Jump to ratings and reviews
Rate this book

Lelaki Terindah

Rate this book
Gebrakan baru Andrei Aksana!
Setelah menerbitkan tiga novel yang menjadi bestseller, Andrei Aksana kembali dengan karya masterpiece-nya, Lelaki Terindah. Bukan sekadar novel biasa, karena Andrei Aksana juga memasukkan sejumlah puisi sebagai bagian cerita.

Kisah tentang cinta antara dua lelaki, Valent dan Rafky. Cinta yang menghadapi berbagai rintangan dan halangan dari keluarga dan masyarakat, dan terutama dari diri mereka sendiri. Apakah salah bila cinta tumbuh di hati dua lelaki?

Apa yg harus dilakukan saat cinta telanjur mekar dan bersemi? Sanggupkah mereka menghadapinya?

219 pages, Paperback

First published January 1, 2004

105 people are currently reading
1274 people want to read

About the author

Andrei Aksana

18 books94 followers
Andrei Aksana pertama kali memulai debutnya sebagai penulis novel di tahun 1992, dengan meluncurkan Mengukir Mimpi Terlalu Pagi. Ia adalah cucu pujangga Sanoesi Pane dan Armijn Pane, dan merupakan anak kedua novelis Nina Pane dan Jopie Boediarto. Kakek buyutnya adalah Sultan Pangurabaan Pane, pendiri surat kabar Surya di Tapanuli, penulis roman Tolbok Haleon, dan pengelola kelompok musik tradisional uning-ungingan. Ketika dianggap jadi penulis hanya bermodalkan faktor keturunan, ia berkomentar, "Buat saya, bakat hanya 1%, selebihnya adalah kerja keras dan keringat."
Lelaki kelahiran 19 Januari ini memang lekat dengan dunia seni sejak kanak-kanak. Puisi pertamanya dimuat di majalah Zaman, sedangkan cerpen pertamanya dimuat di majalah Kawanku. Selain itu ia selalu menyabet penghargaan untul lomba baca puisi dan lomba menyanyi. Setelah menerbitkan novel perdananya pria lajang ini absen cukup lama karena serius menekuni kuliah-kuliah di Universitas Udaya, hingga lulus menjadi Sarjana Seni, Desain Grafis. Come backnya ditandai dengan novel berjudul Abadilah Cinta, yang menjadi fenomena sejarah pembukuan di Indonesia. Novel pertama di dunia yang memiliki soundtrack, dan berhasil dicetak ulang dalam waktu 5 hari! dan sang penulis sendiri yang menyanyikannya. Kesuksesan ini langsung disusul dengan novel berikutnya Cinta Penuh Air Mata yang mengusung konsep karya multidimensi Novel Soundtrack Video klip. Novel ini berdasarkan kisah nyata yang dituturkan oleh selebriti terkemuka, dan sebelumnya belum pernah diungkap atau dipublikasikan di media massa. "Saya punya misi idealis, dan akan melakukan terhadap buku. Karena membaca memperkaya imajinasi, sehingga bisa melahirkan generasi yang kreatif. Di tengah kesibukannya sebagai marketing director di perusahaan retail internasional, ia tetap menyempatkan diri untuk menulis. Bahkan lelaki yang mahir berbahasa Perancis ini dipercaya menjadi dewan juri Festival Sinema Prancis 2003.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
225 (25%)
4 stars
217 (24%)
3 stars
238 (26%)
2 stars
135 (15%)
1 star
71 (8%)
Displaying 1 - 30 of 152 reviews
Profile Image for Siddha Malilang.
Author 2 books13 followers
August 1, 2012
Premise yang cukup menarik mengenai kisah cinta sepasang lelaki membuat saya tertarik membeli buku ini. Sungguh sebuah premise yang unik bukan di tengah badai prejudice mengenai homoseksual. Apalagi banyak sekali yang memuji kekuatan Andrei Aksana dalam merangkai kata, menuliskan puisi-puisi romantis.

Tak dinyana, buku ini tidak mampu memuaskan ekspektasi yang sudah dibangun. Tidak ada penjelasan yang masuk akal di dalam plot mengenai tumbuhnya rasa antara Valent dan Rafky. Bagiku, Andrei Aksana sendiri tidak memahami konsep plot ini. Dia seolah memaksakan bahwa Valent dan Rafky sudah ditakdirkan untuk jatuh cinta tanpa ada proses. Hal ini seolah sudah menjadi sebuah patokan yang kaku, bahwa semuanya sudah termaktub.

