Kiss of Death, Sebuah virus komputer yang ganas mengancam milyaran komputer di seluruh dunia. Virus yang menyebar lewat jaringan internet ini digunakan oleh penciptanya untuk memeras para pengguna komputer atau mereka akan kehilangan semua data yang ada di dalam komputernya. Belum ada ahli komputer yang sanggup mengatasi kedahsyatan virus tersebut.
Sementara itu, Yudha yang baru saja mendapat gelar S-2 Bidang Ilmu Komputer dari Amerika Serikat mendapat pekerjaan sebagai guru komputer sekaligus kepala lab Komputer di SMA Veritas, salah satu SMA Swasta paling elit dan favorit di Jakarta. Sangat mengherankan dia mau menerima pekerjaan tersebut mengingat pendidikannya yang sebetulnya bisa membuat dirinya mendapat pekerjaan yang lebih baik.
Sebagai guru, Yudha banyak mengenal murid-muridnya. Salah satunya adalah Fiona, murid kelas 3 yang merupakan salah satu cewek favorit di SMA Veritas dan anak Trisona Group, salah satu perusahaan Nasional terbesar di Indonesia yang juga pemilik SMA Veritas.
Fiona tertarik pada Yudha, tapi Yudha justru lebih tertarik pada Dian, bintang kelas di SMA Veritas yang berasal dari keluarga menengah. Sikap Dian yang pendiam tapi misterius menarik perhatian Yudha. Seolah-olah Dian menyimpan rahasia yang sangat penting.
Dian memang menyimpan banyak rahasia termasuk alasan dirinya sekolah di SMA Veritas, begitu juga Yudha yang menyimpan rapat-rapat rahasia masa lalunya. Rahasia-rahasia tersebut mulai terkuak saat jaringan komputer Trisona group mulai dimasuki virus Kiss of Death dan hacker yang berniat menguasai sistem komputer perusahaan itu. Jika hal itu terjadi, bukan saja kehancuran bagi Trisona group tapi juga kehancuran bagi teknologi informasi secara global.
Harus ada yang mampu menghancurkan Kiss of Death atau dunia akan kembali memasuki jaman kegelapan.
Namaku unik, terdiri atas: Luna, dan Torashyngu. Tentunya itu bukan nama asliku. nama asliku adalah (hee..hee..hee.. masih rahasia. tebak sendiri yaa...) Dalam bahasa Spanyol, Luna berarti "bulan". Sedang Torashyngu,walau kayak nama Jepang, aq produk lokal loh. Aq pilih nama Torashyngu gw doyan banget segala hal berbau Jepang, dari mulai masakan Jepang, musik, hingga dorama. Penyanyi favoritku Ayumi Hamasaki, BoA, dan sedikit Laruku. Sedang film Jepang kesukaanku : YOMIGAERI (bagi penggemar J-movie wajib nonton nih film. Ceritanya bagus banget! Touching dan romantis!), sedang dorama banyak yang aq suka, tapi paling terkesan waktu nonton LOVE GENERATION-nya Takuya Kimura dan Takako Matsu. Ceritanya berupa cerita cinta sederhana, tapi bagus banget. Beberapa ceritaku bahkan terinspirasi dari J-Movie dan dorama yang pernah aq tonton, walau aq gak bakal jiplak abis-abisan, gak kayak sinetron kita yang doyan banget ngejiplak punya orang (Udah gitu gak mau ngaku lagi...)
