Jump to ratings and reviews
Rate this book

Starting Over

Rate this book
Hubungan mereka hanya berlandaskan physical attraction, awalnya Prita mengira begitu, Hanya ketertarikan fisik semata. Tidak lebih. Dia mengagumi Erlan yang tampan dengan setela kantor yang membuatnya terlihat sempurna. Namun, waktu telah membantu dia menyadari bahwa perasaannya kepada laki-laki itu mulai berkembang.

Hanya ketertarikan fisik, Erlan mendengar pengakuan itu berulang kali dari mulut Prita. Sementara dia sendiri gamang atas perasaannya, Dia nyaman berada di sisi putri tunggal bosnya itu. Akan tetapi, logika terus mengingkari rasa bahwa dirinya telah jatuh cinta kepada Prita.

Ya, tidak ada jatuh cinta dalam kamus Erlan, awalnya begitu. Namun, apa yang kira-kira tidak bisa dilakukan oleh kekuatan cinta?

394 pages, Paperback

First published October 1, 2019

54 people are currently reading
485 people want to read

About the author

Titi Sanaria

32 books203 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
168 (28%)
4 stars
251 (42%)
3 stars
150 (25%)
2 stars
21 (3%)
1 star
5 (<1%)
Displaying 1 - 30 of 110 reviews
Profile Image for Katherine 黄爱芬.
2,422 reviews291 followers
October 16, 2019
Finally!!! Ada novel romance Indonesia yg bikin saya puas.... puas... puas.... hehehehe.... Walaupun banyak penulisan yg kurang kata yg bikin saya bacanya mirip naik mobil dgn jalanan penuh polisi tidur.

Prita Salim adalah putri tunggal konglomerat, sudah terbiasa manja dan mendapatkan apapun keinginannya. Tapi tidak demikian saat berhadapan dgn Erlan, tangan kanan ayahnya anak emas ayahnya. Prita langsung tersulut rasa dengki lumayan akut. Wajar sih... Gw aja dulu ngambeg berhari-hari waktu nyokap gw membandingkan gw dgn anak tetangga. Kalau udah begini biasanya timbul pula asumsi-asumsi buruk dan seenaknya ttg ybs. Gw ketawa-ketawa saat Prita menuduh Erlan dgn segenap ke-iri-hati-an-nya, bukan krn gak empati dgn Erlan, tapi sbg wanita kita kerap begitu kan kpd org yg tidak kita sukai (padahal kita suka dia di alam bawah sadar kita)?

Dan surprise-nya Erlan bergeming, tidak meladeni usaha kekanak-kanakan Prita utk memprovokasinya supaya emosi. Pengecualian soal ciuman mereka, Prita terkejut bhw Erlan yg selama ini dianggapnya spt Tuan Robot yg gak berperasaan, workaholic dan irit bicara, ternyata bisa mengguncang hatinya. Jadi Prita melakukan siasat "jalan bareng" yg ribet. Kenapa ribet? Dibaca aja deh, dijamin koplak.

Hubungan mereka gak selalu mulus, banyak turun naiknya juga tetapi semuanya diselesaikan secara dewasa dan kuncinya memang kesabaran dan komunikasi. Saya salut pada author yg bisa memadankan kombinasi dua kepribadian yg bertolak belakang ini. Prita yg manja ini suka kepo-an dan ikut campur sekaligus menderita syndrome yg ingin lepas dari bayang-bayang kebesaran nama dan harta ortunya. Sedangkan Erlan adalah sosok yg menampilkan sisi introvert dan bikin org segan, tetapi sangat kompeten. Ada saatnya orang bertingkah buruk tetapi dibaliknya nggak seburuk yg ditampilkannya, begitu pula sebaliknya.

Dan yg menjadi maskot di novel ini adalah ORLIN!!!! Yay yay yay... saya suka dgn asisten yg satu ini, walaupun songongnya keterlaluan tapi jujurnya juga gak ketulungan. Setiap perkataan yg dilontarkannya nyaris bikin saya ngakak mulu. Semoga novel-novel author yg lain juga bikin saya happy ketawa-ketiwi saat membacanya.

Stars: 4.2 *
Profile Image for Sulis Peri Hutan.
1,056 reviews298 followers
November 6, 2019
Review lengkap: https://www.kubikelromance.com/2019/1...





Prita Salim selalu mendapatkan apa yang dia inginkan, dia terlahir dengan sendok perak, dia anak tunggal yang sangat dimanja orangtuanya. Namun, ada satu hal yang tidak bisa dapatkan dengan mudah, perhatian mantan tungannya, Erlan. Erlan bisa dibilang anak emas ayahnya, selain menjadi kepercayaan di perusahaan, orangtua Prita sangat ingin menjodohkan mereka, yang sudah dicoba tapi gagal karena kasus yang menimpa Prita dulu, yang membuatnya harus mendekam di penjara untuk beberapa saat.

Erlan sendiri awalnya tidak tertarik dengan Prita, dia tahu Prita anak manja dan suka melakukan apa yang dia mau tanpa berpikir dahulu, tapi lama-lama kelakuan Prita membuar Erlan jenggah juga, terlebih menuduhnya berusaha merebut perhatian Bastian, karena Prita sedang main makcomblang Orlin dengan asistennya tersebut. Erlan pun membuktikannya dengan mencium Prita. Hal tersebut menjadi awal ketertarikan keduanya sampai akhirnya membuat kesepakatan 'jalan bareng'.

Namun, Erlan takut kalau perasaanya akan berkembang jauh, dia tidak ingin seperti seseorang di masa lalunya dulu, yang bisanya hanya menyakiti. Sedangkan Prita tidak yakin kalau hubungan mereka akan bertahan lama, terlebih mengetahui kalau Erlan pernah menjadin hubungan dengan Felis, penyanyi yang lagi naik daun dan sangat menarik, tahu kalau hubungan mereka tidak akan mudah diputus.
"Cinta itu nggak lantas bisa hilang karena lo nggak mau jatuh cinta sama orang itu. Kalau gitu cara kerjanya, nggak akan ada orang patah hati dan galau menahun."
"Cinta itu mggak kayak barang, Mbak. Kalau sudah nggak ingin dilihat tinggal dimasukin ke tong sampah, langsung dibuang, dan otomatis terlupa. Enak banget kalau cara kerjanya kayak gitu. Seminggu kita bisa jatuh cinta dua sampai tiga kali."
Pertama tahu tentang Prita dan Erlan ini waktu baca Bec & Becca, tapi waktu itu belum sempat selesai baca, cerita sudah terlanjut dihapus penulis, hahaha, jadi bisa dibilang benar-benar mulai dari awal lagi perkenalan tentang mereka. Yang bikin saya tahu bakalan suka banget sama cerita ini adalah waktu baca bab pertamanya, saya sangat tertarik dan biasanya penilaian saya nggak pernah salah kalau sudah merasa kesenangan sejak baca bab pertama. Dan bagi saya pribadi, buku ini cukup berbeda dengan tulisan Titi Sanaria yang lain, walau khasnya tetap melekat.