Membaca perkembangan cerita ini, saya jadi teringat dengan contoh klasik mengenai "Raja Mati. Ratu Sakit. Ratu Mati". Tidak ada mata rantai logis yang kuat untuk menghubungkan setiap kejadian yang ada.

Lalu bagaimana dengan kata-kata indah Andrei Aksana? Dengan cukup menyesal, saya harus berkata bahwa semua puisi yang ada disana terlalu dangkal untuk dibaca. Saya tidak kuasa membaca puisi-puisi itu.

Overall, di luar konsep yang sangat menarik, buku ini bukanlah sebuah karya sastra ataupun naratif yang baik.
Profile Image for Ririn.
737 reviews4 followers
July 6, 2009
Mungkin sebagian orang yang menyukai gaya bahasa poetic akan menyukai buku ini. Tapi sayangnya saya tidak. Penceritaan yang terlalu romantis, sedih2 berlebihan (tapi masuk akal), cara bicara yang seperti roman jaman dulu (ga ada salahnya lho), dan karakter tokohnya yang terlalu mellow, sensitif, nrimo... you're gay but you're still a man! be tough! kalau ada tokoh perempuan seperti ini saja saya sebal, ini laki2 pula! duuuuh, cape, gemess, keselll.

and of course, just blame your gayness to your mom. *rolls eyes*
Profile Image for Shirae Mizuka.
2 reviews
May 13, 2012
We fall in love with a person, not a gender.
-Darren Chris-
atau...
Aku mencintaimu, karena aku mencintaimu. Tak perlu alasan lain.

Rasanya 2 pernyataan itu cukuplah untuk menjadi alasan jika ada yang bertanya tentang apa yang terjadi antara Rafky dan Valent. Dua lelaki ini saling jatuh cinta. Mereka bukannya tidak berusaha menolak getaran terlarang dalam hati masing-masing. Tapi akhirnya keduanya memilih untuk saling jujur, menerima keadaan, memasrahkan pada garis takdir bahwa hati mereka memang telah terpaut, lepas dari soal benar atau salah. Cinta ya cinta, tak peduli pada siapa.

Mengangkat tema soal kehidupan gay atau cinta sejenis, buku ini sempat menyenggol sedikit tentang konten seksualitas. Tapi tenang saja, semuanya masih dalam area aman. :p

Rafky bertemu Valent dalam sebuah perjalanan wisata menuju Thailand. Ketertarikan yang mencuat sejak awal mereka tutup-tutupi karena alasan ketertarikan mereka adalah sesuatu yang tak pantas. Maklumlah, keduanya memang lelaki normal. Tapi sekuat apapun mereka mengingkari, akhirnya kedua lelaki ini menyerah kalah pada hati. Meski keduanya telah memiliki kekasih perempuan di tanah air, tak ada yang mampu menahan cinta yang bergolak.

Diabetes mellitus yang diderita Valent membuat naluri kelelakian Rafky membuatnya selalu ingin melindungi Valent. Dan sosok Valent yang timpang tanpa adanya figur seorang ayah dalam hidupnya merasa begitu tergenapi dan utuh dengan adanya kehadiran Rafky.

Begitu kembali ke Indonesia, rajutan kasih pada awalnya mereka dijalani dengan sembunyi-sembunyi dengan alasan takut melukai orang-orang terdekat, termasuk kekasih masing-masing. Dan ternyata hati memang sulit didustai. Ketika akhirnya mereka memutuskan untuk jujur, penolakan yang mereka dapatkan terutama dari Janita-Ibu Valent.
Dan ternyata sampai tubuh ringkih Valent tak lagi sanggup menahan tekanan akibat restu yang tak kunjung di dapatnya dari sang Ibu, penyakit itu akhirnya merenggut nyawanya. Dan saat itulah, saat Rafky begitu hancur memeluk raga Valent yang sudah tak bernyawa, maka tahulah Janita, seberapa besar seorang Rafky mencintai Valent, anaknya.
Itu sekilas cerita soal Valent-Rafky... Saya bukan orang yang pro pada kehidupan gay, tapi tidak juga menentang. All of us have own ways. So... ini soal pilihan saja.

Buku ini puitis ampun-ampunan. Banyak puisi yang nyempil disana-sini. Ya, mungkin karena faktor keturunan penulisnya kali ya yang masih membawa nama besar ‘Pane’?

Kisah Rafky-Valent jelas menyentuh dan saya berhasil dibuat menangis. Jelas, buku yang bagus adalah buku yang dapat membuat pembaca larut dalam cerita, kan?! Berarti tentu saja, buku ini buku bagus karena saya bukan sekedar larut tapi sampai lumer dalam ceritanya... Hehehe...
Tapi ada beberapa hal yang lumayan mengganggu saya. Penempatan puisi yang kurang pada tempatnya kadang bukannya mendramatisir dan memperdalam ‘feel’ tapi malah terkesan menginterupsi.

