Jump to ratings and reviews
Rate this book

Al-Masih #2

Al-Masih: Lelaki yang Diurapi

Rate this book
"Masa ujian telah berlalu. Waktunya bagi lelaki itu untuk memulai karya. Dia melanjutkan langkah ke Galilea."

Saathi menempuh perjalanan sangat panjang dari Mataram menuju Batavia. Ia ingin mengadu nasib dengan mengamen, memohon belas kasihan warga kota besar di Hindia Barat ini. Begitu pun Gesu, seorang naturalis, berlayar ribuan mil dari Italia ke Batavia demi menyelesaikan misi dari gereja.

Akan tetapi, Batavia tidak pernah ramah kepada para pendatang seperti mereka. Saathi difitnah, bahkan dijebloskan ke penjara. Gesu harus menghadapi orang-orang licik yang terus memperlambat upayanya memburu pusaka gereja yang sangat penting dan penuh sejarah. Mereka terpaksa saling mengandalkan tanpa menyadari salah seorang dari mereka menyimpan kejutan berbahaya, dan siap menyingkap rahasia-rahasia besar.

Dan, sepanjang penantian mereka di Batavia, tercetuslah sebuah kisah perjalanan panjang seorang lelaki yang diurapi ribuan tahun lalu; kisah yang mengajarkan kecintaan kepada Sang Kuasa dan sesama insan. Kelak, lelaki itu akan dielu-elukan dengan berbagai nama: Mesias, Masyiakh, Al-Masih.

576 pages, Paperback

Published August 30, 2021

6 people are currently reading
50 people want to read

About the author

Tasaro G.K.

33 books556 followers
Tasaro (akronim dari namanya, Taufik Saptoto Rohadi, belakangan menambahkan "GK", singkatan dari Gunung Kidul, pada pen-name nya) adalah lulusan jurusan Jurnalistik PPKP UNY, Yogyakarta, berkarier sebagai wartawan Jawa Pos Grup selama lima tahun (2000-2003 di Radar Bogor, 2003-2005 di Radar Bandung). Memutuskan berhenti menjadi wartawan setelah menempati posisi redaktur pelaksana di harian Radar Bandung dan memulai karier sebagai penulis sekaligus editor. Sebagai penyunting naskah, kini Tasaro memegang amanat kepala editor di Salamadani Publishing. Sedangkan sebagai penulis, Tasaro telah menerbitkan buku, dua di antaranya memeroleh penghargaan Adikarya Ikapi dan kategori novel terbaik; Di Serambi Mekkah (2006) dan O, Achilles (2007). Beberapa karya lain yang menjadi yang terbaik tingkat nasional antara lain: Wandu; novel terbaik FLP Award 2005, Mad Man Show; juara cerbung Femina 2006, Bubat (juara skenario Direktorat Film 2006), Kontes Kecantikan, Legalisasi Kemunafikan (penghargaan Menpora 2009), dan Galaksi Kinanthi (Karya Terpuji Anugerah Pena 2009). Cita-cita terbesarnya adalah menghabiskan waktu di rumah; menimang anak dan terus menulis buku.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
31 (58%)
4 stars
20 (37%)
3 stars
1 (1%)
2 stars
1 (1%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 13 of 13 reviews
Profile Image for Nur Rokhmani.
256 reviews6 followers
April 22, 2022
⛰ Al-Masih Lelaki yang Diurapi⛰
🧚‍♂️ @tasarogk
📚 568 halaman
🔖 @bentangpustaka

🏞 Terbawa arus kejadian, itu yang aku rasa selama membaca buku ini. Meski kejadian dalam buku ini seolah saling tumpang tindih, antara kejadian di Batavia, di masa kehidupan Isa, menurut Islam, Kristen, atau Yahudi. Tentang Saathii, atau Gesu, tentang Priyayi, atau Pak Modin Radiyawirana.

🏛 Kisahnya benar-benar sarat makna dan nilai. Penuh dengan konflik. Baik konflik pribadi atau kelompok. Konflik jasad atau batin. Konflik yang dibangun secara terang-terangan atau secara rahasia. Aku jadi bisa membayangkan, bagaimana Abah/Kang/Mas Tasaro melakukan riset untuk buku ini—Pasti dengan riset yang nggak kaleng-kaleng.