Dari segi karakter para tokohnya dulu. Untuk Prita Salim, nggak jauh berbeda dengan karakter cewek yang pernah dibuat penulis, penuh prasangka atau asumsi yang belum tentu benar adanya yang akhirnya nanti menjadi masalah utama. Namun hal tersebut nantinya bukan menjadi konflik utama, hanya sebagai pemicu perkembangan hubungan Prita dengan Erlan. Yang menarik adalah karakter Erlan, ini yang saya maksud berbeda tadi.

Secara garis besar di semua novelnya, tipe cowok yang sering digambarkan penulis itu seperti Ben, atraktif, tipe yang mengejar terlebih dahulu, tidak mudah menyerah. Erlan ini, kalau mengutip kata Prita, seperti robot, dia cenderung cuek dan dingin. Di awal banyak adegan yang membuat Prita harus berusaha keras menarik perhatian Erlan saking cueknya, bahkan sampai mengira dia gay. Dan tentu saja yang paling menarik adalah latar belakang hidupnya, yang membuatnya keras seperti sekarang.

Karakter lainnya juga cukup menarik, khususnya Orlin, sayang Bastian tidak banyak dibahas, siapa tahu bakalan ada novelnya tersendiri. Backgroundnya Orlin cukup menarik tuh, dari panti asuhan, cewek kikuk dan sering nabrak meja dan memecahkan barang yang sedang dipegangnya waktu ketemu gebetan dipasangkan dengan cowok yang kekinian banget. Felis dan Ardhian juga punya modal yang kuat untuk tema si kaya dan si miskin, hihihi. Kalau kalian sertia baca tulisannya Titi Sanaria, selain mendapatkan kisah cinta yang ringan sebagai teman minum kopi atau teh. Titi Sanaria juga punya universe untuk tulisannya, di mana ada benang merah dengan bukunya yang lain.

Kekurangannya, sama seperti sebelum-sebelumnya, tambahan ceritanya kurang panjang, hahahaha. Saya selalu berharap lebih dari satu epilog, biar perbedaan dengan wattpad cukup bayak. Sama covernya, saya kurang begitu suka. Entah ya, novel sebelumnya dari desainer yang sama saya juga kurang suka. Sarannya masih sama, pemilihan voting cover mungkin bisa menjadi solusi.

Starting Over dulu waktu masih di wattpad menjadi salah satu cerita yang paling saya tunggu. Saya suka bagaimana penulis membuat perkembangan hubungan Prita dan Erlan dan yang paling penting bagaimana Erlan menghadapi masa lalunya, ketakutannya. Hampir tidak ada yang berbeda dengan versi wattpad, hanya saja ada tambahan epilog kalau kalian membaca versi cetaknya. Tetap saja Starting Over sangat saya rekomendasikan, terlebih bagi kalian yang mulai jenuh dengan trulisan Titi Sanaria kalau merasa itu-itu saja yang disuguhkan atau pembaca pemula.
Profile Image for Pauline Destinugrainy.
Author 1 book265 followers
October 16, 2019
Kebiasaan saya tiap Senin pagi itu adalah mengecek buku baru apa saja yang muncul di GD. Pas lihat novelnya Titi Sanaria yang terbaru ini, tentu saja langsung saya unduh. Pas siangnya saya lihat lagi novel ini sudah ga ada di GD. Nggak tahu kenapa, tapi saya sih bahagia karena sudah tersimpan di hape saya....hehe.

So... seperti biasa, saya suka dengan karya Titi Sanaria. Termasuk yang satu ini. Meski awalnya saya merasa seperti membaca Harlequin minus adegan-adegan panasnya. Maksud saya konfliknya agak mirip dengan HQ. Tokoh utama yang menyimpan masa lalunya sedmikian rupa sampai mempengaruhi cara pandangnya terhadap cinta.

Erlan adalah orang kepercayaan Johny Salim. Kepercayaan Johny terhadap Erlan mungkin melebihi kepercayaannya pada anak tunggalnya sendiri, Prita Salim. Tidak heran jika Johny menginginkan Erlan menjadi menantunya dan membuat mereka bertunangan. Prita sendiri tidak habis pikir bagaimana harus menghadapi Erlan yang seperti robot, tidak punya perasaan. Prita bahkan mencoba membuat taruhan chekk-in di hotel dengan seorang artis hanya untuk membuat Erlan cemburu. Yang ada artis itu ditemukan tewas di hotel, dan Prita yang menjadi tersangkanya. Untungnya ada Erlan yang membereskan kasus itu, sehingga Prita dinyatakan tidak bersalah. Meski sempat merasakan tinggal di tahanan. Kejadian itu ditambah beberapa hal lain membuat Prita memutuskan pertunangan dengan Erlan.

Prita memutuskan untuk tidak lagi mendekati Erlan. Lebih dari itu dia meyakini bahwa Erlan betul-betul manusia robot tanpa perasaan. Meski kedua orang tuanya mencoba terus menjodohkan mereka, Prita tidak ingin dekat dengan pria yang tidak bisa memahami perasaannya. Di sisi lain, Erlan juga merasa dirinya tidak pantas untuk disandingkan dengan anak atasannya itu. Hutang budinya pada Johny Salim terlalu besar untuk ditukar dengan posisi menjadi menantu. Lebih dari pada itu, Erlan tidak ingin menempatkan Prita dalam posisi ibunya. Erlan tahu dalam darahnya ada gen ayahnya yang pemberang dan suka menyakiti wanita. Tidak mungkin dia berlaku seperti itu pada Prita.

Baik Prita maupun Erlan ini punya asumsi dan kesimpulan masing-masing, sampai sebuah ciuman membuat Prita memutuskan untuk mengejar Erlan. Tapi memang karakter Erlan ini lempeng kayak kayu sih... menggemaskan membaca interaksi keduanya. Namanya perempuan ya, pengen juga diperjuangkan, dikejar apalagi sama pria yang disukainya. Belum lagi ada muncul wanita lain yang menjadi penghalang antara Erlan dan Prita,

Tapi yang lebih menggemaskan itu si Orlin, asistennya Prita. Sok tahu, tapi juga suka kikuk menghadapi cowok yang disukainya. Pengen deh ada spin off ceritanya si Orlin ini. Jadian nggak sih dengan Bastian?
Profile Image for Seffi Soffi.
490 reviews143 followers
March 12, 2020
4.5🌟

"Merindukan seseorang, terutama orang yang hanya melihatnya sebagai tanggung jawab ternyata tidak lebih baik daripada merasa patah hati." - Hal. 196⁣

Yang udah baca Ben dan Becca, pasti tahu dong sama Prita? Anak Jhony Salim yang kesandung masalah pembunuhan artis. Nah di cerita ini, tentang Prita sama Erlan si robot kaku.⁣

Kasus yang dialami Prita, emang membuat dia agak menarik diri. Untungnya Erlan sang tunangan bisa membuktikan kalau dia nggak bersalah. Tapi ikatan mereka berakhir juga, karena Prita emang memutuskan tali pertunangan itu. Sekarang Prita lagi menata lagi kehidupannya, meski begitu Erlan tetap mengawasinya. Ya Prita harus selalu diawasi oleh Erlan karena titah dari orang tuanya.⁣

