Pria yang dicintai Yi Suk—penulis utama program mukbang ‘Greedy Beauty’ di sebuah TV kabel—ternyata berada sangat dekat. Mereka setiap hari bertemu. Meski bertemu dan makan bersama setiap hari, berat(?) masing-masing yang sangat berbeda membuat mereka gundah. Cinta yang dijalani oleh Kang Ok—pemilik toko baju wanita big size—sangat banyak sampai membuatnya lelah. Dia tahu, yang mereka cintai bukanlah dirinya, melainkan uangnya. Tapi dia tidak peduli. Baik uang maupun berat badan, semuanya menyenangkan jika ada banyak. Bo Min adalah yang paling ringan di antara ketiganya, namun hidupnya justru paling berat. Setelah bertahun-tahun berjuang untuk memperoleh pekerjaan, dia justru menemukan cinta. Cinta yang bisa erotis tanpa perlu bertemu langsung. Pria itu ada di dalam fantasinya. Setiap hari mereka terus dan terus berdoa! ‘Tolong jangan uji kami dengan pria dan makanan sekaligus!’
For her works in Korean, see 김인숙 For the economist, see In-Suk Kim
Kim Insuk was born in Seoul in 1963. Some of her works, The Road Travelled Together, The Light Nearby, and 1979-1980 Between the Winter and the Spring, are based on her experience of the democratisation movement in Korea during the 80s. After 1990, Korean society also underwent abrupt changes in the midst of the shifts in the world order brought on by the end of the Cold War. Kim devoted herself to scrutinizing the problems of compromise, fatigue, depression, and lethargy that began to appear in Korean society as it internalized the new capitalist order. Blade and Love and Story of a Woman are some of her works from this period. In 1993 Kim resided in Sydney, Australia for one and a half years; at the beginning of the 2000s she stayed for three and a half years in Dalian, China. Kim’s works The Long Road, Sydney, Standing at the Blue Ocean, and Ocean and Butterfly are based on those experiences. She has created stories that take place somewhere in the world beyond the borders of Korea. Kim’s works also include That Woman’s Autobiography, Bye, Elena, To Be Insane and Sohyeon. From the beginning of her writing career, Kim has persistently produced works that deal with the problems of the present time and that offer introspection into the human existence, without losing sight of the currents of changes in reality.
Quick review: terjemahannya oke, ceritanya ringan dan bisa menghibur kemumetan di minggu2 UTS ini HAHAHA, tokohnya walaupun lumayan banyak tetep mudah diinget karena ada2 aja ciri khasnya, ga ngebosenin walaupun sebenernya kyk cerita sehari2 aja tanpa konflik yang wow banget, pesannya dapet, suka banget sama persahabatan Yi Suk, Kang Ok, dan Bo Min <3
Чиклит по-корейски. Не ждала ничего, выходящего за рамки легкого развлекательного чтива, но это уж совсем какое-то безмозглое )). Бриджит Джонс в сравнении просто вершина изящной словесности ))
“Perasaan adalah hal misterius. Meski kepala tidak bisa mengingat jelas suatu peristiwa, perasaan yang tidak menyenangkan itu bisa tetap tersimpan di salah satu sudut hati dan bisa berlanjut sampai lama dan menguasai jalan pikiran.”
“Gemuk, kurus, langsing, montok. Manusia tidak bisa dibagi menjadi empat jenis bentuk tubuh itu saja. Manusia lebih rumit dan beragam daripada itu semua. Manusia bisa saja gemuk tapi baik, kurus tapi tidak disukai, langsung tapi pemalu, montok tapi bangga, dan lain sebagainya. Kita semua hanya berbeda bentuk, dan tidak ada satu pun orang yang terlahir dengan bentuk yang salah.”
“Manusia memang hanya melihat apa yang ingin dia lihat, memikirkan apa yang ingin dia pikirkan, dan mempercayai apa yang ingin dia percayai.”
“Sebuah hubungan pada akhirnya adalah persaingan, dan persaingan adalah pertarungan sunyi dengan seseorang. Setiap orang harus menjalin hubungan demi nilai, pekerjaan, serta penghidupan.”
4.5/5 🌟 buat novel ‘Eat Drink Sleep’. Aku sukaaa dengan jalan ceritanya, ringan dan juga mengalir. Terjemahannya pun sangat baik, bahasanya nggak kaku, jadi nggak berasa lagi baca novel terjemahan.
