Jump to ratings and reviews
Rate this book

If You Come Back

Rate this book
Enam tahun, Halim Perdana Kusuma selalu percaya bahwa dirinya membenci Mahira, mantan istrinya. Namun, ketika takdir kembali mempertemukan mereka, Halim yakin ada yang salah dengan dirinya. Benci tidak cukup kuat untuk menahan Halim agar tidak mengikuti perempuan itu hingga ke rumahnya—rumah mereka di masa lalu. Jelas itu keputusan yang salah, karena kenekatan itu justru berujung pada pertemuannya dengan Gara, anak laki-lakinya, yang tidak pernah ia ketahui sebelumnya. Siapa sangka, kehadiran bocah itu bisa mengubah segalanya. Termasuk membuka rahasia penyebab perpisahan Halim dan Mahira.

384 pages, Paperback

Published November 7, 2016

6 people are currently reading
66 people want to read

About the author

Evril

1 book2 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
4 (4%)
4 stars
7 (7%)
3 stars
48 (53%)
2 stars
21 (23%)
1 star
9 (10%)
Displaying 1 - 22 of 22 reviews
Profile Image for Ana  Fitriana.
160 reviews31 followers
April 23, 2018
Isinya tentang Halim dan Mahira, pasangan yang pernah menikah, bercerai lalu bertemu lagi enah tahun kemudian secara kebetulan dan ternyata ada Anggara, anak mereka yang dikandung Mahira saat proses perceraian. Halim jelas kaget karena dia tak tau menahu soal Gara. Saat kekeuh menggugat cerai, jangankan memberi tahu tentang kabar kehamilan, memberikan kesempatan untuk Halim pun Mahira tak sudi. Iya, untuk apalagi mendengar penjelasan dari suami yang berselingkuh?



1. 380 halaman, 37 bab untuk menyakinkan hati Mahira untuk mendengarkan, memahami, memaafkan dan memberi kesempatan kedua pada Halim. Yang mana menurut saya, ini kebanyakan boooo'. Usut-punya usut. pantas aja banyak, alurnya lambat. Banyaknya muterrr di situ.
Banyak penjelasan yg dibuat terlalu bertele2. Pengen penulisnya mgkn dibuat detail biar jelas, tp jatuhnya too much telling, dan ends up jadi bertele-tele banget.

2. Pasangan ini menikah saat kelas 12 SMU. Nggak ngerti mereka gimana bisa nikah saat usia sekolah gitu. Nggak dijelaskan juga kenapa kudu kawin buru-buru selain karena ini hasil paksaan dari kakek mereka.(hlm:1)

3. Pacarnya Halim kan namanya Annabel yaa, dipanggilnya Ana. Yang aneh, kalo Halim ngomong pake Enggres, nama Ana berubah jadi Anne. Ini ada pakemnya apa gimana gitu? semacam Katherine yang dipanggil Katty atau wattpad yang dipanggil watty sebagai wujud kasih sayang? 😝

4. Karakter Halim yang selain nggak dewasa, juga cetek banget pemikirannya. Buktinya bukan cuma manas-manasin Mahira dengan cara mesra ke Anne atau Ana (ah embuhlah!) tapi juga mabok tiap kali galau. Men... mentang-mentang kuliah di Enggres, kelakuan jadi semena-mena. Galau ketemu Mahira, mabok. Kesel karena Mahira dekat sm Cakra (ehh siapa nihh?), mabok. Ditolak mak bapak Mahira, dia mabok lagiii. Cobaa laki model begini, biar kata tamvan juga bikin males kan. (hlm: 22,144,295)

5. Gara masuk RS karena disengat lebah dan ternyata dia alergi, akibatnya parah sampai dia koma 2 hari. Mahira yang shock cuma bisa menangis dan berdoa dengan khusuk sampai lupa ngabarin mak, bapaknya, abangnya ttg kabar ini. Nggak ada satupun keluarga Mahira yang nongol saat Gara berjuang untu hidup. Nggak ada. Penulis lupa memasukan keluarga Mahira meski diceritakan keluarga ini sangat akrab. Mahira kejam ih, nenek datuknya pasti kwatir.( hlm: 165)

