Jump to ratings and reviews
Rate this book

Lovhobia

Rate this book
Aku benar-benar nggak ngerti ada orang yang menolak kenyataan. Fakta kalau memang sedang dilanda cinta. Sebegitu takutnya jatuh cinta? Atau mungkin aku yang ge-er, ya? Tapi, aku yakin kok, Gefan, cowok kaku-dingin-serem itu sebenarnya juga ada rasa sama aku.

Jadi muncul banyak pertanyaan di benakku. Mungkin masa lalunya yang kelam membuatnya selalu menolak hangatnya persahabatan, menghindari perasaan yang muncul setelah itu? Cinta mungkin? Eh, lama-lama aku ngelantur.

Jadi, aku harus gimana, nih? Tetap memperjuangkan dia? Atau menunggunya tanpa kepastian? Lagi dan lagi, pertanyaan tanpa jawaban

208 pages, Paperback

First published March 1, 2013

Loading...
Loading...

About the author

Elsa Puspita

10 books44 followers
Pecinta genre romance yang masih menunggu cinta, sekaligus mencari arti cinta itu sendiri (halah).

Penyuka sunyi yang lebih menggilai kopi daripada air putih, cokelat batang daripada es krim, matahari terbit daripada matahari terbenam.

Pemimpi yang lebih sering mimpi dalam keadaan mata terbuka, dan mulai jarang mimpi pas tidur lelap.

Suatu saat bakal coba nulis genre horor, kalau fobia setannya sudah berkurang.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
23 (16%)
4 stars
40 (29%)
3 stars
60 (44%)
2 stars
9 (6%)
1 star
4 (2%)
Displaying 1 - 22 of 22 reviews
Profile Image for Yummie.
184 reviews3 followers
December 19, 2017
Buku ini menceritakan tentang kehidupan seorang pemuda bernama Gefan. Gefan adalah mahasiswa yang sangat tertutup, misterius, dan tidak percaya pada cinta. Hal itu disebabkan oleh keluarganya yang amburadul. Ayahnya seorang wartawan travelling yang terkenal namun sangat jarang pulang ke rumah. Ibunya seorang istri yang selalu menantikan suaminya sehingga menyebabkan kelainan pada akal sehatnya. Keluarganya yang berantakan menyebabkan Gefan takut jatuh cinta. Ia juga menutup diri untuk bercerita pada siapapun termasuk pada sahabatnya sendiri, Lana, yang berpacaran dengan anak SMA.

Suatu ketika Lanna mengajak Gefan ke acara amal di kampus mereka. Lalu Lanna memperkenalkan Gefan pada sahabat-sahabat wanitanya. Gefan yang berambut gondrong dan mempunyai tatto di lehernya membuat sahabat-sahabat Lanna merasa ngeri berteman dengannya. Tetapi tidak berlaku untuk seorang gadis bernama Aura. Aura malah kagum pada tatto Gefan.

Setelah beberapa kali pertemuan, akhirnya Gefan dan Aura menjadi dekat. Namun, Gefan menemui banyak masalah saat dekat dengan Aura. Ada masalah ibunya, ayahnya, dan masalah dengan Devita, perempuan yang ngefans banget dengan Gefan dan terobsesi padanya.

Menurut saya buku ini menarik. Ceritanya mengalir kayak air. Alurnya nggak ribet. Penyajiannya sederhana dan mudah dipahami. Baca buku ini jadi ingat masa-masa kuliah dulu. Ceritanya sih standar, tapi tetap menarik dibaca di waktu senggang.
Profile Image for Yulie Woo.
12 reviews
June 6, 2017
Plot lumayan. Awalnya kesal sama penulis yang ga konsisten sama tulisannya tapi mungkin itu kesalahan editornya yang ga teliti ngoreksi saat pengeditan (buku cetakan pertama). Nama tokoh Laura Fernita, banyak bagian ditulis Aura panggilan "Ra" tapi beberapa bagian Nita panggilan "Ta". Saat membaca, karakter lain memanggil karakter utama dengan "Ta", sempat bingung dia ngomong sama siapa sebenarnya? Well, karena ini buku dapat gratis (bonus dari beli buku yang lain) jadi ga terlalu sebel karena ternyata alurnya gampang diikuti (ngalir kek air sungai tanpa hambatan), ga bikin bingung.
Profile Image for Yuni P Ananda.
18 reviews
May 6, 2013
Buku yang satu ini sebenarnya udah aku baca satu minggu yang lalu tapi baru sempat review sekarang hehe..

