Jump to ratings and reviews
Rate this book

Winter to Summer; 11.369 km untuk Satu Cinta

Rate this book
Kirana, mahasiswi penerima beasiswa short course program di Jenewa-Swiss, berharap akan sebuah petualangan di benua yang selalu dia impikan. Ternyata yang ia dapatkan jauh darisekedar pengalaman akademis saja; persahabatan dengan beberapa mahasiswa dari berbagai negara dan juga cinta yang tidak pernah dia sangka sebelumnya, seolah melengkapi pengalaman barunya tersebut.

Pertemuan dengan Emmanuel, mahasiswa Perancis memberikan warna tersendiri dalam hidupnya. Kebersamaan mereka berdua didasari oleh perbedaan yang tidak pernah diduga akan menjadi sangat sulit saat Kirana harus pulang ke Indonesia, ada 11.369 km jarak, 11.369 perbedaan, namun juga, ada satu cinta yang ia tetap coba untuk yakini.

"Mengapa mencintai dan dicintai bisa menjadi begitu rumit saat orang-orang di sekeliling juga mulai berbicara?"

174 pages, Paperback

First published July 7, 2011

8 people are currently reading
152 people want to read

About the author

Icha Ayu

5 books22 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
47 (26%)
4 stars
42 (23%)
3 stars
52 (29%)
2 stars
27 (15%)
1 star
11 (6%)
Displaying 1 - 30 of 38 reviews
Profile Image for Anggi Hafiz Al Hakam.
329 reviews5 followers
March 30, 2012
Pernahkah kita membayangkan berada jauh dari rumah, merasa terasing, lalu kemudian bertemu dengan seseorang yang benar-benar mencintai kita sepenuh hati. Seseorang yang sangat begitu memahami perbedaan yang membentang dalam jarak dua dimensi budaya. Seseorang yang begitu tulus menerima segenap perbedaan itu tanpa kehilangan sedikit pun perasaan sayangnya

Berada 11.369 KM dari bumi pertiwi membawa satu pengalaman baru bagi Kirana. Mahasiswi jurungan Hubungan Internasional yang mendapatkan beasiswa untuk sekolah di Geneva. Pengalaman itu juga yang mengantarnya pada suasana dan kawan-kawan baru. Hingga pada akhirnya menemukan satu cinta pada sosok Manu.

Jatuh cinta di negeri orang rasanya bukan hal yang mudah. Jurang perbedaan antara timur dan barat yang begitu dalam terkadang jadi penghalang untuk sebuah perasaan atas nama cinta. Berbagai ujian siap menghadang. Ruang dan waktu takkan lagi sama kala jarak membentang.

Kirana, harus merelakan perasaan yang tertinggal untuk Manu di Paris ketika waktu itu tiba. Kirana harus kembali ke Indonesia untuk melanjutkan studinya. Sementara, Manu pun hanya bisa berjanji untuk menemui Kirana. Entah kapan, Kirana memegang janji Manu untuk menemuinya di Indonesia.

Perjalanan Euro Trip dengan Manu sebelum kepulangannya ke Indonesia adalah satu-satunya hal berharga yang akan terus diingat. Dalam perjalanan itulah Kirana dan Manu mengenal lebih dalam pribadi masing-masing. Manu, yang sejak awal menaruh hati pada Kirana, akhirnya menyatakan cintanya. Sementara, Kirana yang memang jatuh cinta, menerima Manu sepenuh hati. Cinta tidak pernah salah sejak saat itu. Cinta telah menemukan jalannya. Menuju pelabuhan kecil di sudut hati Manu dan Kirana.

Perpisahan selama empat tahun semakin menimbulkan gejolak dan pertanyaan-pertanyaan eksistensial tentang hubungan mereka. Apapun usaha keduanya untuk saling melupakan tidaklah cukup. Hati mereka memang tidak sanggup lagi berbohong. Bahwa mereka masih saling mencintai.

Kedatangan Manu ke Indonesia pun tidak berpengaruh banyak bagi perjalanan cinta mereka. Pertemuan dengan keluarga Kirana pun bukan malah memperbaiki semuanya seketika, cinta mereka menjadi anasir yang rumit. Kirana, dengan segenap pertimbangannya telah memutuskan untuk mengakhiri perasaan yang terlanjur larut dalam kebahagiaannya dengan Manu. Suatu akhir yang terus menghadirkan tanya di benak Manu. Suatu akhir yang tidak pernah bagi keduanya. Kirana tidak ingin Manu kehilangan prinsipnya walaupun Manu telah meyakinkan Kirana untuk menerima segalanya: asalkan bisa selalu bersama.

Membaca debut novel dari Icha Ayu ini sama juga dengan menikmati sebagian belahan Eropa. Pembaca tidak harus benar-benar menginjakkan kaki di benua biru itu. Lewat detail-detail yang tersaji dalam cerita, pembaca dihadapkan pada penjelajahan imajinasi tentang Eropa itu sendiri. Tentang seribu cahaya di Trocadero dan Eiffel, hujan musim dingin di Geneva, suasana musim semi di Brugge, hingga pojok-pojok sunyi kota Paris. Sentuhan-sentuhan seperti detail latar cerita yang mengambil tempat pada ruang-ruang publik yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya ikut memberi warna tersendiri.

