Jump to ratings and reviews
Rate this book

Ternyata Aku Sudah Islam: Novel yang Terinspirasi dari Kisah Perjalanan Grup Musik DEBU

Rate this book
Andrew Parker memiliki perjalanan hidup yang unik. Sebagai seorang anak Amerika yang dibesarkan dalam lingkungan Kristen, anehnya, ia memiliki kekaguman yang luar biasa pada sorban.

Saat belajar di Universitas Portland pun Andrew memilih mata kuliah bahasa Arab, Farsi, Turki, Yunani, dan Yahudi. Kemampuan berbahasa Arabnya sungguh mengagumkan, sampai para mahasiswa lain menyangka ia seorang muslim.

Kepandaiannya itu bagai magnet yang menyerap kesempatan untuk bertualang ke negara-negara Timur Tengah. Bersama Charlotte (kekasih berdarah Indiannya) Andrew bertualang ke Turki, Iran, Afganistan, India, dan Qatar. Seiring dengan perjalanannya, ia semakin mengenal ajaran Islam. Ia pun dipertemukan dengan banyak ahli dan tokoh muslim daerah yang ia kunjungi. Sampai pada suatu titik ia merasa Islam adalah panggilan jiwanya.

252 pages, Paperback

First published February 1, 2010

3 people are currently reading
27 people want to read

About the author

Damien Dematra

39 books9 followers
Damien Dematra adalah seorang novelis, penulis skenario, sutradara, produser, fotografer internasional, dan pelukis. Ia telah menulis 41 novel dalam bahasa Inggris dan Indonesia, 50 skenario film dan TV series, dan memproduksi 26 film dalam berbagai genre. Sebagai fotografer, ia meraih berbagai puluhan penghargaan internasional, di antaranya International Master Photographer of the Year. Damien Dematra juga telah menghasilkan 365 karya lukis dalam waktu 1 tahun. Selain Demi Allah, Aku Jadi Teroris, novel-novel lain karya Damien Dematra yang telah diterbitkan di Indonesia adalah Soulmate-Belahan Jiwa, Angels of Death-Kumpulan Kisah Malaikat Maut, If Only I Could Hear-Kisah Suara Hati. Dua novel lainnya yang menggunakan nama lain adalah Tarian Maut (Katyana) dan Ku Tak Dapat Jalan Sendiri (Mark Andrew). Sebagian karya-karyanya dapat dilihat di www.damiendematra.com

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
9 (24%)
4 stars
4 (10%)
3 stars
14 (37%)
2 stars
10 (27%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 8 of 8 reviews
Profile Image for Tarum.
365 reviews29 followers
August 30, 2010

"Ternyata Aku Sudah Islam" judul yang menarik saya untuk mau membaca novel yang katanya terinspirasi dari kisah hidup pemimpin grup musik DEBU.

Ternyata lebih dari setengah buku ini menceritakan kisah romantika percintaan tokoh utamanya dengan 2 wanita, bukan pergulatan batin dan pemikirannya sehingga sampai pada kesimpulan bahwa dia sudah Islam.







Profile Image for Lalu Fatah.
Author 12 books35 followers
July 17, 2010
Beberapa bulan yang lalu, hampir tiap minggu saya bermain ke toko buku, terutama Togamas Petra, Surabaya. Dan dalam hitungan minggu, buku-buku dengan nama penulis 'Damien Dematra' bermunculan satu per satu. Semua terbitan Gramedia Pustaka Utama. Dan, judul-judulnya berbau relijius. Sekadar menyebutkan contoh saja: Demi Allah, Aku Jadi Teroris; Ketika Aku Menyentuh Awan; Si Anak Kampoeng; Ternyata Aku Sudah Islam; Tuhan, Jangan Pisahkan Kami; Sejuta Hati untuk Gus Dur; Obama, Anak Menteng; Obama dari Asisi; dan Yogyakarta.

Kesan pertama saya, dia pasti penulis produktif. Lalu, saya mengunjungi situs pribadinya yang beralamat di www.damiendematra.com. Saya makin terpukau. Di bagian 'About Me', tertulis:

Damien Dematra adalah seorang novelis, penulis skenario, sutradara, produser, fotografer internasional, dan pelukis. Ia telah menulis 62 buah novel dalam bahasa Inggris dan Indonesia, 57 skenario film dan TV series, dan memproduksi 28 film dalam berbagai genre, di antaranya Obama Anak Menteng. Sebagai fotografer, ia memperoleh dua gelar tertinggi fotografi: Fellowship di bidang Portraiture dan Art Photography dari Master Photographer Association, dan berbagai penghargaan internasional, di antaranya International Master Photographer of the Year. Sebagai pelukis, Damien Dematra telah menghasilkan 365 karya lukis yang diselesaikan dalam waktu 1 tahun.