Novel ini bercerita tentang persahabatan tiga perempuan berusia 30an. Dimana ketiganya sama-sama memiliki bentuk tubuh yang gemuk. Mereka adalah Kim Yi suk, Min Kang Ok, dan Yu Bo Min. Mereka ini bersahabat sejak remaja.
Bagiku, mengikuti lika-liku persahabatan mereka sangat menyenangkan. Dari urusan diet, mencari pasangan, sampai urusan karir, semuanya terasa seru. Kadang mereka suka ribut, tapi ketika salah dari mereka membutuhkan/terkena masalah, maka yang lainnya selalu ada/sigap untuk membantu.
Melalui kisah mereka, penulis ingin menyampaikan pesan, bahwa bagaimana pun keadaan kita, dan apa pun yang kita miliki saat ini patut untuk kita syukuri. Selain itu, penulis juga menekankan betapa pentingnya menanamkan pola pikir yang positif, bahwa diri kita ini sangat berharga. Karena itu kita harus bisa mencintai diri kita sendiri—Love Yourself.
Novel chicklit Korea ini menceritakan ttg persahabatan 3 wanita yg body nya big size semua. Tapi Yi-Suk lebih mendapat porsi besar dlm cerita dan romansanya ketimbang 2 temannya yg lain, Kang Ok dan Bo Min.
Yi-Suk ini memiliki pekerjaan sbg writer acara tv Greedy Beauty, ttg mukbang makan². Dari lokasi syuting inilah Yi-Suk mendapatkan suka duka spt bertemu kekasihnya sampai berjumpa pula dgn rivalnya. Dimana Yi-Suk sangat minder dan sensitif dgn big size tubuhnya.
Bukan hanya Yi-Suk yg minder, begitu pula Bo Min yg niat sekali memalsukan diri dgn mengedit fotonya di sosmed. Cuma Kang Ok yg paling pede sekaligus yg paling kaya sbg CEO butik baju utk wanita big size, tapi kehidupan romansanya jg amburadul.
Novel ini lumayan sih, diselipkan humor disana sini, khas chicklit Korea. Walau temanya cukup unik ttg wanita² big size di tengah gempuran idealisasi wanita super kurus, tapi saya merasa biasa² saja pd para MC nya, gak benci tapi jg gak cinta. Plot cerita jg lumayan sih tapi saya kurang tertarik dgn acara mukbang dan makanan sejenisnya. Romansa Yi-Suk sbnrnya romantis sih walau agak lebay jg, tapi menandakan cinta gak memandang ukuran tubuh. Persahabatan trio obes mate ini yg lebih baik dan real sih dmn sahabat bisa lepas saling mengkritik dan sarkas satu sama lain.
Semoga review ini membantu yg membaca review saya 🙏
Story-wise, aku suka buanget sama cerita. Persahabatan tiga wanita gemuk yang membentuk kelompok obese-mate ini begitu memukau. Kang Min Ok, Kim Yi Suk dan Yu Bo Min memang tidak selalu akur. Mereka juga pernah saling iri dan diam-diam ngeghibah satu sama lain. Tapi kesetiaan mereka yang ditunjukkan secara nyata dengan saling membantu secara sigap begitu ada salah satu yang terkena masalah, sungguh mengagumkan.
Hanya saja... yah, aku nggak bisa nerima nilai pergaulan bebas yang mewarnai cerita ini. Konsep "test-drive" sebelum nikah dan hamil sebelum nikah yang dianggap biasa dan ringan di sini beneran parah, deh. Duh, 🙄 Korea....😒
Namun, jika mengesampingkan itu semua, cerita ini beneran bagus. Sesama perempuan memang harusnya mendukung. Rasa cinta PD Ha Seo Jae yang begitu tulus pada Yi Suk juga rasanya bikin melayang. Haha.
Aku sukaa sekali dg cerita ini. Bahasa terjemahan Indonesia nya juga pas banget. Kim Yi Suk, Kang Ok, Bo Min dengan satu persamaan, tubuh besar. Setiap karakter akan diceritakan struggle nya dg kehidupan sosial, cinta dan pertemanan karena sering diremehkan, dianggap babi oleh sekitarnya. Bentuk badan boleh berbeda, tapi setiap manusia berhak bahagia dan menemukan cinta dan teman yg tulus kan? Buku ini serasa teman dg humornya tentang timbangan yg suka naik dan seperti yoyo, hari ini turun 2kg besok baik 5kg, seperti teman yg setia menemani kegalauan dg yaudahlah yuk makan aja biar seneng.
how unique is it? a story with 3 main character, both are female and having a obesity.
