Pernahkah Anda bertanya kepada diri Anda sendiri ataupun kepada orang lain, kenapa di satu sisi Islam diklaim sebagai agama yang sempurna dan rahmatan lil ‘alamin namun penampakkan justru sebaliknya?. Sepertinya ummat muslim telah terbiasa mempelajari Islam hanya dari segi What & How saja. Apa & Bagaimana. Sehingga lahirlah dari kebiasaan semacam ini yang sangat mengetahui apa itu Islam, bagaimana Islam bekerja. Tetapi walaupun mereka mengetahui semua itu, tetap saja kewajiban-kewajiban yang mereka ketahui itu dilalaikan. Padahal selain What & How, ada sesuatu pertanyaan lain yang perlu ditanyakan oleh kaum muslim. Why?. Pertanyaan Why inilah yang akan memberikan inspirasi, motivasi dan alasan bagi seorang muslim untuk mengetahui sebab peradaban Islam yang tinggi yang pernah dibangun rasulullah saw dan para shahabat, yang dilanjutkan oleh para khalifah setelahnya dan panglima perang semacam Khalid bin Walid, Sa’ad bin abi Waqqash, Thariq bin Ziyad dan Muhammad al-Fatih. Merekalah yang menjadikan Islam lebih dari sekedar inspirasi. Walhasil, Why Islam?
pengemban dakwah | re-establishment of Syariah-Khilafah | membaca untuk menulis, mendengar untuk menyampaikan | dan berharap berbagi surga bersama syuhada Jakarta, Indonesia · http://www.felixsiauw.com
Buku ini merupakan rujukan yang sangat baik bagi umat Islam. Selain isi dan hujjah-nya yang sangat kuat dan cemerlang, kekuatan buku ini juga terletak pada susunan kalimatnya yang begitu sistematis, mengalir, mudah, dan enak dibaca.isi dan argumennya juga dijamin obyektif dan sangat inspiratif. (Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, M.S.) Guru Besar Manajemen Pembangunan Kelautan-IPB Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (2001–2004)
Beyond The Inspiration adalah buku yang bagus sekali, Felix berkemauan dalam keislaman yang kaffah. Untuk Mualaf yang benar, keinginan yang sebenarnya langsung pada tingkatan kualitas. Buku yang bagus untuk generasi muda Islam. (Prof. Drs. H. Ahmad Mansur Suryanegara) Sejarawan Muslim & Penulis Buku Bestseller Api Sejarah
Melalui Beyond The Inspiration ini, Felix membuktikan bahwa dirinya bukanlah seorang pemula. Two thumbs up! (Salman Iskandar) Penulis, Trainer dan Editor (Predator) Buku
Sebuah buku yang bercerita tentang bagaimana seharusnya kita menjadi seorang muslim yang kaffah.
" jalan sukses dan bahagia dunia akhirat adalah kembali mempedomani sistem kehidupan islami. Islam secara kaffah baik dalam kehidupan kita sebagai seorang individu, maupun dalam kehidupan berjamaah (berbangsa dan bernegara)" (kata Pengantar dari: Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, MS: Guru Besar Manajemen Pembangunan Kelautan IPB Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan 2001-2004)
Buku yang ditulis oleh Ust. felix yang dulunya bukan seorang muslim ini disajikan secara urut, lugas,tegas(yang terkadang2 membuat saya sebagai seorang pembaca merasa jleb..jleb..jleb...), dan yang paling penting adalah buku ini disajikan dengan pandangan yang lebih objektif, karena ust. felix benar2 mencari kebenaran, lain halnya dengan pemeluk islam yang "terima jadi" (dari lahir sudah muslim: spt saya) . Bagaimana tidak, ternyata saya yang dari lahir sudah menjadi seorang muslim, pengetahuan saya masih nol besar..... owwhhh its too bad!!!
