• Judul : Anak Kantoran: Perjalanan Memaknai Hidup Dewasa Muda di Dunia Kerja
• Penulis : Samuel Ray
• Penyunting : Nadira Yasmine
• Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
• Terbit : Oktober 2023
• Harga : Rp 120.000
• Tebal : 280 halaman
• Ukuran : 13.5 × 20 cm
• Cover : Soft cover
• ISBN : 9786020673424
Setelah lulus kuliah dan berhasil mendapatkan pekerjaan sebagai anak kantoran, tentunya akan muncul perasaan 𝘦𝘹𝘤𝘪𝘵𝘦𝘥, ambisius, sekaligus deg-degan. Memulai kehidupan baru sebagai anak kantoran tentunya tidak semudah dan seindah yang kita bayangkan karena akan ada banyak tantangan dan rintangan yang muncul. Maka dari itu, buku 𝘈𝘯𝘢𝘬 𝘒𝘢𝘯𝘵𝘰𝘳𝘢𝘯 yang ditulis oleh Samuel Ray hadir untuk membantu siapa saja yang sedang memasuki dunia kerja, tapi masih bingung menetapkan strategi seperti apa yang harus dilakukan untuk bisa menentukan prioritas yang tepat.
Setelah sukses dengan buku sebelumnya, 𝘓𝘢𝘨𝘪 𝘗𝘳𝘰𝘣𝘢𝘵𝘪𝘰𝘯, Samuel Ray kembali membagikan ilmu dan pengalamannya dalam dunia kerja melalui buku terbarunya, 𝘈𝘯𝘢𝘬 𝘒𝘢𝘯𝘵𝘰𝘳𝘢𝘯. Sebagai seorang profesional yang sudah bekerja selama bertahun-tahun sebagai 𝘏𝘶𝘮𝘢𝘯 𝘙𝘦𝘴𝘰𝘶𝘳𝘤𝘦𝘴 (HR), Samuel Ray mempunyai wawasan yang sangat mendalam akan strategi, prioritas, politik kantor, hingga mengambil kendali atas karier kita sendiri sebagai anak kantoran.
Buku ini dibagi menjadi delapan bab, di mana dalam setiap bab akan membahas berbagai hal seputar dunia kerja yang tidak melulu bermanfaat untuk anak kantoran saja, tapi bagi siapa saja yang membutuhkan 𝘪𝘯𝘴𝘪𝘨𝘩𝘵 mengenai kehidupan dewasa. Delapan bab yang ada di buku ini, antara lain (Bab 1) 𝙆𝙖𝙧𝙞𝙚𝙧, 𝙅𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙎𝙚𝙠𝙖𝙙𝙖𝙧 𝙈𝙚𝙣𝙜𝙖𝙡𝙞𝙧; (Bab 2) 𝙇𝙪𝙡𝙪𝙨 𝙋𝙧𝙤𝙗𝙖𝙩𝙞𝙤𝙣; (Bab 3) 𝘽𝙚𝙧𝙖𝙙𝙖𝙥𝙩𝙖𝙨𝙞; (Bab 4) 𝙋𝙧𝙤𝙢𝙤𝙨𝙞 𝘽𝙤𝙡𝙚𝙝 𝘿𝙞𝙢𝙞𝙣𝙩𝙖, 𝙆𝙤𝙠; (Bab 5) 𝙌𝙪𝙖𝙧𝙩𝙚𝙧-𝙡𝙞𝙛𝙚 𝘾𝙧𝙞𝙨𝙞𝙨; (Bab 6) 𝙅𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙇𝙪𝙥𝙖 𝘽𝙖𝙝𝙖𝙜𝙞𝙖; (Bab 7) 𝙏𝙪𝙩𝙤𝙧𝙞𝙖𝙡 𝙍𝙚𝙨𝙞𝙜𝙣 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝘽𝙖𝙞𝙠 𝙙𝙖𝙣 𝘽𝙚𝙣𝙖𝙧; dan (Bab 8) 𝙏𝙝𝙚 𝙀𝙣𝙙𝙜𝙖𝙢𝙚.