I wasn't expecting this kind of turn around. But well this story hits me hard about my eating habits.
And I really like the way the author end the story, it just feels so "possible to happen". People who had obesity at least is experiencing the thought of "what if I do some fat absorption".
But in the end, it's not about how good looking are we. But it's more about how enjoyable the process was to be the new version of yourself right now.
p.s. I throw a star away because I don't like the huge romance in this story even tho yes it's a romance story.
Personally, I really, really, really love this book! Even after reading it a second time, I still feel delighted.
Cerita dibawakan dengan menggunakan sudut pandang Yi Suk- penulis utama program Mukbang Greedy. Dalam buku ini, Yi Suk dan kedua obese-mate-nya sejak SMA, Kang Ok serta Bo Min, memiliki berat badan berlebih sehingga masalah ukuran pakaian, tatapan orang dan bahkan krisis identitas sudah menjadi makanan mereka. Tapi, ada hal unik yang penulis taruh dalam karakter-karakter utama ini. Yi Suk dan kedua sahabatnya tidak menjadi tokoh yang redup namun justru mereka menunjukkan kemauan untuk menjalani hidup dan bahkan mewujudkan impian mereka. Contoh Kang Ok, pegiat fashion itu, mendirikan BigBlak, fesyen yang diperuntukkan untuk perempuan yang memiliki ukuran pakaian sangat besar. Yi Suk dalam menjalankan pekerjaan sebagai penulis utama program mukbang memiliki ide yang hangat dan brilian dalam meng-create tujuan program mukbang. Mereka bersahabat dalam hubungan yang positif, blak-blakan dan saling kesal-merindu.
Kemudian, yang aku nikmati juga dari bacaan ini adalah ada banyak pesan hidup yang muncul darisetiap babnya. Tidak melulu soal berat badan; persahabatan, kebahagiaan, kejujuran, life style, karir, kenyataan yang disembunyikan, berdamai dengan masa lalu. Part yang bikin tersentak adalah saat
Terakhir, secara tersirat dan personal, Eat Drink Sleep seperti memberikan pandangan bahwa, label "just be yourself" harus dihidupi dengan seimbang. Kita harus tahu dan paham apakah kebiasaan kita masih dalam pilihan yang sehat atau tidak. Menjadi food lovers tidak salah. Tapi harus seimbang dengan memperhatikan kesehatan tubuh. Dan walaupun kondisi kita tidak menguntungkan, ternyata tidak menghambat kita untuk melakukan yang kita mau dan bisa.
Buku ini menarik, serius. Memberikan pesan tentang mencintai diri sendiri, jangan pernah insecure, semua orang layak untuk dicintai terlepas kurus, gendut atau apapun bentuk rupanya!
Bercerita tentang 3 teman yg memiliki kelebihan berat badan dari wanita lain, mereka sudah berteman sejak bangku sekolah bahkan sekolah ditempat yang sama.Tetapi cerita ini berlatar saat sudah dewasa berumur 30 tahun.
1. Kang Ok yg paling berisi(paling percaya diri, sukses,dan paling dewasa!) 2. Bo min yg paling ringan(tetapi sangat kekanak kanakan dalam hal pikiran) 3. Yi suk(sipaling beruntung dalam hal cinta dari mereka ber 3, kadang dewasa kadang tidak.)
Semua aspek lengkap such as: struggle orang berisi, susahnya mencari pekerjaan karena berat badan yg berlebih, percintaan yg merasa tidak layak untuk dicintai, insecure, revenge porn, bahkan cinta sejati, dan persahabatan tentunya.
Oiya disini berpusat lebih ke masalah percintaan, dimana 3 orang teman ini struggle dengan kisah cinta nya sendiri. 1. Kang Ok yg berganti2 pacar, tetapi kena revenge porn dan tetap bangkit 2. Bo min yg mencintai dengan menipu yg akhirnya saling menipu, pacarnya itu sudah menikah dan punya 2 anak!!! 3. Yi suk(sipaling beruntung dalam hal cinta.) Siapa yg mau pria seperti Seong Jae(AKUUUU) SERIUS Seong Jae THE MAN U AREEE, cinta mati saat berbincang pertama kali dgn Yi suk saat dia magang dulu dan berjanji ketika nanti dia akan jadi PD dan menciptakan acara mukbang baru(Terwujud, judul buku inilah nama channelnya).
