Kang Jun, a prince of a small nation of the East, was taken as a hostage after his country was defeated by the West. There he meets Rosaline, the Queen who held great power and has absolute sovereignty over the country. As Rosaline’s spoils of war, she took him for herself and now lives in her castle. One day, however, Kang Jun discovered Rosaline’s political secret. And instead of keeping her secret, Kang Jun takes advantage of it and tries to use her power to rebuild his own country.
I don't know, this feels kinda iffy really. I kept thinking I should drop it every other chapter but then before you know it I've reached the end. *shrugs*
Saat aku pertama kali menemukan manhwa ini, aku sangat senang karena premis yang disajikan berbeda. Tidak ada reinkarnasi atau regresi. Dinamika hubungan antara kedua tokoh utama terasa unik. Aku menganggapnya unik karena umumnya pada cerita seperti ini, tokoh pria yang lebih dominan dari tokoh wanita.
Sebagian pembaca mungkin akan merasa tidak nyaman dengan posisi KangJun yang lebih ‘rendah’. Menurutku, justru cerita ini dapat memantik diskusi yang menarik. Selama ini, kita terbiasa dengan cerita sang pria mendominasi wanita. Meskipun sang pria memiliki banyak tanda-tanda redflag, para pembaca akan tetap memujanya. Akan tetapi, ketika gendernya diubah, pembaca justru tidak menyukainya. Mengapa?
Mengapa tokoh pria yang berwatak buruk dipuja sementara tokoh wanita dengan watak serupa justru dihujat?
Sampai detik ini, aku tidak menemukan jawaban yang memuaskan.
Saat aku membaca sinopsis, aku berpikir bahwa konfliknya akan didominasi oleh perang politik antara dua kerajaan. Aku mengira romansa bukanlah bagian utamanya. Ibarat hidangan, cinta yang tumbuh di antara KangJun dan Rosaline hanya menjadi pendamping untuk cerita.
Ekspektasiku sedikit meleset ketika aku membaca bagian pertengahan. Kisah cinta KangJun dan Rosaline justru menjadi pemicu konflik utama. Aku menertawakan diriku sendiri saat itu. Petunjuk yang diberikan sangat jelas, tapi aku malah tidak melihatnya.
Sayangnya, meski pun aku menikmati plotnya, aku merasa kecewa dengan akhir ceritanya. It feels ‘rushed’, tbh. Akan lebih baik jika kita diperlihatkan bagaimana KangJun dan Rosaline beradaptasi dengan kondisi mereka.
Secara keseluruhan, aku menyukai cerita yang disajikan. Andai saja bagian akhirnya sesuai dengan yang ku harapkan, mungkin aku bisa memberinya 4 bintang.
this was… surprisingly dark and complex. and i really liked it! the art was beautiful and the story progression itself was pretty alright, too. would i have liked to see more details in the more emotional aspect of things? yes, i would’ve. however, this has still been a good read—one i’d consider rereading at some point, at that.
so, with that being said, who knows? honestly, i can’t tell whether it’s truly finished or not. i felt that the ‘ending’ was a bit rushed, but other than that, it kept me interested! i’m hoping for a couple of bonus chapters, too! or an epilogue, if nothing else.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Beautiful art. Slow build up. It takes forever to get to the plot. Each chapter I die laughing reading at the readers' comments. The best part of reading manhwas are the comments!