Tidak hanya memberikan tips dan strategi seputar dunia kerja, buku ini juga bahkan memberikan 𝘪𝘯𝘴𝘪𝘨𝘩𝘵 terkait kebahagiaan yang tidak melulu harus didapatkan dalam pekerjaan. Tak ketinggalan, Samuel Ray pun turut menyertakan pembahasan terkait cara 𝘳𝘦𝘴𝘪𝘨𝘯 yang baik dan benar, karena dunia anak kantoran berpeluang untuk berpindah tempat kerja mengingat jenjang karier yang harus dipikirkan.
Salah satu pembahasan yang menarik adalah terkait promosi yang kerap disalahartikan oleh sebagian besar karyawan kantoran. Di mana kita selalu menunjukkan performa kerja yang baik dengan jam kerja yang ekstra agar diganjar promosi oleh perusahaan. Akan tetapi, tidak semua perusahaan dapat melihat usaha dan kerja keras kita, sehingga promosi pun hanya sekadar angan-angan belaka yang tertunda hingga bertahun-tahun. Oleh karena itu, jangan takut untuk meminta promosi secara langsung pada bos atau atasan.
Namun, patut diingat pula, kita mesti memiliki kualitas yang layak untuk mendapatkan promosi. Tak hanya itu, pastikan juga performa kita selama bekerja haruslah baik dan terlihat. Aturan promosi di tempat bekerja pun harus dipahami dan dipelajari terlebih dahulu. Apakah ada target tertentu yang harus dicapai jika ingin mendapatkan promosi atau justru tidak ada aturan yang jelas tentang ini. Jika memang kans untuk dipromosikan terlihat kecil atau bahkan tidak mungkin, maka merencanakan untuk pindah ke perusahaan lain layak untuk dipertimbangkan.
Pembahasan menarik lainnya dari buku ini yang tidak hanya bermanfaat bagi karyawan kantoran saja, tapi juga bisa berguna bagi siapa saja adalah mengenai kebahagiaan. Di mana banyak anak kantoran yang mengejar 𝘱𝘢𝘴𝘴𝘪𝘰𝘯 mereka demi membuktikan diri pada banyak orang. Nyatanya, pembuktian yang berusaha dikejar tersebut justru malah memancing ketidakbahagiaan. Maka diperlukan perubahan 𝘮𝘪𝘯𝘥𝘴𝘦𝘵 yang tepat untuk dapat mengejar 𝘱𝘢𝘴𝘴𝘪𝘰𝘯 secara sehat. Salah satu hal yang tidak bisa dipungkiri dapat memberikan kebahagiaan adalah uang.
Namun, uang pun hanya mampu memberikan kebahagiaan dalam batas tertentu saja, sehingga rasa syukur merupakan pelengkap yang mampu membuat hidup ini terasa jauh lebih layak untuk dinikmati. Rasa syukur adalah kunci untuk menghadapi segala situasi dalam kehidupan yang tidak selalu memberikan kenyamanan. Masalah akan selalu menjadi teman hidup sepanjang usia, sehingga dibutuhkan pegangan yang tepat untuk memandang itu semua dengan rasa syukur.
Secara keseluruhan, Anak Kantoran merupakan paket lengkap yang tidak hanya memberi teori, tapi juga terdapat tips yang dapat membantu siapa saja dalam menghadapi dunia kerja. Pengalaman Samuel Ray sebagai HR tidak perlu diragukan lagi karena setiap detail penjelasannya selalu terasa 𝘪𝘯𝘴𝘪𝘨𝘩𝘵𝘧𝘶𝘭. Bahkan, meskipun saya sendiri bukanlah anak kantoran, tapi buku ini masih sangat nyaman dan enak untuk dinikmati. Pembahasannya tidak hanya diperuntukkan untuk anak kantoran saja, tapi siapa pun bisa mendapatkan pencerahan dari materi yang dijelaskan.
Gaya tulisannya yang terasa dekat, nyaman dan sederhana, disempurnakan dengan 𝘭𝘢𝘺𝘰𝘶𝘵 bukunya yang menarik karena turut menghadirkan ilustrasi menggemaskan di beberapa bagian pembahasan. Satu hal lagi yang menjadikan 𝘈𝘯𝘢𝘬 𝘒𝘢𝘯𝘵𝘰𝘳𝘢𝘯 sangat layak dibaca adalah dengan disisipkannya beberapa wawancara dan pengalaman terkait dunia kerja yang tentunya isinya "daging" semua. Buku ini akan sangat cocok dibaca oleh siapa saja, khususnya dewasa muda yang tengah mencoba memulai perjalanan di dunia kerja.