'Rusia di abad ke 19...Jaman kapal uap, kereta api dan kebebasan. Aturan kepemilikian para petani oleh para bangsawan dihapuskan, dan dari barat datang revolusi industri. Kebebasan mulai berani diekspresikan, para petani akhirnya bisa memiliki tanahnya sendiri.., tapi sebenarnya tanah itu adalah yang disewa secara mahal dari bangsawan. Dan kehidupan tidak adil yang menguntungkan bangsawan dan para rahib masih tetap berlangsung. Cerita ini menceritakan masa muda Aluysha, tokoh utama dan putra ketiga keluarga Karamazov beserta kakak-kakaknya, Ivan dan Dimitri. Dostoyevsky ( 1821-1881) : kelahiran Moskow. Karyanya “Orang-Orang Miskin” menjadi karya terkenal, tetapi karena pergaulannya dengan seniman, dia ditangkap dan dikirim ke Siberia. Setelah keluar dari penjara dia memilih jalan hidup sebagai penulis. Penulis sastra paling terkenal di Rusia dan dikenal juga dengan penulis rakyat. Karyanya antara lain Crime and Punishment. Komik World`s Masterpiece menyajikan karya-karya terbaik di dunia dalam bentuk komik atau manga. Karya-karya besar yang sudah diakui bobotnya dan selama ini dikonotasikan sebagai karya yang `berat`disajikan dalam bahasa yang lebih `membumi` sehingga dapat dinikmati oleh umum, bahkan oleh anak SMA sekalipun Seri World`s Masterpiece yang telah terbit: - World`s Masterpiece: KARAMAZOV BERSAUDARA - Fyodor Dostoevsky - World`s Masterpiece: NIGHT FLIGHT - Antoine De Saint-Exupery - World`s Masterpiece: THE BLACK & THE RED - Stendhai - World`s Masterpiece: CRIME & PUNISHMENT - Dostoevsky - World`s Masterpiece: SICKNESS UNTO DEATH - Kierkgaard - World`s Masterpiece: THE METAMORPHOSIS - Kafka - World`s Masterpiece: FAUST - Johan Wolfgang Von Goethe - World`s Masterpiece: BERSABDALAH ZARATHUSTRA - Friedrich Nietzsche - World`s Masterpiece: DIVINE COMEDY - Alighieri Dante - World`s Masterpiece: MEIN KAMPF – Adolf Hitler - World`s Masterpiece: I PRINCIPLE - Machiavelli - World`s Masterpiece: KING LEAR – Shakespeare'
Works, such as the novels Crime and Punishment (1866), The Idiot (1869), and The Brothers Karamazov (1880), of Russian writer Feodor Mikhailovich Dostoyevsky or Dostoevski combine religious mysticism with profound psychological insight.
Fyodor Mikhailovich Dostoevsky composed short stories, essays, and journals. His literature explores humans in the troubled political, social, and spiritual atmospheres of 19th-century and engages with a variety of philosophies and themes. People most acclaimed his Demons(1872) .
Many literary critics rate him among the greatest authors of world literature and consider multiple books written by him to be highly influential masterpieces. They consider his Notes from Underground of the first existentialist literature. He is also well regarded as a philosopher and theologian.
Not much can be taken from this comic version, I'm sure the novel version is better. Still waiting for someone in Indonesia who can translate this more than 1,000 pages masterpiece. But never mind, someday I'll try to read it directly in English.
Buku Ini adalah novel grafis/komik yang diadaptasi dari salah satu karya monumental Vyodor Dostoevsky “Karamazov Brother”. Awalnya saya sama sekali tidak menyangka kalau salah satu masterpiece Dostoyevsky itu bisa diadaptasi ke dalam novel grafis, karenanya begitu melihat bukunya di rak buku komik di TB Gramedia saya langsung membelinya. Ketebalan komiknya juga membuat saya tertantang untuk membacanya. Dikemas dalam ukuran novel komik ini memiliki ketebalan 382 halaman! Wow! Belum pernah rasanya melihat dan membaca komik setebal itu dalam satu buku.