#NafilahNgulikBuku . Judul buku : Golden Bird Alpha Penulis : Luna Torashyngu Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit : 2016 ( Cetakan 3 ) Tebal buku : 268 hlm . Kalau kamu pecinta fiksi ilmiah yang beromansa cinta, buku ini salah satu rekomendasinya. Buku serial #GoldenBird ini masih tak lepas membeberkan tentang asyiknya dunia IT melalui banyaknya istilah baru yang saya temui, mulai dari aneka Virus, Trojan, Backdoor, Enkripsi 1.204 bit, dan lain sebagainya. . Sejujurnya, saya dibuat sedikit bingung pada serial @lunatorashyngu kali ini. Golen Bird Alpha ini serial pertama atau ketiga? Jika pertama, kenapa dicetaknya setelah Golden Bird? Jika memang ketiga, kenapa ceritanya tentang masa lalu sebelum seri Best of the best, apakah Flashback? Oke, karena ini saya baca di urutan ke-3, saya menganggapnya Flashback. Fix! . Buku berlatar sekolah SMA Veritas ini menguak tentang sebuah rahasia. Tentang masa lalu seorang Yudha, salah satu guru di SMA tersebut. Pertemuannya dengan Fiona dan Dian, tak layak menghadapkannya pada cinta segitiga. Namun siapa sangka, hubungan ini justru menjadi benang merah dan berujung pada titik terang jawaban yang dinantikannya bertahun-tahun. Tentang siapa ayahnya sebenarnya, dan dendamnya yang harus dituntaskan. . Penulis kelahiran Purwokerto yang seringkali dianggap perempuan karena nama penanya ini, sangat pintar menjadikan tokoh-tokohnya kuat di dalam cerita. . Ada Andini yang cermat dan tegas, sehingga sedari awal dia dapat membaca misi dibalik kedatangan Yudha. Ada pula Dian, tokoh utama yang sangat cerdik namun tidak pernah terusik. Juga Yudha sendiri, yang sedari awal sangat terlihat kelihaiannya dalam segala sisi, dan jujurly saya bisa menebak dengan siapa dia bekerja. . Yang paling membuat saya tertarik dan nggak sabar buat segera membalik halaman demi halaman adalah, alurnya yang maju mundur namun teratur, dan kepiawaian Luna yang mampu menjadikan 'dalang' di balik semua peristiwa yang terjadi di buku ini tertutupi sangat halus. Ya, sangat halus. Sampai saya terjebak dan tidak menyadarinya sedikitpun 😁 . 4.5/5 ⭐ . #semangatmembabatTBR #gerakanoneweekonebook #resensi_bacayuk #buibubacabuku #bookstagram
Another Indonesian Sci-Fi! Yang ini lebih kerasa lagi Sci-Finya karena topik romansanya bisa dibilang hanya selingan saja. (Well, nggak begitu dengan Fiona, tapi setidaknya (....) Twistnya juga oke, begitu juga dengan ciri khas karakter masing-masing. Bagian ending agak gantung, ternyata novel ini ada lanjutannya ya? :3
Aku pertama baca novel Kak Luna itu yang seri Mawar Merah baru D’Angel. Pas Kak Lun share universenya, ternyata ini lebih dulu setelah Mawar Merah. Tapi nggak apa-apa, ceritanya bisa berdiri sendiri kok.
Kelebihan dari novel ini adalah, seluk beluk tentang dunia IT dijelaskan dengan tepat tanpa membuang intisari cerita. Karakter-karakternya di sini pun semua seimbang. Love triangle yang disajikan unik, biasanya perempuan yg jadi rebutan, di novel ini malah cowoknya yang direbutin. Senengnya lagi, para cewek-ceweknya badassnya semua terutama Dian. Aku lebih suka Dian sih hehe.
Kekurangan novelnya adalah alur di awal-awal bab yang terkesan terlalu cepat. Terus prolognya banyak banget. Mendingan jadiin bab khusus flashback gitu sebelum ke bab 1.
Overall, aku menikmati cerita ini hehe. Ga sabar baca lanjutannya.
Sebuah cerita seputar pemrograman komputer, HTML, hack-hack-an, sampai konflik percintaan dan kawan-kawannya yang dikemas secara menarik. Bisa buat pembacanya menolak untuk menutup buku sebelum benar-benar selesai. Lucunya, kukira buku ini akan nyeritain tentang Muri dan Dana Revolusi di Golden Bird. Eh, taunya justru malah flashback ketika Dian masih SMA, ketika Dian adalah Golden Bird, ketika Muri masih kecil, dan ketika Muri belum tinggal sendiri. Tapi, aku sendiri gak protes dengan flashback ini soalnya aku tetap aja nyaman ngebacanya~
Aku paling enjoy waktu baca prolog cerita, tentang masa lalu Heru, Andini, Mira, Teddy, dan lain-lainnya. Entah kenapa, walau gak ada dialog sama sekali, aku enjoy banget bacanya. (Padahal aku ini bukan tipe orang yang suka baca paragraf panjang. Aku lebih suka baca dialog)
Yang aku bener-bener gak bisa duga adalah Harsa yang ternyata otaknya. Bener-bener dikasih hati minta jantung. Dia udah cukup punya duit banyak dengan bekerja di bawah Heru, dia juga udah cukup bahagia, kan? Terus kenapa dia harus menerobos Arimbi sampai-sampai dia harus ngajak kerja sama Winar dan masukin Yudha ke dalam SMA Veritas? Kenapa dia gak bersyukur dengan apa yang udah dia punya aja, gak usah minta hal yang lebih. Jadi orang kepercayaan juga udah bersyukur, ini lagi masih berkhianat. Buat apa? Cuma bikin susah orang yang udah bikin dia seneng.
