Kang Abik, demikian novelis ini biasa dipanggil, adalah sarjana Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir dikenal sebagai dai, novelis, dan penyair. Karya-karyanya banyak diminati tak hanya di Indonesia, tapi juga negara-negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Brunei. Karya-karya fiksinya dinilai kental nilai Islaminya dan mendorong semangat para pembacanya.
Selama di Kairo, kang Abik banyak menulis naskah drama dan menyutradarainya, di antaranya: Wa Islama (1999), Sang Kyai dan Sang Durjana (gubahan atas karya Dr.Yusuf Qardhawi yang berjudul ‘Alim Wa Thaghiyyah, 2000), Darah Syuhada (2000).
Beberapa karya terjemahan yang telah ia hasilkan seperti Ar-Rasul (GIP, 2001), Biografi Umar bin Abdul Aziz (GIP, 2002), Menyucikan Jiwa (GIP, 2005), Rihlah ilallah (Era Intermedia, 2004), dll. Cerpen-cerpennya dimuat dalam antologi Ketika Duka Tersenyum (FBA, 2001), Merah di Jenin (FBA, 2002), Ketika Cinta Menemukanmu (GIP, 2004), dll.
Karya-karyanya: Ayat-Ayat Cinta (2004) Di Atas Sajadah Cinta (2004) Ketika Cinta Berbuah Surga (2005) Pudarnya Pesona Cleopatra (2005) Ketika Cinta Bertasbih 1 (2007) Ketika Cinta Bertasbih 2 (Desember, 2007) Dalam Mihrab Cinta (2007)
Buku Di Atas Sajadah Cinta adalah himpunan cerpen dan kisah cinta yang mana seperti madah kata di kulit bukunya, kisah-kisah teladan islami, meneguhkan iman dan menenteramkan.
Dikarang oleh penulis terkenal yaitu Habiburrahman El Shirazy, kolektif kisah yang terkandung dalam buku ini diambil daripada kisah-kisah cinta agung terdahulu seperti Kisah Cinta Dari Masjid Taubah serta beberapa cerpen. Juga buku ini menampilkan berbagai kisah motivasi dan pengajaran yang sesuai untuk diambil hikmahnya.
Mengandung 38 kisah, yaitu :
1. Di Atas Sajadah Cinta 2. Buah Cinta Berasas Takwa 3. Kisah Cinta Teladan 4. Syurga di Telapak Kaki Ibu 5. Ketika Derita Mengabadikan Cinta 6. Pencinta Dunia di Zaman Nabi 7. Mukjizat Baginda Nabi 8. Menang Kerana Azan 9. Kisah Cinta Dari Masjid At-Taubah 10. Sedekah Berganda 120 Ribu Kali 11. Ketika Madinah Kemarau 12. Sang Penolong 13. Tubuh Seharum Kasturi 14. Bukti Cinta Kepada Rakyat 15. Hadiah Seratus Sebatan 16. Sepenggal Kisah Cinta Dari Cairo 17. Jalinan Cinta di Lorong Kota Kufah 18. Ya Allah, Butakan Matanya 19. Imam Ahmad, Orang Tua dan Anjing 20. Kecerdikan Panglima Islam 21. Prahara di Taman Syurga 22. Kritikan Puteri Imam Ahmad 23. Kesatria Bercadar Hitam 24. Pengorbanan Anak Kecil 25. Semalam Bersama Jibril dan Mikail 26. Taubatnya Wanita Penggoda 27. Keajaiban Basmalah 28. Dashyatnya Berkat Dari Allah 29. Tangis Cinta Dari Masjid Basrah 30. Di Bawah Mizah Ka'bah 31. Ketika Cinta Berbuah Syurga 32. Pesona Jiwa Ulama Sejati 33. Ketika Masjid dan Rumah Pelacuran Roboh 34. Pahala Takut Kepada Allah 35. Nyanyian Cinta 36. Berkat Kesucian Niat dan Cinta 37. Tiga Lelaki Berjiwa Malaikat 38. Andai Jakarta Seperti Mata Kakak
Buku ini kebanyakan mengisahkan tentang cinta yang diredhai oleh Allah. Cinta antara Adam dan Hawa yang berlandaskan kecintaan kepada Allah pasti akan membangkitkan keharmonian, kebahagian dan kesucian. Dalam cinta itu, sang suami yang mengasihi dan beramanah dan sang isteri yang ridha dan mengerti akan tanggungjawab pasti akan muncul daripada Cinta kepada yang Satu. Ketika Derita Mengabadikan Cinta dan Nyanyian Cinta. Jikalau anda membaca pasti tertegun dengan kisah cinta mereka.
