Jump to ratings and reviews
Rate this book

Sky

Rate this book
Lyn merindukan tawa Kay yang dulu. Ringan dan bebas, walau seringkali diiringi air mata cengeng. Tawa yang hilang setelah kematian ibuku. Setelah itu, Kay tinggal bersama keluarga Lyn selama tujuh tahun. Kondisi itu ternyata tidak cukup untuk membuat Kay percaya sepenuhnya pada Lyn.

Sikap Kay yang pesimistis berbanding terbalik dengan Lyn yang ceria. Bahkan ketika Lyn membicarakan tentang kesukaan akan langit dan olahraga lari membuat Kay semakin menutup diri. Meski menyukai musik klasik dan bermain piano, Kay tidak berani menjadikan itu mimpinya, apalagi jika harus mendaftar di universitas musik setelah lulus SMA.

Akankah kehadiran orang-orang dalam hidup Kay dan Lyn membuat mereka menyadari perasaan masing-masing? Atau justru semakin membuat mereka menjauh?

280 pages, Paperback

First published December 27, 2016

5 people are currently reading
100 people want to read

About the author

Aiu Ahra

17 books40 followers
Ordinary woman with ordinary life.
Half Author, Half Dreamer.
Sky. Star.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
10 (15%)
4 stars
17 (26%)
3 stars
26 (41%)
2 stars
7 (11%)
1 star
3 (4%)
Displaying 1 - 17 of 17 reviews
Profile Image for Utha.
824 reviews401 followers
May 4, 2022
Kadang emang suka bloon sendiri kalo memendam sesuatu ya.
Banyak probabilitas yang tiba-tiba pop up aja di kepala.
Duh, perasaan: sesuatu yang simpel tapi selalu dibuat ribet.
Profile Image for Wardah.
954 reviews172 followers
March 1, 2017
Paruh awal mulai bosan, pace-nya rada lambat. Kayak banyak hal nggak terlalu penting diselip-selipin gitu. Mungkin karena saya capek juga lihat Lyn dan Kay yang kayak gitu. Memasuki konflik, saya gregetan sekaligus nggak sabar. Ini alasannya apa, kenapa, gimana nasib mereka. Cukup puas baca penyelesaian konfliknya, tapi saya rasa bakal lebih puas kalo Kay yang ngejar haha. Btw, Lyn ini emang kelewat sempurna sih, nggak heran Kay ngerasa gitu.

Ulasan lengkap bisa dibaca di sini.
Profile Image for Nisa Rahmah.
Author 3 books105 followers
February 7, 2017
"Cara terbaik ngebebasin diri kita dari belenggu yang kita ciptakan sendiri adalah melepaskannya. Katakan apa yang kamu mau, katakan apa yang membuat perasaanmu sesak. Dengan begitu, nggak bakal ada yang mengganjal di dada kamu lagi." ---halaman 101

Selengkapnya >> http://resensibukunisa.blogspot.co.id...

Sky adalah novel teenlit terakhir yang saya baca di bulan ini. Menceritakan tentang kisah cinta segi empat di antara tokoh-tokohnya. Masing-masing karakter memiliki kisah mereka sendiri. Selain itu, mereka juga punya kesukaan yang menjadi jalan hidup mereka masing-masing: Lyn dengan lari, Kay dan Luna yang menyukai bermain piano, Ethan dengan kameranya.

Novel ini bukan hanya tentang kisah cintanya saja, melainkan berbicara tentang ambisi dan mimpi, juga bagaimana keluar dari ketakutan-ketakutan tentang masa lalu yang kurang menyenangkan. Banyak sekali pelajaran yang bisa diambil dari kisah mereka.

Alur kisah ini bergerak maju, meskipun sesekali ada flashback juga. Hanya saja, saya merasakan kalau ceritanya sendiri berjalan begitu lambat. Namun karena disampaikan dengan apik, membuat saya tidak mati kebosanan saat membacanya. Dari segi penokohan sendiri, saya bisa merasakan bagaimana karakter-karakter ini tumbuh. Lyn yang ceria dan optimis, Ethan yang santai, Kay yang pasif dan menyimpan banyak hal dalam kepalanya, Luna yang manis. Anehnya, saya justru lebih menyukai sosok Ethan di sini ketimbang Kay.

