Edensor (Tetralogi Laskar Pelangi, #3)
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating

Edensor (Tetralogi Laskar Pelangi #3)

4.03 of 5 stars 4.03  ·  rating details  ·  9,707 ratings  ·  847 reviews
Aku ingin mendaki puncak tantangan, menerjang batu granit kesulitan, menggoda mara bahaya, dan memecahkan misteri dengan sains. Aku ingin menghirup berupa-rupa pengalaman lalu terjun bebas menyelami labirin lika-liku hidup yang ujungnya tak dapat disangka. Aku mendamba kehidupan dengan kemungkinan-kemungkinan yang bereaksi satu sama lain seperti benturan molekul uranium: m...more
Paperback
Published 2007 by Bentang Pustaka
more details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Edensor, please sign up.

Be the first to ask a question about Edensor

Laskar Pelangi by Andrea HirataBumi Manusia by Pramoedya Ananta Toer5 cm by Donny DhirgantoroNegeri 5 Menara by Ahmad FuadiRonggeng Dukuh Paruk by Ahmad Tohari
Buku Indonesia Sepanjang Masa
9th out of 450 books — 1,557 voters
5 cm by Donny DhirgantoroPerahu Kertas by DeeLaskar Pelangi by Andrea HirataNegeri 5 Menara by Ahmad FuadiDan Hujan Pun Berhenti by Farida Susanty
Unforgettable Indonesian Fiction
7th out of 97 books — 286 voters


More lists with this book...

Community Reviews

(showing 1-30 of 3,000)
filter  |  sort: default (?)  |  rating details
Asmar Shah
4.75* untuk keseluruhan buku ini. Saya bagi sekali percikan bunga api yang banyak. Terasa sangat puas dengan nukilan encik penulis dalam naskah ini. Di akhir helaian kertas walaupun ada persoalan yang bermain di dalam minda, saya masih mampu menghembuskan nafas lega. Tak rugi dapat buku ni!

Mungkin agak terlewat untuk membaca naskah ini berbanding orang lain. Tapi tidak apa, saya nak katakan yang saya jatuh cinta dengan naskah ini. Untuk beberapa hari walaupun diri ini sibuk meneruskan keberlangs...more
Iqbal_rois
”Aku ingin mendaki puncak tantangan, menerjang batu granit kesulitan, menggoda mara bahaya, dan memecahkan misteri dengan sains. Aku ingin menghirup berupa-rupa pengalaman lalu terjun bebas menyelami labirin liku-liku hidup yang ujungnya tak dapat disangka.”
Kini Ikal dan Arai bukan lagi para pemimpi. Impian keduanya dulu untuk dapat bersekolah ke Perancis, menjelajah sampai afrika telah tercapai. Berkat kerja keras dan pengorbanan, Ikal dan Arai berhasil mendapatkan beasiswa untuk berkuliah di U...more
Hasna Diana
Great adventuring!
I like this quote: "Jika ingin menjadi manusia yang berubah, jalanilah tiga hal ini: sekolah, banyak-banyak membaca Al Qur'an, dan berkelana."

mengutip dari sebuah paragraf dalam buku Edensor:

"Berkelana tidak hanya telah membawaku ke tempat-tempat yang spektakuler sehingga aku terpaku, tak pula hnya memberiku tantangan ganas yang menghadapkanku pada keputusan hitam putih, sehingga aku memahami manusia seperti apa aku ini.

Pengembaraan ternyata memiliki paru-parunya sendiri, yan...more
Anna
"Bermimpilah, karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpi itu."
-Arai (Edensor by Andrea Hirata)-


Dalam salah satu cuplikannya, Edensor bercerita tentang filosofi pencarian. Pencarian akan hal-hal yang paling kita inginkan dalam hidup ini dan pencarian akan diri kita sendiri, ketika kita berupaya sekuat tenaga menemukan sesuatu, dan pada titik akhir upaya itu hasilnya nihil, maka seharusnya kita telah menemukan apa yang kita cari dalam diri kita sendiri, yakni kenyataan, kenyataan yang harus dihadapi, s...more
ratna
Barangkali karena memang novel yg satu ini dimaksudkan sebagai mozaik, awalnya masing2 bab terasa lepas satu sama lain. Cerita-cerita lepas ini baru terasa utuh ketika sudah mendekati akhir.

