This book is an abridged translation of 'Uddat as-Sabirin wa dhakhirat ash-shakirin, a work which is well-known in the Arab world but which has been inaccessible to English-speaking Muslims until now. In this book, the author explains the Islamic concept of sabr (patience, fortitude) and its counterpart, shukr (gratitude), in a practical fashion which shows how these important spiritual values may be incorporated into everyday life. Although written over six centuries ago, Ibn Qayyim al-Jawziyyah's words are still relevant -- perhaps more so than ever -- today.
Segala puji bagi Allah yang tidak melupakan orang yang mengingat-Nya, Segala puji bagi Allah yang tidak akan menyia-nyiakan orang yang berharap pada-Nya, Segala puji bagi Allah yang tidak merasa payah karena orang bertawakal kepada-Nya, Segala puji bagi Allah yang terpercaya, Segala puji bagi Allah tempat menggantungkan harapan, Segala puji bagi Allah yang membebaskan derita dan bencana yang menimpa, Segala puji bagi Allah yang membalas kebaikan dengan kebaikan, Dan segala puji bagi Allah yang menganugrahkan keselamatan bagi orang yang SABAR.
Dari judulnya, pengen bacanya. Sabar emang tak bertepi dan berujung hingga salahnya orang yang mengatakan, "Sudah sampai batas kesabaranku." Hmmm, emang berat ya. Mungkin di buku ini dituliskan bagaimana kiat-kitanya.
Hiks salah beli. Dugaan awalnya niy buku bakal mengarahkan aku ke arah kesabaran dalam menghadapi masalah kehidupan. Tapi nyatanya lebih kepada mencoba sabar dalam menghadapi maksiat :D
Jadi gak diterusin bacanya :) Ntar aja kalo lagi iseng-iseng diterusin bacanya.