers
January 21, 2024
Sudah lupa kapan kali terakhir memegang dan membaca majalah Bobo. Sebagai anak kelahiran tahun 90-an boleh dibilang aku tumbuh bersama majalah ini.

Bobo edisi koleksi terbatas 50 tahun ini berisi 50+ cerita terbaik sepanjang masa. Cerita di sini dalam bentuk cergam (cerita bergambar).

Ada cergam tentang Keluarga Bobo, Cerita dari Negeri Dongeng, serta Bona dan Rong Rong. Ada pula cergam yang lebih lawas lagi seperti Pak Janggut, Deni Manusia Ikan, serta Juwita dan Si Sirik. Oh ya tidak ketinggalan seri Paman Kikuk, Husin, dan Asta.

Selain bernostalgia, membaca dan masuk kembali ke kumpulan cergam anak di majalah Bobo ini membawa suasana yang beda banget. Terasa bebas, ringan, nyaman, solutif, menyenangkan, serta sederhana. Ya, semacam itulah.

Saat kabar tentang Bobo Edisi Koleksi Terbatas 50 Tahun ini keluar, aku merasa sangat antusias. Aku tidak mencari tahu bagaimana isinya. Langsung sat set ikutan pesan saja.

Di benakku edisi ini disajikan mirip seperti majalahnya dengan rubrik yang biasanya ada di Bobo. Aku pun sudah berharap bisa baca dongeng ataupun cerpen khas Bobo. Haha, awam banget lah.

Nah, ketika melihat isinya berupa cergam, ada sedikit perasaan kecewa juga. Salah sendiri sih sebab telah bikin ekspektasi yang ternyata beda, wkwk.

Mungkin ini yang namanya pucuk dicinta, ulam pun tiba. Muncul satu kabar baik lainnya. Majalah Bobo kembali menghadirkan edisi koleksi khusus kedua berupa cerita-cerita pendek dan dongeng.

Kembali ikutan pra pesan. Can't wait!

Baca selengkapnya di:
https://bukulova.blogspot.com/2024/01...
Profile Image for Siti Nurhidayati.
49 reviews2 followers
October 19, 2023
Pertama kali tahu kalau Majalah Bobo berencana menerbitkan Bobo Edisi 50 Tahun dari Twitter (X). Terdiri dari 100 halaman (termasuk cover depan dan belakang), Bobo menyajikan cerita bergambar mulai dari tahun 1976 sampai saat ini. Cerita bergambar itu diambil dari cerita terbaik yang pernah dimuat di Majalah Bobo. Mulai dari cerita bergambar Keluarga Bobo, Cerita dari Negeri Dongeng, Paman Kikuk, Bona, Deni Manusia Ikan, Pak Janggut, dan Juwita dan Si Sirik.

Membaca cerita bergambar di Majalah Bobo Edisi 50 Tahun ini membuat saya bernostalgia. Memang dulu saya tidak berlangganan Bobo, tetapi saya pernah diberi Majalah Bobo bekas oleh tetangga yang baik hati, beli Majalah Bobo bekas di pasar tradisional, sampai membaca di perpustakaan sekolah maupun daerah. Bahkan di perpustakaan daerah saya, majalah-majalah dijadikan satu dan dijilid dengan rapi sesuai judulnya. Kita bisa membaca majalah tersebut sepuasnya karena terdiri dari banyak edisi yang dijadikan satu.

Saya berharap Majalah Bobo akan terus ada sampai saya memiliki anak dan cucu. Masa kecil saya ditemani oleh berbagai majalah dan buku yang saya pinjam dari berbagai tempat. Melalui Bobo, saya memiliki masa di mana saya hanya anak kecil yang senang berimajinasi. Pesan moral dari setiap cerita bergambar yang Bobo sajikan, mampu membentuk saya menjadi pribadi yang memiliki empati dan selalu berusaha untuk berbuat baik. Bagi sebagian orang, Bobo mungkin hanyalah majalah yang menghibur, tetapi bagi saya, Bobo adalah guru yang mengajarkan anak kecil melalui gambar dan tulisan.
Profile Image for Thalia Tashya.
95 reviews1 follower
October 2, 2025
Senang sekali kembali membaca bobo pas sudah gede! Bisa bernostalgia jaman TK-SMP saat giat-giatnya membaca bobo. Cerita kutu buku dan nenek & pesta di loteng benar-benar membuat gue nostalgia ke masa lalu dan mengingat rumah nenek tempat gue dibesarkan. Lalu cerita Deni Manusia Ikan, seingat gue dulu pas baca bobo cerita Deni ini sudah tidak ada dan hanya teringat TV series nya. Tapi ternyata seru juga ya premis Deni manusia ikan yang ternyata dia orang asli London (wow takjub). Lalu tercengang saat tau cerita Bona yang terupdate. Bona sekarang berwarna ungu dan ada dua teman baru namanya Ola dan Kaka. Terakhir gue baca ini Bona masih gajah kecil warna pink. Terus dipikir-pikir Bona ini tipe pembuat onar namun semua masalah bisa diselesaikan dengan belalainya ketimbang Paman Kikuk yang hanya hobi membuat onar tanpa tahu bagaimana cara menyelesaikan masalah.