Buku ini terdiri dari 7 bab. 1. Life is Choice Hidup adalah pilihan mau seperti apa hidup kita?? hidup kita sekarang adalah hasil dari pilihan kita di masa lalu, dan kehidupan kita di waktu yang akan datang, adalah hasil dari pilihan kita saat ini. Pastinya kita tidak bisa fokus dengan adanya beberapa pilihan, karena fokus adalah istiqomah dengan satu pilihan ya hanya SATU. TITIK # sikap. apakah kita akan menjadi biasa? atau istimewa??? yang jelas yang istimewa itu pasti sedikit jumlahnya, dan itu membutuhkan pengorbanan yang sangat besar. lebih detilnya: baca sendiri ya... ;)
2. Get The Guidence Easier Bab ini membahas apa yang sering menjadi perdebatan "pepesan kosong" banyak orang. HIDAYAH ITU TAKDIR ATAU PILIHAN????!!!! di sini ustad Felix mengupas tuntas, apa yang sering menjadi tanda tanya kita selama ini. Kenapa sich... manusia itu makhlukNya yang paling mulia??? kenapa Allah memberikan akal dan segenap potensi yang ada kepada makhluk yang bernama manusia?? Jadi.... nanti Allah akan meminta pertanggung jawaban kita atas hal apa??? atas semua hal ataukah atas sesuatu yang hanya kita lakukan saja???? * hayooo penasaran kan, makanya baca....!!*
3.The Way to Belief " Akidah adalah pemikiran menyeluruh tentang alam semesta, manusia dan kehidupan serta apapun yang ada sebelumnya dan sesudahnya. Diyakini dan diterima 100% dengan akal dan hati dan berdasarkan argumen yang kuat". Di bab ini akan dijelaskan tentang penciptaan manusia, keajaiban kehidupan, untuk apa manusia hidup, dan Islam yang Kaffah itu yang seperti apa???
4. True Shahadah Meskipun dalam shalat 5 waktu kita selalu mengucapkannya, tapi...sudah benarkah syahadat kita selama ini???? taukah kita maknanya??? apa efeknya dalam kehidupan kita selama ini?? jreng...jreng...... pada saat membaca bab ini rasanya seperti "dikuliti". di sini dikupas tuntas tentang syahadat: dari mana akarnya?? apa maknanya?? dan apa efeknya???
5. As Allah Assign kenapa dalam hidup ini selalu ada masalah??? salah siapa??? salah manusia?? atau bahkan salah Sang Pencipta??? Bukankah Tuhan sudah memberikan rambu2?? kenapa masih banyak masalah??? *temukan jawabannya di sini* :))
6. Beyond The Inspiration Di sini diceritakan semangat perjuangan Muhammad Al Fatih dalam menaklukkan konstantinopel. bagaimana keteladanan yang diberikan oleh Al fatih kepada pasukannya?? Sungguh Pribadinya memang luar biasa, sudah ditempa semenjak masa remaja. Meskipun hanya sekilas, (lebih lengkapnya silakan baca Muhammad Al fatih 1453)tapi tampak sangat jelas sekali betapa besar keyakinan akan Bisyarah yang disampaikan Rasulullah.
Jadi apa sesungguhnya rahasia generasi terbaik Islam di masanya sehingga pada saat itu Islam bisa mencapai masa kejayaan???? "THEY BELIEVE IN SOMETHING THAT CANT BE SEEN BY EYES"
7.Living the Afterlife Jika hidup ini singkat dan melenakan Jika Allah menjanjikan surga beserta kenikmatannya Jika akhirat lebih utama daripada dunia JIKA ibadah yang kita lakukan saat ini adalah yang terakhir maka seperti apa kita akan menjalaninya???
dan.... seperti kata pepatah jawa "menungso urip kui mung mampir ngombe" (manusia hidup itu hanya mampir minum) hidup kita benar2 cuma sebentar. jika dikomparasikan dengan waktu di yaumul akhir nanti, hidup kita di dunia ini hanya 2 menit 1 detik, innalillahi..... :'(
mau jadi seperti apa kita??? yang biasa?? atau yang special??? menjadi yang special dengan pengorbanan dan resiko yang sangat besar, siapkah?????
bismillah, di penghujung ramadhan ini mari kita niatkan bersama untuk terus berjuang memperbaiki diri (terutama untuk diriku sendiri yang masih sangat banyak sekali salah dan khilaf).