Lebih jauh, novel ini setidaknya menghadirkan jawaban-jawaban untuk takdir cinta yang tak pernah adil karena terhalang sekian banyak perbedaan. Penerimaan terhadap diri sendiri, memaknai pilihan masing-masing atas dasar saling menghargai saja tidak pernah cukup. Cinta yang terjalin atas dasar saling membutuhkan dan saling memiliki yang diuji dengan konflik-konflik yang muncul dari luar individu. Persoalan keluarga dan latar belakang budaya seringkali jadi kerikil tajam yang harus dilalui. Suatu keadaan yang sering kali dijadikan alasan untuk menyerah lalu berpisah.

Lewat novel ini, kita disadarkan bahwa apapun pilihannya cinta akan menemukan dirinya sendiri dalam pergulatan takdir. Cinta akan menemukan jalan menuju kebahagiaannya sendiri. Karena sejatinya, cinta tak akan pernah bohong saat ia memutuskan dimana akan berlabuh.
Profile Image for Hayati.
245 reviews
June 20, 2012
Ada banyak “tapi” yang tak bisa di jelaskan, ada banyak “tapi” yang tidak dapat diteruskan, karena “tapi” hanya akan memperburuk keadaan, karena saya tidak pernah bisa bersandar pada satu kata “tapi” yang tak pasti.

Menjalani hubungan dengan seseorang yang cukup berbeda jauh dengan kita tidaklah mudah. Itulah yang dialami oleh Kirana, seorang mahasiswa Indonesia yang mendapatkan beasiswa untuk kuliah di Jenewa, Swiss selama empat bulan.
Selama di sana, dia menemukan sebuah keluarga kecil yang menjadi keluarga barunya. Menemukan sahabat-sahabat dari berbagai negara yang bisa mengerti dia apa adanya serta menemukan seorang pendamping hidup. Di Jenewa lah Kirana bertemu dengan seorang pria Prancis yang bernama Emmanuel.
Dengan kekuatan cinta mereka menghadapi segala rintangan dan optimis dalam menghadapi masa depan. Dengan kekuatan cinta jugalah yang membuat mereka bisa menghadapi jarak yang terbentang antara Bandung ke Paris yaitu 11.369 km. Bukanlah hal yang mudah menghadapi hubungan jarak jauh. Tapi mereka tetap mencoba dan berusaha untuk menjaga cinta mereka.
Tapi... pada kenyataannya kekuatan cinta tak selamanya bisa membantu. Banyak perbedaan yang harus mereka akui seperti agama, bahasa, budaya, pandangan hidup dan sebagainya. Tidak hanya sampai di situ, orang-orang Indonesia apalagi masyarakat biasa yang belum terbiasa dengan hubungan antara wanita Indonesia dengan seorang bule yang menimbulkan pandangan negatif dan menjadi pembicaraan mereka merupakan salah satu hal yang harus di hadapi mereka. Belum cukup, mereka masih harus menghadapi rintangan yang paling besar, yaitu restu kedua orang tua.
Dengan segala macam rintangan tersebut, bisakah Rana dan Manu menghadapinya? Masihkah kekuatan cinta dapat membantu mereka menghadapi segala rintangan tersebut? Silahkan di bacca ^^
Saat membaca novel ini, saya merasa seperti berada di tempat-tempat yang di sebutkan di dalam cerita seperti Jenewa, Paris, Belgia dan negara eropa lainnya. Saya merasa seperti sedang melakukan traveling, dan saya sangat menikmati jalan ceritanya karna bahasanya yang begitu mengalir. Saat selesai membaca novel ini, saya jadi ingin pergi ke eropa, karna saya ingin merasakan apa yang di alami oleh Rana.
Well, saya sangat suka dengan novel ini karna ceritanya yang mengalir serta pendeskripsian tempat-tempat yang sangat detail, di tambah covernya yang begitu manis.
Profile Image for Ovie Nurbaity.
57 reviews
March 26, 2012
capek nih nulis 2x. adoh yg tadi ilang. oke gapapa tetep semangat merekomendasikan buku ini *curhat mendadak* buku ini unik, dgn membaca buku ini aku sudah seperti keliling eropa. mulai dari janewa swis, france, barcelona, dll. aku jd tau bagaimana hidup di negara eropa yg mayoritas non muslim. kak icha menceritakan semuanya. makanan, minuman, danau, shine, naik ke eiffel, kafe dan bar yg seru, sampai curhat kecopetan di barcelona. buku ini juga diwarnai oleh kisah cinta dari kedua tokoh utama. emanuel jadi tokoh yg dideskripsikan oleh kak icha dgn sempurna. *kayaknya sih ceritanya curhatan kak icha semua* hehe.
alurnya mundur. awal cerita sudah tragis. karena diceritakan dibandara untuk perpisahan kedua sejoli yg tengah dilanda asmara. pas awal aja aku udah geregetan pingin ngomel sama kak icha. kenapa awal cerita genre nya uda sad duluan? aku meleset karena akhirnya... *bca sendiri gih* buku ini jadi buku betsell lho di bandung. eksotis dan sangat menarik.
Profile Image for Ade Maria.
7 reviews1 follower
February 4, 2012
2 words, very inspiring :D


Buku ini bercerita tentang seorang mahasiswi yang mendapatkan beasiswa exchange student ke Geneva, Swiss.Di sana ia bertemu banya teman-teman sesama, termasuk Manu, yang akhirnya menjadi kekasih Kirana. Banyak cobaan yang dialami pasangan beda benua ini, termasuk intervensi dari berbagai pihakseperti teman dan orang tuanya.


