Jump to ratings and reviews
Rate this book

Sherlock Holmes : Teka-teki Hilangnya Nona Hatty Doran

Rate this book
Lord St. Simon bingung karena Nona Hatty Doran, istrinya, yang baru saja dinikahinya hilang. Terakhir ia melihat istrinya berjalan bersama Flora Millar, sahabat Lord St. Simon dan mencintainya.

Lord St. Simon, merasa masalah yang dihadapinya sudah sangat pelik dan tanpa jalan keluar. Selanjutnya, ia datang kepada Holmes untuk meminta bantuan.

Holmes mempersilahkan Lord St. Simon menceritakan masalahnya. Fakta dan data yang diceritakan Lord St. Simon, semuanya tampak bak teka-teki. Misterius Dan membingungkan. Namun, inilah tantangan yang harus dikuak oleh Holmes.

Buku ini merupakan rangkaian dari serial detektif kita yang hebat, Sherlock Holmes. Di dalamnya terdapat dua cerita yaitu ' Teka-teki Hilangnya Nona Hatty Doran ' dan ' Misteri Permata Biru yang Hilang '

Apa Nona Hatty Doran berhasil ditemukan ?

First published January 1, 2010

2 people are currently reading
30 people want to read

About the author

Arthur Conan Doyle

15.9k books24.3k followers
Sir Arthur Ignatius Conan Doyle was a Scottish writer and physician. He created the character Sherlock Holmes in 1887 for A Study in Scarlet, the first of four novels and fifty-six short stories about Holmes and Dr. Watson. The Sherlock Holmes stories are milestones in the field of crime fiction.

Doyle was a prolific writer. In addition to the Holmes stories, his works include fantasy and science fiction stories about Professor Challenger, and humorous stories about the Napoleonic soldier Brigadier Gerard, as well as plays, romances, poetry, non-fiction, and historical novels. One of Doyle's early short stories, "J. Habakuk Jephson's Statement" (1884), helped to popularise the mystery of the brigantine Mary Celeste, found drifting at sea with no crew member aboard.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
6 (31%)
4 stars
9 (47%)
3 stars
4 (21%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 4 of 4 reviews
311 reviews10 followers
March 16, 2022
Singkat, karena isinya cuma 2 cerpen. Gue termasuk baca ulang sih, karena dulu pernah baca, tapi di buku edisi beda. Walau baca ulang, tapi keseruan mecahin teka-teki bareng Mr Holmes dan Dr Watson selalu seru.

Keseruan kedua cerita di sini adalah keunikannya. Gimana cara Mr Holmes memecahkannya—yang dilihat dari perspektif Dr Watson, sampai kebenarannya, itu unik. Gue enggak mau spoiler di sini. Pokoknya unik, dan lo enggak berasa mikir keras. Malah rasanya kayak, "Lah? Gini doang? Gue kok enggak kepikiran ya? Padahal sederhana." That's it.

Ilustrasi Mr Holmes di sampul juga bagus. Ya, gue enggak pernah terlalu peduli sih sama mau divisualkan seperti apa beliau, cuman kalo harus berkomentar, ilustrasi di sini bagus dan enggak melenceng dari bayangan pembaca (dan penggemar) terhadap sosok Mr Holmes yang tertera di novel. Dan bagusnya lagi, ilustrasi ini ditempatkan juga di dalam buku, bahkan hampir di seluruh lembarannya.

Yang mengusik gue adalah tata bahasanya. Ini nih. Berantakan. Jarang ya gue nemu terjemahan Sherlock Holmes yang berkualitas tata bahasanya. Hm.

Kalo bukan karena gue udah pernah baca kisahnya dan udah terbiasa baca Bahasa Indonesia yang berantakan, gue enggak bakal ngerti apa-apa. Mulai dari keliru menempatkan koma, keliru milih kata dan konjungsi, salah ketik—bahkan sempat salah nulis 221B jadi 22 B. Lah itu di mana, anjir???—terus juga, penerjemahnya enggak paham gimana mengubah Bahasa Inggris klasik ke Bahasa Indonesia yang mudah dipahami. Ini benar-benar berasa Bahasa Inggris klasiknya—gue pernah baca soalnya yang versi aslinya. Ya ampun, tepuk dahi aja deh + geleng-geleng kepala.

Maka dari itu, gue cuma bisa kasih bintang 4. Kebaikan malah kata gue, soalnya sejelek itu tata bahasanya. Yah, consider 3,5 untuk ceritanya (yang emang bagus) deh.
Profile Image for Kakak.
7 reviews1 follower
May 21, 2012
Penulis : Sir Arthur Conan D
Ukuran : 11 x 18
Tebal : 100
ISBN : 979-168-237-2
Harga : Rp. 17,500


Sherlock Holmes dalam buku ini diceritakan sedang memecahkan kasus yang dialami oleh Lord St. Simon,Lord St Simon kebingungan karena istri yang baru saja dinikahinya menghilang bak ditelan bumi, dan ia melihat istrinya terakhir bersama Flora Millar, Lord St. Simon merasa masalah yang dihadapinya sangat pelik, kemudian setelah itu Holmes mengelidiki masalah yang penuh tekateki ini dan akhirnya menemukan Nona Hatty Doran bersama kekasihnya di alamat Gordon Square no. 226, lalu Holmes menasehati Nona Hatty Doran dan kekasihnyab untuk menjelaskan semua ini kepada masyarakat umum dan Lord St. Simon
Profile Image for Anndy Tanuri.
75 reviews1 follower
January 20, 2022
Terlepas dari judul, ada dua cerita pendek di dalam buku ini. Teka-teki Hilangnya Nona Hatty Doran dan Misteri Permata Biru yang Hilang. Bukunya tipis sehingga bisa selesai dibaca sekali duduk.

Tidak ada yang benar-benar spesial dari kedua cerita di dalam buku. Kedua kasus kalau dibandingkan dengan kasus-kasus lain Sherlock Holmes tergolong sangat ringan. Jujur saja kasus pertama terkait Hatty Doran "biasa banget". Bahkan fakta-fakta yang ada cenderung terlalu simpel sehingga tidak mampu memberikan kesan "teka-teki" pada pembaca. Malah, cerita kedua yang tidak tercantum di judul menurut gw lebih seru. Lebih berasa unsur petualangannya dengan adanya proses mencari-cari berbagai informasi baru.

Karena buku ini tipis, bahkan ceritanya tidak mengambil sampai 100 halaman, lebih cocok bagi yang baru ingin mulai membaca Sherlock Holmes. Walaupun sebenarnya gw lebih rekomen tetap baca A Study in Scarlet buat memulai. Tapi kalau mau bacaan cepat tentang detektif dengan kasus yang ringan, buku ini bisa memenuhi kebutuhan itu.

*3/5
Displaying 1 - 4 of 4 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.