6. Tokoh Cakra sebenarnya bisa lebih dihidupkan loh. Cakra ini naksir Mahira udah dari SMU, makin dekat saat Mahira udah cerai, tapi kok ya dibikin nothing. Sekedar peramai untuk kisah segi empat di buku ini. Mana si Mahira kejam banget lagi sama Cakta. Udah tau belum bisa ngelupain Halim, kenapa masih ngegantungin Cakra pake bilang "lamarnya nanti aja ya tunggu udah jadi Master" sekalinya dilamar beneran "kasi waktu buat berpikir ya, Cak". Busettt. Kalo udah tau belum bisa ngelupain yang lama ngapain kudu menghadirkan sosok baru yang nantu hanya akan kamu sakiti. Kenapaaa Mahira? Kenapaaa?!! (kenapa jadi eyke yang baper?" 😂

6. Konflik yang ditawarkan sebenarnya oke, berbau dark gitu karena siapa sangka kalo masalah antara Halim dan Mahira bukan cuma salah paham biasa, tapi ada campur tangan seseorang yang memang mau mereka bercerai. Tuhkaan, oke kan konfliknya. Tapiii eksekusi konfliknya yang nggak klimaks ini loh bikin saya garuk-garuk kepala. Tokoh penjahatnya main diilangin aja. Padahal kan kalo melihat sejarah kejahatan yang dia buat, bisa looh masuk jeruji besi bareng Jennifer Dunn. Sayangnya, fokus buku ini memang hanya ke Halim dan Mahira sih, jadi sekeliling mereka sengaja dibikin buram.

Sekian dulu cuap cuap (hihihihi) dari saya. Salam hangat dari saya Ana yang dipanggil incess bukan Anne 😘
Profile Image for Rizky.
1,067 reviews89 followers
February 6, 2017
6 - 2017

Review selengkapnya juga bisa dibaca disini http://rizkymirgawati.blogspot.co.id/...

"Apa yang akan orang lain pikirin kalau melihat dua orang yang bukan suami-istri tapi tinggal di satu atap yang sama?" (Halaman 156)

Mahira dan Halim dulunya adalah sepasang remaja yang menikah karena dijodohkan. Keduanya dijodohkan oleh kakek masing-masing dan akhirnya melangsungkan pernikahan saat mereka masih di tingkat terakhir SMA.

Awalnya mereka layaknya pasangan yang baru menikah, karena dijodohkan hubungan mereka pun tidak bisa dikatakan baik, mereka sama-sama merasa terpaksa dengan pernikahan keduanya. Awal pernikahan mereka diwarnai dengan aura kebencian dan permusuhan, karena merasa masa remajanya terenggut begitu saja. Namun, siapa menyangka bahwa benih-benih cinta hadir diantara keduanya seiring berjalannya waktu? Keduanya menyadari mereka saling jatuh cinta satu sama lain.

Hingga kemudian Halim harus melanjutkan pendidikannya di Inggris dan mereka pun harus menjalani hubungan Long Distance Marriage. Jauhnya jarak tidak menghalangi mereka untuk menjalani hubungan pernikahan mereka. Sayangnya, badai datang begitu cepat di usia pernikahan mereka yang masih sangat muda. Halim terbukti berselingkuh, dan Mahira pun merasa dikhianati. Singkat kata, mereka akhirnya bercerai. Walau Halim masih berusaha untuk mempertahankan pernikahan mereka.

6 tahun berlalu, tanpa komunikasi diantara keduanya. Hingga suatu hari tak sengaja Halim bertemu kembali dengan Mahira, mantan istrinya. Betapa kagetnya Halim ketika mengetahui bahwa Halim punya Gara, buah hati hasil pernikahan mereka sebelumnya. Hal yang baru diketahuinya saat ini.