Novel ini dikemas cukup baik, dengan salah satu bagian ceritanya yang muncul sebagai prolog. Cukup bisa memancing penasaran pembaca, kok. Namun, hanya saja, ada banyak kesalahan penulisan di sini. Sayang sekali. Kalau harus menandai satu per satu rasanya kebanyakan. Lagi pula, saya bacanya via buku digital jadinya tidak memberikan penanda. Kalau bacanya via buku cetak, mungkin mudah menandainya di post-it. Yang kentara saja, misalnya di blurb. Atau, tentang penulisan elipsis. Ada yang dijeda dengan spasi, ada yang nyambung dengan kata selanjutnya.

Disampaikan melalui sudut pandang orang ketiga, membuat pembaca merasakan gemas dan kesal terhadap apa yang dipikirkan oleh masing-masing tokohnya, tapi mereka saling tidak mengetahui. Kesal juga bacanya, hahaha. Penulis berhasil membuat kesan dalam ceritanya yang bakal dikenang oleh pembaca.

Namun, di luar itu semua, saya senang membaca Sky. Jadi turut membayangkan bagaimana menyenangkannya berlari. Mengingat, saya sudah lama nggak lari. Seringnya sih, justru malah lari dari kenyataan *ehh*.

"Saat kamu sadar bahwa apa yang kamu inginkan mustahil didapatkan, mundur teratur adalah satu-satunya jalan keluar sebelum kamu terluka lebih dalam. Kamu pernah dengar ungkapan itu, Lun?"
"Tapi itu pengecut namanya, Kay."
---halaman 145
Profile Image for Rizky.
1,067 reviews89 followers
February 6, 2017
16 - 2017

Ada 1 eks gratis SKY diblogku DL 3 Februari 2017 http://rizkymirgawati.blogspot.co.id/...

"Banyak orang yang bilang persahabatan cowok dan cewek itu mustahil. Seenggaknya dari sekian persen nunjukin persahabatan itu nggak murni karena pasti ada yang suka sama sahabatnya sendiri." (Halaman 122)

Kay dan Lyn sudah lama bersahabat. Walaupun karakter mereka berbeda, mereka selalu bersama. Apalagi Kay sudah tidak punya siapa-siapa lagi, akhirnya Kay pun tinggal bersama keluarga Lyn.

Namun, sejak kejadian di masa lalu, Kay berubah. Lyn seakan tidak bisa menemukan Kay yang dulu. Bahkan Kay pun sudah tidak punya impian lagi. Kay menutup dirinya, bahkan terhadap Lyn.

Hingga kemudian sosok anak baru datang dalam kehidupan mereka. Sosok bernama Luna, yang ternyata bisa langsung dekat dengan Kay. Bahkan Kay perlahan-lahan berubah. Kay seakan menemukan dunianya yang baru dan ternyata tidak ada Lyn di dalamnya.

"Terkadang, kehadiran orang lain bisa nyadarin kita betapa berharganya orang yang udah lama di sisi kita.Mungkin kondisi lo kayak gitu." (Halaman 123)

Seharusnya Lyn bahagia melihat perubahan Kay. Apalagi Kay terlihat bahagia. Kay menemukan impiannya, sayangnya itu bukan karena Lyn. Kehadiran Luna pun perlahan-lahan menggantikan sosok Lyn dalam hidup Kay. Hal ini membuat hati Lyn sakit sekali, karena selama ini Kay hanya dekat dengannya. Lyn pun akhirnya sadar tentang perasaannya terhadap Kay.

"Saat kamu sadar bahwa apa yang kamu inginkan mustahil didapatkan, mundur teratur adalah satu-satunya jalan keluar sebelum kamu terluka lebih dalam." (Halaman 145)

Hubungan Lyn dan Kay pun merenggang. Entah kenapa Kay meminta Lyn untuk menjaga jarak. Hal yang sungguh tidak dimengerti oleh Lyn. Persahabatan mereka pun dipertaruhkan. Ada alasan kenapa Kay berubah dan meminta untuk jauh dari Lyn.

"Saat kita akhirnya punya seseorang yang kita anggap berharga, hal yang seharusnya kita lakuin adalah mempertahankan dia, bukannya melepaskan dia pergi." (Halaman 175)

Di lain sisi, ada sosok Ethan yang hadir dalam kehidupan Lyn. Sosok Ethan yang ceria dan selalu ada di sisi Lyn. Namun, Ethan bukanlah Kay. Lyn tetap saja merasa berbeda.