Oiya disini ada 18+ nya, sex before marriage sangat langgeng, dan endingnya juga Yi suk dan Seong Jae akan memiliki buah hati.
" gemuk, kurus, langsing, montok. manusia tidak bisa dibagi menjadi empat jenis bentuk tubuh itu saja. manusia lebih rumit dan beragam daripada itu semua. kita semua hanya berbeda bentuk, dan tidak ada satupun orang yg terlahir dengan bentuk yg salah"
buku ini bercerita tentang persahabatan 3 orang yg unik dengan cara masing².
jujur buku ini punya alur ringan dan ngalir begitu saya setiap tokoh punya cerita masing². dengan berbagai problem nya walau begitu cukup dengan porsi nya dari segi cerita masing² setiap tokoh.
ada komedi, sedih, sweet.
banyak hal yang bisa dipelajari dari cerita mereka bertiga ini. seperti ke insyikuran dengan berat badan, problem percintaan, dan pekerjaan. sampe akhir nya mereka menerima jadi diri nya sendiri dan punya cerita masing² diakhir yg manis.
dengan perkembangan setiap tokoh, berasa sih mereka punya life goals masing² dengan masalah masing² jg.
romance jg gemes antara yi sukk dan seong jae. bener² definisi mereka berdua tuh lucu dan sama² bingung buat hubungan mereka. bener² cinta mereka tuh berkembang dengan sangat tepatt.
ahhhhhh lucu
rekomend sih, dengan cerita yg ringan tapi makna disetiap cerita bener² ada.
terjemahan okee dan novel ini tuh kaya ngasih nasihat secara ringan dengan 3 tokoh di novel ini jadi beneran nyampe dengan cara yg ringan.
Novel ini mungkin sebenarnya bisa dihabiskan dalam satu sesi baca, tapi penulis menggambarkan detail berbagai macam makanan sampai perut saya berbunyi karena tiba tiba merasa lapar. Jadi (terpaksa), saya menunggu sesi makan untuk melanjutkan novel. Padahal biasanya lupa makan karena keasyikan baca, ya kan?
Yang menarik dari novel ini buat saya adalah penulis berhasil menyampaikan pesannya buat pembaca untuk mencintai diri sendiri. Di tengah gempuran postingan Sosmed dan normalisasi oplas yang dilakukan banyak orang, terkadang membuat kita merasa tidak cukup dengan diri sendiri. Bahkan mungkin berpikir ingin merasa dan dibilang cantik. Namun, jika kekosongan atau kehampaan dalam diri belum terisi oleh diri sendiri, perasaan itu tidak akan berhenti sampai disitu.
Love ourself juga membuat kita percaya diri bahwa kita berhak untuk dicintai. Termasuk ketika misal dicintai oleh pasangan yang berbeda 180 derajat dari kita, misal good looking, punya badan bagus atau punya pekerjaan yang bagus atau lahir dari keluarga silver spoon. Insecurity malah membuat kita mendorong dia untuk pergi dan pada akhirnya membuat kita bersikap mean dan melukai perasaan orang lain. Maukah kita menjadi ugly dan mean? Sudah kurang cantik, perangainya kurang baik pula.
Книга написана местами очень просто и наивно, но зато уютно и тепло. От описаний еды всегда просыпался аппетит, а взаимодействия друзей и родственников напоминали не забывать своих близких, написать хоть одно сообщение, позвать на вкусный ужин. Поскольку я не всегда понимала течение времени, иногда казалось, что отношения персонажей развиваются чересчур быстро. Но! Книга с некой легкостью и верой в лучшее, надеждой поднимает важные темы дружбы, любви к себе, без которой невозможна и любовь к другим, стандартов красоты и их влияния на все сферы жизни человека, включая карьеру, и даже взаимного предубеждения людей, считающихся в определенном обществе худыми и толстыми. При этом ни в какой момент не ощущаешь себя нагруженным чужими проблемами, не создается впечатление, что ты часами выслушиваешь нытье обиженного жизнью человека, а, наоборот, переосмысляешь свой взгляд на определенные аспекты человеческих отношений и думаешь, под каким углом лучше посмотреть на собственные комплексы. Так что очень рекомендую для легкого и ободряющего чтения!
