Jump to ratings and reviews
Rate this book

The Broadcasting Series #2

The Antagonist Program

Rate this book
Sejak awal Galen Devabrata dan Mari Sahir adalah pemeran utama dalam program Sang Ratu Pilihan. Orang-orang meyakini keduanya sebagai sang protagonis dalam reality show tersebut. Namun, kehadiran Elora Pratista sebagai tokoh antagonis telah berhasil mengacaukan hati dan pikiran Galen.

Selama empat bulan penuh ketiganya diwajibkan menghabiskan waktu bersama. Lalu, siapakah yang akan Galen pilih? Sang protagonis baik hati yang merupakan teman masa kecilnya, atau sang antagonis berhati batu yang menyimpan banyak sekali rahasia?

“Tahu nggak kenapa tokoh antagonis itu susah matinya?"
“Kenapa memang?"
“Karena dia punya tugas untuk membuat tokoh-tokoh lain menderita. Dia nggak akan mati sebelum tugasnya terlaksana."

350 pages, Paperback

First published October 22, 2020

41 people are currently reading
551 people want to read

About the author

Aranindy

8 books94 followers
Pseudonym: Orihara Ran

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
274 (33%)
4 stars
367 (44%)
3 stars
158 (19%)
2 stars
25 (3%)
1 star
5 (<1%)
Displaying 1 - 30 of 162 reviews
Profile Image for alana ☁️.
1,160 reviews1,335 followers
November 20, 2021
it was just ok for me... thought I would like it more than I did.
masih lebih suka The Supernumerary Project dibanding ini, lebih baper baca aja kisahnya Aydan dan Rayne.
Profile Image for Semi.
83 reviews1 follower
August 13, 2021
“Should we marry each other, Elora?”

Jujur suka banget karakter bold and strongnya Elora, ketenangan dan pull-backnya Galen, dan ke-fake-an Mari yang bikin gemes. Ga ada yang lebih menarik daripada musuh yang tidak mengetahui dirinya kalah, cocok banget quotes ini bersanding sama Mari. Ah, jangan lupaiin juga perihal para pasukan dan penasihat yang sempurna bikin cerita feel heartwarming atas perilaku-perilakunya. Conversation-nya juga yang ga kalah keren abis, dengan bahasa inggris yang jujur pas banget masuknya ga maksa. Idenya juga fresh banget! Kek ga pasaran!

Sangat di sayangkan terlalu banyak karakter bernama, yang bikin cerita jadi nginget-nginget “ini siapa ya?” Karakter Galen yang harusnya mendominasi cerita ini dengan karismanya bener-bener rendah banget. Kita kek lebih kenal Elora, Mari, dan antek-anteknya daripada Galen yang harusnya jadi pusat. Ga tau ngerasa ga rela banget ni cerita endingnya ya gitu aja, ga ada hal yang bikin surprise walaupun berakhir dengan sempurna dan ya adil untuk semua orang.

Untuk menemani kekosongan ini cocok banget! Thank you kak Aranindy, ceritanya extraordinary banget! 💓
Profile Image for Autmn Reader.
881 reviews92 followers
July 17, 2024
Update review 17 Juli 2024

Untuk pertama kalinya, aku ngerasa bosen baca TAP di 5 chapter pertama. Entah karena akunya lagi reading slump atau emang bosen aja. Tpi cuman berlaku di 5 chapter pertama aja. Pas udah masuk chapter 6, malah blas tiba-tiba udah tamat aja, wkwkwk.
.
.
.

Update review 4 April 2023

Jadi mari kita naikin juga ratingnya yak. Jadi 4,8 🌟 daei 4,5. Samain aja kayak TSP, wkwk. Setelah aku baca ulang ke... 4? Akhirnya aku sadar kalau Galen ke Elora tuh transisi sukanya emang lebih smooth. Teruuuus, aku suka sama word choices nya Galen yang super duper respect ke Elora. Dia tuh gak ada ngomong kek I belong to you, you belong to me, I deserve to be with you, vice versa, yadayadayada. Tpi dia tuh kek selalu pake each other. Daaaan each other tuh kesannya kayak ya mereka equal dan gk ada yang lebih superior atau inferior. Duuh lope sekebon sama Galen-Elora. Wkwkwk

Update review 21 April

Setahun yg lalu baca ulang, bru skrang baca ulang lagi. Yg mau aku tambahin cumn sayang aja karakter Mari enggak keeskplor. Kek born to be evil, yg lain kece pdahal layernya. Udah itu aja. Selebihnya mkin tambah suka, wkwk

Update review 26 April

Adoooooh baca kedua kali dan malah tambah suka atuh inimaaaah wkwkwkwk. Ada beberapa detail yg aku pas dulu baca ngerasa B aja tpi skrang ngerasa sweet banget. Aslinya tingkah Galen itu emang se sweet itu. Dia emang nggak semenonjol tokoh di bku2nya Mbak Nindy,sih. Tapi tetep sweet dengan caranya sndri. Bahagia banget aku baca ini. Hahahaha.

===========


Huaaaa, kenapa udah beres ajaaa? Gak bis lama2in bcanya, huhu saking pemasarannya. Ceritanya tentang Galen yang harus pilih salah satu antara Elora dan Mari.

Pros:

Banyak dramanya, wkwk. Bukan hal buruk tentu aja, karena aku suka. Page turning dan seperti biasa aku suka susah mengungkapkan kenapa aku suka sama suatu cerita kalau suka banget. Iya, aku bakalan baca ulang lagi gak tahu kapan. Wkkw. Tapi dalam waktu dekat keknya. Mo disamain aja ke TSP yang udah kubaca tiga kali. Insya Allah.

Eloranya keren banget di sini. Strateginya mantep. Yang aku suka, rencana Elora gak akan begitu berhasil kalau gak ada Galen yang bantu dia. Mereka itu emang cocok satu sama lain deh. Kalau kata Vio: The Strategiest and The Protector. Aku juga suka banget sama perkembangan karakrer Mari dan Elora di sini. Perasaan Elor ke Galen juga enggak yang ujug-ujug gitu kok. Aku senyum2 sendiri aja karena Galen-nya kadang suka ngomong chessy tapi aku gak ngerasa cringe, wkwk.

Cons:

Sayangnya, perasaan Galen ke Elora kerasa tiba2 gitu. Kayak aku ngerasanya ujug2. 'Aha' momen perubahan Galen ke Eloranya enggak ke eksplor. Soalnya kan Galen awalnya kek beneran tahu Elora di masa dulu aja dan liat Elira sekrang juga kelakuan Elora kayak gitu.

Selain itu gak ada lagi sih. Cuman emang Bu Vanya endingnya juga kayak rada "Hah? Oh...." gitu tah.

Over all tetep suka banget. Aku gak bisa milih aku lebih suka ini atu TSP, karena menurutku sama serunya, 😂 😂
Profile Image for Majingga Wijaya.
152 reviews19 followers
December 24, 2021
Wow!!! Nggak nyangka mewek pas baca. Kirain bakal gak bakal nangis, eh nangis juga di beberapa bagian.
Suka banget sama gaya bahasanya yang sederhana dan memudahkan untuk dibaca. Jadi lancar banget dan bikin page turner banget.
Makasih udah memasukkan para pasukan dan cameo sebagai garam dalam cerita ini. Tanpa bakal kurang seru ni.
Makasih Aranindy buat novelnya 😊😊
Profile Image for Pauline Destinugrainy.
Author 1 book265 followers
July 7, 2021
Broadcasting Series (BS) #2 ini ternyata tidak kalah menarik dari BS #1. Kali ini program acaranya adalah Sang Ratu Pilihan.

Galen pernah dijodohkan dengan Elora. Semasa SMA, Elora selalu berusaha menarik perhatian Galen. Namun tanggapan Galen cukup dingin, bukan saja karena tidak menyukai gadis yang childish itu, tapi juga karena hubungan serius ke arah pernikahan belum ada di pikirannya.
Saat ini, Galen dekat dengan Mari, wanita yang dikenalnya sejak kecil. Menjatuhkan pilihan pada Mari mungkin sebuah hal logis yang bisa dilakukannya. Lagipula dia sudah mengenal Mari.