Yang juga membuat saya penasaran adalah pertanyaan bagaimana mungkin sebuah novel serius karya novelis Rusia ini bisa diadaptasi ke dalam komik? Mampukah panel-panel gambar dan kata-kata dalam balon gambarnya ini menyampaikan intisari novel setebal 700-an halaman ke dalam sebuah komik tebal.
Tadinya saya penasaran siapa komikus yang mengadaptasi Kamarazov Brother ke dalam bentuk komik, ternyata setelah melihat halaman copyright nya tak tertulis satu namapun kecuali nama pemegang copyrightnya yaitu VARIETY ART WORKS, EAST PRESS., LTD , Tokyo Japan.
Kisahnya sendiri menceritakan masa muda Aluysha, tokoh utama dan putra ketiga keluarga Karamazov. Ayahnya, Fyodor Karamazov adalah pria miskin yang kemudian menjadi kaya, dan memiliki tanah sehingga menjadi bangsawan dan memiliki istri yang cantik. Namun Fyodor bukanlah pria baik-baik, ia memiliki moral yang bejat, di depan istinya ia kerap bermain wanita dan minum minuman keras. Tak tahan dengan kelakuan suaminya, istrinya melarikan diri. Fyodor tak berubah, istri keduanya menjadi gila dan meninggal dunia, namun ia tak juga jera dan terus hidup seenaknya. Ia terus menumpuk harta, bermain wanita dan minum minuman keras.
Di tengah kehidupan bejat seperti itulah lahir ketiga anaknya, ia tega meninggalkan anak-anaknya dan terus hidup bersenang-senang dengan harta dan wanita-wanitanya sehingga ketiga anak-anaknya ini diasuh oleh keluarga yang berbeda sehingga masing-masing menjalani hidupnya sendiri-sendiri. Putra sulungnya, Dimitri adalah sosok pemberani yang menjadi tentara, seperti ayahnya ia suka bersenang-senang dan emosional. Ivan, putra kedua menimba ilmu di Moskow dan menjadi intelektual atheis. Dan yang terakhir adalah Aloyshia, pemuda yang baik hati, polos dan memutuskan untuk menjalani kehidupannya di biara.
Suatu saat sang ayah mengumpulkan ketiga anak-anaknya dan menyatakan bahwa ia akan menikah kembali. Foyodor juga menyatakan bahwa kini ia membutuhkan banyak uang karenanya ia tak akan memberikan satu rubel pun uangnya pada ketiga anaknya. Ivan dan Aloyshia tak keberatan dengan keinginan ayahnya namun Dimitri menolaknya apalagi setelah diketahui bahwa wanita yang ingin dinikahi oleh ayahnya adalah Grushenka yang masih menjadi kekasih Dimitri.
Pertemuan ayah dan ketiga anaknya itu menjadi ricuh karena baik Fyodor maupun dimitri saling mempertahankan keinginannya, ayah dan anak teribat perkelahian bahkan hampir saja Dimitri membunuh ayahnya sendiri. Beruntung perkelahian itu berhasil dicegah, Dimitri meninggalkan ayahnya dengan membawa dendam di hatinya dan ia tetap bertekad untuk menghalangi niat ayahnya untuk menikahi kekasih hatinya.
Dari peristiwa inilah kisah keluarga Karamazov berkembang, masing-masing tokoh kelak memiliki konfliknya sendiri-sendiri. Selain kakak beradik Karamazov muncul pula tokoh-tokoh lain yang ikut mewarnai kisah ini. Seperti yang menjadi ciri khas novel2 Dostoyevsky maka aspek psikologis tokoh-tokohnya begitu kental mewarnai sekujur tubuh komik ini.
Tak hanya itu, dengan membaca Karamazov bersaudara ini pembaca diajak memahami situasi sosial dan politik Rusia di abad 19 dimana kebebasan mulai berani diekspresikan namun ketidak adilan masih dirasakan sehingga mulai menimbulkan konflik antara para bangsawan dan rakyat kecil yang saat itu mulai dipengaruhi oleh gerakan komunisme.
