Jump to ratings and reviews
Rate this book

Bicara Itu Ada Seninya: Rahasia Komunikasi yang Efektif

Rate this book
TAHUKAH ANDA BAHWA BERBICARA ITU ADA SENINYA?

Ketika komunikasi menjadi hal yang penting untuk bersaing, pakar komunikasi Oh Su Hyang mengeluarkan buku yang sangat berarti. Selain berisi tentang pengalaman pengembangan diri, buku ini juga membahas tentang teknik komunikasi, persuasi, dan negosiasi.
Lalu bagaimana cara berbicara yang baik? Apakah berbicara dengan artikulasi yang jelas? Atau berbicara tanpa mengambil napas? Tidak! Sebuah ucapan yang bisa disebut adalah yang bisa menggetarkan hati. Ucapan seorang juara memiliki daya tarik tersendiri. Ucapan pemandu acara memiliki kemampuan untuk menghidupkan suasana. Anda harus pandai berbicara untuk menunjukkan diri Anda kepada lawan bicara dalam kehidupan sosial. Orang yang berbicara dengan mahir akan menjadi lebih maju daripada yang lainnya. Untuk mencapai tujuan komunikasi, persuasi, dan negosiasi, Anda harus mengetahui metode komunikasi yang efisien.
Buku ini dijabarkan agar dapat dimengerti oleh siapa saja. Anda dapat belajar dari banyak pengalaman orang-orang terkenal dan juga mengenai rahasia inti komunikasi. Jika Anda membacanya dengan runut, saya yakin rasa percaya diri Anda untuk berbicara pun akan tumbuh dengan sendirinya.

258 pages, Paperback

First published June 30, 2016

516 people are currently reading
2770 people want to read

About the author

Oh Su-hyang

8 books19 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
549 (28%)
4 stars
724 (37%)
3 stars
503 (26%)
2 stars
101 (5%)
1 star
39 (2%)
Displaying 1 - 30 of 280 reviews
Profile Image for Anis Anjala Widyanti.
20 reviews
August 15, 2019
Finally, selesai juga baca buku ini. Jujur waktu baca di awal awal langsung bosen sih. Ilmu yg ada di buku ini sebetulnya banyak, tapi somehow gue kurang bisa begitu nangkep secara mudah. Pertama, mungkin karna penulisnya dari Korea dan buku ini hasil terjemahan. Kedua, contoh-contoh yg diambil di buku ini kebanyakan tokoh, pembicara dan artis korea yang mana ga semuanya gue tau (palingan cuman song joong ki sama yoo jae suk doang yg gue ngerti, yg lainnya banyak mc ato pembicara yg sama sekali gue gatau).

Kalo mau baca buku ini mungkin sebaiknya sambil bawa catetan kali yaa biar ga lupa, karna ilmu ilmu di sini kan ga semuanya bisa langsung dipraktikkan. Bakal ngena banget justru pas kita praktik dan bicara langsung di depan umum. Oiya, di buku ini juga banyak ngebahas tentang cara bicara utk keperluan marketing kayak buat jualan produk dan cara ngedapetin hati customer dengan contoh orang korea juga yg ga kita tau siapa dia dan gimana cara ngomongnya.
Profile Image for Peter Hasudungan.
15 reviews2 followers
March 25, 2019
Akhirnya, aku bisa menyelesaikan buku ini.

Buku ini akhirnya menyadarkanku atas kesalahanku saat presentasinya. Tips-tips dalam buku ini sudah diingat pikiranku, dan tinggal dipraktikan saja. Semoga dengan selesainya buku ini, aku
berharap bisa membaca buku-buku pengembangan diri lainnya yang bertema tentang public speaking.

Buku ini didesain minimalis, dengan jarak spasing yang tidak melelahkan mata. Tidak lupa juga quote-quote epik bermunculan secara beriringan di setiap lembarnya.

Ada satu yang menarik dari buku ini sehingga aku tidak bosan membacanya. Dalam buku ini dijelaskan bahwa untuk menarik perhatian audiens, kita harus menggunakan perumpamaan/cerita untuk mendukung ide kita. Hal tersebut dipraktikan dalam buku ini. Buku ini penuh dengan cerita dan perumpamaan yang membuat aku tidak bosan. Setiap premisnya, didukung oleh sebagian besar cerita nyata.

So, aku rekomendasikan buku ini untuk kalian yang ingin jago public speaking. Yuk, baca :)
Profile Image for RaLav.
89 reviews21 followers
August 2, 2022
ONE THING I DEFINITELY FELT AFTER READING THIS BOOK : RELIEVED.

I literally had my reading slump of the year because of this book :D (tmi, I read the book for like four until five months-ish) That's already a minus point. Welp actually this book is great, buUT it's truly dull. The language was too stiff, not the book's fault, like WHAT do you expect from this kind of book genre huhh??🤨🤨 Do I expect this book to be funny? of course not! So once again this book is totally fine~ It's me the one that read this book at the wrong time. STILL, I like this book, it makes me learn some new things of course, although at the end I'm bored with this book.