Buku karya mba Icha Ayu ini berhasil membuat saya mengucapkan kata 'so sweet' saat selesai membaca halaman terakhirnya. Mba Icha Ayu yang menjadi pemeran utama memang sangat jujur dalam menuliskan kalimat demi kalimat yang ada di buku ini sehingga pembaca ikut tertawa, sedih, bahkan menangis.
Profile Image for Wiwi.
94 reviews11 followers
May 3, 2012
3.5 Star

Baca novel ini serasa baca jurnal travelling plus cerita pribadi dari si empunya jurnal..:D
Cerita perjalanannya keren (bikin mupeng jalan ke Eropa), ditambah cerita cinta beda kultur budaya, bahasa dan agama...endingnya ini mungkin membuat kita pembaca untuk menerka sendiri bagaimana , karena memang kisah cinta yg penuh perbedaan ini adalah hal sensitif dan tiap org akan punya opini yg berbeda. So Let it Flow.....
Profile Image for Anggie Retno.
12 reviews
March 26, 2012
The book is not only telling about the difficulty to have a crossed-culture relationship, but also giving us the imagination being in places where the story unrolled.. Informative and touching!
Profile Image for Fitri Apriliyana Tiran.
7 reviews
September 28, 2011
Romantis, perbedaan kultural dan deskripsi Real Eropa benar-benar membuat saya suatu saat ingin ke sana dan mungkin jatuh cinta dengan salah satu adam Eropa :)
Profile Image for Carolina Jeniwati.
10 reviews3 followers
Read
May 19, 2012
Di mana pun kamu berada, seberapa jauh kamu pergi, jika jodoh tidak akan kemana. Meskipun selalu ada jarak, tapi hati tak mengenal jarak. :)
Profile Image for Kurnia Dwi Aprilia.
216 reviews4 followers
November 28, 2017
Novel ini bercerita tentang mahasiswa Indonesia yg mendapatkan kesempatan mengikuti program exchange selama 6 bulan di Jenewa. Ternyata di sana tak hanya ilmu dan teman baru yg didapatkannya melainkan seseorang yg istimewa di hati. Dia mendapat pacar bule yg memiliki banyak sekali perbedaan  di antara mereka. Mulai dari perbedaan tempat tinggal yg terbentang jauh belasan ribu km, perbedaan budaya, perbedaan fisik, agama, dan masih banyak lainnya. Awalnya mereka tidak mengindahkan perbedaan2 yg ada. Begitu besar cinta di antara mereka sehingga mereka tidak pernah merasakan perbedaan itu sebagai hambatan. Masalah datang saat sang tokoh perempuan, yg bernama Kirana, harus kembali ke Indonesia karena progran exchangenya sudah berakhir. Keraguan2 akan hubungan mereka mulai muncul saat banyak yg beranggapan bahwa hubungan mereka akan sulit diarungi. Terlebih kedua orang tua Kirana yg tidak menyetujui hubungan anaknya dengan seorang pria bule. Walau mereka masih saling mencintai, namun Kirana harus memutuskan untuk mengakhiri hubungan mereka dan menjadi galau bertahun-tahun kemudian.
♢♢
Sejujurnya saya kurang suka dengan cara pandang penulis mengenai 'perbedaan' dan 'budaya' yg diutarakan di novel ini. Namun bagi saya itu bukan hal yg mutlak disalahkan. Sebab alur pemikiran orang tentu berbeda-beda begitu juga dengan alur pemikiran penulis. Lagi pula, kebiasaan atau bawaan dari lingkungan tentu mempengaruhi penulis dalam memberikan pandangannya di setiap kalimat yg dia bentuk.
Tak hanya itu, saya juga kurang merasakan feel tokoh dalam hal percintaan maupun persahabatan yg dijalinnya. Rasanya 'lempeng'. Cinta antar tokoh hanya sebagai barisan kata2. Tak melekat di hati. Sehingga saat tokoh Kirana meninggalkan Manu ke Indonesia, sedih dan rindunya tak dapat dirasakan. Begitu juga ketika mereka menyatakan untuk mengakhiri hubungan mereka. Rasanya datar2 saja.
Namun tidak dipungkiri, saya suka dengan cara penulis menggambarkan letak2 kota, kebudayaan yg ada di negara2 atau suatu tempat, informasi mengenai negara yg dikunjunginya, letak2 lokasi di suatu tempat, sangat informatif.
Profile Image for Chi.
73 reviews3 followers
January 11, 2013
Beberapa hari ini masyarakat Indonesia dihebohkan dengan Film cinta (Tapi) Beda, menarik isu perbedaan agama dan budaya diangkat melatarinya. Tapi kali ini, di review ini, bukan itu yang menjadi poin, hanya saja sedikit ada kemiripan tema.