Awalnya Halim tak percaya, tapi tak ada yang bisa meragukan bahwa Gara benar-benar putra kandungnya. Halim pun ingin dekat dengan Gara, sedangkan Mahira masih agak ragu berurusan kembali dengan Halim.

Tak disangka, interaksi Halim dan Gara, membuat segala kenangan masa lalu kembali menyeruak. Padahal di lain sisi, Halim sudah punya Anna, kekasihnya. Tapi Halim pun tak kuasa membendung pesona Mahira terhadapnya.

"Ternyata dicintai oleh dua orang itu bisa membuat stres, apalagi jika dua orang yang mencintai kita melamar kita dalam waktu yang bersamaan, dobel stres." (Halaman 285)

Mahira sendiri pun ragu dengan perasaaannya terhadap Halim. Apalagi tiba-tiba Cakra, sahabatnya melamarnya di saat yang bersamaan dengan Halim. Apa yang harus dipilihnya?

Akankah ada kesempatan kedua untuk Halim dan Mahira bersatu? Atau memang kisah mereka sudah berakhir sejak perceraian keduanya? Siapa yang dipilih Mahira, Cakra atau Halim?

"Dengan segala ketegaran dan kemandiriannya, perempuan itu pasti berpikir berulang-ulang untuk menerimanya. Tapi setegar dan semandiri apapun perempuan, mereka pasti akan lebih aman dalam perlindungan laki-laki yang mencintainya, bukan?" (Halaman 254)

Akhirnya berhasil juga menamatkan novel ini. Sebuah debut yang cukup menyenangkan untuk diikuti. Apalagi ini tentang kisah pernikahan, tema yang selalu menjadi favoritku :D

Namun, agak berbeda dari kisah-kisah pernikahan yang pernah kubaca. Novel ini mencoba mengangkat kisah pasangan mantan suami-istri pasca perceraian keduanya. Kisah yang terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari, karena tak menutup kemungkinan ini pernah terjadi dengan orang-orang di sekitar kita.

Dari segi ide cerita sederhana tentang pengkhianatan dan kesempatan kedua. Awalnya aku penasaran apa yang terjadi di masa lalu dengan pernikahan Halim dan Mahira, alasan apa yang membuat keduanya harus bercerai dan memutuskan mengakhiri pernikahan mereka.

Kisah bergulir dengan lancar, aku seakan diajak mengenal kehidupan Halim, juga Mahira. Bagaimana pertemuan mereka kembali, dan hadirnya Gara yang menyemarakkan kehidupan keduanya.

Aku salut dengan Mahira yang bisa tetap survive membesarkan Gara seorang diri selama 6 (enam) tahun tanpa bantuan siapa pun. Aku bisa memaklumi kenapa Mahira begitu ragu untuk melangkah kembali membangun hubungan apalagi menikah. Lamaran Cakra dan tawaran Halim untuk rujuk kembali juga membuatnya dilema memilih. Hal yang terasa manusiawi sekali. Aku bisa memahami jika Mahira trauma dengan pernikahannya terdahulu, apalagi perpisahannya karena permasalahan dari pihak pasangan.

Jika aku berada di posisi Mahira pun sulit rasanya untuk menerima kembali mantan suami yang pernah berselingkuh. Tentunya tidak mudah. Walaupun akhirnya aku tahu ada penjelasan di balik semuanya, tetap saja sulit rasanya menerima semuanya. Tetapi, kita gak pernah tahu bagaimana takdir bekerja khan?

Aku bisa merasakan chemistry yang terbangun di antara Halim, Mahira dan Gara. Apalagi interaksi Gara dan Halim itu begitu natural dan membuatku kadang-kadang tersenyum-senyum sendiri. Gara hadir mewarnai kehidupan Mahira dan Halim, dan tidak bisa dipungkiri bahwa perpisahan bukan berarti memutus hubungan anak ke ayah/ibunya. Karena tidak ada namanya mantan anak.