SOO the whole book was great, inside of this book u will learn about how to speak nicely, but this book is more into marketing things instead of communication with ur friends or family (yeah I kinda expecting something like that, my fault ofc). What the authors write actually already familiar to my ear, the difference is just it's neater because it is in book, so it is like your notebook after one semester of learning something (at least my notebook)

Last one, in the end of the book, was focusing on examples. It is a good thing, bUt all of them was korean😭 AGAINN, what I expect?? THE AUTHOR IS KOREAN, HELLO (once again, it's not book fault, it's just my expectation)

Overall, the book was nice, it's just not my cup of tea. So 3/5 stars for this book! Not bad actually, right? And by the way, I'm in a mood to write a review in English, so here is it💗🙆🏻‍♀️
Profile Image for Sue Oshin.
Author 10 books56 followers
April 29, 2024
Baca terjemahan bahasa Melayu dari terbitan PTS. Malangnya buku tersebut tiada dalam senarai GR.

Terjemahan mudah difahami dan sangat lancar. Bucara Itu Ada Seninya. Seni yang bagaimana? Ayuh kita baca untuk tahu lebih lanjut…

Siapa yang patut baca buku ini?
-mereka yang mengalami trauma lepas berucap.
-tiada keyakinan diri & sering merasa rendah diri.
-merasakan diri tiada bakat sedangkan seni berbicara boleh dipelajari.
-buat mereka yang mahu mempelajari seni berbicara dengan lebih mendalam.
-mahu memperbaiki kelemahan seni berbicara sebelum ini.

Sesiapa pun mampu meningkatkan kemampuannya asalkan mahu berusaha. Sebuah ucapan yang baik ialah ucapan yan mampu menggetarkan hati. Ucapan seorang juara memiliki daya tarikan tersendiri.
Profile Image for Nurlaila.
9 reviews
August 1, 2019
The Secret Habits to Master Your Art of Speaking

Buku "Bicara Itu Ada Seninya" Rahasia Komunikasi yang Efektif karya seorang dosen sekaligus pakar komunikasi terkenal di Korea Selatan, Oh Su Hyang ini merupakan salah satu buku rekomendasi buat orang-orang yang bergelut, senang, atau bahkan kurang dalam bidang komunikasi.

Penggunaan bahasa yang mudah dimegerti serta isinya yang penuh cerita dari orang-orang yang sukses dibidang komunikasi, seperti pembawa acara, penyiar, marketer perusahaan besar, hingga presiden yang berhasil mengambil hati masyarakat melalui kemampuan komunikasinya yang luar biasa.

Buku ini tidak hanya menyajikan kisah seperti yang saya sebutkan di atas, namun pelajaran-pelajaran yang dapat diambil dari kisah dan juga tips-tips dalam komunikasi juga disajikan dalam buku dengan 238 halaman ini.

Saya senang dengan salah satu quote yang terdapat dalam buku ini, bunyinya seperti ini "Sebuah ucapan yang bisa disebut baik adalah yang bisa menggetarkan hati, bukan cepat, artikulasi yang jelas, ataupun bicara tanpa mengambil napas".
Profile Image for Katherine 黄爱芬.
2,419 reviews291 followers
February 25, 2024
Buku non-fiksi ini sptnya lebih cocok buat orang Korea drpd utk orang Indonesia. Kebanyakan contoh yg diberikan adalah seleb/presenter Korea. Ada sih bbrp orang Amerika spt Oprah Winfrey, Steve Jobs dan Barack Obama sbg contoh.

Kalau mnrt saya buku ini gak terlalu cocok dgn judulnya. Buku ini lebih membahas kesuksesan para tokoh krn berbicara dgn simpati plus storytelling yg menarik. Atau mempromosikan barang dgn memprioritaskan keunikan benda yg akan dijual. Sedangkan teknik² berbicaranya lebih cocok utk lidah dan artikulasi orang Korea yg jelas beda jauh dgn orang Indonesia dong.

