=Penjahat yang paling sadis memiliki masa lalu yang paling tragis=
Meskipun gaya bercerita dan kelakuan tokoh-tokohnya masih kadang-kadang menyebalkan, alur cerita buku kelima ini cukup cepat dan membuatku ingin segera mencapai akhir kisah.
Perkembangan karakter cukup bagus, terutama untuk tokoh Ishii yang dari awal kemunculannya digambarkan bego dan pengecut; ternyata ada latar belakang yang membuat pembaca bersimpati. Dan yang menyenangkan, muncul tokoh ibunya Haruka yang tegar dan bisa diandalkan. Masa lalu Yakumo semakin terkuak, dan hubungan dia dan Haruka semakin erat.
Misteri yang disuguhkan cukup bikin penasaran, walaupun aku merasa kok banyak sekali kebetulan yang terjadi ya? Tadinya aku mau kasih tiga bintang aja...tapi twist di akhir lumayan asyik, jadi kukasih empat bintang.
'Yakumo' pertama yang kubaca! (^///^) Sepertinya dulu aku ga tau pas komiknya terbit~ lalu tertinggal, seperti biasa...
Dan tadinya, begitu tau premisnya adalah "detektif yang bisa melihat roh orang mati", aku yang sotoy-bin-moody malah me-meh-meh-kan, "Yaa.. ga asik! Seruan detektif yang mecahin kasus pake bat baseball pake logika-blablabla~kayak Poirot"
Tapi akhirnya rasa penasaran dan diskonan pun menang (⁄ ⁄^⁄ ▽ ⁄^⁄ ⁄) Berhubung di tokbuk diskonnya cuma ada vol.5 ini, ya takislah~ (^皿^) soal nanti ngerti-nggaknya, bisalah diterawang pake perasaan dan wikipedia XD //lha
Pas tau ini masuk kategori light novel, aku jadi sama sekali ga ngerti apa bedanya LN dengan novel biasa. Karena gaya penceritaannya enak diikuti, seperti baca novel detektif lainnya.
Dialognya jelas, lalu pemaparan misterinya juga ringkas, nggak bertele-tele, dengan pemecahan yang wajar (dalam arti: mengandalkan penyelidikan detektif pada umumnya, dan nggak serta-merta hanya mengandalkan 'kekuatan super' Yakumo ^^ sesuatu yang tadinya kukhawatirkan).
Aku juga baru tau, karena tadinya mengira setiap seri Yakumo itu 'putus' per volume-nya, bahwa ternyata ada benang merah yang menyambung ke volume-volume lainnya. Jujur, untuk misterinya sendiri [imo] masuk kategori "oke". Belum "wow". Terutama karena
Yang paling 'mengerikan' di novel ini adalah selera humornya (>..<) Kalau kalian kenal selera humorku yang kayak gado-gado, tentu kalian paham bahwa aku bisa ngakak-ngakak karena humor receh, plesetan, maupun satire yang menusuk pakai belati-tak-kasat-mata. Sayangnya di sini
Lalu Yakumo yang digambarkan 'dingin' dan 'sering mengacak-acak rambut'... ini malah bikin pembaca eneg kurang jelas karakternya, sampai menjelang bagian akhir di mana
Setelah ngomel ini-itu, tetap saja membacanya menjadi pengalaman yang menyenangkan! (o^-^o) Dan aku mengais-ngais lapak bukbek, mencari volume Yakumo lainnya untuk dinikmati~ ❤
Seri Yakumo paling intens dan menegangkan, jauh lebih merentak dari seri-seri sebelumnya. Terlebih karena kasus yang ditangani di sini sangat personal bagi Yakumo, yaitu misteri peristiwa 15 tahun sebelumnya, saat ia pertama kali ditemukan Gotou dan rentetan kejadian sebelum dan setelahnya. Herannya, dulu saat membaca manganya, arc ini malah tidak begitu kusukai, karena kurasa ceritanya melompat-lompat, tidak mulus dlm bercerita, dan membingungkan. Ya mungkin karena novelnya sangat padat, sehingga saat berpindah media mjd manga, banyak hal yg tertinggal.