Dian = Golden Bird? Yah, sebenernya cewek SMA--yang bahkan belum lulus SMA--hebat banget bisa jadi hacker terkenal di dunia yang bisa melawan Kiss of Death. Aku mau banget bisa kayak gitu, bukan dipake buat kejahatan kok, cuma ingin punya kemampuan sehebat dia jadi bisa bikin keuntungan di tempat-tempat yang seharusnya untung dan bikin rugi orang-orang yang gak pantes untung lewat internet. Tentu aja gak seenak jidatnya aku utak-atik internet sampai segitunya~
Konflik percintaan antar Dian-Yudha-Fiona... yah, namanya juga roman remaja, biasanya ceritanya rada mainstream. Yudha suka sama dua-duanya, oke. Tapi yang aku benci, Yudha udah berhubungan sama Fiona waktu itu, dia gak seharusnya ngaku ke Dian. Okelah, perasaan emang gak bisa dipaksa, tapi perlakuan kayak gitu not recommended banget menurutku. Seenggaknya dia hargai perasaan Fiona yang emang dia udah nyatain duluan. Dian juga bisa ngerti, kan. Dia pasti bakal berusaha untuk gak mengganggu mereka, kalo rasa sayangnya emang tulus. Buat dia, yang penting Yudha bahagia. Itu kalo tulus.
Yah, mungkin itu aja. Sisanya bisa dibaca di novelnya ^^ pokoknya, novel ini recommended banget buat penyuka pemrograman komputer, atau sekedar penyuka cerita roman ringan dengan konflik di sana-sini, atau pemecahan kode sederhana yang sebenernya gak sederhana juga. Jangan lupa baca, ya!
Akhirnya bisa baca novel fantasi satu ini. Ceritanya selalu mencerminkan Luna. Cerita yang selalu tak terduga. Ide ceritanya bagus, tapi kalau menurut saya terlalu lempeng dalam penceritaannya. Sensasi dalam konfliknya juga kurang dapat. Klimaks sedikit meleset dari harapan dan banyak sesuatu hal yang awalnya dibahas tetapi tidak terselesaikan. Tapu so far, tetap saja novel ini unsur fantasinya membuat anak muda macam saya tercengang dan ngiler hehe :D
hal yang selalu i love about luna's writting is dia selalu ngasih kita gak cuma cerita romantis dan hayalan fiksi..tapi juga berbagai informasi dan pengetahuan. di buku ini banyak banget pengetahuan yg gue dapet ttg IT dan dunia ke hackeran... jadiiii meski baca buku terus kerjaan nya..gue bukan jd org kuper.. justru gue lebih banyak pengetahuan drpd temen2 gue kebanyakan... buku nya luna rekomen deh pokok nya ;)
Ini buku pertama dari serial Golden Bird ini. Sebenarnya aku baca buku ini juga karna penasaran sama kakak angkatnya Muri yg sempat disinggung di buku pamungkasnya. . . Berbeda dengan 2 buku sebelumnya yg aku baca dimana Muri jd tokoh sentral, dibuku ini fokus dengan ke kejadian bagaimana bisa meninggal. Aku agak kecewa sama buku 1 ini, krn aku pikir tokoh sentralnya bakalan Dian tp yg jg sentral malah Yudha. Informasi ttg Dian yg kuperoleh sedikit bgt, yg byk malah ttg Yudha. . . Konflik di buku ini lebih ke konflik balas dendam keluarga dan masalah bisnis yang dialami Trisona Group. Serta bagaimana Dian bisa terlibat. Pembahasan ttg pemograman di buku 1 ini tidak terlalu banyak. Konflik keluarga dan cinta yg lbh difokuskan disini. Alurnya maju, diawal cerita penulis memberikan penjelasan singkat terbentuknya Trisona Group dan segala dramanya. Latar dibuku ini hny 1, jd pembaca ga perlu susah2 