Dari segi alur mungkin juga agak terlalu cepat. Pergolakan batin tokoh-tokohnya tidak tergambar dengan begitu baik. Seharusnya kisah dengan kisah serumit ini tidak selesai dalam 214 halaman saja.

Terakhir mungkin tentang kehadiran tokoh ‘Aku’. Okelah di si Aku memang benar sudah mulai tertarik pada Rafky dari awal. Tapi Rafky nya dari sejak kapan?! Kenapa diakhir cerita Rafky tahu-tahu meminta si Aku untuk bersamanya? Hal ini cukup menghancurkan ekspektasi yang sudah saya bangun sejak lembar pertama novel ini tentang betapa besarnya cinta Rafky pada Valent.

Overall, saya beri 4 bintang deh... karena sudah berhasil membuat saya lumerrrrr... :p
Profile Image for Vilka Sinclair.
7 reviews
May 17, 2011
Oke. Ini memang bukan pertama kali saya membaca sesuatu yang berhubungan dengan gay-ness or whatever.
Tapi menurut pribadi saya sendiri, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

Mengangkat tema yang kurang lazim memang perlu mendapat apresiasi tersendiri. Namun hal yang perlu saya tekankan disini, plot yang digunakan terkesan gamblang dan bagian akhir cerita yang predictable (dapat diprediksi). Masalah kata-kata memang dapat ditutupi dengan adanya puisi dan kata-kata puitis dan lainnya, tapi tetap terkesan eksplisit dengan adegan-adegan yang dianggap kurang pantas.

After all, buku ini tidak cocok untuk rekomendasi. Buku ini hanya cocok untuk anda yang menyukai suasana baru dalam novel modern Indonesia.
1 review
March 12, 2008
Thanx,.
Mungkin,... Tidak begitu berarti untuk semua pembaca yang bukan gay,. Mungkin hanya kisah dramatic dari sebuah hubungan yang kerap dicibir masyarakat,.
Tapi,. Lelaki Terindah adalah suara yang ikut meneriakan kepada telinga egois dunia,. bahwa kehidupan seorang manusia gay,. ataupun lesbian,. tidak berkutat pada Sex,. Banci,. Tomboy,.

Cinta tidak menahan langkahnya untuk hadir ditengah2 kaum gay dan lesbian,. Cinta hadir juga disana,.

Sedalam apa yang bisa dirasakan oleh hubungan pria-wanita,. sedalam itupun Cinta sanggup membawa insan gay/lesbian tenggelam,.

Wajah kaum gay/lesbian sering dikembarkan dengan sex,. banci,. tomboy,. ganjil,. hina,. tidak etis,. sakit,.
Dan memang itu semua dipertontonkan oleh setengah dari insan gay/lesbian di muka bumi,. Padahal,. mereka tidak sadar,. bahwa mereka ikut memakan perkataan atau cibiran masyarakat,. dan mereka menjadi seperti apa yang dicibir masyarakat. Padahal mereka punya kesempatan untuk menjadi lebih,.... .... berharga,.

Lelaki terindah,. sebuah karya sederhana,. lahir di tengah2 dangkalnya inspirasi tentang gay. Tapi cukup mampu bersuara,.

Pembaca yang budiman,.... Bukan hanya "homo itu bisa menular" atau "BEWARE terhadap lingkungan",.. ayo kita lihat lebih jelas,. bahwa Yang menular dan patut untuk di-BEWARE-kan adalah, dia, yang buta, namun sanggup, menuntun kita pada bahagia... cinta.

Profile Image for Johanes Jonaz.
12 reviews5 followers
March 6, 2018
Novel ini saya baca secara marathon sebagai bahan riset. Satu-satunya keunikan yang saya temui dalam novel sederhana ini adalah konsep re-tell yang dipakai penulis. Lainnya jelek.

Jujur saya tidak menikmati novel ini. Jenis tulisan roman sederhana yang cenderung linear, tanpa mengetengahkan konflik yang istimewa. Konflik antara ibu-kekasih-diri sendiri ini sangat klise, umum diangkat dalam novel-novel roman. Bedanya, novel ini mengangkat tokoh utama yang mempunyai orientasi seksual berbeda dari kebanyakan.