"Gimanapun, siapa yang berani mencintai artinya dia siap dengan segala konsekuensi termasuk ... patah hati." (Halaman 179)

Bagaimana akhir kisah Lyn dan Kay? Apa yang sesungguhnya terjadi dengan hubungan mereka?

"Ternyata waktu nggak bisa jaminan ya, kalo kita bisa kenal seseorang luar-dalam." (Halaman 184)

Akhirnya, menemukan kisah remaja yang menghibur dan membuatku jatuh cinta dengan kisahnya. Sebuah kisah cinta segiempat yang begitu rumit sekali.

Alurnya terasa lambat sekali, berfokus pada persahabatan Lyn dan Kay, kemudian hadir sosok Luna dan Ethan yang mengubah kehidupannya.

"Cinta selalu punya tempat berlabuh, Than. Siapa dia, kapan dia datang, dan di saat seperti apa ... itu misteri yang nggak pernah kita tahu, kan?" (Halaman 219)

Jujur, aku gregetan sekali membaca kisah Lyn dan Kay ini. Kok hal yang terasa sederhana jadi terkesan dibuat rumit. Ya, kalau sayang kan tinggal bilang saja, bukannya malah menjauh dan berbuat hal-hal yang menyakitkan kayak gitu. Aku malah gak simpatik sekali sama Kay, bagiku Kay terlalu egois sekali dengan sikapnya, yang secara tidak langsung malah menyakiti dirinya dan orang-orang di sekitarnya.

"Semua manusia akan sampai di fase di mana mereka harus berubah. Tapi terkadang orang yang paling nggak siap dengan perubahan itu justru orang terdekat mereka. Karena mereka merasa nggak seharusnya orang itu berubah jika justru mengubah suatu hubungan." (Halaman 220)

Aku bisa memahami kenapa Kay bisa menjadi pribadi yang pesimis dan terlalu takut kehilangan. Trauma masa lalu membuat dia berubah sekian lama. Perubahan dalam dirinya pun harus didorong oleh orang baru dan aku suka dengan perubahannya, tetapi tidak suka keputusannya terkait Lyn. Rasanya berlebihan sekali.

"Tindakan paling pengecut manusia adalah ketika mereka tidak berani mengakui perasaannya sendiri. Mereka menyerah sebelum mencoba." (Halaman 233)

Di antara semua tokoh yang ada, aku malah jatuh cinta dengan sosok Ethan. Sosok yang ceria dan optimis dalam hidup. Interaksinya dengan Lyn juga lebih terasa chemistrynya, daripada Lyn dan Kay yang terkesan kaku dan berjarak. Walau dia dan Lyn baru saja saling mengenal.

"Cinta itu sepertu pedang bermata dua, di satu sisi dia melukai, di sisi lain menyembuhkan." (Halaman 233)

Diceritakan dengan alur maju dan sedikit flashback, sebagai pembaca aku dibuat penasaran dengan kisah Kay dan Lyn. Walau endingnya mudah tertebak, tapi aku menikmati membaca kisah ini.

"Hiduplah dengan sebuah keinginan, itu akan membuat kita lebih berarti seenggaknya untuk impian itu sendiri." (Halaman 234)

Ini bukan hanya tentang kisah cinta remaja biasa saja, tetapi juga impian dan berdamai dengan masa lalu. Bagaimana setiap orang sebaiknya punya impian, agar hidupnya lebih terarah dan bermakna.

"Kadang impian itu bisa datang tanpa diduga. Kamu harus cepat-cepat nemuin impianmu, Kay.""Impian itu tujuan seseorang untuk hidup. Jadi kita harus punya impian." (Halaman 63)
Profile Image for Putri Ananta.
Author 1 book12 followers
March 13, 2017
3.5*!