Bagaimana dengan perihal sahabat sejati, Dalam kisah "Tiga Lelaki Berjiwa Malaikat" mengisahkan begitu kuatnya kasih sayang antara tiga orang sahabat, Abu Abdillah, Hamdi dan Usamah di mana mereka sanggup membantu sahabat lain yang susah walaupun saat itu mereka turut dalam kesukaran. Lihatlah pemberian uang Hamdi untuk sahabatnya Abu Abdillah yang dalam kesusahan kembali ke tangannya semula. Begitu juga dalam kisah Ketika "Cinta Berbuah Surga".
Dalam arti kasih sayang antara adik-beradik dan perjuangan pula, Kesatria Bercadar Hitam menceritakan peristiwa berlatarkan perang di antara tentera muslimin yang diketuai oleh Khalid al-Walid dengan tentera Romawi. Di dalam kisah ini, Khaulah adik kepada Dhirar sanggup turun ke medan perang bertempur dengan tentera Rom setelah mengetahui abangnya Dhirar ditawan oleh pihak musuh,
Beliau dilihat sebagai penyelamat tentera Islam di mana ketika itu mereka terdesak mundur disebabkan asakan tentera Romawi. Beliau datang dengan berpakaian dan bertutup wajah hitam, hanya matanya kelihatan seperti seekor helang yang mencari mangsanya. Menghayun pedang kekiri dan kekanan menyebabkan puluhan askar-askar Rom tumbang seperti daun yang gugur. Kehadirannya itu juga membangkitkan semangat tentera Islam untuk terus berjuang. Di akhir perang tersebut Khaulah dan tentera muslimin menang dan dapat membebaskan kembali abangnya, Dhirar.
Didalam novel ini terdapat banyak kisah teladan islami Peneguh Iman dan Penentran Jiwa. Banyak sekali hikmah yang kita dapat jika kita membaca novel ini.
Kalau menurut saya, kekurangan novel ini adalah endingnya kurang menarik dan memuaskan. Tapi ya itu cukuplah.
Lama benar ambil masa nak habiskan buku comel ini. Bukan sebab tak best...eh! Bukan. Cuma aku mengalami mood swing beberapa minggu lalu. Sekaligus mengganggu graf pembacaanku ngee~~
Baik, ini koleksi cerpen gaya Islamik yang pada awalnya aku fikirkan adalah kompilasi karya penulis itu sendiri tetapi tidak. Ada jugalah 2-3 karya asal Kang Abik tapi yang banyaknya kisah teladan yang mungkin jarang kita baca. Kisah yang berlaku ketika zaman Nabi dan para sahabat, ketika pemerintahan khalifah, semuanya memang sesuai amat untuk santapan nurani kalian ;D
Banyak yang aku suka sebenarnya. Salah satunya kisah dua beradik; seorang abang yang warak dan adik yang menghabiskan usianya dengan perjudian, pelacuran dan maksiat. Tapi di satu malam, hati kedua-duanya berubah. Si adik terdetik untuk kembali pada jalan Allah manakala abangnya tergoda untuk berbuat maksiat. Hanya sekali, dan kemudiannya dia akan terus bertaubat. Namun Allah merencanakan sesuatu yang lain. Malam itu gempa bumi berlaku. Si abang yang warak mati dalam maksiat tetapi si adik mati ketika beriktikaf di masjid. Lihat, Allah berhak memilih sesiapa jua yang dikehendaki-Nya untuk bertaubat.