Seperti biasa ada 2 kasus yang ternyata berhubungan di sini. Kasus pertama adalah tersangka pembunuh yang buron setelah menghabisi 4 orang sekeluarga 15 tahun lalu muncul kembali, hanya bbrp hari sblm tenggang waktu kasusnya berakhir. Kasus ini sedikit sensitif bagi kepolisian karena bukan saja merupakan citra kegagalan, namun jg krn polisi yg pertama sampai di tkp saat itu -dan kehilangan tersangka- adalah kepala polisi saat ini, Inspektur Miyajima. Bagi Gotou, yg lbh pribadi adalah, tempat munculnya si tersangka ini adalah gedung bobrok di mana ia menemukan Yakumo hampir tewas dicekik ibunya sendiri. Mengapa tersangka itu muncul, sekarang, saat gedung itu sedang dipersiapkan untuk diruntuhkan, dan ke mana ia seakan menghilang saat dikejar.
Dari sisi lain kasus ini, Makoto, si jurnalis surat kabar, sedang mengumpulkan bahan-bahan untuk artikel pembunuhan masa lalu itu, dan mengunjungi rumah tua tempat tkp. Di sana ia menemukan reporter televisi lokal yg hampir mati ketakutan karena melihat hantu perempuan cantik, dan terekam dalam kamera videonya. Makoto meminta bantuan Isshi dan Gotou, serta tentu saja menyeret Yakumo ke kumpulan ini. Saat melihat rekaman video itu, Yakumo tersentak. Lalu pergi begitu saja. Setelah berpamitan(!) dan meminta maaf(!!!) pada Haruka lewat telepon, ia lalu menghilang. Lenyap. Sirna. Puufffff....
Belum jelas apa yg sebenarnya terjadi, Gotou yg mengunjungi tkp, juga pufff..... hilang lenyap sirna.
Giliran Isshi, Makoto dan Haruka yang harus tunggang langgang mencari Yakumo dan Gotou. Satu-satunya jalan yang tersisa adalah memecahkan misteri-misteri di balik rentetan kejadian 15 tahun lalu, pembunuhan sadis sekelurga, dan... percobaan pembunuhan Yakumo oleh ibunya.
Ini berarti harus menggaruk-garuk luka lama keluarga Saito, dan kehidupan Saito Azusa, ibu Yakumo. Tak terduga, ada saksi lain yang memberi pandangan baru pada kepribadian Azusa, berkebalikan dari kepahitan yang dikenang Yakumo dan Gotou, teman baik Azusa malah menyatakan Asuza sangat menyayangi Yakumo dan punya rencana demi kebahagiaan mereka. Kenyataan ini membantu Haruka dan Isshi melihat titik terang untuk menyingkap kegelapan kasus ini.
Diikuti banyak twist dan kejutan-kejutan tak terduga, akhirnya satu demi satu misteri terbuka. Endingnya, bittersweet, akhirnya Yakumo menemukan jawaban dari pertanyaan yang selama ini mengganjal pikirannya.
Haaaaiihh, setengah membaca buku ini rasanya aku sering lupa bernapas saking tegangnya. Tanpa komentar-komentar sinis Yakumo dan teriakan-teriakan Gotou, kedua tokoh sidekick harus kuat berusaha sendiri. Mana hantunya suka tiba-tiba muncul lagi. Penyelesaian kasusnya aku suka. Terutama ttg penyadap itu lo. Yup, keren!! Yakumo membayar utangnya sepenuh hati :)) Juga saat ia mengatakan pada si culprit, kalo satu-satunya yang salah dalam perhitungannya adalah ia tidak memperhitungkan ketangguhan Haruka. Yup, itu juga betuuuul sekali. :)
Jadi... seri selanjutnya... perang terbuka dengan si mata merah? Gak sabar nungguuuu.....