"Winter to Summer 11.369 km untuk satu cinta". Novel ini berkisah tentang Kirana, mahasiswi Indonesia mendapat beasiswa sort course di Swiss. Disana ia bertemu Emmanuel, lelaki Prancis bermata hijau. Mereka saling jatuh cinta, sampai saat si gadis pulang ke Indonesia. 1tahun mereka LDR, sampai Manu, lelaki itu menempuh 11.369 km menemui gadisnya. Masalah datang dari keluarga Kirana, karena Manu Bule, karena dia Atheis, karena mereka BEDA! Manu, bersedia masuk Islam, demi Kirana. Tapi sang gadis malah memilih berpisah karena tidak mau "mengorbankan" lelakinya.

Hmm, kalaulah diangkat jadi Film, akankah cerita ini jadi kontroversi juga? Disini, bukan itu yang ingin saya bahas, karena bukan KAPABILITAS saya.

Yang ingin saya ungkapkan adalah, bahwa sesungguhnya dunia penuh perbedaan, kembar pun kamu, 2orang itu tetap berbeda. Seperti sidik jari milyaran manusia dan belang pada zebra yang tidak pernah sama, Subhanallah!

Cinta (tapi) beda, seseorang pernah berkata. Sejauh apapun jarak, cinta itu tentang inside in your mind, not about distance.,.
Jika kalian lahir di bumi (negara) yang sama, adakah garansi cinta menjadi mudah? Tidak!
Mungkin jika berandai-andai kalian lahir di tempat yang sama, mungkin kalian malah tidak akan pernah jatuh cinta!

"Aku akan ke Indonesia, datang menemui kamu, mau kah kamu menunggu?" ada 1000ketidak pastian disana, ada 1000 ketakutan disana. Bahasa kita berbeda, budaya kita berbeda, meski agama kita sama. Bagaimana dengan keluargaku? Bisakah mereka mengerti.

Dan diantara ribuan perbedaan, hanya ada 2pilihan. Menempuhinya atau mengakhirinya?
Mungkin, Kirana juga aku tidak kuat memilih yang pertama.

[[Buatku: Jet'aime (I love you) aku cinta kamu,.
Karena itu pergilah, bahagialah..
Dan lagi-lagi Cinta (Tapi) beda. Yang sama, manusia punya hati untuk jatuh cinta.

Catatanku tentang cinta, =)]]

Balik ke Novel 11.369 km untuk satu cinta, 4 dari 5 bintang buat novel ini. Penceritaan objeknya detail, negara yang mereka kunjungi dideskripsikan dengan sangat menarik. Mungkin si penulis benar-benar pernah mengunjungi tempat tersebut. Novel ini romantis, dan ada kejutan di akhir cerita :D
Profile Image for Fina.
76 reviews
October 4, 2012
Because of this book, I once dreaming to chase my ex French boyfriend... hehhehe...

This book is light, simple and heartwarming... full of hearts..

Awalnya saya baca buku ini karena pengarangnya. Sesama blogger yang saya follow beberapa waktu lalu setelah beberapa tulisannya saya baca terutama yang berkaitan dengan Perancis. Ya, beberapa tulisan Icha Ayu yang seorang au pair di Perancis sangat membangun emosi saya untuk tetap berjuang mengikuti program bahasa Perancis waktu itu.

Cerita fiksi tentang cinta yang cukup ‘biasa’ terjadi untuk perempuan Indonesia dengan laki-laki non-Indonesia. Plus perbedaan budaya yang pasti, jarak yang membentang, kebiasaan-kebiasaan yang jelas berbeda, pandangan sekitar dan keyakinan masing-masing.

Cerita ringan di akhir pekan yang cukup menyegarkan. Sangat cocok untuk membuka wawasan bagi kita yang ingin tahu peradaban di Eropa.

Saya sendiri sangat suka bagaimana buku ini juga menceritakan tentang beberapa tempat di Eropa dengan keragaman kebiasaan dan beberapa pola pikir orang Eropa yang mungkin memang berbeda dengan pola pikir orang Indonesia.

Saya suka alur yang teratur sedangkan di sini penulis memakai beragam alur untuk menuliskan isi cerita. Saya akan suka sekali apabila penulis lebih detail dalam segi cerita dan emosi sehingga akan menjadi satu cerita yang lebih baik.

Saya suka ending nya yang membiarkan masing-masing pembaca meneruskan sendiri ceritanya.

Beberapa cerita di buku dapat di baca di blog pribadi Icha Ayu di sini

Semoga bisa menjadi referensi di akhir pekan.

.Cheers.
Profile Image for Rizky.
1,067 reviews89 followers
September 28, 2012
I love this novel, debut perdana penulis cukup sukses memanjakanku ^^ Kisah cinta Kirana dan Manu yang harus terhalang jarak 11.369 km, tidak meruntuhkan perasaan mereka. Namun, bukan hanya jarak saja yang menjadi halangan, perbedaan keyakinan, budaya dan bahkan diperparah dengan "tidak adanya restu keluarga Kirana".