Hubungan antara Galen, Mari dan Elora ini kemudian diangkat menjadi sebuah program Reality Show oleh Soma TV. Tuntutan terhadap tim produksi cukup besar, harus menyamai rating The Chosen One yang sukses menyatukan Aydan dan Rayna. Inti dari SRP adalah membuat Galen memilih antara Mari atau Elora untuk menjadi calon istrinya.

Elora sendiri tahu bagaimana buruknya hubungan antara dirinya dan Galen di masa lalu. Untuk itu dia menerima tawaran Bayu, ayah Galen, untuk ikut dalam program itu sebagai seorang antagonis. Tugasnya membuat Galen dan Mari menjadi lebin dekat. Bayu menjanjikan Elora karir sebagai pengacara publik untuk imbalan kesediaannya mengikuti SRP.

Maka dimulailah hari-hari selama 16 minggu di sebuah Puri. Ketiga pemeran utama SRP dan sejumlah pendukung dikarantina di tempat itu, dan menjalani proses pemilihan sang Ratu. Tensi antara Elora dan Mari menjadi topik utama, bagaimana keduanya saling mengatur strategi memenangkan hati Galen. Elora menjalankan peran antagonisnya sebaik mungkin. Namun tanpa diduga, justru peran itu membuat perhatian Galen lebih besar kepada dirinya.

Novel ini sama menariknya dengan BS#1. Sama-sama mengambil tema sebuah program reality show televisi. Dikemas sedemikian rupa sehingga seakan-akan pembaca ikut hadir dalam program itu. Uniknya lagi, selain perjodohan dan persaingan, ada banyak konflik yang muncul dan dikemas sangat baik.

Saya jadi ga sabar pengen baca BS#3. Semoga bisa hadir di GD juga.
Profile Image for Fahri Rasihan.
478 reviews123 followers
October 11, 2020
• Judul : The Antagonist Program
• Penulis : Aranindy
• Penerjemah : Yuditha Savka
• Penyunting : Claudia Putri
• Penerbit : Clover
• Terbit : Oktober 2020
• Harga : Rp 89.000
• Tebal : 348 halaman
• Ukuran : 13 × 19 cm
• Cover : Softcover
• ISBN : 9786230302633

"𝑳𝒂𝒈𝒊 𝒑𝒖𝒍𝒂 𝒎𝒂𝒏𝒂 𝒂𝒅𝒂 𝒂𝒏𝒕𝒂𝒈𝒐𝒏𝒊𝒔 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒂𝒌𝒉𝒊𝒓𝒏𝒚𝒂 𝒎𝒆𝒏𝒂𝒏𝒈 𝒎𝒆𝒍𝒂𝒘𝒂𝒏 𝒕𝒐𝒌𝒐𝒉 𝒖𝒕𝒂𝒎𝒂. 𝑨𝒔 𝒕𝒉𝒆 𝒗𝒊𝒍𝒍𝒂𝒊𝒏, 𝑰'𝒍𝒍 𝒎𝒂𝒌𝒆 𝒕𝒉𝒆𝒎 𝒓𝒆𝒔𝒆𝒏𝒕 𝒂𝒏𝒅 𝒉𝒂𝒕𝒆 𝒎𝒆. 𝑻𝒉𝒂𝒕'𝒔 𝒎𝒚 𝒋𝒐𝒃." (hal. 19)

Galen Devabrata sudah dijodohkan oleh orangtuanya semenjak SMA dengan dua gadis yang berbeda. Ibunya, Vanya, memilih Mari Sahir untuk dijodohkan dengan Galen. Sementara ayahnya, Bayu, mencalonkan Elora Pratista sebagai kandidat untuk pasangan hidup anaknya. Namun, Galen tidak mau terburu-buru untuk memilih. Padahal Mari dan Elora---pada saat itu---sangat memujanya. Kini menjelang usia kepala tiga Galen harus segera menikah sesuai perjanjian yang ia sepakati dengan kedua orangtuanya. Tiba-tiba di tengah kebingungannya, Galen mendapatkan tawaran untuk ikut dalam program reality show berjudul Sang Ratu Pilihan. Di sana ia akan diperebutkan oleh dua kandidat yang masih belum dipilihnya, Mari dan Elora. Awalnya Galen ragu untuk berpartisipasi dalam acara tersebut, tapi Mari, sahabat sekaligus calon pasangannya, meyakinkan Galen bahwa inilah cara terbaik untuk menentukan pilihannya. Pada akhirnya Galen menyetujui untuk turut serta dalam acara Sang Ratu Pilihan. Namun, satu hal yang tidak diketahui oleh Galen adalah bahwa Elora yang dulu kini telah berubah drastis.

Program Sang Ratu Pilihan menjadikan Galen, Mari, dan Elora sebagai pemeran utama. Di sini Galen akan menjadi raja yang akan diperebutkan oleh dua calon ratu, Mari dan Elora. Masing-masing calon akan diberi tujuh pasukan yang akan melayani mereka selama dikarantina di dalam Puri Kalaha. Elora sendiri sempat menolak untuk ikut serta, tapi tawaran dari Bayu, ayah Galen, merubah keputusannya. Bayu memberikan misi khusus untuk Elora selama mengikuti Sang Ratu Pilihan. Bantuan Bayu akan sangat berguna bagi karir Elora ke depannya. Di sini Elora hanya butuh satu peran untuk melancarkan rencananya bersama Bayu, yaitu peran antagonis. Di satu sisi Mari yang berperan sebagai protagonis akan memudahkan Elora untuk menjadi pemeran antagonis. Mungkin pada awalnya niat Elora bukan mengincar Galen, tapi seiring pertemuan mereka yang intens di dalam Puri Kalaha, Elora malah terjebak perasaam terhadap Galen. Kini misi yang ditugaskan oleh Bayu terancam gagal akibat perasaannya. Rencana apa sebetulnya yang Elora jalankan selama mengikuti Sang Ratu Pilihan? Siapakah di antara Mari dan Elora yang akan dipilih oleh Galen?

"𝑲𝒆𝒔𝒆𝒕𝒊𝒂𝒂𝒏 𝒊𝒕𝒖 𝒎𝒂𝒉𝒂𝒍 𝒉𝒂𝒓𝒈𝒂𝒏𝒚𝒂, 𝒌𝒂𝒅𝒂𝒏𝒈 𝒖𝒂𝒏𝒈 𝒂𝒋𝒂 𝒏𝒈𝒈𝒂𝒌 𝒄𝒖𝒌𝒖𝒑. 𝑻𝒐 𝒈𝒂𝒊𝒏 𝒕𝒉𝒆𝒊𝒓 𝒍𝒐𝒚𝒂𝒍𝒕𝒚 𝒚𝒐𝒖 𝒏𝒆𝒆𝒅 𝒕𝒐 𝒈𝒆𝒕 𝒕𝒉𝒆𝒊𝒓 𝒉𝒆𝒂𝒓𝒕 𝒇𝒊𝒓𝒔𝒕." (hal. 52)

The Antagonist Program merupakan sebuah seri kedua dari Broadcasting Series, setelah buku pertamanya, The Supernumerary Project, cukup berhasil memikat hati pembaca. Namun, jangan khawatir kalian masih tetap bisa membaca The Antagonist Program tanpa harus terlebih dahulu membaca The Supernumerary Project. Bisa dibilang ceritanya memang masih sedikit nyambung dengan buku sebelumnya, tapi tidak terlalu kentara. Bagi saya satu hal yang langsung menjadi daya tarik dari novel ini adalah cover bukunya. Ilustrasi seorang pria yang sedang menyematkan mahkota di atas kepala seorang wanita menunjukkan kesan yang kuat akan reality show yang diusung. Pria dengan setelan jasnya yang perlente dan wanita bergaun emas yang elegan menambahkan kesan mewah sekaligus eksklusif. Siluet orang-orang yang bertepuk tangan dan bayangan orang-orang di belakang kedua sejoli ini semakin menegaskan kemeriahan dan kepopuleran dari acara ini. Pemilihan warna ungu dan hitam pada cover-nya semakin mengeluarkan aura misterius nan menawan yang akan memantik rasa penasaran pembaca.