Kisah lain? Sila baca sendiri. Ada 38 buah cerita kesemuanya. Ringkas dan padat. Cuma walau dah diterbit semula dalam bahasa kita, ada juga beberapa patah perkataan asal yang dikekalkan. Jadi mungkin pada yang tak biasa akan rasa sedikit keliru. Takpe, online DBP kan ada ;))
Pintu rahmat dan taubat-Nya senantiasa terbuka. Kita yang perlu mengorak langkah menuju-Nya. Allahu Allah *mata bergenang*
a collection of short stories. glad to finally find a written story abt Khaulah al Azwar. all this time, tahu kisah dia by lisan org or by nasyid kt YouTube, or by a post kt blog.
will definitely go down as a book I'll reread.
if you love Di Atas Sajadah Cinta, ana rekomen utk baca Matahari & Revolusi.
Suatu hari Zahid, menolong seorang gadis bernama Salma. Zahid dan Salma pun saling terpesona satu sama lain. Sejak itu, keduanya merasakan jatuh cinta. Di sekolah tempatnya mengajar, Zahid sangat disukai oleh seorang guru perempuan lainnya. Gadis pujaan Zahid ternyata telah dijodohkan dengan seorang pemuda tampan namun licik bernaman Yasir. Namun, kedua orangtuanya tak peduli dengan apa yang dirasakan Salma. Zahid pun terus berdo'a kepada Allah agar dipersatukan dengan Salma apabila berjodoh.Dengan niat tulus, datanglah Zahid untuk melamar gadis pujaannya. Sebenarnya kedua orang tua Salma menyambut baik kedatangan Zahid. Namun, karena Salma sudah dilamar, Zahid pun harus rela melepas gadis yang dicintainya. Salma pun sangat sedih. Sebagai tanda mata, Zahid memberikan sajadah untuk Salma. Sehelai sajadah pelipur lara dan rindu. Suatu hari, Yasir tertangkap polisi dalam pesta narkoba. Ayah Salma pun merasa bersalah karena telah menjodohkan anaknya kepada orang yang terlibat narkoba. Lalu ayah Salma memutuskan untuk tidak menjodohkan anakanya kepada Yasir. Melainkan diterimanya lamaran Zahid untuk menikahi Salma. Akhirnya, mereka dipersatukan kembali karena cinta tulus mereka.
Judul : Di Atas Sajadah Cinta Penulis : Habiburrahman El Shirazy Penerbit : Penerbit Republika, Basmala Republika Corner, MD Entertainment Cetakan : 2008 Tebal buku : 266 halaman
Diatas Sajadah Cinta Buku ini berisi kumpulan beberapa cerita pendek yang diberi judul setiap cerita. cerita yang ada pada buku ini sangat beragam. Diantaranya tentang ketakwaan, akibat keserakahan, keajaiban adzan, keajaiban sedekah, keajaiban niat, keajaiban basmalah, taubatnya pezina, dan lain sebagainya. Yang semuanya dapat kita tiru dan kita jadikan panutan untuk memperbaiki akhlak yang selama ini mungkin masih belum sebaik yang diajarkan Nabi. Diatas Sajadah Cinta itu sendiri diceritakan dalam satu judul. Di Masjid kota Kuffah hiduplah seorang pemuda yang orang-orang memanggilnya zahid karena kezuhudannya. Ia selalu menghayati ayat-ayat al-qur’an yang dibacanya.ia selalu menangis ketika ia membaca surat As-Syam (maka allah mengilhamkan kepada jiwa itu jalan kefasikan dan ketakwaan, sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu, dan sungguh merugilah orang yang mengotorinya). Suatu hari ia hendak pergi kerumah saudaranya yang sakit. Ketika sampai di kebun kurma ia bertemu wanita bercadar hitam. Wanita itu adalah Afirah, putri pemilik kebun kurma yang terkenal kecantikannya. Saat malam ketika sholat, zahid teringat afirah yang membuat sholatnya tidak khusuk. Besoknya ia pergi kerumah Afirah dengan maksud melamar Afirah, namun sayang Afirah sudah dilamar orang lain. Zahid pulang dengan kekecewaan, berhari-hari ia sakit.Afirah mengirim surat untuk Zahid, yang isinya mengajak bercinta dengan tidak halal. Zahid pun menolak dan mengatakan bahwa sakitnya bukan karena cintanya pada Afirah melainkan karena menginginkan cinta suci dari allah. Afirah menangis, ia sadar bahwa yang ia tawarkan pada Zahid adalah suatu kenistaan. sejak