Suka sekali dengan deskripsi penulis tentang kisah cinta Kirana dan Manu ini, dimanjakan pula dengan deskripsi kota-kota di Eropa yang mereka kunjungin. Detail banget, seakan-akan kita memasuki dunia Kirana ^^ dan membuat aku ingin juga merasakan travelling seperti Kirana suatu hari nanti =)

Yang jelas, it's romantic and sweet story. Banyak pemahaman baru tentang menyikapi perbedaan yang ada ^^ Endingnya pun lebih kepada pembaca menerka seperti apa kisah ini akan berakhir ^^ karena memang tidak akan ada kata akhir untuk cinta. Yang jelas Kirana dan Manu telah memilih kisah mereka =) Love it much ;*
Profile Image for Herlina P Dewi.
Author 9 books31 followers
February 21, 2013
I give you 5 stars, Icha.
Penulis bisa mendeskripsikan suasana dan tempat dengan sangat apik. Membacanya, seperti ikut masuk ke dalam dunia Kirana. Novel ini juga ada pesan moralnya yang sangat dalem, bahwa perbedaan bukanlah hal yang sulit untuk dijalani, karena untuk bersatu itu mudah, kita hanya perlu untuk menjadi sederhana. Begitu kata penutup novel ini yang membuat pembacanya kembali bersemangat memperjuangkan cinta di tengah perbedaan...! :) Keren!Winter to Summer; 11.369 km untuk Satu CintaWinter to Summer; 11.369 km untuk Satu Cinta
Profile Image for Tikah Kumala.
Author 6 books4 followers
November 5, 2012
Tema yang digarap Icha rupanya tak sama sederhananya dengan diksi yang dia pakai dalam novel ini. Kisah cinta yang terbentur perbedaan budaya. Hemmm. Meskipun dikemas dalam bahasa yang ringan dalam novel pop ini, tapi kritik dan pesan yang dibawa Icha luar biasa lho.

Pertama kali baca, aku langsung jatuh cinta sama kalimat ini
""Kalau saya harus menyebutkan sebuah tempat yang paling saya benci di dunia, tempat itu bernama bandara, tempat di mana banyak perjalanan dimulai, yang juga merupakan tempat di mana ribuan perjalanan berakhir. Bandara layaknya sebuah tembok angkuh yang bukan hanya menyatukan tapi juga memisahkan sebuah tempat dari tempat yang lainnya, dan memisahkan satu jiwa dari jiwanya yang lain."

Nice Icha :))
Profile Image for Nicholas.
2 reviews1 follower
December 26, 2012
Penggunaan bahasanya sederhana, namun jalan ceritanya menarik
Gara2 buku ini saya jadi ingin jalan2 ke Eropa
Profile Image for Atria Dewi Sartika.
115 reviews10 followers
September 11, 2013
Cerita di dalam novel ini dimulai di Bandara saat Kirana harus meninggalkan kota Paris untuk bertolak menuju Jakarta. Kirana yang merupakan mahasiswa Indonesia penerima program short course program di Jenewa-Swiss mencurahkan isi hatinya. Dengan menggunakan sudut pandang orang pertama yakni dari sisi Kirana, penulis mencoba berbagi beberapa hal tentang budaya Barat-Timur.

Dalam novel ini, meskipun Kirana menjlani program short course namun yang menjadi pokok permasalahannya bukanlah tentang masalah-masalah yang dia hadapi selama mengikuti program tersebut, bahasan tentang hubungannya dengan seorang pria Perancis bernama Emmanual (disapa Manu) yang menjadi fokus masalah. Itulah sebabnya cerita dalam novel ini memiliki alur maju-mundur. Dengan memposisikan pusat alur waktu adalah saat Kirana akan kembali ke Jakarta yang berarti harus berpisah dengan Manu, maka pembaca dimudahkan menilai waktu dari peristiwa yang diceritakan. Masa lalu adalah yang terjadi sebelum ia berangkat, dan yang terjadi setelah ia berangkat adalah peristiwa yang terjadi kemudian.


Hubungan Kirana dan Manu adalah hubungan yang penuh perbedaan. Perbedaan tempat dengan jarak 11.369km yang memisahkan mereka tentu saja menjadi sebuah masalah. Perbedaan budaya keduany pun cukup mempengaruhi. Bagaimana keluarga Manu menerima kehadiran Kirana karena bagi budaya Barat, memperkenalkan kekasih mereka pada keluarga tidak berarti bahwa keluarga punya hak untuk menolak atau menerima kekasih mereka tersebut. Keputusan tetap ada di tangan individunya. Keluarga cukup mengenal dan mengetahui saja. Sedangkan budaya Timur khususnya di Indonesia sendiri, keluarga masih punya hak untuk menyatakan persetujuan atas kehadiran kekasih anak mereka. Terutama untuk anak perempuan.

