Tanpa harta dan sanak saudara, Najmuddin Ayyub, Ayah Shalahuddin Al Ayyubi dan keluarga terusir dari Tikrit. Mereka menjadi pelarian, bergerak sembunyi-sembunyi. Rasa lapar dan sengatan matahari menemani perejalanan mereka. Sekian waktu terlunta-lunta, akhirnya mereka tiba di Mosul. Saat itu Mosul dipimpin oleh Imaduddin Zanki. Mendengar kedatangan Najmuddin Ayyub, Sultan Imaduddin Zanki & anaknya, Nuruddin Zanki menyambut haru kedatangannya. Sultan tak menyangka dapat bertemu kembali dengan kelaki yang pernah menyambung nyawa mereka. Ia pun berjanji untuk membalas jasa Najmuddin Ayyub.
Di Mosul, Shalahuddin tumbuh di lingkungan para mujahid Islam dan penghafal Al Quran. Ia dibesarkan di dalam ilmu dan adab Islam yang murni dan tinggi. Nuruddin Zanki mengajarkan ilmu bela diri dan keahlian berpedang, Syaikh Zahir Bakr mengajarkan ilmu agama. Inilah benih yang tertanam pada diri Shalahuddin, hingga mengantarkan dirinya menjadi Sang Pembebas Al Aqha.
Tak puas baca. Sebab ada sebuah sahaja buku ini. Dimaklumkan buku ini ada banyak siri. Apa pun setiap kali membaca sejarah perang salib dan seangkatan dengannya pasti rasa sebak datang bertamu.
Cekalnya penduduk waktu itu, hebatnya tokoh tika itu berusaha mengekalkan kemenangan dan berusaha mengalahkan musuh. Demi agama.
📍Shalahuddin Al-Ayyubi Vol. 2 📝 Handri Satria Handjaya 📚 Salsabila 📖 197 hal. 📅 2019 . . Tanpa harta dan sanak saisara, Najmuddin Ayyub, Ayah Shalahuddin Al-Ayyubi dan keluarga terusir dari Tikrit. Mereka menjadi pelarian, bergerak sembunyi-sembunyi. Rasa lapar dan sengatan matahari menemani perjalanan mereka. Sekian waktu terlunta-lunta, akhirnya mereka tiba di Mosul. Saat itu, Mosul dipimpin oleh Imaduddin Zanki. Mendengar kedatangan Najmuddin Ayyub, Sultan Imaduddin langsung menyambutnya dengan haru, pri yg pernah menyelamatkan nyawanya.
Di Mosul, Shalahuddin tumbuh di lingkungan para mujahid Islam dan penghafal Al-Quran. Ia dibesarkan dengan ilmu dan adab Islam yang murni dan tinggi.
- Komik seri Shalahuddin Al-Ayyubi terbitan Salsabila ini cocok dibaca untuk anak-anak hingga remaja. Biografi Shalahuddin Al-Ayyubi dikemas sedemikian rupa menjadi komik yang sangat menarik. Jadi, selain membaca ini sebagai hiburan, tentu saja, kita jadi sekalian belajar sejarah dan biografi seorang Pembebas Al-Aqsha ini. Mulai dari kecil hingga ia berhasil membebaskan Al-Aqsha.
Di seru kedua, masih bercerita tentang bagaimana Shalahuddin Al-Ayyubi kecil tumbuh dengan pengajaran ayah dan guru-gurunya yang ahli agama dan ahli ilmu bela diri. Keren banget sih, waktu liat gimana sang Ayah mendidik Shalahuddin.
Melanjutkan buku pertama, buku ini menceritakan masa kecil Shalahuddin yang mengagumi kehebatan Nuruddin Zanki yang akhirnya menjadi gurunya. Hal menarik yang baru diceritakan di buku kedua ini adalah tentang kaum Hashshashin (Assassin) yang terkenal sebagai para pembunuh lihai tanpa belas kasih. Nuruddin Zanki pun berhadapan dengan mereka, disaksikan oleh Shalahuddin kecil.
Lanjutan yang pertama tetap seru melihat bagaimana Shalahuddin tumbuh dari masa kanak2nya.. Banyak inspirasi yg diambil dari bagaimana dia dididik dan tetap menjadi kanak2 yang ceria dan eksploratif