Seharusnya, dengan keberanian penulis mengambil tokoh LGBT sebagai karakternya, novel ini bisa sangat berbobot. Saya bayangkan si penulis menuangkan buah pikirnya tentang LGBT melalui karakter tokoh dan konflik yang disajikan. Pasti novel ini akan cerdas dan bernas. Namun sayang, saya tidak mendapatkan sesuatu yang greget di sini kecuali roman picisan. Tidak ada dialog-dialog cerdas yang membuat otak berpikir, tidak pula ada pula konflik yang kompleks. Semuanya datar dan mudah ditebak, kadang juga lebay seperti kebanyakan sinetron Indonesia.

Diksinya pun biasa saja, dan saya bingung dengan keberadaan puisi pendek di sela-sela novel. Wtf?

Profile Image for Fhily.
Author 1 book44 followers
March 26, 2013
Kenapa saya suka? Kenapaaaahhh *ambilgarpu* -_-Y
Novel ini banyak metafora. Biasanya saya tidak menikmati cerita-cerita yang narasinya penuh metafora seperti ini. Tapi... kenapa yang ini malah saya suka (?) padahal temanya pun ga biasa tentang LBGT>Gay -_-
Di dalam cerita ini banyak terselip puisi-puisi yang saya suka juga. Baru pembukaannya sudah terasa nyes-nyesnya (?)

Sudah kualami perih karena kehilangan
Sudah kureguk kecewa karena ditinggalkan
Sudah ku didera luka karena dikhianati

Semuanya belum seberapa

Hanya satu derita yang paling menyiksa
Jatuh cinta
Tapi tak bisa memiliki


Suer pertamanya saya kira ini cerita bukan LBGT -_-v (sebelum membaca belakang cover) karena judulnya Lelaki Terindah. Saya kira itu ceritanya tentang cewek yang tergila-gila sama lelaki dan memujanya, menyanjungnya setinggi langit, seluas samudera sehingga membelah bumi terbang menembus stratosfer, atmosfer, troposfer (?) #abaikan.
Pas... baca dibelakangnya.... langsung buyaaaaarrrrr.
Mungkin kalau saya belum baca belakangnya dan langsung membaca puisi pertama itu ekspektasi saya langsung kayak gini 'Oh mungkin cerita ini tentang cewek yang mengagumi cowok diam-diam dan merasa cowok itu paling indah'.
Tapi... akan hancur juga ketika membaca...

...Ketika cinta tak memilih jenis kelamin,
cinta pun menjadi terlarang...


DUARRRR!!!

Cerita dimulai dengan tokoh 'aku'. Yang menceritakan kesannya saat melihat Rafky. Saat dia baru pulang dari Paris. Dan ini Rafky minta tolong sama dia melukiskan kisahnya tentang lelaki terindah. Tapi... entah kenapa saya suka dengan penggambaran Rafky oleh aku ini Jantan, Gagah, Memukau, menggoda
Diikuti sebuah syair
Melukiskan dirinya,
setiap helai kata menjadi lumpuh
kehilangan makna


and love has just begun

Rafky dan Valent dipertemukan dalam sebuah perjalanan ke Thailand.
Bdw, suka dengan tulisan yang ini:
Kita tak pernah betul-betul merdeka
Kita selalu diperbudak
Bahkan oleh waktu

Dari sepercik nyala api yang dinyalakan masing-masing. Mencoba mengakrabkan diri satu dengan yang lain. Perkenalan diatas udara itu berujung pada ketertarikan satu dengan yang lain.
Awalnya mereka berdua saling menutupi 'ketertarikan yang aneh' itu. Secara mereka berdua laki-laki normal yang masih-masing punya pacar perempuan (?). Tapi... lama kelamaan mereka sadar akan hati mereka masing-masing. Ouch!!!
Hupfh *geleng-geleng* (bayangin seandainya jadi pacar mereka-mereka, lelaki-lelaki indah dan tanpa sepengetahuan saya pacar saya selingkuh tapi selingkuhnya sama laki-laki *mati ditempat*)
Lama mereka menjalani hubungan yang secara diam-diam akhirnya mereka jujur juga. Tapi tentu saja mereka ditentang keras. Terutama oleh Ibunya Valent (ya iyalah ibu mana yang mau anaknya laki-laki suka sama laki-laki mana ada ibu yang rela -_-).
Trus gimana dong? Dapatkah orang-orang terdekat mereka menyetujui hubungan mereka? Apa mereka akan melanjutkannya meski mereka tahu itu terlarang? Gimana nasib cinta tapi sama ini (?) Trus apa sih gunanya tokoh 'aku' di awal cerita (?) baca selengkapnya dalam Lelaki Terindah.