Selain jarak dan budaya, perbedaan agama pun menjadi salah satu penghalang hubungan mereka. Kirana yang beragama Islam jelas terikat pada hukum Islam, dan tentu saja orang tuanya tidak menyukai Manu yang beragam Kristen. Meski sebenarnya Manu tidak percaya agama karena dia menganggap semua ajaran agama itu sama. Itulah sebabnya saat orang tua Kirana menentang hubungan mereka, Manu bersedia masuk Islam. Namun Kirana menolak keputusan Manu. Akhirnya Kirana pun mengambil sebuah keputusan. Namun benarkah keputusan itu? (Baca deh bukunya untuk tau kelanjutannya :D )

Saat membaca profil penulisnya, saya menangkap bahwa deskripsi jalan-jalan mengelilingi Eropa yang diceritakan dalam buku ini adalah sebuah kisah nyata yang difiksikan. Ya, itu adalah pengalaman penulis dan kemudian dimasukkan ke dalam buku ini. (Tapi ini hanya tebak2an saya saja lho). Hal ini menghidupakan cerita. Dan membuat buku ini jadi informatif bagi mereka yang ingin berlibur ke Eropa. Sayangnya deskripsi tentang liburan Kirana dan Manu di Indonesia tidak semendetail liburan mereka di Eropa.

Dari segi cerita memang tergolong tidak begitu pasaran. Sedikit yang mengangkat hubungan antara dua orang yang beda negara. Dan saya rasa keberanian mengangkat hal ini perlu diapresiasi. Perkembangan hubungan mereka pun menarik diikuti, sayang dibagian akhir ceritanya kurang "menggigit". Sebab bagian terakhir lebih banyak diisi oleh narasi.

Tapi untuk keseluruhan sih udah, ok. Sampul menarik, judul juga cukup menarik meski sudah mulai banyak novel yang menggunakan frase musim seperti "winter", "summer", "autumn", dll.
Jadi, kalau harus memberi nilai pada buku ini dalam skala 1-10 maka saya memberinya nilai 8 (^_^)v

Quote:
" pour se melanger c'est facile, il suffit d'etre simple" artinya untuk (bisa) bersatu itu mudah, kita hanya perlu untuk jadi sederhana
Profile Image for Rose.
2 reviews
February 29, 2016
Ini adalah novel hasil cetak ulang dari Novel Karya Icha Ayu yang berjudul Winter to Summer: 11.369km untuk Satu Cinta. Ceritanya masih sama, hanya perubahan pemilihan kata seperti, kata “saya” di novel pertama Winter to Summer: 11.369km untuk Satu Cinta diganti menjadi “aku” di Novel Distance: 11.369km untuk Satu Cinta. Dan saya rasa pemilihan judul kali ini lebih tepat yaitu “Distance” untuk mendalami kisah Kirana dan Manu.

Novel ini bisa menjadi pelajaran dan pengetahuan untuk pasangan-pasangan yang akan atau sedang menjalani Hubungan Jarak Jauh (LDR: Long Distance Relationship). Novel ini banyak memberikan pelajaran tentang makna hidup. Bahwa kita hidup di dunia ini juga bersama keluarga dan orang-orang disekitar kita. Dan juga mengajarkan tentang makna dan resiko dalam menentukan sebuah pilihan atau keputusan. Kisah Kirana dan Manu dalam novel ini bisa mengubah cara pandang kamu untuk melihat sisi-sisi kehidupan.

Didalam novel ini pembaca akan diajak berjalan-jalan ke Benua Eropa. Bagi para pecinta Eropa dan pelancong tujuan Eropa, novel ini benar-benar membuat imajinasi bermain. Tidak hanya imajinasi yang bermain, tapi otak dan emosi pembaca juga akan ikut bermain ketika membaca lembar demi lembar cerita dalam novel ini. Novel ini juga menambah pengetahuan bagi para pembaca untuk belajar Bahasa Prancis yang romantis. Setelah saya membaca novel ini, banyak pelajaran hidup yang saya dapat, pengetahuan tentang dunia, pengetahuan tentang bahasa, budaya dan bagaimana harus bersikap ketika menyikapi pilihan hidup , itu sangat bermanfaat.

Konflik terjadi ketika Kirana kembali ke Indonesia. Perjuangan yang dilakukan Kirana dan Manu untuk pada akhirnya menentukan suatu pilihan terbaik. Perjuangan yang membuat keyakinan hidup dan sikap seorang perempuan Indonesia bernama Kirana dipertanyakan ditengah perbedaan yang ada di dunia ini. Perbedaan budaya Timur dan Barat, Beda Negara, Beda Benua, Beda pemahaman dan Beda Agama. Hingga Pertemuan dan Perpisahan menjadi sesuatu yang ditunggu kehadirannya sekaligus tidak diharapkan kehadirannya. Ketika keluarga menentang cinta antara Indonesia dan Prancis. Akankah cinta Kirana dan Manu membuat mereka dapat bersatu ketika perbedaan menjadi batas antara dua insan yang saling mencinta?

Lebih baik baca sendiri deh novelnya, seru ceritanya..
Profile Image for Nay.
Author 4 books86 followers
June 27, 2013
2.5/5 stars

Akhirnya selesai juga. Bahagia banget akhirnya nyelesein novel yang udah lama aku anggurin ini. Mungkin ada 'sedikit' saran aja buat penerbit Stiletto, kertasnya yang kelewat buram ini -yang sepertnya juga digunakan di novel-novel stiletto yang lain- terus terang mengganggu mood-ku dalam membaca. Seriously :)

Banyak hal yang ingin aku review ketika membaca novel ini dan karena jeda yang cukup lama, akhirnya sekarang lupa dan mungkin cuma bakalan nulis poin-poin yang sempat teringat.