Subhanallah, bercucuran air mata saya ketika membaca buku ini... :')
Buku ini bagi saya adalah suatu reminder bagi kita para Muslim untuk melakukan action. Di awal buku ini dikisahkan motivasi yang begitu menggugah hati. Terutama pada bahasan mengenai hidaya. Banyak kaum Muslimin di dunia ini yang belum menunjukkan action-nya karena merasa belum mendapatkan hidayah. Bahkan ini sering kita jumpai di antara rekan-rekan kita sendiri, bukan? Atau bahkan malah diri kita sendiri. Seperti perkataan, "Ahh, nanti sajalah kalau sudah mendapat hidayah?". Apakah hidayah itu belum ada? Salah! Sesungguhnya Allah telah memberikah hidayah tersebut sudah sejak lama dahulu. Hidayah tersebut adalah Al-Qur'an yang dilengkapi pula dengan As-Sunnah. Masya Allah, sering kali mata hati ini tertutup untuk menyaksikan kebenaran hidayah tersebut. Sekarang tinggal bagaimana kita mau menghampiri hidayah tersebut karena sesungguhnya hidayah tersebut sudah hadir di antara kita semua :)...
Setelah membaca ini saya begitu menyadari bahwa WAKTU BEGITU TERBATAS, sungguh begitu terbatas. 2 menit 1 detik! Hanya 2 menit 1 detik rata-rata waktu kita di dunia ini. Masya Allah. Kita tak pernah tahu sampai kapan raga ini masih kuat menopang kita berjalan, dan seberapa lama lagi jiwa ini menetap dalam raga. Kita tak pernah tahu, namun sesungguhnya kematian itu amatlah dekat. Maka dari itu, kita kaum Muslim dianjurkan untuk ACTION dalam menegakkan Islam tidak hanya dalam diri kita, tapi juga untuk semua alam semesta. Percayalah Islam bisa merebut lagi kejayaannya, karena Islam adalah rahmatan lil'alamin :)
sesuai dengan judulnya, beyond the inspiration.... benar-benar melampaui inspirasi.... membaca buku ini saat aku sedang jatuh-jauhnya dalam kesesatan jadi pemuja idola korea :D (yeah, this is true...) Alhamdulillah wasyukurillah... buku inilah yang membuatku mentas dari kubangan pemujaan idola, yang sesungguhnya mengarah pada kesyirikan (bisa jadi begini, sebab kita lebih mengingat idola daripada mengingat Allah, astaghfirullahaladziim...) buku ini memberi pemahaman yang dalam untuk membentuk pribadi muslim yang kaffah, ga setengah-setengah, mau mengambil Al-qur'an sebagai pedoman hidup, mengingat Allah dalam setiap detik hidup.... SubhanAllah.... menjadi muslim yang seutuhnya adalah suatu pilihan, dan inilah pilihan yang harus di ambil, wajib diambil :)
Buku ini beberapa isinya sudah saya kenal sebelumnya. Materi yang menurut saya baru adalah terkait dengan petunjuk atau orang biasa menyebutnya hidayah. Banyak yang beranggapan hidayah adalah suatu karunia dari Alloh dan datang begitu saja, seolah-olah manusia hanya menerima begitu saja. Di buku ini Felix Siauw menjelaskan bahwa sebenarnya hidayah itu diperjuangkan, ada usaha manusia untuk mencari kebenaran. Orang yang "senang" dalam maksiat tidak "ujug-ujug" mendapat hidayah, tapi orang yang dalam hatinya ada niatan untuk mencari kebenaran lah yang mendapatkan hidayah. Karena niatan dan isi hati manusia adalah sesuatu yang dapat dikendalikan manusia, maka dapat disimpulkan bahwa hidayah diperoleh dengan usaha manusia.
Isi buku ini yang menurut saya menarik dan tidak bosan-bosannya saya baca adalah tentang perbandingan umat Islam zaman dahulu dengan zaman sekarang, tentang sejarah kemenangan umat Islam zaman dahulu, dan tentang bisyaroh Rosululloh kebangkitan umat Islam. Ditambah lagi bahasa Felix Siauw yang menggebu-gebu, saya bisa merasakannya hanya dengan membacanya. Ciri khas bahasa Motivator yang penuh semangat. Ketika membaca buku ini saya membayangkan, walaupun belum bisa terbayang, bagaimana kekuatan iman sahabat dan para mujahid zaman dulu. Bagi saya mereka itu "gila", mereka tidak peduli dengan kekuatan musuh imperium yang kuat, mereka tidak peduli dengan nyawanya, mereka tidak peduli dengan berapa jumlah harta yang dikeluarkannya untuk perjuangan, yang mereka pikirkan hanyalah ridho Alloh dan surga. Bagi mereka dunia adalah penjara, kematian dan akhirat adalah tempat istirahat bagi mereka. Subhanalloh.