***

Well, sudah saya bilang dari awal saya suka ini._. haduh. Masih nggak percaya sih kalau saya menikmati cerita ini dengan begitu banyak kalimat cantik(?)
Oke. Dan kemungkinan itu Rafky dan Vallent saling suka itu karena keduanya juga saling membutuhkan. Vallent yang sakit dan kehilangan sosok Ayah tentu saja bisa jadi menganggap Rafky sebagai pengganti Ayahnya. Karena sakitnya itu, Rafky jadi ingin melindungi Vallent. Tapi Rafky di sini sweet ya mau melindungi gitu :3 cari cowok yang melindungi ceweknya sekarang mah jarang. Adanya yang ngerusak cewek itu banyak (?) #abaikan
Tapi saya terharu loh sama sebuah adegan Itu kayak menggambarkan betapa besar cinta mereka srooott :') meski sesama jenis -_- #okekembalilagisayadiingatkan#
Cuma... penyesaiannya terlalu cepat. Padahal konfliknya runyam. #kbye
Profile Image for Stephanie.
85 reviews21 followers
January 18, 2010
gara2 lagi bosen baca karya pengarang luar, gw coba2 browsing pengarang negeri sendiri..

dan gw ini tadinya udah mau ngambil buku karya andrei aksana yang lain.. tapi entah kenapa gw malah akhirnya milih judul yang ini..

dan gw ga tahu kalau ternyata..

novel ini tentang gay (seharusnya gw liat dulu review temen gw yang cuma sebaris itu)

gw ga anti-gay sih..(tapi ga mendukung juga)

cuma ga nyangka aja (ini pengarang cowo lho!)

biasanya (ga berarti selalu) yang ngarang cerita tentang gay kan cewe..

tapi dari segi cerita tidak terlalu mengecewakan sih.. mungkin karena pasangannya 2-2nya cowo jadi ada rasa yang beda.. karakter cowo itu kan beda ya kalo menghadapi kisah percintaan..kalo dibuat sepasang cowo-cewe normal ceritanya malah bakal std abis

dan konflik pertentangan dari keluarga pasti ga bakal kaya yang ada di novel ini, tapi gw gregetan sama karakter cowo2 yang digambarin agak gampang nangis (bukan berarti ga boleh nangis, tapi kalo keseringan kan aneh..)

satu hal yg gw salut, tokohnya punya penyakit diabetes secara genetik (hal "orang sakit bawaan" kayaknya agak jarang dibawa sama pengarang indonesia, yang menurut gw (yang bergerak di bidang kesehatan) menambah nilai plus buat novel ini..)

at least orang2 mungkin akan mencari tahu kenapa ada 2 jenis diabetes..

puisi2nya lumayan bagus, meski ada beberapa yang menurut gw tempatnya kurang pas dan bikin jadi rada bertele-tele

dan satu hal lagi yang unik adalah bahwa si pengarang diceritai oleh si pelaku tentang keseluruhan perjalanan cintanya (yang bikin gw bertanya2 juga, ini cerita beneran fiksi kan?)

tapi salut lah buat cerita yang agak gak biasa ini
Profile Image for Ika Diyah.
31 reviews4 followers
February 26, 2009
Jujur ya, sebelum baca buku ini aku tuh merasa harus men-setting pikiran dulu..gimana ya, prepared to read about something uncommon..yeah, "homosex topic" is still uncommon in my moral perspective. tapi karena aku menghargai tulisan cucu trah Pane ini, dan sangat ingin tahu gimana kualitas penerus sang maestro, aku baca deh novel romance ini.dah yah, Andrei Aksana memang sangat berbakat mengolah kata-kata penuh romansa.ceritanya ya tentang pertemuan dua lelaki yang saling jatuh cinta , saat mereka lagi berlibur di Thailand (the heaven of..yeah..). riset tempat2 ngumpul2 kaum gay di Thailand seperti yg dicertain di novel ini lengkap. jadi penasaran, kok Andrei bisa tau ya? hehe..cerita cintanya sangat melankolis.gimana ya, banyak kata2 indah dan romantis tapi nggak terkesan norak gitu lho. Andrei memang juaranya ngaduk-ngaduk perasaan jadi soo..sentimentil.bahkan percaya apa ga,saat baca ending ceritanya, aku sempet pengen nangis. ya ampun..
Profile Image for Wilman Wilson Lumbantoruan.
31 reviews
September 14, 2018
The formal form of LGBT novels are like denying life choices as gay. Well, Is the ending full of wise choice tragedies? (Pendapat subyektif saya sih harusnya gak perlu pakai ending pisah. Mati atau tragis. Kurang greng gitu loh...)
Profile Image for Aleetha.
486 reviews29 followers
December 28, 2012
Tidak banyak buku GLBT yang saya lahap. Lelaki Terindah adalah buku ketiga setelah Gerhana Kembar karya Clara NG dan Boyfriends With Girlfriends milik Alex Sanche. Seperti para pendahulunya, buku ini juga gagal membuat saya mengerti bagaimana kisah cinta semacam ini terjadi.

