What do you think?


Define "Normal"
From National Book Award Finalist Julie Anne Peters
This thoughtful, wry story is about two girls—a "punk" and a "prep"—who find themselves facing each other in a peer-counseling program and discover that they have some surprising things in common. A new reading-group guide written by the author is included in the back of this paperback edition.
This thoughtful, wry story is about two girls—a "punk" and a "prep"—who find themselves facing each other in a peer-counseling program and discover that they have some surprising things in common. A new reading-group guide written by the author is included in the back of this paperback edition.
196 pages, Paperback
First published April 1, 2000
About the author
Julie Anne Peters
32 books1,720 followersJulie Anne Peters was born in Jamestown, New York. When she was five, her family moved to the Denver suburbs in Colorado. Her parents divorced when she was in high school. She has three siblings: a brother, John, and two younger sisters, Jeanne and Susan.
Her books for young adults include Define "Normal" (2000), Keeping You a Secret (2003), Luna (2004), Far from Xanadu (2005), Between Mom and Jo (2006), grl2grl (2007), Rage: A Love Story (2009), By the Time You Read This, I'll Be Dead (2010), She Loves Me, She Loves Me Not... (2011), It's Our Prom (So Deal with It) (2012), and Lies My Girlfriend Told Me (2014). Her young adult fiction often feature lesbian characters and address LGBT issues. She has announced that she has retired from writing, and Lies My Girlfriend Told Me will be her last novel. She now works full-time for the Colorado Reading Corps.
Her books for young adults include Define "Normal" (2000), Keeping You a Secret (2003), Luna (2004), Far from Xanadu (2005), Between Mom and Jo (2006), grl2grl (2007), Rage: A Love Story (2009), By the Time You Read This, I'll Be Dead (2010), She Loves Me, She Loves Me Not... (2011), It's Our Prom (So Deal with It) (2012), and Lies My Girlfriend Told Me (2014). Her young adult fiction often feature lesbian characters and address LGBT issues. She has announced that she has retired from writing, and Lies My Girlfriend Told Me will be her last novel. She now works full-time for the Colorado Reading Corps.
Ratings & Reviews
Friends & Following
Create a free account to discover what your friends think of this book!
Community Reviews
Displaying 1 - 1 of 1 review
February 25, 2010
Kurang dari sebulan yg lalu, aku memesan beberapa buku, dan salah satu di antaranya adalah "Define 'Normal'" karangan Julie Anne Peters. Setelah baca salah satu novelnya (Luna) dan jatuh cinta dengan cara penulisan Peters yang sama sekali tidak memberatkan diri pada cinta, meskipun tokoh yang ditulisnya adalah remaja--sesuatu yang selama ini ingin aku lakukan, hence....aku memutuskan untuk mencari buku karangan Peters di semua toko buku. Tapi sayang, hasilnya nihil. Karena itu dengan tekad bulat, aku browsing ke Amazon, yang tentu saja untuk mendapatkan buku dari mereka aku harus punya kartu ajaib. Sialnya, aku nggak punya. Yang ada di dompetku cuma kartu NPWP, KTP, SIM, KTM, dan kartu anggota klub (yang lumayan ajaib, tapi nggak cukup ajaib untuk mendapatkan buku2 di Amazon).
Kemudian aku memutuskan untuk mendaftar di beberapa toko buku online. Yap. Beberapa. Dan hanya dua yang sukses aku buka ;p
Salah satunya, dengan baik menjelaskan sistem kerja pemesanan di toko mereka, sementara yang lain stuck. Dan membuat aku harus menelepon toko buku di Surabaya..........oh, dang...kenapa jadi cerita soal ini?
Zip it.
Ini adalah kutipan dari back cover:
FOR ANYONE WHO HAS EVER FELT OUT OF PLACE
"She was perfectly normal."
"What do you mean?"
I turned around again. "What do you mean, what do I mean?"
"I mean what's your definition of 'normal'?" she said.
I clucked my tongue in disgust. "You know, normal. Happy, healthy. Someone with friends and family. Shelley had all kinds of friends. She was really popular."
"So if you're not popular, you're not normal?"
"I didn't say that." Did I?