Lewat buku ini, Felix Siauw mengingatkan saya bahwa begitu kecilnya iman saya saat ini jika dibandingkan dengan iman para sahabat dan mujahid zaman dulu. Tak terbayangkan bagaimana mereka bisa menjalankan aksi "gila" mereka, sampai-sampai tercatat disejarah dan menjadi inspirasi umat Islam saat ini.
Beyond the Inspiration banyak menceritakan sejarah Muhammad Al Fatih yang menjadi penakluk imperium konstantinopel dan berhasil merealisasikan bisyaroh Rosululloh. Sejarah seperti ini yang tidak banyak umat Islam ketahui. Buku ini bisa menjadi media pengingat bagi umat Islam, bahwa umat Islam itu kuat dan mulia, jika mengikuti aturan Quran dan Sunah.
seperti tertampar dan jadi bahan renungan untuk diri sendiri, "sudahkah menyiapkan bekal untuk nanti?" "selama ini banyak mikirin dunia tapi untuk akhirat mana?" "sudahkah berjuang untuk agamamu?"
bagian yang paling disuka yaitu bagian yang menceritakan penaklukan kota Konstantinopel oleh Muhammad Al-Fatih. ini bagian yang paling menginspirasi karena ada semangat pemuda di dalamnya dan tentunya patut dicontoh.
Aku membaca edisi 2021, dengan sampul berbeda dan isi buku yang penuh dengan ilustrasi menarik. 300 halaman yang disusun dengan apik dengan bahasa yang lugas, sederhana tapi terasa mengalir dan logis. Seperti yang sudah tertulis pada deskripsi, khas penulis adalah penekanan pada reasoning, "WHY" nya.
Aku akan meringkas bab awal dari buku ini, yaitu tentang pilihan.
Seperti yang sudah sering kita dengar, hidup adalah pilihan. Kita akan hidup berdasarkan pilihan-pilihan yang kita buat, kita akan dinilai dengan pilihan-pilihan yang kita buat. Dan ibarat fokus kamera, manusia tidak akan bisa membuat dua pilhan yang sama dalam waktu yang sama. Fokus hanya bisa pada satu pilihan saja. Seperti dalam sebuah hadits : "Aku tidak akan menghimpun dua rasa takut dan dua asa aman pada diri serang hamba. Jika ia takut kepada-Ku di dunia, maka Aku akan memberikannya rasa aman di hari kiamat. Jika dia merasa aman dari-Ku di dunia maka Aku akan memberikan rasa takut kepadanya di hari kiamat." (HR Ibnu Hibban)
Bahkan hidayah pun adalah bagian dari pilihan manusia. Karena hidayah telah turun, tapi untuk mendapatkannya butuh effort, dan ia tidak masuk kepada hati dari 3 golongan, yaitu kafir, fasik, dan dzalim :")
Sungguh menginspirasi sekali Semoga setelah membaca ini, seseorang bisa mengubah diri menjadi pribadi yang lebih baik. Buku yang layak dibagikan pada khalayak ramai.
Tentang hidup manusia -muslim di dunia ini. Bagaimana awal kehidupan manusia, lalu pembahasan tentang pilihan kaum muslim menjalani kehidupan di dunia. Lalu perkara 3 pertanyaan besar dalam hidup: 1. Dari mana asal manusia? 2. Untuk apa manusia hidup? 3. Akan kemana setelah mati? Yang dijawab dan dengan menyertakan juga penjelasan dari sisi keilmuan. Tentang keutamaan Syahadat, standar baik-buruk yang berasal dari pencipta bukan buatan manusia yang kadang berubah dari yang dulunya buruk saat ini dipandang baik ataupun sebaliknya. Dan 2 bab terakhir yang dibuka dengan sejarah dari peristiwa-peristiwa yang sudah di janjikan oleh Allah SWT sebagai penyemangat kaum Muslim dan ditutup dengan penjelasan tentang singkatnya kehidupan di dunia jika dibandingkan dengan kehidupan setelahnya.
Pembahasan di bagian "Living The Afterlife" benar-benar sangat membekas. Semua pembahasan di bab sebelumnya berujung di bab ini. Pemisalan hidup di dunia hanya 2 menit 1 detik jika dibandingkan pada saat yaumil mahsyar.