itu Afirah meninggalkan kehidupan mewahnya, memalingkan dari kehidupandunia dan menghadapkan pada kehidupan akhirat. Hal sama juga dilakukan Zahid di masjid Kuffah. Beberapa bulan kemudian datanglah surat dari Afirah yang mengatakan bahwa ayahnya telah memutuskan pertunangannya dengan orang yang telah melamarnya dulu. Ia menyuruh Zahid agar segera datang dan melamarnya. Zahid segera sujud dan tiada hentinya ia mengucap hamdalah. Buku ini sangat cocok dibaca oleh berbagai kalangan, karena semua cerita dalam buku ini bersifat mendidik sehingga patas kita jadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Buku ini menceritakan tentang kisah cinta seorang ahli zuhud yang sehari-harinya hanya berada di dalam masjid. Buku DI ATAS SAJADAH CINTA merupakan karya yang luar biasa tentang agungnya cinta yang didasari karena ingin meraih ridho ALLAH SWT. Karya - Karya yang sangat bagus dan indah untuk dibaca gaya bahasa yang dipakai bisa langsung ke dalam hati para pembaca, seolah olah kita yang mengalaminya "subhanallah". Buku ini menjelaskan tentang makna cinta yang sesungguhnya yang didasari oleh iman dan juga mengajari kita tentang kebenaran - kebenaran cinta yang halal, islami dan nyata. Buku yang sangat menggugah hati para pembacanya. Cinta, apapun cinta itu pasti ‘kan tandus, gersang sewaktu waktu.. tetapi cinta illahi akan sejati terus mengalir, sejuk seiring waktu..
Ada beberapa cerita yang menurutku tidak terlalu relevan untuk mengangkat bagaimana keberhasilan itu didapat dengan berusaha keras tidak hanya dengen berdoa dan pasrah. Sayangnya, di buku yang konon disukai banyak orang ini ada beberapa cerita yang "seolah-olah" tidak mengajarkan bagaimana orang harus berjuang untuk mencapai apa yang mereka inginkan, bukan hanya dengan berdoa dan memohon ke Allah SWT saja, lalu tiba tiba rejeki itu seperti durian runtuh.
buku yang menceritakan sebuah usaha untuk menghimpunkan kisah-kisah yang bernilai Al-qur'an dan As-sunnah dalam bahasa fiksi.yang dengan bahasa itu orang-orang tidak merasa rumit belajar dan mengamalkan islam. Mungkin ini adalah yang penuh makna. yang di ambil dari kisah nabi, para sahabat ,para tabi'in dan mujahid-mujahiddah islam di masa lalu. betapa banyak yang dapat kita ambil dari kumpulan kisah teladan ini, yang juga bermanfaat bagi para remaja kita.
Buku ini buku pertama karya Kang Abik yang saya baca, dan langsung dibuat jatuh cinta sama cerita-cerita di buku ini. Buku ini merupakan kumpulan cerita teladan Islami yang terinspirasi dari beberapa kisah nyata sahabat-sahabat penulis, kisah para tabi'in dan ulama salaf ini sangat menentramkan jiwa. Ditambah diksi yang begitu kuat plus dibumbui tulisan puitis khas Kang Abik, dijamin teman-teman jatuh cinta sama buku ini sama seperti saya.
Dalam buku ini terdapat 38 cerita. Beberapa cerita benar-benar mengaduk-aduk emosiku, antara lain: 5. Ketika Derita Mengabadikan Cinta, 8. Menang Karna Azan dan 35. Nyanyian Cinta. Dan ada pula yang cerita yang membuatku tertawa, dan sekaligus kagum pada tokoh dalam cerita 13. Tubuh Seharum Kesturi.
Dan guys, cerita-cerita di buku ini pernah dijadikan sinetron loh!.. (Sinetron Cinta Islami) yang menjadi program unggulan di Transtv kala itu, produksi MD Entertainment, saat buku ini mengalami cetak ke - 2.
Pokoknya buku ini recommended banget deh. Kalian harus baca
Every story had its own impression but my favorite was 'Ketika Derita Mengabadikan Cinta'. What an encouraging story for everyone to keep finding the peak of your destination despite any struggles. The lovely descriptions of how the main couple strengthen one another will warm readers' heart and let them know what pure love defines. This book will show beyond romance. This book offers limitless love.