🧱 Selain itu, setiap kisah yang diambil dari masing-masing kitab, sepertinya akan membawa pada ketebalan iman yang menjadi-jadi. Bukan, bukan pada perasaan "semua agama benar", tetapi masing-masing pemegang kepercayaan akan meyakinkan dirinya dengan kisah yang dinukil dari kitab masing-masing. Kisah ini berperan sebagai penguat, pengingat, penyempurna kisah yang selama ini mungkin terkesan bagai dongeng masa kecil, jarang diasah, jarang dibarui dalam ingatan ketika kita sudah dewasa.

🏜 Benar. Seperti kata Angile van der Beck, "Jika seseorang telah yakin dengan kebenaran imannya, apapun yang terjadi atau diceritakan di luar itu tidak akan menggelisahkan dia."

Mendaras buku ini di awal, seperti memulai kisah dongeng dengan awalan "Pada suatu masa ... ", namun menjelang pertengahan, kita seolah diajak membuka banyak lembar sejarah, membuka kembali kitab yang kita imani untuk memperkuat suasana yang dibangun oleh penulis. Dan di akhir, kita seperti diajak menonton serial aksi yang luar biasa. Gabungan antara gambaran adegan, dengan pengetahuan tentang seni bela diri, juga pada kejutan-kejutan tokoh yang muncul di akhir, berhasil membuat aku—khususnya, sangat tercengang dan WOOAAAAH!

Banyak episode penuh air mata yang menyesakkan. Dan memberi efek haru karena penuturan yang luwes. Kesan yg diberikan lebih halus, tidak menyentak-nyentak. Seperti ketika Langgar dilarang untuk digunakan, ketika kebun sirih tuan Gesu dibakar habis, juga ketika Mletik berpisah dengan Baba Nioto.


Sangat menantikan kelanjutan buku ini. Sebab masih banyak pertanyaan dan rasa penasaran yang menunggu jawaban. Sungguh mengganggu pikiran. Akhir kisah buku ini tidak membuat efek kejut yg terlalu, tetapi membuat kita merasa ketagihan mengikuti ceritanya. Semoga segera rilis
9 reviews1 follower
October 7, 2021
Edisi kedua dari putra sang perawan yg dimana menceritakan perjalanan saathi dan gesu

Dalam buku kedua ni, kita mulai memahami siapa itu Saathi yg "sebenarnya". Seperti buku Muhammad yg ditulis Tasaro GK, dalam buku ini kita akan mendapatkan sudut pandang dari org" Baru selain Saathi, Adik"nya dan Gesu..... Tokoh" Ni yg berfokus memperlihatkan bagaimana kondisi Batavia pada zaman tersebut dan betapa tertindasnya org" Jawa pada zaman itu.... Baik dari pajak yg tidak masuk akal jumpahnya, para priyayi yg menjilat org" Belanda untuk mendapatkan kekuasaan atau hanya ingin menyelamatkan diri mereka sendiri.

Tidak lupa pula dengan selingan cerita tentang Nabi Isa/ Yesus/ Yeshua untuk mengenalkan kepada kita Bagaimana perjalanan seorang yg mulia itu dari 3 sudut pandang agama tentang

Ada beberapa plot twist yg mengejutkan dlm buku kedua ini yg setelah membacanya membuat pembaca tidak sabar mengetahui kelanjutan ceritanya..... Dan masih banyak sesuatu yg menjanggal terhadap kisah Saathi dan Gesu yg saya percaya, seiring waktu berjalan kita akan mengetahui kebenaran dan sampai ke akhir cerita mereka.

Saya menangis waktu membaca buku Muhammad yg dibuat oleh Tasaro GK dan semoga di buku ini, Tasaro GK dapat membuat saya terbawa atau membuat tokoh di dalamnya bukan hanya sebuah tokoh di buku cerita, namun seseorang di kehidupan nyata......

