Based on the book "Les Cinq font de le brocante" by Claude Voiler, Serge Rosenzweig and Bernard Duffossé bring alive Enid Blyton's lovable characters from The Famous Five in a comic book form!
When a mysterious talking statue arrives unexpectedly from South America at Kirrin's antique shop, it attracts not only the attention of the Famous Five but also that of some rather suspicious characters. Why is there so much interest in this carving, and who is behind the attempts to steal it? The Five are soon on the trail!
I loved Famous Five as a kid and re-reading the comics as an adult is a lovely nostalgia trip. The comics are a bit dated, of course, but apart from that they are a lovely read.
Sebuah museum di Bolivia kehilangan sejumlah barang langka yang tak ternilai harganya. Barang-barang tersebut diduga dijual di luar wilayah Bolivia. Salah satu yang hilang adalah Matahari Inka. Lima sekawan secara tak sengaja terlibat dalam hal ini karena berteman dengan seorang pedagang barang antik di Kiriin, James Forrester.
Toko James Forrester sering mendapat kiriman barang antik dari berbagai tempat, salah satunya dari Bolivia. Salah satu barang yang ada di toko James adalah Patung Dewa Matahari yang bisa bicara dari Bolivia. Sebenarnya itu hanya patung biasa yang memiliki rongga sehingga seakan bisa berbicara dengan suara menggelegar. Bukan patung itu yang membuat Lima Sekawan menjadi curiga pada Forrester, tapi untuk apa membuat iklan tentang patung yang tak bisa dijual. Ditambah lagi tingkah lakunya yang mendadak aneh.
Mungkin karena sudah terlalu lama berkenalan dengan sosok Lima Sekawan, begitu ada sedikit yang berbeda menjadi hal yang mengganjal buat saya. Untuk versi Voiler memang hanya sedikit butuh penyesuaian. Terutama sekali melihat sosok George yang lebih menonjol dibanding yang lain.
Tapi untuk versi cergam, saya merasa tidak nyaman melihat goresan wajah mereka. Bagi saya, Julian, Dick, George dan Anne menjadi sosok remaja yang jahil, suka betingkah seenaknya, sedikit bengal. Intinya sosok lembut, cinta sesama dan ramah hilang. Mau bagaimana lagi. Setiap orang memiliki persepsi yang berbeda terhadap sosok Lima Sekawan. Mungkin begitulah yang ada dalam bayangan ilustrasi cergam ini.
Man, this brought to mind all those times I spent reading the Famous Five series. The authors have done a really good job, especially with their expressions! I loved how everyone's faces were drawn during a situation!
Classic mystery case. Bad guys get caught. Happy ending for all.