Jump to ratings and reviews
Rate this book

Pandora

Rate this book

140 pages, Paperback

First published January 1, 2008

2 people are currently reading
84 people want to read

About the author

Oka Rusmini

27 books138 followers
Oka Rusmini was born in Jakarta, July 11, 1967. She lives in Denpasar, Bali. She writes poetry, novel, and short story.
Her published works are Monolog Pohon (1997), Tarian Bumi (2000), Sagra (2001), Kenanga (2003), Patiwangi (2003), Warna Kita (2007), Pandora (2008), Tempurung (2010), Akar Pule (2012), Saiban (2014).
Her novel Tarian Bumi has been translated into foreign languages: Erdentanz (Deutsch edition, 2007), Jordens Dans (Svenska edition, 2009), Earth Dance (English edition, 2011), and La danza della terra (Italian edition, 2015).
In the year 2002, she received the Best Poetry Award from Poetry Journal. In 2003, The Language Centre, Ministry of Education of the Republic of Indonesia, gave her the Literary Appreciation Award of Literary Works for her novel Tarian Bumi. In 2012, she received the Literary Appreciation Award from the Agency of Language Development and Cultivation, Ministry of Education of the Republic of Indonesia, and the South East Asian Write Award, Bangkok, Thailand, for her novel Tempurung. Her book of poems Saiban (2014) won the national literary award, “Kusala Sastra Khatulistiwa 2013-2014”.
She was invited to national and international events, such as Literary Festival Winternachten in Den Haag, Amsterdam, Netherland (2003), Singapore Writer Festival (2011), and OZ Festival, Adelaide, Australia (2013). She was also invited as guest writer in Hamburg University Germany (2003).

Oka Rusmini can be contacted at
Twitter: @okarus
Email : tarianbumi@yahoo.com.
Facebook Page: oka rusmini

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
15 (23%)
4 stars
24 (36%)
3 stars
17 (26%)
2 stars
7 (10%)
1 star
2 (3%)
Displaying 1 - 12 of 12 reviews
Profile Image for Andria Septy.
249 reviews14 followers
July 24, 2019
membacanya membuatku, secara pribadi, ketagihan. Seperti layaknya vitamin. Menyegarkan suasana hehe (ini slogan vitamin, apa minuman yak-red)
Profile Image for Jihan Suweleh.
37 reviews
May 29, 2020
"Dulu, pada masa kanak-kanak, seorang perempuan melemparku ke laut. Membiarkan ikan pari mengasuhku. Sekarang kumuntahkan dagingku sendiri. Akankah kubuang kau ke laut juga?" (Lingkaran, hlm. 74).

Saya mungkin terlambat karena baru pertama kali membaca karya Oka Rusmini, meski sejak dulu saya sering sekali mendengar dan membaca namanya, bahkan tiap ke toko buku, saya melihat beberapa judul bukunya dan membaca-baca sinopsisnya.

Barangkali memang begitu, bacaan memiliki takdirnya sendiri bagi pembaca. Dan hari ini, ketika saya membaca buku puisinya yang berjudul Pandora, yang berisi 40 puisi tentang pengalaman perempuan atas tubuhnya dengan cara penyampaian yang kasar dan penuh metafora, saya suka. Ah, suka. Begitu.

Saya sepertinya akan cocok jika membaca karya Oka Rusmini yang lain. Tentu novel-novelnya, terutama Tarian Bumi. Hore.
Profile Image for M Adi.
174 reviews18 followers
July 17, 2021
Pengolahan organ tubuh dengan majas, membuka potensi menikmati puisi menjadi pengandaian yang unik. Personifikasi dari kata benda mengalami sifat hidup atau sebaliknya dari sifat hidup menjiwai kata benda. Entah jika penjelasan tersebut masuk akal.
Profile Image for Kiki Febriyanti.
3 reviews1 follower
August 6, 2010
Buku yang menarik, bicara tentang pengalaman perempuan atas tubuhnya, sebagai ibu, sebagai anak, sebagai dirinya sendiri...
Profile Image for Nike Andaru.
1,639 reviews111 followers
June 22, 2018
Sebenarnya ini buku lama dari Oka Rusmini, diterbitkan ulang dengan cover lebih caem. Pas pula di gramedia.com lagi diskon, jadi coba lah beli.

Di awal baca rasanya saya harus mengulang membaca kalimat demi kalimat untuk mengerti isi setiap puisi yang ada, tapi setelah lanjut ke lembar demi lembar selanjutnya saya merasa bisa mengerti yang ingin disampaikan penulisnya. Terasa jujur walau dengan bahasa tubuh. Tentang perempuan, kasta, Bali, menjadi ibu.
Profile Image for runin.
126 reviews1 follower
February 20, 2025
Kumpulan puisi pertama yang kubaca tahun 2025
Profile Image for Sutresna.
225 reviews14 followers
February 7, 2017
Seinget saya, saya mulai baca ini sejak april '16 dan baru selesai januari '17. Bukan masalah apa, tapi saya memang butuh waktu lama utk sebuah buku puisi, apalagi yang sebagus ini.

Jujur awal baca saya tidak mengerti apa yg hendak disampaikan penulis, atau lebih tepatnya bingung harus bagaimana mengintepretasikannya. Tapi lama kelamaan mulai terbiasa. Memang bukan kata-kata indah berbunga yang bisa ditemukan di sini, tapi tak jadi soal sebab menurut saya kata-kata yang pantas dan sepatutnya lah hadir dalam tematik puisi semacam ini. Saya suka sekali bagaimana Okarus menghidangkan tubuh menjadi santapan puisi dan membuat saya sebagai pembaca merasa terlibat dalam proses pematangan dan penjelajahannya. Bentuk puisinya yang tergolong macam paragraf2 juga membantu saya untuk membaca dengan lebih leluasa, tidak tersengal-sengal seperti bila dipenggal puisinya. Cakrawala wawasan kosakatanya pun berlimpah, membuat banyak moment terjadi saat membaca satu karya, yang mungkin seharusnya hanya memiliki satu moment.

Sebuah keberuntungan saya dapat menemukan buku ini untuk saya baca, di saat yang tepat.
Profile Image for kinu triatmojo.
288 reviews3 followers
September 2, 2008
ceritanya dibikin sok hardcover tapi justru ia rentan. cobalah buka ia lebar-lebar... setelah buku kumpulan puisi itu, puisi-puisinya dikumpulkan lagi dan jadilah kumpulan puisi ini. entah oh entah kenapa oh kenapa yang dijual kok itu2 saja...
Profile Image for Reymigius.
117 reviews36 followers
May 14, 2015
Dalam menyampaikan maksud dari puisi-puisi yang dibuatnya, Oka memberikan metafora-metafora yang frontal dan kasar. Tak jarang saya dibuat berjengit membacanya. Apabila kau mengharapkan kata-kata indah seorang pujangga, buku ini bukanlah pilihan yang tepat.
Profile Image for Nellaneva Nellaneva.
Author 7 books160 followers
November 27, 2020
Setuju dengan anggapan bahwa penulisnya adalah wakil yang penting dalam lingkup kesusastraan Indonesia terutama perannya dalam mengangkat sudut pandang perempuan dengan latar kebudayaan dan tradisi lokal. Salute.
Displaying 1 - 12 of 12 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.