Erlan ini seolah bodyguard bagi Prita, ngobrol sama Erlan selalu adu debat. Ya tuan robot ini emang hobi banget buat Prita kesal. Dan di sinilah kedekatan mereka, meski emang terlihat biasa aja tapi di dalam hati mereka nggak ada yang tahu sih. Gimana ya, berhasilkah Prita menaklukan hati tuan robot?⁣

Gaya bercerita penulis emang udah khas banget, dan di sini gaya bercerita pun menarik lebih luwes aja gitu. Tema yang diangkat emang cukup umum, tapinya ceritanya bikin gregetan dan baper.⁣

Karakter tokohnya, kusuka sama Prita meski emang kasus kemarin emang nggak mudah tapinya dia kuat. Rasa percaya dirinya dia oke, baik dan sikap agresifnya ini yang kusuka. Dia emang pengambil inisiatif yang bagus klo menyangkut si tuan robot. Erlan si tuan robot ini emang pas banget dijuluki begitu, sikap dia yang kaku dan tegas emang punya pesonanya tersendiri bikin gregetan, meski kadang kesel sama pikiran dia. Untuk tokoh lainnya porsinya pas, karakternya pun berkembang dengan baik dan konsisten.⁣

Gaya bahasanya ringan dan mengalir. Memakai sudut pandang orang ketiga penulis menceritakan tokohnya dengan baik, perasaan para tokohnya pun ngena banget.⁣

Interaksi antartokohnya tuh, hangat, rame dan seru. Apalagi kalau Becca sama Prita udah ngobrol, pecahlah. Chemistrynya pun berasa banget, feelnya dapet. Erlan ini manis sekaliii, pokonya iri klo liat ke-uwu-an mereka 😍.

Dan untuk konfliknya ini romansa cinta dan konflik batin yang sangat kuat. Gemes sama dua-duanya yang selalu denial, kalau Erlan emang wajar sih ya karena mindset masa lalu tentang dirinya ini susah banget buat dilupakan. Apalagi masa lalu yang meyakitkan itu sulit untuk diabaikan begitu saja. Aku suka sih cara Prita meyakinkan Erlan. Ah mereka bener-bener bikin baper! Eksekusi konfliknya apik dan pas banget, endingnya sukaa banget 😍😍.

Overall, aku suka banget ceritanya! Rekomen buat cari bacaan roman manis dan baper, silakan kenalan sama Tuan Robot 🕴.
Profile Image for Leila Rumeila.
994 reviews28 followers
September 5, 2021
Buku ke-2 Titi Sanaria yg dibaca setelah Dirt on My Boots!
Mmm jujur masih belum nemu kecocokan taste sih sama buku2nya.
Gue pikir tropenya bakal pure hate-to-love tapi kayanya lebih terasa friends with benefitnya.

Apalagi di buku ke2 ini karakter2nya lebih annoying bagi gue pribadi.
Erlan yg bikin gregetan karna sering denial.
Prita yg terlalu childish dalam menyikapi segala hal.

Untuk alurnya pun gue merasa berputar-putar di situ2 aja, sampe capek sendiri bacanya. What's the problem exactly? Sama2 suka tapi kok dibikin ribet bangettttt sama tokoh2nya.
Profile Image for Lia.
515 reviews12 followers
December 2, 2020
Ngga nyangka sesuka ini sama tulisan kak Titi Sanaria, dari awal udah aku jamin bakal suka sama gaya tulisan dan pengembangan karakternya. Apalagi hubungan enemies to lovers nya Prita dan Erlan.

Memang bukan kisah cinta yang wahh gimana, karena plot seperti ini ada beberapa karya yg pakai juga, tapi hebatnya tulisan Kak Titi bisa mengalir aja, dan beberapa kata-kata atau dialog yang 'jleb' nusuk banget deh 🤭.
Profile Image for Amaya.
746 reviews58 followers
September 26, 2023
Actual rating: 3,8

Baca ulang karena nggak ingat plot keseluruhan.

Well, kayaknya ada bagian yang memang sengaja dipotong, ya, karena pembukaannya udah heboh, tapi seolah udah lampau nggak perlu dibahas lagi. Mungkin disediakan cerita sendiri entah di platform mana, yang pasti ya agak disayangkan bagian yang bagiku bisa jadi daya tarik dan krusial malah diambil buat melengkapi plot utama.

Oh ya, kayaknya aku suka buku TS yang ini karena walaupun ada guyonan dewasanya, tumbenan nggak sampe bikin iritasi mata dan hatiku wkwkwk. Udah gitu karakter Erlan nggak yang berlebihan banget kalo datar. Menyebalkan sih, emang pas diajak ngomong sahutannya singkat-singkat, sekaku apa pun kepribadiannya, tapi Erlan memang lebih ditujukan buat act more talk less, jadi sah-sah aja. Nggak terlalu bikin kesal, lah.

Soal Prita ... hmm, somehow memang sifatnya nggak mau ngalah dan nyebelin, sih. Tapi, di sini dikasih alasan kenapa dia begini dan begitu. Jadi, terjawab sudah. Perubahannya setelah ada kasus itu juga bagus, kusuka dedikasinya ke passion. Tipe cewek yang tahu bagaimana memanfaatkan privilesenya buat pekerjaan dan bakat.

Berharap ada extra chapter tentang Orlin dan Bastian, sih. Lucu juga si Orlin.

***

Seru banget! Kayaknya memang trope begini jadi bacaan favoritku haha. Sepanjang buku dibuat terombang-ambing sama Prita. Kadang sebel kalau sudah mode anak tunggal seorang kolongmerat, tapi di sisi lain ikut gemas juga karena sering lempar omongan yang memancing marahnya sendiri ke Erlan.

Anyway, aku suka dengan penulisan Titi Sanaria dan bakal baca karyanya yang lain. Cuma ada satu hal yang agak mengganggu di sini; soal keterlibatan Prita yang gencar mencomblangkan Orlin sama Bastian. Kayaknya terlalu banyak mengambil porsi cerita saja dan menurutku sosok Orlin di awal dan akhir sangat berbeda, kayak ada dua karakter begitu. Tapi Orlin versi akhir-akhir mood banget, kocak xD
Profile Image for Caca.
106 reviews1 follower
May 19, 2025
Sangat page turner cocok kalo mau bacaan ringan, sangat langka aku bisa selesain buku 400 halaman dalam waktu singkat.

Karakter Prita disini lucu banget especially diawal cerita beneran gemesin nunjukin kalo dia anak tunggal kaya raya dan juga mengingatkan aku sama karakter Cher dari movie clueless dan dinamic Erlan dan Prita diawal cerita juga mirip Cher sama Josh.