Kalau korang ada pernah tengok cerita indonesia yg hidyah atau sinetron2 islamik, gini lah vibes dia. Hehehe. Buku ni memuatkan banyak cerpen kisah teladab islamik gitu. Anggap saja hati saya yg keras kerana cerita2 dalam ni belum membuatkan saya terpukau. Seolah saya membaca sepintas lalu dan habiskan lalu simpan. Mungkin saya kena ulang sekali lagi dan menghayati setiap cerita yg dimuatkan. 😊
Buku ini cocok dibaca secara santai karena ceritanya pendek-pendek. Bagi yang menyukai literatur sastra tentang keislaman, buku ini dapat menjadi pilihan tepat. Buku ini memuat beberapa cerita fiksi dan cerita yang diilhami dari kisah nyata, tapi tidak memberi informasi bacaan mana yang fiksi dan yang mana yang dari kisah nyata.
Banyak cerita tentang sahabat Nabi dan tokoh teladan pada masa kejayaan Islam. Namun, ada beberapa cerita yang menurut saya terlalu berlebihan hingga terkesan tidak realistis. Apa pun itu, buku ini layak dibaca oleh semua kalangan:)
Kisah yang berpengajaran pelbagai tema kebanyakannya berlatar belakang zaman para Anbiya. Ada juga cerita tentang watak-watak baik dan watak-watak kurang suci atau yang jahat juga di Jakarta. Semuanya jitu dan berakhir dengan ilmu untuk kita yang ingin mensucikan jiwa.
Ahh, one of my favorite books that I always revisit when I'm back in Pontianak. The story is incredibly touching, and it often reminds me that humans are indeed born to do good together.
ISBN : 979-3210-71-00 Judul : Di Atas Sajada Cinta/Kisah-kisah Teladan Islami Peneguh Iman Penentram Jiwa Penulis : Habiburrahman El Shirazy Editor : Ahmad Mujib Desain Cover & Isi : Abdul Basith El Qudsy Penerbit : 1. Penerbit Replubika 2. Pesantren Basmala Indonesia 3. MD Entertaiment Halaman Buku : 265 hlm Ukuran buku :205mm x 135mm
Tentang penulis :
Habiburrahman El Shirazy atau yg mempunyai nama pena ‘Kang Abik’ adalah seorang novelis yg lahir di Semarang 30 September 1976 . Kang Abik adalah Novelis No. 1 Indonesia (dinobatkan oleh UNDIP). Selain novelis, sarjana Universitas Al-Azhar ini juga dikenal sebagai sutradara, dai, dan penyair. Diantara karyanya yang telah beredar adalah Ayat-Ayat Cinta, Di Atas Sajadah Cinta, Ketika Cinta Bertasbih dan segelintir film lainnya. Pada Mei 2006 Kang Abik meluncurkan Buku yg berjudul ‘Di Atas Sajadah Cinta’ . Buku Di Atas Sajadah Cinta adalah antologi atau himpunan cerpen dan kisah cinta yang mana memuat 38 cerita seperti teladan islami yang terinspirasi dari kisah-kisah nyata Rasulullah saw dan kisah nyata sahabat-sahabat Habiburrahman El Shirazy sendiri. Dalam buku ini Kang Abik menampilkan berbagai macam cerita teladan islami yang bernapaskan Islam. Ceritanya bervariasi yang menampilkan tema yang cenderung mengangkat ruang- cinta ikhlas atas ridha Allah, sesuai dengan konsep dan prinsip Islam.