"Aku takut baca bukunya gak paham karena pembahasannya terlalu berat." Enggak, pembahasannya memang berat-menurutku, tapi ketika membaca bukunya sangat mudah untuk dibaca.
Sebagai muslim, ada hal-hal yang belum aku tau, belum aku pahami dan malah ada yang walaupun sudah tahu tapi masih terasa asing.
Kita dihadapkan pada kenyataan, bagaimana bedanya zaman ketika Islam sangat berjaya dengan zaman sekarang. Bagaimana kualitas keimanan para Sahabat serta sosok-sosok penting yang membela dan memberikan jasa serta pengorbanan besar untuk Islam.
Pokoknya, ini rekomen banget ditambah seperti kebanyakan buku terbitan Alfatih Press lainnya yang pernah aku baca, ada ilustrasi yang memudahkan kita untuk memahami isinya.
Buku ini mencoba mengetuk, menggebrak, atau bahkan menampar kaum muslimin yang hidup pada akhir zaman ini. Umat muslim yang kehilangan arah, tujuan, sebab dari kaburnya sumber yang harusnya menjadi sumber utama bagi kaum muslim. Ketika sumber umat islam tidak dijadikan landasan utama dalam menjalani hidup umat menjadi lemah. Ironis, Kaum Muslimin lebih senang meniru hal yang berbau kebaratan malahan ada suatu ke-phobia-an dalam menjalankan hidup secara Islami. Pihak-pihak yang membenci Islam telah berhasil menemukan strategi perangnya, bukan perang dalam hal fisik tapi juga invasi pemikiran (ghazwul fikri). Mereka, musuh-musuh islam telah melumpuhkan karakter umat Islam pada tingkat yg cukup akut.
Ustadz Felix mencurahkan perjalanannya yang penuh inspiratif dari seorang non-Muslim hingga memutuskan untuk bersyahadat dan menyandang status baru sebagai seorang muslim. Inilah yang membuat perbedaan antara muslim keturunan dan muslim mualaf. Penulis memperkenalkan suatu konsep yang sebenarnya bukan hal baru, mungkin ingin merefresh kembali agar umat Muslim kenmbali pada koridor yang benar. Totalisme, Integritas, Kaffah, Menyeluruh, itulah yg semestnya diterapkan dalam menghadapai dinamika zaman yg terus bergerak ke arah yg tak menentu.
Buku yang sangat inspiratif. Menyuguhan sejarah gilang-gemilang prestasi umat muslim pada suatu zaman yg telah lalu. Dan mengapa pada saat ini keadaan sangat jauh berbeda? Kita bisa menemukan jawabannya pada buku ini.
Thanks to Ustadz Feliks Y. Siauw Semoga selalu dalam rahmat Allah.
Ini bukunya bagus. Berisi tentang pandangan hidup kita. Mulai dari, dari mana asal kita, untuk apa kita ada di dunia, dan akan kemana kehidupan kita setelah ini. Sehingga mengatur mindset kita untuk berpikir tentang tujuan2 besar dalam hidup. See beyond the eyes can see. Mengingatkan kita agar mampu melihat melampaui apa2 yg terlihat dalam penginderaan. Seperti keimanan, keyakinan akan apa2 yg menjadi guidelines hidup yg tertera di dalan Al Quran dan sunnah, serta percaya akan sebuah bisyarah nabi. Buku ini juga membahas tentang bagaimana kita berjuang untuk akhirat yg jumlahnya akan lama sekali dibanding kehidupan dunia. Dengan menggandeng kisah2 heroik para sahabat, dan syuhada. Seperti kisah Muhammad Al Fatih juga dikisahkan sekilas dalam buku ini. Bagaimana Penahluk Konstantinopel itu begitu konsisten dengan amalan dan pengisian hidupnya untuk mewujudkan bisyarah nabi, untuk menegakkan Islam, untuk meraih ridho Allah. Juga pembahasan mengenai dzikrul maut yg selalu menampar2 setiap kali mengingatnya. Intinya, buku ini bagus untuk dibaca. Yg belum baca, wajib baca.
WARNING!!! Buku ini hanya bisa di "terima" oleh orang-orang berakal.