Some parts ada yang terlalu dramatis apalagi tentang masa lalu Erlan dan latar belakangnya cukup plot twist but for me a bit like sinetron but that's okay karena aku cukup menikmati ceritanya.
Profile Image for Tiny Shen 沈帝妮.
1,251 reviews34 followers
March 3, 2020
Starting Over - Titi Sanaria 🌟🌟🌟🌟

- Setelah nikah, laki-laki itu harus memilih salah satu dari dua hal. Menjadi orang yang teguh mempertahankan pendapat yang dia anggap benar atau menjadi bahagia. -

Ini buku TS FAVORIT AKUHHH!!! Luar biasa.. 😍
Perkenalan tokoh utama buku ini ada di Ben & Becca. Penasaran sih sama Erlan ini yang emang kyk robot, emotionless.
Ditambah Prita yang bawel banget gitu. Interaksi dua tokoh di sini bikin gemeeeeesssss dan lucuuuu juga.

Setelah kasus Prita yang "mengguncang" seluruh Indonesia, pertunangan Prita & Erlan akhirnya dibatalkan. Tapiii, Prita ajak "jalan bareng", yang udah bosen duluan boleh bilang Game Over. Cuma ga ada yang nyangka kalo yang tadinya permainan bisa berubah jd perasaan mendalam..

Aku sukaaa Erlan dan salut sama Prita. Erlan ini tipe idaman sih. Ga banyak ngomong tapi lgsg action. Kalo pasangan lagi cerewet yaudah diem aja dulu. Yang paling penting bisa KERJA donk. 😘 Prita juga bisa bikin Erlan yang tdnya kalo ngomong cuma sepatah dua patah kata kyk robot malah jd bawel juga. Paling seru kalo mereka udh mulai berdebat. Prita jg bs membuktikan bahwa dia bukan anak manja yang hanya bisa mendompleng nama keluarga.

P. S : Semoga Orlin bisa menarik perhatian Bastian yaaa.. Kasian Orlin udh jatuh bangun diomelin sana sini. 🤣 Tapi jika tak ada Orlin ga bakalan seru jg buku ini. 😁
This entire review has been hidden because of spoilers.
212 reviews2 followers
April 8, 2020
Ngikuti cerita ini diwatty&karya ini yg bikin mbak titi ngancam ga boleh nodong kapan upload cerita karena ga suka diburu2..kalo ada yg nodong&ngasi jalan cerita,pasti disuruh ngehapus ma fans sierlan garis keras.ceritanya bagus sih.erlan yg cool dan prita yg manja abis tp mencoba mandiri.pastix geregetan ma orlin yg selalu siap sedia ngecut romantis2nya erlan.
Lmyan keganggu saat dikit2"anak pa jony salim&yura salim".iya mbake dikau horang kayah.
Beberapa bagian yg ky ngegantung gitu.g cpt diselesaiakan tp berlarut2.
Profile Image for Nur Fadilla Octavianasari.
565 reviews45 followers
March 14, 2020
#2020-[13]

Kaya baca cerita bersambung, cuman beda main character aja. Untunglah ga salah baca yang ini dulu jadinya bisa dapet jalan ceritanya.

Ngelanjutin kisah dari Ben & Becca, jadi ternyata side story antara Prita Salim dan Erlan berlanjut disini ya guys. Yups, Prita si temen Bec yang dituduh bunuh astis yang lagi beken itu, yang kasusnya diwakilin sama kantornya si Ben. Karena berita itu masih bikin trauma meskipun Prita dinyatakan nggak bersalah dan pembunuh sebenernya udah ketangkep tapi bapak dan emaknya Prita sementara mau Keep Prita biar “nggak berulah” yah demi nasib Prita sik, secara doi anak semata wayang yang bakalan mewarisi semua kekayaan Salim Group.

Jadi pada akhirnya perjodohan antara Prita dan Erlan akhirnya dibatalkan atas persetujuan keduanya. Meski gitu si emak tetep punya seribu cara buat bikin Prita dan Erlan dekat, salah satunya bikin Prita kerja di kantor bapaknya, tapi dibawah pengawasan Erlan. Pandangan mencemooh Erlan ke Prita sering bikin cewe itu naik darah, belom lagi sikap bodo amat Erlan soal ejekan-ejekan Prita yang semakin bikin gadis itu jengkel. Tapi who knows perasaan Erlan gimana eh?

Setelah project ulang tahun perusahaan yang sukses besar dan menujuk Prita jadi PIC sedikit banyak bikin Prita dan Erlan jadi dekat. Prita akhirnya memutuskan untuk hengkang dari perusahaan Papa dan mewujudkan mimpinya—bikin butik hasil rancangannya sendiri. Well tentu saja lagi-lagi Erlan berperan besar dalam mewujudkan ruko 3lantai itu jadi butik yang diidamkan Prita. Selama proses pengerjaan butik ini banyak physical attraction antara keduanya, tapi ya tetep aja denial semua padahal percikan cinta itu sebenernya udah berkecambah.

Setelah curhat ama Bec, akhirnya Prita bodo amat dan milih give them a try, she means dia dan Erlan. Bilangnya nggak pacaran sik, cuma jalan bareng tapi ya gitu bonus kissing peluk dan makan malam bareng tiap malam. Meski mencoba keep it secret dari asistennya dan orangtuanya nyatanya hubungan mereka terendus juga. Puncaknya saat Prita ngelihat Erlan dicium cewe lain dari masa lalu yang bikin Prita cemburu berat dan akhirnya mengakhiri semua permainan yang dia mainkan sama Erlan. Erlan yang awalnya nggak tau menahu jadi bingung berat, apa iyaa semua yang terjadi diantara mereka cuma main-main dan nggak ada artinya buat Prita? Setelah berkali-kali mencoba, dan setelah meyakinkan kedua orangtua Prita akhirnya Erlan berhasil dapetin Prita lagi, yay! Bocoran: si Manusia robot itu ternyata bucin abis kalo lagi jatuh cinta.

Ah yang mengesalkan sik cuma orang-orang dari masa lalu erlan yak, cerita masa lalu Erlan juga sik. Tapi bagusnya Erlan bisa bangkit dari semua itu. Dan setelah mengklaim dirinya sebatang kara, ternyata masih ada keluarga Erlan dari pihak ibunya, dan surprisenya mereka bukan keluarga biasa biasa, yah semacam CrazyRichIndonesian gitu kaya keluarga Prita. Hohoho.
Profile Image for Ika Merdekawati.
77 reviews3 followers
July 11, 2020
"Ada orang yang sebenarnya nggak cantik, tapi mereka kelihatan menarik banget karena tahu persis bagaimana membawa diri sehingga kelihatan menonjol."