Kembali ke pertanyaan di atas, mampukah komik ini mengadaptasi novel serius yg merupakan salah satu masterpiece Dostoevsky? Saya belum pernah membaca versi novelnya jadi saya tak bisa membandingkan antara komik ini dengan novelnya. Namun demikian walau kisah dan karakter tokoh-tokohnya kompleks dan saya tidak terbiasa membaca komik setebal ini saya tetap bisa memahami keseluruhan kisahnya.
Selain kisahnya yang menarik gambaran ekspresi wajah tokoh-tokohnya juga digambarkan dengan begitu baik sehingga mampu menggambarkan karakter dan situasi hati dari masing-masing tokoh2nya sehingga pembaca akan ikut larut dalam dramatisasi kisah yang terdapat dalam buku ini. Penyajian panel-panel gambarnyapun dibuat demikian dinamis, dalam satu halaman bisa terdiri dari 3 sampai 7 panel gambar. Atau kadang ada yang hanya berisi satu atau dua panel saja, bahkan ada dua halaman sekaligus yang hanya berisi satu panel gambar wajah tokohnya sehingga emosi dari si tokoh tergambar dengan jelas.
Terbitnya karya Dostevsky ini dalam bentuk komik ini patut mendapat apresiasi setinggi-tingginya. Novel Karamazov Bersaudara ini hingga kini belum pernah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia Walau kini hadir dalam bentuk komik namun setidaknya ini adalah langkah awal untuk mengenalkan karya ini ke pembaca Indonesia sebelum membaca novelnya.
Selain Karamazov Bersaudara, penerbit Elexmedia juga menerjemahkan komik-komik yang diadaptasi dari karya2 sastra dunia dalam seri ‘World Masterpiece’ antara lain Metamorphosis (Kafka), Crime and Punishment (Dostoevsky), King Lear (Shaskepheare), dan sebagainya. Tentunya kehadiran komik-komik seri World Masterpiece ini sedikit banyak dapat mempopulerkan karya-karya sastra klasik dunia ke pasar pembaca yang lebih luas lagi sehingga karya2 besar ini tak hanya dibaca oleh segelintir pembaca sastra saja tapi dapat juga dibaca dan dipahami oleh pembaca umum.
Karena pasar komik manga lebih didominasi oleh pembaca remaja tentu saja akan jadi hal yang positif jika karya2 klasik dunia ini dapat dibaca oleh para remaja yang selama ini membaca Naruto, One Piece, Kungfu Boy, dll.
Fyodor Pavlovich Karamazov adalah seorang ayah yang bejat dan lalai, dan ketiga putranya, Dmitri, Ivan, dan Alyosha, memiliki sifat yang sangat berbeda. Dmitri adalah seorang yang penuh gairah dan impulsif, Ivan adalah intelektual dan skeptis, dan Alyosha adalah spiritual dan penuh kasih. Ketiga bersaudara ini berkumpul kembali di kota asal mereka untuk menangani berbagai masalah keluarga, terutama yang melibatkan perselisihan tentang warisan dan hubungan romantis.
Plot utama berkisar pada pembunuhan Fyodor Pavlovich, di mana Dmitri dituduh dan diadili. Novel ini mengeksplorasi tanggapan yang berbeda dari masing-masing saudara terhadap pembunuhan tersebut dan perjuangan pribadi mereka dengan iman, keraguan, dan moralitas. Pengadilan Dmitri dan investigasi pembunuhan mengungkapkan tema filosofis dan eksistensial yang mendalam, mempertanyakan hakikat keadilan, rasa bersalah, dan penebusan.
Novel ini berakhir dengan Dmitri dinyatakan bersalah, meskipun ia bersikeras tidak bersalah, dan Alyosha terus mewujudkan ideal moral dan spiritual dalam novel tersebut. Cerita berakhir dengan catatan penuh harapan, di mana Alyosha menghibur sekelompok anak laki-laki lokal, melambangkan iman dan kemungkinan penebusan.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Aku sudah membayangkan tak akan pernah sanggup menghabiskan karya penulis Rusia yang bukunya setebal bantal itu.Tapi karena dituliskan dalam bentuk komik, jadi aku mau membacanya, dan ternyata kisah keluarga Karamazov ini luar biasa kerennya. Pantas saja Dostoevsky dijadikan bahan pamer buku bermutu yang sudah dibaca. Thriller dan saga beserta pesan moralnya begitu mencekam. Seandainya sanggup, mungkin lebih baik membaca versi aslinya yang hanya melulu tulisan. Benar, deh.