Pendahuluan :
Pada Edisi Revisi yang baru terdapat 38 cerita yang memuat cerita" islami yang sangat dalam dan bahkan menjalin hubungan dengan MD Entertaiment yang kisah" tersebut di tayangkan di TRANS TV. Seperti halnya Film karya" Kang Abik seperti Ayat-Ayat Cinta, Ketika Cinta Bertasbih, Ketika Cinta Bertasbih 2, Dalam Mihrab Cinta. 38 Cerita di bawah ini :
1. Di Atas Sajadah Cinta 2. Buah Cinta Berasas Takwa 3. Kisah Cinta Teladan 4. Syurga di Telapak Kaki Ibu 5. Ketika Derita Mengabadikan Cinta 6. Pencinta Dunia di Zaman Nabi 7. Mukjizat Baginda Nabi 8. Menang Kerana Azan 9. Kisah Cinta Dari Masjid At-Taubah 10. Sedekah Berganda 120 Ribu Kali 11. Ketika Madinah Kemarau 12. Sang Penolong 13. Tubuh Seharum Kasturi 14. Bukti Cinta Kepada Rakyat 15. Hadiah Seratus Sebatan 16. Sepenggal Kisah Cinta Dari Cairo 17. Jalinan Cinta di Lorong Kota Kufah 18. Ya Allah, Butakan Matanya 19. Imam Ahmad, Orang Tua dan Anjing 20. Kecerdikan Panglima Islam 21. Prahara di Taman Syurga 22. Kritikan Puteri Imam Ahmad 23. Kesatria Bercadar Hitam 24. Pengorbanan Anak Kecil 25. Semalam Bersama Jibril dan Mikail 26. Taubatnya Wanita Penggoda 27. Keajaiban Basmalah 28. Dashyatnya Berkat Dari Allah 29. Tangis Cinta Dari Masjid Basrah 30. Di Bawah Mizah Ka'bah 31. Ketika Cinta Berbuah Syurga 32. Pesona Jiwa Ulama Sejati 33. Ketika Masjid dan Rumah Pelacuran Roboh 34. Pahala Takut Kepada Allah 35. Nyanyian Cinta 36. Berkat Kesucian Niat dan Cinta 37. Tiga Lelaki Berjiwa Malaikat 38. Andai Jakarta Seperti Mata Kakak
Kelebihan : 1. Kisah" yang bertemakan islami yang sangat dalam menunjukan bahwa karya dari Kang Abik ini sangat disukai berbagai kalangan. 2. Dengan pembuktian di siarkannya cerita" tersebut dalam sinetron menunjukan respon yang banyak dari masyarakat.
Kekurangan : 1. Desain cover saya kira kurang menarik karena terbukti dari cover tersebut yang standar/umum. 2. Kurangnya permainan font serta background dari isi sehingga kurangnya inti" yang dapat terserap. 3. 1 per 1 mencari sinopsis yang saya kira cukup susah dan banyak.
Kisaran harga dari buku ini lebih kurang 35.000-40.000 atau mungkin dapat turun melebihi harga 35.000
Books wich title Sajadah Cinta is the set of short stories and love stories such as the hymn which says in the skin of his book, Islamic exemplary stories, faith affirming and reassuring. This book also shows kind of the story and teaching appropriate motivation to take lesson. This book contain adequate 38 stories. Completion of the life of the world for the hereafter, this book tells of the love that most blessed by God. Love between two of Adam and Eve who acctually disposition if based on love of God will certainly evoke harmony, happiness and purity in love. The husband who loves and can be believe his the wife is pleased and definitely understand the responsibility would appear instead of Love to the One. This story is contained in the title: On Di Atas Sajadah Love, When Love and Agony Capture Love Song. How true friend with the subject line, Three Men skill angel who tells so strong affection between the three companions, Abu Abdillah, Hamdi and bin Laden in which they are able to help another friend that is difficult even when they participate in predicament, also granting Hamdi to wang Abu Abdillah a friend in distress back to his original. So is the story of When Love Fruitful Heaven. In the sense of affection between brother and sister and struggles as well, tell the Black Knights veiled that describe event of war between Muslims army led by Khalid al-Walid with the Roman Military. In this story, Khaulah sister from Dhirar could go down to the battlefield after a battle with the Roman Military Dhirar know his brother captive by the enemy, he summoned the courage to help her brother.She was seen as the savior of Islam Military at the time where they were pushed back due to the insistence Military Romans.She comes with a black dress and covered his face, only her eyes look like a hawk looking for prey. Sword swings left and right cause tens Askar Roman-fallen like autumn leaves. Its presence was also encouraging Islamic Military to continue to fight. At the end of the war and Military Khaulah Muslims returned victorious and to liberate his brother, Dhirar. So many lessons can be learned from this book.