"Hiduplah dengan sebuah keinginan, itu akan membuat kita lebih berarti seenggaknya untuk impian itu sendiri." | Hlm. 234

Lyn dan Kay adalah sepasang sahabat sejak kecil. Lyn adalah seorang remaja putri yang dipenuhi dengan semangat. Sementara Kay adalah seorang remaja putra yang patah semangat. Dia menjalani hidupnya tanpa semangat karena trauma masa lalu yang dimilikinya.
Menurut Lyn, Kay perlu mengubah cara pandangnya tentang mimpi. Lyn berusaha untuk mengubah Kay, namun tak ada perubahan berarti hingga seorang siswi pindahan hadir di antara mereka. Karena banyak memiliki kesamaan, Luna, si anak pindahan, dengan mudahnya menjadi dekat dengan Kay. Kehadiran Luna dalam hidup Kay berhasil merubah cara pandang Kay. Kay menjadi seorang remaja yang memiliki mimpi.
Kay pun bercerita pada sahabatnya, Lyn, bahwa ia ingin menjadi pianis. Kay berkata juga bahwa ia akan mengikuti kompetisi piano seperti yang disarankan Luna. Seharusnya Lyn merasa bahagia dengan perubahan positif itu, namun Lyn justru merasa sebaliknya. Lyn juga sadar bahwa telah ada perasaan istimewa terhadap Kay. Namun, Kay perlahan berubah. Kay menjadi sosok yang perlahan jauh dari Lyn.
Hingga suatu hari, Kay meminta untuk menjauh dari Lyn. Untuk pertama kalinya, Kay meminta sesuatu pada Lyn. Jadi, mau tak mau Lyn mengabulkan permintaan Kay yang sebenarnya konyol itu. Lyn sama sekali tak mengerti alasan di balik permintaan itu.
Selama tak ada Kay di samping Lyn, Ethan hadir menemani gadis itu. Ethan mengajak Lyn menemaninya jalan-jalan sambil memotret. Gadis itu menghargai usaha Ethan untuk membuatnya bahagia, namun Lyn tetap tak merasa bahagia. Ia tetap meratapi persahabatannya yang kini kacau. Ia merindukan Kay.
Lantas bagaimanakah kelanjutan persahabatan Lyn dan Kay? Dan bagaimanakah perasaan Lyn akan bermuara?
"Semua manusia akan sampai di fase di mana mereka harus berubah. Tapi terkadang orang yang paling nggak siap dengan perubahan itu justru orang terdekat mereka. Karena mereka merasa nggak seharusnya orang itu berubah jika justru mengubah suatu hubungan." | Hlm. 220

Ketika saya tahu bahwa SKY adalah novel yang kental akan unsur persahabatan dan percintaan ala remaja, saya buru-buru memasukkan SKY sebagai bacaan saya. Okelah, alasan lebih tepatnya adalah persis seperti kutipan dalam buku ini:
"Banyak orang yang bilang persahabatan cowok dan cewek itu mustahil. Seenggaknya dari sekian persen nunjukin persahabatan itu nggak murni karena pasti ada yang suka sama sahabatnya sendiri." | Hlm. 122