Jadi, so so saja sih mnrt saya. Gak terlalu berfaedah jg bagi saya yg dasarnya gak demen bicara apalagi dgn orang asing.
Profile Image for Khai.
69 reviews7 followers
June 1, 2022
Kamu pasti pernah mendengar gurumu di kelas berkata bahwa untuk berpidato, presentasi, atau segala hal yang berbicara di depan umum harus begini dan begitu. Kurang lebih isi buku ini seperti itu dengan bahasa yang lebih mudah dimengerti oleh semua kalangan seakan2 kita berdialog langsung sama penulisnya dan sedang curhat atau konsultasi.
Ada banyak sekali contoh yang diambil dari dunia nyata, tokoh dan figur publik terkenal baik dunia dan korea sendiri. Buat yang kpoper atau penikmat hallyu mungkin nggak akan kesulitan memahami bukunya, tetapi untuk orang yang awam mungkin agak kesulitan. Ditambah, ada yang benar-benar nggak bisa kita ketahui, hanya orang asli korea yang paham. Misalnya dialek, atau humor daerah yang hanya dimengerti orang sana.
Hampir keseluruhan dari buku ini adalah praktikal, jika guru di kelas memberikan teorinya, buku ini adalah bentuk pengaplikasiannya, didukung dengan langkah-langkah dan contoh tokoh terkenal sebagai bukti.
Singkatnya, buku ini worth it untuk dibaca.
Profile Image for Asifa Nurlaila.
14 reviews70 followers
September 30, 2020
Baca buku terjemahan memang tidak selalu 'mulus'.
Dan entahlah bagiku, aku hanya mendapat ilmu dan pengetahuan yang standar saja dari buku ini, semacam tips-tips yang penulis berikan (bagiku) adalah tips yang biasa saja. Familiar.
Padahal saya sempat berekspektasi lebih terhadap buku ini.
Profile Image for David  Susanto.
5 reviews
January 1, 2020
Terlalu banyak kisah yg menurutnya bisa menginspirasi tapi jadi kerasa mual karena kurang detail utk menjabarkan metode2 nya. Jadi kerasa agak kosong aja
Profile Image for Kaha142.
18 reviews1 follower
May 16, 2021
2,5 krna jujur bosen bgt, penulis kya mau masukin byk poin dlm satu buku, kya mau smua org bs relate sm bukuny mungkin ya, tp malah jd krg dalam ajah mnurutku, terllu byk example org2 gitu, jd bingung ajah... Tp cukup terkesan dg bbrp tipsnya misal ttg cara berlatih intonasi, pelafalan, dan kisahnya Yoo Jae Suk dan Oprah menyentuh sih, gitu ajah...
Profile Image for Anatasya Rafelinda.
35 reviews
December 25, 2019
I give this book 2 stars bcs personally i think the tips of the book is already so familiar. You can find it maybe on googles, YouTube, and any popular platform. And for me it is kind of usual. Not satisfying like i expect before while reading the tittle.
Profile Image for Dini Ni.
19 reviews
March 10, 2019
Kata2nya sulit dimengerti... Dan ternyata ini buku utk bicara sebagai marketing.. bukan secara umum...
Profile Image for Putri Hatmi Sari.
53 reviews1 follower
April 16, 2020
"semangat memiliki pengaruh yang lebih kuat daripada sifat terhadap seseorang" - Oh Su Hyang
dapet rekomen buku keren dari u tube @indah.nurbaeti keren😔💙buku non fiksi yang bukan berisi anjuran anjuran membosankan soal tata cara berbicara yang baik tapi menenangkan hati. disini aku ditenangkan banget dengan kata katanya yg mari berbicara bukan asal tapi berbicara sesuai riset dan fakta dan yg juga dr hati yang tulus dan tegas. "teknik terpenting dalam berbicara adalah mendengarkan" - Oh Su Hyang
jika ingin mengutarakan sesuatu, dengarkan lah juga lawan bicara mu dengan seksama lalu bicaralah dari hati ke hati. disini juga dicontohkan para tokoh2 pembicara seperti Obama, Oprah yang sudah kita ketahui kemampuan bicaranya yang luar biasa. bukan tanpa alasan tapi mereka berbicara dari hati dan mampu mendengarkan oranglain bahkan bisa ikut merasakan apa yang orang lain rasakan. para tokoh2 yang awalnya juga memulai semua dari awal, bukan hebat dr lahir tapi mereka mempunyai niat dan tidak menyerah untuk memiliki hidup lebih baik. aku terbantu banget dengan buku ini karena jujur aja aku sering banget kagok dan kadang keceplosan saat berbicara. di buku ini aku bukan hanya dituntun untuk melatih berbicara dr hati kita bahkan ada teknik2 vocal supaya suara tidak sumbang, tata cara menjadi pengusaha yang bukan hanya memaksakan produk supaya dibeli oleh pembeli tapi intinya membuat pembeli bahagia dg tata cara penyampaian kita dan lama lama produk yg kita jual juga akan disukai calon oleh pembeli sesuai kebutuhan nya. buku ini memiliki bahasa yang menenangkan hati dan membuat kita pembaca tenang dan termotivasi memiliki tata cara bicara dari hati. dan membuat orglain bahagia.💙 yang lebih menarik ada contoh2 artis korea dan bintang terkenal korea contohnya seperti song joong kii disini 😂😂😂 so bakal semangat baca deh. yuk eksplor tata cara tenangnya dg baca buku ini. rekommend banget. #bicaraituadaseninya
#ohsuhyang #bipgramedia #bukukeren
Profile Image for icih.
28 reviews13 followers
September 29, 2020
This book is a champion in story-telling. Right when you start reading the book, it hooks your attention to keep reading until the end. You'll wonder where it'll go and what you'll find in the middle of your journey. Yes, it's a self-help book but doesn't feel like it at all, which is a good thing because reader will absorb the ideas much easier than just a plain technical book.

The author literally sticks to her own tips; if you want to communicate with people easily, if you want to get people to pay attention to your presentation, start with a story-telling about your life that you genuinely experienced. Although I agree with the whole book, there's just a little for me to learn. It starts off promising, but towards the end of the book, I feel like the author rushed the explanation. It's as if the author will go with whatever the story she finds fit with the chapter, indirectly tell the reader that we should follow the pathway of the master of communication. For an area that needs exercise like talking, it's not easy to just read people's experiences and get the motivation all the way to do the same thing.