Di Atas Sajadah Cinta Satu lagi karya Kang Abik yang kembali bercerita tentang “Cinta”. Kumpulan cerpen yang satu ini wajib banget dibaca oleh remaja-remaja muslim ataupun muslimah yang sedang berbunga-bungan menikmati rasa jatuh cinta. Salah satunya cerpen Kang Abik yang berjudul Di Atas Sajadah Cinta. .Zahid begitu orang menyapanya,adalah seorang pemuda yang taat sekali beribadah sepanjang hidupnya. Sampai suatu saat dia bertemu dengan gadis jelita yang bernama Afirah di perkebunan. Zahid melihat sekilas wajah gadis yang tertutup cadar itu. Iman Zahid goyah dia takut kehilangan kekhusukkan sholatnya. Dia pun berdo’a kepada Sang Kuasa, agar diberikan jalan atas kegelisahannya. Disisi yang lain ternyata Afirah pun juga sama, dia begitu terpesona dengan pemuda yang telah menyelamatkannya dari kecelakaan menaiki kuda. Tapi malang, Afirah akan di jodohkan dengan anak teman ayahnya yang merupakan seoarang yang kaya. Afirah yang terbiasa hidup glamour itu, tiba – tiba mendengar bahwa Zahid sedang sakit parah. Tanpa pikir panjang, Afira segera menulis surat untuk Zahid, yang isinya menyatakan kebenaran jika Afira telah jatuh cinta padanya, Afira ingin sekali menikah dengan Zahid. Tapi iman Zahid sangat kuat, dia pun membalas surat dari Afira yang menyatakan jika dirinya tak mau berbuat dosa hanya karena cinta yang belum menjadi halal. Setelah membaca balasan surat dari Zahid, Afira yang dulunya melupakan Allah dia segera mengambil air wudhu dan melaksanakan sholat, serta memohon kebaikan dari permasalahnnya. Tanpa disangka Ayah Afira kemudian membatalkan pernikahan anaknya dengan anak temannya, karena dia tahu betapa bejat calon suami anaknya tersebut. Akhirnya, dia pun mengijinkan Zahid untuk mendampingi hidup Afira. Kelebihan kumpulan cerpen ini, terletak dalam setiap cerita cinta yang begitu ringan, indah dan puitis. Isinya juga menggambarkan cinta – cinta remaja yang begitu apik. Kelemahan novel ini menurut saya hanya pada bahasa yang digunakan, yaitu bahasa campuran, Arab Indonesia.
Di Atas Sajadah Cinta adalah judul buku yang diambil dari Judul Cerpen pembuka dari buku antologi cerpen ini. Kisahnya begitu mengharukan, tentang cinta antara Zahid, pemuda Kufah yang sholeh dengan si jelita Afirah yang hidupnya penuh dengan glamoritas. Zahid melamar Afirah pada ayahnya namun ditolak karena Ayah Afirah telah menerima pinangan Yasir pemuda kaya raya namun berakhlak bejat. Keduanya begitu menderita. Afirah pingsan saat ayahnya menolak lamaran Zahid. Zahidpun jatuh sakit. Dalam suratnya pada Zahid Afirah menawarkan pada Zahid untuk memadu cinta. Zahid membalas bahwa sakit dan deritanya tak semata-mata karena rasa cintanya pada Afirah. Sakitnya juga karena dia enginginkan sebuah cinta suci yang mendatangkan dan diridhai Allah. Bersama suratnya, Zahid mnyertakan sorban. Sejak menerima surat Zahid Afirah meninggalkan semua gaya hidupnya yang glamor. Ia berpaling dari dunia dan menghadapkan wajahnya sepenuhnya untuk akhirat. Sorban putih pemberian Zahid ia jadikan sajadah, tempat dimana ia bersujud, dan menangis di tengah malam memohon ampunan dan rahmat Allah SWT. Siang ia puasa malam ia habiskan dengan bermunajat pada Tuhannya. Di atas sajadah putih itu ia menemukan cinta yang lebih agung dan lebih indah, yaitu cinta kepada Allah SWT. Keduanya benar-benar larut dalam samudra cinta kepada Allah SWT, Allah yang Maha Rahman dan Rahim. Hal yang sama juga dilakukan Zahid di Masjid Kufah.