Agak susah untuk merasakan emosi Rafki dan Valent ataupun sosok Aku. Bahkan ketika buku ini dipenuhi banyak kalimat yang ditulis dengan indah. Hampir semuanya terucap begitu saja tanpa ada ruh di dalamnya. Puisi singkat juga berserakan di mana-mana seakan kalimat-kalimat yang ada tidak cukup. Saking banyaknya, saya memilih untuk melewatinya begitu saja.Terasa mengganggu.

Mind set awal tentang tema yang diangkat sebenarnya menjadi faktor lain mengapa saya tidak bisa menikmati buku ini. Saya tidak bisa begitu saja membuang apa yang telah tertanam dalam benak. Walau sudah membaca dua buku dengan genre yang sama, tapi dahi saya masih berkerut. Akibatnya susah untuk menikmati buku yang saya selesaikan hanya dalam beberapa jam ini. Alurnya cepat banget. Jadi ingat buku-buku romance terjemahan.

Dibanding para karakter utama, saya lebih paham bagaimana reaksi Janita, ibu Valent ataupun bagaimana putus asanya dan berlebihannya reaksi Rhea. Kalimat favorit saya malah keluar dari mulutnKinan. Padahal tidak sekali dua kali Rafky dan Valent mengucapkan sesuatu yang indah banget, tapi ya tanpa ada emosinya. Tapi setidaknya karakter Rafky dan Valent digambarkan dengan jelas. Sehingga Tidak sulit untuk membayangkan sosok mereka. Bagian lain yang juga menjadi hal yang saya sukai dari buku ini adalah cerita masa lalu setiap karakter.

Kota Bangkok dipilih menjadi salah satu setting di buku dengan alur maju mundur ini. Tapi deskripsinya tidak cukup banyak untuk menyakinkan saya bahwa Rafky dan Valent sedang berada di sana. Walau bukan buku travelling, tapi menurutku setting dari sebuah buku tuh tidak hanya dijadikan tempelan gitu aja.

Sebagian dari akhir cerita berjalan seperti yang saya harapkan. Walau tidak pernah menyangka sosok Aku turut mengambil bagian dan membuat hubungan Rafky dan Valent yang tidak nampak kuat seperti yang digambarkan di bab-bab sebelumnya.

Kapok? nggak tuh. Lelaki Terindah membuat saya jadi makin penasaran terhadap buku dengan genre serupa. Pengen nemu buku yang bisa membuat saya mengerti dengan hubungan semacam ini.

Cover
Bukan cover yang bakal kutaruh di rak favorit. Bukannya suka tapi jadi serem ngeliatnya.
Profile Image for Bagus Tito.
Author 2 books6 followers
September 18, 2014
Anyway, lelaki terindah adalah novel bertema LGBT pertama yang saya baca. Saya selesai membacanya kurang lebih akhir tahun 2011 setelah sebelumnya susah payah mencarinya di toko buku.

Soal cerita, Lelaki Terindah berkisah mengenai Valent dan Rafky. Dua laki-laki yang dipertemukan di dalam sebuah pesawat tujuan Bangkok, Thailand. Pertemuan pertama yang kurang menyenangkan lantas membawa keduanya semakin dekat. Keduanya menginap di hotel yang sama, menghabiskan waktu untuk menyusuri kota Bangkok bersama-sama, hingga terjebak dalam sebuah kisah percintaan yang rumit.

Well, jujur, gue menikmati waktu membacanya. Yah, mungkin karena ini adalah novel LGBT pertama yang saya baca, saya cukup berekspektasi lebih karena saya selalu suka dengan tema percintaan yang tidak biasa. Dan begitu usai menamatkan lembar terakhir, saya merasa bahwa ekspektasi saya terpenuhi, meski nggak seratus persen. Saya suka dengan cara Bang Andrei membawakan kisah antara Valent dan Rafky. Saya suka karakter tokohnya, alurnya, settingnya, dan gaya bahasanya yang dibalut dengan indah. Saya juga mengagumi romantisme yang berhasil diciptakan Bang Andrei saat mengkisahkan kedua tokohnya.