Saya pun memulai berkenalan dengan Damien Dematra melalui novel "Ternyata Aku Sudah Islam". Saya pinjam dari seorang kawan yang gemar buku-buku Islam. Bukan pinjam, sebenarnya, karena saya selipkan begitu saja di ransel untuk saya bawa pulang dan baca. Karena saya kasihan melihat kondisi bukunya yang amat mulus, meski pada halaman 36 dilipat oleh kawan saya tersebut. Dan, meminta izinnya pun tadi siang (17/06). Hehehe...

Novel ini terinspirasi dari perjalanan hidup Syekh Fattaah, pimpinan grup musik Debu. Dalam novel, namanya difiksikan menjadi Andrew Parker. Dia hidup dalam keluarga Kristen yang taat. Ibunya seorang aktivis gereja, namun berpikiran terbuka. Sejak kecil, Andrew memiliki ketertarikan tersendiri pada tayangan di televisi yang menampilkan pria bersorban. Saat perayaan Halloween di sekolah, dia meminta izin mamanya untuk mengenakan sorban dengan janggut palsu. Predikat Kostum Terbaik pun disandangnya. Andrew senang bukan main.

Menginjak masa remaja, sekitar tahun 1960-an, Andrew mengikuti wajib militer dan sempat dikirim ke Korea oleh pemerintah Amerika Serikat sebagai tentara penjaga perdamaian. Sekembalinya ke AS, Andrew menjalin hubungan yang serius dengan aktivis lingkungan hidup bernama Caleen. Selama lima tahun mereka hidup bersama dan berpindah-pindah dari satu negara ke negara lainnya, bahkan ke Australia.

Masalah keuangan membuat hubungan mereka sempat vakum. Si gadis meninggalkannya dan pergi dengan teman hippiesnya. Sementara itu, Andrew kembali ke universitas dan melanjutkan studinya yang tertunda dengan mengambil kelas bahasa-bahasa Timur Tengah.

Takdir mempertemukan Andrew dengan gadis bernama Charlotte yang kelak akan menjadi ibu dari dua anaknya. Kisah cinta mereka yang cukup panjang diceritakan secara mendetail dengan bumbu-bumbu rumah tangga yang beraneka rasa. Lalu, memenuhi panggilan jiwa bertualangnya, Andrew yang telah masuk Islam pun memboyong istri dan kedua anaknya menuju Turki dan Qatar. Di negara yang terakhir itulah, dia ditunjuk menjadi imam masjid oleh kenalan temannya.

Tidak adanya konflik yang begitu membetot, membuat saya tutup-buka-tutup-buka novel ini. Saya akui, penuturan Dematra amatlah lancar. Setting-nya yang berpindah-pindah dengan cepat dengan penjelasan yang padat membuat saya merasa seolah-olah membaca skenario film.

Tidak banyak yang membuat kening berkerut. Logika cerita terjaga tanpa abai pada kecerdasan pembaca. Meskipun Charlotte beberapa kali memanggil Andrew dengan 'Dave' tanpa ada penjelasan sebelumnya dari penulis, namun saya pribadi menganggap, "Mungkin ini panggilan sayang dari Charlotte".

Selain menyodorkan kisah menarik mengenai pencarian Andrew akan Islam dan romantika kehidupannya dengan Charlotte, yang membuat saya lebih tertarik pada novel ini adalah perjalanan Andrew ke berbagai negara. Sayang, penulis lebih fokus pada dramanya daripada mendetailkan keeksotisan negara-negara yang didatangi oleh Andrew. Saya pun berucap, "Sungguh beruntung Andrew yang pada masa mudanya telah berkelana ke mana-mana..."