Paling suka sama karyanya Kak Titi, udah nggak saya ragukan lagi kalau soal isi cerita, pasti anti mainstream 😁😄 Mungkin bagi sebagian orang yang menilai dari segi karakternya Erlan dan Prita itu tidak beda jauh dari cerita di wattpad. Cumaaaaa.... yang membedakan di sini konfliknya yang tidak ke baca. Ternyata Erlan punya sisi lain yang masa lalunya seperti itu. Itu bagaimana? Ya baca dong mangkanya 😅🤣

Kurang lebih 400 halaman dengan cerita seperti ini, menurut saya sangat puas sekali. Apalagi melihat karakter prita berasa lihat karakter diri sendiri, yang manja, yang egois, yang nggak biasa berbagi tapiii saya masih punya banyak teman di luar hehe.. Menggambarkan sifat anak tunggal pada umumnya 😁

Namanya juga cinta, Beb, meski disebut teman dekat yang mungkin hanya karena Physical Attraction, tapi kalau sudah sering komunikasi dan interaksi, biar dipaksa nggak cinta akan menjalar ke mana-mana tuh perasaan 😂

Baca buku apa lagi ya karyanya Kak Titi ???? 😂😂
Profile Image for fuhtreh.
99 reviews3 followers
March 12, 2023
entah kenapa aku ngerasa buku ini lama banget kubaca. tapi WORTH IT karena aku penasaran banget sama isinya. dari awal aku udah bisa nebak aku bakal cocok sama buku ini. walaupun nungguin perkembangan perubahan sikap erlan itu asli bikin aku geregetan. baca buku ini bikin perut aku mules, deg degan, kesel dan banyak ngerutin kening. aku bisa bayangin kalo jadi prita kayanya ngga bakal sanggup menghadapi sikap erlan. beneran robot tanpa ekspresi. dan karena butuh sampe halaman ratusan untuk karakter developmentnya erlan, aku jadi merasa sedikit kurang sama interaksi erlan prita. interaksi mereka kebanyakan perdebatan atau kesalahpahaman. interaksi yang akurnya dikit banget. cuma antiklimaksnya doang. selebihnya kecil kecilan doang. tapi ya ok ngga terlalu aku permasalahin karena bukunya ngga cringe. karya kedua dari titi sanaria yang aku baca. khas, ngga cringe.
Profile Image for Autmn Reader.
882 reviews92 followers
July 22, 2023
Aku bingung sih mau kasih rating berapa sbnernya, wkwk.

Tpi bku ini beda dari buku2nya Mbak Titi yang lain. Jadi aku tuh suka aja bacanya. Nggak ada scene kabur2an yg bikin eneg walaupun kayaknya kabur2an emang udah jdi trade mark nya, sih. Terus tokoh sampingannya kocak semua. Mulai dari Orlin, Ibu Yura, sama Felis juga kocak. Jdi fresh aja sih.

Tapiii, jujur aku nggak bgtu peduli sama Erlan Dan Prista. Tapi aku suka liat perjalanan mereka di buku ini.

Masalah Erlan di buku juga rush banget dan maksa. Dan kalau pengen lebih detail y baca ektra chapnya di KK. Tapi itu nggak masuk buku ini. Jadi kalau cuman bku ini doang, obrolan di epilog tuh terlalu maksa buat bikin semua masalah selesai. Padahal—sekali lagi—bakalan jauh lebih berpotensi kalau konflik itu dimunculin. Tapi yaudahlahya.

Aku enjoy sih bacanya. Suka. Walaupun rada bosen2 juga sih di awal2. 😂
Profile Image for Aulia  Rofiani.
326 reviews4 followers
October 30, 2019
Rating asli 3.5
Ini adalah buku ke-4 yg kubaca dr Mbak Titi dan masih kerasa magic nya, yaitu bikin betah
Tensinya emg kerasa naik turun sih cuma ga sampe kerasa bosen
Ceritanya simpel sih dan ga ada twist yg mengguncang
Suka sama berantem2nya Erlan dan Prita
Tapi sayang nih proyek perjodohan Orlin dan Bastian kok ya ga dilanjutin sama Prita? Disinggung dikit kek atau apa gtu pas di akhir2 hehehe
Iya sih sempet disinggung, tapi kayaknya si Prita malah jadi terkesan give up gtu buat jodohin mereka, padahal watak Prita yg kutangkep adalah dia ini orgnya keras kepala dan impulsif gtu, jadi kayak ga cocok aja sama sifat yg digambarkan Mbak Titi
Trus aku nemu yg sepertinya plot hole gtu di bab 27 apa 28 gtu, pas Ardhian ke butik Prita, kok ya ga jelas itu Ardhian sebenernya msh di kamar mandi apa udah pulang pas Prita berantem sama Erlan 😂😂
Selain itu msh nemu typo2 dan kesalahan penggunaan kata depan yg kayaknya lbh banyak drpda novel2 Mbak Titi biasanya
Profile Image for The Eod.
135 reviews6 followers
May 21, 2020
Sebenere aku dewe bosen sama kisah cowok dingin-cewek aktif gitu. Tapi SO adalah pengecualian, saya suka sekali sama eksekusinya sejak draf pertama di wattpad.

Saya suka banget sama keseimbangan dua tokohnya dalam berinteraksi, padahal sifat mereka beda jauh pol. Jika ortu Prita tidak overprotektif, saya bisa kasih nambah bintang ke cerita karena sifat keras kepala, tegas, dan punya kemauan tinggi Prita bakal makin terlihat jelas. Sedangkan Erlan yang kaku tapi kompeten dan menghargai wanita.

Orlin ini sih juara penyegar dalam cerita SO. Gemes saya sama dia ini hihihihi.
Profile Image for Rossa Imaniar.
221 reviews5 followers
January 29, 2021
“Hidup kamu itu tentang kamu sendiri, bukan untuk membenarkan persepsi orang-orang tentang kamu. Orang lain berhak menganggap kamu nggak selevel dengan mereka, tapi pilihan untuk mengiyakan atau menolak pendapat itu ada di tangan kamu..”

“Kita nggak akan bolak-balik ngomongin Erlan kalau lo nggak punya perasaan sama sekali buat dia. Lo merasa terganggu dengan semua hal yang berbau Erlan karena dia ada di dalam kepala lo. Terima saja dan jangan membantah. Ego lo terusik karena merasa dia nggak menganggap lo cukup penting untuk diakui. Lo pengin dilihat, jadi lo bertingkah kayak gini untuk mendapatkan perhatian dia.”


Ini kali ketiga aku baca karya Mbak Titi Sanaria. Dan, tidak pernah mengecewakan. Walau ide cerita—mungkin—cukup umum, tapi Mbak Titi selalu bisa meracik ceritanya dengan apik. Menurutku pribadi, cerita di novel ini bukan jenis cerita yang bikin pembacanya baper akut. Sekali lagi ini menurutku ya.. karena aku ngerasa gitu pas baca.

Namun, walau begitu, cerita ini juga bukan jenis novel yang ceritanya membosankan. Sekali lagi aku bilang, bahwa Mbak Titi ini mampu meracik ceritanya dengan apik. Beliau mampu membuat pembacanya untuk bisa menikmati cerita yang Beliau sajikan.

Novel ini bercerita tentang seorang perempuan bernama Prita Salim. Dia adalah anak tunggal Bos Besar Johny Salim, pemilik dari Perusahaan Salim Group yang bergerak dibidang properti.

Prita dijodohkan oleh orang tuanya dengan seseorang yang menjadi tangan kanan orang tuanya. Lelaki yang sering disebut Prita sebagai Tuan Robot karena saking kakunya.

Dia adalah Airlangga Sutanto, yang lebih akrab disapa Erlan, orang kepercayaan Johny Salim yang dijodohkan dengan Prita. Lelaki yang dianggap Prita tidak bisa menikmati hidupnya. Tipe lelaki cuek, cool, tapi sebenarnya dia perhatian, lebih tepatnya mungkin dia bertanggung jawab.