Membaca kembali majalah Bobo membuat gue sadar betapa sederhana nya pikiran anak kecil dan kehidupan dulu. Dari kacamata gue sebagai orang dewasa, ada beberapa kali gue mengomentari beberapa plot hole dalam cerita-cerita ini dan problem solvingnya yang sangat sederhana. Beberapa cerita ada juga yang gue pikir bisa membuat anak-anak penasaran dengan penyebutan-penyebutan nama Latin tanaman, kegiatan olahraga yang tidak umum dilakukan, dan cerita-cerita dengan nilai moral sederhana. Seru sekali rasanya kembali menjajaki ingatan masa kecil lewat cerita-cerita di Majalah Bobo edisi spesial ini.
Profile Image for Lia Komalia.
24 reviews
December 4, 2023
Gue sebenarnya gak baca yang ini, tapi satunya yang edisi cerpen dan dongeng.
So i will write review about it instead!
Seru bangett sukaaa loveee membangkitkan kenangan masa kecil.
Dulu sering dibeliin majalah Bobo ini sama mama, dan aku suka banget baca bagian cerita-cerita pendek dan dongengnya.
Berkat majalah bobo ini, i even nominated first place in a writing cerpen competition dulu waktu sd.
Banyak cerpen gue yang diacungi jempol sama temen2 sd dan smp karna semenarik itu, thanks to bobo of course!
Sayangnya sma dan kuliah gue gak nulis lagi huhu sad
Kembalinya majalah bobo edisi cerpen dan dongeng ini definitely mengingatkan masa2 kecil tanpa beban itu!
Thanks mama sudah memperkenalkan dunia literasi melalui majalah bobo. So thank u to bobo too
Profile Image for An Unforgiven Reader.
47 reviews
February 22, 2024
Nostalgic! As interesting as it always has been.

Aku udah baca majalah bobo sejak kelas 2 SD. Salah satu buku yang buat aku jadi suka membaca. Terutama kisah Bona. Dari dulu, gatau kenapa, aku gabisa ngelewatin cerita Bona, terlalu seru untuk dilewatin, wkwkwkk

Sedangkan untuk Paman Kikuk, Husin & Asta dan Keluarga Bobonya sendiri, aku juga suka sama cerita yang disajikan. Tapi mungkin karena aku baca waktu bobo ganti "wajah" ke-4 kalinya, aku jadi kurang srek sama gambarnya, serem...

Khusus Nirmala, aku ga pernah suka Nirmala jujur, MAAF NIRMALA, KAMU BAIK KOK, cuma gabisa suka aja..

Anyways, cerita cerita disini mengasyikan! Terutama bagian info unik kalau kertas hasil pencetakkan majalah bobo sejak 1973 itu 2 kali jarak bumi ke bulan....
Profile Image for Arum.
15 reviews14 followers
August 3, 2023
Sedih karena Bapaknya Cidut suaminya Bibi Mimi Jerami udah nggak ada Paman Avtur, jadi Cidut Yatim
Terharu karena Deni Manusia Ikan ketemu orangtuanya 🤧
Paling suka dari semua kisah bergambar entah kenapa keluarga Bobo
Seru aja
Sangat nostalgia dan kekeluargaan banget bagus, mengingat kan kembali keluarga normal jaman dulu gimana 😅😂