Saya benar-benar menyukai tema demikian. Hehe.
Saya menaruh ekspektasi yang sangat besar pada kisah Lyn dan Kay ini. Sayangnya, saat membaca SKY, saya menyadari ada sesuatu yang familiar dengan SKY. Perasaan familiar ini cukup mengganggu. Cukup lama saya bertanya-tanya kenapa saya familiar, akhirnya saya menyadarinya ketika sampai di sepertiga novel ini. Karakter-karakter dalam SKY mengingatkan saya tentang sebuah anime yang berjudul Shigatsu wa Kimi no Uso.
Kay yang menyukai piano mengingatkan saya akan Arima Kousei yang juga menyukai piano. Sahabat Kay, Lyn, dengan larinya mengingatkan saya akan Tsubaki yang merupakan sahabat Arima sejak kecil—yang juga menyukai olahraga. Dan Luna yang suka piano mengingatkan saya akan Kaori yang juga membidangi musik dalam anime Shigatsu wa Kimi no Uso. Luna yang berhasil mengubah Kay juga kurang lebih sama dengan Kaori yang “mengubah” Arima.
Sesungguhnya, saya cukup terganggu dengan pola yang mirip ini. Namun, saya berusaha menepis pikiran mengganggu ini dengan fakta bahwa latar belakang dari kisah Lyn-Kay dan Tsubaki-Arima berbeda. Mungkin hal semacam ini wajar karena memang tidak ada satu ide pun yang murni baru, ide-ide yang ada selama ini kebanyakan merupakan upgrade atau olahan dari ide-ide yang telah ada sebelumnya.
Di luar fakta bahwa saya menemukan perasaan familiar yang mengganjal, saya menyukai kisah dalam SKY ini. Perjuangan remaja untuk menggapai dan menemukan mimpi adalah poin yang menarik dalam kisah ini. Bagaimana para tokohnya berusaha berdamai dengan masa lalu dan meyakinkan diri akan mimpi mereka masing-masing benar-benar menginspirasi. Apalagi, balutan persahabatan serta percintaan benar-benar menarik untuk diikuti. Hm, sebagai remaja, saya belajar banyak tentang mimpi melalui novel ini.
SKY dibuka dengan prolog yang memberikan banyak pertanyaan dalam benak pembaca. Untuk memberikan jawaban akan pertanyaan-pertanyaan itu, penulis menulis kisah ini kembali pada masa lalu mereka. Alurnya cenderung lambat, tapi tidak berarti membosankan. Diksi yang dipilih oleh penulis membuat saya betah membacanya. Terlebih, banyak sekali kata-kata inspiratif dari para tokohnya.
Saya masih menemukan kesalahan penulisan dalam SKY. Baik itu kesalahan ketik hingga kesalahan penulisan nama seperti di halaman 104: Lyn melirik Lyn tajam tanpa bertanya. Tidak masalah, saya masih menikmati kisahnya.
Membaca SKY membuat saya kesal, bahagia, sedih, dan marah secara bergantian. Mungkin karena diceritakan dalam sudut pandang orang ketiga serba tahu, jadi pembaca dalam hal ini saya dibuat geregetan dengan jalinan kisahnya. Saya mengapresiasi penulis yang berhasil membawa emosi pembaca turut terlibat dalam kisahnya. Tidak semua cerita berhasil membuat pembacanya bersimpati, SKY adalah salah satu kisah yang membuat saya bersimpati. Keren! (y)
Oh ya, saya sebenarnya berharap bagian Luna akan tereksplor lagi. Penulis hanya menjelaskan Luna setengah-setengah. Latar belakang Luna juga tak sepenuhnya diungkap, membuat saya penasaran. Padahal, jika bagian Luna lebih tereksplor, saya yakin pembaca akan dibuat makin gemas dengan kisah ini. :D
Secara keseluruhan, SKY adalah bacaan yang asyik banget. Saya senang akhirnya kesampaian membaca novel ini. Sebagian besar ekspektasi saya terwujud; kisah persahabatannya dan mimpinya dan endingnya (fyi, saya suka sekali dengan ending-nya :D). SKY keren!

3.5*!

"Saat kita akhirnya punya seseorang yang kita anggap berharga, hal yang seharusnya kita lakuin adalah mempertahankan dia, bukannya melepaskan dia pergi." | Hlm. 175
32 reviews
June 23, 2020
Risetnya maksimal sih, cuma kurang check recheck syllabus pianonya. Ada beberapa yang kucatet sih, waltz a minor itu grade 5 (Kay belum bisa memainkan dengan baik), nocturne 20 itu grade 7 (tempo kay masih belum teratur) dan ballade 1 g minor itu grade 10++ (kay sudah memainkan dengan penuh emosi) well kenapa makin gede gradenya makin sempurna mainnya?

Anyway, mari bergeser ke karakternya yang butuh banyak pembenahan "perlu pembenahan kah?" Menurut Jacko, perlu. Karakter di buku ini memang gampang banget disayang, Lyn yang ngebelain Kay terus, Luna yang tabah banget ngadepin Kay, Ethan yang nungguin Lyn. Itu dia, yang rada bikin cerita heavy adalah Kaynya. Kalau dipikir pikir lagi, otak Kay ga ada yang nyalahin. Dia pengen mandiri, oke. Tapi penulis terlalu ngeletakin pemihakan kita sama Lyn, menyetting Kay sebagai antagonis di cerita ini. Doesn't fair enough.

Tapi, mari kita apresiasi plotnya yang belum bisa ditebak kepala. Ada beberapa yang kena tangkep, tapi yang utama betul betul ga bisa ditebak. Padahal kalau sekali lagi dipikir pikir, plottingnya bener bener simple banget, ga seribet teenlit lain yang rada 'depressing'.

3🌟 mendeskripsikan perasaan terdalam Jacko pada buku ini 😁
Profile Image for Novita Anggun.
20 reviews3 followers
January 15, 2021
Sky. Langit.
Lyn menyukai langit dan biru. Ia suka cuaca cerah supaya bisa berlatih lari. Dia tidak suka hujan. Beda dengan Kay. Cowok piatu ini suka hujan meski tak tahan dengan air hujan yang selalu membuatnya sakit.