Kisah romansa yang dibalut dengan reality show di dalamnya baru kali ini saya temukan. Mungkin perebutan seorang raja oleh dua wanita yang akan menjadi ratunya sudah sering kita temukan di novel-novel fantasi. Namun, kali ini formula itu dituangkan dalam sebuah cerita yang realistis dan nyata. Bagaimana Galen yang telah menjalin hubungan persahabatan dengan Mari diajak untuk ikut ke dalam sebuah reality show perjodohan. Di sini Galen akan diperebutkan oleh dua wanita cantik, Mari dan Elora. Kedua wanita tersebut memang bukan orang asing bagi Galen, khususnya Mari. Keduanya sudah pernah dijodohkan oleh orangtua Galen. Namun, perasaan Galen belum menemukan yang cocok di antara keduanya. Maka dari itu program Sang Ratu Pilihan menjadi jalan keluar bagi masalah hati Galen ini. Tema ceritanya bisa dibilang unik, menarik, dan cukup segar untuk kisah romansa. Penulis memasukkan sebuah acara reality show sebagai daya tarik dari hubungan Galen, Mari, dan Elora. Nuansa reality show-nya terasa dan sedikit mengingatkan saya akan Big Brother atau Penghuni Terakhir karena terdapat intrik serta drama di dalamnya. Kemasan yang baru dalam menikmati sebuah kisah cinta.

Terdapat tiga pemeran utama dalam The Antagonist Program, yaitu Elora, Galen, dan Mari. Pertama ada Elora yang merupakan wanita yang pernah menjadi kandidat calon pasangan Galen yang dijodohkan oleh orangtuanya saat masih SMA. Elora yang pada saat itu masih naif sangat memuja Galen. Namun, kini setelah menjadi wanita dewasa Elora berubah menjadi sosok yang mandiri, cerdik, dan memiliki pendirian yang kuat. Elora sendiri menyetujui untuk ikut dalam program Sang Ratu Pilihan setelah mendapatkan kesepakatan dengan ayah Galen, Bayu. Selanjutnya ada tokoh Galen yang merupakan pria yang secara tidak langsung diperebutkan oleh Elora dan Mari dalam program Sang Ratu Pilihan. Galen adalah sosok pria yang pekerja keras dan keras kepala. Galen sendiri sebenarnya malas untuk turut serta dalam Sang Ratu Pilihan, tapi karena desakan orangtuanya tentang perjodohan mereka acara ini bisa menjadi jalan keluar baginya untuk sementara. Dan terakhir ada Mari sang wanita protagonis. Mari ini memiliki karakter yang lembut, ramah, dan baik hati. Mari sendiri sudah menjalin hubungan persahabatan yang cukup lama dengan Galen. Sayangnya perasaan Mari terhadap Galen belum mendapatkan jawaban sehingga program Sang Ratu Pilihan menjadi kesempatan bagi Mari untuk mendapatkan jawaban atas perasaannya selama ini. Jalinan interaksi yang dibangun terlihat cukup solid dan kuat. Banyak drama dan konflik yang ikut serta dalam proses pembangunan karakter setiap tokohnya. Namun, sayangnya tokoh-tokoh pendamping yang jumlahnya bejibun kurang bisa ikut masuk ke dalam jalinan ceritanya. Meskipun mereka cukup berperan, tapi kehadiran mereka rasanya hanya seperti bayangan.

Novel ini menggunakan sudut pandang orang ketiga untuk narasi ceritanya. Tokoh Elora menjadi yang paling mendominasi selama menuturkan kisah The Antagonist Program. Elora dengan lugas cukup berhasil memperlihatkan karakternya yang antagonis. Di sini Elora berperan dengan apik dalam program Sang Ratu Pilihan. Elora yang walaupun menjadi pemeran antagonis, tapi tetap menggunakan otaknya selama berada di dalam Puri Kalaha. Alur ceritanya bagi saya berjalan dengan cukup lambat, bahkan terkesan jalan di tempat. Menurut saya banyak sekali adegan yang terkesan repetitif, seperti penilaian di akhir minggu, makan bersama, hingga intrik yang begitu-begitu saja. Mungkin ini bisa dimaklumi memang karena para tokoh utamanya dikarantina di dalam Puri Kalaha. Gaya bahasa dan bercerita penulis sangat asyik dan ringan. Banyak dialog-dialog yang terdengar santai dan sangat khas pergaulan orang perkotaan. Latar tempat yang digunakan memang tidak banyak, yaitu hanya berkisar di Puri Kalaha saja. Namun, cukup banyak spot yang disorot, salah satunya seperti perpustakaan.

Sudah sangat jelas jika konflik yang ada di cerita ini berpusar di antara Galen. Bagaimana Elora dan Mari harus bersaing dalam memperebutkan perasaan Galen. Mereka berdua harus beradu strategi untuk memenangkan hati Galen. Akan tetapi yang unik di sini adalah dua pemeran utamanya ini memilih peran yang berbeda. Elora berperan sebagai antagonis, sementara Mari sebagai protagonis. Selain itu terdapat pula misi khusus yang dijalankan oleh Elora, selain memenangkan Sang Ratu Pilihan. Konfliknya sebetulnya memiliki potensi yang kuat untuk menjadi seru dan menarik. Namun, entah kenapa saya merasa jika konfliknya itu hanya begitu saja. Bagaimana Elora dan Mari hanya saling serang lewat rencana dan strategi mereka masing-masing. Rasanya konfliknya seperti jalan di tempat dan membosankan. Intrik dan drama yang tercipta hanya sekadar saling menjebak satu sama lain. Tapi, untungnya perkembangan hubungan antara Galen dengan Elora dan Mari berkembang dengan cukup baik seiring berjalannya konflik.

Nuansa reality show yang mewarnai kisah romansa antara Galen dengan Mari dan Elora terasa segar dan baru. Ide yang dituangkan penulis unik dan memberikan perbedaan tersendiri dalam novel romance yang biasanya hanya begitu saja. Konsep program Sang Ratu Pilihan bisa dibilang mirip-mirip dengan Big Brother atau Penghuni Terakhir hanya saja yang menjadi fokusnya perjodohan. Saya suka akan atmosfer persaingan yang tercipta antara Elora dan Mari. Apalagi mereka yang disorot oleh masyarakat memiliki fans dan haters masing-masing. Ini memberikan nyawa yang menghidupkan Sang Ratu Pilihan dan bukan hanya sekadar pemanis belaka. Ditambah lagi segambreng pasukan yang dimiliki oleh Elora dan Mari pun menambah kemeriahan selama proses karantina. Namun, sayangnya pasukan Mari masih kurang diperkenalkan sehingga terkadang masih sulit untuk mengingatnya. Selain itu intrik dan konflik yang terjadi di Puri Kalaha pun masih kurang panas dan terasa repetitif. Ada beberapa kejadian yang rasanya seperti jalan di tempat dan sedikit maksa. Secara keseluruhan The Antagonist Program memberikan sebuah rasa baru dalam menikmati novel romansa.

"𝑻𝒊𝒅𝒂𝒌 𝒑𝒆𝒅𝒖𝒍𝒊 𝒔𝒆𝒃𝒖𝒓𝒖𝒌 𝒂𝒑𝒂 𝒑𝒖𝒏 𝒌𝒐𝒏𝒔𝒆𝒌𝒖𝒆𝒏𝒔𝒊𝒏𝒚𝒂, 𝒅𝒊𝒂 𝒕𝒆𝒕𝒂𝒑 𝒎𝒆𝒎𝒊𝒍𝒊𝒉 𝒌𝒆𝒃𝒆𝒏𝒂𝒓𝒂𝒏---𝒕𝒉𝒂𝒕'𝒔 𝒕𝒉𝒆 𝒌𝒊𝒏𝒅 𝒑𝒆𝒓𝒔𝒐𝒏 𝑰 𝒓𝒆𝒔𝒑𝒆𝒄𝒕 𝒕𝒉𝒆 𝒎𝒐𝒔𝒕." (hal. 143)

"𝑴𝒆𝒏𝒖𝒓𝒖𝒕 𝒈𝒖𝒆, 𝒑𝒆𝒎𝒆𝒏𝒂𝒏𝒈 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒔𝒆𝒔𝒖𝒏𝒈𝒈𝒖𝒉𝒏𝒚𝒂 𝒊𝒕𝒖 𝒃𝒖𝒌𝒂𝒏 𝒐𝒓𝒂𝒏𝒈 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒅𝒖𝒍𝒖𝒂𝒏 𝒔𝒂𝒎𝒑𝒂𝒊 𝒅𝒊 𝒈𝒂𝒓𝒊𝒔 𝒇𝒊𝒏𝒊𝒔, 𝒎𝒆𝒍𝒂𝒊𝒏𝒌𝒂𝒏 𝒐𝒓𝒂𝒏𝒈 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒎𝒆𝒍𝒂𝒌𝒖𝒌𝒂𝒏 𝒔𝒆𝒔𝒖𝒂𝒕𝒖 𝒅𝒊 𝒍𝒖𝒂𝒓 𝒆𝒌𝒔𝒑𝒆𝒌𝒕𝒂𝒔𝒊 𝒐𝒓𝒂𝒏𝒈 𝒍𝒂𝒊𝒏." (hal. 195)