mengingat kejadian dn mencari benang merah. . . Cinta segitiga antara Yudha, Dian, dan Fiona buat aku agak gmn ya🤔. Aku ga suka karakter Fiona yg obsesif dn mentang2 dia anak org kaya bisa seenaknya. Dan Dian menyerahkan Yudha dg gampangnya. OH COME ON, GIRL! . . Buku ini diluar ekspektasiku. Aku menikmati buku ini ingin tau apa yg terjd dg Dian. Konflik bisnis dan balas dendamnya aku enjoy tp konflik cinta2an itu aku ga. Aku bahkan memaki Dian. Karakter dia terlalu lembut. Hmm... tunggu. Mungkin itulah alasan Muri jd seorang yg badass. Overall, aku enjoh kok sm ceritanya.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Novel Golden Bird ini menceritakan di mana SMA Veritas merupakan salah satu sekolah favorit yang didukung fasilitas canggih. Mayoritas murid di sana berprestasi, contohnya—Dian. SMA itu berdiri di bawah Trisona Group. Heru dan Andini adalah orang yang berada di balik kesuksesan Trisona.
Beberapa orang yang memiliki jabatan penting di SMA Veritas adalah orang kepercayaan Heru. Bisa dibilang diantaranya adalah sahabat baik Heru. Hingga suatu saat seseorang memasukan Yudha ke SMA Veritas. . . "... Kita nggak akan bisa tahu apa yang terjadi di sisi lain dunia. Apa yang terjadi di baliknya. Kita hanya bisa tahu jika hal itu telah terjadi." - hal.94
Hingga akhirnya Virus Kiss of Death menyerang server Trisona, namun sebenarnya itu hanya taktik seseorang untuk memancing agar mendapat akses menuju Arimbi. Dan ya, sialnya Dian terjebak dalam sebuah permainan licik yang diciptakan sang DALANG.
Keberhasilan terbukanya akses menuju Arimbi pun menguak sebuah rahasia besar yang selama ini tersimpan sangat rapi. Di sanalah orang licik itu membeberkan semuanya hingga harus terjadi baku tembak yang mengancam keselamatan Yudha dan Dian.
Selesai sudah buku pertama dari Golden Bird Series. Dan setelah re-read pun aku semakin jatuh cinta sama buku ini 💕 Amazing! Sukak sama yang berhubungan dengan komputer. Apa lagi kalau muncul kode pemrograman, beuh mantep itu sesuatu yang istimewa dari novel ini.
Tokoh favoritku itu ya pasti Golden Bird. Cari tahu sendiri siapa Golden Bird itu ahaha 😝
Parah! Penulisnya bener-bener rapi nyimpen si DALANG 👏👏👏 Gilss si DALANG mainnya alus banget tjuy. Setelah tau, aku beneran pen banting bukunya gara-gara terlalu kesel sama si orang menjijikan itu hahaha
Pssstt ku kasih tau ya, di buku ini banyak orang-orang licik yang sangat halus :') Tulung aku korban tertipu gaezzzz
Teenlit, selalu ada kejadian yang 'too good to be true', tapi ini fiksi jadi dimaafkan. Cuma relasi romannya masih 'geli' bagiku, dan cinta segitiganya mirip sama di mawar merah. Sifat protagonisnya pun menurutku mirip. Dari segi template penulisan juga sama, banyak kepingan2 kejadian singkat yang diselipin ditengah2. Jadi macem puzzle yang ngelatih otak buat nginget2 ini nyambung sama bagian yang mana. Ala kak Luna banget (dan kumulai terbiasa) Minusnya juga dari beberapa novel yang kubaca dari kak Luna ini, kususah buat emotionally connected sama karakter2nya, tapi disini kematian Dian berhasil bikin aku rada sedih (:( Noo..) but tanpa kejadian itu gaakan ada golden bird Muri.