Penulisnya hebat oih bisa memasukkan banyak value dalam cerita remaja sekolah ini. Lagi-lagi masalah 'trauma masa lalu' selalu menjadi momok setiap orang. Termasuk Kay yang menyaksikan ibunya gantung diri dan meninggalkan luka mendalam baginya.

Lyn kecil memaksa kedua orangtuanya untuk mengajak Kay tinggal bersama dan sejak itulah mereka selalu bersama.

Novel ini juga menceritakan tentang ambisi, meraih cita-cita, dan pencarian jati diri. Alur kisahnya bergerak maju meski beberapa ada kisah kilas balik. Bahasa yang digunakan penulis santai dan ringan. Enjoy banget bacanya meski lewat ponsel.

Salah satu quote :

"Cara terbaik ngebebasin diri kita dari belenggu yang kita ciptakan sendiri adalah melepaskannya. Katakan apa yang kamu mau, katakan apa yang membuat perasaanmu sesak. Dengan begitu, nggak bakal ada yang mengganjal di dada kamu lagi." ---halaman 101
Profile Image for Dhea Safira.
Author 8 books2 followers
September 27, 2017
Novel ini manis, remaja banget. Suka dengan gaya bertutur Mbak Aiu, mengalir gitu aja.

Saya gregetan banget sama Kay. Walau saya juga somehow memahami apa yang dipikirkan Kay. Yah, terkadang menjadi manusia dengan pikiran rumit memang mengganggu.

Coba aja posisinya di balik. Maksud saya, cowoknya yang lebih agresif (eh?)
Hehe selera pribadi sih. Saya memang lebih suka cowok yang lebih agresif.

Emm, secara teknis, ada beberapa saltik dan kata yang tidak efisien. Sama itu... dua kali penulis salah nulis Lyn jadi Luna. Makanya saya jadi bingung, kenapa jadi Luna? Perasaan yang ngomong sama Ethan si Lyn.

Omong2, nuansa langitnya dapet banget ^^


Overall, saya suka novel ini. Menunggu karya Mbak Aiu selanjutnya ^^
Profile Image for Amaya.
749 reviews58 followers
July 1, 2021
Persoalan cinta dengan sahabat, tetapi banyak halangan. Itu sih intinya. Kadang sebel sama Kay yang terlalu muluk, maju mundur terus. Kadang sebel sama Lyn yang suka menyembunyikan perasaan. Sewaktu Ethan bilang kalau Lyn itu ribet, seharusnya dia tinggal tarik persetujuannya, lalu selesai, itu aku setuju banget!

Well, ceritanya kompleks, sih. Masa lalu kelam Kay dapat nilai plus, jadi aku bulatkan jadi 3 bintang. Entahlah, somehow aku merasa alurnya flat saja. Kejutan-kejutan yang bikin greget pun kurang berkesan. Mungkin bakal baca karya penulis yang lain, hihi.
Profile Image for yass.
19 reviews2 followers
March 9, 2021
Ceritanya bagus dan menarik memiliki banyak amanat mengenai pertemanan

Bercerita tentang Lyn gadis ceria, bersahabat dengan Kay yang pesemistis dan penyendiri. Dibalik sifat Kay ternyata ada 'luka' di masa lalu. Lyn ingin mengembalikan senyum Kay, tapi Kay malah mulai menjauhi Lyn.

Sebenernya gue agak gregetan sama Kay yang bikin semuanya tambah runyam:')

Gue kasihan sama Ethan dia yang selalu menghibur Lyn yang sedih gara" ulah Kay, tapi Lyn cuma anggap dia 'temen' doang. Sad boy:')
39 reviews9 followers
April 15, 2020
Di dalam Sky, Aiu Ahra menyuguhkan cerita tentang menggapai mimpi, persahabatan, dan percintaan khas remaja yang dibalut dengan latar dan perasaan si tokoh melalui deskripsi yang terlampau jelas.