"𝑻𝒉𝒆 𝒘𝒐𝒓𝒍𝒅 𝒊𝒔 𝒂 𝒄𝒓𝒖𝒆𝒍 𝒑𝒍𝒂𝒄𝒆. 𝑷𝒆𝒐𝒑𝒍𝒆 𝒂𝒓𝒆 𝒎𝒖𝒄𝒉 𝒎𝒐𝒓𝒆 𝒄𝒓𝒖𝒆𝒍." (hal. 245)

"𝑩𝒖𝒌𝒂𝒏𝒏𝒚𝒂 𝒏𝒈𝒈𝒂𝒌 𝒌𝒆𝒏𝒂𝒍 𝒎𝒆𝒏𝒚𝒆𝒓𝒂𝒉, 𝒕𝒂𝒑𝒊 𝒔𝒆𝒍𝒂𝒎𝒂 𝒎𝒂𝒔𝒊𝒉 𝒔𝒂𝒏𝒈𝒈𝒖𝒑 𝒃𝒆𝒓𝒋𝒖𝒂𝒏𝒈, 𝒎𝒆𝒏𝒚𝒆𝒓𝒂𝒉 𝒋𝒆𝒍𝒂𝒔 𝒃𝒖𝒌𝒂𝒏 𝒑𝒊𝒍𝒊𝒉𝒂𝒏 𝒈𝒖𝒆." (hal. 276)
Profile Image for Amaya.
745 reviews57 followers
June 24, 2023
(22/06/23)
Rating aku turunkan jadi 4 bulat karena:
1. Proses Elora fall for Galen nggak nyangkut di aku. Apa karena karakterisasi dia kuat, jadi kerasanya aneh aja jatuh cinta, atau karena emang selama proses syuting SRP yang paling kusorot ya siasat naik dari sisi Mari atau sisi Elora.
2. Kesan Mari di bagian awal banget tuh beneran nggak bisa ketebak kalo udah baca sampai belakang. Malah nggak curiga sama sekali dia bakal "begitu" waktu proses syuting. Kayaknya sengaja sih dikasih gambaran Mari begitu di awal. Lagi pula, masuk akal juga waktu Elora masuk jadi trigger buat dia.

Kayaknya itu aja, sih. Aku sendiri lupa mau mention apa, yang pasti karakter Elora adalah top FL di seri ini.

***

(04/04/23)
Actual rating: 4,5

Sampai lupa belum bikin reviu bukunya :d

Pertama, TAP memang nggak se-sweet buku pertamanya, sih. Tapi, poin yang bikin aku sayang banget sama buku kedua ini ML sama FL-nya. Elora and Galen is the best main character I've ever knew. Mereka nggak nunjukin apa yang kebanyakan ditunjukkan pasangan lain. Kemistri mereka kayak punya kode dan yang paham cuma mereka sendiri (mengutip kata2 Vio).

Kedua, karakter Elora jelas abu2 banget. Nggak jahat, cuma sikap ketusnya bikin dia lebih realistis aja. Lora juga lebih apa ya, badass gitu. Aura girl crush-nye kerasa. Tanpa memancing drama, justru konflik yang datang ke dia. Biasanya kan, karakter mancing konflik, entah sengaja atau enggak, tapi Elora justru diam. Diamnya tuh, macam ada konflik dateng terus dia dengan anggunly langsung solved tanpa babibu. I love her!

Ketiga, Galen's love language! Satu hal yang bikin aku suka banget sama buku ini adalah cara Galen kasih dorongan atau support ke Elora. Dia nggak maksa caranya harus begini dan begitu, cukup kasih satu kalimat, Elora yang bakal gerak sendiri. Sepanjang baca akunya yang gregetan astagaaaa. Dia se-sweet ituuu. Minta satu kayak Galen di mana, ya? 😭

Keempat (or maybe yang terakhir), kurangnya di karakter Mari yang jelas2 hitam. Jahatnya totalitas sampai akhir. Tapi ya emang nggak ada penjelasan sih, latar belakang sama alasan sifatnya yang kayak begitu.

Intinya, buku ini sama bagusnya kayak TSP, tapi kalau harus pilih couple favorit, definitely Elora-Galen, dong! Mereka masih memegang tahta tertinggi di list-ku <3

Ini mungkin spoiler, so skip aja.
Profile Image for Jess.
609 reviews141 followers
September 17, 2024
this is my fav from this series.

I really love Elora, suka banget sama cewe yang punya tujuan, knows her worth and passions, but is also very considerate and kind.

enemy to lovers trope-nya is definitely my fav, plot-nya rapi dan seru. world building yang dibuat pun sangat jelas, sehingga aku dapat merasakan bahwa cerita ini nyata.

premis yang unik dan eksekusi yang luar biasa

—————

17 Sept 2024

re-reading this book subuh-subuh in one sitting, I LOVE IT! MY FAV! 5/5🌟
Profile Image for Pinky Fleury.
55 reviews1 follower
December 4, 2020
4,5 stars!

seru banget!!
pokoknya kalau aranindy mah penokohan pemeran cewek nya yang terbaik,
well written, and the plot flows smoothly.
the kind of cheesy that makes you cravings for more!
definitely will look forward for the next book!
Profile Image for Ossy Firstan.
Author 2 books102 followers
July 23, 2021
The Antagonist Program rupanya merupakan buku kedua dari Broadcasting Series. Buku ini ditemukan di Gramedia Digital, dan aku memutuskan untuk membacanya karena butuh sesuatu yang menyegarkan.
Singkatnya, hiduplah seorang lelaki kaya sejak lahir, Galen namanya. Sebagaimana keluarga kaya pada umumnya diceritakan, orangtuanya sudah memilih-milih pasangan hidupnya. Cuma nih, kandidat mama dan bapaknya berbeda. Ibunya ingin sama si Mari, yang kelihat lembut tapi kelakuan lelembut. Bapaknya mencalonkan Elora, yang waktu sekolah terlihat seperti gadis hidup tanpa beban-ketawa-saja-dan-bergembira, tetapi kemudian menjadi seorang pengacara. Karena si ibu Galen ini punya hubungan di TV, dengan ancaman dsb, tersebutlah sebuah program reality show bertajuk ‘Sang Ratu Pilihan’. Program itu akan ‘mengadu’ Mari dan Elora, untuk mendapatkan G, lewat ‘mengurung’ mereka bersama dayang-dayang selama 3 atau 4 bulan aku lupa.
Mengenai kelanjutan cerita, tentulah tidak seru jika kuceritakan. The Antagonist Program cukup page turner ketika kubaca. Aku suka bagaimana grafik naik turun ketika membaca cerita. Sejak halaman awal, ketika Elora berbincang dengan ayahnya Galen, aku sudah bisa menebak siapa yang akan menjadi pemenang pada akhirnya.Namun, yang seru di sini bukanlah pemenangnya, tetapi pertarungannya. Elora yang smart dan memakai teknik-teknik ‘bawah tanah’ dan penggalangan berkelanjutan (?) sangatlah menarik.
Sepertinya, jika ada di Gramdig, aku akan membaca series selanjutnya. Sukses untuk penulisnya
Antagonis yang menganggap bahwa dirinyalah sang penjahat, biasanya malah bukan antagonis sebenarnya (hal.155)
Profile Image for Taurus Reader (bigpileofbooks).
313 reviews299 followers
July 22, 2024
3.5⭐️

Well well, Aranindy books always make me couldn't stop reading them!

This book is very entertaining and I like the FMC in this book rather than the first one. I also like the romance, even though not as much as I like the first one.

But, there were several things that disappoint me.

First, the plot could be a little bit jumpy and some parts, esp the problem solving, didn't make any sense.

Second, the reality show atmosphere barely felt in this one.

