Jump to ratings and reviews
Rate this book

Rumah Seribu Malaikat

Rate this book
Memoar inspiratif tentang satu keluarga bersahaja yang membesarkan puluhan anak angkat.

Tidak semua orang pernah ditawari merawat bayi orang lain. Tetapi itulah yang dialami Yuli. Bukan hanya sekali, tetapi lima kali! Sayangnya, kelima tawaran itu terpaksa ditolak. Kini, Yuli mendapat tawaran keenam. Apa yang harus dia lakukan kali ini? Apa sebenarnya maksud Tuhan dengan semua ini?

Sudah lebih dari lima puluh anak angkat yang mereka rawat. Padahal, Yuli dan Ahmad Badawi hanya sepasang suami istri sederhana dengan penghasilan yang biasa-biasa saja. Belum lagi, mereka juga sudah berusia paruh baya dan memiliki empat orang anak yang masih butuh perhatian dan biaya yang tidak sedikit.

Ini sungguh sebuah drama keluarga yang mengharukan. Tentang tekad yang kuat untuk menunjukkan rasa syukur pada ilahi dengan menolong sesama. Tentang keikhlasan materi yang ternyata justru membuahkan kebahagiaan tanpa henti. Tentang sebuah rumah dengan seribu malaikat.

421 pages, Paperback

First published October 1, 2010

8 people are currently reading
130 people want to read

About the author

Yuli Badawi

1 book1 follower

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
38 (27%)
4 stars
55 (39%)
3 stars
38 (27%)
2 stars
5 (3%)
1 star
2 (1%)
Displaying 1 - 30 of 33 reviews
Profile Image for Sita.
167 reviews18 followers
June 9, 2011
Di tangan penulis yang lebih handal cerita ini berpotensi menjadi 5 bintang karena sesungguhnya ini cerita yang sangat dahsyat. Patut dibaca semua orang tua.

Hanya sayang terlalu banyak kalimat mubazir yang mengurangi kedahsyatan cerita ini. Apabila bisa diedit dengan lebih cermat - tidak semua hal harus diceritakan ke pembaca, 100 halaman pertama dan terakhir bisa dipersingkat - memperbaiki timeline cerita; ceritanya suka bulak-balik sehingga terkadang membingungkan,serta mempertajam plot e.g. cerita sebaiknya disudahi dengan cerita anak2 itu saja. Cerita lain tentang para sahabat dan khadimat bisa diletakkan dalam bentuk lampiran/catatan tambahan. Membuatnya sebagai bagian cerita 'merusak' flow memoir ini. Sisi baiknya, karena kalimatnya ringan2, meski halamannya banyak membaca buku ini tidak memerlukan waktu lama, hanya beberapa jam kelar. Tapi ya yang namanya baca di waktu luang tetap saja saya perlu beberapa hari ;)

Meski demikian ada beberapa hal yang patut menjadi renungan a.l:
- Anak adalah titipan, bukan milik. Harus dirawat sebaik mungkin karena tidak semua mendapat titipan ini
- Karena titipan, maka harus siap apabila suatu saat diminta kembali oleh Allah
- Percayalah Allah tidak akan membebani hambanya melebihi kemampuannya
- Rezeki tidak akan tertukar selama kita yakin, ikhtiar dan pasrah.

Layak dibaca ketika punya waktu luang agak banyak.
Profile Image for Adek.
195 reviews4 followers
May 19, 2018
Kebaikan dan ketulusan hati umi Yuli dan pak Badawi yang tanpa pamrih mengasuh dan mendidik anak-anak terlantar membuat saya terenyuh. Mereka bahkan tidak membeda-bedakan antara anak kandung mereka dengan anak angkat. Sungguh mulia.

Di zaman egosentris dan hedonis ini, membaca kisah ini seperti mengembalikan kembali fitrah kita manusia sebagai makhluk sosial yang harus saling membantu dan saling mengasihi.
Profile Image for Hadiyatussalamah Pusfa.
109 reviews11 followers
October 14, 2012
Heartwarming & easy reading!

Inspiratif sekali :3

Buku ini merupakan memoar mengenai sebuah keluarga yang memilih untuk berdekatan dengan anak yatim. Yap! Pasangan Ibu Yuli dan Pak Badawi yang secara ekonomi tidak tergolong ke dalam orang kaya harta memiliki anak angkat lebih dari 50 orang. Ada yang dirawat sejak bayi, balita, hingga anak-anak.