Seperti sebuah kisah fiksi lainnya, aku memang bisa menebak kemana kisah ini akan berakhir. Tetapi percayalah, kamu tidak akan bosan saat membacanya.

Novel ini sangat kurekomendasikan buat kamu yang sudah menikah atau merencanakan pernikahan, karena kamu akan belajar bahwa komunikasi, kepercayaan dan keterbukaan itu sangat penting diantara pasangan. Jangan sampai kesalahpahaman membuat pernikahan yang kamu bangun hancur begitu saja.

Walau termasuk novel dewasa dengan tema pernikahan, tetapi masih bisa dibaca oleh siapa saja karena tidak ada adegan dewasa kok.
Profile Image for Rumah.
Author 1 book41 followers
January 22, 2017
Baca reviewnya disini yuk >> http://peekthebook.blogspot.co.id/201...

If You Come Back menceritakan kisah mengenai seorang wanita bernama Mahira. Beberapa tahun yang lalu, Mahira pernah menikah dengan seorang lelaki bernama Halim. Pernikahan karena perjodohan dari kakek masing-masing. Pernikahan mereka terjadi di saat mereka berada di tingkat akhir SMA.

Mereka berdua sama-sama merasa terpaksa dengan pernikahan tersebut. Awal pernikahan itu diwarnai dengan kebencian dan aura permusuhan. Tak ada yang menyangka jika sang cupid telah memanahkan panahnya hingga membuat mereka merasakan benih-benih cinta. Mereka saling jatuh cinta satu sama lain.

Hingga keputusan Halim untuk melanjutkan pendidikannya di Inggris pun akhirnya membuat mereka menjalani Long Distance Marriage. Namun, di tengah kebahagiaan mereka, ada badai datang. Halim terbukti berselingkuh, dan Mahira terkhianati. Mereka pun akhirnya bercerai.

Membaca kisah ini itu bikin baper, gemes, ketawa-ketiwi sendiri. Novel ini sedikit berbeda dengan novel dengan tema yang sama, pernikahan. Kalau biasanya, bercerita mengenai kehidupan menjelang pernikahan atau saat menjalani pernikahan. Kalau novel ini bercerita mengenai hubungan antara mantan suami istri pasca perceraian.

Ide ceritanya sederhana, yaitu tentang pengkhianatan, memaafkan, kejujuran dan kesempatan kedua. Jujur, aku udah pernah baca di Wattpad, dan aku suka dengan apa yang terjadi sebenarnya dengan pernikahan antara Halim dan Mahira. Tapi, begitu jadi buku, makin penasaran, apakah sesuatu hal yang terjadi di masa lalu mereka berdua masih sama atau dibuat semakin berkembang. Tapi, ya itu tadi rasa penasaran tetap ada, karena sudah lama banget baca cerita ini di Wattpad, jadi agak sedikit lupa.
Profile Image for Rini Cipta Rahayu.
28 reviews1 follower
July 21, 2018
Ada yang berbeda dari novel berlabel “Le Mariage” terbitan Elex Media yang satu ini. Masih seputar pernikahan, bukan tentang cerita menjelang Hari-H yang mendebarkan atau lika-liku kehidupan rumah tangga. Tapi tentang dua orang yang pernah menikah lalu memutuskan untuk berpisah dan kembali bertemu dengan cara mengejutkan. Dari judulnya aja, sudah bisa menebak kan kalau kisah re-marriage ini akan menjadi sangat menarik? Bertemu dengan mantan suami/istri pasti menimbulkan sensasi tersendiri, lebih dari sekedar ketemu mantan pacar atau bahkan mantan gebetan. Berbagai kenangan dan perasaan yang susah dijelaskan kembali muncul. Apalagi penyebab retaknya rumah tangga adalah karena sesuatu yang tidak menyenangkan. Begitu juga dengan yang dialami Halim dan Mahira.