Mereka berdua sempat tunangan, tapi karena suatu skandal yang menjerat Prita. Prita akhirnya memutuskan pertunangan mereka. Walau pertungan mereka putus, mereka tetap sering bertemu. Sebab Prita ditugaskan Papanya untuk bekerja di Perusahan Salim Group untuk sementara waktu.

Dan, karena sebuah misi.. Jadi, Prita punya misi, dia ingin membantu Orlin—asisten Prita—untuk PDKT dengan Bastian—asisten Erlan. Nah, karena misi itu, Prita sampai bertindak konyol terhadap Erlan.

Dari kejadian itu, dan beberapa pekerjaan yang melibatkan mereka. Mereka akhirnya jadi dekat. Prita memutuskan mengajak Erlan untuk jalan bareng —mencoba menjalin hubungan. Karena mereka sama-sama mengakui tertarik satu sama lain. Jadi,hubungan yang mereka jalankan hanya berlandaskan physical attraction, hanya ketertarikan fisik semata.Tidak lebih.

Siapa yang akan menyangka, bahwa hubungan tersebut akan mengusik hati Prita. Berkali-kali Prita mencoba menyangkal tentang perasaan yang dia punya kepada Erlan. Begitu pun dengan Erlan, dia gamang atas perasaannya terhadap Prita.

Erlan tidak pernah percaya dengan cinta, karena kehidupan yang kelam di masa lalunya. Hal itu membuat Erlan mengingkari perasaannya, bahwa dia telah jatuh cinta kepada Prita.

Penasaran??? Bagaimana akhir dari hubungan mereka? Aku yakin sih kalau kalian bisa menebak akan berakhir seperti apa kisah mereka berdua. Namun, tidak afdol rasanya kalau kalian belum baca langsung kisah mereka. Dijamin seru deh pokoknya. Kalian bakal tahu sendiri skandal apa yang menjerat Prita, tindakan konyol apa yang dilakukan Prita ke Erlan... Lucu pas bagian ini.. 😁. Terus kalian juga bakal tahu kisah kelam apa yang menimpa Erlan. Bikin pilu pas baca bagian ini.

Secara keseluruhan, novel ini oke.. cukup menghibur. Rekomen banget buat kalian yang butuh bacaan untuk menghilangkan penat. Dan, untuk kalian pecinta novel romance, kalian nggak boleh melewatkan novel ini...
Jadi,tunggu apa lagi.. Buat kalian yang belum baca novel ‘Starting Over’ ini, segera baca deh... 😊
Happy reading... 😉
Profile Image for Indri Octa Safitry.
Author 1 book18 followers
June 22, 2020
"Cinta itu nggak lantas bisa hilang karena lo nggak mau jatuh cinta sama orang itu. Kalau gitu cara kerjanya, nggak akan ada orang patah hati dan galau menahun. Bodoh!" (hal. 175)

Pernah ketemu cowok yang kayak robot? Yang minim ekspresi, minim bicara, nggak suka basa basi. Tapi, pintar, ganteng, penuh kharisma seakan perfect dan tanpa kesalahan?

Nah, itu ciri2 si Tuan Robot--Erlan. Dia begitu kaku nya, sampai dijuluki tuan Robot oleh Prita. Bahkan bikin seorang Prita salim-tuan putri dari keluarga pembisnis hebat Johny Salim ini merasa di remehkan oleh si Erlan. Kenapa bisa begitu? Secara nih, biasanya kan Prita di sanjung, eh dimata Erlan tuh Prita anak manja, bodoh dan suka bikin masalah

Yay, baca kisah ini jadi lebih tau kisah Erlan. Masa lalu kelam yang membuat Erlan macem Robot eh nggak sih tetap dia punya sisi manusia. Biasa, Prita mah cewek dengan asumsi nya--menurut Erlan.

Kisah yang epic dan cukup rumit. Aku suka ka Titi menjelaskan kisah Prita dan Erlan. Walau, memang banyak kesalahpahaman diantara mereka. Terlebih gengsi masing2

Penokohan yang lebih kuat dari seuprit kisah mereka di novel Ben dan Becca. Bahkan aku jadi suka sama Erlan setelah sebal sama sikapnya di awal 😂

Banyak konflik pendukung yang memang saling berhubungan. Sampai konfliknya klimaks dan bikin aku gemas. Apalagi pas Erlan dengan Egonya sendiri. Sebal aku pengen cubit dia

Bukunya cukup tebal, alurnya maju sedikit menjelaskan kisah masa lalu Erlan. Cukup detail dan bikin aku malah kasian sama Erlan

Agak berbeda sih dengan karya ka Titi lain. Lebih fresh dan gemas. Banyak hal yang bisa di petik dalam kisah ini. Kekeluargaan, kepercayaan, ketulusan, tanggung jawab, trauma juga. Complicated

Overall, suka dan recomended.
Profile Image for Neneng Lestari.
295 reviews1 follower
August 14, 2023
Baiklah, aku selalu kesulitan kalau harus bikin review genre romance.

Aku mulai dari hal paling menggangu:
1. Pengulangan. Ini pengulangan fakta-faktanya asli parah. Setiap paragraf, setiap bab, pasti ada aja pengulangan, Tuan Sempurna, si Robot, Prita putri manja semata wayang Joni Salim dan Yura, kasus Benard dan poin-poin lain. Terutama tentang perasaan dan permainan PDKT mereka. Tapi yang paling menonjol, yang telah kusebutkan itu.

2. Mereka berdua adalah orang-orang dewasa, berpendidikan tinggi, dan juga berprestasi. Tapi kenapa sih kayak anak kecil 🥲
Memang yang namanya perasaan bisa membuat otak manusia tidak mampu berpikir logis. Tapi nggak perlu berputar-putar dan seribet itu kan?

Secara keseluruhan, aku terhibur oleh kisah Prita & Erlan.

Prita yang manja selalu terganggu dengan sikap diam Erlan sehingga Prita penasaran dan selalu memulai pertengkaran untuk memancing reaksi Erlan

Konfliknya ditambah Felis yang merupakan mantan Erlan sekaligus bagaika saudara karena hubungan dekat mereka sejak kecil di panti asuhan

Dan proyek Prita untuk mendekatkan Orlin, gadis lugu dengan Bastian, asisten Erlan

Gaya ceritanya enak dibaca, humor-humornya termasuk lucu, sarkasme yang diselipkan penulis juga oke, beberapa relate dengan kehidupan.

Ending? Alah tidak perlu kukasih tau juga kayaknya bakal ketebak. Karena sangat khas ala romance 😁

Setidaknya, romance kali ini nggak bikin aku naik emosi seperti romance sebelumnya yang pernah aku baca 🤣

⭐ 3/5

#OneWeekOneBook #MerahMerdeka #BacaIndonesia #MerdekaBacaBuku #MemerdekakanTBR #MemerdekakanWL #HayuKitaBacaChallenge #ReviewBukuHayuKitaBaca #buibubacabuku
Profile Image for Desti Rachmadyah.
125 reviews4 followers
October 8, 2023
Ini mungkin buku Kak Titi yang ke ... 3? Atau ke-4 yang aku baca. Setelah sekian lama hanya menatapnya di toko buku, akhirnya aku memutuskan membacanya di Gramedia Digital.