Hanya saja, saya sempat membenci novel ini saat menyentuhlembar-lembar terakhir. Hal yang saya takutkan akhirnya kejadian juga. Saya memang sudah mengukuhkan diri agar siap menerima ending yang tak sesuai harapan. Namun pada akhirnya, saya tetap saja merasa kecewa dengan ending yang memaksa salah satu tokohnya mati. Entah kenapa, waktu itu saya sampai memekik dalam hati, "Kenapa harus begini?"

Tapi sudahlah, saya tak ingin merutuk sang penulis. Saya memaklumi, karena tema yang diangkat buku ini memanglah masih teramat tabu. Setidaknya, Bang Andrei sudah berani menghadirkan sesuatu yang baru di khasanah perbukuan di Indonesia.
Profile Image for Teguh.
Author 10 books334 followers
October 14, 2015
Saya acungi jempol atas keberanian mengangkat tema sensitif semacam ini. Apalagi tentang homoseksualitas di tengah kaum urban. Namun, saya masih jemu dengan konflik yang itu-itu soal homoseksualitas. Penolakan keluarga, dianggap penyakit, atau bahkan dianggap najis di tengah masyarakat. Aku masih sangat kagum dengan cerpen Gus TF Sakai (Tukang Cukur) atau Seno Gumira Ajidarma (Dua Perempuan dengan HP-nya) yang berkisah tentang homoseksualitas namun tidak melulu soal itu.

Seharusnya, bisa lebih mendalam mengeksplor hati dan psikologi lebih dalam. Karena di novel ini Andrei Aksana pun tidak memberi solusi jitu apabila ada sepasang lelaki saling jatuh cinta dan terbentur.
Profile Image for Enny kadarsih.
32 reviews7 followers
September 5, 2008
tertarik untuk membaca karena judulnya"terpikir bahwa isinya akan menceritakan tentang lelaki terindah yang hadir dalam hidup penulis or tokoh utama dalam buku ini" ternyata tidak...
isinya bercerita tentang kisah cinta seorang gay..
dapet undangan waktu launching buku ini,dateng bareng temen2,dengan dress code hitam,pas masuk sedikit kaget launching buku ini dengan menampilkan para lelaki dengan body six pack nya dengan bertelanjang dada...
Ya Allah..berasa salah kostum banget berada di acara launching buku ini..
Profile Image for Maya.
13 reviews4 followers
August 5, 2008
Kisah cinta yang tentu saja tidak biasa bagi heteroseksual karena buku ini menceritakan lika-liku percintaan sepasang kekasih yang homoseksual. Kinda weird bagi saya tetapi buku ini membuka sedikit tabir tentang kehidupan kaum gay. Sebagai referensi saja tentunya. Setting ceritanya yang sebagian besar di Thailand cukup bisa membawa saya untuk mengubah aksara menjadi sebuah visualisasi. Rangkaian kata-katanya juga bagus dan banyak puisi-puisi indah yang sempat saya 'contek' buat kartu ucapan kepada seseorang 'lelaki terindah':)
Profile Image for feriin.
2 reviews3 followers
March 13, 2010
Indonesian novel "the beautiful man". the stories about gay's life, forbidden relationship that they've made accidentally.
this book can told that 'gay' were not disgusting just like peoples negative thinks. the writer used a lot of beautiful Indonesian phrases, words and also the short pretty poets.
Profile Image for Riesna Zasly.
152 reviews1 follower
June 7, 2016
digarap dalam bahasa yang indah, melalui plot yang disusun menarik dan istimewa dalam membawakan tema luarbiasa.. seakan memberi nyawa dan kewajaran pada kelainan tema yang cuba di tonjolkan.. susur romantisme agak sarat dalam karya ini, meski agak kecewa dengan pengakhiran cerita yang begitu klise..
Profile Image for D. Wijaya.
Author 2 books35 followers
October 5, 2015
Baca novel ini pada akhir tahun 2010--kalau tidak salah. Tertarik untuk membaca karena tema sensitif yang diangkat oleh Andrei. Tipikal cerita yang mendayu-dayu. Memberi 3 bintang lebih untuk gaya menulisnya yang benar-benar puitis. Aku suka!
Profile Image for Vivi Elizabeth.
12 reviews
December 22, 2021
Reading this in 2020, sebenarnya menurut ku pembawaan dari penulisnya udah sangat baik. Dimana kita sebagai pembaca dapat merasakan emosi dari para karakter. Ceritanya menurut ku juga tidak terlalu cliche. Tetapi aku kyk berharap Rafky wasn't really that homophobic and toxic masculinity. Menurut ku buku ini terlalu di persingkat. Penulis bisa saja memanjangkan buku ini dengan menambahkan lebih banyak detail dalam perjalanan hubungan mereka. Misalnya bagaimana rafky dan valent menyelesaikan hubungan mereka yang sebelumnya.