Hubungan pasangan ini bisa dikatakan tidak jelas. Benci tapi cinta. Kangen tapi nggak mau mengungkapkan. Aku suka dengan interaksi keduanya, meski sudah dewasa tapi sikap mereka kadang masih kekanakan dan bikin gemes. Nggak manis tapi romantis hihihii.. Dari awal pembaca sudah diajak untuk mengetahui latar belakang kehidupan pernikahan mereka, diceritakan sekilas secara flashback. Beranjak ke halaman-halaman selanjutnya, banyak rahasia yang mulai terkuak. Kak Evril menyimpan ‘masalah utamanya’ dengan sangat rapi. Selain itu, ia juga berhasil menceritakan novel ini dengan baik, jauh dari kisah yang ‘drama’.

Review lengkapnya http://rinspiration95.blogspot.com/20...
Profile Image for Aulia  Rofiani.
326 reviews4 followers
July 14, 2019
Bingung sih mau kasih berapa, kaya lebih dari 3 tapi ga nyampe 4 juga. So, yaaa inilah review gue semoga membantu. Cerita yg baru aja gtu buat gue. Pdkt setelah kandasnya pernikahan. Rahasia yg disimpen di cerita ini cukup oke menurut gue, tapi yaaa ga sampe bikin kepikiran. Cuma sampe 'oh gitu' trus ya udah. Trus alur waktu di 'suatu kejadian' menurut gue masih belum rapi aja gtu. Terasa kurang menjelaskan sehingga membuat pembaca mikir sendiri. Belum lagi ini gue kurang setuju sama konsep perjodohannya. Sumpah masih kelas 3 SMA udah dinikahin dong 😭 Itu alasannya apa selain kakeknya udah ngebet jodohin mereka?Apa karena udah meninggal jadi mereka buru2 dinikahin? Kenapa ga nunggu sampe mereka udah masuk kuliah kek. Emang udah legal sih bagi mereka untuk menikah di umur itu, apalagi mereka terpaksa gtu kan. Berasa gaada bedanya mau nikah skrg sama nanti pun. Cuma ya tetep aja, kenapa ga nunggu lulus sih. Kalo misalnya 'kebobolan' kan kasian gtu cewenya. Masih sekolah udah punya anak masa 😭. Lah kok jadi berasa personal gtu wkwk. Intinya kurang logis aja sih alasan yg ditulis kenapa mereka harus banget dinikahin pas masih kls 3 SMA. Tapiiii kalau tidak menghiraukan semua kekurangan itu, this is fun to read. Dijamin senyam senyum ga jelas deh pas baca :)))
Profile Image for Majingga Wijaya.
152 reviews19 followers
July 11, 2020
Salah satu novel Le Marriage yang entah kenapa beda dari novel Le Marriage yang lain
Yang bikin nerusin baca cuma pengen tahu "sebenernya ada apa sama mereka dulu?"

Dan pas terungkap ... kenapa tokoh yang jahatnya kayak tokoh-tokoh antagonis di sinetron yang biasa dilihat Ibu klo malam dan ternyata tokoh yg nggak diduga banget

Sebelum baca novel ini, aku baca novel dimana tokoh utama cowok nya bener sosok suami idaman sejuta umat, bukan maksud membandingkan tp emang tokoh utama cowoknya bener-bener nggak banget. Dan yang paling bikin gak sreg yaitu karakter Gara yg menurut aku terlalu dewasa daripada umurnya. He's just a child! Atau aku yg salah itung umurnya Gara? Walaupun sisi anak-anak masih dikeluarkan tp masih nggak sreg
Dua tokoh utama pun masih seperti ABG labil di cerita ini. Gemes aja sama interaksi tokoh utama. Dan yg bikin gemes lagi kronologi waktu sedikit membingungkan (mungkin ini yg bikin aku salah itung umur Gara hahaha)

But, ini semua cuma pendapat dr pembaca, nggak maksud menggurui kok. Kalau memag ada koreksin silahkan 😊
Profile Image for summerreads ✨.
110 reviews
February 14, 2024
Ga tau harus bilang apa, tapi untuk kisah pernikahan —sekali lagi, pernikahan, tokoh utama cowoknya freak dan cringe.

