Sebagai buku pengantar, buku ini amat baik dalam mengenalkan hal-hal mendasar di dalam ilmu sejarah. Penjelasan-penjelasannya yang singkat, namun menyeluruh dan mendalam, terasa mengalir sehingga memudahkan pembaca untuk menyelami sendi-sendi ilmu sejarah. Materi-materi yang dibahas adalah mengenai pengertian sejarah, manfaat sejarah, sejarah penulisan, sejarah sebagai ilmu dan seni, pendidikan sejarawan, hubungan ilmu sejarah dengan ilmu sosial lain, serta kaitan sejarah dan pembangunan. Di samping itu, juga dikemukakan aspek-aspek penting yang diperlukan dalam penulisan sejarah, seperti penelitian sejarah, generalisasi sejarah, kekuatan sejarah, kesalahan sejarah, serta ramalan sejarah.
Bukan itu saja, Kuntowijoyo juga memperkaya penjelasannya dengan menukilkan intisari dari berbagai buku yang berkaitan dengan ilmu sejarah. Tidak kurang dari tigapuluh buku disinggungnya di dalam buku ini, dan ini memberi keuntungan tersendiri bagi pembaca untuk memperluas wawasan dan khasanah bacaan.
Buku yang sarat dengan contoh-contoh ini amat layak digunakan sebagai pegangan bagi dosen, mahasiswa, peneliti, dan masyarakat umum yang ingin mempelajari sejarah.
Kuntowijoyo was born at Sanden, Bantul, Yogyakarta. He graduated from UGM as historian and received his post-graduated at American History by The University of Connecticut in year 1974, and gained his Ph.D. of history from Columbia University in year 1980.
His father was a puppet master (dalang) and he lived under deep religious and art circumstances. He easily fond of art and writings and became a good friend of Arifin C. Noer, Syu'bah Asa, Ikranegara, Chaerul Umam, and Salim Said.
His first work was "Kereta Api yang Berangkat Pagi Hari".
Banyak betul bahan rujukan yang dicadangkan dan dihuraikan secara ringkas oleh Kuntowijoyo dalam buku ini selain memberi pencerahan akan bezanya ilmu sejarah berbanding ilmu sains sosial dan antropologi.
Kritikan terhadap sejarawan dan jenis-jenis sejarawan juga merupakan antara yang menarik selain keupayaan penulis dalam menyusun rangka-rangka ilmu sejarah kepada pembaca apabila penulis menyebut secara kasar apa gagasan yang dibawa oleh pemikir-pemikir dan penulis-penulis besar pada zaman dahulu.
Ini buku Profesor UGM, tapi juga jadi buku wajib mahasiswa Ilmu Sejarah Unpad. Quotes-nya yang fenomenal - "Dengan sejarah, kita belajar jatuh cinta", adalah yang paling sering dikutip untuk menyemangati mahasiswa baru untuk membacanya - terutama karena sang dosen - yang murid pak Kuntowijoyo, cukup... yah... begitu deh...
Isinya luar biasa. Karena saya melihat orang-orang yang awalnya bertanya-tanya "apa sih gunanya sejarah?", "buat apa masuk jurusan sejarah", dan orang-orang yang "mengatasnamakan sejarah" (terutama prodi lain), menjadi semakin terbuka matanya. Diberikan contoh-contoh yang cukup jelas mengenai isi materi yang dijelaskan. Walau terkadang gaya penulisannya cukup membuat saya kebingungan, pada awalnya.
Tapi masih lebih "mendingan" ketimbang "Understanding History" Louis Gottschalk (yang menggunakan bahasa Inggris dan isinya penuh sindiran satir).
Buku yang merupakan pedoman di studi yang saya geluti ini merupakan magnum opus dari Prof Kuntowijoyo, buku bersifat teoritis ini sangat membantu pemula seperti saya dalam mengenal sejarah. Buku ini juga berfungsi sebagai candradimuka dari altar sejarah nasional maupun internasional yang luasnya masyallah, buku ini juga membuktikan bahwa sejarah tak semudah yang kita lihat. Dan tentu bukan tentang tanggal, nama dan tahun semata.
Buku wajib bagi para mahasiswa sejarah maupun para penggemar sejarah. Sebagai sebuah buku pengantar, buku ini tidaklah terlalu tebal, bahasa yang digunakan juga tidak begitu kaku. Kuntowijoyo juga memudahkan bagi para pembaca mengenai beberapa contoh peristiwa sejarah dalam menjelaskan konsep-konsep ilmu sejarah.
Ringan dan padat, sesuai dengan judul "Pengantar ilmu Sejarah" dunia dan Indonesia. Buku bacaan yang wajib dituntaskan oleh mahasiswa sejarah semester 1 dan akan terus terpakai hingga penulisan skripsi. Berbentuk summary, sehingga perlu didampingi dengan buku bacaan lainnya.
Buku distruktur cukup bagus, gaya bahasa tepat sekali dan penuh referensi nyata (tidak membahas terlalu abstrak tanpa kasih contoh dari penelitian sejarah lain yang sudah ada). Manfaat untuk dasar-dasar, namun tidak direkomendasikan untuk pembaca kurang kritis maupun pemula karena akan dapat suatu perspektif agak terbatas dan jauh dari beberapa debat. Isinya sangat tertinggal dari 2026, makanya harus berhati-hati. Arah penulisnya agak orthodoks dan sangat sangat eurosentris.
Penghantar ilmu sejarah adalah buku pengenalan yang ringkas berkaitan dengan ilmu-ilmu sejarah.
Buku ini ditulis dalam bahasa yang mudah kerana Kuntowijoyo percaya sejarah itu mampu ditulis oleh sesiapa sahaja, tetapi kaedah penulisan itu yang menentukan adakah sejarah yang ditulis itu tepat ataupun tidak.
Pada akhir buku ini Kuntowijoyo berpesan “Sejarah itu bukanlah ramalan”.
Buku pengantar wajib bagi Mahasiswa Ilmu Sejarah. Tidak ada komentar apapun, cuma kalau kalian maba, dan camaba Sejarah, kalian pasti tak asing dg buku ini. Udah gt aja
Buku ini sangat sesuai dibaca oleh penyelidik sejarah kerana panduan yang digaris penulis dalam menghasilkan tulisan autentik untuk rujukan amat mudah difahami.
Walaupun penjelasan yang dibentangkan merupakan contoh-contoh dari sejarah Indonesia, pengkaji sejarah dari luar boleh mengambil jalan yang ditunjukkan dalam pengkajiannya.
Bagi seorang peminat sejarah, membacanya boleh merungkai pemikirannya dalam memahami dan menerima hasil tulisan sejarah mana-mana penulis. Barulah kita dapat mengetahui kaedah mana yang lebih adil dalam meneliti sejarah.
Sedikit berat pembacaannya bagi pembaca yang mengharapkan huraian asas pengetahuan ilmu sejarah walaupun buku ini disebut pengantar ilmu sejarah.
Eloklah para pembaca awam tidak mengharapkan penjelasan mudah tentang ilmu ini melainkan dibaca pada waktu yang selesa dan tenang kerana ia memerlukan fokus dan barangkali lebih berkesan jika dibuat nota ringkas.
Buku pegangan wajib bagi mahasiswa sejarah Indonesia. Dengan gaya bahasa yang cukup mudah dipahami bahkan oleh orang awam sekalipun, pak Kuntowijoyo mampu menulis sebuah buku pengantar yang memiliki penjelasan singkat dan menyeluruh. Sangat direkomendasikan untuk membaca buku ini bagi yang ingin mengerti tentang sejarah dan latar belakang keilmuannya.