Bintang tambahan buat cuplikan pseudocode yang berhasil bikin nostalgia selama kuliah dulu. Rasanya bangga aja bisa mahamin meskipun gak yakin code gitu bener bisa ngelawan virus? Itu command if else nya sama kenapa gk jadiin condition or?? Trus sempet2nya nambahin comment line pas sekarat si Dian.. But it's all fun!
This entire review has been hidden because of spoilers.
Premis ceritanya sungguh menarik, hacker remaja hebat dengan code name nya Golden Bird.
Buku pertama seri ini padet banget dari narasi ke narasi nya dan dalam beberapa jam udah bisa nyelesaiin baca seri ini. Dibuka dengan pernyataan "every story has a beginning" kupikir jadi semacam narasi yang mengkisahkan keseluruhan rangkaian dalam seri ini tapi ternyata salah.
Narasinya di seri pertama ini kaku dan aku yang baca langsung pakek mode skimming. World building yang dibangun juga belum kerasa. Part per part jadi kesannya ga terkoneksi dengan baik dan kisah cinta jadi semacam chessy.
Meski gitu aku bertahan karena premis ceritanya yang aku mau kasih semua jempol yang kupunya, keren. Bahasa-bahasa pemrogaman dan lain-lain yang cukup njelimet juga cukup down to earth, ada catatan kaki buat penjelasan bagi awam-awam gini.
Aku percaya aja kalau cerita seri gini akan better dibuku selanjutnya dan aku ga salah sama hal itu.
Pertama kali muncul buku ini terus sinopsis-sinopsisnya bertebaran, aku udah penasaran banget dan pengen banget punya buku ini. Baru terealisasi sekarang dan dalam bentuk new cover. Awalnya aku bingung sama urutan cerita ini, rupanya Golden Bird alpha nyeritain tentang Dian si Golden Bird yang kemudian di terusin sama adiknya karena dia meninggal pas nyelamatin Arimbi, jaringan komputer Trisona Group. Kalian harus baca, rasanya tu bentar banget bacanya, mungkin saking asyiknya aku. "Hah? Udah abis?" Gitulah kira-kira respon aku setelah baca. Udah dulu kali ya... kalo aku ceritain bakalan panjang banget haaa
This entire review has been hidden because of spoilers.
This book supposed to be the first book of Golden Bird series, but i read it after The Best of The Best anyway. Jadi, aku nganggep nya seolah flashback aja hehe. Soalnya dari urutan terbitnya, buku ini terbit setelah The Best of the Best dan Golden Bird, kan?
Well, aku suka buku ini secara garis besar. Walau harus diakui, banyak juga hal yg aku nggak suka. Terutama masalah romance nya. Sorry to say, but menurutku terlalu “apasih”. Aku juga kurang suka sama karakter utama cowoknya, Yudha.
Tapi overall buku ini still okay, sih. Plot twist nya nggak nyangka banget! Dan walaupun semua kelihatan gampang banget (namanya juha Teenlit) ceritanya menarik dan enjoyable banget to read.
an interesting mix of romance, teenage high school life, suspense, and action. Back stories and character motivations are well explained. Pacing is nice. Some mysteries are explained implicitly, a respect to the readers' intelligence :) I bloody don't like Yudha and Fiona, though. I don't think they move the plot at all. Yudha acts really out of the realm of reasons, for someone who graduated from MIT grad school in comp science and worked as a teacher. He was completely overshadowed by Dian, who is really badass, but got not enough screen time. And Fiona... is just your typical damsel in distress.
Intro nya memang membosankan, ditambah pengenalan tokoh yang sangat banyak dan alur cerita yang rumit membuat malas melanjutkan membaca. Tetapi setelah masuk ke beberapa bab selanjutnya cerita mulai seru. Masalah yang mulai muncul ditambah dengan plot twist membuat penasaran untuk melanjutkan cerita hingga akhir. Saya yang awam tentang IT sangat tertarik dengan novel ini karena cyber crime yang digambarkan sangat seru dan cukup memutar otak. Penggunaan istilah-istilah IT yang disebutkan dalam cerita juga dilengkapi dengan penjelasan nya di catatan kaki pembaca yang tidak memiliki background IT pun bisa menikmati cerita di buku ini.