PS: отдельное спасибо переводчику за внимательную работу с книгой и подробное, не перегружающие основной текст, пояснение всех незнакомых аспектов корейской культуры.
This story is counted as a classic story that you can expect the end with three big-sized girlish and their love story. This novel is so light, everything is so light, but it's so fun to read, and this has become my first finished novel that I have ever read. Since I have body image issues, this novel kinda helps me to feel more confident about myself. They are whining about their size, but changing it just for others' perspective just makes everything worse. Rather than changing drastically in one day, they are taking their time to become more confident. And it's so nice if people change their bodies because they are aware of their health, and not because of others' perspectives. I love how Seong Jae needs 5 years to make his body fit, and Kang Ok, still in her big size, became a successful woman with the "big" opportunity.
Saya mendapatkan insight yang berbeda dari buku ini, terlahir sebagai perempuan yang sulit menaikan berat badan, dengan membaca buku ini setidaknya saya dapat memahami perspektif yang berbeda tentang seberapa sulitnya bagi beberapa orang untuk menurunkan berat badan.
Buku ini bercerita seputar insecuritas, terhadap kehidupan sosial termasuk pekerjaan dan percintaan karena penampilan yang dimiliki. Dari buku ini kita dapat pula merasakan struggle dari perempuan plus size dalam menghadapi berbagai tuntutan sosial. Buku yang sarat akan persahabatan ini juga mengulas dampak revenge porn yang dapat terjadi tanpa memandang fisik korban.
Mengandung unsur dewasa namun tidak vulgar, terjemahannya juga sangat baik. Untuk versi digital buku ini dapat dibaca di aplikasi Ipusnas.
Obese-mate friendship with realistic problems. It brings not only butterflies, but also guilt.
Yi Suk, Kang Ok, dan Bo Min. Tidak cewek big size yang bersahabat sejak masih sekolah. Meski cerita lebih banyak porsi untuk Yi Suk, seorang penulis untuk acara mukbang Greedy Beauty, baik tentang percintaan hingga pekerjaan. Kisah tentang Kang Ok yang seorang CEO merek pakaian big size dan Bo Min yang struggle mencari pekerjaan juga dapet porsi yang cukup banyak.
Sebetulnya, premisnya menarik. Dekat dengan kehidupan sehari hari dan cukup realistis.
Struggle nya orang orang big size untuk dapet kerjaan, pandangan orang orang yang terus nyuruh diet, insecure apakah pantas buat jatuh cinta, semua mengalir dengan cukup natural.
Apalagi, terjemahannya juga enak, bikin buku ini makin gampang dan buat dinikmati.
Di buku ini ga cuma nyeritain gimana struggle nya ketiga sahabat ini, tapi juga gimana mereka mengatasinya.
Kang Ok yang paling kaya, ini menyindir kondisi sosial kita seperti gimana pun kondisi mu, asal ada uang ga ada yang ga mungkin. Ketika orang orang dengan big size kesulitan mencari pasangan entah karena insecure atau pandangan tentang fisik dari orang lain, Kang Ok justru bisa dengan mudah cap cip cup nyari cowok muda, model, atletis buat jadi pacarnya.
Meski begitu, ya tetep diperlihatkan bagaimana akhir dari hubungan yang money oriented itu. Ga cuma perasaan yang flat, tapi juga revenge porn.
Lalu Bo Min yang menjalin hubungan dengan tidak jujur, ngedit fisik di foto sampai ga bisa dikenalin, ini juga sering banget dijumpai. Dan endingnya, ini bukan solusi. Memulai sesuatu dengan kebohongan, ga akan pernah berakhir baik.
Untuk Yi Suk, dia yang kisah percintaannya paling mulus. Ketemu Seong Jae yang ijo royo royo dan cinta Yi Suk apa adanya karena dia juga pernah di posisi obesitas dan memahami perasaan Yi Suk, ini mampu bikin aku ga berhenti cengar cengir dengan tarik ulur yang bikin geregetan.
Sayangnya (personal opinion, personal experience) sebagai penyintas obesitas yang sekarang masih struggle buat nurunin berat badan agar lebih ideal. Buku ini harusnya nyampein hal positif. Seperti love your self, buat ga insecure sama bentuk badan, buat percaya diri kalau bisa sukses, buat ga jatuh terlalu lama dan bangkit lagi.