Last, Galen-Elora interaction in the first half didn't interest me, even though it was getting better in the last half.
Profile Image for Lia.
515 reviews12 followers
June 16, 2021
Buku Aranindy ke-2 yang aku baca sepertinya aku akan baca semua serial Broadcasting ini dari belakang. Aku semacam udah addict sama plot dan karakter yang dibuat sama penulis. Meski bukan plot yang 'wah' tapi selama aku membaca selalu enjoy, seperti saat membaca juga aku sering membayangkan bahwa cerita di buku ini bisa diadaptasi menjadi korean drama atau chinese drama. Kalau versi reality show indonesia belum ada bayangan siapa yang cocok artis-artisnya.
Profile Image for Nurul.
311 reviews38 followers
July 9, 2021
Sama kayak di buku sebelumnya, saya suka karakter utama perempuannya yang bold dan karakternya kuat. Tapi sama lagi seperti TSP, di sini karakter Galen kayak tertutupi karakter Leora.

Terus alur ceritanya menarik dan programnya juga tapi ini lumayan lebih banyak dramanya ya daripada lucunya hehe. Walaupun saya suka Leora-Galen tuh nggak cringe karna Galen nggak diliatin banget bucinnya.

Rate: 3.25/5
Profile Image for Cut Maqfirah.
34 reviews2 followers
July 12, 2022
selesaiiii. dan aku suka banget sama cerita ini. aku suka Galen yang kalau udah bucin totalitas banget, aku suka Elora dengan pemikirannya yang epikkk. memang butuh sebuah pelajaran berharga untuk membuat diri kita menjadi berkualitas. sebenarnya aku juga kasihan sama Mari tapi yaaa orang-orang kayak Mari ini kadang memang perlu di sadarkan bahwa dunia akan selalu berputar. aku juga suka dengan didikan orangtua Galen. apalagi om Bayuuu. duhhh..

kalian harus baca pokoknya
Profile Image for ayta.
32 reviews
March 18, 2021
Reaksiku setelah baca buku ini dalam bentuk gif:


Jarang banget aku bikin notes untuk hal-hal yang kurang aku suka tentang buku yang lagi aku baca. Tapi ternyata, khusus buku ini aku sampai bikin voice memo berdurasi 7 setengah menit.

Di sini aku nggak akan tulis seluruh celotehanku karena bisa panjang banget, jadi akan kupilih dan akan kutulis dalam bentuk poin-poin aja ya.

1. NOBODY... Nobody in this house has a little bit of personality. Kalau misalnya ada yang nanya "Eh, Elora tuh orangnya gimana sih?" atau "Kalau Galen gimana?", jawaban aku cuma satu: "Orang kaya." Udah. Selesai. Case solved, there is no word left to say.

Sama sekali nggak ada kesan lain yang nempel dan tertinggal di kepala aku setiap denger nama-nama mereka.

2. Preferensi pribadi tapi aku kurang sreg dengan panggilan "Nona" ke kedua tokoh perempuan di buku ini. Iyasih emang katanya mereka akan diperlakukan princess-like, tapi menurutku pribadi......nggak banget

3. Ini yang paling bikin bingung karena katanya Elora mau jadi pengacara publik? Suka baca buku yang berhubungan dengan hukum-hukum? Iyasih, aku memang bukan orang yang tau sedikitpun mengenai hal-hal tersebut, tapi aku tau banget kalau crew-crew acara ini sudah melanggar kontrak.

Pakai tiba-tiba di tengah acara ada perubahan hukuman (ke yang lebih berat), terus perubahan cara penentuan pemenang. Kayak HAH? gitu lho.

Do you guys actually have the RIGHTS to do that? Is it written in the contract that you can do whatever you like? Including, I don't know, keeping me in the dungeon as a punishment?

Alright the dungeon part was me exaggerating

Tapi tetep aja.. Elora, sebagai yang seharusnya paham dengan hal-hal tersebut, menyangkut dengan cita-citanya sebagai pengacara, kok bisa nerima? Kok legowo sama perubahan mendadak itu semua? Katanya tokoh antagonis, katanya bisa jahat dan marah-marah... Kok luwes aja diginiin?

Oke, mungkin ada sangkut pautnya dengan pikiran "kalau aku dihukum, Galen sama Mari bisa punya waktu lebih luang buat berduaan". Tapi ternyata kan enggak, ternyata seluruh 'bawahan' kamu ikutan kena hukum yang bikin kamu nggak enak kalau nyeret-nyeret mereka.

Kenapa nggak mempersalahkan ini?:") gitu lho.

3. Poin ini ada sangkut-pautnya sama poin sebelumnya: perubahan penentuan pemenang setiap babak.

Bentar-bentar mau ketawa dulu karena ini lucu banget


Kalian bayangin, kalian dipaksa untuk ikut acara perjodohan, yang disiarin secara publik pula. Kalian pikir, "Oh yaudah nggak papa, toh juga akhirannya gue yang bakal milih calon pasangan gue". Tiba-tiba di tengah acara, penentuan pemenang tiap babak dipilihin sama masyarakat publik lewat online voting. Pusing nggak lo?

4. Hukumannya nggak masuk akal.

Sebenernya bukannya nggak masuk akal sih, cuma bikin bingung sendiri (lagi), karena ini kan variety show kan ya? Tapi hukumannya malah bikin ngurangin interaksi antara si laki-laki sama yang kalah.

Kita bongkar aja ya, hukuman untuk yang kalah di setiap babaknya itu pengisolasian di suatu bangunan yang berbeda dari bangunan utama. Nggak boleh keluar sama sekali. Yang artinya pihak pemenang bisa lebih banyak berinteraksi sama sang pria yang diperebutkan.

Kenapa ini dijadiin masalah? Begini, kalau ada acara serupa di dunia nyata yang pemain intinya cuma tiga orang (Berbeda dengan di buku sebelumnya yang punya banyak panelis perempuan), bukannya akan membosankan kalau lihat si pria interaksinya sama dia lagi-dia lagi, apalagi hukuman pengisolasian itu dua minggu, pemilihan pemenang setiap babak juga tiap dua minggu.

Kalau aja nih si Galen nggak ada perasaan ke Elora, Elora pasti udah bertahan di ruang isolasi sampe si Galen nikah sama Mari.

Kalau ingin menunjukkan betapa manjanya Mari, kenapa nggak pilih hukuman lain aja kayak bersihin semua kamar mandi rumah yang gedenya segaban itu? Terus nanti Mari dibuat untuk ngeluh setiap jam.

Kita sebagai pembaca memang tahu betul seberapa banyak interaksi antara Galen dan Elora di balik layar pas Elora lagi kena hukuman. Tapi penonton tau nggak?

5. Sekali lagi ini pendapat pribadiku cuma, wow.... mungkin salah satu privilege orang kaya sih, tapi siapnya kedua orang tua Galen untuk membayar 350 juta untuk para 'bawahan' sang pemenang? My wallet cried reading that part.

Aku, jadi ibunya Galen mending ngancem masuk neraka karena nggak nurutin permintaan orang tua yang sebenernya demi kebaikannya sendiri.

6. Ngomongin ibunya Galen, sampai sekarang aku nggak paham mau dibawa ke mana sifatnya, mau baik? Mau jahat? Mau jahat lalu baik? Mau baik lalu jahat lalu baik lagi? Yang jelas dengan alasan "Saya hanya ingin mengetes seberapa kuat ikatan kalian" semuanya bisa dimaafkan. :D

I was being sarcastic.

Kuakhiri sampai di sini. Yang jelas dari seluruh kata yang sudah kurangkai dalam tulisan acak adut ini, aku kecewa dan lebih suka buku sebelumnya.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Roem Widianto.
83 reviews3 followers
November 2, 2021
Ini ceritanya sweet banget. Aku suka sama interaksi Galen-Elora yang awalnya kayak musuhan-musuhan gitu dan kemudian sedikit demi sedikit jadi makin perhatian. Gemes maksimal.