So what I'm trying to say, for someone that claims herself to be a master of communication, this book lacks a big point on knowledge-transferring.
Profile Image for Dhik.
97 reviews18 followers
September 8, 2020
Buku ini memiliki tips yang bagus, to the point, dan praktis yang tentunya sangat berguna untuk orang yang ingin belajar berbicara
8 reviews
February 4, 2021
Bahasa terjemahanya kurang bagus, susah dipahami. Lalu ada beberapa bagian yang hanya dipahami oleh orang Korea saja. Ilmunya juga lebih condong ke marketing, bukan umum.
Profile Image for Hana.
136 reviews3 followers
June 30, 2022
Sebuah ucapan yang bisa disebut baik adalah yang bisa menggetarkan hati. Sedemikian pentingnya ucapan. Kita harus pandai berbicara untuk menunjukkan diri kita kepada lawan bicara dalam kehidupan sosial. Menurut saya, siapa pun bisa meningkatkan kemampuannya asalkan mau berusaha. - Penulis

Rasanya tidak ada yang tidak tahu bahwa wanita tidak menyukai pria yang suka membanggakan diri sendiri. Padahal, seorang pemimpin dinilai dari cara bicaranya, dan hal tersebut merupakan kelemahan yang fatal. Melalui ucapan dengan gaya berpidato yang jenaka dan ceria, ia memberikan kesan yang hangat.

Menurut sebuah statistik, persentase sebuah perusahaan memilih pegawai baru karena kesan pertama mencapai 66%. Bahwa ucapan singkat merupakan faktor yang sangat penting dalam menentukan kesan pertama. Oleh karena itu, persiapkan sebaik-baiknya untuk memberi kesan pertama yang positif. Ucapan adalah sarana penting untuk menilai seseorang secara keseluruhan. Melalui ucapan, kita memperoleh kesan baik dari lawan bicara dan dapat menunjukkan sisi menarik diri kita kepada lawan bicara.

Berbicara yang menunjukkan pola pikir logis harus dilatih. Perlu latihan rutin dan membiasakan diri untuk memerhatikan ucapan diri sendiri. Ingatlah bahwa ucapan yang sulit dimengerti adalah penghalang komunikasi.

Storytelling merupakan cara untuk memperkenalkan diri yang sangat efektif, tidak hanya untuk wawancara, tetapi juga dalam pertemuan bisnis ataupun pribadi. Jika Anda berencana ingin menjadi pembicara, berlatih storytelling. Seteve Jobs adalah raja presentasi storytelling.

Storytelling tidak dilakukan dengan menceritakan apa saja. Jika Anda mengembangkan cerita yang isinya membosankan, tidak ada seorang pun yang akan mendengarnya. Plot yang kokoh diperlukan dalam storytelling. Sebuah cerita harus memiliki plot agar dapat melesat seperti anak panah dan menghunjam hati para pendengar.

Semakin dalam konflik, semakin berlipat emosi dalam cerita. Cerita yang bagus adalah bisa mengtasi konflik.

Mungkin saja Anda sedang mengalami masalah dalam berbicara. Sebagian besar orang yang menampakkan gejala seperti itu karena merasa tidak percaya diri yang disebabkan oleh luka psikologis saat tumbuh dewasa, trauma, atau merasa rendah diri. Ada yang berpendapat bahwa trauma dan rasa rendah diri sangat memengaruhi bagi seseorang sehingga mengubah cara berbicara sangat tidak mungkin.

Kita tidak menderita karena kejutan-yakni trauma-yang kita dapatkan dari pengalaman, tetapi kita sedang mencari cara yang sesuai melalui pengalaman. Bukan pengalaman yang menentukan diri kita, tapi makna yang diberikan pengalaman yang menentukan.

Rasa percaya diri yang kuat adalah hal utama untuk bisa pandai berbicara. Mempelajari konten presentasi akan lebih mudah dalam berbicara. Biasakanlah diri untuk sering tersenyum. Pertama, selalu lemaskan otot wajah. Kedua, tariklah sudut bibir sesering mungkin. Ketiga, lafalkan kata-kata yang serupa.

Rajin berlatih di depan kaca akan membuat Anda menemukan gestur yang tepat dan terbiasa menggunakannya. Hidup akan berubah jika pemikiran berubah. Namun, ada juga yang mengatakan bahwa perilaku penting dalam kehidupan. Hidup akan berubah jika perilaku berubah. Keduanya benar. Satu hal yang bisa dipastikan, hidup akan berubah dengan mengubah cara bicara!

Bila ingin sukses, berbicaralah seperti orang sukses. Pakar pengembangan diri, Brian Tracy, mengatakan bahwa bertingkah seperti orang sukses adalah kunci menjadi sukses. Dengan berpikir seperti orang sukses dan berperilaku seolab tujuan sudah tercapai, maka akan datang hal yang mengejutkan kepada kita.