Ya, ini kan novel drama, bukan novel traveling! :)
Profile Image for Andrea Ika.
423 reviews24 followers
March 9, 2014
Ternyata Aku Sudah Islam
Judul : Ternyata Aku Sudah Islam
Penulis : Damien Dematra
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Cetakan : Februari, 2010; 252 halaman
ISBN : 978-979-22-5438-9
Andrew Parker memiliki perjalanan hidup yang unik. Sebagai seorang anak Amerika yang dibesarkan dalam lingkungan Kristen, anehnya, ia memiliki kekaguman yang luar biasa pada sorban. Saat belajar di Universitas Portland pun Andrew memilih mata kuliah bahasa Arab, Farsi, Turki, Yunani, dan Yahudi. Kemampuan berbahasa Arabnya sungguh mengagumkan, sampai para mahasiswa lain menyangka ia seorang muslim. Kepandaiannya itu bagai magnet yang menyerap kesempatan untuk bertualang ke negara-negara Timur Tengah. Bersama Charlotte (kekasih berdarah Indiannya) Andrew bertualang ke Turki, Iran, Afganistan, India, dan Qatar. Seiring dengan perjalanannya, ia semakin mengenal ajaran Islam. Ia pun dipertemukan dengan banyak ahli dan tokoh muslim daerah yang ia kunjungi. Sampai pada suatu titik ia merasa Islam adalah panggilan jiwanya.

Resensi
Novel ini dikarang Damien Dematra. Terinspirasi oleh kisah hidup Syekh Fattaah (pimpinan grup musik Debu). Andrew Parker, seorang yang terlahir di keluarga yang beragama kristen yang tertarik dengan surban. Ketertarikannya berlanjut hingga ia kuliah dan mempunyai kemampuan berbahasa arab yang baik. Ia pun tertarik dengan Islam dan berpetualang ke timur tengah bersama kekasihnya.
Novel ini hadir sebagai memoar, tidak ada konflik menggelitik yang menjadi benang merah novel.
Novel ini sangat menarik untuk dibaca. Bahasanya mudah untuk dipahami, walaupun ada beberapa kata yang menggunakan istilah. Kata-kata benar-benar mengalir indah, nggak puitis-puitis amat dan juga nggak kacangan. Satu kata: lincah.
Novel ini mengajarkan kita agar selalu yakin kepada diri kita sendiri, dan dengan segala keyakinan yang kita punya.
Profile Image for Imam Rahmanto.
149 reviews8 followers
April 18, 2015
Ceritanya biasa-biasa saja. Bercerita tentang perjalanan Andrew Parker, personil grup musik Debu menjadi Muslim.

Akan tetapi, saya justru tidak menemukan cerita khususnya. Di akhir-akhir halaman baru terpaut pada kisah Andrew mulai mendalami Islam. Di awal-awal, lebih ditekankan pada kisah asmaranya dengan seorang perempuan.

Saya menyangka akan menemukan pula asal-muasal ia membentuk kelompok musik Debu. Tapi sampai akhir cerita saya tidak menemukannya sama sekali. Hanya sedikit kilas yang menunjukkan bahwa.suaranya menyanyi sangat.merdu. Padahal saya sangat ingin tahu perjalanan grup musiknya.

Ternyata buku yang telah lama saya timbun di rak sendiri ini tidak semenarik buku lainnya. Meskipun demikian, cukup menarik untuk sekadar membacanya. (*)


--Imam Rahmanto--
Profile Image for Anin Dyka.
8 reviews1 follower
February 8, 2014
Andrew, anak kedua dari 3 bersaudara. Anak dari seorang pastor di AS, telah terlihat berbeda dengan anak-anak lain sejak berumur 10 tahun. Tanpa alasan, dia senang atas sesuatu yang bernuansa bangsa Arab. dia senang memakai kain surban, dia senang menonton acara televisi Syeik India, bahkan dia senang mempelajari bahasa timur. Pembelajarannya terhadap bahasa Timur Tengah membawanya pada perjalanan menembus batas wilayah dan perasaan. Perjalanan itulah yang membuatnya sadar pada identitas diri yang sebenarnya tapi tidak pernah ia sadari hingga berusia 30 tahun lebih. dari cerita-cerita perjalanan Andrew, membuat saya berkata "Perjalanan membuat kita hidup sederhana, tapi kaya pengetahuan"
Profile Image for Darnia.
769 reviews114 followers
February 22, 2011
Not as good as I've expected...

I thought it will be inspired. But, it's not as inspired as I want.
Damien Dematra confessed that he only need 7 days to finished this novel. And he mentioned that it was the longest time that he needed to finished a novel *geez...can't imagined it*

But, well.....I think it doesn't matter if he would took anymore time just to made a WONDERFUL novel, because for a novelist in his level, making a GOOD novel is not enough.

Just an honest opinion... :>
Profile Image for Jason Abdul.
Author 1 book19 followers
November 18, 2014
Cerita kayak bule yang nuis..
lancar...
tapi...


ternyata


yang nulis=non muslim

pantesan nggak terlalu banyak tentang Islamnya....
Displaying 1 - 8 of 8 reviews