Baiklah, menurutku ceritanya agak halu ya, kawan-kawan. Tapi aku tetep suka karena maniiiiiis. 🙈
Profile Image for alled.
65 reviews
February 3, 2023
i'm a sucker for romance. ini seru banget hueueuehueue, gigi aku kering kebanyakan nyengir 😔
Profile Image for Crowdstroia Crowdstroia.
Author 11 books649 followers
February 8, 2021
I like Elora, biasa aja sama Galen, and expect better from Mari's characterization. Untuk yg terakhir itu, maksudnya begini:

Tokoh yg dari luar selalu bersikap manis baik hati dambaan rakyat yang diam2 punya sisi gelap, itu bukan hal baru. Mari adalah tipe tokoh itu, sedangkan Elora adalah kebalikannya: dari luar judes jutek kejam tapi dalemnya baik. Penokohan Elora di-handle dengan memberikan layer berupa "underlying motivation". Motivasi terselubung Elora ikut program SRP adalah meyakinkan bokapnya supaya merestui dia jadi pengacara publik, semua lewat Om Bayu yg bisa mengenalkan Elora ke seorang pengacara beken utk belajar ke dia. Throughout the story, perlahan disingkap background kenapa Elora mau jadi pengacara publik. It gives layer for the character.

Ketika penokohan Elora di-handle seperti itu, I wonder why the author didn't do the same to Mari Sahir. Karena penokohan Elora terasa berlayer, kayak ya iya dia tipe tokoh yg dari luar keliatan jahat tapi dalemnya baik, but she also shows that she has depth more than that. Hence, I expect better from how the author handles Mari Sahir's character. Soalnya Mari itu tokoh sentral, tokoh antagonis utama, bukan sekadar "tokoh antagonis lainnya" kayak di Supernumenary Project (di mana kompetitor female lead ada banyak). I expect better from her characterization, bukan berarti gue berharap Mari dibuat lebih "likeable". I just expect that she has more layer as character, maybe has underlying motivation on why she acts like she has to be Galen's wife, so she can be more than just "cewek fake sok baik yang terobsesi jadi istri Galen", the way Elora also more than just "Cewek yg dari luar judes jahat pedes tapi dalemnya baik dan caring"

I also hoping the same for Galen. I mean, yea I get it, he's a decent guy. Tapi kalo karakterisasi dia dibandingin sama Elora ya... He is kinda pale in comparison. Mungkin karena dia gak dikasih "depth" kayak Elora, walau sifat dan wataknya Galen udah dibuat cukup solid sih.

Secara keseluruhan, menurut gue penokohan tokoh utama lebih oke, dan konsep program di sini lebih menarik daripada di Supernumenary Project.
Profile Image for DEE.
254 reviews3 followers
September 30, 2022
Not to offense those who like this book sigh I couldn’t help but felt cringed reading this book, I swear.

This book shared the same vibe with Eren’s Play, oh fyi I dnf-ed Eren’s Play before. I couldn’t bear to continue reading it because of:
1. Fairytale-ly story. Too fiction, something that couldn’t possibly happen in reality. Some of you might ask me, “Isn’t that the point of fiction, tho?” Yes, I know that already, but still ugh, I hate to say this but that kind of story is a no no for me.
2. Perfect characters. They were described as glamorous, genius, kind, and extremely wealthy that I couldn’t feel connected to them at all. Not to mention they kind of didn’t have any flaws mentioned in this book.
3. Forced slash rigid slash awkward interactions between characters.
4. Impression of women as men’s prized possession. You read it right.

Ok, but frankly speaking, TAP is better than Eren’s Play yay! While point 1, 2, and 4 still stood out, we got less awkward and forced interactions in TAP hooray.

Or maybe, this book is just simply not for me. I am not the target audience of this (kind of) book.

Ga tau lah, mixed feelings dengan buku ini. Dan jujur aja aku jauh JAUH JAUH JAUHHHH JAUHHHH lebih suka The Supernumerary Project. Lucunya dapet, interaksinya juga gak maksa banget, Rayne dan sahabat-sahabatnya juga koplak banget awowkwowk. So yeah that’s all fellas.
Profile Image for indy ❁ ⋆⁺₊⋆.
361 reviews92 followers
December 13, 2022
UNPUTDOWNABLE!!!! 4.5/5 ★

gilak keren woy drama-dramanya bikin gabisa brenti baca. Sampe gw kecapekan baca trus ketiduran tapi malah mimpiin tokoh-tokoh di novel ini wkwk... Aranindy beneran jitu mainin emosi pembaca dan pacingnya juga ga ngebosenin, meski kadang ada yg kayak hah ga make sense tapi dimaafin kok.


dan rating minus 1/2 bintang karena aku ga sreg dng penulisan yang mereferensi dua kontestan sebagai 'majikan' dari para staff khusus, padahal lebih tepat dianggap 'klien' sih. Apasi knapa kudu majikan 'kan yang bayar hadiah mereka program tvnya bukan dua cewek itu hhhhh.
Profile Image for Sheira Sharma.
132 reviews4 followers
January 30, 2025
jadi ceritanya ada keluarga konglomerat yang punya anak namanya galen devabrata, sejak remaja orangtua galen ini udah punya mantu pilihan yang menurut mereka terbaik buat anaknya, si mama dengan pilihannya yaitu mari sahir, sedangkan sang papa milih elora pratista. tapi karena galen waktu itu masih sma dan bingung harus milih siapa, orangtuanya ini kasih waktu sampai dia umur 30 tahun buat menentukan pilihan.

seiring berjalannya waktu galen ini lebih condong ke mari sahir, tapi sampai umur 29 tahun mereka belum nikah-nikah sampai orangtuanya ini bikin gebrakan baru, mereka nyuruh galen dan mari ikut sebuah program tv bernama "sang ratu pilihan" bersama dengan elora. awalnya galen nggak mau tuh, apalagi kan dia udah jelas-jelas milih si mari di banding elora yang bahkan udah nggak lama nggak ketemu sama dia. tapi karena satu dan lain hal, akhirnya dia setuju buat join ke acara itu. toh dia ngiranya bakal biasa-biasa aja, endingnya dia bakal berakhir sama mari juga, nggak bakal lah dia sama si elora yang sepanjang ingatannya super annoying dan childish itu. tapi ternyata semua berjalan di luar prediksinya, karena elora yang sekarang dengan tampang garang dan elegan itu sukses mengacaukan hati dan pikiran galen.

gue baca ini karena lumayan suka sama series broadcasting sebelumnya, itu seru dan lucu banget sih sumpah, jadi gue berekspektasi kalau judul ini juga sama, atau paling tidak serupa. tapi ternyata beda, komedi di sini 0%, mungkin karena main characternya sama-sama kuat dan serius. sebenarnya meski nggak ada komedinya pun nggak papa, toh ini bukan novel komedi, tapi gue tetep kecewa karena eksekusinya agak kurang.

konsep acaranya menarik, di bikin mirip sama kerajaan beneran dengan 7 pengawal untuk masing-masing calon ratu dan 7 penasehat buat sang raja. tapi karena itu juga tokohnya jadi banyak banget pusing, belum lagi crew tv sama cameo2 lain di bagian menuju ending. terus konsep acaranya juga nggak jelas ah, yang di highlight part evaluasi mulu tiap minggu, harusnya kan kegiatan mereka selama seminggu itu yang lebih di highlight, itung-itung bonding antar tokoh utama juga biar alasan mereka buat bersatu di ending itu lebih kuat dan masuk akal. selain itu, konflik-konfliknya juga kurang greget, ngapain sih di kasih konflik cameo-cameo itu anjir? kek nggak penting banget sumpah. terus juga part sup di kasih bubuk cabe kurang oke, motifnya apaan coba? pengen buat si elora sakit perut kah? kalau bener pun tetep goblok, kek ngapain lo ngambil resiko yang cukup besar cuma buat liat lawan lo sakit perut? mana setelahnya pun si elora juga baik-baik aja meski udah di makan sampai habis supnya hadeh. makin kebelakang pun bonding antara galen sama elora ini kurang greget, kek apa ya.... gue nggak ngerasain feel bapernya sama sekali.

apalagi si galen ini menurut gue benaran nggak masuk akal, heh om katanya kan intuisi lo bagus ya, dari cara lo membaca setiap pergerakan dan ekspresi elora aja udah cukup membuktikan kalau lo pintar. tapi pertanyaan gue, kenapa lo bisa ga sadar kalo si mari ini agak laen? sedangkan lo kenal sama dia dari kecil dan deket secara romantis sejak sma sampe lo udah mau kepala 3. lebih dari satu dekade lo deket sama dia, S-E-D-E-K-A-D-E tapi lo nggak tau karakter dia yang sebenarnya gimana, itu sangat sangat sangat nggak masuk akal buat gue, mengingat lo dengan mudahnya membaca karakter elora hanya dalam hitungan bulan.