Communication = Question x Praise x Reaction

Pertanyaan adalah bentuk ketertarikan terhadap lawan bicara. Pujian mempunyai efek yang instan dan kuat terhadap manusia. Kita perlu membiasakan diri untuk memuji agar bisa fleksibel seperti pegas dalam kondisi apa pun. Untuk menjadi pembicara yang hebat, Anda harus terlebih dulu menjadi pendengar yang hebat!

Yang terpenting bukanlah waktu, melainkan kemampuan berdialog. Diperlukan kekuatan, ritme, dan intonasi suara yang tepat caranya dengan membaca buku sambil berlakon seperti aktor. Wanita lebih langgeng berhubungan dengan pria yang pandai berbicara daripada yang bertampang keren.

Humor dapat berperan menjadi pelumas komunikasi dan mencairkan suasana yang kaku dan dingin. Humor itu bagaikan makanan. Pujian berperan khusus sebagai pelumas komunikasi.

Setiap hari ia latihan berbicara di depan cermin. Wajah yang tersenyum lebih bermakna besar daripada wajah yang masam. Senyum dan salam adalah katalis yang membuka hubungan interpersonal. Jika Anda tidak kuat bertatapan terlalu lama dengan lawan bicara, pandanglah alis, ujung hidung, atau dahinya.

Orang yang memakai gestur berkesinambungan dan mirip dengan pola bahasanya akan merasakan kekuatan yang tidak dapat diidentifikasi dan terlihat seperti pembicara andal dengan wawasan yang baru dan kaya. Agar konsumen mau membeli barangnya, seorang salesman perlu sesekali melakukan gerakan tangan yang tegas untuk menunjukkan bahwa dirinya adalah ahli di bidang tersebut.

Negosiasi adalah tenaga penggerak hubungan antar manusia. Bekerja penuh rasa syukur untuk mendapatkan nilai yang baik. Bahwa teknik terpenting dalam berdebat ialah mendengarkan.

Marketing dibutuhkan dalam segala hal, baik saat menulis di blog pribadi ataupun saat merancang kegiatan kesenian yang berhubungan dengan dunia bisnis. Begitu pula halnya dalam berbicara.

Jangan bandingkan diri kamu dengan teman-teman yang lain. Berfokuslah pada hal yang paling kamu kuasai.

Profesional yakin akan tujuannya dan merayu tanpa henti sampai konsumen berkata "oke", sedangkan amatir kurang yakin dengan tujuannya dan merayu paling banyak hingga empat kali saja.

Bahwa semakin sering diulang iklan akan membangkitkan keinginan membeli yang kuat pada konsumen. Iklan yang diulang berkali-kali akan merangsang alam bawah sadar konsumen, sehingga saat konsumen men jumpai produk tersebut, ia akan merasa familier dan dengan sukarela membelinya.

Menginvestasikan 10.000 jam untuk melakukan sesuatu berulang-ulang. Malcolm Gladwell berpendapat bahwa menginvestasikan 10.000 jam di suatu bidang dapat membuat kita menjadi ahli di bidang tersebut. Sepuluh ribu jam sama dengan berlatih selama 10 tahun dengan perhitungan 3 jam sehari atau 20 jam seminggu.

Jika ingin menjalankan bisnis yang sukses, Anda harus memahami kebutuhan konsumen dan menerapkannya dalam produk Anda. Usaha yang mengalami kegagalan karena terlalu fokus pada wants atau keinginan, dan bukan pada kebutuhan. Padahal keinginan tidak masalah bila terpenuhi ataupun tidak. Konsumen dapat mempertimbangkan beberapa produk untuk memenuhi keinginannya.

"Minyak zaitun adalah minyak yang baik untuk dikonsumsi oleh manusia. Minyak ini tidak hanya memiliki efek anti kanker, tetapi juga bagus untuk kecantikan kulit."

Menurut Brian Tracy, cara efektif untuk menjual produk adalah dengan memberikan banyak keuntungan kepada pembeli. Ia menemukan bahwa seseorang rata-rata memiliki 250 orang kenalan dalam hidupnya.

Sedikit berbicara dan perbanyak mendengar. Tiga puluh detik di bibir sama dengan tiga puluh tahun di hati. Sepatah kata yang kita ucapkan mungkin saja akan mengubah kehidupan seseorang.

Orang yang pandai berbicara bisa dibilang mendapat pengaruh yang baik dari orangtuanya. Tidak ada orang yang terlahir mahir berbicara. Bahwa kemampuan berbicara ditentukan oleh lingkungan keluarga saat ia tumbuh.

Ada empat unsur yang diperlukan: volume, kecepatan, intonasi, dan jeda. Umumnya kecepatan bicara yang pas ketika berhadapan dengan audiens adalah 200-300 kata per menit.

Bahwa pekerjaan adalah bola karet yang dapat memantul kembali ke atas setelah jatuh, sedangkan keluarga, kesehatan, teman, dan nyawa merupakan bola kaca yang akan hancur berkeping-keping dan musnah jika jatuh sekali saja.

Harus memupuk kemampuan observasi yang tajam terhadap dunia dan benda di sekitar Anda. Biasakan untuk membaca koran setiap hari. Buku mengajarkan saya bahwa hidup ini memiliki harapan.