This one is better than the previous one, Golden Bird. Di antara semua series Golden Bird, yang Alpha terbaik menurutku. But sorry I can't give 4 stars or more cause this theme is not my type. Aku kurang suka tema perkomputeran entah kenapa. Tapi aku tetap baca novel ini sampai selesai. Aku cukup menikmatinya, walaupun aku kurang suka di percintaannya. Sorry, for me it's cringe
Kl saya gasalah, sebenernya ini buku pertamanya seri Golden Bird, kan? Tapi malah saya baca terakhir, hem... Pantesan agak bingung kok alurnya mundur. Seperti biasa, selama tulisannya pure romance, karya Luna Torashyngu selalu patut diacungi jempol.
Novel ini menarik banget, tentang anak SMA bernama Dian yang menjadi hacker putih (hacker yang mencegah kejahatan melalui sistem). Cerita ini semakin menarik setelah terungkapnya hal misteri di bawah sekolah Varitas.
Diluar ekspetasi banget asli. Aku kira sebatas tentang teenlit yang tokohnya suka dengan komputer, tapi semua lebih dari itu. Teenlit disertai Sci-Fi ini benar-benar keren!
Di saat yang lain pada kasih 4-5 bintang, saya malah kasih 2 bintang. Haha. Jarang-jarang pula saya kasih rating buku 2 bintang.
Tapi mau gimana lagi? 2 bintang saya apresiasikan untuk kepiawaian penulis dalam menjabarkan dunia IT, hacker, dan semua tetek-bengeknya.
Sayangnya, banyak banget hal yang membuat saya gak kuat sama buku ini: . . 1. Saya gak suka tokoh-tokoh utamanya, terutama Fiona. Yudha juga gak begitu suka. Dian masih bisa saya toleransi. Fiona itu.... erghhhh, childish banget :( saya tau sih dia emang berasal dari keluarga konglomerat, tapi perilaku cewek itu yang (semisal) bersikap TERLALU SKSD sama Yudha (yang notabene gurunya sendiri!) membuat saya gak kuat. *SPOILER ALERT!* Masa iya baru kenal beberapa hari terus langsung ngajak jalan? Walaupun umur mereka gak beda jauh banget, tapi masa dia gak punya rasa 'segan' sedikit sama Yudha? ITU GURUNYA SENDIRI LHO! Argh, gak taulah. Lalu Yudha. *SPOILER ALERT AGAIN!* Saya bener-bener gak dapet feel-nya ketika Yudha ngaku kalo dia mencintai Fiona dan Dian. Sebenernya gak ada yang salah mencintai dua perempuan sekaligus ASALKAN diceritakan secara rapi dan gak terburu-buru. Menurut saya, perasaan Yudha dan Fiona terlalu buru-buru. Penjabaran perasaan keduanya kurang digali, jadi sampai ke pembacanya juga setengah-setengah. . 2. Karena udah sebel duluan sama tokoh-tokoh utama, merembetlah ke hal-hal lain seperti tema dan nama. Temanya kan tentang IT, dan buat orang awam IT kayak saya, memahami cerita ini jadi berat banget. Apalagi dalam buku ini kebanyakan nama. Saya sampai lupa Harsa itu siapa, Imran itu siapa, dsb. . 3. DAN YANG TERAKHIR, YANG GAK KALAH PENTING: STRUKTUR TULISAN! Saya bukan pakar linguistik, tapi saya paham dikit ttg EyD yang benar berhubung saya anak Sastra Indonesia. Gak konsisten ketika menulis narasi. Di depan nulisnya "kalau", terus di belakang tiba-tiba nulis "kalo". Ada juga yang "ramai", pas menjelang akhir tiba-tiba ditulis "rame". Kalau kata-kata itu berada dalam dialog, saya maklum. Kalau dari awal memang pengin pakai kata nggak baku dalam narasi, saya juga maklum. Namun ini... maaf, saya jadi gak betah pas baca. :( pemakaian bahasanya juga rada boros. Saya udah kayak editor pas baca novel ini karena gak jarang otak saya membenarkan/menyingkat ketika ada kalimat yang lewah. Jadi kayak, "seharusnya tanpa kata-kata ini pun pembaca udah ngerti apa yang penulis maksud.". Gak maksud menggurui, sumpah, tapi hal ini penting juga karena EyD bisa aja mempengaruhi minat baca seseorang thd novel tsb (misalnya saya).