Dan oh iya! Menurut aku ini sangat membantu bgt buat yg mau memulai membaca lagi, karena ringan, jaman sekarang orang fokusnya katanya kaya ikan. Kesabaran aku juga semakin cetek 🥲 untuk namatin buku 😅 tapi setelah tamat baca edisi spesial ini kepercayaan diri aku pelan-pelan bangkit lagi wkwk 💪 Terimakasih Bobo 🤗
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Fhia.
503 reviews19 followers
August 6, 2023
Mengakhiri weekend pasca closing dengan menamatkan membaca Bobo. Bahkan majalah setipis ini kalau tidak dimulai membacanya berujung menjadi TBR donk.
Berisi 100 halaman kompilasi cerita bergambar pilihan yang pernah dimuat di majalah Bobo sejak terbit. Sebut saja Bobo & keluarganya, Oki & Nirmala, Bona & Rong-rong, juga Deni Si Manusia Ikan. Tentu saja menghibur dan bisa dibaca bersama anak-anak. Membangkitkan memori masa kecil (dan remaja) karena kwtika itu hanya bisa membeli majalah Bobo bekas atau membaca di rumah teman yang berlangganan.
Rasanya senang sekali.
Semoga ada edisi spesial cerita pendeknya saja, hihi.
Profile Image for Arbain Dhuhri.
42 reviews
August 16, 2023
Semasa kecil memang tidak berlangganan Bobo. Hanya biasa baca di perpustakaan sekolah/daerah saja.

Edisi spesial 50 tahun ini (1973-2023) membuat kita bernostalgia. Bagi yang tidak/belum suka membaca cerita anak-anak sepertinya harus mulai baca Bobo. Orang tua, orang muda, sama saja.
Isinya mulai dari cerita Keluarga Bobo, Cerita dari Negeri Dongeng (Nirmala dkk), Deni manusia ikan, Douwe Dabbert alias Pak Janggut, Juwita dan Si Sirik, Paman Kikuk, Husin & Asta, terakhir Bona Gajah Kecil Berbelalai Panjang.

Salam semanis gulali..
Profile Image for Pauline Destinugrainy.
Author 1 book272 followers
December 29, 2023
Beli ini semata-mata demi nostalgia. Karena isinya berupa komik terpilih, anakku juga senang membacanya.

Sayangnya kisah Pak Janggut hanya ada 1, padahal itu salah satu tokoh favorit di majalah Bobo yang sekarang sudah ga ada.

Trus ada Bona, yang dulunya ditemani oleh Rong-Rong sampai sekarang ditemani oleh Ola. Kalau Deni manusia ikan, sepertinya dulu tidak begitu menarik kubaca karena ga berwarna ...hehe.

Evolusi warna, gaya menggambarkan karakter dan juga ceritanya jelas terlihat dari komik ke komik. Memang semakin bagus.

Layak untuk dikoleksi
Profile Image for Hadissa Primanda.
257 reviews3 followers
April 2, 2024
nostalgia kembali dengan majalah yang membuatku (dan mungkin kita semua) suka baca.

terharu saat baca cergam Keluarga Bobo & Ceritera dari Negeri Dongeng yang dulu aku pernah punya majalahnya. meski udah lama tapi ternyata masih tersimpan di memori.

aku skip baca Deni Manusia Ikan karena gak relate dan gambarnya bikin pusing 😅

tapi masih meninggalkan pertanyaan kenapa Rong Rong yang iconic harus diganti dengan Ola. jujur cerita Bona & Rong Rong lebih seru dibanding Bona, Ola dan tokoh baru Kaka.
Profile Image for Akaigita.
Author 7 books240 followers
July 12, 2023
Sejujurnya aku bukan penggemar hardcore bobo. Dulu aku beli bobo cuma sekali-sekali, kalau kebetulan ke toko fotokopi dan bobo pas masih ada di rak pajangan. Sisanya aku lebih sering baca bobo punya temen. Itu pun yang kutunggu-tunggu bukan cergam-cergamnya, melainkan rubrik pengetahuannya. Aku ngurusin mading dari SD sampai SMA gara2 suka mantengin bobo juga. Semoga keluar juga edisi khusus cerpen dan kisah horor terbaik bobo karena aku lebih suka itu, terutama yang terakhir kusebut.
Profile Image for Rose Diana.
Author 3 books1 follower
September 25, 2023
Saya ingat sekali waktu kanak-kanak, saya rela pinjam majalah Bobo punya kawan yang berlangganan. Jangankan untuk berlangganan Bobo, uang jajan sah hanya dikasih 1000 perak. Syukurlah, kawan saya mau meminjamkan.

Ketika tahu ada edisi spesial, saya langsung PO. Bisa dikatakan, ini adalah majalah Bobo pertama yang saya beli selama hidup. Meski cetakannya sudah modern, tapi gambar-gambarnya masih dipertahankan ala zaman dulu.
Displaying 1 - 30 of 72 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.