---
Inget dulu pernah heboh berita seorang ibu yang tega membunuh anaknya sendiri karena khawatir akan masa depan/rezeki anaknya? Sangat khawatir sampai-sampai berputus asa terhadap rahmat Allah. Ternyata di dunia nyata, kisah serupa masih banyak terjadi. Bayi dibuang, dijual, dll.. Sedih ya? Nah, melalui kisah perjalanan Ummi dan keluarga, terbukti bahwa kekhawatiran yang berujung putus asa terhadap rahmat Allah itu terbukti salah. Dan memang tidak boleh ya seharusnya. Rezeki setiap orang pasti dijamin oleh Allah. Meski ia bayi yang belum bisa apa-apa. Dengan berbekal keyakinan inilah, keluarga Ummi yang sebenarnya tergolong pas-pasan menyambut “rezeki” dari Allah. Entah mengapa banyak tawaran anak-anak terlantar yang datang. Semula, Ummi menolak. Tapi kesempatan yang datang malah semakin banyak. Awalnya keluarga Ummi mengangkat anak tapi sekedar membiayai, tidak diasuh di rumah. Lama-kelamaan (semakin banyak bayi terlantar yang datang), Ummi tak kuasa menolak. Dipicu keinginan untuk bersyukur karena telah melahirkan Salsa dengan selamat dan juga berbekal At Taubah ayat 24 akhirnya Ummi dan keluarga mengangkat anak hingga menjadi 17 bersaudara (kandung --> 4 bersaudara).

Meski statusnya anak angkat, tapi perlakuannya tidak dibedakan, makannya, dokternya, fasilitasnya, semua! Ini juga syarat yang diajukan Bapak Badawi saat Ummi mengajukan keinginannya untuk mengangkat seorang anak, tentunya dengan cara yang islami. Maksudnya disini, tidak memutus nasab.

Subhanallah baca buku ini jadi pengen juga ngikutin :_)
Profile Image for Ani Andriyanti.
108 reviews4 followers
December 7, 2012
Ya, akhirnya saya selesai membaca buku ini. Awalnya saya niat membeli buku ini karena penasaran, seperti apa sih sosok sepasang suami istri yang rela dan ikhlas merawat belasan anak angkat. Tidak pernah mengeluh. Kok ada ya suami istri yang sedemikian rupa? Finally, i’ve bougt the book. Dan alhamd, diskonnya lumayan gede :)

Yuli dan Badawi. Itulah nama pasangan suami istri yang berhati malaikat itu. Sepasang suami istri yang sangat sederhana hidupnya. bukan sebuah keluarga yang melimpah. 5 kali tawaran untuk mengangkat anak, tapi ditolak oleh pasangan Badawi dan Yuli. Dan ternyata ada tawaran yang ke-6 kalinya. Berawal dari situlah, pengangkatan anak terus saja dilakukan oleh pasangan Yuli dan Badawi ini. Mereka mengangkat anak bukan karena tidak punya anak kandung, mereka punya anak kandung, 4 orang. tawaran untuk mengangkat anak semakin banyak. Adalah Mak Atik, yang biasanya menolong orang melahirkan, dari dialah pasangan Badawi mendapatkan banyak tawaran untuk mengangkat anak...

Selengkapnya di http://bagianperjalanan.wordpress.com...
Profile Image for Johan Pamungkas.
10 reviews4 followers
July 24, 2015
Salah satu dari banyak buku yang saya baru bisa baca setelah membelinya sekian tahun. Saya membeli buku ini untuk hadiah pribadi saya wisuda, hahaha. Dibeli tahun 2011 dan baru dibaca tahun 2015.

Memoar dalam pengalaman saya kebanyakan bercerita dari sudut pandang orang pertama. Lebih-lebih kalau penulisnya, ternyata hanya menceritakan pengalaman pribadi pasti akan sangat membosankan memoar tersebut. Tetapi, tidak untuk memoar satu ini. Hermawan Aksan bisa menyelipkan beberapa gaya bahasa sastra sehingga memoar ini sangat asyik dibaca dan tidak membosankan. Dari Bab pertama, paragraf pertama pembuka buku ini saja sudah terlihat memoar ini akan menghadirkan sesuatu yang berbeda.