SUPER. kesimpulan gue baca ini : kalau ngaku BERAKAL, dengan udah-adanya bukti2 kekuasaan Allah swt, ngapain masih nunda2 ibadah?
selain itu, buku ini juga seakan "nyatu" sama buku "yuk, berhijab". seakan2 kalau disatuin, kesimpulan 2 buku itu adalah : Islam TIDAK mengenal tawar-menawar dalam aturan-aturannya.
[Misalnya, pake kerudung, bawahan ketat. mikir, "ah.. gapapa.. kan yang penting nutup aurat." atau "kenapa gak pake kerudung?" | "ah.. belum siap."]
"Kematian juga nggak nunggu kamu siap atau nggak, dear..."
Great. Speechless deh. mesti baca sendiri. isi bukunya bikin pengen baca2 sejarah islam. serius.
Jika selama ini kita mempelajari Islam dari segi ‘what dan how’, dalam buku ini penulis mengajak kita untuk berpikir secara ‘why’. Kenapa sih kita harus ‘menghampiri’ bukan ‘menunggu’ hidayah? Islam yang kaffah itu yang bagaimana sih? Kenapa ada masalah dalam hidup? Kalau hidup ibarat hanya sebesar air yang menetes dari jari yang dicelup ke lautan, apa yang sudah kita lakukan untuk akhirat kita? Serta pertanyaan lainnya yang terkadang tidak terpikirkan oleh kita yang sudah beragama Islam sejak lahir. Semua ini agar kita bisa menjalani Islam secara kaffah dan mengembalikan Islam kepada fitrahnya, yaitu sebagai rahmatan lil’alamiin. Kalau sudah ikut kelas ngefast, ini adalah buku yang bagus untuk muroja’ah materi yang sudah diberikan saat kelas.
inspiring! This book invites readers to explore and identify yourself for ultimate success. ;) One chapter discusses the struggle of Muhammad Al Fatih to realize bisyarah about the "conquest of the city of Constantine". Muhammad Al Fatih one good example of "the best generation of Islam".. highly recommended;)
Another perspective mengenai kehidupan. Bukan hanya teori tapi praktik. Bagaimana kita mengenal dirikita sendiri sebagai manusia, anak, makhluk, ummat dan terlabih dalam lagi sebagai seorang hamba.
After all of the theory, so whaat you want to be ?
Seperti judulnya buku ini membahas mengenai perjuangan Muhammad Al-Fatih dalam menaklukkan konstantinopel.
Muhammad Al-fatih atau yang sering dikenal juga dengan sebutan mehmed II merupakan keturunan Murad II, sultan Kekhalifahan Ustmani. Garis keturunannya merupakan para manusia yang berambisi untuk menaklukkan Kontantinopel demi terwujudnya bisyarah Rasulullah.
Buku yang berjumlah tiga ratus halaman lebih ini membawa kita untuk memahami bahwa ketaatan akan membawa kita menjadi orang-orang pilihan yang dimuliakan Allah. Hal demikian, tergambar jelas dari kepribadian Mehmed II yang sangat religius dalam menghamba kepada Tuhannya.
Bagiku, membaca buku ini memerlukan waktu yang cukup lama karena dipertengahan membaca bagian strategi militer aku mengalami reading slump. Banyak istilah yang kurang aku pahami sehingga menyebabkan hal demikian.
Namun, halaman awal dan akhir dibuka dan ditutup dengan cukup mengagumkan sampai membuatku terharu. Kepribadian Mehmed II yang sangat mengagumkan membawanya pada keberhasilan mewujudkan bisyarah Rasulullah.
Buku ini sangat bagus untuk dibaca. Karena buku ini juga telah membuatku terpacu untuk meneladani kepribadian Mehmed II yang sangat inspiratif. Mungkin untuk kalian juga akan seperti itu.
Isi Singkat: Buku ini merupakan refleksi spiritual dari perjalanan Felix Y. Siauw dalam menemukan Islam sebagai jalan hidup. Dengan gaya bahasa yang ringan dan inspiratif, buku ini mengajak pembaca untuk melihat Islam bukan hanya sebagai agama ritual, tetapi sebagai sistem hidup yang utuh dan menjawab persoalan manusia secara menyeluruh. Disampaikan melalui pengalaman pribadi, renungan, dan kutipan-kutipan menyentuh, buku ini banyak menekankan pentingnya hijrah, tauhid, serta peran pemuda Muslim dalam perubahan dunia.