KOmik ini mungkin sengaja dihadirkan ke hadapan saya agar saya bisa melakuka pembacaan awal dan menarik suatu awalan cerita bagi penamatan buku aslinya yang sudah diterjemahkan ke bahasa Inggris. Memang tidak tepat untuk membandingkan keduanya. Yang satu hadir sebagai manga representatif sedangkan satu lagi tampil sebagai wujud aslinya. Menarik.
Setidaknya, gambaran keadaan kehidupan di Rusia semasa masa kekaisaran ditampilkan dalam bentuk populis sesuai dengan kaidah manga. Dimana penggambaran dan karakterisasi yang disesuaikan dengan figur orang-orang Rusia. Beberapa scene bahkan lazim dijumpai seperti dalam komik Jepang. Komik ini dibuat dengan kaidah membaca yang mirip manga aslinya dengan 300-an lebih halaman. Cukup atau tidak untuk merepresentasikan buku aslinya, saya belum bisa berpendapat karena saya pun belum menamatkan buku aslinya.
Cerita kehidupan di Rusia tidak jauh berbeda dengan negara maju lainnya. Dimana orang kaya semakin kaya dan orang miskin semakin miskin. Kesenjangan yang jauh antara tuan tanah dan kalangan proletar membawa Rusia pada suatu pergolakan pemikiran. Aksi untuk menentang kemapanan dan kebobrokan birokrasi diekspresikan dalam berbagai macam aktivitas. Kalangan rohaniawan pun tidak kalah memiliki andil sebagai penyeimbang di dalam masyarakat yang semakin materialistis. Agaknya, sampai disini kita dapat melakukan penafsiran awal tentang akar-akar sosialisme dan komunisme.
Fyodor Karamazov sebagai Tuan Tanah sekaligus bangsawan kaya yang selalu berbuat seenaknya terbunuh. Kisah terbunuhnya bangsawan bejat ini menarik seisi kota untuk menghadiri persidangan atas kematiannya. Dimitri, anak sulung Fyodor dituding sebagai pembunuhnya, sesuai kesaksian Gregor, pembantu setia Fyodor. Alyosha, si bungsu Karamazov, tidak percaya bahwa Dimitri melakukannya. Alyosha hadir sebagai saksi yang meringankan tuduhan. Lain halnya dengan Ivan, adik Dimitri dan kakak dari Alyosha. Ivan tiba-tiba hadir untuk menyatakan siapa pembunuh ayahnya itu. Semljakov, anak dari hasil perkosaan Fyodor dengan seorang perempuan tidak dikenal adalah pelaku pembunuhan itu. Kesaksiannya itu tidak berakibat bagus bagi nasib Dimitri maupun Ivan sendiri. Dimitri tetap dihukum atas tuduhan pembunuhan terhadap ayahnya dan dibuang ke Siberia bersama kekasihnya, Grushenka. Sedangkan, Ivan menjadi gila karena tekanan bertubi-tui yang muncul dari dalam dirinya. Perlu dicatat, Ivan ini seorang atheis yang tidak percaya sama sekali akan Tuhan. Tuhan tidak ada, katanya. Alyosha kembali pada kehidupannya yang semula sebagai rahib.
Sangat menarik untuk membaca sebuah tafsiran atas sebuah karya masterpiece dunia. Menarik pula untuk melihat bagaimana sebuah buku dengan tebal hampir 800-an halaman lebih dirangkum menjadi kurang dari setengah halaman buku aslinya. Tentu dibutuhkan kejelian dan ketelitian untuk memperingkas semua jalan cerita.