Ada beberapa keanehan yang, kalau mau diteliti, bisa jadi mengganggu. Cerita tentang terpaksa semalaman di luar saat hujan salju di hari pertama mereka di Brugge misalnya. Memang kesalahan administrasi seperti itu bisa terjadi, memang benar kalau orang2 di sana jauh lebih individualistis. Tapi tetap saja.......more
Ambar
Nov 15, 2007 Ambar rated it 2 of 5 stars
Recommends it for: anyone who want to inspire about backpacking
Shelves: indonesia, travel
I read Edensor after the first tetra-logy of Andrea Hirata Laskar Pelangi (LP). Only take few hours I came to conclusions that Edensor was far below my expectation.

Compare to LP, Edensor did not have strong character. The flow of building the conflict sound too harsh, too fast. In LP Andrea has capability to bring the reader up and down emotionally through beautiful words, careful sentences and so poetic. Even LP -as Andrea admitted only his memoir but it did have details that enrich the story....more
Pulung
Jun 18, 2008 Pulung rated it 4 of 5 stars
Recommends it for: you
Recommended to Pulung by: mum
Yey!

He he he
Saya sudah membacanya! Dan saya mau angkat empat jempol (maksimal yang saya punya.. he he he) buat Andrea "Ikal" Hirata!

Coba bayangkan,
Setiap buku dari 3 buku dalam rangkaian empat bukunya ini (eh, kayaknya kita belom ada yang baca Maryamah Karpov sampai saat ini kan...) adalah buku-buku unik yang layak baca, dan asik pastinya.

Setiap buku yang saling berkaitan jalan ceritanya itu, ternyata juga bisa dinikmati sebagai "judul-judul mandiri" ha ha ha. Hebat menurut saya.

Ng,
Edensor memu...more
Harfianto
Dec 20, 2007 Harfianto rated it 4 of 5 stars
Recommends it for: semua orang
Dari tiga buku Laskar Pelangi yang sudah terbit, buku inilah yang pertama kali saya beli dan baca. Mungkin karena yang pertama, saya memberikan nilai sempurna pada buku ini, ketimbang dua buku lainnya.

Masih bertema sama, kekuatan impian. Buku ini mengajak kita berani mengambil resiko mewujudkan mimpi-mimpi kita. Mungkin karena ini pertama kali yang saya baca, maka saya sempat bingung dengan kata edensor. Nama apakah itu gerangan. Namun karena ketidaktahuan itulah saya mengalami ekstate, ketika...more
Shahrulrock
Edensor, novel ketiga dari Andrea Hirata, penulis yang mencipta fenomena baru di Indonesia selepas Habiburahhman dengan Ayat-Ayat Cinta.
Di dalam Edensor, di perincikan perjalanan dua manusia tegar-Ikal & Arai-ke wilayah yang penuh dengan pancasila ilmu tinggi, Sorbonne,Perancis. Dua insan ini bersatu dan membentuk gugusan baru setelah melalui tempoh perit mengejar mimpi seperti yang di tulis di dalam novel Sang Pemimpi.
Pengalaman Ikal dan Arai yang terpaksa berdepan dengan kejutan budaya d...more
Misbahul Munir
Novel yang sangat menakjubkan, mengharukan, nan penuh makna. Kita akan dibuat terkesima ketika membacanya. Novel Edensor adalah novel ketiga dari tetralogi Laskar Pelangi. Sungguh novel yang benar-benar mampu menghipnotis pembacanya lewat kata-kata sainstik ala Andrea Hirata. Menjelaskan kepada pembaca bahwa, sekecil apapun mimpi kita dimasa lalu itu merupakan energi luar biasa untuk menggapai masa depan. Seperti kata-kata mutiara Arai “Bermimpilah, karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpi itu.”
Da...more
Arif nur
Kali ini Andrea mengeksploitasi cerita tentang bagaimana schock culture ketika 'anak udik' ketemu dengan peradaban lain, eropa. Dimana mana ternyata ide ini membuat sesuatu yang segar dan menarik. Dari jaman Charlie Caplin , Dono-Kasino-Indro hingga Extra Vaganza selalu memakai resep ini. Hal in juga dilakukan Andrea untuk melatar belakangi cerita pada laskar pelangi dan sang pemimpi, bedanya pada laskar pelangi berupa benturan antara 'budaya proletar' kaum 'kuli tambang melayu' dengan budaya el...more
Sige
Aku ingin ke tempat-tempat yang jauh, menjumpai beragam bahasa dan orang-orang asing." Cukilan dari novel Edensor ini tidak lain merupakan luapan keinginan salah seorang tokoh bernama Arai yang akhirnya bisa terlaksana ketika dia bersekolah di luar negeri. Cerita dalam buku ini tidak lain merupakan pengalaman pribadi yang diangkat oleh sang penulis, Andrea Hirata ketika menuntut ilmu di Universite de Paris, Sorbonne, Perancis. Novel Edensor yang akan terbit sebulan lagi ini merupakan buku ketiga...more
Qhistina Ma
The best among four.. hampir hilang kata2 bila baca bermula dari helaian pertama hingga perkataan terakhir..