Jadi novel ini ceritanya tentang seorang cewek tomboy yang namanya Laura Fernita alias Aura. Orangnya cuek dan belum kenal yang namanya cinta. Tapi bukan berarti dia nggak mau merasakannya. Beda sama Geofan Asklav alias Gefan yang bisa dibilang nggak mau sama sekali kenal cinta karena dia melihat gimana keluarganya berantakan karena cinta. Buat Gefan, cinta itu bullshit.

Sampai akhirnya takdir mempertemukan Gefan sama Aura. Dari awalnya cuma temenan yaa biasalah akhirnya ada rasa. Buat Aura, nggak sulit mengakuinya tapi susah banget buat Gefan. Dia nggak mau ada rasa itu sehingga Gefan memilih menghindar.

Menurutku, buku ini cukup manis :) Aku suka banget sama gaya bahasanya si Elsa Puspita ini. Apalagi nama belakangnya sama kayak aku *abaikan* Dalam penyampaiannya, gaya bahasanya khas anak muda tapi nggak slang banget.

Tokoh Aura dan Gefan juga aku suka, secara watak ya. Kalo secara penampilan yang dideskripsiin sama pengarang, jujur aja aku nggak sreg sama Gefan yang kesannya sangar dan Aura yang ternyata tomboy. Padahal waktu skimming, aku kira Aura tipe cuek tapi ya nggak tomboy alias senormalnya cewek. Tapi yaa kan novel dia suka-suka dia ya haha.. So, di sinilah keuntungan baca novel, walau penggambarannya nggak cocok, kita bisa ciptain bayangan si tokoh sesuka kita :)

Penggunaan Bahasa Indonesia nya juga baik dan benar walau mungkin ada sedikit typo. Dikit banget kok :)
Profile Image for Ifa Inziati.
Author 3 books60 followers
October 27, 2014
Awalnya beli buku ini karena ada baazar mini di PKM. Setelah menyeleksi beberapa (dan ini termasuk yang paling murah), akhirnya saya beli. Buku pertama saya yang sampulnya pink unyu dan tidak saya banget (atau saya dan kawan sering menyebutnya, giung)

Salah satu yang menarik dari bacaan remaja adalah isinya ringan tapi tidak dangkal. Sama seperti konten sains buat anak SMP (oke, ilmu nyaris-empat-tahun saya mulai berdampak nyatanya). Semua terjadi secara kesinambungan, nggak ujug-ujug. Bahasanya juga ngalir tapi dapet poinnya mau ngapain.

Tapi, meski kayaknya banyak yang ngefans sama Gefan, saya justru ngerasa tokoh kayak dia terlalu fiktif. I've known some persons who's in 'lovhobia' more severe than him (a bit), dan menurut saya, Gefan itu semestinya seperti mereka. Yah, maksudnya, dia mungkin lebih baik digambarkan nggak punya sahabat sama sekali, dan nggak tidur di tempat sebagus itu. Just a thought.

Saya suka cowok rambut gondrong like, A LOT, tapi bukan Gefan. Maaf.

Cuma, saya menikmatinya kok. Despite the cover and kegiungan yang terjadi di situ, saya jadi tahu apa yang remaja sekarang kepengen baca haha. Atau mungkin teman2 saya benar, saya mulai jatuh cinta. AAAARGH

Sepertinya lovhobia saya mulai mau sembuh.
Profile Image for R.A.Y.
294 reviews46 followers
April 15, 2013
Melahap buku ini dalam semalam!

Rencananya mau ngasih bintang 3, tapi saya lagi pengin banyak berbagi jadinya kasih bintang 4. Saya suka ceritanya, ada beberapa adegan yg mengingatkan saya betapa asyik dan serunya menulis novel romantis :DD

Saya juga sudah membaca buku Elsa Puspita yang satunya, Wonderfully Stupid by Elsa Puspita . Dan satu ciri yang bisa saya tangkap dari gaya tulisan Elsa adalah narasinya yang lancar dan rapi.

Tapi, dari buku pertama maupun keduanya ini, ada satu kekurangan yang sama yang saya rasakan, yaitu kurang greget! Entah kenapa. Dan di Lovhobia ini, saat awal-awal membaca, saya merasa ada beberapa kebetulan yang amat sinetronistis. Tapi begitu sampe tengah dan ke belakangnya, saya gak ngerasain itu lagi.

