Fujimoto Hiroshi adalah anak yang pemalu dan pendiam. Ketika teman-temannya asyik bermain, dia justru sibuk menggambar. Pertemuan penting pertamanya adalah dengan Abiko Motoo yang juga suka menggambar. Pertemuan kedua dengan Tezuka Osamu, komikus legendaris, membuat Fujimoto semakin bulat tekadnya untuk menjadi seorang komikus. Awal karirnya sebagai komikus profesional dimulai di Pondok Tokiwa. Fujimoto dan Abiko mendapat dukungan yang besar dari teman-teman sesama komikus di Pondok Tokiwa. Dalam perjalanan karirnya bersama Abiko, Fujimoto banyak melahirkan karya bersama dengan nama pena Fujiko Fujio. Setelah 34 tahun berkarya dalam satu nama pena, Fujimoto dan Abiko memutuskan untuk berpisah dan berkarya sendiri-sendiri. Fujimoto kemudian menggunakan nama pena Fujiko.F.Fujio dan melahirkan banyak tokoh komik yang menjadi bintang dunia dan kesayangan anak-anak, termasuk Doraemon.
Biografi Fujiko F. Fujio dalam bentuk komik, penyajiannya kurang lebih serupa dengan Seri Tokoh Dunia terbitan Elex Media dulu. Menampilkan momen-momen penting dalam kehidupan sang maestro komik anak-anak ini, seperti masa kecil saat sembunyi-sembunyi baca komik dari ayahnya.... bertemu dengan kawan sehati Fujiko Fujio A... terinspirasi oleh Dewa Manga, Osamu Tezuka.... perjuangan menghasilkan berbagai karya yang dicintai anak-anak di seluruh dunia.... hingga ditemukan tak sadarkan diri dengan tangan masih memegang pena.
Formatnya ringkas dan deskriptif, jadi banyak momen yang kurang tergali secara dalam (*penyakit TBC yang hanya diceritakan dalam 2 halaman; putusnya hubungan kerja sama dengan FFA yang alasannya tidak dibahas dengan jelas; istrinya yang muncul tiba-tiba di komik tanpa diceritakan kapan & bagaimana pertemuannya, dsb.) Saya rasa akan jauh lebih greget seandainya kisah FFF-sensei dibuat dalam bentuk komik miniseri yang lebih detil. Walau begitu, saya merasa karya ini tetap patut dibaca siapa pun yang merasa bahwa Doraemon (dan sejumlah karya FFF lainnya) adalah bagian tak terlupakan dari masa kecil mereka.
Berhubung penasaran sama kisah sukses salah satu komikus favorit-sepanjang-segala-masa ini, senang banget waktu menemukan komik biografi Fujiko F Fujio ini. Dan siapa yang baru tahu kalau sebelum menulis solo Doraemon,Fujiko Fujio merupakan gabungan dari dua orang?
Kalau kamu berniat menjadi penulis atau komikus, wajib banget baca buku ini. Dijamin terinspirasi. Diceritakan bagaimana Fujiko F Fujio menyukai komik sejak jaman SD. Diceritakan bagaimana ia bertemu partner menulisnya kemudian (Abiko namanya, kalau nggak salah) dan membuat nama pena Fujiko Fujio untuk komik-komik mereka.
Buku ini menceritakan perjuangan khas penulis/ komikus : bertanya pada komikus senior, pindah kota demi mengejar cita-cita, bergabung dengan komunitas penulis- hidup bersama dan saling belajar. Memulai karier dari komik-komik lepas sampai akhirnya mendapat tawaran dari penerbit. Terlena oleh berbagai kesuksesan, mengabaikan deadline, sampai ditinggal oleh para penerbit karena dianggap tidak bertanggung jawab. Kembali menyusun langkah sampai mencoba meniti mimpi yang lain, yaitu membuat film. Sampai akhirnya, mereka memutuskan untuk berpisah dan berkarya masing-masing. Dari situlah, Doraemon mulai tercipta. Sangat menginspirasi, ya?
Selain perjuangan dan kemauan keras Fujiko F Fujio, satu hal berharga lain yang saya pelajari adalah selalu percaya dan berani mengusahakan mimpimu.
Ồ giờ mới biết Fujiko Fujio là bút danh chung của 2 người bạn thân. Sau này tách ra thành Fujiko Fujio A và Fujiko Fujio F. Doraemon "hầu như" là tác phẩm của họa sĩ 3F. Ông Fujiko Fujio A sau này khai thác những đề tài người lớn hơn kiểu hài đen, kinh dị. Thời trẻ 2 người này đều hâm mộ Osamu Tezuka, lần đến nhà đại thụ manga này và sốc khi biết "thiên tài như Osamu Tezuka mà cũng có truyện bị biên tập cắt từ 1000 trang xuống còn 300 trang, chúng ta không được tự mãn".
Mấy ông họa sĩ truyện tranh phải cày deadline khủng khiếp quá.
menceritakan kisah hidup Fujiko F Fujio..mengharukan.. membaca ini aku semakin menyadari bahwa orang-orang besar itu hanyalah manusia biasa. yang membedakan mereka adalah mimpi dan semangat :)