What do you think?
Rate this book


308 pages, Paperback
First published February 1, 2021
Laporan IPBES (2019) mengakui bahwa masyarakat adat sebagai benteng terakhir dalam menjaga keragaman hayati dan mengelola lingkungan secara lebih berkelanjutan. Pelibatan masyarakat adat dan komunitas lokal dalam membuat kebijakan dapat menjadi cara yang efektif untuk melindungi alam.
Buku ini bagus banget! Bahasanya mengalir, isi dan pembahasannya padat dan komprehensif, ditulis dengan runut dan mudah dipahami. Saya jadi paham dari A-Z tentang jalan pangan, masyarakat adat, dan pangan lokal yang awalnya saya sangat awam. Dan jelas, setelah dijelaskan panjang lebar terkait pola konsumsi yang telah bergeser ke beras yang ada di buku ini, menjadi refleksi kepada diri saya sendiri untuk mencoba mengonsumsi karbohidrat selain beras.
Orang mati bukan karena kekurangan makanan, melainkan karena kekurangan hak untuk memakannya.
"Secara sosial, praktik hidup mereka (masyarakat adat) yang masih berpegang teguh pada pola kehidupan tradisional, kerap menjadi dasar ekslusi masyarakat sekitar yang telah mengadopsi pola hidup modern. Padahal, jika kita membaca baik-baik riwayat perjalanan negeri ini hingga menjadi Indonesia, mereka adalah fondasi bagi Indonesia yang beragam dalam tradisi kebudayaan, termasuk budaya atau jalan pangan kita saat ini."