Dalam buku ini Kang Abik menampilkan berbagai macam cerita teladan islami yang bernapaskan Islam. Ceritanya bervariasi yang menampilkan tema yang cenderung mengangkat ruang- cinta ikhlas atas ridha Allah, sesuai dengan konsep dan prinsip Islam Seperti kisah dalam cerpen yang berjudul Di Atas Sajadah Cinta, yang diangkat sebagai judul & pembuka buka ini. Mengisahkan tentang Zahid & Afirah yg saling mecintai karena Allah ..Namun seperti petir di siang bolong, kata ”penolakan” dilontarkan orang tua Afirah saat Zahid melamarnya. Ternyata Afirah telah dijodohkan terlebih dahulu oleh pemuda kaya raya namun tak berakhlak yg bernama Yasir. Berkat kesabaran & keteguhan untuk selalu bertasbih kepada Allah, keduanya dipertemukan kembali dalam samudra cinta Allah. Kisah lain yg tak kalah menariknya, seperti cerpen yg berjudul ‘Buah Cinta Berasas Takwa’ . Dengan paparan cerita yg beralur flash back, mengkisahkan tentang seorang budak yg bernama Mubarak, ia memiliki budi pekerti & kejujuran yg luar biasa. Berkat kejujurannya ia dnikahkankan dengan putri sang pemilik kebun. Bagaimana kisah tentang seorang anak tidak dapat mengucapkan kalimat syahadat menjelang ajal menjempun karena durhaka kepada orang tuanya, kisah ini ada di dalam cerpen yg berjudul “Surga di Telapak Kaki Ibu” Tema lain yg juga menonjol yg dihadirkan Kang Abik adalah tentang kisah teladan Rasalullah. Misalnya mukjizat Rasulullah dalam cerpen “Mukjizat Baginda Nabi” dan “Pecinta Dunia di Zaman Nabi”.
Apa yang kau rasakan saat kisah-kisah cinta para tokoh cerita memenuhi ingatan dan menghantui masa sekarang? Rasanya, cinta sang kekasih terbelah antara tokoh di dalam cerita dan pembaca. Begitukah? Aku mengingat lagi kata-kata ibu, cinta itu tidak ada. Entah maksudnya tidak ada wujudnya, tidak ada rasanya, tidak ada artinya, atau tidak ada yang lainya. Kata ibuku, yang ada hanya rasa kasih dan sayang. Seperti apa itu, aku belum yakin pernah merasakannya dengan tepat.
Ketika kisah cinta yang ditulis kang Abik tidak melulu tentang nafsu, maka terbitlah keidahan cinta dari Yang Maha Cinta. Dalam kisah-kisah yang beragam, kisah bermuara pada cinta yang sesungguhnya. Mungkin, sebab aku tidak tahu rasanya.
Satu hal, setiap kisah cinta dipertontonkan atau dituliskan, rasanya hanya dapat diterima tetesan bulir air mata, detak jantung yang terdengar ke dendang telinga, gemetar yang menjalari ruas-ruas jari, dan lemas yang tuntas.
Nilai spiritual kasih Allah tak pernah kang Abik tinggalkan dalam karya-karyanya. Penggugah cinta kepad sang Khaliq. Hanya, cobalah besok saat waktu itu tiba, semegah itu pula rasa pada sang maha Kuasa.
Beberapa ceritanya, dibaca dengan sudut pandang orang yang hidup di masa kini, terkesan misoginis dan karenanya terasa agak ofensif. Beberapa cerita yang lain terasa konyol saking ekstrimnya contoh kebaikan atau penderitaan yang digambarkan: tokoh-tokohnya jadi terkesan bodoh; saya sering membaca cerita-cerita sejenis ini waktu masih kecil, dan saya suka, penderitaan ekstrim tokoh-tokohnya menggambarkan kekuatan iman mereka dengan sangat mengesankan, tapi setelah saya membaca buku ini sekarang sebagai orang dewasa saya tidak bisa tidak menggelengkan kepala dan berdecak sebal.
Ini buku pertama yang aku baca dari sejumlah buku karya Habbiburrachman ... Buku ini berisi kumpulan cerita-cerita pendek ... Cerita berjudul Diatas Sajadah Cinta ... dan satu cerita lagi *lupa namanya* ... adalah favorite ku karena menggambarkan kekuatan cinta dan bagaimana kesabaran memperjuangkannya. Cerita-cerita pendek lain, cukup bagus tapi buat saya terkesan "biasa saja"