*SPOILER* from here :

I wish rafky ga secepat itu jatuh cinta sama orang lain setelah 1 tahun kematian valent. Aku ngerasa kyk, you love him that much, tapi kok move on-nya cepet bats dan kesannya mudah sekali melupakan apa saja yang sudah terjadi dan perjuangan di antara rafky dan valent. He was dying just for the sign to being with you rafky.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Nancy.
129 reviews6 followers
October 31, 2020
Sedih dengan ending nya
Tapi untuk keseluruhan cerita bagus sekali
Memperlihatkan cinta yg terjadi di antara 2 lelaki yg hanya bertemu dlm 1 pertemuan tapi membuahkan benuh2 cinta

Cinta tidak melihat gender, status, penampilan ataupun kekayaan
Cinta akan terjadi jika kita bertemu dgn org yg tepat

Tetapi masyarakat masih menjadi hakim dlm dunia ini yg menentukan apa yg benar dan tidak

Kk Andrei Aksana membantu memberikan suatu arahan bahwa orang2 yg termasuk dlm LGBTQ adalah manusia yg butuh dicintai jg
Mereka jg manusia biasa, apa yg salah klo mereka mencintai org yg berbeda dr umumnya? Yg penting mereka saling mencintai kan

Semoga kk Andrei bisa mengangkat tema yg sama lagi dan dpt membuka mata masyarakat bahwa LGBTQ itu bkn penyakit menular

Semangatttt😊
7 reviews
April 7, 2024
Karya yang indah ini membuat aku menangis di jam setengah 4 pagi. pertama takut banget selesain buku ini karena takut ending nya, kisah dari pertamannya sangat2 membuat terharu dan senang di waktu yg sama juga cemas oleh sebab endingnya, tapi akhirnya habis juga dibaca. Aku mendapatkan banyak hal yang bisa aku renungkan dalam cerita ini dari mulai sudut pandang seorang ibu, seorang anak hingga orang lain. Menurutku ini kisah yang sangat indah dengan puisi yang bagus dan pembawaan cerita oleh penulis yang berbakat sehingga membuat cerita ini terkesan mengalir cantik dan apik.
Profile Image for Gustav Gustav.
41 reviews3 followers
January 1, 2018
I'm kinda surprised when the Indonesian author, Andrei Aksana bring gay theme to this novel. I was in high school the first time I read it. But comparing after I watch Arisan the movie, I hate to admit that I overall doesn't like the story line. I wish it wasn't cheesy at all. I just feel so damn disgust that relationship between to guys can be very romantic. Also hate the ending, so tragic. But I love how Andrei Aksana describing Bangkok, well done !
Profile Image for thuthur22r.
246 reviews
January 11, 2021
Baca dalam sekali duduk.
Jadi kemarin sore packing buku karena mau pindahan, dan pas megang buku ini: kayaknya mau baca ini, ah, besok. Buku yang dulu dibeli karena, umm, covernya. :)))
Jadi sepagian tadi dihabiskan untuk baca buku ini, sekali duduk.
Dan bagus. Di bagian awal sungguh memikat; narasinya, gaya penuturannya, puisi yang diselipkan, karakternya juga oke. Tapi menuju klimaks terasa cepat sekali, kurang nendang. Dan dua karakter utamanya malah terlihat lemah, menye-menye.
Profile Image for Muspitta.
53 reviews
August 31, 2013
Profile Image for Aldy.
46 reviews2 followers
October 20, 2021
Mungkin terasa lebih nonjok pada masanya ya. Masa di mana cerpen2 queer bertebaran di blog. Lelaki Terindah saat itu sangat groundbreaking karena bisa lolos ke Gramedia.

Ceritanya sangat dibuat sinetron sekali. Sering kali saya dibuat heran.
Profile Image for Dee.
93 reviews1 follower
April 11, 2020
Agak sensitif ya kisahnya, cuma yaa mungkin hal begini bisa aja terjadi realnya. Mendadak suka dan nyaman sah sah aja, tapi begitu dirasakan ke sesama jenis jadi akan beda case nya.
Profile Image for Yandi Asd.
21 reviews1 follower
April 22, 2020
Ceritanya cukup menarik. Saya suka beberapa bagian tertentu dalam cerita ini.
Displaying 1 - 30 of 152 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.