this book wake you up.. and strongly recommended..jangan risau kalau tak faham..sebab andrea hirata sangat universal.. dan genius..

"Berkelana tidak hanya telah membawaku ke tempat-tempat yang spektakuler sehingga aku terpaku, tak pula hanya memberiku tantangan ganas yang menghadapkanku pada keputusan hitam putih, sehingga aku memahami manusia seperti apa aku ini."

“Bermimpilah, karena Tuhan...more
Arifa Hilma
seperti serial pendahulunya, Edensor ini menurut saya miskin konflik. Semuanya terkesan sekadar perkenalan dan cerita perjalanan dengan lika-likunya yang memang harus begitu.

Tapi inilah kekuatan buku ini yang berhasil menggerakkan tangan dan hati saya sampai tidak menyisakan bintang kosong di rating!

Berapa banyak penulis dengan ide cerita yang brilian tapi pembaca harus bertahan dengan "penyiksaan" di bagian perkenalan?
biasanya bagian perkenalan (sejauh novel2 yang saya baca) cenderung serba sal...more
Nuni
sebagai referensi untuk yang mau tau kehidupan mahasiswa Indonesia di luar negeri, buku ini sedikit banyak berhasil menggambarkan hal tersebut [kalo ada yg beda nanti gw revised review ini setelah ngerasain sendiri]...
tapi soal idealisme mengejar mimpi..hhmm... berhasil menggambarkan betapa tipisnya antara persistent sama naive...
untuk ending nya...walaupun digambarkan sebagai mimpi yang tercapai tapi terkesan kosong..karena membuat saya lalu bertanya "so what..?" apa setelah itu ikal siap menin...more
Pipitta
Buku ini seperti catatan perjalanan belaka. Malah "mozaik-mozaik" terakhir seperti ditulis tergesa-gesa, hampir mirip diary, karena melulu bercerita berkunjung ke sana atau ke sini tanpa terlalu meninggalkan kesan mendalam (tsah..)

Sepertinya agak anti klimaks ya, padahal Ikal dan Arai berhasil mencapai cita-cita mereka: kuliah di Sorbonne, melintasi Eropa, bahkan menjejakkan kaki di Afrika.

Hmm, tapi Laskar Pelangi tetap jadi favorit nomor satu, Sang Pemimpi nomor dua. Let's see dengan buku keem...more
Bare Kingkin
akhirnya saya menamatkan versi bahasa aliennya, "That land had been promised in dream". Edensor merupakan buku ketiga dari tetralgoi laskar pelangi yang sudah diterjemahkan ke beberapa bahasa.
Bagi saya membaca itu merupakan salah satu refreshing jiwa versi lain. Bentuk refreshing ini berbeda, karena akan menambah pengalaman batin dengan cara yang berbeda pula.
jika mendengar Edensor, apa yang ada dalam otak kalian? seperti nama orang atau makanan? sebuah desa kecil yang berada di negara inggris,...more
Afdhaliya
“...Karena jika kita berupaya sekuat tenaga menemukan sesuatu, dan pada titik akhir upaya itu hasilnya masih nihil, maka sebenarnya kita telah menemukan apa yang kita cari dalam diri kita sendiri, yakni kenyataan, kenyataan yang harus dihadapi, sepahit apa pun keadaannya... (hal 268).”