Ucapan yang tidak dilandasi dengan ilmu humaniora akan seperti tanah kosong. Isilah dengan ilmu-ilmu humaniora aga tanah itu berubah menjadi hutan yang subur, yang membuat inspirasi, kearifan, dan wawasan menari-nari di dalamnya. Ilmu humaniora tidaklah sulit. Anda hanya perlu mempunyai hobi membaca di bidang yang diminati seperti psikologi, filsafat ekonomi, atau komunikasi.

Ada satu kalimat yang selalu diucapkan Bae Han Sung, "Anda akan dapat berlari jauh (long run) dengan terus belajar (long learn)". Kalimat yang bagus untuk diingat.

Perasaan audiens akan lebih mudah tergerak dengan satu gambar daripada ratusan kata. Presentasi bukanlah ajang memamerkan kehebatam berbicara. Sementara slide cukup digunakan sebagai pelengkap saja.

Ingatlah bahwa tujuan utama presentasi adalah membujuk audiens dengan intisari yang mudah dipahami.

Ada yang merasa sudah cukup dengan berlatih 3-4 kali, meskipun hal itu terlalu percaya diri. Steve Jobs saja berlatih hingga puluhan kali agar mampu melakukan presentasi tingkat internasional. Ulangi minimal 10 kali untuk menjadi seorang penyaji yang hebat!

Para orator hebat biasanya mengikuti prinsip KISS yaitu 'Keep It Simple, Stupid'. KISS juga dapat dipakai dalam obrolan sehari-hari. Anda tidak perlu panjang-panjang berbicara hanya karena gelar atau pengetahuan kita banyak. Ini adalah sikap yang kurang bijaksana, mengoceh panjang sendirian seolah mengatakan "kalian tidak tahu, kan?" tidak akan memberikan reaksi apa pun dari pendengar. Berbeda dengan orang cerdas, mereka berbicara singkat saja dengan bahasa yang mudah dipahami.

Pria berpikir menggunakan logika, sedangkan wanita berpikir menggunakan perasaan, sehingga untuk bisa sukses dalam percintaan, pria harus berbicara dengan poin-poin yang sesuai dengan kode perasaan wanita.

Passion adalah karakteristik yang tidak dapat dilepaskan dari seseorang. Semakin kuat passion, keinginan pun semakin besar seiring dengan kemungkinan. Semangat memiliki pengaruh yang lebih kuat daripada sifat terhadap seseorang.

Jika api semangat telah menyala di dalam dada seseorang, maka ketidakmungkinan pun akan lenyap seperti uap.

Puluhan hingga ratusan kali saya rekam suara saya sendiri, lalu saya dengarkan, dan perbaiki.

Contoh tokoh lain yang memiliki suara sedang adalah Oprah Winfrey, Barack Obama, dan Hillary Clinton. Umumnya, suara tinggi terdengar ceria, suara sedang terdengar lembut, dan suara rendah terdengar berat.

Dengan latihan giat, Anda bisa membentuknya. Anda juga sebaiknya menjalani latihan voice training selama beberapa bulan.

Suara yang tidak enak lama-lama akan diterima jika sering didengarkan. Oleh karena itu, diperlukan usaha untuk menumbuhkan rasa suka. Sering-seringlah berbicara, sebab aktif berbicara justru lebih baik.

Keakuratan logika berpikir yang berasal dari banyak membaca.