novel teenlit yang paling keren, yang pernah aku baca. ini novel aku temuin di rak buku perpustakaan sekolah dan itu novel udah kusum bin buluk (mungkin karena banyak yang minjem jadi begitu).
novel ini bercerita tentang dunia hacker. selain itu, isi dari novel ini tuh komplit. alurnya juga keren, dan cara penulisannya teenlit abiss.
pokoknya, 4 bintang untuk novel ini.
aku tebak si A yang jahat, ehh padahal si B, dan ternyata si C yang pelakunya.
Setelah baca novel ini sampe selesai, baru ngeh kalau novel ini salah satu bagian dari beauty and the best series. sayangnya buku-buku yang sebelumnya belum ada yang aku baca kecuali yg 'beauty and the best' yg terbit paling awal hehe. tapi sebenernya ada untungnya juga sih baca buku ini duluan, karena novel ini menceritakan tentang awal dari semua cerita beauty and the best series. tapi jeleknya, aku bener-bener nge-blank dan gak tahu apapun tentang Muri yang jadi main character di beberapa series sebelumnya Ciri khas tulisannya kak Luna, selalu mengundang misteri di awal dan terkuak pelan-pelan di akhir yang bikin penasaran banget dan dibikin mangkel setengah mati karena ending ceritanya juga ngegantung. Kak Luna banget deeeh. Ceritanya agak comlicated, sampe bingung harus ngereviewnya gimana hehe. pokoknya inti ceritanya tentang virus Kiss of Death yang mengancam miliaran komputer di dunia, termasuk milik Trisona Group, perusahaan besar milik papanya Fiona. Tapi jaringan Trisona Group susah ditembus karena mereka punya sistem yang bener-bener susah ditembus. Terus ada Yudha, jebolan IT MIT yang jadi guru di sekolahnya Fiona, yang ditaksir Fiona juga, tapi diam2 ditarik jadi anggota tim server Trisona Group. Terus ada Dian, siswi luarrr biasa yang bisa nembus servernya Trisona Group yang ternyata kakaknya Muri (tokoh di beauty and the best series sebelumnya). See? complicated banget kan? ibaratnya kayak benang kusut yang harus dilurusin pelan2 biar jadi benang yang gak kusut. That's so Luna hehe (what an analogy Biiil --")
Judul : Golden Bird Alpha Penulis : Luna Torashyngu Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit : 2010 Jenis Buku : Fiksi Tebal : 272 halaman
buku ini menceritakan tentang seorang gadis bernama Dian. Dian adalah seorang siswi dari sekolah vieritas.Dian yang merupakan maskot SMA Veritas, yang terlihat kalem dan pendiam ini ternyata Dian menyimpan rahasia. Dia sebenarnya adalah hacker genius yang terkenal di kalangan sesama hacker dengan inisial "golden bird".Kali ini Dian dihadapkan dengan virus Kiss of Death, Sebuah virus komputer yang ganas mengancam milyaran komputer di seluruh dunia. Virus yang menyebar lewat jaringan internet ini digunakan oleh penciptanya untuk memeras para pengguna komputer atau mereka akan kehilangan semua data yang ada di dalam komputernya.Dian memang menyimpan banyak rahasia termasuk alasan dirinya sekolah di SMA Veritas.Dan Rahasia-rahasia tersebut mulai terkuak saat jaringan komputer Trisona group(Salah satu perusahaan Nasional terbesar di Indonesia yang juga pemilik SMA Veritas) mulai dimasuki virus Kiss of Death dan hacker yang berniat menguasai sistem komputer perusahaan itu. Jika hal itu terjadi, bukan saja kehancuran bagi Trisona group tapi juga kehancuran bagi teknologi informasi secara global.
Kelemahan Buku : alurnya maju mundur jadi agak membingungkan ada bahasa - bahasa pemrograman yang tidak diberi arti/penjelasan. Kesimpulan: keseluruhan buku ini sangatlah menarik. dari segi pengetahuan dan alur ceritanya.