Pujian: Buku ini sangat menyentuh dan relevan terutama bagi pembaca muda yang sedang mencari arah hidup. Gaya penulisan yang komunikatif dan emosional membuat pesan-pesan spiritual terasa lebih dekat. Felix berhasil membungkus ajakan kembali pada Islam secara tegas namun tidak menggurui, cocok bagi pembaca pemula atau yang sedang dalam proses hijrah.
Saran: Beberapa bagian buku cenderung bersifat generalisasi dan kurang didukung dalil atau referensi ilmiah yang kuat. Akan lebih baik jika disertai sumber-sumber dari ulama atau literatur Islam klasik agar pembahasannya lebih mendalam dan kredibel, terutama dalam topik-topik ideologis.
Saya membaca buku ini setelah membaca muslim is me dan telah mendengarkan full podcast bedah bukunya sebanyak 45 episode. it's been inspiring me before i go down to the book tapi memang rasanya agak jauh lebih berat setelah dimanjakan dengan metode penyusunan dan penulisan paling recent Ust Felix dalam buku "Islam is Me" karena pada buku "Beyond The Inspiration" sangat padat, saya beberapa kali agak pusing cara bacanya karena pembagian penulisan 2 kolom 1 halaman, padat merayap kaya koran.
Pembahasan islam dari yang sangat dasar dengan menggunakan base "Life is a choice" dari bab awal hingga akhir. Jadi, ada yang menjadi pegangan alur walaupun kita sebenarnya dibawa kemana-mana dengan pembahasan yang memang penting. Mulai dari penjelasan pilihan, takdir, arti & makna shahadat sesungguhnya, penjelasan mengharukan dan mencerahkan "afterlife" dan pada akhirnya dalam bab akhir "beyond the inspiration" how exactly being a muslim can change people and proved by history, memunculkan semangat pembaca untuk menjadi bagian untuk membuktikan bisyarah Rasulullah saw, persatuan umat muslim, penerapan islam secara kaffah dan menaklukkan Roma
Beyond The Inspiration (308 Halaman) Author: Felix Siauw (ALFATIH PRESS) #Islamicbook #Inspirationalbook #Motivationbook Whole book Content: 5/5 If you need a book to boost your Iman, this book is the answer. Ilmu dan motivasi penting dalam Islam yang dikemas dengan Bahasa yang ringan dan mudah untuk dicerna otak yang berlumur dosa. Bukunya sungguh asyik untuk dibaca karena halamannya full colour. Imo, when it comes to an Islamic book it usually comes with thick and boring pages. This book is an exceptional ftw. Bukunya dimulai dari menyentil hati kecil kita yang penuh dosa, memberikan kita insight sederhana tentang keagamaan without any judgmental statement (which I like), membangun self-awareness, menceritakan sedikit Sejarah kegemilangan Islam hence kisah Muhammad II Alfatih which makes me admire him so much. Another thing which I like from this book is all of the quotes are mostly from Quran. Topic tentang kehidupan kita yang hanya 2 menit 1 detik itu sungguh menggebuk-gebuk dada saya yang berdosa ini. I usually feel empty whenever I finish reading books, but this book makes me so content and how can I say that? Happy and boost my iman Alhamdulillah. A total 5 stars.
Melalui buku ini kita bisa menata ulang mindset sebagai seorang Muslim (bukan mengubah tapi menata ulang). Sering kali sebagai Muslim dari lahir atau bawaan dari keluarga, kita kurang memahami esensi dari Islam itu sendiri. Biasanya kita terjebak pada konsep bahwa Islam itu agama berarti terkait dengan ritual keagamaan saja. Padahal Islam lebih daripada itu. Buku ini mengajak kita untuk berpikir "filosofis", menjawab pertanyaan "mengapa?" yang mungkin selama ini tidak pernah kita ajukan karena kita sudah mengikuti ritual yang diajarkan dari kecil saja. Wajib baca untuk para generasi muda Muslim!
Isinya daging banget tentang menjadi muslim yang kaffah, bagaimana islam mengatur kehidupan manusia.