Terakhir, terima kasih untuk buku kedua..... Saya menunggu lanjutan kisah saathi dan gesu yg ketiga

Thank you 👏
56 reviews
December 18, 2022
Bagian kisah fiksinya suka banget! Settingnya di Batavia, jadi lebih relate ketimbang bagian fiksi di seri Muhammad kemarin. Kajian buat gambarin masa Batavia saat itu juga oke banget, pun perkembangan karakternya juga baguus. Kurasa karena kisah-kisah Nabi Isa selalu diawali dengan cerita kehebatan dan kemuliaan Maryam, di bagian fiksinya pun, para tokoh perempuan punya karakter yang kuat. Suka!

Untuk bagian kisah sejarahnya kasih bintang 5 buat keseriusan penulis dalam kajiannya: menyajikan kisah dari 3 sudut pandang agama (Islam, Nasrani, Yahudi). Banyak diceritakan kisah israiliyat yang mungkin jarang sampai ke telinga. But, harus tetap jaga prinsip buat cukup tahu kisah-kisah itu, tidak untuk dipercaya sepenuhnya atau ditolak sepenuhnya, percaya penuhnya sama yang udah ada di Al-Qur'an dan Hadis aja. 👍
Profile Image for Damma.
152 reviews9 followers
August 5, 2022
ANJIR ANJIR ANJIR GAK NYANGKA 100 HALAMAN TERAKHIR BAKAL BEGITU
Profile Image for Nuraini Trihastuti.
4 reviews
June 23, 2022
Tasaro G.K.

Buku kedua dari trilogi Al-Masih ini gak kalah serunya dari buku sebelumnya. Saya seolah dibawa kedalam alur cerita Saathi dan Gesu pada zaman penjajahan Belanda dengan latar Batavia tempo dulu. Bahasa dan gaya tulisan yang mudah dipahami pun menjadi pendukung untuk memudahkan mengikuti alur ceritanya, walaupun di bagian kisah yahudi dan nasrani masih terlalu rumit dimengerti bagi saya.

Tokoh-tokoh yang semakin berkembang, pengenalan dari buku pertama seolah terjawab semua di buku kedua ini, tokoh yang memiliki peran pentingnya masing-masing, berkaitan satu sama lain, membuat saya terkagum kagum disetiap kisahnya.
Pengembangan tokoh Saathi pun terbuka disini, penjelasan jati dirinya dan cerita yang mendominasi tentang Saathi, tidak luput cerita tentang Pak Modin dan Pak Sutha yang memiliki asal yang sama dari jawa, mengenalkan kepada pembaca tentang budaya dan adat Jawa.

Pembahasan kisah Nabi Isa dari sudut pandang 3 agama, Nasrani, Yahudi, Islam seolah menjadi penambah wawasan, pengetahuan, penguat keyakinan dan pelengkap kisah yang hanya sekedar kita tau segelintir cerita pada umumnya.
Banyak kisah yang sarat makna dan nilainya seolah mengingatkan kita pada jalan yang seharusnya. Keadaan yang saat ini sedang marak terjadi pun disinggung oleh penulis dengan baik dan halus di buku ini, plotwist yang keren di bagian akhir cerita menambah kesan yang makin bertambah, kisah yang memperlihatkan proses observasi dan penelitian mendalam oleh sang penulis menghasilkan karya yang menurut saya sangat sangat bagus, hingga disetiap kisah di buku ini selalu membuat saya kagum dan selalu mengatakan "WAAHHHHH.....".

Teruslah berkarya Pak Tasaro, terutama dengan karya genre fiksi sejarah seperti ini, membuka pandangan, dan memudahkan memahami tentang sejarah. Ditunggu buku ketiga trilogi Al-Masih, semoga tokoh gesu semakin berkembang dan terkuak jati dirinya.