Sejarah Kecil Rusia
Pada intinya, sebagai karya sastra yang ditulis pada masa dimana Rusia tidak lagi mengalami pengekangan atas ekspresi individu, The Karamazov Brothers hadir untuk membawa kembali ingatan pada suatu masa yang telah lama dilewati. Tentang ketidakadilan kehidupan yang dialami sebagian besar masyarakat kecil petani. Kemajuan yang dicapai dalam bidang pertanian hanyalah kedok semata untuk memperkaya kaum bangsawan pemilik tanah. Pemerintah pun tidak mampu berbuat apa-apa karena desakan kaum borjuis yang begitu menggeliat. Agama yang selama ini selalu menjadi penyeimbang antara kebendaan dengan kehidupan kadang hanya menjadi "pelarian" bagi kaum proletar tertindas. Agama hadir sebagai jalan keluar bagi mereka untuk tetap memiliki harapan akan kehidupan yang lebih baik di masa depan.
Melalui komik ini, realitas kehidupan sosial kemasyarakatan Rusia ditampilkan secara sederhana sebagai refleksi atas keadaan pada waktu itu serta imbasnya terhadap pengaruh besar Negeri Tirai Besi pada perkembangan paham sosialisme dan komunisme di seluruh dunia. Tiga bersaudara Karamazov adalah sebuah contoh kecil dari sebuah figur besar yang lazim di Rusia saat itu. Betapa sejarah telah mencatat Revolusi di Rusia telah mengalami beberapa periode dengan pencapaiannya masing-masing sejak kematian Tsar Nicholas II. Sebut saja, misalnya Revolusi Bolsyhevik hingga kemudian glasnost dan prestroika yang merdu didengungkan Mikhail Gorbachev.
Terakhir, Dimitri, Ivan, dan Alyosha; Tiga bersaudara Karamazov ini saya anggap layaknya trio "Tiga Penguak Takdir" Chairil Anwar, Asrul Sani, dan Rivai Apin. Tiga bersaudara ini adalah tokoh utama dalam permainan cerita kehidupan di Rusia, dengan segala permasalahannya dan berusaha menguak takdir masing-masing.
Paninggilan, 17 Februari 2013. -di hari ulang tahun Ibu-
Setelah Faust, baru novgraf ini yang kembali kunikmati alur ceritanya. Berlatar di Rusia abad 19 yang menceritakan kehidupan bangsawan Fyodor Karamazov yang serakah,licik dan tak bermoral dan ketiga anaknya, Dimitri,Ivan dan Alexei. Fyodor Karamazov yang berprinsip akan terus hidup untuk uang, wanita dan minuman keras tega meninggalkan anak-anaknya dan terus bersenang-senang, sehingga ketiga puteranya terpecah belah dan diasuh oleh keluarga yang berbeda. Putera sulungnya yang pemberani, Dimitri menjadi tentara. Ivan, putera kedua yang intelek belajar di Moscow. Dan putera ketiga yang baik hati, Alexei masuk biara. Cerita ini terfokus pada perjuangan Alexei untuk menyatukan dan menyadarkan keluarganya. Menyadarkan sang Ayah yang moralnya seperti tidak tertolong lagi, sang kakak Ivan yang atheis serta Dimitri yang selalu berselisih dengan sang Ayah. Walaupun perjuangannya tidak mudah, pada akhirnya mereka sadar bahwa hati nurani adalah wujud Tuhan yang berada di dalam hati manusia. Segelap apapun isi hati manusia, jika manusia mendengarkan sedikit saja hati nuraninya, maka cahaya pasti akan menyinari kegelapan di hatinya.
Tragedi. Soal keserakahan vs kebajikan. Yang bertuhan dan tidak. Jalan mana yang dipilih. Ada ditanganmu. Yang bertuhan; yang ditakuti hanya tuhan. Sebab ciptaan tuhan tinggal di bawah bintang yang sama. Yang tidak bertuhan; memanfaatkan apa-apa yang ada. tak takut apapun.
bukan soal mana yang menang. tapi mana yang diyakini.
Sebelum membaca karya aslinya, tidak ada salahnya kalau baca versi manga-nya terlebih dahulu. Dengan begitu, siapa tahu nanti saya lebih gampang mengolah isi ceritanya.. :)
Luar biasa! Buku "The Brother Karamazov" ini benar-benar luar biasa! Fabulous! Fabulous!
Pada akhirnya, manusia memang hanya bisa berencana...