gue sama sekali nggak mempersalahkan lo dengan mudah berpaling dari cewek yang udah lo kenal lebih dari satu dekade buat cewek yang baru lo kenal deket selama 4 bulan doang (walau secara teknis udah tau sejak kecil, tapi baru deket secara personal banget kan 4 bulan) karena gue percaya kalau waktu bukan segalanya, yang deket seabad pun bisa kalah sama yang deket satu minggu doang bahkan, kalau dalam 7 hari itu keduanya bisa nyaman dan saling terbuka, langsung deep talk lah istilahnya. tapi yang gue permasalahan di sini cuma kenapa dia baru sadar kalau ada yang nggak beres dari si mari ini, padahal udah lebih dari sedekade kenel dan deket banget. apalagi chemistry galen sama elora ini juga kurang, momennya cuma yahh begitu doang, tapi tau-tau udah jatuh cinta sejatuh-jatuhnya aja. gue nggak menemukan alasan yang kuat baik dari pihak galen maupun elora sendiri.

sisanya masih banyak banget drama-drama nggak penting, terus kebetulan-kebetulan nggak masuk kayak salah satu pengawalnya elora ternyata kenal deket sama penasihatnya galen, padahal di awal di kasih tau kalau buat jadi pengawal ini melewati audisi karena yang daftar banyak banget mengingat ada iming-iming hadiah 50 juta kalau sang ratu yang mereka kawal menang. yah tapi gue positif thinking aja sih, siapa tau nih orang masuk jalur orang dalam, kan udah biasa terjadi di kota-kota besar. terus juga si elora yang ternyata juniornya si aidan? duh gue lupa namanya, pokoknya main character di series broadcasting sebelumnya yang jadi cameo juga di novel ini, tapi lagi-lagi gue mencoba positif thinking ya mungkin aja lingkaran orang-orang kaya ini sempit, jadi kenal satu sama lain udah hal biasa. terus apa lagi ya, sebenarnya kalau soal plot utamanya tentang keluarga gaya dan agenda perjodohannya yang super fictional banget gitu gue masih bisa paham dan mentoleransi, karena ya orang kaya kan emang ada aja ya agendanya.

gue nggak masalah kok sama novel yang temanya klise, nggak masuk akal, bahkan terkesan cheezy karena tema seklise apapun kalau eksekusinya bagus bakal tetep bisa di nikmati. contohnya kayak series broadcasting sebelum ini dengan hot bachelornya, tapi eksekusinya oke, konsep acaranya bagus, drama antar tokohnya legit, ini sih kebanting banget kalau di sandingin (in my opinion) gue sebenarnya berharap di pertengahan menuju ending bakal ada kemajuan, ternyata enggak, bahkan endingnya pun juga hadehhhhhh, scene mengungkap segalanya di atas panggung final itu juga kurang banget. satu-satunya hal yang bisa gue apresiasi dari novel ini cuma writing stylenya yang bagus, sama kayak novel sebelumnya. terus paling sama pembangunan karakter elora yang kuat, gue suka aja sama ketegasannya. udahh lah segitu aja, jujur kecewa, i expect more than this. walau harus gue garis bawahi kalau semua balik ke selera masing-masing, mungkin ini memang bukan my cup of tea aja, gue agak picky soalnya kalau urusan romance. saran gue silakan baca sendiri aja, pengalaman membaca orang kan beda-beda, siapa tau kalian bakal suka.
Profile Image for Sandy.
308 reviews15 followers
April 29, 2022
Eugh… I thought it’d be better than the first book of the series, but no?
Cringe all the way finishing this book.
Profile Image for Fikriah Azhari.
362 reviews145 followers
December 17, 2024
❝Sang Ratu menyusun strategi dan sang Raja diam-diam melundungi dari belakang supaya nggak ada yang mengacaukan strategi ratunya.❞

❝Lagi pula mana ada antagonis yang akhirnya menang melawan tokoh utama. As the villain, I'll make them resent and hate me.❞

Soma TV telah menyiapkan program baru untuk menggantikan The Chosen One (baca The Supernumerary Project) yang animonya sangat tinggi dan menjadi reality show super populer. Galen Devabrata diharapkan menentukan pendamping hidupnya lewat Sang Ratu Pilihan, menghadapi dua wanita yang sejak dulu digadang-gadang oleh orangtuanya sebagai calon jodohnya. Mari Sahir yang adalah temannya sejak kecilnya, atau Elora Pratista yang "dulu" tak berhenti mengejar dirinya.

Sejak awal Galen sudah menentukan pilihan. Namun, itu jelas sebelum Galen bertemu kembali dengan Elora yang mengikrarkan diri sebagai antagonis dan merasa tidak perlu repot-repot bersikap baik demi menjadi sang Ratu pilihan.

***

Aku suka banget sama konsep The Antagonist Program. Masing-masing kubuh calon ratu punya Pasukan Khusus, sedangkan Galen memiliki Dewan Penasihat. Beneran berasa lagi main kerajaan-kerajaan. Sepanjang baca juga bisa ngebayangin megahnya Puri Kalaha yang bergaya European Classic dengan kamera di setiap sudutnya. Pokoknya puas banget imajinasiku ngebayanginnya beneran kayak lagi nonton reality show!

Sejak baca buku pertama The Broadcasting Series, aku selalu suka sama tokoh utama ceweknya yang nekad dan berani beda WKWKWK, ternyata itu juga masih kurasain di buku kedua ini. Elora keren banget! Nggak banyak drama dan nggak neko-neko. Dia tuh jadi antagonis bukan karena bertingkah semena-mena demi terlihat jahat, tapi karena Mari yang setiap napas dang langkahnya tuh FAKE ABIS! Penonton yang kena air mata buaya Mari pun tertutup mata batinnya dan nggak bisa lihat belangnya itu queenbee-wannabe.

Penonton juga nggak siap sama karakter Elora yang mengintimidasi dengan tenang, makanya kemakan dramanya Mari. Padahal ini kan emang persaingan ya, yakali baik terus dan terkesan ngalah sama lawan. Mari Mari, besok-besok casting Bawang Merah Bawang Putih aja deh.

Terus aku juga suka banget dinamika hubungan Galen dan Elora! Mereka "lawan" yang tepat buat satu sama lain (tapi kan banyak lawan yang berujung jadi pasangan ya...).

Overall suka deh! Bikin mau icip semua buku di seri ini.
Profile Image for Rossa Imaniar.
221 reviews5 followers
May 16, 2025
“Menimbulkan kerusakan dari dalam adalah cara paling ampuh untuk menghancurkan sesuatu.”

“The world is a cruel place. People are much more cruel.”

“Sometimes people who get hurt can only survive by putting the blame to others.”

3.7/5 🌟 untuk novel ‘The Antagonist Program’ karya Aranindy ini. Novel ini adalah novel kedua dari ‘The Broadcasting Series’. Mungkin karena udah baca seri pertamanya, di seri kedua ini aku agak kurang excited. Karena apa? Karena aku bisa menebak bagaimana jalan ceritanya—drama dan konflik yang diciptakan, lalu bakal seperti apa endig-nya...
Kurang lebih aku sudah punya gambaran dari novel series pertamanya. Tapi, walau begitu, aku tetap merasa terhibur saat baca novel ini. Aku bisa merasakan emosi yang disajikan dalam novel ini.

Sama seperti di series pertama, di series kedua ini juga bercerita tentang pencarian jodoh. Hanya saja di series kedua ini, kandidat jodohnya nggak sebanyak di series pertama.
Jadi, program reality show kali ini bernama SRP alias ‘Sang Ratu Pilihan’. Di mana calon jodohnya cuma ada dua, dan keduanya orang yang dikenal oleh si pencari jodoh.

Adalah Galen Devabrata, yang merupakan pewaris Andrawina Group—one of the most famous consumer goods di Indonesia, dipaksa orang tuanya ikut program realty show untuk mendapatkan jodoh terbaik, mengikuti jejak temannya, Aydan Dirgantara, yang sukses mendapatkan jodoh pilihan terbaik di program sebelumnya, yaitu TCO—baca di series pertama.