Agama, sejarah, kepentingan. Fiksi Sejarah. <3
Profile Image for Meta Morfillah.
671 reviews23 followers
February 21, 2025
Judul: Lelaki yang diurapi (Al Masih 2)
Penulis: Tasaro GK
Penerbit: Bentang
Dimensi: 26 bab epub, cetakan pertama Desember 2021(edisi digital ipusnas)
ISBN: 9786022918578

Kehidupan Saathi sebagai budak Lyzbeth mengalami perbaikan sejak diminta tampil sebulan sekali di Kastel Batavia. Hal itu membuat Lyzbeth semakin geram dan mencari cara menjatuhkannya. Hingga Saathi difitnah berusaha mengguna-guna dan akhirnya dijebloskan ke penjara dengan ancaman hukuman mati. Sementara itu situasi antara orang Islam dan pengikut Bhairawa semakin memanas. Nyawa Syeikh Ahmat dan juga warga Kampung Jawa terancam. Di sisi lain, Gesu menghadapi ancaman karena tak mau menjual sirihnya dengan sistem ijon. Bisakah Saathi kembali bebas dari perbudakan? Siapakah yang akan menang, Bhairawa atau Modin dan suku Moor? Mampukah Gesu bertahan sendiri di Batavia?

Sekuel dari trilogi al masih ini kian seru. Bila di buku pertama berisi orientasi tentang tokoh, latar, dan waktu, maka di buku kedua ini banyak sekali konflik berlapis. Apalagi menjelang ending, terkuaklah sedikit demi sedikit siyasi/politik sesungguhnya. Apa yang terlihat belum tentu sebenarnya. Mengenai Al Masih sendiri, masih dengan 3 versi yang semakin membedakan antara versi Islam, Yahudi, dan Kristen. Salah satunya terkait Maryam yang tidak bersuami dan beranak lagi selain Isa dalam Islam. Sementara dalam versi Yahudi dan lainnya Maryam bersuami hingga 2 kali dan memberi saudara kandung bagi Isa sebanyak 6 orang: lelaki dan wanita. Saya menanti kelanjutannya, namun ternyata belum dibuat.

Cocok dibaca bagi yang suka novel religi, nuansa kolonial dan kerajaan.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

#1hari1tulisan #bookstagram #resensibuku #reviewbuku #bacabuku #lelakiyangdiurapi #almasih2 #tasarogk #metamorfillah #fiksi
Profile Image for Naila Nufus.
14 reviews
January 2, 2026
Melanjutkan seri pertamanya, Al Masih #2 masih mengkisahkan tentang lika-liku kehidupan di Batavia dan kisah Nabi Isa dari sudut pandang 3 agama Abrahamik.

Banyak plot twist yang disajikan, baik dari segi ketokohan maupun alur cerita. Potongan-potongan kisah misterius dan penuh intrik membuat kita berusaha untuk connecting the dots dengan terus membaca lagi dan lagi. Alhasil, 576 halaman akan terasa cepat jika memang menikmati. Oh iya, novel ini adalah trilogi, seri finalnya belum rilis, jadi ada kemungkinan untuk merasa digantung ya guys! wkwkwwk.

Penulis mendeskripsikan Batavia dan kehidupan sosial budaya di masa kolonial dengan baik. Setidaknya kita akan diberikan gambaran tentang stratifikasi rasial, masalah perbudakan, gereja dan kekristenan, serta hukum dan peraturan pemerintah di masa itu.

Adapun tentang narasi kisah Nabi Isa, penulis menggambarkannya berdasarkan kajian lintas agama. Cukup menyenangkan untuk dibaca, mudah dipahami. Aku tunggu buku finalnyaaaaa!
Profile Image for Library zka.
21 reviews
November 10, 2023
Sebagai penggemar kisah-kisah Nabi saya sangat beruntung dapat membaca buku ini. Buku ini selesai saya baca sebelum seri pertamanya: Al-Masih: Putra Sang Perawan. Meski demikian, tidak membuat saya bingung akan alurnya. Sangat mudah dibaca. Saran saya untuk para calon pembaca ialah sebaiknya sudah memiliki bekal tentang kisah Nabi Isa terlebih dahulu, sehingga ketika membaca buku ini dapat membedakan mana yang kisah nyata dan mana yang kisah fiksi.
Profile Image for Lulu Khodijah.
437 reviews10 followers
October 7, 2021
Wow. Plot twist menjelang endingn sungguh diluar dugaan. Kira2 apalagi yg menunggu di buku ketiga?