Mungkin pengen bikin komedi romantis sih ya. Tapi ternyata endingnya malah jadi tokoh yang freak, nggak punya pendirian, rada selfish, dan nggak berkesan sama sekali :”)

Bahkan kayaknya tokoh cowok yang lain jadi tampak lebih baik, padahal cuma tokoh pendukung. Plotnya lumayan, novel ini kayaknya bisa jadi lebih oke kalau saja tokoh utama cowoknya lebih baik. Bukunya 300an halaman dan aku membaca sampai akhir berharap menemukan poin yang better di antara yang lain tapi nggak ketemu sampai akhir.

Nggak perlu jokes mesum terus untuk menjadi lucu. Aku merasa ketika penulis mencoba menuliskan tokoh cowok yang “lucu” atau “suka becanda” tapi becandanya mesum, jadinya malah little bit cringe😭

Udah gitu ibu mertuanya juga kayak sinetron indosiar 😭 melakukan apapun demi harta.

Dahlah.
Udah.

Note: dibaca random karena ada di Gramedia Digital. 🥲 tak sanggup mengulas lebih jauh.
Profile Image for Piii.
28 reviews
May 17, 2021
⚠️ subyektif opini

Menurutku cerita yang diangkat buat penasaran. Gimana awalnya kesalapaham antara Halim dan Mahira, tapi ada banyak kejanggalan yang buat aku jadi geregetan sendiri. Masih ga habis pikir teganya Halim gamau ngakuin Gara dan bodohnya Mahira tetep baik ke Halim di awal2 ketemu. Selanjutnya mereka gampang banget baikan dan ada beberapa kondisi yang menurutku sedikit maksa penyelesaiannya. Sedikit banyak harus bersabar dan berusaha menuntaskan novel ini sampai akhir. Terus juga geregatan dengan sifat tokoh yang rada2 ga konsisten. Di luar itu semua salut untuk bagian2 yang bisa bikin geleng2 karena kekonyolan Halim terutama.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Arista Vee.
Author 6 books44 followers
December 15, 2017
Lumayan bisa menghibur, tokoh-tokohnya bikin gemes :3 tapi masa lalunya kedua tokoh menurut saya kurang diulas, gimana bisa mereka yang dari benci tiba tiba saling cinta. Itu yang enggak aku paham, dan ibunya si tokoh cowok yang aku lupa namanya, kenapa bisa sekejam itu :') i mean karena konfliknya dengan Ana 'begitu' harusnya dia tetep ngeperhatiin cucunya dong, walau dari jarak jauh, begitu juga dengan keluaga lain si tokoh cowok, Gara kayak cuma dibiarin hidup gitu aja. Please itu Gara juga bagian dari keluarganya loh :')
Profile Image for Edwina Agustin.
22 reviews
April 4, 2018
karakter si Halim ini boleh aku bilang "bobrok" kekanak-kanakan, gombalannya yang menurut aku "bikin muntah". Selain itu kehidupan free sex dia dengan pacarnya setelah dia bercerai sukses membuat aku pingin ngumpat apalagi saat dia bersama Ana dalam status pacaran si Halim ini kok PDKT sama si mantan istrinya si Mahira.
#ini bukan review isi novel tapi review karakter yang menurut aku kurang dari sisi pendewasaannya
Profile Image for pidaalandrian.
364 reviews5 followers
November 3, 2019
Rate : 2.5