Bang Ikal, kalimat ini benar2 membuatku tersentak :D
wuaaaaaaa.....



Maisarah
Hirata interpret that childhood dreams are meant to be realized; just dare to dream. Life is good when you have people who are supporting your dreams and believing in them too. The author also describe life as pieces of mozek, waiting to be discovered and connected. Overall, I am moved and inspire with the storyline.
Dita
Ternyata ekspetasi saya salah. Saya kira, ini hanya akan menjadi another 'Laskar Pelangi'. Tapi ternyata, Andrea Hirata mampu bertutur memikat melalui buku ini. Semangatnya meraih mimpi, dan latar belakang berbagai kebudayaan membuat kisahnya di Edensor menarik untuk diikuti. Saya suka.
Retno Devina
Kamu orang yang belum pernah punya mimpi yang bikin kamu bahkan susah tidur????
baca buku ini. belom pernah punya mimpi yang bikin setiap kita melihat sesuatu maka mimpi itu mewujud di depan mata mu??? baca buku ini.
sumpeh, g ada matinya.
Arum
Bermimpilah, karena Tuhan akan memeluk mimpi2 itu....
mimpi adalah harapan, harapan kadang tak seindah kenyataan, tapi berjuang itu pasti, karena kita tak kan pernah mendahului nasib (ehem...huk3)
Eka
ayo,,kita beramai-ramai merasakan sari pati hidup!!! baca buku ini bikin eka pengen sekolah lagi, menyesap smua ilmu!!
DuniaFriskaIndah
Buku ini menjadi buku yang aku baca di kala waktuku yang terbatas. :D Setelah hampir 1,5 minggu tidak membaca satu bukuku pun karena kehidupan baru yang baru tata, akhirnya buku ketiga Andrea Hirata ini menjadi penyejuk kepala.

Secara pribadi, aku mau bilang kalo buku ini bagus sekali. Buku yang sangat mendidik dan menginspirasi diriku untuk trus saja bermimpi dan jangan malu dengan mimpi itu. Cerita Ikal di Sorbonne, Prancis seperti menjadi inspirasi bagiku. *Terima kasih Mas Andrea*

Di buku ini...more
Endah
Buku ketiga dari tetralogi Laskar Pelangi telah diluncurkan. Andrea Hirata, penulisnya, memberinya judul Edensor, adalah nama sebuah desa ‘khayalan’ dalam novel Seandainya Mereka Bisa Bicara (Herriot) yang pernah dibaca Andrea. Penggambaran tentang desa tersebut rupanya sangat mengesankan lelaki asal Belitong ini sehingga terbawa terus ke dalam mimpi-mimpinya dan ia berharap satu hari nanti bisa menemukan desa seperti Edensor.

Oleh karena Edensor ini diniatkan sebagai sekuel dari Laskar Pelangi...more
Sitty Asiah
Bermimpilah, karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpi itu.
-Arai-

Setangkup kalimat yang sarat makna ini, memulaikan semua cerita yang tertumpah dari torehan tinta indah Andrea Hirata. Buku Edensor, mungkin hanyalah secuil cerita pencapaian mimpi seorang anak Belitong yang tak terkotori rasa pesimistik. Di buku ini Andrea bertutur tentang perjalanannya bersama Arai, kerabat yang digambarkan sebagai seorang Partner in Crime. Sangat indah, di mana Andrea menggambarkan semua hikmah dalam kejadian di hid...more
Amelia Amel
Akhirnya bisa beli buku ini juga setelah out of stock dari Gramedia MKG&MOI sejak lama :") kok buku ini jadi langka tiba2. Wonder why. Sebelumnya maaf direview ini banyak spoiler block. Yah dibanding nanti yg baca review saya jadi kecewa karena tau spoiler..tapi maaf sekali lagi._.