Penjabaran settingnya oke, penulis terlihat menguasai keadaan dan tempat-tempat menarik yang ada di negara-negara dunia pertama sana (sebutan untuk negara di benua Eropa kata Manu)

Tapi hal yang membuat aku 'hanya' merasa berkewajiban menyelesaikan novel ini dan sedikit tidak menikmatinya adalah:
- Tidak bisa menemukan chemistry tokoh-tokohnya.
- Tidak ada hal mendebarkan, mistery atau minimal sesuatu yang membuat aku penasaran untuk mengetahui kelanjutan cerita. Bahkan aku cuma merasa bersalah aja karena Recently, I abandoned many books that made me bored, so i have to continue this.
-Aku cukup terganggu dengan penggunaan kata 'saya' dalam sudut pandang orang pertama oke, ini masalahku
-Dan ada beberapa pendapat yang personally, aku sangat tidak paham dan tidak terima dengan pemikiran tokoh-tokohnya. Yang ini juga masalahku, jadi abaikan saja, hehe
-Konflik diselesaikan dengan begitu mudah


Tapi dibalik itu semua, menurutku alur Flashback yang digunakan penulis lumayan lancar dan nggak bikin bingung.Gaya berceritanya ngalir. Tapi tetap saja, poin-poin di ataslah yang menentukan rating buku ini.

Aku tetap nunggu karya penulis berikutnya
Profile Image for Dhyn Hanarun .
329 reviews203 followers
September 16, 2014
Seorang mahasiswa HI asal Indonesia, Kirana Rahayu Putri, mendapatkan beasiswa untuk mengikuti short course program di Jenewa, Swiss. Di sana dia berkenalan dengan teman dari berbagai negara dan tinggal bersama host family. Dia juga dekat dengan Emmanuel, peserta asal Prancis yang memiliki mata hijau cerah. Tak disangka, Manu, biasa dia dipanggil, punya perasaan lebih. Begitu pula yang Kirana rasakan. Mereka lalu menjalin hubungan cinta. Mereka bahkan pergi melancong ke berbagai negara di Eropa dan bertemu keluarga besar Manu. Segala perbedaan yang Kirana temukan selama enam bulan tersebut disikapi dengan pikiran terbuka oleh Manu dan orang-orang yang bersama-sama dengan dirinya. Semuanya berubah begitu Kirana pulang ke Indonesia dan kembali ke rutinitasnya. Banyak yang meragukan Kirana dan Manu bisa bertahan lama atau lanjut ke tingkat yang lebih serius. Bahkan keluarganya menentang keras hubungan itu.

Distance: 11.369 km untuk Satu Cinta ini sebelumnya aku membaca edisi lamanya setahun yang lalu dan sebenarnya sudah agak lupa dengan jalan ceritanya. Jadi aku seperti membaca buku baru! Ceritanya menghibur, cukup informatif dari segi traveling dan bikin keinginanku untuk mengunjungi Paris semakin besar. Perbedaan dari novel edisi lama dan baru ini sangat terlihat. Cover-nya lebih manis dengan warna yang hangat, judul yang dengan tepat menggambarkan hubungan Kirana dan Manu, perbaikan kata 'saya' menjadi 'aku', kertas yang dipakai lebih terang, paragrafnya agak renggang sehingga nyaman dibaca, dan foto-foto yang mendampingi perjalanan Kirana terlihat jelas. Semua itu membuat novel ini lebih tebal dari edisi sebelumnya.

Baca review selengkapnya di sini -- http://bit.ly/1ya4jfE
Profile Image for Dhyn Hanarun .
329 reviews203 followers
July 4, 2013
Winter to Summer: 11.369 KM untuk Satu Cinta adalah novel yang tidak pernah aku bayangkan akan dibaca sebelumnya. Walaupun cover menara Eiffelnya membuat aku memasukannya ke daftar Books of theMonth, tapi aku gak terlalu penasaran untuk membeli ataupun mengintip isinya. Jadi yah, novel ini hanya sekedar lewat saja. Tapi entah kenapa aku dipertemukan lagi dengan novel ini saat ikutan 2013 Indonesian Romance Reading Challenge yang diselenggarakan oleh Lust & Coffee. Pada bulan pertama aktif menautkan link review novel Indonesia, aku langsung jadi pemenang hadiah bulanan bersama Peri Hutan dan mendapatkan dua buah novel, salah satunya ya Winter to Summer: 11.369 KM untuk Satu Cinta ini. Surprise, surprise! :D