Sedikit nggak seru di buku ini, segalanya dibuat misteri tanpa ada clues yg baru dibuka pada akhir kisah. Beberapa misteri ttg yakumo terungkap. Karakter ishii dan haruka masih ngeselin. Tapi di buku ini mereka dapat porsi lebih banyak, showing much of their actions. Nggak baca komiknya, tapi jadi makin pengin nonton live actionnya huhuhu
Serial kelima adalah serial ter-epic sejauh ini. Kenapa aku bilang ‘epic’ karena disini akan lebih mempertontonkan effort atau usaha Haruka dan Ishii. Sebelum aku membeberkan alasanku, kita terlebih dahulu mengetahui kasus apalagi yang akan ditangani oleh Yakumo dan Gotou kali ini.
Kasus yang akan ditangani mereka adalah pembunuhan sadis lima tahun lalu, yang melibatkan beberapa tersangka dan trik licik untuk menghilangkan jejak pelaku sesungguhnya. Dimulai dari pengambilan gambar oleh beberapa kru stasiun televisi untuk acara paranormal, terjadilah kejadian mistis yang membuat Yakumo dan Gotou harus menyelidiki pembunuhan lima belas tahun silam.
Berkat vidio tersebut, Yakumo dan Gotou menghilang—lebih tepatnya mereka diculik ditempat yang berbeda dengan motif yang memiliki hubungan kasus lima belas tahun tersebut. Diwaktu yang bersamaan Haruka dan Ishii harus mencari kedua lelaki itu sebelum benar-benar terlambat.
Itu adalah garis besar ceritanya, untuk lebih detilnya kalian lebih baik membacanya sendiri.
Kali ini ada yang berbeda dari seri sebelumnya, dimana Haruka dan Ishii yang menjadi toko utama dalam serial kelima. Mereka berdua terlihat menunjukan usaha masing-masing untuk menemukan rekan kerja mereka. Haruka yang bahkan sampai pulang ke kampung halamannya, hanya untuk mencari Yakumo yang ‘kata’ roh seorang pria, Yakumo sedang ada di kampung halamannya.
Pada seri ke lima, penulis lebih menonjolkan sisi Haruka yang sangat tidak mau kehilangan Yakumo. Haruka bahkan mati-matian melawan rasa takutnya untuk mencari cowok cuek itu, merelakan waktunya yang harusnya ia belajar untuk pertunjukan orchestra tapi memilih untuk mencari Yakumo. Sama halnya dengan Ishii, membuang rasa takutnya untuk menemukan Gotou. Membuang rasa ragu-ragunya, bahkan memberanikan dirinya untuk mencari petunjuk. Bahkan pemikirannya layaknya polisi pun mulai terlihat dalam keadaan terdesak.
Dan plot twistnya, pertemuan Haruka dan Yakumo seakan sudah ditakdirkan untuk bertemua. Kenapa aku bisa bilang begitu? Karena penulis memberikan sebuah hubungan antara keluarga mereka berdua, lengkapnya baca sendiri ya.
Penulis juga menggunakan alur cerita yang bisa dipahami oleh semua kalangan. Terjemahannya pun tidakklah rumit, mudah dimengerti. Cocok untuk semua kalangan usia.
Seperti biasa, novel Yakumo selalu bisa bikin aku tergakum-kagum sama alurnya. Jadi walau sudah pernah nonton anime-nya, tetap terasa bagaimana serunya petualangan yang dialami Yakumo dan semuanya.
Aku baru sadar kenapa ga ada tokoh tambahan di bagian pengenalan tokoh, karena tokoh tambahan yang berada dalam volume ke-5 ini ternyata sudah pernah muncul di voume sebelumnya. Karena sudah pernah nonton anime-nya, aku jadi punya segelintir tebakan tentang apa yang terjadi dengan tokoh tambahan ini dan siapa dia sebenarnya. Kalau orang kebanyakan bilang, itu ga seru, sama saja kayak spoiler, tapi aku santai saja tuh.
