Jump to ratings and reviews
Rate this book

Andaikan Buku Itu Sepotong Pizza: Rangsangan Baru untuk Melejitkan Word Smart

Rate this book

276 pages, Paperback

First published February 1, 2003

3 people are currently reading
74 people want to read

About the author

Hernowo

23 books12 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
13 (15%)
4 stars
30 (34%)
3 stars
31 (36%)
2 stars
10 (11%)
1 star
2 (2%)
Displaying 1 - 9 of 9 reviews
Profile Image for Dinendra Karani.
27 reviews8 followers
July 16, 2013
Seperti yang tertulis pada cover, buku ini adalah bunga rampai pengalaman penulis dalam melejitkan word smart, kecerdasan menulis.Seluruh artikel dalam buku ini adalah artikel-artikel yang sudah dipublikasikan sebelumnya.

Idenya adalah, setiap orang dapat membaca buku ini seperti membaca menu di restoran: Memesan dan membaca sesuai dengan selera masing-masing. Why? Karena Buku itu Sepotong Pizza!

Buku ini disusun dengan urutan Afeksi -> Kognisi. Hernomo meracik buku ini sedemikian mungkin agar pada bab-bab awal kita mendapatkan cita-rasa buku yang sesungguhnya, yaitu bagaimana cara kita mencintai buku. Lalu seperti pada Mengikat Makna, Hernomo kemudian membawa kita kepada bagaimana cara kita mengejawantahkan pengetahuan dalam tulisan.

Membaca buku ini seperti dihadapkan menu prasmanan. Macam-macam. Tapi dengan rasa signature yang kentara. Disini pembaca tidak dimanjakan dengan instruksi tersusun, melainkan ditantang untuk menemukan makna-makna di sepanjang artikel. Dan itu bagus menurut saya.

Cuma ada satu yang mengganggu. Penataan halaman kiri dan halaman kanan yang umumnya kiri adalah untuk makna, dan kanan untuk tulisan, terasa kurang ajeg dan inkonsisten. Malah lebih sering mengganggu. Banyak halaman kiri yang tidak memberikan tambahan nilai pada tulisan di sebelah kanannya atau artikel yang dibaca, melainkan hanya kumpulan quotes, skema dan poin. Saya tidak melihat gambar dan ilustrasi menarik seperti pada Mengikat Makna. Hal ini justru menjenuhkan, dan membuatnya tidak penting.

Bagaimana dengan gaya tutur personal? Saya secara pribadi menyukai gaya tutur personal, tapi untuk artikel dan novel. Untuk buku how-to yang tebal, rasanya kok too much ya..

Well, pada jaman itu (2003) sedang booming artikel dan kisah dengan sudut pandang orang pertama. Novel-novel atau ulasan arkeologis yang menyerupai diari membanjiri pasaran. Mungkin karena itulah mengapa Hernowo mempertahankan gaya tutur personal (sesuai artikelnya) di buku ini.

Di masa kini, beberapa ajaran terasa redundan dan 'basi', tentu saja karena sudah berlalu 10 tahun dari masa buku ini dihidangkan pada awalnya. Bukan salah bukunya lah, tapi salah saya yang menunda-nunda menimati.

Tapi banyak juga ajaran yang abadi, dan tetap relevan sampai sekarang. Apa aja itu? Baca aja bukunya yaa..

@dinarkarani
Profile Image for Dewayanie prasetio.
151 reviews140 followers
November 11, 2010
Perlakukan buku seperti makanan, maksudnya buku bisa kita baca dengan cara sedikit demi sedikit, laiknya seperti kita mengemil makanan. Semuanya dimaksud agar kita tak merasa bosan. Lalu gunakan daya imajinasi kita (kekuatan membayangkan) dalam membaca buku, Insya Allah, proses pemahaman akan menjadi lebih efektif.
Profile Image for Diana.
10 reviews7 followers
August 19, 2009
Buku itu seperti makanan. Mesti pinter2 milih bacaan(makanan) yang bergizi agar sehat. Jika tidak, maka akan kena bikin 'penyakit' dan merusak tubuh. Menikmatinya pun mesti seperti makanan yang diincip sedikit demi sedikit hingga kelezatan makanan (buku) dapat terasa.
Profile Image for Chaniago.
104 reviews16 followers
July 20, 2013
Buku ini yang pertama kali mengajarkan saya untuk terus menulis dan mencintai kegiatan membaca dan menulis. Terima kasih untuk Pak Sahala yang telah menyuruh mahasiswanya untuk membaca sekaligus mereview buku ini.
Profile Image for lingga ambarita.
67 reviews10 followers
February 1, 2010
what i got from this book:

1. mengikat makna
2. corat-coret buku itu gapapa (hiiihih tapi tetep aja gak tega)
3. pizza....
Profile Image for nita.
18 reviews
February 19, 2011
aku nyari buku Pak Hernowo yang Quantum Teaching.. kok belum masuk bookshelf ya.. Buku yang ini pernah kubaca saat di perpus Kampus
Displaying 1 - 9 of 9 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.