Winter to Summer: 11.369 KM untuk Satu Cinta sempat membuatku ragu saat mau membacanya. Ini novel atau cerita asli sang penulis? Soalnya sebelum bener-bener niat membaca halaman pertama, aku malah mengunggah foto dua novel itu dan di mention sama Twitter penerbitnya hehehe. Aku juga malah menengok biodata penulis yang ada di bagian belakang. Si penulis mempunyai latar belakang yang sama dan berpengalaman pergi ke Eropa, khususnya Paris. Hmm, biasanya aku terpukau dengan penulis yang menulis cerita bersetting luar negeri dengan mengandalkan riset mereka. Tapi sekarang ada yang penulis yang mengandalkan pengalamannya. Gimana ya hasilnya? ;)

Baca review lengkapnya disini --> http://dhynhanarun.blogspot.com/2013/...
Profile Image for Carolina Ratri.
Author 26 books40 followers
May 25, 2015
Sudah ada 11.369 perbedaan yang tidak akan bisa kami satukan, akan ada 11.369 jarak yang memisahkan kembali kami berdua, dan masih ada 11.369 hal lainnya yang saya takut untuk hadapi sendirian.

Ada banyak "tapi" yang tak bisa dijelaskan, ada banyak "tapi" yang tidak dapat diteruskan, karena "tapi" hanya akan memperburuk keadaan, karena saya tidak pernah bisa bersandar pada satu kata "tapi" yang tak pasti.

Salahkah cinta kami berdua hanya karena kami berbeda? Apakah sebenarnya perbedaan itu? Apakah ia memang hanya sebuah rekayasa besar manusia? Ataukah perbedaan itu memang sudah ada jauh sebelum manusia itu sendiri ada di dunia?

Terima kasih, karena begitu membenci perbedaan yang dipersoalkan, seperti halnya saya.
Terima kasih, karena sudah memberikan wawasan baru pada saya sebagai pembaca di setiap babak cerita yang ditulis.

This novel is highly recommended, buat kamu-kamu yang merasa berbeda, namun orang sekitarmu mempermasalahkannya.

Will review more in my blog.

Definetely will looking forward to read your next novel, Kak Icha Ayu :D
Profile Image for Ardha Kina.
24 reviews17 followers
October 22, 2014
Hal yang membuatku menyukai novel ini adalah kita bisa sedikit tahu tentang bahasa Perancis, mengenal budaya yang jauh berbeda dengan Indonesia dan memahami pengetahuan tentang Eropa. Mungkin ada juga beberapa tips bagi yang ingin traveling atau bahkan mencoba hidup di Eropa.

Ada hal menarik lainnya yaitu tentang beberapa ungkapan dan argumen yang dapat membuat kita bisa melihat suatu permasalahan sudut pandang berbeda. Salah satu contoh kutipan favoritku di novel ini adalah “Pour se melanger c’est facile, il suffit d’etre simple – Untuk (bisa) bersatu itu mudah, kita hanya perlu untuk menjadi sederhana”. Aku jadi penasaran dengan buku lanjutannya “Remember Paris”

review selengkapnya baca di http://ardhanikinasih.blogspot.com/20...
Profile Image for Cici Pratama.
44 reviews4 followers
February 18, 2013
Hm, ini kisah kok so sweet banget sih? Pas baca dari awal, hm, bikin ngiri coz mb icha nya pintar banget jadi orang. Walau si mbak selalu bilang kalo dia pendiam. Tapi tetep aja di pikiran saya, mbak icha orang nya supel dan humble. Asik gitu. Hehehe...

Apalagi waktu ketemu sama mas Manu *eits, mr. Manu maksudnya*... Wohoho... The story has started!

Seneng baca ceritanya pas mbak icha selama bersama dgn mr. Manu. Tapi yang bikin sedih itu endingnya... Sedih banget! :(

But love this real story, anw...
Profile Image for Afifah.
409 reviews17 followers
April 29, 2015
Mungkin aku akan bisa menyukai buku ini kalau memang sedang mencari referensi tentang tempat-tempat yang menarik di Prancis dan negara sekitarnya. Tapi, saat memilih buku ini, yang kuinginkan adalah buku dengan penuh drama atau pesan moral yang dalam. Setidaknya itu yang muncul dalam pikiranku saat memilih membaca buku ini. Tapi justru aku dihadapkan dengan sekian banyak penjelasan tentang beragam tempat di Paris, Jenewa, dll yang memang memperkaya informasi tapi tidak sesuai dengan ekspektasi.

It's not a bad book. I just read it in the wrong time, with a high expectation.
Profile Image for Lena Rianti.
11 reviews
January 27, 2015
hm... honestly i don't like this book..
Alurnya yang random, bikin kita ga dapet "emosi" dan "feel"nya..
Kadang juga ada beberapa bagian yg terkesan cuma nambah2in cerita aja biar bukunya jadi panjang.

But, dari gaya nulisnya.. kesannya penulis nyritain kehidupannya sendiri loh.. ^_^

Lagi baca sekuelnya nih.. (udah terlanjur beli soale..)
Profile Image for Abi Ghifari.
109 reviews6 followers
December 31, 2013
Penggambaran tokoh dan alurnya kaku. Sehingga meski berkisah tentang cinta yang terlarang akibat perbedaan ras dan latar belakang budaya, saya sama sekali tidak merasakan emosi yang seharusnya dapat timbul ketika kita membaca kisah semacam itu.
Displaying 1 - 30 of 38 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.