Mari Sahir dan Elora Pratista adalah dua kandidat yang dipilih untuk menjadi calon istri Galen. Sama seperti Galen, keduanya juga berasal dari keluarga berstatus sosial tinggi. Dan, sama seperti di series sebelumnya, salah satu dari mereka menjadi pihak yang tak ingin dipilih oleh si tokoh utama pria. Jadi, salah satu dari mereka ini hanya sekedar ikut program realty show, demi untuk menyukseskan perjodohan tersebut.

Nah... Bisa ditebak kan siapa yang bakal di pilih Galen?? Ya.. Walau bisa menebak ending-nya bakal seperti apa, tetap saja novel ini rekomen buat dibaca. Karena drama dan konflik yang disajikan cukup bikin greget...
Secara keseluruhan, novel ini cukup menarik. Bisa dibaca dalam sekali duduk. So, buat kalian yang penasaran gimana jalan cerita perjodohan Galen, Mari dan Elora, langsung aja baca novel ‘The Antagonist Program’.. 😊
Profile Image for Tira Lubis.
298 reviews4 followers
July 16, 2025
4,5🌟

"Pemenang sesungguhnya itu bukan orang yg duluan sampai di garis fimish, melainkan orang yg melalukan sesuatu di luar ekspektasi orang lain."

Melanjutkan kesuksesan program The Chosen One (TCO), SomaTV kembali membuat program reality show terbaru. Kali ini berjudul Sang Ratu Pilihan (SRP). Bintang utama kali ini adalah Galen, Mari dan Elora.

Galen diharapkan oleh kedua orang tuanya bisa menikah dengan salah satu dari mereka. Galen memang sejak awal berteman dan dekat dengan Mari, hanya saja Galen menghindari Elora semasa SMA karena menganggap Elora sosok gadis yg kekanakan.

Setelah bertahun-tahun berlalu mereka dipertemukan lagi di acara SRP demi memantapkan hati Galen untuk memilih calon istri. Siapa sangka Elora yg dulu dikenal Galen sangat berbeda dengan Elora yg saat ini ditemuinya. Lalu siapakah yg akan Galen pilih sebagai calon istrinya?

Udah lama sejak terkahir aku baca broadcasting series yg pertama, tiba-tiba kepengan aja baca lanjutannya, dan aku suka banget dong sama novel ini.

Konsep reality show disini hampir sama dengan yg ada di novel sebelumnya, hanya saja yg berbeda peserta wanitanya hanya dua orang dan mereka didampingi beberapa pasukan khusus yg terdiri dari beberapa pelayan, hair stylish, makeup artist dan fashion stylish. Dan dari sisi Galen juga terdapat beberapa penasihat yg ditugaskan membantunya menentukan pilihan.

Sepanjang baca novel ini aku berasa kayak nonton reality show beneran, ketegangan dan intrik yg terjadi disini seru banget buat diikuti, juga beberapa plot twist yg menambah keseruan di novel ini.

Terlebih dua pemeran utama wanita disini yg karakternya sangat bertolak belakang, yg semakin menambah warna di novel ini. Disaat yg satu berusaha terus unggul yg satu justru cari-cari masalah dengan berusaha menjadi pemeran antagonis.

Sosok Galen disini juga aku suka banget, keputusan-keputusan yg dia buat utk acara SRP dan orang-orang yg terlibat didalamnya cukup mengesankan dan kadang ga masuk akal tapi berakhir keren banget.

Apalagi sikap Galen saat dia sudah menentukan pilihan ke salah satu peserta, duh love language nya Galen ini bikin baper banget 😍.
🎥
Endingnya aku suka banget, walaupun memang ketebak tapi ga mengurangi kepuasanku membaca novel ini. Hanya saja aku pikir bakal ada penjelasan sedikit yg melatarbelakangi sifat dan sikap Mari selama ini. Selain itu aku suka banget pokoknya sama novel ini.
🎥
Overall aku menikmati banget baca novel ini. Ceritanya seru, bikin baper, tulisannya juga page turning banget. Pokoknya menyenangkan deh baca novel ini. Recommended 👍👍
Profile Image for Harumichi Mizuki.
2,430 reviews72 followers
August 13, 2024
And CUT! Let's wrap everything! XD

Kueren. Di buku keduanya, makin keren aja nih Broadcasting Series. Pesan moral: yang terlihat baik belum tentu beneran baik dan yang terlihat jahat belum tentu beneran jahat terasa lebih keras didengungkan The Antagonist Program.

Aranindy adalah salah satu penulis perempuan cerdas yang aku tahu. Caranya dia memainkan emosi pembaca dengan trik psikologis yang bertebaran di sepanjang cerita beneran bikin terpukau. I guess every writer wants to have ability like Aranindy's.

Semua trik psikologisnya di sini terkesan sangat natural, begitu juga motivasi para tokohnya. Sayang formatnya novel, ya. Kalau komik berseri ala Jepang, mungkin backstory para Pelayan juga bisa disorot satu demi satu.

Dan aku paling suka prinsip yang diajarkan ayah Elora pada anak perempuannya: "Brain, money, and power (and love to keep the harmony) - we need that to protect someone."

Whoah.

Ada banyak karakter perempuan mengagumkan yang pernah aku baca di berbagai fiksi. Baik buatan lokal maupun luar negeri. Tapi rasanya baru kali ini aku kena girl's crush akut ke tokoh perempuan fiksi.

I love you, Elora! Caranya dia bisa tenang menghadapi berbagai situasi dan intimidasi benar-benar mengagumkan. Gimana caranya biar bisa jadi seperti itu? Maoooooo!
Profile Image for dira.
89 reviews32 followers
October 7, 2022
sorry but i prefer The Supernumerary Project to this one. meskipun aku suka banget karakternya Elora yang strong, tapi menurutku jadinya cuma itu aja yang stand out. karakter Galen rasanya kurang diulas lebih dalam, jadi ketutup sama bold-nya Elora.

terus juga terlalu banyak kebetulan-kebetulan dalam hubungan mereka yang at some parts jadi kelihatan maksa (tau nggak sih yang kalo Elora lagi ada dialog terus tiba-tiba kepotong kayak gini “Blablabla—“ terus tau-tau langsung muncul Galen, atau tiba-tiba ada adegan penting), dramanya juga beberapa ada yang cringe, beberapa part dalam cerita kelihatan rush sehingga aku gatau ini dampaknya apa ya buat cerita?

tokoh-tokohnya juga terlalu banyak tapi penggambaran karakternya “nanggung” dan kurang membekas, mulai dari crew SRP sampe pasukan khusus dan penasihatnya (entah kenapa meski di The Supernumerary Project juga banyak tokoh, tapi disana lebih mudah dihafal dan perbedaan antar karakternya juga lebih menonjol daripada di buku ini). makanya pas baca ini jadinya too flat buatku.
Profile Image for Michelle.
46 reviews2 followers
May 30, 2022
Awal-awal karakter Galen ini gak beda jauh sih sama Aydan di TSP, tapi begitu pertengahan mulai menarik. Dan jujur, agak eneg banget sama karakter Mari dari awal. Baik, ramah, perhatian errrggghh... somehow 'sisi kesempurnaan' itu malah kelihatan fake banget, asli. Tapi demen sih karakter Elora.

Anyway, bagian eksekusi konflik agak bikin mengecoh gitu. Menurutku agak terlalu banyak clue di awal, kadang sampai lupa jadi begitu puncak dan eksekusinya rada bingung sendiri dan mesti rewind dikit. But it's okay. 😙

Overall, ini good one. Lebih seru dari buku pertama! 🤩
Profile Image for Nureesh Vhalega.
Author 20 books151 followers
July 29, 2021
Sukaaaa. Tipe ringan dan menghibur. Plotnya rapi. Naik-turunnya pas. Teknis pun nggak tabrak lari, cuma ada saltik dikit-dikit.

Menceritakan tentang Elora (I really love her name!) yang berniat jadi tokoh antagonis di acara reality show Sang Ratu Pilihan. Nah, SRP ini memperebutkan Galen. Saingan Elora adalah Mari. Detailnya cek sendiri. Pokoknya aku suka perubahan perasaannya Galen-Elora. Aku juga suka foreshadowing sepanjang bukunya. Memang ada beberapa hal yang menurutku too much, tapi nggak mengganggu. Aku menikmati banget. Bacanya ngalir. Penulisnya fix oke banget, ngerti teknik nulis jadi aku merasa sedang piknik wkwkwk.
Displaying 1 - 30 of 162 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.