Alurnya lumayan menghibur dan kusuka sebenarnya. Tentang kesalahpahaman di masa lalu. Cuma aku agak menyayangkan karakter tokoh utamanya (menurutku) nggak sesuai sama umurnya. nggak logis sihh kalau kataku. Aku kurang adanya feel sama alur ceritanya, But ist okey. Mungkin untuk buku ini balik lagi ke selera bacaan masing-masing orang sih.. kalau menurutku sih seperti ini.
Profile Image for Alysalza.
32 reviews3 followers
May 6, 2020
Aku agak mulai nggak terlalu suka, waktu kedok Ana udah ketahuan, menurut aku ceritanya jadi kurang menarik dan agak nggak sesuai gitu.

Profile Image for ʚ kinan.
21 reviews
June 26, 2022
Pinjem di iPusnas kemarin, hari ini selesai baca.

Di ranah pernikahan, tapi ringan banget.
Aku cuma dpt rasa kesel sama anne aja, lainnya ngerasa gemes sm tingkah halim mahira.
Profile Image for Anis F.
8 reviews
February 28, 2024
ga sanggup bacanya🥲 banyak inkonsistensi tiap karakter tokohnya. Bahasa sama alurnya bertele-tele banget. Juga kek apa si ah udah deh, yakali masi sekolah dah dinikahin aja😭 terlalu wattpad, ya intinya gitu. Mungkin not my type of book juga sih
Profile Image for Nadytia KS.
68 reviews6 followers
February 22, 2017
Karena bab pertama dimulai dengan sidang perceraian, saya jadi penasaran apa penyebabnya! Rasanya pingin maju ke bab yang menjelaskan alasan perceraiannya, tapi ya kan saya ga tau di bab mana ya :)) jadi saya terus membaca bab demi bab. Dari awal pun sudah dibuat penasaran.

Setelah penyebab perceraian diketahui, saya cuma berpikir, ternyata ada ya orang yang sejahat itu. Semoga saya dan kalian dijauhi dari orang yang seperti ini! *nah kan jadi penasaran kaan penyebabnya apa, hihi*

Hanya saja, ada ganjalan mengenai waktu. Dikatakan Halim dan Mahira (sang dua tokoh utama) sempat hilang kontak saat Mahira mengajukan gugatan cerai. Saat itu Halim sedang sibuk dengan tugas kuliahnya menjelang ujian kelulusan dan pekerjaannya di Inggris. Enam tahun setelah resmi bercerai, Halim bertemu lagi dengan Mahira dan Gara, anak mereka yang menurut perkiraan saya (atau mungkin saya membacanya di salah satu bab dalam novel ini) berusia enam tahun. Asumsikan bahwa saat berada di sidang perceraian, kehamilan Mahira belum terlalu terlihat, mungkin sekitar usia kehamilan beberapa minggu hingga 2 bulan.

Nah, saya sedikit bingung mengenai perkiraan kapan Halim dan Mahira berhubungan suami-istri yang memungkinkan Mahira hamil (tapi ga terlalu kelihatan) saat sidang perceraian. Saya pun kurang paham mengenai gugat-menggugat cerai itu prosesnya berapa lama, tapi pasti lumayan memakan waktu. Jadi dihitung mundur dari gugat-menggugat dan hilang kontak, ditambah dengan Halim yang sibuk nugas, ujian, dan kerja, menurut saya, Halim ga mungkin pulang ke Indonesia dalam waktu satu atau dua bulan ke belakang. Eh, tapi mungkin aja sih, kan Halim kaya ya? :)) tapi berarti manajemen waktunya keren banget! Atau mungkin Mahira pakai baju gombrang ya waktu sidang, jadi perutnya ga terlalu kelihatan? Hmm...

Terlepas dari racauan panjang saya di atas mengenai waktu, secara keseluruhan, kisah ini seru untuk dibaca, pemilihan kata-kata dalam tiap kalimat juga enak untuk diikuti, termasuk celoteh-celoteh Gara, anak lelaki gemas yang rasanya ingin dicubitin terus pipinya! Saya sangat menikmati tiap detik yang saya habisi untuk membaca buku ini.