Salah satu buku Julie Anne Peter muncul lagi di tanganku. Dan seperti biasa, she's a good writer. Tanpa basa-basi. Tanpa deskripsi panjang dan menjemukan. Tanpa cerita cinta yang itchy, sticky dan gluey, Peters menceritakan kehidupan dua orang remaja yang sangat berbeda tapi juga memiliki kesamaan. Keduanya sama2 membenci kehidupan mereka. Lari dari keadaan dengan cara yang tipikal remaja luar.
Jazz (Jasmine Luther) dengan menambah tindikan dan tato, serta mengubah dirinya menjadi remaja pemberontak kelas kakap dengan sifatnya yang sombong. Sementara Tone (Antonia Dillon) sebaliknya, menjadi gadis super penurut dan sekaligus penuntut kesempurnaan, bahkan bagi dirinya dan adiknya yang masih duduk di bangku SD. Berusaha menjadikan semuanya sempurna, hanya agar orang menyayangi dirinya. Agar dia nampak di mata semua orang, tidak seperti Jazz yang justru menenggelamkan dirinya dalam lipstick dan kuteks hitam, serta rambutnya yang secara konstan berubah dari ungu ke merah lalu pink.
Tiga bintang untuk gaya penceritaan Peters yang selalu lincah dan (kalau meminjam istilah Jazz) bode and bad :D
Satu bintang lagi karena kepiawaiannya dalam menghanyutnya pembaca (aku) saat menyelami kehidupan dua remaja yang masih duduk di kelas delapan itu. Life tough, but just face it, no need to run :)
A must to read. And As for me, it's a must to translate....dang, I haven't finish the other one.......
Kemudian aku memutuskan untuk mendaftar di beberapa toko buku online. Yap. Beberapa. Dan hanya dua yang sukses aku buka ;p
Salah satunya, dengan baik menjelaskan sistem kerja pemesanan di toko mereka, sementara yang lain stuck. Dan membuat aku harus menelepon toko buku di Surabaya..........oh, dang...kenapa jadi cerita soal ini?
Zip it.
Ini adalah kutipan dari back cover:
FOR ANYONE WHO HAS EVER FELT OUT OF PLACE
"She was perfectly normal."
"What do you mean?"
I turned around again. "What do you mean, what do I mean?"
"I mean what's your definition of 'normal'?" she said.
I clucked my tongue in disgust. "You know, normal. Happy, healthy. Someone with friends and family. Shelley had all kinds of friends. She was really popular."
"So if you're not popular, you're not normal?"
"I didn't say that." Did I?
Salah satu buku Julie Anne Peter muncul lagi di tanganku. Dan seperti biasa, she's a good writer. Tanpa basa-basi. Tanpa deskripsi panjang dan menjemukan. Tanpa cerita cinta yang itchy, sticky dan gluey, Peters menceritakan kehidupan dua orang remaja yang sangat berbeda tapi juga memiliki kesamaan. Keduanya sama2 membenci kehidupan mereka. Lari dari keadaan dengan cara yang tipikal remaja luar.
Jazz (Jasmine Luther) dengan menambah tindikan dan tato, serta mengubah dirinya menjadi remaja pemberontak kelas kakap dengan sifatnya yang sombong. Sementara Tone (Antonia Dillon) sebaliknya, menjadi gadis super penurut dan sekaligus penuntut kesempurnaan, bahkan bagi dirinya dan adiknya yang masih duduk di bangku SD. Berusaha menjadikan semuanya sempurna, hanya agar orang menyayangi dirinya. Agar dia nampak di mata semua orang, tidak seperti Jazz yang justru menenggelamkan dirinya dalam lipstick dan kuteks hitam, serta rambutnya yang secara konstan berubah dari ungu ke merah lalu pink.
Tiga bintang untuk gaya penceritaan Peters yang selalu lincah dan (kalau meminjam istilah Jazz) bode and bad :D
Satu bintang lagi karena kepiawaiannya dalam menghanyutnya pembaca (aku) saat menyelami kehidupan dua remaja yang masih duduk di kelas delapan itu. Life tough, but just face it, no need to run :)
A must to read. And As for me, it's a must to translate....dang, I haven't finish the other one.......
Displaying 1 - 1 of 1 review