2 hal yang mengganggu experience ku dalam membaca buku ini, pertama layout narasi yang di bagi 2 di satu halaman tapi kadang ada yang dibaca ke bawah dulu dan yang ke kanan, jadi kadang pas baca itu kayak ga nyambung antar kalimat😭 lalu yang kedua, kalimat2 bahasa inggris yang digunakan, masih banyak grammar yang error, kayak dipaksain pake bahasa inggris padahal bagus aja lho kalo pake bahasa indonesia🥲 me as an english student quite disturbed by this thing.
Meskipun begitu, tetap konten dari buku ini the best deh👍
biidznillah bisa baca buku ini-- terlebih di versi terbaru yang visualisasi cakep abis. inti materi di sini pernah sangat dihindari saat awam di masa sekolah dulu karena kekhawatiran orang tua tapi sekarang justru bapak ikut minat baca ini. banyak tahun lewat.. ga tau kenapa ada saja jalannya dihadapkan lagi-lagi pada bahasan 'islam kaffah' and that's make sense! bahwa syahadat itu seharusnya ga cuma di lisan tanparealisasi dalam kehidupan.
+dengar versi podcast-nya ustadz felix biar lebih masuk dan yakeen.
"Jika engkau berada di sore hari, jangan engkau menunggu pagi hari. Dan saat engkau berada di pagi hari, jangan engkau menunggu sore hari. Manfaatkan masa sehatmu sebelum masa sakitmu dan manfaatkan masa hidupmu sebelum kematianmu." (HR. Bukhari)
See beyond the eyes can see. Believe beyond the inspiration. There are a lot of things that I can learn. Including life is a choice, getting the guidance easier, the way to believe, the true shahadah, as Allah assign, beyond the inspiration, and living the afterlife. Unfortunately, the data is not updated as the book republished.
Jika anda membacanya dengan nama Allah untuk belajar dan serius, maka anda akan menemukan bahwa sangat simpelnya memahami hakikat iman terhadap Allah subhanahu wata'ala.
Penulis betul-betul menjelaskan dengan sistematis dan simpel, dengan serta membawa dalil nash (naql) serta dihubungkan dengan akal (aql), sehingga terbentuklah pemikiran yang cemerlang (fikrul mustanir) bagi yang mau memahaminya.
Membaca buku ini menyadarkan bahwa iman saya ternyata masih kecil dibanding para sahabat terahulu dan mengingatkan kita untuk selalu menjalankan perintah Allah secara baik dan tidak setengah-setengah. Pada buku ini juga menceritakan bagaimana hebatnya peradaban Islam di masa lalu.
Pada akhirnya dengan membaca buku ini membuat saya ingin mengetahui lebih-lebih banyak lagi tentang sejarah peradaban islam. dan semoga man dan ketaqwaan kitaa menjadi lebih baik lagi dari sebelum-sebelumnya.
Di buku ini Ust. Felix mengajak pembaca untuk merenungkan kenapa kita memilih islam sebagai agama kita. Ia menceritakan pengalamannya sendiri bahwa islam dalah agama yang ilmiah sehingga ia mantap untuk memeluk islam. Nah, Ust. Felix sepertinya ingin pembaca untuk menguatkan kembali apa itu islam dan kenapa harus islam. Karena ketika alasan berislam sudah didapat maka ibadah akan semakin mantap. Tidak ada lagi keraguan dalam menjalankan syariat islam.
Mengapa ada satu masa dimana Islam dapat menjadi inspirasi dan motivasi yg menjadikannya pengemban mulia dan tinggi. Namun pada masa yg lain justru menampakan umat dg karakter berbeda. Pertanyaan"why?" Inilah yg dibahas dibuku ini . Serta mengungkap suatu rahasia yg di pegang Rasulullah Saw dan para sahabat serta generasi dalam Islam.
Buku ini bagus, hanya karna mendetail, ia membutuhkan banyak waktu untuk dicerna. Bacalah perlahan, pahami perlahan. Walau setelah membaca, semuanya kembali pada niat pembacanya. Menjadi muslim yang kaffah jujur masih menjadi hal yang sulit untuk saya. Semoga kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya
Buku inspirasional yang dapat menjabarkan masalah kontemporer. Walaupun awalnya saya sempat kecewa karena saya mengira buku ini akan membahas sejarah Islam di Italia namun nilai-nilai yang ditorehkan ustadz Felix pada buku ini dapat melebihi ekspektasi saya (beyond my expectation)