Yakumo menghilang. Inspektur Gotou juga. Semua repot deh. Hilangnya mereka ini memberik aku ilmu baru, yaitu ilmu hipnotis. Jangan kita ilmu hipnotis adalah olmu yang seperti di Televisi. Kita tidak bisa mengendalikan manusia sesuka dan semau kita. Itu tidak benar. Tapi akan menjadi mungkin kalau kita paham cara kerjanya. Hipnotis bukan mengendalikan, melainkan membujuk. Dengan memanfaatkan kelemahan korban, pelaku dengan lihainya membujuk korban hingga ia tidak tersadar dengan apa yang telah terjadi. Itu mungkin terjadi. Kalau di dalam novel ini, korban sampai diceritakan kebingungan atas tindakannya sendiri. Awalnya ia mengakui bahwa ia telah melakukan kejahatannya, namun saat suatu fakta secara khusus disodorkan kepadanya, ia mulai meragukan kesaksiannya sendiri. Ngeri? Ya, begitu lah hipnotis. Aku percaya, karena hal tersebut bisa dijelaskan secara logis dan telah terbukti secara ilmiah.
rasanya nano2 baca buku ini... bener2 menguras emosi. kasus yg harus dipecahkan pun lebih rumit. buku ini menceritakan tentang kasus pembunuhan yg terjadi 15 tahun lalu dan penampakkan sesosok hantu perempuan dilokasi pembunuhan tersebut yang diikuti dengan menghilangnya yakumo, disusul dengan menghilangnya pak gotou. haruka berusaha menggali masa lalu yakumo untuk mencari keberadaannya, sementara pak isshi bersama dengan makoto dan pak miyagawa berusaha memecahkan kasus pembunuhan 15th lalu untuk menemukan penculik pak gotou. para polisi pun dibuat bingung dengan munculnya tersangka pembunuhan yg telah buron selama 15th direruntuhan gedung tempat tinggal yakumo dan ibunya, tetapi tak ada yang bisa menangkapnya karena selalu menghilang. ternyata kasus pembunuhan tersebut juga berkaitan dengan terlihatnya laki2 bermata merah dilokasi pembunuhan dan ibu yakumo yg menghilang 15th lalu setelah mencoba untuk membunuh yakumo. bener2 njelimet bin ruwet deh kasus kali ini. suka sama buku ini. disini bisa melihat sisi lain dari yakumo, selain itu pak isshi juga terlihat lebih tegas dan percaya diri demi menyelamatkan pak gotou
Lumayan.. Tapi jujur saja lebih suka buku yang sebelumnya hehehe..
Aku agak terganggu dengan Ishii yang kejatuhan kursi dari lantai tiga. Kursi seperti apa?😭 Kepalanya nggak pecah? Iya, mungkin hanya hal kecil. Tapi seperti tulang ikan yang tersangkut di tenggorokan, bikin tidak nyaman. Tapi hal itu bisa langsung dimaklumi dengan istilah 'anime logic'👍
Nothing for nothing. Semua punya andil dalam cerita. Harusnya si pelaku bisa tertebak, tapi aku sama sekali tidak punya prasangka. Benar-benar terjebak.
Terharu sama kisah orangtua Yakumo. Pak Takeda.. Ugh.
And I still curious about his father. Sepertinya dialah antagonis yang sebenarnya.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Seri kali ini bener-bener menegangkan, dimana kasusnya yang dijalin sedemikian rupa. melihat bagaimana orang-orang Yakumo membantu menyelesaikan masalah ini. dan banyak hal yang diketahui tentang Yakumo. love this series!
This entire review has been hidden because of spoilers.
Novel ini alurnya seperti membaca manga tapi versi novel. Misteri pembunuhan yang di balut misteri khas Jepang. Banyak plot twist didalamnya yang membuat makin penasaran untuk terus dibaca. Hanya butuh 3 hari untuk selesaikan novel ini.