Apalagi cerita dalam memoar ini menghasilkan inspirasi tertinggi serta memotivasi bahwa balasan kebaikan tentunya akan sangat berlipat.

Terima kasih Ibu Yuli dan Bapak Badawi serta Kang Hermawan Aksan yang telah memberikan inspirasi melalui memoar ini.
Profile Image for Shinta_read.
303 reviews13 followers
January 2, 2019
Buku ini akan membuat kita kagum sekaligus bingung pada Bu Yuli dan keluarganya, bagaimana mungkin? Satu kelurga puluhan anak? Tetapi karena saya sudah pernah bertemu langsung dengan mereka, niscaya dua rasa itu menjadi dua kata: luar biasa! Ibu yang sangat rendah hati dan ceria ini tak sengaja mengasuh anak-anak yang tadinya mungkin kurang beruntung, tetapi kini menjadi sangat beruntung karena dikaruniai keluarga kedua. Dari ketidaksengajaan semua bergulir menjadi niscaya, dan kini sudah puluhan anak pernah diasuh mereka. Dari dulu sampai sekarang mereka tetap bersahaja namun rezeki mengalir tiada henti, mencukupkan mereka untuk membesarkan anak-anak tersebut. Buku ini membuat kita kembali percaya bahwa niat baik dan tulus akan selalu serta pasti mendatangkan keberkahan. Mampirlah ke rumah seribu malaikat jika kau ingin merasakan ajaibnya kekuatan iman.
Profile Image for Abi Sabila.
7 reviews1 follower
June 7, 2012
Jujur saja, alasan saya membeli buku ini adalah karena label kisah nyata pada sampul depan buku ini.

Inti dari buku ini sebenarnya bagus, hanya saja, bisa lebih bagus lagi apabila ditulis oleh penulis profesional ( maaf, bukan bermaksud mengecilkan penulis ). Tak selamanya cerita harus ditulis dengan alur dari awal, kadang sebaliknya atau bahkan ada yang loncat-loncat, tapi tetap memberikan satu kenyamanan sekaligus kesinambungan cerita. Selain kurang nyaman dengan alur ceritanya, juga sepertinya ada beberapa bagian yang perlu dikurangi ( seperti ada pengulangan cerita di beberapa bagian ), juga perlu di'hiasi' dengan beberapa deskripsi agar buku ini berbeda dengan sebuah diary.

Terlepas dari pendapat saya yang tentu saja subjektif dan bisa saja keliru, salut untuk keluarga ini. Semangat menolong,berbagi mereka sangat menginspirasi.
Profile Image for Truly.
2,764 reviews13 followers
April 2, 2011
http://www.facebook.com/note.php?save...

Dalam sebuah ceramah saat syukuran kelahiran putri seorang sahabar, sang pemberi ceramah menyatakan bahwa keluarga yang memiliki anak perempuan akan masuk surga, tentunya dengan beberapa ketentuan yang harus diikuti ^_^

Dalam keluarga Badawi, ada beberapa anak perempuan. Jika itu dianggap bekal ke surga, maka sungguh bekal yang luar biasa. Karena beberapa anak perempuan dan juga anak laki-laki yang berada dalam keluarga ini merupakan anak pungut dengan berbagai latar belakang dan golongah usia.

Keluarga ini nyaris mirip dengan keluarga lainnya kecuali pada jumlah anak sebanyak 16 orang!
Mereka tidak membedakan antara anak pungu atau anak kandung. Smeuanay dibagi sama rata