Right, semua itu ada. Tapi, aku merasa bersalah. Aku merasa seperti terlalu justify bahwa gapapa punya berat badan berlebih bahkan sampai obesitas karena setiap orang berhak bahagia.
Tapi, tetep aja aku rasanya ini ga bener. Bukan masalah segi standar kecantikan, tapi kesehatan. Jadi orang obes itu struggle kesehatannya banyak, dan rasanya ga nyaman aja melihat hal ini terlalu diromantisasi.
Tapi selebihnya, untuk plot atau penulisaanya oke dan bisa dinikmati sih. It's just that this book isn't for me.
Seru bangettt bukunya, 300 an halaman tapi ga kerasa tebel banget karena saking serunya dan terjemahannya juga enak. Ini 3 tokohnya sahabatan karakternya beda-beda jadi suka berantem tapi saling melengkapi. Kang Ok yg percaya diri tapi gak berani nunjukkin emosinya, Yi Suk yg perhatian dan peka tapi suka overthinking, Bo Min yang ceria tapi gak percaya diri.
Tokoh utamanya Yi Suk, passionate banget sama pekerjaannya jadi penulis skrip mukbang, aku ikut kagum sama ketulusan dia dan kerja keras dia. Pantesan Seong Jae bucin banget.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Tiga cewek berbodi besar sama-sama berusia 30 tahun dengan berat badan yang bila disatukan orang hanya akan menyebut ketiganya; gumpalan. Kang Ok, Yi Suk dan Bo Min bersahabat sejak semasa sekolah dan kehidupan ketiganya berwarna-warni dengan segala jatuh bangunnya memperjuangkan antara diet, pacar, karier, dan...operasi plastik.
Lucu dan seru sekali mengikuti ketiganya dalam menghadapi segala hambatan. Menghibur dan senang karena alurnya tidak membosankan, masing-masing karakternya punya ciri khas terutama Yi Suk yang terombang-ambing oleh cinta dari Ha Seong Jae. Yang jelas sih membaca ceritanya mendadak jadi lapar dan kepingin makan seperti mereka.
Foto buku ini di Gramedia entah tahun berapa, akhirnya kesampaian juga untuk baca buku ini.
Ringan, menarik, relatable at some points. Tidak mengecewakan, sih. Hanya saja fokusnya agak berbeda dengan apa yang saya ekspektasikan. Saya kira akan banyak Slice of Life nya tentang kehidupan mereka yang menjalani sebagai orang yang kelebihan berat badan, ternyata lebih banyak di Romance!
Ada beberapa typo di buku ini tapi tidak terlalu mengganggu dan masih bisa dipahami.
actually i dont normalize obesity, but for this book… maybe i could take a look from their true friendship and the love-line between the mc. soooooo adorable!
the most important thing is, in this world, there are a lottttt peole that truly love and respect their self as it is. proudly love myself after read this!!! 😋🫶🏻
WOOOOWWW aku menikmati banget baca buku ini. Beberapa bagian membuatku ketawa lepassssss. Aku berharap buku ini dibuat menjadi series drakor karena bakal PECAHHH
Buku menyenangkan, seperti drama Korea versi tulisan. Ada beberapa hal yang sangat related dengan kehidupan sehari-hari. Lucu dan beberapa bagian juga yang bisa menghangatkan hati.
Ini adalah buku pelarianku, kalau buku bacaan lainnya sedang berat diterima otak ahaha. Menghibur, kisah 3 orang sahabat yang struggle pada permasalah hidup masing-masing, kembali dengan permasalahannya masing-masing dalam restaurant dan makanan sebagai pemanis saat mereka bertemu. Penulis mencoba mengenalkan makanan dan minuman khas korea dalam setiap scene nya, yang suka nonton drama korea atau mukbang makanan korea, buku ini cocok untuk kalian baca, berasa nonton drakor..
ditambah tingkah 3 sahabat yang ada-ada aja, yang 1 cowonya gunta ganti trs tbtb akhri-akhir bacaan dia kena batunya, yang 1 baru pertama pacaran trs lgsg dapet yang greenflag lagi tapi rasa insecurenya bikin hubungannya jadi makin rumit, yang 1 pacaran sama cowo virtual pake foto org, jadi selalu menghindar setiap kali cowonya nyamperin hadeuhh.
Semua permasalahan 3 sahabat ini ujung-ujungnya balik lagi ke bentuk badan mereka yang besar dan itu menjadi sumber dari segala masalah hidup masing-masing dr mereka.