Buku Edensor adalah buku ketiga dari tetralogi Laskar Pelangi yang dibuat Andrea Hirata. Keliatan banget peningkatan Andrea dalam cara menulis. Makin matang dan ilmu yang terselip semakin berasa gak menggurui kalau...more
Ivans
Oct 26, 2011 Ivans marked it as to-read
Sinopsis

Novel edensor ini menceritakan tentang petualangan Ikal dan Arai di Eropa. Setelah berhasil memperoleh beasiswa ke Perancis, mereka berkuliah di Universite de Paris, Sorbone, disini, Ikal dan Arai mengalami banyak kejadian yang tidak mereka duga. Banyak kebiasaan dan kebudayaan Eropa yang berlainan sekali dengan budaya yang selama ini mereka dapatkan di Indonesia. Selulus SMA Ikal dan Arai memutuskan untuk merantau ke Jawa. Sampai akhirnya Ikal diterima bekerja di kantor pos sambil kulia...more
Kit
OH WOW

The book, on its own, is praiseworthy, a masterpiece, and so on and so forth. Edensor has a more international feel than its predecessors which is only natural, as the protagonist(s) packed their bags for Europe, but it is an absolute tou-de-force: It is breakneck speed literature which drags you, well pretty damn fast, although you offer yourself willingly; struggle to keep up as you travel from the frostbitten plum trees of Russia to the sparse heartlands of Africa. But no, you will keep...more
Seni
Jan 29, 2008 Seni rated it 3 of 5 stars
Recommends it for: every one
Recommended to Seni by: gak ada yang merekomendasikan, tertarik gitu aja setelah baca La
Aku baca buku itu beberapa bulan lalu.(i)Inspiring(/i) banget, setiap bab-nya membuatku belajar banyak hal, tapi lebih banyak bikin ngiri, sejak SMA mimpiku adalah mendapat beasiswa dan jalan-jalan keliling Eropa, terutama, entah mengapa aku jatuh cinta pada kota Helsinki di Finlandia sana. Wuiih...

Membaca Edensor aku belajar bahwa kepingan hidup tidak terjadi dengan kebetulan, kepingan itu saling bertautan antara masa lalu, kini, dan masa mendatang...hitam putihnya, berbanding lurus dengan keku...more
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 99 100 next »
topics  posts  views  last activity   
backpacking 15 88 Jun 25, 2012 06:15PM  
  • Ranah 3 Warna (Negeri 5 Menara, #2)
  • Ayat-Ayat Cinta
  • Supernova: Petir (Supernova, #3)
  • Hafalan Shalat Delisa
  • Negeri van Oranje
  • Ronggeng Dukuh Paruk (Dukuh Paruk, buku 1 - 3)
  • Travelers' Tale, Belok Kanan: Barcelona!
  • Child of All Nations (Tetralogi Buru, #2)
  • Rahasia Meede: Misteri Harta Karun VOC
  • Galaksi Kinanthi: Sekali Mencintai Sudah itu Mati?
  • Totto-chan: The Little Girl at the Window
  • 5 cm
647438
Under a bright sunny sky, the three-day Byron Bay Writers’ Festival welcomed Andrea Hirata who charmed audiences with his modesty and gracious behavior during two sessions.

Andrea also attended a special event where he and Tim Baker, an Australian surfing writer, spoke to a gathering of several hundred school children. During one session, Andrea was on a panel with Pulitzer Prize winning journalis...more
More about Andrea Hirata...
Laskar Pelangi (Tetralogi Laskar Pelangi, #1) Sang Pemimpi (Tetralogi Laskar Pelangi, #2) Maryamah Karpov: Mimpi-mimpi Lintang (Tetralogi Laskar Pelangi, #4) Padang Bulan Cinta di Dalam Gelas

Share This Book

“Tuhan tahu tapi menunggu” 195 likes
“Di sekitar kita ada kawan yang selalu hadir sebagai pahlawan.” 86 likes
More quotes…