Sungguh luar biasa keluarga ini!
Profile Image for Alfi Rahman.
27 reviews4 followers
November 12, 2010
Kisahnya secara keseluruhan sangat luar biasa, bagaimana keluasan hati untuk dapat berbagi dengan anak-anak yang kurang beruntung. Namun sesungguhnya yang belum tergali adalah bagaimana sudut pandang anak-anak kandung dari keluarga ini. Ini yang saya tidak dapatkan. Mungkin bisa ditulislah sudut pandang anak-anak kandung dengan kehadiran para malaikat-malaikat lain di rumahnya.
Sisi humanisnya terlalu berlebihan juga, sehingga konflik dari sifat humanis itu belum terbangun. Mungkin terlalu banyak yang ingin diceritakan. Barangkali.
Namun ini sangat inspiratif sekali mengingatkan saya akan satu cita untuk dapat memiliki hati yang seluas samudra ini.
Profile Image for Tezar Yulianto.
392 reviews38 followers
February 21, 2011
5 kali sudah tawaran untuk mengangkat anak, ditolak oleh pasangan Badawi. Tapi kenapa ada penawaran, untuk yang ke-enam kali?
Mulai dari keputusan untuk menyetujui pengangkatan anak itu, kemudian berlanjut ke penawaran-penawaran selanjutnya, akhirnya di rumah keluarga Badawi sekarang ada belasan anak, dari anak kandung, sampai anak angkat.
Bagaimana perjuangan keluarga Badawi mengasuh seluruh putra-putrinya, diangkat dalam buku ini. Kita, atau siapa pun bisa belajar dari buku ini. Bahwa hidup, memanglah tidak mudah, tapi akan lebih indah, apabila di tengah kesulitan hidup kita masih bisa memberikan sesuatu yang berharga, bagi kemanusiaan.
Profile Image for Isnaini Nuri.
94 reviews23 followers
October 5, 2013
Inspiring Story.... (^^)b

Memang alurnya agak bolak-balik. Agak kurang runtut dan sistematis. Ada beberapa bagian cerita juga yang terkadang diulang. Tapi hikmahnya tetep dapat diambil dan itu luar biasa :D

4 anak kandung, puluhan anak asuh, beberapa khadimat...dalam satu rumah,,
Wow..
Semoga bisa jadi inspirasi bagi yang membaca dan berjalan efek domino-nya. Someday,,maybe :)

Pertanyaannya, anak asuh tetaplah bukan muhrim selama mereka tidak sepersusuan. Apakah aman bila mereka semua tinggal satu rumah??

Yakin, masih banyak orang-orang berhati samudra yang tinggal di bumi ini. Mereka yang dalam diam menebarkan cahayanya...
Profile Image for Wulan Smile.
161 reviews11 followers
March 6, 2012
Saya tertarik membaca buku ini setelah melihat Bu Yuli diundang Kickandy. Salah satu bab yang menyentuh adalah yang berkisah Naurah yang lahir akibat perkosaan. Membaca kisah ini mengingatkan saya akan cerita curhat di sebuah majalah wanita beberapa tahun lalu. Karena ceritanya 90% sama persis yang membedakan adalah di kisah majalah wanita yang trauma akibat perkosaan tersebut menjalani hidupnya sebagai lesbian.
saya tidak tahu apakah wanita tersebut sama karena Naurah belum pernah dikunjungi ibu kandungnya.
Profile Image for Indarpati Indarpati.
Author 5 books13 followers
November 11, 2011
Selalu menarik membaca pengalaman orang lain apalagi yang termasuk istimewa seperti yang dialami pasangan Bu Yuli Badawi. Tapi... isi dengan cara penceritaan tentu ada bedanya. Tak tahu mengapa, buku ini belum selesai kubaca sudah kugeletakkan begitu saja. Mungkin karena sedang tak mood membaca terutama nonfiksi yang pastinya tanpa konflik dan klimaks yang biasanya mendebarkan di buku-buku fiksi. Apapun itu, aku berniat meneruskan membacanya suatu saat. Saat ini, kasih bintang 3 aja ah...
Profile Image for Anis Arafah.
135 reviews24 followers
March 16, 2015
Menyelesaikannya tanpa benar-benar menyelesaikannya. Lebih tepatnya berhenti karena bosan. Terlepas dari banyak hikmah dan pelajaran yang dapat diambil dari kisahnya, aku tidak suka dengan cara bertuturnya yang terlalu datar dan cerita-cerita dikisahkan dengan tidak runtut. Maju-mundur-maju-mundur tidak teratur.