Over all, sejauh ini aku nyaman dengan gaya bahasanya Kak Titi, premisnya menjanjikan meski alurnya cukup slow burn. Novel ini seru karena menggambarkan dua orang yang beda status sosial, pernah dijodohkan tapi gagal, lalu mereka memulainya kembali gara-gara physical attraction. Seru melihat dinamika hubungan Erlan sama Prita, meski kadang gemes sama asumsinya Prita dan insecure-nya Erlan. Karakter pendukungnya juga nggak banyak-banyak—ini salah satu yang paling kusuka—jadi nggak bikin bingung.

Tapi ... why oh why 100 halaman awal didominasi sama upaya perjodohan Orlin-Bastian kalau ujung-ujungnya nggak ada endingnya? 😅

Aku juga cukup sedih karena latarnya Erlan yang berkaitan soal pendidikannya dia nggak diceritakan, padahal aku penasaran karena ceritanya dia putus sekolah, terus dia sekolah laginya umur berapa sampai bisa masuk UI—tentunya dia nggak ikut jalur seleksi rapot, toh? Menurutku yang satu ini seru buat di-explore di cerita, betapa ayah dan ibu Prita jadi kagum sama dia. Juga beberapa adegan semisal jungkir baliknya Erlan nyari bukti buat membebaskan Prita saat kasus pembunuhan—ini bisa jadi dasar bukti cinta Erlan ke Prita toh meski dia gak sadari; pas Erlan nolongin Pak Johny—aduh aku sering ketuker nyebutnya Jhony—dari preman atau di lokasi kontruksi. Hal-hal ini menurutku bisa jadi salah satu dasar kuat kenapa Ayah dan ibu Prita suka Erlan selain cuma karena dia pintar.

All of all, buat yang butuh cerita ringan, novel ini bisa kalian jadikan salah satu pilihan :)
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Rizky.
1,067 reviews89 followers
July 3, 2020
AKU SUKA BANGET!!!

Starting Over merupakan novel ke-15 Mba Titi yang kubaca, masih ada 2 novel lagi yang masih dalam antrian.

Sejak pertama mengenal tulisannya melalui novel debutnya, Dongeng Tentang Waktu, aku suka dengan tulisannya. Buat kamu yang membaca sejak buku pertamanya, pasti tahu perkembangan tulisannya semakin rapi, matang dan lincah. Mba Titi akhirnya menemukan kekhasan dalam tulisannya, apa itu? hanya ketika kamu sudah membaca tulisannya, baru kamu bisa mengetahuinya

Sebenarnya, ide yang diangkat dalam novel Starting Over ini umum dan biasa. Tapi, di tangan Mba Titi ide itu diramu dengan menarik. Aku suka bagaimana perkembangan hubungan Prita dan Erlan, chemistry terbangun secara perlahan, interaksi antar keduanya yang bikin gregetan, hingga pergolakan batin keduanya terkait perasaan mereka satu sama lain.

Walaupun kisah seperti ini mudah ditebak, aku menyukai bagaimana Mba Titi membuat kisah mereka menuju klimaks. Penambahan tokoh-tokoh lain seperti Ardhian, Felis, Orlin, Becca itu membuat kisah mereka menjadi semakin manis 😍

Aku sarankan sih kamu membaca Ben dan Becca dulu sebelum membaca novel ini. Aku suka banget interaksi Becca dan Prita, apalagi kalau sudah ngobrol (pokok bahasannya itu bikin senyum-senyum sendiri)

Selain itu, aku juga penasaran dengan perkembangan hubungan Ardhian-Felis, mereka punya potensi untuk dikembangkan ceritanya.

Secara keseluruhan, buat kamu pecinta romance, aku rekomendasikan novel ini untuk kamu baca.

Selamat jatuh cinta dengan Tuan Robot 😁😁😁
Profile Image for Vindaa.
186 reviews2 followers
August 18, 2025
Akhirnya, nyicipin juga karya Titi Sanaria. Dibikin gemes sama duo gengsi di novel ini 😁


Iyaaa, gemes banget sama pasangan Prita Salim dan Airlangga Sutanto yang dipanggil Erlan. Yang satu kaku bener kayak robot, satunya lagi agresif tapi gengsian banget. Bisa dibilang ini enemy to lovers ngga sih? Awalnya sebel tapi lama-lama jatuh cinta 😁

Kalau kamu suka genre romansa komedi, cocok deh baca ini. Dialog antara tokoh-tokoh di buku ini lucu banget, nggak cuma tokoh utama, tokoh pendukungnya pun bisaan banget celetukannya bikin ketawa wkwk.

Aku seneng sama karakter Erlan disini, bukan cuma karena dia act of service-nya yang ijo neon banget, tapi karena responsibility nya ke bosnya, bokapnya Prita, itu tuh patut diacungi jempol.

Aku sempet takut-takut kalau bakalan ada adegan Erlan memanfaatkan kesempatan di tengah kepercayaan yang diberikan papa mama-nya Prita, baik soal ngurus perusahaan ataupun asmaranya dengan Prita, ternyata nggak dong, bener bener setanggung jawab itu 🥹

Apalagi pas tau gimana riwayat masa kecilnya yang penuh dengan luka pengasuhan, yang bikin si Erlan ini ga garcep nanggepin kode dari si Prita karena dia punya trauma soal hubungan yang terikat dalam pernikahan. Untungnya, Prita ini very welcome. Terlebih support dari papa mamanya yang nggak usah diminta, apapun dah buat mereka asal bareng.

Dan paling nggak nyangkanya, ternyata Erlan bukan sekedar anak panti yang ‘kehilangan’ orang tuanya. Waahh, ending yang nggak disangka banget sih.
Profile Image for Tyas Ruli.
18 reviews
May 27, 2020
Berawal dari Johny Salim dan Yura Salim yang meminta putri tunggalnya pulang ke Indonesia untuk meneruskan bisnis keluarga. Kemudian dilanjut dengan perjodohan Prita dengan Erlan, anak keemasan Johny Salim di perusahaannya. Seorang Prita Salim yang memiliki kepercayaan diri dan selalu mendapat apa yang ia inginkan karena merupakan putri dari Johny Salim. Dan Erlan yang memiliki masa lalu sulit sehingga membuat menjadi Erlan yang sekarang, bagai robot tak tersentuh dan takut akan komitmen. Hal itu membuat Prita frustasi untuk mendapat sedikit perhatian Erlan sehingga melakukan taruhan konyol yang malah membuatnya mendekam beberapa bulan di penjara danemeutuskan pertunangan mereka.

Orang tua Prita masih saja genjar mendekatkan Prita dan Erlan, mulai dari project ulang tahun perusahaan bahkan untuk launching butik Prita. Ketika perlahan hubungan mereka membaik dengan insiden" unik yang mereka lewatkan, Prita menawarkan jalan bareng kepada Erlan. Setelah itu hubungan mereka mulai berubah, bukan permainan lagi. Tapi terjadi kesalahpahaman dengan munculnya Felis.