Rumit banget ceritanya 😭
Profile Image for Dinegoro.
8 reviews
April 3, 2022
Tasaro GK membuat pembaca berpikir keras mengenai ketokohan Saathi yang penuh teka-teki.
Profile Image for Nyut.
123 reviews1 follower
December 27, 2024
Kelanjutan dari kisah Saathi bersama adik-adiknya, dan juga Gesu. Di novel yang pertama, Saathi dan adik-adiknya yang merupakan pengamen dari Mataram berkunjung ke Batavia untuk mencari penghidupan yang lebih layak. Sayangnya di sana mereka ditipu dan pada akhirnya terpisah. Saathi menjadi budak untuk seorang Nyonya Belanda yang kejam, adik perempuannya diangkat anak oleh seorang tabib Cina, dan adik laki-lakinya masuk ke panti asuhan. Sedangkan untuk kisah yang diambil dari pov Gesu, dia adalah seorang penganut Katolik dari Italia yang datang ke Batavia untuk mencari sebuah pusaka gereja yang hilang dicuri. Sayangnya dia menemui kendala yang besar karena pemerintah VOC di Batavia melarang pergerakan agama Katolik. Pada suatu hari sebelum Saathi dan adik-adiknya terpisah, mereka bertemu dengan Gesu dan berkenalan. Mulai saat itu Gesu menaruh perhatian pada Saathi dan adik-adiknya, dan berusaha untuk membantu mereka, meskipun dia sendiri mengalami kesulitan.

Di novel yang kedua ini ketegangan semakin memuncak karena identitas sebenarnya dari Saathi akhirnya sedikit demi sedikit terbongkar. Di novel pertama memang latar belakang Saathi ini cukup misterius karena dia terlalu cantik dan pintar untuk hanya hidup sebagai pengamen. Dan memang ternyata Saathi punya sebuah misi rahasia, dan adik-adiknya pun sebenarnya juga bukan adik-adiknya yang sesungguhnya. Tapi di sini belum benar-benar terbongkar siapa sebenarnya yang memerintah Saathi. Yang menarik lagi adalah adanya tokoh penjahat yang muncul sejak novel pertama, yang ternyata juga punya misi dan merupakan teman Saathi. Ini cukup tidak terduga. Sedangkan untuk Gesu di novel ini tidak terlalu punya banyak peran. Tugas utamanya untuk menemukan benda pusaka juga terbengkalai. Dia lebih sering hanya berperan untuk membantu Saathi dan adik-adiknya.

Cuma yang membuatku agak jengkel adalah karakter penjahat misterius yang muncul di akhir novel pertama, yang kuduga bakal terungkap di novel kedua ini, ternyata di sini tidak dibahas. Ini masih menjadi misteri yang mengganjal. Mungkin di novel selanjutnya baru terungkap, dan semoga aku bisa membacanya.

Sedangkan untuk selipan kisah Nabi Isa/Yesus yang diceritakan juga di novel pertama, dimulai dari sebelum Mariam hamil sampai lahirnya Nabi Isa, di novel kedua ini dilanjutkan kembali. Bedanya, kalau di novel pertama diceritakan dalam dua versi (Islam dan Kristen), di sini diceritakan dalam tiga versi (Islam, Kristen, dan catatan sejarah). Ceritanya juga kelanjutan dari novel yang pertama, yaitu sejak Nabi Isa bayi hingga mulai menyebarkan ajarannya. Menarik. Aku jadi semakin memahami kisah Nabi Isa dan membandingkan perbedaan-perbedaan kisahnya dalam berbagai versi. Cuma mungkin aku yang agak bodoh, yang belum menemukan titik temu antara alur cerita utama di novel ini dengan selipan kisah Nabi Isa dari berbagai versi, selain tokoh-tokohnya yang memang bebeda keyakinan. Mungkin dengan membaca novel berikutnya aku bakal lebih paham.
Displaying 1 - 13 of 13 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.