3.2
Profile Image for pidaalandrian.
364 reviews5 followers
October 1, 2018
Bagus..
Tentang persahabatan, pengorbanan, keluarga dan perasaan.
Komplitlah pokoknya. Dan aku suka gimana cara penulis mengemas cerita ini menjadi cerita yg gk membosankan. Krn aku cenderung kl sama teenlit itu gk ada yg sreg sama aku. Tp utk novel ini aku terkecuali.
Profile Image for Rumah.
Author 1 book41 followers
February 6, 2017
Baca reviewnya dan ikutan giveawaynya yuk disini >> http://peekthebook.blogspot.co.id/201...

Sky menceritakan kisah tentang dua anak remaja yang masih duduk di bangku SMA. Mereka adalah Lyn dan Kay. Hobi Lyn adalah berlari, karena menurut dia, berlari itu berarti bebas. Terlebih jika dia melihat Kay ada di garis finish dan membawakan botol mineral untuknya. Kay adalah sahabatnya sedari kecil. Hingga kejadian di masa lalu Kay akhirnya membuat Lyn meminta orang tuanya untuk mengadopsi Kay. Sejak saat itu, mereka berdua seakan tak pernah terpisahkan. Dimana ada Kay, disitu ada Lyn.

Masa lalu Kay memang tak menyenangkan. Dimana sesuatu terjadi kepada orangtuanya. Sejak saat itu Kay menjadi pribadi yang tertutup. Berubah menjadi Kay yang pendiam. Lyn berusaha mengembalikan Kay agar seperti dulu. Berbagai cara dilakukannya. Dari mensupport Kay untuk mengikuti kejuaraan piano karena hobi Kay adalah bermain piano. Namun, Kay tetap diam. Tak ingin berubah. Lyn sedih.

Membaca novel ini benar-benar bikin saya gemes, baper, sedih, pingin banget kalau boleh nyubitin tokoh utamanya. Namun, tak hanya itu saja. Ada rasa sebal, sedih, pingin ketawa, pingin nangis, semuanya bercampur jadi satu. Penulisnya mampu merangkai kata demi kata menjadi kalimat yang bikin pembacanya menjadi kesulitan buat berpaling sejenak saja dari novel ini. Banyak banget pelajaran yang bisa diambil dari novel ini. Tak hanya tentang masa lalu, tapi juga tentang memaafkan, bersikap gentleman, ambisi dan mimpi. Bagaimana caranya agar bisa terlepas dari bayang-bayang ketakutan akan masa lalu yang sedikit tak menyenangkan.

Alur yang digunakan di kisah ini adalah maju. Ada beberapa kilasan masa lalu juga yang diceritakan. Walaupun diceritakan secara agak lambat, namun itu tak mempengaruhi aku sama sekali. Kenapa? Karena penulisnya menyampaikannya dengan apik, dan membuat aku susah move on atau nggak pingin cepat-cepat habis aja ceritanya. Untuk tokoh-tokohnya sendiri pun, aku merasa jika karakter-karakter para tokoh ini berkembang dengan baik. Dimana ada Lyn dengan sifatnya yang selalu happy dan penuh optimis. Ethan yang selalu santai dan ramah. Kay yang cenderung pendiam dan menyimpan segala kesakitannya sendiri. Luna yang manis dan humble. Tapi, dari empat tokoh ini, aku lebih suka sama Ethan. Auranya beda soalnya. Di bayanganku padahal sosok Ethan itu dalam versi dewasa tapinya yaa, pakai kacamata semacam kacamata nerd, terus garis rahangnya tegas, tapi begitu senyum, bikin cewek-cewek meleleh.
Profile Image for Septi RA Hayuu.
54 reviews
October 30, 2020
Saya membaca novel ini semacam... apa, ya? Geregetan, mungkin. Remajanya dapet banget, sweet. Nyembunyiin perasaan ke sahabat sendiri, cinta segiempat, cinta bertepuk sebelah tangan. Saling mengingatkan dan saling menguatkan.
Saya suka gaya berceritanya juga. Smooth :)
Eh, saya dari kemarin-kemarin masih bingung sama blurbnya, ada kata "ibuku", saya gak terlalu mudeng.
Profile Image for Soul.
26 reviews
December 27, 2022
Sbenernya kl baca ini waktu normal normal nya bakal ga suka, cmn ak baca ini waktu ak gabut segabut gabut gaada bacaan yg menarik perhatian ku. Dan jadilah ak merasa terhibur baca ini awiwkaoakak walopun alurnya pasti gitu gitu aja haha
Displaying 1 - 17 of 17 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.