Apa yang harus dilakukan jika ingin meniru suara hangat Lee Geum Hee dan Sung Si Kyung? Pertama, berlatihlah membaca buku sambil tersenyum dengan mata dan bibir. Senyum harus bisa terbentuk di wajah secara alami saat berbicara. Selain itu, kebaikan juga harus tersirat dalam ucapan. Selanjutnya, lafalkan dengan halus. Maksud ucapan akan tersampaikan dengan baik jika setiap bunyi dilafalkan dengan kuat. Suara harus mengalir dengan lancar seperti melodi biola. Dengan mengikuti dua hal ini, Anda akan bisa mengeluarkan suara yang dapat mencairkan hati lawan bicara yang keras seperti es sekalipun.
6 reviews2 followers
Read
November 9, 2022
Bukunya sangat bagus,bisa mengajarkan bagaimana cara berbicara yg sopan,baik,jujur,dan tidak menyakiti perasaan seseorang yg ada disekitar kita
Profile Image for Devina.
45 reviews1 follower
October 11, 2024
Teknik-teknik dasar dalam berkomunikasi seperti dalam wawancara, berdagang, negosiasi, public speaking, dan percakapan dengan pasangan.
Profile Image for Elza Natasya.
5 reviews
June 20, 2021
Menarik, walaupun tips yang diberikan seperti sudah sering di dengar dan terkesan seperti mengulang
2 reviews
February 18, 2019
Pingin baca
This entire review has been hidden because of spoilers.
7 reviews1 follower
December 30, 2022
Meskipun memang benar yang di katakan oleh banyak pembaca buku ini bahwa banyak yang OOT/out of topic, tapi setidaknya banyak juga yang sesuai judul kog.
Buku ini mengingatkan kembali tentang seni dalam berbicara, selama kita sekolah pasti semua sudah di ajarkan bagaimana berbicara yang baik, namun di sekolah hanya basic saja seperti SPOK, 5W1H, intonasi, pernafasan, jeda dll. Dalam buku ini kita bisa tau lebih luas lagi tentang seni dalam berbicara, yang termasuk di dalamnya etika berbicara, cara berbicara agar tidak monoton, mempersiapkan topik berbicara dengan matang, dan masih banyak lagi, juga terdapat banyak kutipan kata bijak, salah satu kutipan yang saya ingat "Tiga puluh detik di bibir sama dengan tiga puluh tahun di hati", "kita mengendalikan lidah, tapi ucapan yang keluar akan mengendalikan kita"
Profile Image for Jihan  Mawaddah .
34 reviews3 followers
June 7, 2019
Duluu sekali paling ngga bisa kalau disuruh ngomong di depan kelas. Apalagi disuruh cerita, atau sekedar bertanya saja saya tidak percaya diri.⁣⁣
Kadang kalau ditunjuk guru, saya bakal nunjuk yang lain. Kemudian yang lain bakal nunjuk yang lain lagi, yang lain lagi nunjuk lain lainnya lagi, sampai akhirnya kembali ke saya lagi. Begitu seterusnya sampai sang guru akhirnya capek dan ngga jadi nyuruh-nyuruh maju muridnya. Haha~⁣⁣
⁣⁣
Tapi semakin besar entah dapat energi dan rasa percaya diri darimana saya jadi suka berbicara di depan. Disuruh presentasi, saya jadi senyum-senyum karena mulai menyukai peran sebagai "speaker". Kecuali kalau tidak punya persiapan materi yang matang, dijamin pasti langsung demam panggung dan mendadak amnesia. Semua konsep yang pernah terpikirkan ambyar entah kemana.⁣⁣
⁣⁣
Lalu ketemu buku ini, wah pas banget untuk bahan evaluasi. Kira-kira bentuk komunikasi saya selama ini sudah "berseni" atau belum ya?⁣⁣
Apakah suara saya enak didengar? Apakah saya sudah menggunakan kata-kata sederhana yang mudah dipahami orang lain? Apakah setiap pembicaraan saya selalu punya dasar untuk dijadikan landasan argumen?⁣⁣
Oh Su Hyang memberikan kiat-kiat berbicara ala orator, story telling, atau sales. Semuanya ada. Pengetahuan baru bagi saya tentang pidato orang-orang berpengaruh dunia. Ada banyak tips disampaikan Oh Su Hyang disini yang bisa kita praktekkan untuk belajar dan terus belajar memperbaiki kualitas bicara kita.⁣⁣
⁣⁣
Saya pun sempat mempraktekkannya di depan cermin. Hasilnya lumayan. Lumayan tahu diri pada akhirnya. Untuk menjadi ahli memang harus banyak latihan. Yah, long learn for long run.⁣⁣
Untukmu yang masih juga belum percaya diri untuk bicara di depan umum, buku ini punya rahasianya 🌞⁣⁣
⁣⁣
#oneweekonebook #gerakanoneweekonebook #owobjatimmenulisramadhan2019 #OWOBJatim_Day09
Profile Image for ki.
82 reviews6 followers
Read
April 24, 2025
Bicara Itu Ada Seninya menawarkan panduan untuk meningkatkan keterampilan komunikasi, sesuatu yang penting buat kehidupan sehari-hari. Tapi, meskipun topiknya menarik, saya merasa eksekusinya kurang maksimal.

Bagian yang langsung terasa adalah gaya penulisannya yang cukup membosankan. Banyak bagian yang diulang-ulang, semacam mau perpanjang pembahasan, tapi tanpa memberikan nilai tambah. Buku ini juga terlalu banyak menyajikan teori dan cerita yang, menurut saya, nggak terlalu relevan. Jadinya, alurnya terasa berat dan kurang menarik.

Kemudian yang cukup mengganggu adalah isi buku ini ternyata lebih banyak bahas marketing. Jadi, kalau mau berharap belajar tentang komunikasi sehari-hari, mungkin bakal kurang puas.

Referensi yang digunakan penulis juga kebanyakan tokoh-tokoh dari Korea. Mungkin ini menarik bagi sebagian orang (terutama orang Korea), tapi bagi saya (juga dari negara lain), terlalu banyak nama yang asing, sehingga sulit buat merasa terhubung dengan cerita atau contoh yang diberikan.

Ada beberapa poin dari isi buku yang sebenarnya cukup menarik dan bisa diaplikasikan, tapi jumlahnya terlalu sedikit untuk menutupi kelemahan buku ini secara keseluruhan. Sebagai buku yang seharusnya membantu pembaca berbicara lebih efektif, buku ini justru kesulitan buat menyampaikan pesannya dengan cara yang jelas.