Menurutku ceritanya ngalir aja, ringan, bisa dibaca sekali rebahan. Sayang masih banyak narasinya. Cocok banget dibaca kalau lagi pengen baca novel romance yang gak terlalu menye-menye.

Dari novel ini aku belajar, trauma masa lalu itu harusnya dihadapi, ditangani bukan ditakuti, apalagi buat ngambil keputusan kedepannya.
11 reviews
March 28, 2025
9/10⭐

Prita, anak tunggal kaya raya, cantik, namanya terkenal karena masuk kejajaran orang kaya, suka dunia fashion dan bercita-cita untuk berkecimpung dalam dunia fashion. Erlan, orang kepercayaan ayah Prita, Kaku kayak robot, hidup yang begitu monoton karena seluruh waktunya dihabiskan buat kerja, kerja, kerja.

Buku ini mengisahkan hubungan Erlan dan Prita, yang bermula dari physical attraction. Bermula dari Prita yang membuat rencana seperti itu. Bayangin, siapa yang nggak mau sama seorang Prita sallim? Tapi siapa sangka, rencana yang dia buat malah menjebak dirinya sendiri. Perasaan Prita semaking berkembang, dari yang naksir dan lama kelamaan semakin dalam.

Bagaimana dengan Erlan? Apa dia juga merasakan apa yang Prita rasakan? Erlan mengakui kalau dia nyaman berada didekat Prita, senang kalau Prita sudah bawel. Namun, dia harus berperang dengan logika yang selalu mengingkarinya.

Tapi siapa yang bisa melawan kekuatan cinta??? Erlan terbakar api cemburu karena Prita mengobrol dengan laki-laki lain. Gimana ceritanya cemburu??? Katanya nggak cinta??!

Aku benar-benar suka dengan alur cerita dalam cerita ini, benar-benar seruuu habis. Semua orang harus tau buku ini sih menurutku🫵🏻🫵🏻 Karena, sayang banget kalau nggak baca buku tentang mereka🙂‍↕️🙂‍↕️ nggak nyesal deh baca bukunya🫶🏻🫶🏻
Profile Image for abel..
61 reviews4 followers
June 27, 2025
This book is such a fun ride. total enemies to lovers trope with all the right amount of sass, tension, and hidden softness

erlan’s character doesn’t even need improvement tbh. that spicy mouth of his?? deadly. he barely talks, but when he does? boom, langsung kena mental and prita wasn’t lying when she said his mouth’s only good for kissing, not debating. Bikin jengkel soalnya wkw. Tapi surprisingly, he knows exactly how to handle prita. gak overprotective, tapi ngerti banget batasnya. i love a man who knows how to handle a girl like prita 🥹

And Prita?? ICONIC. She’s loud, chaotic, elegant, super unfiltered but still loveable. Her character was written in such a fun and real way. cerewet tapi gak annoying, bawel tapi charming bgt <3

What I love the most is how the story grows. Even though the conflict was kinda predictable, the plot still felt alive and progressive. Gak terlalu maksa, dan transisi emosi karakternya kerasa banget.

Tapi jujur aja, writing style-nya agak campur kadang udah casual bgt, terus tiba tiba keluar kata kata baku yang bikin tone-nya berubah dikit. Feels a bit off sometimes, but it didn’t ruin the overall experience.

Overall, it’s chaotic, spicy, soft, and fun in all the best ways. Definitely a solid pick if you’re into angsty flirting, slow burns, and emotionally constipated men with sharp tongues but golden hearts 💘🫵🏻🙇🏻
Profile Image for Prita Kusumaningtyas.
11 reviews2 followers
August 11, 2021
Cinta banget sama buku inii😍
1. Latar belakang tokohnya ‘berada’ tapi pembaca tetep nyaman bacanya karena enggak ada penjelasan berlebihan tentang kemewahan itu sendirii. Kadang risih kalau baca metropop dan setting mewahnya terlalu ditekankan.
2. Ini enemies to lovers + i hate everyone in the world but you trope😳 kayakk??? PERFECTION
3. Sebenernya ada adegan yang enggak masuk akal, pas mereka ciuman di gedung kosong yang mau dijadiin butik.. tapi yaudahlahh ~
4. Penulisnya kayaknya curcol ya bagian pas Orlin ngeluh tentang penulis wattpad yang suka nagihin updatean hahahah
5. Cinta banget sama lead character dua - duanya😭 keduanya cenderung dominan dengan caranya masing masing tapi tetep sopan & masuk akal

Bonus: tokoh utamanya namanya sama dengan namakuu hahaha, untung aja aku suka sama karakternya🥳

P.s: aku gak tau ini kelanjutan dari novel Ben & Becca, pas dicari di gramdig gaada huu sedih🥲 tapi tetep enak kok dibacanyaa. Entah kenapa ada feeling berikutnya bakal ada novel dengan karakter utamanya Felis & Ardhian. Kayaknya bakal seruu dan aku pasti bakal baca❤️

Oh iya, plis kasih keadilan buat Ardhian😡 Sama Becca, bertepuk sebelah tangan. Dengan Felis diselingkuhin, dijodohin sama Prita, mereka sama sama gak mauu 😭 plis #JusticeForArdhian

Udah gitu ajaa👍🏻
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for FromClouds.
149 reviews5 followers
January 29, 2024
Once again, indonesian novel disappoint me. Idk how, but this was not what it promised to be from the blurb.
First of all, I didn't really like the language. The author mixed it between formal and casual language. I could get past that, however, the story itself wasn't good. Too much of it were problems that both adult shouldn't have had, but they're both too selfish. A lot of the problems were also just because miscommunicate, which I loathe.
The female lead, Prita was also really childish and not in likeable way. Erlan was not better either. He's not the grumpy that I imagined. After all, this was a disappointing read. My expectations were just too high for this novel to be as good as Aliazalea's or Ilana tan's.

Ada satu scene dimana Adrian berada di butik nya Prita and dia ijin ke toilet. Tiba2 Erlan datang juga ke butik nya Prita untuk membahas soal mereka. Yang mengganggu buat saya adalah author tidak menunjukkan Adrian pergi dari butik, tapi langsung memperlihatkan bagaimana Prita dan Erlan membahas soal mereka. Berdua saja. Padahal jelas sekali di scene sebelumnya, Adrian ijin ke toilet dan belum keluar saat Erlan datang. Jadi, selama Prita dan Erlan berdebat ttg hubungan mereka, saya berpikir apakah Adrian tetap di toilet, menunggu mereka selesai berdebat. Scene ini paling mengganggu sih buat saya.

Lalu satu pet peeves saya adalah ketika ada typo. Novel ini, novel pertama yang saya baca yang typo nya BANYAK SEKALI. Apakah ini kesalahan author atau editor nya juga saya kurang tahu, tapi menurut standar saya parah, apalagi ini Novel yang sudah diterbitkan. Ekspektasi saya novel ini sudah lolos uji QC, bukan hanya secara fisik tapi juga isi dan terutama penulisan. Sangat memalukan ada banyak sekali typo nya.
Displaying 1 - 30 of 110 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.