Jempol deh buat Elsa. Gefan sesuatu banget! Ahahaha
Profile Image for Rula.
58 reviews2 followers
September 10, 2014
Tentang Gefan yang trauma akan sebuah cinta, komitmen, pernikahan.
Tentang Aura yang belum pernah merasakan jatuh cinta, pacaran.

Baca Lovhobia ini gue seakan membaca diary pribadi gue sendiri. Me as Gefan. Semua hal yang membuatnya trauma dan kebenciannya akan sosok Ayah. Namun akhirnya Gefan mampu memaafkan sang Ayah karena beberapa hal.

Lovhobia mengalir begitu saja seperti air. Seakan gak mau berhenti membaca hingga akhir. Bahasanya yang ringan. Konfliknya lumayan dapet. Bahkan sempet bikin mata gue ngembeng dibeberapa halaman. Iya, nyesek bacanya.
Dan satu lagi, dalam setahun ini, baru Lovhobia yang bisa gue selesain baca dalam 1 hari.

Oke. Itu aja dari gue. Keep writing!
Profile Image for Daniel.
1,180 reviews861 followers
March 25, 2013
Ternyata ini semacam spin-off atau sekuel atau apalah dari Wonderfully Stupid by Elsa Puspita . Tapi, enggak perlu khawatir karena dua tokoh utama dari Wonderfully Stupid hanya berperan sebagai figuran di sini.

Kalau buat saya, Lovhobia ini huge step up dari Wonderfully Stupid dengan konflik yang diusung sedikit lebih kompleks daripada Wonderfully Stupid.

Review lengkap entar aja deh. :v
Profile Image for Jessica Ravenski.
360 reviews5 followers
June 24, 2013
Akhir-akhir ini lagi kegilaan bacaan tipikal teenlit nan unyu yang kayak gini-gini.

Ceritanya sih sebenernya agak klise. Tentang seorang cowok yang takut jatuh cinta karena melihat kondisi keluarganya yang acak-acakan amburadul jadi dia enggak percaya dan takut buat jatuh cinta, sampai ada seorang cewek yang memasuki hidupnya dan bisa membuat tuh cowok jatuh cinta.

Yang membedakannya dengan teenlit lain mungkin karena cara penulis menyampaikan ceritanya enak buat dibaca. Baca buku ini enggak nyampe 2 jam loh. Cocok sih buat orang-orang yang lagi nyari bacaan ringan.

5 bintang! :))
Profile Image for Pauline Destinugrainy.
Author 1 book278 followers
October 11, 2016
Selalu suka dengan karya Elsa Puspita. Kali ini dengan settingan kisah young adult. Suka dengan dialog2nya yang segar dan lucu, tapi tidak kehilangan esensi ceritanya. Suka juga dengan ending yang dibikin apa adanya, tidak maksa harus jadi sempurna.
Sempat dibuat bingung dengan banyaknya tokoh wanita (Aura dan genknya), ternyata novel ini sekuel dari novel karya Elsa yang lainnya. Tapi tetap bisa dibaca terpisah.
Profile Image for Sherelyn Melinda.
10 reviews10 followers
February 4, 2014
Judulnya menarik, love dan phobia yang artinya takut cinta. Latar belakang, karakter tokoh semuanya unusual dan unik. Koflik yang disajikan pun beragam, membuat pembaca tidak akan bosan membacanya ;) good story
Profile Image for Haris Firmansyah.
Author 12 books35 followers
December 27, 2015
Ibu kantin di novel ini kurang ajar banget. Orang mesen nasi ayam bakar, dikasihnya soto. Tapi dimakan juga sih sama yang mesennya.

Universe dalam cerita Lovhobia masih sama dengan Wonderfully Stupid. Saya bilang, ini ide yang bagus. Good job, Elsa!
Profile Image for Arista Vee.
Author 6 books44 followers
February 5, 2017
bela-belain beli buku ini pas nggak ada duit, alhasil tiga hari nggak jajan wkwkwk. But, okelah ceritanya cukup bagus, tentang sebuah ketakutan untuk jatuh cinta, meski moment Gefan dan Aura--ya? *lupa nama ceweknya* kurang gitu greget
Profile Image for Anggita Sekar Laranti.
105 reviews33 followers
January 20, 2014
Tadi udah tulis panjang-panjang, terus waktu mau disave ternyata modemku diskonek. Ih bete, ntar deh kalau lagi mood -____- Kesel deh
Displaying 1 - 22 of 22 reviews