Kalo dari kalian ada yang rencana mau baca buku ini, jangan terlalu berharap buku ini akan langsung mengubah cara komunikasi kamu. Baca perlahan, coba langsung praktikkan yang dirasa penting, dan abaikan bagian yang terasa tidak relevan.
Profile Image for Afitasari Mulyafi.
8 reviews1 follower
April 14, 2020
Buku ini berisi informasi buat upgrade kemampuan bicara. Aku nggak pernah baca buku semacam ini sebelumnya, jadi kurang bisa membandingkan. Tapi aku lihat informasi di buku ini cukup praktikal. Jadi penulis bakal mencontohkan seseorang, semuanya publik figur di Korea, terus menganalisis kemampuan bicara mereka dan karakter suaranya. Nanti ada pembahasan untuk upgrade kemampuan dengan karakter yang demikian itu gimana caranya. Asik ya :)

Sayangnya aku nggak terlalu paham orang-orang yang disebut, cuma beberapa aja yang aku ngerti dari drama korea wkwk. Tapi selain aktor dan aktris, banyak lapisan yang dijadikan contoh oleh Oh, misalnya komedian, penyiar radio, dan jurnalis. Hanya saja untuk benar-benar menangkap isinya ya kita harus tahu figur yang dicontohkan, supaya nggak sekedar membayangkan aja. Buku ini, barangkali, dimaksudkan sebagai panduan praktik bicara bukan sekedar booster kepercayaan diri seperti yang banyak dijual seminar-seminar hehe. Jadi kayaknya belum lengkap membaca kalo nggak dipraktekin.

Penulis Korea yang pernah aku cicipi karyanya sebelum Oh yaitu Cho Nam Ju dalam Kim Ji-Young 1982. Aku agak kurang suka dengan tata bahasa yang digunakan kedua penulis tersebut. Waktu awal baca Kim Ji Young aku berasumsi mungkin karena terjemahannya, tapi kedua kali baca karya dari Korea kok masih merasakan hal yang sama ya. Tulisannya terasa nggak masuk aja ke "jiwa" (hwa haha) dan tata bahasanya agak memusingkan kalo buatku.
Profile Image for Alfath F. R..
234 reviews4 followers
March 8, 2021
Berbicara dalam buku ini lebih ditujukan kepada pembaca yg ingin berbicara di hadapan banyak orang, semisal sales yg presentasi di depan calon klien, presenter dan siapa saja yg memerlukan berbicara sbg skill utama dalam bekerja, serta tidak menutup kemungkinan para kandidat presiden demi meraih suara di acara debat/orasi pemilu.

Ada banyak contoh tokoh terkenal yg disematkan dalam buku ini, semisal Obama, Oprah Winfrey, dan semakin ke belakang akan ada banyak contoh tokoh/aktor/aktris Korea Selatan yang memiliki kemampuan menggaet banyak pendengar. Misal ada MC nasional Korsel (Yoo Jae Suk, salah satu MC Running Man) dan para pemain kdrama (ada yg saya pernah lihat dramanya, dan sebagian besar tidak). Menurut saya contoh tokoh tsb kurang efektif untuk para pembaca yg tidak mengenal banyak tokoh yg diulas dalam buku.
Profile Image for vitaa.
34 reviews
October 16, 2021
akhirnya aku bisa menyelesaikan buku ini. buku self improvement ini sangat menarik perhatianku sejak dari melihat judulnya. saat itu langsung berpikir, "iya ya, berbicarapun pasti ada ilmunya" dan sejak pandemi, aku ngerasa kemampuan berbicara dengan orang lain menurun. udah nggak tau kalo habis basa basi harus bahas apa, terutama sama temen baru. dan setelah membaca buku ini, rasanya banyak membantu. jadi punya gambaran topik seperti apa yg layak diperbincangkan, tentang intonasi bicara, dan banyak sebagainya. tapi rasanya, buku ini sungguh kompleks. entah kenapa, meski sudah disampaikan dengan story-telling dan bahasa yg mudah, tetap saja ada beberapa hal yang nggak aku mengerti. tapi untuk keseluruhan, buku ini layak sekali untuk dibaca. apalagi dengan harapan agar bisa memperbaiki diri dalam hal bercakap.
Profile Image for Hapudin.
287 reviews7 followers
March 22, 2020
Sepanjang membaca buku ini memang saya menemukan banyak tips terkait berbicara. Beberapa saran memang bisa dipakai. Tetapi, banyak juga yang akhirnya tidak bisa saya pakai.

Contohnya, di halaman 10–12, kita akan diberitahu cara melatih logika dalam berbicara: berikan alasan tepat untuk argumen anda, hindari lompatan logika dan melebih-lebihkan, konsisten dalam bersikap, gunakan kata-kata sederhana, dan tetap tenang.

Contoh lainnya mengenai berbicara menggunakan storytelling yang baik harus memenuhi syarat seperti tema, konflik, simpati dan solusi. Syarat tambahannya berupa pembalikan dan alasan. Lebih jelasnya kita bisa membaca di halaman 16–18.

Resensi lengkapnya ada di link ini:
https://bukuhapudin.blogspot.com/2020...
Displaying 1 - 30 of 280 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.