Mungkin nanti, mungkin besok, atau mungkin tak ada besok dan nanti untuk melanjutkannya. :)
Profile Image for Akbar.
44 reviews
June 12, 2011
Cara bertutur yang sederhana, tetapi didukung oleh pengalaman dan ketulusan yang kuat, membuat buku ini menjadi powerful.
Perlu dibaca oleh orang-orang yang saat ini hanya mengejar dunia dan mementingkan diri sendiri, bahwa di dunia ini banyak sekali orang yang masih membutuhkan bantuan kita.
Layak dibaca sebagai bahan introspeksi bagi diri kita...
Profile Image for Haji.
18 reviews2 followers
August 15, 2011
buku yg inspiratif...

-oOOOo- ketika saya membaca buku ini -oOOOo-
awalnya malas membaca karena serasa ketebalannya lebih enak untuk jadi bantal saja, tapi setelah membaca saya berharap untuk bisa menyelesaikannya dengan cepat. Saya yakin suatu hari nanti sayapun bisa berbuat baik seperti itu, insyaallah.. aaaamiin.. ^^
Profile Image for Sinta Nisfuanna.
1,030 reviews64 followers
June 5, 2012
“Perjalanan hidup manusia dari lahir hingga akhir hayat telah diatur oleh Allah. Dialah Tuhan yang akan menjamin kehidupan hamba-hamba-Nya dan tak akan menelantarkan. Setiap ketetapan yang datang dari-Nya tak ada yang bertujuan buruk, meski tak selalu nyaman buat manusianya.” [h.162]

http://membacabukucilik.blogspot.com/...
Profile Image for Farahiyah Syarafina.
9 reviews56 followers
November 27, 2016
Kisah hidup keluarga yang mengasuh puluhan anak dengan keyakinan bahwa Allah tidak akan menyia-nyiakan hamba-Nya. Terlihat tidak realistis karena manusia punya batasnya. Namun, kenyataannya itu semua benar-benar nyata selama kedekatan dengan Allah juga benar-benar nyata. Salut! Semakin menghormati orangtua setelah membaca buku ini.

Rating sempurna karena tidak punya alasan untuk tidak.
16 reviews1 follower
December 17, 2022
MasyaAllah, menurut saya, buku ini adalah buku yg 'banjir' inspirasi. dengan gaya bahasa yg ringan dan cenderung mengalir, buku ini memberikan banyak pesan kebaikan, seperti keikhlasan berbagi, kesabaran, ketulusan, kasih sayang dan rasa persaudaraan di lingkungan keluarga maupun masyarakat, dan banyak pesan kebaikan lainnya.

highly recommended!
Profile Image for Fitria Rachmawati.
21 reviews4 followers
April 26, 2011
Buku ini sungguh memukau....sejak membuka halaman pertamanya. Kisah keluarga Badawi yang memiliki 17 anak ini, Subhanallah.....
Hanya butuh 2 hari (mungkin kurang) untuk menamatkan buku ini. It's so inspiring...:)
Profile Image for Harsan Badawi.
1 review
Want to read
December 18, 2011
Apa kabar saudaraku Achmad Badawi, selamat dan sukses atas segala upaya panjenengan dalam mengentaskan nasib generasi dhuafa..semoga Allah SWT senantiasa meridhoi, memberkahi dan merahmati panjenengan sekeluarga. Amiin YRA
Profile Image for Galih Satria.
70 reviews3 followers
March 10, 2012
Buku ini dikasih Nike pas hujan-hujan di Kalibata City, waktu dia mau balik ke Palembang. Isinya sangat inspiratif dan membuat terharu. Makasih ya Nick!
Profile Image for muhammad.
53 reviews4 followers
August 16, 2012
Kisah nyata yang inspiratif. Jadi terdorong untuk lebih banyak berbagi ke orang lain.
Profile Image for Ariefmai Rakhman.
143 reviews25 followers
December 7, 2012
Selalu kagum dengan orang2 yang berbuat untuk orang lain, karena "Sebaik-baiknya manusia adalah yang berbuat baik bagi lainnya"
Profile Image for Nur Khamdah.
52 reviews
April 2, 2015
Very inspiring book. I hope Allah gives me chance like Bu Yuli to 'have' many 'children'. Aamiin
Profile Image for Futria.
19 reviews
January 24, 2016
cerita yang sangat inspiratif. Tapi sayang, kemasan kata,kalimat dll yang kurang pas, membuat buku ini jadi seperti ada sesuatu yang kurang.
Displaying 1 - 30 of 33 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.