Ps. Semoga racauan saya mengenai waktu di atas masuk akal, kalau misal ga masuk akal, boleh dikoreksi lho ;)
Profile Image for Magdalena Rina.
115 reviews8 followers
July 7, 2017
sampe halaman terakhir aku ga ngerasakan apa2 selain "gemes" sama kedua tokoh utamanya.
kayak Abg labil...#selera ya...
dan ga masuk akal sama sekali.
Profile Image for Yunita Taman.
291 reviews13 followers
February 23, 2017
Yang bikin heran itu tokohnya udah dewasa semua tapi labil dan konyolnya lebih-lebih dari anak SMA. Bagiku kurang pas aja, tapi ya dari cerita masih lumayan. Sorry, this is not my cup of tea.
Profile Image for All.
43 reviews
February 25, 2023
hmmmmmmmmm mungkin karena kurang berkesan T____________T

Aku bingung deskripsiinnya, tapi bagus kok tapi aku bingung apa yang coba penulisnya sampaikan t______t
Profile Image for nasya.
782 reviews
September 20, 2025
di blurb dijelaskan bahwa si halim ini benci sama mahira, tapi di bukunya menurutku nggak ada benci2nya sama sekali. trus agak kaget karena si konfliknya ini dijelasin di awal, kayak baru bbrp halaman tp udh ketemu sm anaknya dan udh dikasih bocoran alasan perpisahannua. ada bbrp scene atau dialog yang ga penting2 amat juga. trus bbrp kali disebutin bahwa hidupnya mahira ini kekurangan dari scene mesin cuci rusak dan yg mau sarapan tp nggak ada menu, dan dua hal tsb disebutin di awal, tp dibelakang2 kayak nggak ada penguatan lagi bahwa dia kekurangan, malah kan dia ada orangtua sama kakak, jd menurutku ya mereka nggak akan tega melihat mahira hidup kekurangan. trus bagian ana menurutku closurenya kurang, kayak masih gantung. di bbrp scene kayak ada unsur religinya, tapi di lainnya engga, ada yg harus dikoreksi waktu mereka solat di rumah sakit, karena sepengetahuanku, dua orang yg bukan muhrim tidak boleh solat jamaah hanya berdua
Profile Image for Pauline Destinugrainy.
Author 1 book265 followers
December 1, 2016
Halim bercerai dengan Mahira karena Mahira menuduh Halim berselingkuh. Patah hati dan kecewa dengan Mahira, dia bertekad melupakan perempuan itu. Hingga 6 tahun kemudian, Halim mendapati dia mempunyai seorang anak. Anak inilah yang membuat Halim sadar dia tidak pernah berhenti mencintai Mahira.

Itu garis besarnya. Ditambah bumbu konflik perselingkuhan, campur tangan orang tua dan orang ketiga, keempat dan seterusnya.

Kisahnya ok. Typonya...sudahlah. Tapi yang aneh adalah tentang nama Ana. Kenapa ga pake Anna atau Anne aja sekalian. Toh dia dipanggil Anne juga (dari namanya Annabel). Karakter Halim sebagai tokoh utama juga tidak bisa dibilang adorable... menyebalkan malah. Untung karakternya Mahira menyelamatkan kisah ini.
Profile Image for Desy Miladiana.
Author 10 books14 followers
January 12, 2018
Sebenarnya membuat keraguan terkesan lamaa banget. Pengurutan waktunya juga agak membingungkan. Kupikir sudah sebulan, ternyata baru beberapa hari 😂. Masih ada typo even gak ganggu banget. Terus apa lagi yaaaaa, oya endingnya belum menjawab semua pertanyaan yang terselip di dalam. How about Anna now? Gimana Cakra nasibnya saat ditolak?
Displaying 1 - 22 of 22 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.